PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan Aksi Serentak Intervensi Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Posyandu PAUD Suci, Kecamatan Manyar pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran pada ibu hamil, calon pengantin dan balita.

Aksi serentak intervensi percepatan penurunan stunting dilakukan karena pemerintah bertekad menurunkan angka stunting hingga nol persen. Pada awal pemerintahan Fandi Akhmad Yani angka stunting masih berada diangka 22 persen. Pada 2023, angka stunting turun menjadi 10 persen. 

Untuk percepatan penurunan stunting ini, pemerintah melibatkan sejumlah organisasi terkait, antara Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik ; Dinas Kesehatan alias Dinkes Gresik, Dinas Sosial atau Dinsos Gresik serta OPD lainnya. 

Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah upaya awal yang dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam menangani persoalan stunting di daerah, tapi lebih kearah evaluasi komitmen keseriusan kita, bersama seluruh stakeholder dalam penanganan stunting yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelas Ning Nurul- sapaan akrab istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Dalam kegiatan itu, Ning Nurul didampingi oleh Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati; Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Sementara itu, Camat Manyar Hendriawan Susilo Dalam sambutannya mengatakan berbagai penyebab dari adanya stunting di Kecamatan Manyar mendominasi dikarenakan masalah ekonomi, dan pola asuh orang tua.

“Kami mohon arahan dengan adanya intervensi serentak dan pelacakan stunting ini semoga dapat mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita di Kecamatan Manyar,” ujar Hendriawan. (yad)

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik  Selengkapnya

Ada yang Baru di JDIH Gresik, Pertama di Indonesia Gunakan AI

GRESIK,1minute.id – Ada yang baru di Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum atau JDIH Pemerintah Kabupaten Gresik. JDIH dibawah naungan Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Gresik itu telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelegency atau AI. Pemanfaatan AI ini menjadikan JDIH menjadi pioner. 

Inovasi ini, berangkat dari permasalahan yang kerap muncul di masyarakat dalam kaitannya dengan produk-produk hukum. Sudah bukan rahasia jika produk-produk hukum kerap menjadi momok lantaran dianggap rumit.

Dengan teknologi AI yang diterapkan pada JDIH, masyarakat kini dapat melakukan pencarian produk hukum dengan lebih mudah dan efisien. Sistem AI yang canggih tersebut mampu memahami konteks pencarian dan memberikan hasil yang relevan dalam waktu singkat.

“Akan sangat membantu masyarakat, akademisi, dan praktisi hukum yang memerlukan akses cepat dan akurat terhadap peraturan daerah, keputusan, dan dokumen hukum dari Pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Kepala Bagian Hukum atau Kabag Hukum Setkab Gresik Muhammad Rum Pramudya kepada wartawan pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kedepan fitur AI tersebut, imbuh Pramudya, akan dikembangkan dengan basis WhatsApp. 

“Kita gunakan kanal WhatsApp sudah sangat lazim digunakan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Gresik juga telah melengkapi website JDIH Kabupaten Gresik dengan fitur chatbot AI. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dan mendapatkan informasi seputar produk hukum melalui percakapan dengan chatbot.

“Chatbot AI ini dirancang untuk menjawab pertanyaan secara real time, memberikan panduan navigasi dalam situs JDIH, serta membantu pengguna menemukan dokumen yang mereka butuhkan tanpa harus melalui proses pencarian manual yang kompleks. Cara kerjanya cukup mudah, masyarakat tinggal mengetik kata kunci mengenai produk hukum yang dicari, kemudian AI akan memberikan rekomendasi produk hukum yg relevan,” terangnya.

Untuk diketahui, JDIH Gresik adalah Sistem informasi berbasis website yang dikembangkan oleh Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Gresik merupakan sistem pendayagunaan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum lainnya secara tertib, terpadu, dan berkesinambungan. JDIH juga merupakan sarana pemberian pelayanan informasi hukum secara mudah, cepat, dan akurat.

Setelah lebih dari satu tahun pengembangan, sejak 3 Juni 2024, laman JDIH Gresik telah bertransformasi secara penuh dengan tampilan, keunggulan teknologi dan update data yang lebih baru dan mutakhir.

Hingga saat ini tercatat 3.100 produk hukum yang dunggah di website JDIH Gresik yakni jdih.gresikkab.go.id. Produk hukum tersebut, terdiri dari Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), Keputusan Bupati, Surat Edaran Bupati, serta Surat Keputusan Perangkat Daerah.

Per 1 Juni 2024 produk hukum berupa Perbup menjadi produk hukum yang paling banyak diakses masyarakat sebanyak 40,5%, diikuti Perda (29,5%), dan Keputusan Bupati (23,4%).

