Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bakal menggelar rapat pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih pada Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Kamis malam, 6 Februari 2025. Paslon terpilih itu adalah Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 

Penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu dilakukan pasca Mahkamah Konstitusi atau MK menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilkada 2024 yang diajukan kubu kotak kosong yang diwakili oleh M Ali Murtadho alias Ali Candi itu.

Atas putusan tersebut, pasangan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif atau Yani-Alif sah menjadi pemenang dalam pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik periode 2025-2030 yang diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 itu. 

Penetapan paslon bupati dan wakil bupati Gresik yang dilakukan karena KPU Gresik telah menerima rilis pemberitahuan putusan Mahkamah Konstitusi atau MK itu. 

Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan Pilkada Gresik 2024. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran KPU dan Bawaslu Gresik. Termasuk aparat TNI – Polri yang turut menjaga kondusifitas selama pilkada serentak,” ujar Gus Yani -sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani kepada wartawan.

Dia melanjutkan  kemenangan ini adalah milik semua pihak yang telah mendukung proses demokrasi yang adil dan transparan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim MK yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Gresik, pasangan calon atau Paslon nomor urut #1, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif meraih 366.944 suara atau 59,72 persen. Sedangkan. nomor urut #2, kolom kosong atau kotak kosong mendapatkan 247.479 suara atau 40,28 persen. (yad)

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

LP3H STAI Ihyaul Ulum Dukun Melakukan Rekrutmen & Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendamping Proses Produk Halal atau LP3H Sekolah Tinggi Agama Islam atau STAI Ihyaul Ulum, Gresik mengadakan Pelatihan Pendamping Halal pada 1 hingga 4 Februari 2025. 

Pelatihan inin sebagai bagian dari rekrutmen pendamping halal ini diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat umum. 

Pelatihan hari pertama berlangsung secara luar jaringan atau luring di Aula Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan menghadirkan narasumber ahli di bidang halal, yakni Ketua Pusat Halal Unair Surabayq Dr. Abdul Rahem ; Direktur Lembaga Pemeriksa Halal/MUI Jawa Timur Ainul Yaqin serta LP3H Unair Surabaya Adistiar Prayoga.

Dalam sesi tersebut, para narasumber memberikan materi mengenai Ketentuan Syariat Islam terkait Jaminan Produk Halal, Kebijakan dan Regulasi Jaminan Produk Halal atau JPH, serta Proses Produk Halal pada Usaha Mikro dan Kecil atau UMK.

Hari kedua hingga keempat pelatihan akan dilaksanakan secara dalam jaringan atau daring, dengan materi pendalaman dan studi kasus. Pada hari ketiga, peserta akan mengikuti post-test, sementara hari terakhir, keempat akan menjadi sesi pengumuman kelulusan serta pemberian treatment bagi peserta yang belum lulus.  

Selain materi utama, pelatihan ini juga menghadirkan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gresik, yang memberikan pembekalan mengenai prosedur penerbitan Nomor Induk Berusaha atau NIB dan Pangan Industri Rumah Tangga atau PIRT.

Sementara itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik turut serta memberikan wawasan mengenai perkembangan industri halal di Kabupaten Gresik.  

Ketua LP3H STAI Ihyaul Ulum Gresik Fathul Qorib, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencetak pendamping halal yang kompeten guna mempercepat proses sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya di Kabupaten Gresik.  

“Dengan adanya pendamping halal yang tersertifikasi, diharapkan semakin banyak UMKM yang mendapatkan sertifikasi halal. Ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk halal, tetapi juga mendukung penguatan industri halal di Indonesia,” ujarnya.  

Sementara, Ketua STAI Ihyaul Ulum Ubaidillah, menyatakan bahwa kehadiran LP3H ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran dan implementasi sertifikasi halal di tengah masyarakat.

“Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik, kami merasa terpanggil untuk memberikan peran yang lebih besar dalam memastikan produk-produk yang dikonsumsi masyarakat, khususnya umat Islam, memiliki jaminan halal yang terstandar,” kata Ubaidillah

“LP3H ini adalah wujud dari kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan produk halal,” imbuh Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama atau ISNU Kabupaten Gresik ini. 

Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap program ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh kemudahan dalam mengurus sertifikasi halal, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar. (yad)

LP3H STAI Ihyaul Ulum Dukun Melakukan Rekrutmen & Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal  Selengkapnya

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom

GRESIK,1minute.id – Anak sapi ras limosin itu berontak seakan takut divaksinasi PMK. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para dokter hewan dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik untuk berhati-hati. “Hati-hati dokter. Sapi ada juga yang takut divaksin,” seloroh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Januari 2025.

