Hotman Siagian, Kepala KSOP Sampit Ajak Staf Bekerja dengan Hati Nurani, Sinergi, Kolaborasi untuk Tingkatkan PNBP

GRESIK,1minute.id – Hotman Siagian resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas III Sampit, Kalimantan Tengah. Serah terima jabatan atau sertijab dari Capt Mohammad Hermawan kepada Hotman Siagian dilaksanakan halaman Kantor KSOP Sampit pada Selasa, 27 Mei 2025.

Sertijab menjadi momen perdana bagi Hotman bertemu dengan staf dan masyarakat maritim di Kalteng tersebut. “Hari ini (Selasa,Red) merupakan perjumpaan kita yang pertama kali dan penempatan tugas kami yang pertama di Kalimantan Tengah,” kata Hotman dalam sambutan tertulisnya. 

Pada kesempatan itu, mantan Kepala KSOP Gresik ini mengajak para staf untuk sinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya insan maritim di wilayah Pelabuhan Sampit.

“Dalam pencapaian tugas antara lain : Meningkatkan Integritas Pelayanan, Bekerja dengan Hati Nurani, kerja sesuai aturan dan SOP, serta Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) adalah tujuan kita bersama karena masyarakat dan negara menginginkan pelayanan prima dan penerimaan pajak naik( PNBP),” kata Hotman.

Dalam pencapaian tugas antara lain : Meningkatkan Integritas Pelayanan, Bekerja dengan Hati Nurani, kerja sesuai aturan dan SOP, serta Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) adalah tujuan kita bersama karena masyarakat dan negara menginginkan pelayanan prima dan penerimaan pajak naik(PNBP). 

“Setiap rupiah yang kita kumpulkan (PNBP) tidak hanya menjadi sekedar penerimaan negara, namun menjadi jawaban untuk pembangunan Negara yang berkelanjutan . Penerimaan adalah andalan bagi negara, namun juga menjadi salah satu tantangan yang paling utama yaitu bagaimana caranya meningkatkan pelayanan dan PNBP, namun juga memberikan suatu pelayanan yang mudah, cepat, transparan. Yakinlah bahwa dengan bekerja melayani masyarakat dengan sunguh sungguh dan ikhlas disertai doa niscaya Tuhan Yang maha Kuasa akan memberikan kemudahan kepada kita semua,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Hotman menjabat sebagai KSOP Gresik selama 2,4 tahun. Sejumlah prestasi telah diraih oleh Hotman. Di antaranya,  Peringkat Satu Satker Tercepat dan Akurat Dalam Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Periode 2023 Kategori 5 Miliar s.d. 15 Miliar pada Anugerah Penghargaan Satker Terbaik Tahun 2023 ; Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor KSOP Kelas II Gresik Tahun 2023 berhasil mencapai Rp. 63.783.244.802 atau 102% sehingga melebihi target yang telah ditetapkan pada tahun 2023.

Berikutnya; Pelabuhan Gresik masuk 10 Besar dari 46 Pelabuhan meraih Rapor Hijau dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas-PK atas layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik pada B15 tahun 2024 dan B 21 dari Stranas PK dan sebagai pilot project. “Semua itu, bisa kami laksanakan berkat sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder,” kata Hotman dalam sambutannya pada Kamis, 22 Mei 2025. (yad)

Hotman Siagian, Kepala KSOP Sampit Ajak Staf Bekerja dengan Hati Nurani, Sinergi, Kolaborasi untuk Tingkatkan PNBP Selengkapnya

Presiden Prabowo Beli 2 Ekor Sapi Peternak di Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua ekor sapi asal Gresik di beli oleh Presiden Prabowo Subianto. Sapi  itu memiliki berat lebih dari 1 ton. Seekor sapi yang dibeli oleh Presiden kedelapan Indonesia itu sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah dan akan disembelih di Masjid Robbach Ma’sum di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.

Seekor sapi lainnya, disumbangkan oleh Presiden Prabowo untuk Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf pada Juni 2025. Plt Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung sapi yang akan digunakan oleh presiden kedelapan Indonesia itu sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah itu, pada Kamis, 29 Mei 2025.