Dengan berbagai inovasi ini, Pemkab Gresik menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan publik. (yad)

Ada yang Baru di JDIH Gresik, Pertama di Indonesia Gunakan AI Selengkapnya

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pengadilan Agama Gresik menandatangani nota kesepahaman untuk menyelamatkan hak perempuan dan anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Nota Kesepahaman itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Gresik Ahmad Zainal Fanani di kantor PA akhir pekan lalu.

Poin penting dalam nota kesepahaman antara lain, sinergi pelayanan, pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian, serta pencegahan perkawinan anak. Nota kesepahaman wujud keberpihakan pemerintah terhadap perempuan dan anak. Pemerintah berharap kerjasama ini meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak yang rentan.

“MoU ini hal yang terlihat sederhana namun sangat berharga. Ini tidak lepas dari manfaat perlindungan yang didapat bagi perempuan dan anak-anak, dan masyarakat Gresik pada umumnya,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.

“Kesepahaman ini adalah langkah konkret Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terjamin dengan baik. Dengan begitu, kualitas hidup perempuan dan anak bisa lebih terjamin, disamping juga meminimalisir munculnya permasalahan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Terkait pernikahan anak, Gus Yani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik sudah menjalankan pencegahan sejak satu tahun kebelakang. Karenanya, kehadiran MoU ini menjadi penguat dalam upaya pencegahan tersebut.

“Pencegahan perkawinan anak sejatinya sudah kita lakukan dalam kurun waktu satu tahun kebelakang. Perlu dipahami apa saja dampak yang ditimbulkan atas terjadinya pernikahan anak, baik itu perceraian maupun munculnya kasus stunting. Karenanya, bisa dikatakan bahwa upaya pencegahan perkawinan anak merupakan bagian dari komitmen kita untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Gresik. Selepas penandatanganan ini, saya harapkan bisa ditindak lanjuti oleh dinas-dinas terkait,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PA Gresik Ahmad Zainal Fanani menambahkan bahwa melalui sinergi ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif kepada masyarakat. Kolaborasi antara Pengadilan Agama Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi langkah strategis dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Gresik. Diharapkan, sinergi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Gresik secara keseluruhan.

“Kesepahaman ini juga sebagai bentuk komitmen, dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terlindungi dengan baik. Dirinya bersama Pengadilan Agama Gresik juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam mencegah perkawinan anak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 terdapat sekitar 3.000 perkara yang masuk di Pengadilan Agama Gresik. Dari jumlah tersebut, 80% atau 2.500 kasus merupakan perkara perceraian perempuan dan anak menjadi korban. 

Sedangkan untuk perkawinan anak, tercatat terdapat sekitar 300 kasus. Angka ini, ditargetkan bisa ditekan hingga dibawah angka 100 pada tahun ini. (yad)

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik  Selengkapnya

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Ngipik pada Kamis malam, 20 Juni 2024. Api yang berkobar membakar puluhan bahkan ratusan meter kubik sampah menjadikan langit di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan / Kabupaten Gresik berwarna merah.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran kali kedua di kurun waktu sepekan terakhir ini. Kebakaran kali pertama terjadi pada Selasa, 18 Juni 2024 terjadi pukul 04.20 WIB. Petugas membutuhkan waktu 7 jam untuk menjinakkan si jago merah tersebut. Karena sampah yang terbakar luas. Sekitar separoh lapangan bola.

“Untuk kebakaran tadi malam (Kamis) terjadi di lokasi yang berbeda. Tumpukan sampah kering dan basah,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 21 Juni 2024.

Informasi yang dihimpun, amuk si jago merah terjadi mulai pukul 20.30 WIB. Lokasinya di sebelah timur TPA Ngipik. Tempat itu, terdapat tumpukan sampah kering dan basah. “Awal petugas TPA yang mencoba memadamkan sendiri. Tapi, tiupan angin membuat api semakin membesar,” kata Suyono. 

Karena bara api semakin membesar, imbuhnya, pihak TPA Ngipik meminta bantuan dari Damkar Gresik. “Kami menerima laporannya sekitar pukul 23.50 WIB,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu.

TPA Ngipik ini berada dalam kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Gresik ini adalah TPA terbesar di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sampah berasal dari rumah tangga. Saban hari di perkirakan 250 meter kubik sampai 300 meter kubik sampah yang di buang ke TPA Ngipik. 

