Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati

GRESIK,1minute.id – Dialog nasional bertajuk Ekonomi Hijau Pembangunan Rendah Karbon dihelat di Pendapa Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Sabtu, 2024.

Dialog mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah” itu untuk memperingati HUT ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau Apkasi. 

Hampir semua bupati se-Indonesia hadir, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ada empat narasumber yakni, Bupati Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo sekaligus berbagi pengalaman sebagai best practice, Prof Juniati Gunawan, Heru Gunawan, dan Bupati Trenggalek yang juga Wakil Ketua Apkasi Mochamad Nur Arifin. Serta, peneliti terkait emisi karbon dari Taiwan  He Haoze.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengungkapkan banyak insight yang didapatkan dari narasumber dalam forum tersebut. Salah satunya adalah tentang bagaimana pentingnya pembangunan yang ramah lingkungan, di tengah ancaman krisis global.

“Kita ketahui, Kabupaten Gresik menjadi tujuan investasi dimana banyak industri skala besar yang masuk di Kabupaten Gresik. Namun, komitmen kami terus menjaga kelestarian lingkungan seperti yang kita programkan dalam Nawa Karsa yakni Gresik Lestari,” ungkap Gus Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah usai acara kepada wartawan pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Ia memaparkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan pemantauan kadar emisi karbon serta kualitas udara di Kabupaten Gresik dan mendorong untuk memperbanyak ruang terbuka hijau atau RTH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kita terus dorong Dinas Lingkungan Hidup untuk membuka ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membangun hutan kota di area G-JOS (Gelora Joko Samudro. Ini bentuk komitmen kita bersama dalan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Kita juga terus gaungkan motto ‘Gresik Lestari, menanam sampai mati’,” pungkasnya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik sudah memiliki alat pemantau kualitas udara secara realtime. Selain itu, sudah dilakukan juga pemantauan terkait perkembangan emisi karbon.

“Karenanya, dalam berbagai kesempatan saya tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon melalui program Satu Jiwa Satu Pohon (Sajisapo). Kami berharap dengan penambahan pohon akan mengurangi efek gas rumah kaca,” harapnya. 

Terkait kondisi Kabupaten Gresik saat ini, berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan Sri Subaidah mengungkapkan bahwa kondisi karbon di Kabupaten Gresik masih di bawah baku mutu, yang artinya kualitas udaranya masih baik. (yad)

Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wacanakan Memberikan Tunjangan Akhir Jabatan Kades

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjajaki kemungkinan pemberian tunjangan akhir masa jabatan bagi para kepala desa. 

Menurut Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, pemberian tunjangan itu sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas pengabdian kepala desa. Namun, Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih akan didalami regulasinya oleh dinas-dinas terkait.

“Kita akan cari peraturan yang memungkinkan kepala desa bisa mendapatkan tunjangan akhir masa jabatan, sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas pengabdiannya. Kajian ini akan dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait seperti PMD, Bappeda, Staf Ahli dan BPKAD,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan SK Perpanjangan Masa Jabatan 306 Kepala Desa di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Rabu, 5 Juni 2024.

Penyerahan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kades ini, menjadi bagian dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK 2024. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan diharapkan makin eratnya kolaborasi yang apik antara kepala desa dengan PKK.

Penyerahan SK ini tindak lanjut dari revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024. Dengan adanya undang-undang yang baru, masa jabatan kepala desa akan bertambah dari yang sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun. Maksimal 2 periode. 

Perubahan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kepala desa dalam merealisasikan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya mengikuti perkembangam terkait hal ini dari awal. Dari sini, saya menemukan fakta bahwa problematika di tingkat desa tidak mudah dalam penyelesaiannya paskapemilihan kepala desa,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Karenanya, lewat perpanjangan masa jabatan ini diharapkan para kepala desa dapat melanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kepala desa diharapkan juga dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wacanakan Memberikan Tunjangan Akhir Jabatan Kades Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM

GRESIK,1minute.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terkerek  naik. Harga premium Rp 15.266 per kilogram dan medium seharga Rp 12.626 perkilogram. Harga itu mengalami kenaikkan berdasarkan data sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO.

Untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pasar murah dipusatkan di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengungkapkan, Kabupaten Gresik pada Mei 2024 mengalami deflasi sebesar 0,06% dan Year-on-Year di angka 2,86%. Harapanya, tidak terjadi lonjakan angka inflasi dan tidak menjadi perhatian nasional. 

“Kita juga akan menghadapi Hari Raya Idul Adha sehingga perlu ada intervensi-intervensi terkait dengan kegiatan yang kita lakukan untuk penanganan inflasi. Bagaimana koordinasi antarwilayahnya, sosialiasinya, penanaman tanaman-tanaman yang sifatnya support supaya inflasi di bahan pangan tidak terjadi kenaikan,” kata Washil saat membuka bazar GMP di Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Bazar juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro serta perwakilan dari Bulog Cabang Surabaya. 

Washil melanjutkan Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus melakukan pemantauan melalui aplikasi sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO serta dengan sinergitas antar OPD terkait. Kegiatan bazar GPM ini juga bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam penyediaan beras SPHP dan produsen binaan dalam penyediaan komoditas pokok lainnya (telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, bawang serta cabai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dydik Rudi Prasetya, menanggapi adanya isu kenaikan harga beras di Jawa Timur di saat panen raya terjadi karena adanya kenaikan struktur biaya produksi seperti adanya pengurangan pupuk subsidi. Sehingga petani harus memenuhi dengan harga yang tinggi. 

Oleh karena itu, GPM ini diselenggerakan guna menyeimbangkan antara kesejahteraan para petani dan konsumen. 

“Kita menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. GPM menghadirkan beras dengan harga Rp 11.300 perkilogram. Ini artinya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Apakah harga itu masih perlu dipertahankan atau nanti dikembalikan ke harga awal,” tuturnya. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM Selengkapnya

Sekam Bakar Gresik Tembus Pasar Jepang, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ; 60 Perusahaan Skala Kecil dan Besar Gresik Telah Ekspor 

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik memiliki banyak potensi produk unggulan yang bisa menembus pasar ekspor. Diantaranya, sekam bakar bisa menembus pasar negeri matahari terbit, Jepang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana sekam bakar seberat 11 ton ke Nagoya, Jepang di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 5 Juni 2024. Ekspor sekam bakar produk PT Aji Bakuh Anugrah ini menambahkan panjang produk asal ke pasar Global. Sebelumnya, ekspor kedelai, liur sarang burung walet sampai rumput hijau. 

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengaku dirinya tidak pernah menyangka sekam bakar yang di produksi PT Aji Bakuh Anugrah bisa di ekspor ke Nagoya Jepang.

Ekspor perdana sekam bakar tersebut, kata Gus Yani, diinisiasi anak anak muda Gresik melalui Business Matching. Pihaknya menegaskan pentingnya memiliki semangat untuk berwirausaha dan mengembangkannya. Ditambah lagi dengan adanya support luar biasa dari Bea Cukai dan Diskoperindag Gresik.

“Saya ingin mengajak anak-anak muda yang memiliki passion di dunia usaha, bahwa ekspor tidak menjadi kendala para pengusaha lokal,” ucap Gus Yani.

Ia menegaskan Pemkab Gresik akan terus mendukung dan mendorong agar kegiatan ekspor dapat ditingkatkan, dan dilakukan secara berkesinambungan serta tidak bersifat insidental. Bahkan bukan hanya intensitas namun juga volume ekspornya juga kalau bisa harus terus ditingkatkan.

“Kita akan menjadi bagian saksi sejarah, dulu masyarakat kita takut akan ekspor baik dari sisi izinnya maupun administrasi. Dengan adanya klinik ekspor Bea Cukai, sekarang ada 60 perusahaan baik skala kecil sampai besar melakukan ekspor,” ungkapnya.