Sapi yang berontak itu menunjukkan sehat. Gerakannya lincah dan bertenaga. Sebab,  vaksinasi PMK ini diberikan kepada sapi-sapi yang sehat dengan minimal usia 3 bulan dan dosisnya 2 ml per ekor sapi.

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

VAKSINASI SAPI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani memantau langsung pemberian vaksinasi dan obat-obatan untuk hewan sapi di Desa Wringinanom dan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertujuan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak. 

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian atau Kadistan Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik Agustine Halomoan Sinaga memberikan perhatian serius pencegahan wabah PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada puluhan hewan sapi yang mendapatkan vaksinasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah meminta Dispertan bersama jajarannya untuk mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan sapi yang masih sehat. “Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sapi-sapi tersebut tidak tertular wabah PMK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sapi di Kabupaten Gresik yang terpapar wabah PMK ada sebanyak 530 ekor. Dari jumlah tersebut 140 di antaranya ada di Kecamatan Wringinanom. “Kami mengimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya masing-masing untuk mencegah tertular PMK,” terang Magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peternak dan kepala desa untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh dan UPT Peternakan. Sehingga, sapi-sapi yang ada di wilayahnya bisa segera divaksin. “Kami pastikan vaksinnya sudah siap. Saat ini ada sekitar 3.525 vaksin yang sudah ready dan akan ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri ini.

Dalam kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak. Mulai desinfeksi kandang dan peralatannya, obat luka-luka, vitamin hingga obat cacing.

Pemberian vaksinasi PMK ini dilakukan di sejumlah kandang milik warga. Di antaranya, kandang sapi milik Iswandi di Desa Wringinanom. Di lokasi ini ada 30 ekor sapi dan kondisinya dipastikan sehat.

Sedangkan, di Desa Kesamben Kulon, vaksinasi PMK dilakukan di kandang milik Ny Rupiah. Ada 6 ekor sapi. Semuanya, kini sudah mendapatkan vaksinasi PMK. “Alhamdulillah disini semua sapinya telah divaksin dan kondisinya sehat,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

STERILISASI KANDANG : Petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektak kandang pasca vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasca vaksinasi PMK, petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektan ke kandang sapi tersebut. Tujuannya, membersihkan dan mensterilkan kandang sapi. 

Sementara itu, salah satu peternak Haji Iswandi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya berharap wabah PMK bisa segera teratasi dan usaha peternakannya bisa kembali normal. “Saya sangat bersyukur. Karena pak bupati telah memberikan perhatian dengan vaksinasi dan obat-obatan,” ujarnya. (yad)

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom Selengkapnya

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memutuskan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi siswa tetap masuk sekolah. Libur sekolah selama Ramadan hanya wacana.

Berdasarkan surat edaran bersama atau SEB tiga menteri yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasme ;  Menteri Dalam Nageri atau Mendagri ; dan Menteri Agama atau Menag bernomor 2 Tahun 2025 : Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi disebutkan. 

Pembelajaran di bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah 12025 Masehi sesuai dengan kalender pemerintah tentang awal Ramadan, Idulfitri, dan cuti bersama/libur Idulfitri yang dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan diatur sebagai berikut.

a. Tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

b. Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama,” begitu bunyi SEB tiga menteri tertanggal 20 Januari 2025 itu.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.

Tanggal 26,27, dan 28 Maret serta tanggal 2,3,4,7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idulfitri bagi sekolah/madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selama libur ldulfitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” katanya.

“Kegiatan pembelajaran di sekolah/ madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025,” imbuhnya. 

Masih mengutip SEB tiga menteri itu, juga mengatur peran pemerintah daerah, kantor kementerian agama dan orang tua dalam pembelajaran selama Ramadan. 

Peran pemerintah daerah:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani oleh sekolah.

2) menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadan.

Peran kantor wilayah Kementerian Agama provinsi/ kantor Kementerian Agama kabupaten/ kota:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

2) Menyelaraskan waktu peiaksanaan kegiatan pembelajaran di madrasah/ satuan pendidikan keagamaan selama bulan Ramadan.

Peran orang tua/wali:

1) orang tua/wali membimbing dan mendampingi peserta didik dalam melaksanakan ibadah.

2) memantau peserta didik pada saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri.