Sapi itu milik peternak bernama Mardi. Jenis sapi milik peternak asal Dusun Klagen, Desa Kepohklagen, Kecamatan Wringinanom itu berjenis Limousin Cros. Bobot sapi 1,84 ton. Mardi memelihara sapi itu selama 3 tahun. Secara fisik, sapi ini tampak sehat, gagah dan gemuk. Mencerminkan perawatan intensif dan penuh dedikasi dari sang pemilik.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik  Asluchul Alif, menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan peternak Gresik dalam rantai ibadah kurban tingkat nasional. “Alhamdulillah, tahun ini ada dua sapi asli Gresik yang dibeli langsung oleh Presiden Prabowo. Ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap kualitas ternak lokal, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi para peternak kita. Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Presiden,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Ia melanjutkan bahwa satu ekor sapi akan dikurbankan pada Hari Raya Iduladha di Masjid Robbach Ma’sum, sedangkan satu ekor lainnya akan disembelih dalam peringatan Haul Habib Abu Bakar Assegaf pada pertengahan Juni 2025 mendatang.

Dipilihnya dua sapi asal Gresik oleh Presiden menjadi bukti nyata bahwa sektor peternakan di Gresik mampu bersaing dan menjadi rujukan hingga tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Gresik pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas peternakan rakyat, baik dari sisi bibit, pakan, maupun manajemen pemeliharaan. “Capaian ini semoga menjadi inspirasi bagi para peternak lain di Gresik untuk terus meningkatkan mutu ternak, menjaga kesehatan hewan, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” pungkasnya. (yad)

Presiden Prabowo Beli 2 Ekor Sapi Peternak di Gresik Selengkapnya

Dinas Tenaga Kerja Gresik Gelar Walk In Interview Serap Tenaga Kerja Lokal

GRESIK1minute.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik kembali menggelar kegiatan Walk In Interview di Kantor Disnaker Gresik pada Rabu,  28 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan upaya aktif untuk menjembatani pencari kerja dengan perusahaan pemberi kerja.

Walk In Interview kali ini secara khusus diperuntukkan bagi warga Gresik, sebagai implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor  7 Tahun 2022 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 71 Tahun 2024 terkait penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 60%.

“Metode walk in interview memiliki keunggulan karena pelamar dapat langsung berinteraksi dan diwawancarai oleh pihak HRD perusahaan. Ini dapat mempercepat proses rekrutmen dan memberikan peluang lebih besar bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi,” terang Kepala Disnaker Gresik Zainul Arifin.

Dalam kegiatan ini, Disnaker menghadirkan PT Global Sarana Sukses sebagai satu-satunya perusahaan peserta, yang membuka enam jenis lowongan kerja dengan total kebutuhan sebanyak 110 orang tenaga kerja.

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Disnaker Gresik di ak1gresikkab.go.id, dan hanya dibuka untuk pencari kerja yang memiliki KTP Gresik. Tidak ada seleksi administrasi pada tahap awal, karena seluruh pelamar langsung mengikuti sesi wawancara di lokasi. “Antusiasme terhadap kegiatan ini sangat tinggi, terbukti dari 400 pencari kerja yang telah mendaftar,” tambahnya.

Melihat tingginya minat masyarakat, Disnaker Gresik berencana menjadikan kegiatan Walk In Interview sebagai program rutin yang direncanakan digelar dua kali setiap bulan. Selain itu, Disnaker juga akan terus melakukan tindak lanjut kepada perusahaan terkait guna memastikan proses rekrutmen berjalan secara optimal.

Salah satu pelamar, Arman Maulana Akbar, warga Bringkang, Menganti, menyampaikan harapannya agar informasi lowongan kerja dapat lebih sering diperbarui dan disajikan secara lebih rinci.

Sementara itu, Muhammad Abdul Ghofur, pelamar asal Bungah, mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi lowongan kerja, karena dapat diakses langsung melalui situs AK1.