Menurut dirinya, sektor ekspor impor akan dipotret, karena sebagai salah satu kunci untuk untuk memperbaiki perekonomian nasional dan daerah. Bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi juga untuk menghasilkan devisa.

“PT Aji Bakuh Anugrah sebagai inspirasi anak anak muda di Gresik. Siapa sangka sekam bakar ini dapat menembus pasar ekspor. Saya ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai dan Diskoperindag Gresik, yang terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada pelaku usaha di Gresik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Wahyudi Ardianto menambahkan, Bea Cukai akan mendampingi para UMKM agar bisa ekspor melalui business matching dengan cara mencarikan pasar di luar negeri. Hal ini sejalan dengan fungsi Bea Cukai di bidang asistensi industri dalam negeri.

“Ekspor ini harus berkesinambungan, perlu diketahui sekam bakar ini dalam satu bulan dapat mengirim 8 kali sebanyak 11 ton dengan nilai USD 2,447 atau setara dengan Rp 39 juta (kurs 1 USD = Rp 16.000) untuk industri pengerasan baja di Nagoya Jepang,” singkatnya. (yad)

Sekam Bakar Gresik Tembus Pasar Jepang, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ; 60 Perusahaan Skala Kecil dan Besar Gresik Telah Ekspor  Selengkapnya

Perumda Giri Tirta Naikkan Tarif Air, Dirum Ahmad Rusdilfahmi : Pelanggan Rumah Tangga Harga Tetap

GRESIK,1minute.id – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik mengumumkan adanya penyesuaian tarif air yang berlaku mulai pemakaian air bulan Mei 2024 yang ditagihkan di bulan Juni 2024.

Penyesuaian tarif untuk kategori pelanggan Niaga dan Industri Kecil. Sedangkan pelanggan lain termasuk pelanggan kategori Rumah Tangga tidak mengalami perubahan.

Penyesuaian tarif ini merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan untuk menjaga keberlanjutan perusahaan akibat semakin tingginya biaya operasional serta kebutuhan investasi infrastruktur air bersih.

Direktur Umum Perumda Giri Tirta Ahmad Rusdilfahmi menyatakan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah dan telah melalui berbagai pertimbangan serta kajian mendalam. 

“Kami memahami bahwa kenaikan tarif ini akan berdampak pada pelanggan kami, namun langkah ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa layanan yang kami berikan akan tetap menjaga kualitas dan berkelanjutan untuk ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Gresik,” ujar Fahmi melalui keterangan tertulis yang diterima 1minute.id pada Rabu, 5 Juni 2024.

Ia melanjutkan, penyesuaian tarif kali ini hanya berlaku di kategori pelanggan Niaga dan Industri Kecil, sedangkan pelanggan lain termasuk pelanggan kategori Rumah Tangga tidak mengalami perubahan. 

Berdasarkan data yang diterima 1minute.id, penyesuaian tarif untuk ketiga kategori pelanggan itu, rata-rata mengalami kenaikkan antara Rp 1.000 – Rp 1.500 per meter kubik atau m³. Rincian tarif baru yang akan diberlakukan adalah sebagai berikut:

Kelompok Niaga Kecil dari Rp 5.000/m³ menjadi Rp 6.500/m³ untuk pemakaian 10 m³ pertama. Untuk kelompok Niaga Besar dari Rp 7.500 /m³ menjadi Rp 8.500 / m³ pemakaian 10 m3 pertama. Sedangkan, kelompok Industri kecil dari Rp 5.000 /m³ menjadi Rp 6.500/m³ pemakaian 10 m3 pertama.

Fahmi mengungkapkan, kenaikkan tarif ini dilakukan untuk beberapa alasan utama, antara lain, peningkatan biaya operasional. “Biaya operasional yang terus meningkat, termasuk biaya listrik, bahan kimia untuk pemurnian air, dan pemeliharaan infrastruktur, memerlukan penyesuaian tarif agar pelayanan tetap optimal,” terangnya. 