Kini tumpukan sampah itu sudah menyerupai bukit yang menjulang ke angkasa. Upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik untuk melakukan pengolahan sampah. Selain itu, juga membangun tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean untuk menampung sampah rumah wargq di Gresik Selatan, Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo.

Terik matahari membuat sampah mudah terbakar. Petugas Damkar membutuhkan waktu lebih 4 jam untuk memadamkan api. Sebab, petugas harus membongkar bagian bawah untuk memastikan api sudah padam. ” Personil baru tarik tadi pagi pukul 04.00 WIB,” ujarnya. Ia berpesan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah sembarangan. “Karena saat ini kondisi kemarau,” tegasnya. (yad)

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar Selengkapnya

Diduga Kelelahan, Pekerja Pemasang Iklan Rokok Semaput Di Atas Papan Reklame di Gresik

GRESIK,1minute.id – Tubuh Khoirul tiba-tiba ambruk. Pekerja borongan itu tidak sadarkan tatkala sedang memasang baliho reklame salah satu produk rokok depan Masjid Achmad Dahlan dekat terminal Bunder itu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Rabu malam, 14 Juni 2024.

Diduga kuat lelaki yang tinggal di Jalan Dinoyo, Surabaya itu pingsan karena kelelahan setelah memanjat papan reklame berada di depan Masjid Achmad Dahlan dekat terminal Bunder itu.  

Ali Machfud, warga Simumulyo Baru, Surabaya, rekan kerja  Khoirul pun panik. Ali Machfud yang gemetaran itu kemudian meminta bantuan kepada petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik. “Pelapor menghubungi call center 112 Gresik,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Kamis, 20 Juni 2024.

Menurut Suyono, pada Rabu malam, sekitar pukul 21.34 WIB, korban Khoirul dan rekannya, Ali Machfud mendapatkan pekerjaan pemasangan reklame di depan Masjid Achmad Dahlan di sekitar Terminal Bunder, Gresik. Mereka memanjat papan reklame setinggi kurang lebih 3 meter. Ketika berada diatas papan reklame milik perusahaan reklame dengan produk rokok itu korban Khoirul semaput.

“Mungkin kelelahan,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Kabar ada pekerja borongan pingsan, imbuhnya, sebanyak tujuh personel rescue Damkarmat menuju ke lokasi kejadian. Petugas membawa truk sky walker dan peralatan lainnya. 

Butuh waktu kurang lebih 35 menit untuk mengevakuasi korban yang berada di atas papan reklame itu. Ketika proses evakuasi, tim kesehatan dengan mobil ambulans stanby di bagian bawah. Setelah korban berhasil di evakuasi kemudian dilakukan pemeriksaan dan langsung dibawah menuju rumah sakit. “Alhamdulillah, korban bisa terselamatkan,” tegas Suyono lega. (yad)

Diduga Kelelahan, Pekerja Pemasang Iklan Rokok Semaput Di Atas Papan Reklame di Gresik Selengkapnya

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya

Mengorkestrasi Mitigasi Banjir Kali Lamong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Magister Manajemen Bencana dari Unair Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Gelar Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik bertambah yakni Magister Manajemen Bencana atau M.MB. Gelar itu berasal Universitas Airlangga atau Unair Surabaya itu baru sematkan pada Sabtu, 14 Juni 2024.

Di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, belum banyak pascasarjana menyandang gelar M.MB ini. Namun, Fandi Akhmad Yani memilih program studi yang tergolong langka tersebut. Butuh waktu tiga tahun, orang pertama di Kantri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini meraih gelar Magister Manajemen Bencana itu. Fandi Akhmad Yani tercatat di Prodi Manajemen Bencana angkatan 2020/2021.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengajukan penelitian untuk tesis program magister ini dengan judul “Model Kebijakan Mitigasi Bencana Secara Berkelanjutan: Banjir Kali Lamong Kabupaten Gresik”.

Banjir Kali Lamong di Gresik Selatan meliputi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, hingga hilirnya di perbatasan Surabaya-Kebomas, Kabupaten Gresik menjadi objek penelitian karena sudah puluhan tahun selalu terjadi terutama musim hujan. Dalam kurun waktu 50 tahun lahirnya pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik dipimpin sebanyak sembilan Bupati dan tiga penjabat Bupati Gresik persoalan banjir Kali Lamong belum bisa teratasi.

Fandi Akhmad Yani sejak menjabat sebagai Bupati Gresik mulai 21 Februari 2021 memimpin langsung mitigasi bencana Kali Lamong itu. Ia membulatkan niat melakukan percepatan penanganan banjir Kali Lamong. Rencana dan aksi telah maktub dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Gresik 2021-2026.