“Tinggal kitanya saja. Kalau memang benar-benar ingin mencari kerja, langsung saja cek melalui website AK1. Ini sangat bagus untuk para pencari kerja, baik yang baru lulus maupun yang sudah berpengalaman. Jika memenuhi kualifikasi, bahkan 1–2 hari setelah wawancara bisa langsung dipanggil untuk bekerja,” ungkap Ghofur. (yad)

Dinas Tenaga Kerja Gresik Gelar Walk In Interview Serap Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan pengiriman perdana 10 ton refuse-derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah ke PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban. 

RDF yang diproduksi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai bahan bakar substitusi batu bara pada proses produksi semen di Pabrik Tuban.

Pengiriman perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban ditandai dengan prosesi pecah kendi oleh Bupati Jombang, Warsubi dan Project Management Sr Officer SIG, Ita Sadono di depan truk pengangkut RDF di area TPA Banjardowo, Jombang akhir pekan lalu

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, produk RDF dari Kabupaten Jombang ini akan meningkatkan porsi penggunaan bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen di SIG Pabrik Tuban. Pengiriman perdana yang masih bersifat uji coba ini, nantinya akan ditindaklanjuti dengan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara SIG dan Pemkab Jombang.

Vita Mahreyni menambahkan, sebelumnya SIG Pabrik Tuban terlebih dahulu telah memanfaatkan RDF sebagai substitusi batu bara yang berasal dari beberapa wilayah di Jawa Timur meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Ponorogo, dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

“Pemanfaatan RDF merupakan bentuk kepedulian SIG untuk membantu pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Pada sisi lain, pemanfaatan RDF juga membantu Perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif untuk substitusi batu bara dalam proses produksi dan mendukung tercapainya target penurunan emisi karbon,” kata Vita Mahreyni.

Bupati Jombang, Warsubi menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG yang siap menampung dan menjadi offtaker RDF dari TPA Banjardowo, Jombang dengan bantuan mesin pemilahan dan pengolahan sampah dari Emission Reduction In Cities dari Jerman melalui Kementerian PU untuk menghasilkan RDF yang bernilai ekonomis.

“Produksi RDF yang baru dikirimkan sebanyak 10 ton masih tergolong sedikit, pasalnya SIG siap menampung 50 ton RDF per hari, atau berapa pun yang mampu diproduksi TPA Banjardowo. Kita berharap kapasitas produksi mampu meningkat seiring waktu. Kerja sama dengan SIG ini membawa harapan baru bagi Pemkab Jombang untuk menyelesaikan persoalan sampah yang terus berkembang, dengan harapan dapat meningkatkan produksi RDF secara berkelanjutan dan bertahap mengatasi masalah sampah di Kabupaten Jombang,” ujar Warsubi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menambahkan, dengan populasi penduduk 1,4 juta jiwa, potensi sampah di Jombang mencapai 530 ton per hari. Selama ini sampah-sampah tersebut diambil, diangkut, diolah, dipilah dan sisanya dibuang ke landfill. 

“Alhamdulillah, setelah ada kerja sama dengan SIG, cara kami mengolah sampah ada perubahan. Setelah kita olah dan pilah, sampah yang tidak punya nilai ekonomis tinggi yang dulu dibuang ke landfill,sekarang kita olah jadi RDF,” kata Miftahul Ulum. 

Saat ini TPA Banjardowo mampu memproduksi 6 – 10 ton RDF per hari, yang diolah dari 30 – 40 ton sampah. Ke depan, volume produksi RDF ini secara bertahap akan terus ditingkatkan sehingga nilai ekonomis yang diperoleh Pemkab Jombang juga bertambah. “Harapan kami RDF yang dikirim memiliki kualitas yang baik, agar sampah di Jombang tidak makin menumpuk di TPA, bahkan yang sudah menggunung puluhan tahun bisa kami olah menjadi RDF,” ungkap Miftahul Ulum. (yad)

Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban Selengkapnya

Jadi Pilot Project Kopdes Merah Putih, Wamen KKP Kunjungi Desa Pangkahwetan, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik akan menjadi role model Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih dan telah ditetapkan sebagai pilot project pertama dari 200 lokasi se-Indonesia.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf, menyatakan, pemerintah berkomitmen memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Wamen Didit menegaskan bahwa koperasi ini dirancang sebagai pilar ekonomi desa yang mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memutus mata rantai tengkulak. “Koperasi Merah Putih akan dilengkapi dengan unit usaha strategis seperti gerai sembako, apotek murah, unit kesehatan terpadu, cold storage, pupuk, unit simpan pinjam, hingga logistik hasil laut,” jelasnya ketika melakukan kunjungan kerja ke Desa Pangkahwetan,  Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Senin, 26 Mei 2025.