Selain biaya operasional, imbuhnya, investasi Infrastruktur. “Investasi dalam infrastruktur baru, pengembangan jaringan perpipaan dan peremajaan instalasi pengolahan air untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada pelanggan,” katanya. 

Berikutnya, pengembangan Sumber Daya Air.  “Pengembangan dan perlindungan sumber daya air untuk memastikan keberlanjutan pasokan air bersih di masa depan,” katanya menjlentrehkan. Dan, terakhir adalah Kebijakan Sosial.

Perumda Giri Tirta, ujar Fahmi, juga akan tetap berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada pelanggan dari golongan tidak mampu. “Kami akan menyediakan skema subsidi khusus dan bantuan bagi pelanggan yang kurang mampu untuk memastikan mereka tetap mendapatkan akses terhadap air bersih tanpa beban yang berlebihan,” tegas Fahmi. 

Dengan sejumlah pertimbangan itu, ia berharapkan pengertian dan dukungan dari seluruh pelanggan dalam menjalankan penyesuaian tarif ini. Kami percaya bahwa dengan kerjasama dan pengertian bersama, kita dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan. (yad)

Perumda Giri Tirta Naikkan Tarif Air, Dirum Ahmad Rusdilfahmi : Pelanggan Rumah Tangga Harga Tetap Selengkapnya

Pemkab Pasang Rambu Larangan Kendaraan Berat, Bupati Gresik Koordinasi Penyedia Layanan Peta Online

GRESIK,1minute.id – Ruas Jalan Prambangan, Kebomas-Betiring, Cerme telah selesai dibangun dan diserahkan kepada pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik.

Jalan alternatif yang bisa mempercepat laju ekonomi itu dikhususkan untuk kelas jalan kabupaten. Sehingga, ruas jalan tersebut harus steril dari kendaraan berat. Rambu larangan kendaraan berat telah di pasang di ruas Jalan Raya Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Selasa, 4 Juni 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani tampak hadir saat pemasangan rambu larangan tersebut. Sebelumnya, rambu yang sama telah dipasang di ruas Jalan Prambangan, Kecamatan Kebomas.

Pemasangan rambu jalan ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur lalu lintas yang bertujuan untuk meminimalisir kecelakaan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, dan menjaga keawetan jalan.

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa adanya fasilitas infrastruktur bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya tentunya diperlukan tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya, salah satunya terkait kelas jalan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya rambu-rambu ini, kami berharap masyarakat lebih tertib dan waspada saat berkendara. Untuk ruas jalan ini (Betiring-Prambangan), tidak boleh dilewati kendaraan berat terutama kendaraan beroda 10,” ujarnya.

Pemasangan rambu di titik Betiring hari ini merupakan kelanjutan dari pemasangan rambu yang sama di titik Prambangan, pada Sabtu lalu, 1 Juni 2024. 

Selain pemasangan rambu jalan, Gus Yani juga akan melakukan koordinasi dengan penyedia layanan peta online. Hal ini karena ditengah perkembangan teknologi informasi, penggunaan layanan peta online biasa digunakan pengguna jalan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan penyedia layanan peta online. Karena kita tahu, saat ini penggunaan peta online sudah lazim digunakan pengguna jalan. Dalam peta biasanya akan ditunjukkan rute tercepat, nah disini kita akan melakukan koordinasi agar pihak penyedia layanan peta untuk menampilkan notifikasi bahwa jalur Betiring-Prambangan ini tidak boleh dilewati kendaraan berat,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Larangan kendaraan berat atau roda 10 mendapatkan apresiasi dari masyarakat pengguna jalan tersebut. Sebab, saat masa pemeliharaan selama 6 bulan, mulai Desember 2023 sampai Mei 2024, ruas jalan tersebut kerap mengalami kerusakan karena ditengarai kerap dilintasi kendaraan berat. 