Demikian Surat Edaran Bersama ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dipergunakan sebagaimana mestinya. (yad)

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri Selengkapnya

Kades Pranti, Pemdes Komitmen Selesaikan Proyek PJU dan TPT Sesuai Aturan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kini tengah menyelesaikan 10 titik  pembangunan bersumber dari BK tahun 2024. “Puji syukur 9 titik (pembangunan) sudah terselesaikan. Tinggal 1 titik proyek infrastruktur itu adalah, pembangunan Tembok Penahan Tanah atau TPT senilai Rp 114 juta,” kata Kepala Desa Pranti Hardi pada Rabu, 22 Januari 2025.

Kepala Desa Pranti Hardi melanjutkan  proyek ini memang sangat dibutuhkan warganya karena selain untuk memudahkan akses warga juga meningkatkan pendapatan warga melalui bisnis UMKM. “Memang murni untuk masyarakat, yang tentunya dibangun sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya 

Proyek TPT dibangun sesuai dengan rencana anggaran pelaksanaan atau RAP , dengan kedalaman 2,5 meter dan panjang 40 meter. Lokasinya di area rest area dikelola Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes, yang di atasnya sudah beroperasional 9 lapak jualan UMKM warga desa setempat.

Sedangkan untuk infrastruktur PJU Lingkungan, dibangun sebanyak 13 titik dengan ketinggian 6 meter. Berlokasi di Dusun Glundung, Desa Pranti PJU Lingkungan ini dibangun untuk mempermudah akses ke lokasi pemakaman desa.

Infrastruktur PJU adalah lampu penerangan jalan umum yang merupakan bagian dari infrastruktur penting untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan. 

Kades Hardi menekankan, kedua proyek ini semuanya sudah sesuai RAP dan bestek. Untuk infrastruktur PJU sudah selesai 100 persen. Sedangkan, TPT sudah mencapai 60 persen. “Kita diberi waktu oleh Dinas CKPKP hingga akhir Februari 2025 harus selesai semua. Saya optimis target itu terpenuhi. Target itu tidak hanya untuk Pranti, tetapi semua desa yang proyeknya mendapat dana BK,” tegas Hardi.

Diakui Kades Hardi, proyek TPT memang agak molor. Penyebab, molornya proyek itu, semata-mata karena anggaran BK baru diterima desa pertengahan Desember 2024.

“Penyebab lainnya, memasuki Januari sering turun hujan dengan curah tinggi. Akibatnya pekerja harus menguras air dengan mendatangkan diesel, karena lokasi proyek di atas lahan tambak jadi TPT kadang ambles kena banjir,’ katanya.

Kades Hardi menegaskan komitmen pemerintahan desa mengerjakan semua proyek sesuai dengan aturan. “Saya maupun perangkat pemdes tidak mungkin korupsi, seperti diberitakan belakangan ini. Karena pengerjaan proyek rutin diawasi, juga sudah sesuai RAP,” tegas Kades Hardi sambil meminta masyarakat untuk bersikap dewasa dan bijak dalam menerima informasi. (yad)

Kades Pranti, Pemdes Komitmen Selesaikan Proyek PJU dan TPT Sesuai Aturan Selengkapnya
Dua anak sedang memilih buku bacaan di mobil perpustakaan milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik di arena car free day Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tingkat Gemar Membaca di Gresik Kota Industri Dibawah Rerata Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Dinas  Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bakal menggelar sejumlah kompetisi untuk meningkatkan tingkat kegemaran membaca atau TGM di Kota Industri – sebutan lain – kabupaten Gresik. Kompetisi untuk semua jenjang pendidikan hingga orang tua. Jenjang SD sederajat, kompetisi story telling ; SMP sederajat terkait meresensi buku. Sedangkan, bunda PAUD read load alias membaca nyaring. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Rahardjo mengatakan, hasil survei yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bersama akdemisi menemukan tingkat gemar membaca atau TGM di Gresik 2024 masih dibawa rata-rata di Jawa Timur. 

“TGM di Gresik sebesar 67,51 atau kategori sedang,” kata Budi Raharjo kepada 1minute.id pada pekan lalu. Survei TGM ini, terbagi dalam dua variabel, yakni, buku dan internet. Untuk variabel buku ada tiga indikator yakni, banyaknya buku yang di baca dalam 3 bulan.  “Rata-rata di Kabupaten Gresik itu masih di bawah 3 buku sehingga kategorinya sedang. Seharusnya bisa mencapai 5 sampai 6 buku selama 3 bulan itu baru kategorinya tinggi jadi kita masih kategori sedang,” terang mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik itu.
Indikator kedua adalah frekuensi membaca buku dalam seminggu. Idealnya, setiap hari membaca buku. “Di Gresik rata-rata 5 hari. Sudah bagus sih. 