Wamen KKP Didit disambut oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kasdim 0817/Gresik Kapt Siari dan tua rumah, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi.

Ia menambahkan, pendampingan oleh tim penyuluh sangat penting guna memastikan koperasi dapat tumbuh secara mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui penyuluh kelautan dan perikanan bertanggung jawab atas pembinaan, pendampingan, pemberdayaan, serta fasilitasi terhadap kelompok nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar hasil laut, serta petambak garam.

“Kami berharap para pelaku usaha di Ujungpangkah dapat bergabung dan aktif dalam koperasi ini,” harap Wamen Didit.

Pemerintah Kabupaten Gresik pun bergerak cepat menyambut program nasional tersebut. Sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan, Pemkab Gresik telah melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), menyusun panduan teknis, dan melibatkan notaris guna mempercepat legalisasi koperasi.

Sebanyak 356 desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik telah melaksanakan musyawarah desa khusus dan secara resmi membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamen KKP sekaligus menegaskan kesiapan Ujungpangkah menjadi percontohan nasional dalam program ini.

“Alhamdulillah, Pak Wamen hadir langsung meninjau potensi perikanan di Gresik, khususnya di Pangkahwetan, serta mendengar aspirasi dari para pelaku usaha perikanan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dengan program-program pemerintah pusat,” ujar dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif. 

Ia menambahkan, Desa Pangkahwetan akan menjadi role model Koperasi Merah Putih dan telah ditetapkan sebagai pilot project pertama dari 200 lokasi se-Indonesia.

Sebagai informasi, Kabupaten Gresik mengusulkan empat desa dalam program Kampung Nelayan Merah Putih. Satu desa menjadi sentra budidaya, yakni Desa Pangkahwetan (Kecamatan Ujungpangkah), sementara tiga desa lainnya sebagai kampung nelayan, yaitu Desa Kramat (Kecamatan Bungah), Desa Banyuurip (Kecamatan Ujungpangkah), dan Desa Campurejo (Kecamatan Panceng).

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa serta menciptakan kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Gresik. (yad)

Jadi Pilot Project Kopdes Merah Putih, Wamen KKP Kunjungi Desa Pangkahwetan, Gresik  Selengkapnya

Satgas Wakaf Gresik Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf, Fokus Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id –  Komitmen Kantor Pertanahan Gresik dalam mendukung percepatan legalisasi aset umat kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Wakaf di Ruang Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Jumat, 23 Mei 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Satgas Yuridi Wasono Gigih Lanang Sejati, dan diikuti oleh seluruh tim teknis lapangan. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan sehari sebelumnya di Aula Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur. 

Dalam forum itu, Kantor Pertanahan Gresik memaparkan capaian progresif dan tantangan riil di lapangan dalam upaya percepatan sertipikasi tanah wakaf di wilayah Gresik, termasuk Bawean.

“Kita butuh kolaborasi yang adaptif dan strategi lapangan yang responsif terhadap kondisi sosial dan geografis masyarakat. Setiap masukan dari tim lapangan menjadi pondasi penting untuk penyempurnaan skema kerja kita,” ujar Wasono dalam arahannya.

Dalam rapat, sejumlah isu utama dibahas secara konstruktif, mulai dari minimnya dokumen dari nazhir, rendahnya literasi hukum masyarakat, hingga kendala geografis di sejumlah lokasi. Namun demikian, Satgas berhasil menyusun berbagai langkah taktis, di antaranya ; Meningkatkan sinergi dengan KUA dan tokoh masyarakat ; Pendekatan persuasif berbasis edukasi kepada nazhir dan ahli waris; dan Penjadwalan ulang kegiatan lapangan pada lokasi prioritas.