Sungai Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi atau km² dengan panjang alur sungai lebih kurang 103 kilometer serta memiliki 7 anak sungai. Lebih kurang 58 kilometer dari 103 kilometer panjang alur

Sungai Kali Lamong itu melintas di Kabupaten Gresik. Panjang alur sungai Kali Lamong mengalir jauh mulai dari Kecamatan

Balongpanggang, Benjeng, Cerme, hingga Kecamatan Kebomas berbatasan dengan Kota Surabaya.

Selain itu letak geografis Gresik yang dataran rendah membuat air Kali Lamong sering meluap setiap tahun. Penyebab Kali Lamong meluap ditengarai curah hujan tinggi, ditambah kondisi badan sungai menyempit dan adanya pendangkalan. 

Dengan kata lain, penyebab yang utama adalah adanya kemerosotan kualitas lingkungan yang menyebabkan ancaman banjir. Hal tersebut terlihat dari permasalahan Daerah Pengaliran Sungai atau DPS Kali Lamong pada musim kemarau memiliki debit sebesar 250 meter kubik per detik, sedangkan debit di musim hujan sebesar 700 meter kubik per detik. 

Selain permasalahan DPS, luasan area penghijauan di DAS Kali Lamong berkurang akibat adanya pengembangan kawasan budidaya. Kali Lamong menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo yang kantor di Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah. 

Di era Fandi Akhmad Yani ini, BBWS Bengawan Solo mau berbagi peran dengan Pemkab Gresik. BBWS Bengawan Solo membangun tanggul dan parapet. Pemkab Gresik melakukan normalisasi dengan melebar dan memperdalam alur Kali Lamong.

“Kita tidak menghilangkan banjirnya. Tapi yang kita lakukan mengurangi dampak banjir bagi warga terdampak,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani pada suatu kesempatan. (yad)

Mengorkestrasi Mitigasi Banjir Kali Lamong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Magister Manajemen Bencana dari Unair Surabaya  Selengkapnya

Hanya Seorang Manusia Silver Terjaring Razia URC Pol PP Gresik 

GRESIK,1minute.id – Manusia silver itu lemas. Ia hanya bisa tertunduk ketika di giring ke mobil patroli milik Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik pada Senin malam, 10 Juni 2024. 

Petugas yang sudah mengantisipasi menghadang di dalam perkampungan di Jalan A.Yani atau Kelurahan Sukorame, Kecamatan / Kabupaten Gresik membuat manusia berlumur cat warna silver itu menyerah. Tidak ada perlawanan ketika diajak naik mobil patroli itu.

“Kami berhasil amankan seorang Silverstone, yang sedang minta minta di perlimaan Sukorame atau Proliman Petro beserta uang hasil minta minta miliknya,” kata Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Selasa, 11 Juni 2024

Razia yang dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat atau URC Pol PP Gresik dilakukan secara serentak di sejumlah tempat yang ditengarai tempat berkumpul para pengamen, pengemis dan lainnya. Diantaranya, simpang 5 Sukorame atau Perlimaan Petro ; Simpang Tiga GKB, Simpang Tiga Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas; Exit Tol Kebomas, Tugu Selamat Datang Gresik, dan Simpang Empat Sentolang.

Razia ini membuat para pengamen, pengemis di setiap lampu setopan atau traffic light ini kelabakan. Mereka kabur menyelamatkan diri. 

“Anggota kami juga memberikan teguran simpatik kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar,” terang Sinaga. (yad)

Hanya Seorang Manusia Silver Terjaring Razia URC Pol PP Gresik  Selengkapnya

Lulus 100 Persen, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Dapat Pembekalan Akhir untuk Membahagiakan Ortu. Begini Caranya!

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik itu semringah. Sebab, mereka telah dinyatakan lulus. Pengumuman kelulusan dilakukan secara online melalui website sekolah pada Senin, 10 Juni 2024 sekitar pukul 10.00 WIB.Mereka pun bersyukur. 

Sehari pascapengemumuman kelulusan, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, mengumpulkan mereka di halaman sekolah di Jalan KH Kholil Gresik itu pada Selasa, 11 Juni 2024.

Sebanyak 252 siswa kelas IX yang baru lulus  berkumpul untuk mendapatkan pembekalan akhir dari sekolah dengan menghadirkan Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Kota Gresik Iptu Suharto.

Pada kesempatan itu, Iptu Suharto, memberikan wejangan kepada siswa yang baru lulus itu. Suharto mengatakan siswa wajib bisa membahagiakan orang tuanya dengan cara fokus untuk mencapai cita-cita dan menjaga diri dari pergaulan yang negatif. “Perbanyak ibadah dan doa guna mendukung tercapainya sukses kelak,” kata polisi dengan dua balok di pundak itu.