Tetapi secara teori itu belum ideal karena ada 2 hari yang kosong untuk memanfaatkan membaca buku,” ujar mantan Kepala Disnaker Gresik itu.  Indikator ketiga adalah durasi membaca buku. Secara teori seharusnya setiap hari membaca buku. Idealnya, dalam sehari itu durasi membaca buku 3 jam. “Di Gresik sebenarnya sudah bagus. Masih ada keinginan membaca tetapi durasi kurang dari 2 jam atau 1 jam, 59 menit. Secara umum dibawa rata-rata di Jawa Timur,” ujarnya sambil nyeruput teh. 

Kemudian variabel kedua, tingkat gemar membaca diukur frekuensi akses internet dalam satu minggu. Ketika survei dilakukan tidak setiap hari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengakses internet. Selain itu durasi juga tidak lebih dari 3 jam per hari. “Karena ini nilai rata-rata, kadang ada daerah blank spot,” tegasnya.Pada 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik berfokus mendorong masyarakat Gresik untuk lebih giat membaca. Untuk mematik agar mau membaca akan menggelar sejumlah festival yang diwujudkan dengan lomba. Lomba story telling untuk siswa SD sederajat.  “Harapannya anak-anak SD itu akan rajin membaca. Lomba story telling inu, lombanya sampai nasional,” ujar Budi Raharjo.

Di level SMP sederajat, Budi melanjutkan, tahun ini akan digelar lomba membuat resensi buku. Lomba resensi ini baru. Buku yang di resensi adalah koleksi Dinas Perpustakaan. Peserta selain resensi juga harus mempersentasikan. Sehingga, di lomba jenjang SMP ada dua kompetensi yang didapatkan. “Dua kompetensi yang diharapkan di anak SMP itu bisa dapat kemampuan menyimpulkan dan mempresentasikan,” urai Budi Raharjo.

Sedangkan, jenjang SMA sederajat ada lomba Duta Baca. Dan, untuk ibu-ibu ada lomba Read Load, bertujuan membangun bonding dengan anak. “Secara dimensi literasi dini itu kan ditujukan untuk anak-anak PAUD itu harus ada tiga syarat administrasi harus menggunakan banyak gambar nah kemudian yang diharapkan anak mau menyimak itu literasi ini beda dengan literasi dasar,” terangnya. (yad)

Tingkat Gemar Membaca di Gresik Kota Industri Dibawah Rerata Jawa Timur Selengkapnya

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste

GRESIK,1minute.id – Sehat dimulai dari desa. Di Kabupaten Gresik semakin banyak desa melakukan pengolahan sampah dari rumah. Terbaru, Desa Randuboto, Kecaamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pengolahan sampah di desa yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini diberi label Biopori Organik. Pemerintah mengajak warga untuk membuat biopori atau sumur resapan. “Sekarang lebih kurang seribu biopori yang telah dibuat warga,” ujar Andi Sulandra pada Sabtu, 18 Januari 2025..

Ribuan sumur resapan ini, telah mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat penampungan sampah atau TPS yang selama ini, menjadi biang masalah bau. Lubang biopori ini kemudian diisi dengan sampah organik, seperti sisa makanan dan potongan-potongan tanaman. “Sampah organik yang busuk kita masukkan ke lubang biopori, sedangkan sampah organik kering seperti daun-daun kering kita kumpulkan dalam tong sampah untuk diolah menjadi kompos,” terangnya. 

Proses pembuatan kompos juga dilakukan dengan cara yang sederhana namun efektif. Sampah organik kering yang telah dikumpulkan kemudian dicampur dengan komposer EM4 dan sekam. Setelah melalui proses pengomposan selama sekitar satu bulan, sampah organik tersebut akan berubah menjadi kompos yang berkualitas baik dan dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

“Dalam sebulan bisa menghasilkan 2 kwintal,” katanya. Kompos organik yang ada di biopori organik warga, Andi menerangkan, bisa ditukar dengan pupuk kompos kemasan dari TPS 3 R ( tempat pengolahan sampah reduce. Reuse dan recycle). Kini, pengolahan sampah biopori organik ini telah mengubah wajah desa yang berada di muara Sungai Bengawan Solo itu menjadi lebih bersih. Pemerintah desa atau Pemdes Randuboto mengklain telah mencapai status zero waste. (yad)

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste Selengkapnya

Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …?