Fokus Bawean: Akselerasi di Wilayah Terpencil

Salah satu agenda penting adalah persiapan pemberangkatan tim lapangan ke Pulau Bawean — kawasan dengan potensi tanah wakaf tinggi namun masih minim legalitas akibat keterbatasan akses. Dalam arahannya, Wasono menekankan pentingnya kesiapan logistik, dukungan perangkat kerja, serta koordinasi intensif dengan pemangku wilayah setempat.

“Penanganan di Bawean harus fleksibel namun terukur. Kita ingin menjamin bahwa tidak ada satu pun aset wakaf umat yang terlewat hanya karena tantangan geografis,” tegasnya.

Rapat juga menyepakati penguatan sistem monitoring berbasis data untuk memastikan transparansi dan keterpantauan progres di setiap titik lokasi. Ke depan, koordinasi serupa akan digelar secara periodik sebagai bentuk konsistensi dan komitmen dalam mengawal program strategis nasional ini.

Membangun Layanan Pertanahan yang Berkeadilan

Kegiatan ini ditutup dengan semangat kolaboratif seluruh tim untuk terus memperkuat pelayanan pertanahan yang inklusif, terutama bagi kepentingan sosial-keagamaan umat. Satgas Percepatan Wakaf Gresik optimistis, dengan sinergi dan strategi yang tepat, percepatan legalisasi tanah wakaf akan semakin optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat. (yad)

Satgas Wakaf Gresik Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf, Fokus Pulau Bawean  Selengkapnya

Perempuan Misterius Pingsan Usai Panjat Atap Rumah Warga, “Super Hero” Damkarmat Gresik Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan ditemukan tak sadarkan diri di atap rumah seorang warga di Jalan Makam Panjang Leran, Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Tidak diketahui secara pasti,  bagaimana cara perempuan tanpa identitas memakai busana muslimah warna biru diperkirakan berusia 40 tahun itu bisa berada di atap  rumah warga tersebut.  

Kabar ada seorang perempuan pingsan itu kemudian dilaporkan oleh Budi,  warga setempat ke call center Gresik AKAS 112. M. Ma’fud, operator SAKTI Gresik 112 yang ada di Pemda dan Dyas, operator GRESIK Akas 112 meneruskan ke posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik.

Sekitar pukul 07.30 WIB petugas Damkarmat Gresik menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas menggunakan tangga manualnaik ke atap rumah warga tersebut. Petugas melihat seorang perempuan tergeletak tak sadarkan diri. 

Sebanyak empat dari tujuh personel Damkarmat Gresik yang memanjat sambil membawa tandu untuk melakukan proses evakuasi. Mereka dibantu warga desa setempat. Selama hampir 60 menit, petugas melakukan proses evakuasi karena tubuh perempuan yang lumayan berat. Warga pun berjubel melihat para “super hero” itu melakukan proses evakuasi.

Anehnya,  begitu tandu sampai ke bawah, perempuan misterius itu pun sadar. Seakan tidak terjadi apa-apa perempuan iti bergegas pergi dengan naik sepeda motor. “Masya Allah. Perempuan aneh,” celetuk warga. Kepala Dusun Makam Makam Panjang Muhammad Razi memberikan apresiasi kegesitan petugas Damkarmat dalam proses evakuasi. “Terima kasih pak bupati dan petugas damkar yang telah melakukan tindakan kemanusiaan ini,” katanya. 

Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat kepada petugas Damkarmat,  perempuan misterius itu,  memanjat rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah berada di atap rumah warga,  perempuan itu kesulitan untuk turun kemudian ambruk. Pingsan. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan, tindakan rescue menjadi salah satu tugas kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pada Mei 2025 ini, sebanyak 83 kejadian penyelamatan,” kata Suyono. (yad) 

Perempuan Misterius Pingsan Usai Panjat Atap Rumah Warga, “Super Hero” Damkarmat Gresik Turun Tangan Selengkapnya

Refleksi 73 Tahun, PII Gresik Dukung Visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk Mewujudkan “Gresik Mendunia 2045”

Oleh : Ali Yusa, Wakil Ketua UMUM PII Gresik

PERSATUAN Insinyur Indonesia atau PII Genap berusia 73 tahun. “PII Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah,” kata Wakil Ketua UMUM PII Gresik Ali Yusa.