Sebab, keberadaan jalan alternatif, Betiring-Prambangan ini selain mulus, memperpendek perjalanan menuju ke Surabaya atau sebaliknya. 

“Adanya ruas jalan ini sangat membantu akses mobilitas masyarakat. Karenanya, pemasangan rambu ini adalah langkah positif untuk keselamatan kita semua. Semoga pengguna jalan bisa lebih disiplin dan peduli terhadap rambu yang telah dipasang,” ujar salah satu warga sekitar.

Dengan adanya pemasangan rambu jalan ini, Kabupaten Gresik diharapkan menjadi daerah yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. (yad)

Pemkab Pasang Rambu Larangan Kendaraan Berat, Bupati Gresik Koordinasi Penyedia Layanan Peta Online Selengkapnya

BPJS Kesehatan Boyongan ke Gedung Baru, Ghufron Mukti : Dukung Kolaborasi Program UHC Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan boyongan ke gedung baru. Gedung baru yang megah berada di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo atau dekat exit Tol Kebomas.

Failitas yang disediakan dalam gedung baru tersebut yaitu informasi alur pelayanan, tersedianya lima loket, petunjuk pengisian formulir, dan ada tempat duduk prioritas. Selain tidak membuat antrean yang menumpuk, bangunan ini sudah didesain untuk ramah anak dan lansia. 

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam melakukan adaptasi serta inovasi digitalisasi.

“Aplikasi Mobile JKN merupakan sebuah inovasi transformasi digital yang membuat masyarakat luas dapat memantau secara langsung terkait keaktifan, informasi lokasi fasilitas kesehatan, pendaftaran pelayanan, dan masih banyak lagi. Ini sudah transparan, sehingga masyarakat dapat memantau langsung,” ungkapnya saat peresmian gedung BPJS Gresik pada Senin, 3 Juni 2024.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam sambutannya mengungkapkan, penerapan UHC di Gresik sudah stabil. Dijelaskan, UHC merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik yang bertujuan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan. Program ini didesain untuk memiliki aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“UHC di Gresik telah diresmikan pada 2022, kami terus melakukan inovasi dan evaluasi. Sosialisasi terus berjalan, hingga 2024 ini program UHC sudah matang dan stabil 100%. Tinggal bagaimana evaluasi data, apakah ada data yang pindah, supaya tidak ada data ganda,” kata Gus Yani.

Dikatakan, Pemkab Gresik tidak hanya memperluas UHC saja tetapi juga menambah fasilitas kesehatan di Gresik Selatan. Sehingga masyarakat dapat mengakses fasilitas tersebut dengan mudah.

“Kami menyambut baik, mengucapkan selamat dan sukses untuk BPJS Kesehatan. Mudah-mudahan terus dapat meningkatkan dan melakukan inovasi-inovasi digital sehingga pelayanan menjadi cepat,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyatakan, gedung baru ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN. 

“Berdirinya Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gresik ini merupakan wujud komitmen kami dalam memperluas layanan peserta. Dengan fasilitas yang memadai, BPJS Kesehatan diharapkan mampu memenuhi harapan masyarakat. Terutama layanan publik yang mudah, nyaman, cepat dan prima,” ungkap Ghufron.

Ghufron melanjutkan BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi mendukung program Universal Health Coverage atau UHC di Kabupaten Gresik. (yad)

BPJS Kesehatan Boyongan ke Gedung Baru, Ghufron Mukti : Dukung Kolaborasi Program UHC Pemkab Gresik  Selengkapnya

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 calon jemaah  haji atau CJH asal Bawean berangkat ke tanah suci, Makkah. Mereka dilepas oleh  Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman di halaman Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 29 Mei 2024.

Pelepasan CJH di Pulau Bawean ini kali pertama. Tahun-tahun sebelumnya,  CJH asal Pulau Bawean harus bergabung ke Gresik daratan sebelumnya berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. 