GRESIK,1minute.id – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif. Tren meningkat. Pada 2022 jumlah wisatawan domestik dan manca negara ‘hanya” 4.133.282 orang. Pada 2024, wisatawan yang berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mencapai 7.038.984 orang.

Merujuk data Gresik dalam Angka 2023,  kenaikkan kunjungan wisata ini, antara lain, disebabkan ada fasilitas hotel dan tempat perbelanjaan barang-barang khas Gresik. Penambahan objek wisata yang terjangkau menambah pesona daerah dan membuat wisatawan lebih nyaman di Kabupaten Gresik. 

Data Dinas Pariwisata, Ekonomi kreatif, kebudayaan, pemuda dan olahraga atau Disparekrafbudpora Gresik, memiliki 37 objek destinasi tempat wisata atau ODTW. Puluhan ODTW itu hanya di daratan atau 16 kecamatan dan dua kecamatan yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak, berada di kepulauan yakni Pulau Bawean. Di dua kecamatan di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean, objek wisata adalah destinasi wisata alam. 

Lalu, destinasi wisata apa yang paling populer di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Destinasi wisata yang paling populer bukan Selo, Tirta, Giri atau Setigi. Berdasarkan @gresiktourism.official , akun resmi Disparekrafbudpora Gresik, kunjungan wisatawan ke Setigi “hanya” 20.333 pada 2024. Pesona Setigi yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah sempat mencapai keemasan di era Abdul Halim, ketika menjabat sebagai Kepala Desa Sekapuk. 

Desa Sekapuk yang awalnya dikenal sebagai desa miskin mendeklarasi sebagai Desa Miliader karena pariwisata. Pasca Abdul Halim lengser dan terbelit persoalan hukum pesona Setigi meredup. Bahkan, kunjungan wisatawan kalah dengan wisata alam Gosari mendapatkan kunjungan wisata 64.165 orang pada tahun lalu.

Wisata alam yang paling populer adalah Pantai Delegan yang dikenal dengan pasir putih selama 2024 mendapatkan kunjungan 293.059 orang.

Lalu, destinasi apa yang paling populer di Kota Santri, Gresik 2024? Destinasi wisata hati yakni Destinasi wisata religi Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, dan Syekh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik. Dua makam Waliyullah itu, masing-masing mendapatkan kunjungan sebanyak 1.079.973 orang dan 1.002.121 orang. Kini, Anda bisa mengetahui, mengapa Kabupaten Gresik mendapatkan sebutan lain sebagai Kota Wali. (yad)

Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …? Selengkapnya

Diduga Korsleting Ruko dan Bengkel Motor di Gresik Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan belum berakhir. Namun, musibah kebakaran masih terjadi. Pada Senin malam. 13 Januari 2025, rumah dan bengkel milik Kosin di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran kali keenam di bulan Januari 2025. Akan tetapi, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta. Karena seluruh bangunan dan perlengkapan bengkel tidak bisa terselamatkan. Dugaan awal kebakaran tersebut dipicu korsleting.

Menurut petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 23.21 WIB menerima laporan dari warga bernama Dimas yang melihat bara api di rumah toko atau ruko milik Kosin. Malam itu, pemilik diperkirakan telah lelap tidur..

Melihat bara api yang cepat membesar, saksi Dimas menggedor-gedor pintu ruko untuk membangunkan Kosin, pemilik ruko juga bengkel. Bara api membuat suasana dalam ruko menghangat. Teriakan sejumlah warga akhirnya membangunkan Kosim. Namun, api sudah sangat membesar. Kosin hanya bisa memandangi rumah dan bengkel di lahap lidah api.

Apalagi, upaya sejumlah warga untuk memadamkan amuk si jago merah tidak membuahkan hasil. “Kami mendapatkan laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 23.31 WIB. Kami kerahkan tiga unit mobil ke lokasi kebakaran,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Selasa dini hari, 14 Januari 2025.

Api yang mebakaran rumah dan bengkel sangat besar. Bara api berwarna merah seakan menerangi jalan raya nasional itu menjadi perhatian para pengendara. ” Sekitar pukul 02.30 WIB api bisa kami padamkan. Kami lakukan pembahasan untuk memastikan api benar-benar padam sebelum anggota balik kanan,” ujar Suyono. (yad)

Diduga Korsleting Ruko dan Bengkel Motor di Gresik Ludes Terbakar  Selengkapnya