Ulang tahun Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang ke-73 menjadi momentum penting bagi seluruh insinyur Indonesia untuk merefleksikan peran strategis mereka dalam pembangunan nasional.

Dengan tema “Insinyur untuk Indonesia Maju dan Berkelanjutan”, peringatan ini tidak hanya menjadi ajang syukur atas capaian selama ini, tetapi juga sebagai titik tolak memperkuat kontribusi PII dalam menjawab tantangan masa depan bangsa.

Di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi yang pesat, peran insinyur sebagai agen perubahan semakin krusial.

PII Gresik sebagai bagian dari organisasi profesi yang solid dan progresif, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mewujudkan “Gresik Mendunia 2045”. Visi ini bukan hanya slogan, tetapi sebuah panggilan bagi semua elemen masyarakat, termasuk komunitas insinyur, untuk bersama-sama membangun daerah yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. PII Gresik hadir sebagai mitra strategis yang siap berkontribusi melalui keahlian teknis, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam konteks global, pembangunan berkelanjutan menjadi kerangka utama yang harus diadopsi dalam setiap program pembangunan daerah. Sustainable Development Goals (SDGs) yang terdiri dari 17 tujuan menjadi panduan penting, dan PII Gresik berkomitmen mengintegrasikan prinsip-prinsip SDGs dalam setiap langkah strategisnya. Mulai dari infrastruktur berkelanjutan (SDG 9), energi bersih (SDG 7), hingga kota dan komunitas berkelanjutan (SDG 11), semua menjadi fokus kerja nyata PII di Gresik.

Sebagai daerah industri yang tumbuh pesat, Gresik menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, dan pembangunan infrastruktur hijau. PII Gresik siap memberikan solusi melalui pendekatan berbasis teknologi dan rekayasa yang ramah lingkungan. 

RAPAT PENGURUS CABANG Persatuan Insinyur Indonesia Kabupaten Gresik ( Foto : Dok Ali Yusa)

Insinyur-insinyur yang tergabung dalam PII memiliki kompetensi untuk merancang dan mengimplementasikan proyek-proyek yang mendukung pencapaian SDG 13 (penanganan perubahan iklim) dan SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab).

Selain aspek teknis, PII Gresik juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi profesi, dan kerja sama dengan dunia pendidikan. Hal ini sejalan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan membangun ekosistem insinyur yang unggul dan kompeten, Gresik dapat mengakselerasi transformasi industri yang inklusif dan berdaya saing global.

Kolaborasi antara PII Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi kunci sukses dalam mewujudkan Gresik Mendunia 2045. Dukungan terhadap perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur digital, hingga pengembangan kawasan industri berbasis teknologi tinggi merupakan bagian dari kontribusi nyata insinyur. Keterlibatan aktif PII dalam perumusan kebijakan publik berbasis data dan sains juga menjamin bahwa pembangunan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Dengan semangat ulang tahun ke-73 PII, PII Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah. Melalui sinergi antara kompetensi insinyur dan arah kebijakan pemerintah daerah, cita-cita Gresik Mendunia 2045 bukanlah impian kosong, melainkan visi yang dapat dicapai bersama. Dengan berlandaskan nilai-nilai SDGs, PII Gresik optimis bahwa Gresik dapat menjadi contoh kota industri yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia. (*/yad)

Refleksi 73 Tahun, PII Gresik Dukung Visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk Mewujudkan “Gresik Mendunia 2045” Selengkapnya

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen

GRESIK,1minute.id – Mayjen TNI Chandra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi TMMD ke-124 di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Jumat, 23 Mei 2025. 

Kedatangan Asisten Logistik Panglima TNI yang juga Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wanev) TMMD itu didampingi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, dan Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Harry Subarkah. 

Mereka disambut langsung oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Mayjend TNi Chandra Wijaya mengatakan, bahwa program TMMD ke-124 memiliki dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jalan usaha tani (JUT), serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu). 