Polisi berpenampilan santun itu pun mengingatkan kembali terkait himbauan sekolah kepada siswa yang baru lulus tersebut bila menginginkan orang tua bahagia. “Menjaga kamtibmas.Bila siswa melanggar maka akan di proses sesuai peraturan dan tata tertib yang berlaku,” katanya meningkatkan. 

Lalu, apa himbauan dari sekolah kepada siswa yang baru lulus itu? Yaitu, siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret ;  Siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi konvoi ; Siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan serta mengganggu ketertiban umum.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kepolisian Sektor Kota Gresik. “Alhamdulillah terima kasih kepada pak Kapolsek Gresik kota Iptu Suharto atas kesediaanya hadir memberikan pengarahan kepada siswa ini wujud kerja sama yang baik terjalin antara sekolah dan kepolisian,” kata Salim.

Ia melanjutkan tahun ini seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 252 siswa lulus seratus persen. “Semoga mereka diterima dan berprestasi di sekolah SMA atau SMK yang diinginkan,” lanjut Salim dan disambut ucapan amin secara serentak oleh seluruh siswa. (yad)

Lulus 100 Persen, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Dapat Pembekalan Akhir untuk Membahagiakan Ortu. Begini Caranya! Selengkapnya

Fajar Izzul dan Salsa Erikha, Duta GenRe Gresik 2024, Ning Nurul : Tugas Para Duta Genre Dimulai

GRESIK,1minute.id – Fajar Izzul dan Salsa Erikha, dinobatkan sebagai Duta GenRen Gresik 2024. Grand final ajang pencarian bakat Generasi Berencana atau GenRe dihelat di Gedung Nasional Indonesia atau GNI pada Sabtu malam, 8 Juni 2024.

Menurut Bunda GenRe Gresik Nurul Haromaini Ali atau Ning Nurul, acara ini bertujuan menjaring dan mencari anak-anak muda yang berbakat.

“Setelah acara apresiasi selesai, bukan berarti tugas kalian selesai. Justru setelah grand final ini tugas para Duta Genre dimulai. Nantinya, anda memberikan pengaruh yang baik untuk remaja di Kabupaten Gresik,” jelas istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Ia mengaku sangat prihatin terhadap para remaja yang identik dengan kegiatan konotasi negatif. Dia berharap, para remaja GenRe dapat merangkul, bukan menggurui.

“Ada pepatah yang mengatakan bahwa padi yang dipanen tidak ditanam kemarin sore. Tetapi padi yang ditanam ini telah melalui proses yang luar biasa, artinya untuk mencapai tujuan perlu berproses. Saya percaya finalis yang saat ini telah terpilih, merupakah buah dari proses yang telah dilalui,” tutur Ning Nurul yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik itu.

Pemilihan Duta GenRe 2024 diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik. Ada ratusan peserta mengikuti dalam ajang pencarian bakat. 

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati mengatakan, program GenRe yaitu mensosialisasikan tentang kesehatan reproduksi remaja, life skill, penyiapan program berkeluarga, serta kependudukan dan pembangunan keluarga. 

“Tidak hanya untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah, dan napza. Tetapi program GenRe saat ini ada tambahan yaitu stop pernikahan dini dan stop stunting,” jelasnya.

Dijelaskan, Grand Final diikuti 10 pasang finalis putra dan putri yang lolos seleksi. Mereka telah melalui beberapa tahapan sejak Maret lalu. Seleksi itu di antaranya, tes administrasi, wawancara, prakarantina, karantina, hingga grand final malam ini. (yad)

Duta GenRe Gresik 2024

1. Juara I  : Fajar Izzul dan Salsa Erikha

2. Juara II : Akbar Albaihaqi dan Azriela Alfasya

3. Juara III : Jabbir Danadyaksa dan Naura Khansa.

Duta GenRe Tervaforit : Muhammad Ramadhan (Kecamatan Gresik) dan Clarisaa Naila (Kebomas)

Duta Persahabatan : Fawwas Firdaus (Kebomas) dan Shinta Rahmah (Manyar)

Duta Berbakat GenRe :  Muhammad Dimas Amirullah (Gresik) dan Jocelyn Maurika (Gresik)

Fajar Izzul dan Salsa Erikha, Duta GenRe Gresik 2024, Ning Nurul : Tugas Para Duta Genre Dimulai Selengkapnya