Bencana gempa yang terjadi di Pulau Bawean pada Maret 2024 lalu, membuat calon jemaah haji asal Pulau Bawean bisa langsung menuju asrama haji. Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman yang melepas puluhan jemaah itu. Washil berada di Pulau Bawean sejak Senin, 27 Mei 2024 dalam rangkaian kunjungan kerja memantau perkembangan penanganan korban bencana di pulau terluar di Kabupaten Gresik itu.

Ratusan warga CJH tumplek-blek ke tempat pemberangkatan di halaman kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sekda Gresik Achmad Washil, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci. Harapannya, mudah-mudahan diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di tanah suci.

“Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan serta kekuatan. sehingga bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji dan kembali lagi dengan selamat dan menyandang gelar Haji yang mabrur dan mabrurah,” tuturnya.

Di Makkah, jemaah asal Gresik akan berkumpul di Mifalah. Saat ini, suhu udara di Makkah berkisar antara 30 sampai 40 derajat celsius. 

“Jaga pola makan, kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Kemudian menjaga seluruh barang dan tetap menjaga kekompakan antar jamaah sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara, koordinator KBIHU Babussalam Cabang Bawean Zubaidi dalam laporannya mengatakan, ada sebanyak 22 calon jemaah haji asal Bawean. Rinciannya, 6 orang dari Kecamatan Tambak dan 16 dari Kecamatan Sangkapura.

“Yang sudah mendahului berangkat ke daratan kemarin 7 orang. Yang berangkat pada hari ini dari KBIHU Babussalam cabang Bawean 15 orang,” katanya. (yad)

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur Selengkapnya

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati memberikan bantuan sosial dan meninjau kondisi rumah yang hancur dan hunian sementara atau huntara korban bencana alam gempa bumi di Bawean pada Selasa, 28 Mei 2024.

Mia Amiati  bersama rombongan tampak berkeliling melihat kondisi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa dan trauma healing oleh Dinas Sosial, dan pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kajati Jatim Mia Amiati menyampaikan, pihaknya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tentunya ikut merasakan prihatin yang mendalam atas kejadian bencana gempa bumi yang terjadi. Sehingga mengakibatkan beberapa kerusakan yang menimpa warga Bawean antara lain : kerusakan rumah/tempat tinggal warga mulai dari yang rusak berat, sedang dan ringan, kerusakan infrastruktur/jalan dan fasilitas umum/sekolah.

“Pemberian bantuan untuk masyarakat korban bencana gempa bumi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persaja Ke-73 Tahun 2024,” ujarnya.

Dikatakan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa hadir dalam menjaga marwah institusi Kejaksaan RI akan penegakan hukum. Di mata hukum masyarakat sama untuk mendapatkan hak akan keadilan.

“Maka sebagai bagian dari pemerintah, Persaja Jatim juga mengumpulkan tali asih untuk korban gempa Bawean senilai Rp154.300.000. Sedangkan dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur senilai 136.600.000 untuk pembangunan Huntara,” ungkapnya.

Kajati Jatim Mia Amiati juga memuji akan keindahan alam pulau Bawean. Menurut dirinya sejak dalam perjalanan menggunakan pesawat melihat dari atas sejauh mata memandang keindahan alam Bawean sangat menakjubkan.

“Bawean sangat luar biasa, meskipun ini kunjungan pertama kalinya. Ini harus di promosikan agar wisatawan beramai ramai berkunjung ke Bawean,” harapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik sangat luar biasa, bagaimana cara mengedukasi warganya pasca bencana gempa bumi. “Mudah-mudahan bantuan ini menjadi dukungan moril agar Bawean segera pulih,” tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja atas kepedulian dan empati musibah gempa bumi di Bawean.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.

Dikatakan, sampai saat ini tercacat 600 lebih gempa yang dirasakan masyarakat Bawean. Masyarakat Bawean harus kuat, jangan sampai anak anak kita masih trauma dengan gempa dan berpengaruh kepada sekolahnya. 