“Untuk sasaran fisik, kita telah melihat langsung pelaksanaannya: kantor desa di rehabilitasi, pavingisasi berjalan, pembangunan TPT, drainase, JUT, dan rutilahu juga dilakukan,” jelas Mayjen Chandra Wijaya.

Adapun sasaran non-fisik, imbuhnya, mencakup kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan, khitanan massal gratis, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. “Sasaran non-fisik ini penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, seperti kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Komando Distrik Militer atau Dandim 0817/Gresik sekaligus Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, melaporkan bahwa hingga 22 Mei 2025, progres pelaksanaan program TMMD telah mencapai 93,5 persen. Capaian ini menandakan efektivitas pelaksanaan serta kekuatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengpresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng ini. Ia  menilai pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Banter. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan atas kolaborasi TNI dan Pemkab Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Plt Bupati juga mengapresiasi capaian fisik program TMMD, seperti rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin, mencerminkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

“Saya melihat kualitas pengerjaan cukup baik dan hampir rampung. Ini adalah hasil kerja sama dan komitmen semua pihak. Kami berharap kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Gresik,” tambahnya. (yad)

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen Selengkapnya

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian

GRESIK,1minute.id – Nakhoda Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik berganti dari  Hotman Siagian kepada Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung. 

Hotman mendapat amanah baru sebagai Kepala KSOP Sampit, Kalimantan Tengah. Sedangkan,  Herbert, sebelumnya menjabat kepala KSOP Benoa, Bali. Pisah sambut pejabat struktural di Kementerian Perhubungan Laut itu dilaksanakan di Gedung Nasional Indonesia atau GNI Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Hotman menjabat sebagai KSOP Gresik selama 2,4 tahun. Sejumlah prestasi telah diraih oleh Hotman. Antara lain,  Peringkat Satu Satker Tercepat dan Akurat Dalam Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Periode 2023 Kategori 5 Miliar s.d. 15 Miliar pada Anugerah Penghargaan Satker Terbaik Tahun 2023 .

Kemudian, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor KSOP Kelas II Gresik Tahun 2023 berhasil mencapai Rp. 63.783.244.802 atau 102% sehingga melebihi target yang telah ditetapkan pada tahun 2023 ; Pelabuhan Gresik masuk 10 Besar dari 46 Pelabuhan meraih Rapor Hijau dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas-PK atas layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik pada B15 tahun 2024 dan B 21 dari Stranas PK dan sebagai pilot project.

“Semua itu, bisa kami laksanakan berkat sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder,” kata Hotman dalam sambutannya pada Kamis, 22 Mei 2025. Selama 28 bulan menjabat sebagai KOSP Gresik, wajah Pelabuhan Gresik yang legendaris semakin ciamik. Hotman melakukan Penataan dan Perbaikan Kantor, Peningkatan Layanan, Pembangunan Maritim Command Center (MCC) dalam mendukung terciptanya pelayanan prima.

Pada 2023, melakukan penataan penataan dan pembinaan pada usaha Pelayaran Rakyat (Pelra). “Kami melakukan penataan dan pembinaan layanan terhadap kinerja pelayanan kapal dan barang yang berdampak pada peningkatan volume kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) yang berdampak pada peningkatan PNBP,” terangnya. 

Dan, di era Hotman ini, tenaga kerja bongkar muat atau TKBM mendapatkan perhatian lebih.  Hotman bersama PT Pelindo III Gresik membangun tempat istirahat bagi TKBM di Pelabuhan Rakyat maupun Pelabuhan Umum.  “Inisiatif ini di dorong sebagai bentuk wujud kepedulian kita sebagai Penyelenggara Pelabuhan terhadap kesejahteraan Saudara kita (para pekerja/buruh di pelabuhan) yang selama ini menjadi garda terdepan dan bagian yang tak terpisahkan dari ekosistem pelabuhan Gresik,” kata Hotman. 

Ia pun optimistis pengganti dirinya bisa menjadikan pelayanan kepelabuhan Gresik semakin baik. “Kapten Helbert ini,  senior saya,” katanya. Pisah sambut ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Indonesia Cabang Gresik Sutopo serta masyarakat maritim lainnya. (yad) q

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian Selengkapnya