“Maka trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana ini terus kami berikan kepada guru dan anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut bupati, pertanian di Bawean harus tetap produktif. Maka bantuan pompa yang diberikan melalui dinas pertanian harus benar benar dimanfaatkan, agar hasil pertanian dapat menopang ekonomi keluarga.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Dan juga semoga Allah senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan. Serta memberikan perindungan  bagi kita semua,” pungkasnya.

Selain bupati, dalam kunjungannya ke Bawean Kajati Jatim beserta rombongan juga di dampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik Sukardi, Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean. (yad)

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean Selengkapnya

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, potensi Kabupaten Gresik sebagai kawasan industri didukung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate atau 

JIIPE tidak menutup kemungkinan sebagai jalur keluar masuknya perdagangan melalui transportasi laut. Ini merupakan karunia ditengah gempa yang melanda Bawean. Terima kasih kepada Poltekpel Surabaya yang sudah menginisiasi kegiatan ini. 

“Sesuai RPJP Kabupaten Gresik 20 tahun kedepan adalah Gresik emas mendunia dari Asia timur yang masuk Indonesia melalui JIIPE. Mari jadi tuan rumah di negeri sendiri jangan menjadi penonton di negeri sendiri,” harap Washil ketika membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat di Pulau Bawean pada Senin, 27 Mei 2024.

Diklat di Aula Pondok Pesantren Hasan Jufri Sangkapura ini kerjasama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau KUPP kelas III Bawean, Kabupaten Gresik bersama Politeknik Pelayaran atau Poltekpel Surabaya dan Dinas Perhubungan Gresik.

Sekda Washil mengapresiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digelar KUPP Bawean ini. Ia menyakini kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Selain itu juga dapat menjadi media komunikasi yang efektif antara Ditjen Perhubungan Laut, Pemkab Gresik, dan masyarakat Bawean.

“Kegiatan ini sebagai salah satu pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan SDM pada transportasi laut. Sehingga dapat menambah kompetensi dan pengetahuan yang berguna, pada saat bekerja di kapal untuk dapat meningkatkan keselamatan pelayaran menuju terwujudnya zero accident,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini menjadi- Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik itu.

Di tempat sama, Wakil Direktur I Poltekpel Surabaya Renta Novaliana mengatakan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang dilakukan oleh Poltekpel Surabaya merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan keahlian masyarakat. 

Sehingga dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi di bidang kelautan khususnya awak kapal dengan memberikan pendidikan dan pelatihan secara gratis kepada masyarakat luas.

Materi yang diberikan dalam Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Semua bidang transportasi laut.

BST bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan di kapal, sementara AFF difokuskan pada penanganan kebakaran yang lebih lanjut dan teknik pencegahan. Selain itu, SAT membekali peserta dengan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi keamanan di atas kapal.

Ia menambahkan, DPM ini merupakan instruksi Presiden no 9 tahun 2016. Menurut dirinya antusias peserta di Bawean sangat luar biasa. Dampak postif lainnya yaitu, warga Bawean yang bekerja di kapal baik dalam negeri maupun luar negeri mudah menyesuaikan diri. “Salah satu kelebihan warga Bawean yang bekerja di kapal banyak yang mampu menguasai bahasa asing,” tandasnya.

Sementara, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Bawean Zainal Abdul Rahman menambahkan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan mulai 27 Mei hingga 6 Juni 2024. Kegiatan ini sebelumnya diikuti sebanyak 441 peserta melalui seleksi dan lulus sebanyak 334 peserta.

Dengan adanya Diklat ini akan mendapatkan sertifikat dan skill sehingga bisa mengikuti rekan-rekan sebelumnya.  “Saya berharap kesempatan ini dapat digunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan SDM di bidang transportasi laut untuk warga Bawean,” singkatnya. (yad)

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut Selengkapnya