SPBE Gresik Masuk 6 Terbaik Nasional di Ajang SPBE Summit 2024

GRESIK,1minute.id –  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik mendapatkan poin tertinggi secara nasional. Raihan nilai tertinggi untuk kategori indeks SPBE tingkat Pemkab mendapatkan ganjaran penghargaan dari pemerintah pusat.

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam acara SPBE Summit 2024, dan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia di Istana Negara pada Senin, 27 Mei 2024.

Semua pucuk pimpinan di Kabupaten/Kota dan Gubernur hadir dalam acara yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo itu.

Untuk diketahui, SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. 

Pada penyelenggaraan acara SPBE Summit 2024 ini, juga diberikan penganugerahan Digital Government Award (Anugerah Pemerintahan Digital), untuk mengapresiasi kinerja dan prestasi bagi instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani berhasil meraih Penghargaan Kategori Indeks SPBE tertinggi tingkat pemerintah kabupaten dengan skor 4,28 poin. Skor tertinggi 5,00.

Dengan diraihnya penghargaan ini, menunjukkan komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyatakan bahwa capaian ini merupakan wujud dedikasi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan SPBE. Capaian Kabupaten Gresik, dengan nilai indeks SPBE 4,28 berada di peringkat 6 tingkat nasional untuk pemerintah kabupaten.

“Ini juga bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Gresik bahwasanya SPBE di Kabupaten Gresik harus meningkat. Dan saat ini, alhamdulillah kita buktikan dengan didapatkannya penghargaan hari ini,” terang Gus Yani di Jakarta pada Senin, 27 Mei 2024.

Fandi Akhmad Yani hadir di acara tersebut didatangi  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Bidang Pengembangan e-Goverment pada Diskominfo Gresik Fahri Adi Yamin. 

Lebih lanjut, mantan Ketua DPRD Gresik itu menegaskan akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo terkait pengintegrasian aplikasi di lingkungan pemerintah daerah. 

Artinya, kedepan setiap aplikasi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik harus terintegrasi satu sama lain.

“Pesan pak presiden agar mendukung pelayanan publik yang mudah, ringkas dan tidak njlimet dengan banyaknya aplikasi. Sebetulnya di Kabupaten sudah kita siapkan yang namanya Intelligence Operation Platform (IOP), yang tugasnya mengintegrasikan aplikasi di masing-masing OPD di Kabupaten Gresik. Insya Allah kita siap mendukung arahan pak presiden,” tegasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Gresik Ninik Asrukin mengatakan bahwa capaian yang diraih Kabupaten Gresik dalam Digital Goverment Award ini merupakan capaian tertinggi khususnya pada tata kelola implementasi SPBE.

“Alhamdulillah atas capaian yang kita terima dalam SPBE Summit 2024. Capaian ini tentunya menjadi pendorong dalam penguatan sinergitas bagi kami di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait implementasi SPBE,” ujarnya.

Pelaksanaan SPBE di Kabupaten Gresik sudah menjadi perhatian serius. Hal ini ditunjang dengan adanya Peraturan Bupati Kabupaten Gresik nomor 28 tahun 2023 terkait penyelenggaraan SPBE, serta SK Bupati Nomor 043/305/437.12/2023 tentang Arsitektur SPBE Pemkab Gresik Tahun 2023 – 2026. (yad)

SPBE Gresik Masuk 6 Terbaik Nasional di Ajang SPBE Summit 2024 Selengkapnya

Kepala OPD Teken Pakta Integritas, KPK Sebut MCP Pemkab Gresik Nyaris Sempurna 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melaksanakan penandatanganan pakta integritas bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Monev MCP (Monitoring Centre for Prevention) ini bertujuan untuk meningkatkan integritas dan memperkuat komitmen dalam pencegahan korupsi. 

Acara yang digelar Inspektorat Gresik ini berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 22 Mei 2024.  Penandatangan pakta integritas dilakukan semua pejabat mulai eselon 3 sampai 2. Mulai jabatan setingkat Kepala Bagian sampai Sekretaris Daerah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir ikut meneken pakta integritas. Hadir dalam acara ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam sambutannya menjelaskan, untuk optimalisasi tata kelola pemerintahan yang baik dibutuhkan bimbingan dan sinergi yang kuat antara KPK dan Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Dengan pendampingan ini, kami berharap eksekutif bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” tutur Gus Yani. Di tempat yang sama juga dilaksanakan Monev MCP  oleh Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK. 

Kepala Satgas Wilayah II Direktorat III Koordinasi dan Supervisi KPK Wahyudi mengatakan, pihaknya mengapresiasi indikator capaian pencegahan dan pemberantasan korupsi atau MCP di Kabupaten Gresik. Indikator itu berada diatas rata-rata nasional dan Jawa Timur.

“Kami  mengapresiasi capaian nilai skor MCP di tahun 2023 sebesar 93% dan 2022 di 94%. Memang ada penurunan namun besar harapan kami agar penurunannya tidak signifikan di berbagai indikator, ” ujar Wahyudi. 

Dijelaskan, MCP ini bertujuan untuk memotret tata kelola pemerintahan. Kabupaten Gresik memiliki skor yang tinggi di MCP. Maka bisa diartikan bahwa tata kelola pemerintahan Kabupaten Gresik mendekati sempurna. (yad)

Kepala OPD Teken Pakta Integritas, KPK Sebut MCP Pemkab Gresik Nyaris Sempurna  Selengkapnya

2024 : 2.077 Orang Asal Gresik Berangkat Haji, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Jaga Kesehatan, Keselamatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id -Sebanyak2.077calon jemaah calon haji atau CJH asal Kabupaten Gresik berangkat ke tanah suci mereka. Ribuan CJH itu tergabung dalam delapa  kelompok terbang atau kloter. Yakni, kloter 10 , 44, 

70, 80, dan 81. Berikutnya,  kloter 82, 95, dan 102. Tadi pagi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani melepas sebanyak 169 CJH di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Acara pelepasan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Yani. Dalam sambutannya, Bupati Yani mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan kepada para jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Saya berharap para jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyuk dan lancar, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Gus Yani pada Rabu, 22 Mei 2024.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh CJH untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama di tanah suci. Hal ini tidak lepas dari data dari Kemenag terkait usia CJH mayoritas berusia diatas 50 tahun.

“Saya berharap nanti di tanah suci, semua saling bantu membantu karena sejatinya panjengenan semua adalah saudara. Apalagi mayoritas yang berangkat haji pada tahun ini sudah berusia lanjut,” tambahnya.

CJH akan berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci esok hari. Mereka akan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 40 hari untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima.

Dengan penuh haru, keluarga dan kerabat mengiringi keberangkatan para jamaah dengan doa dan harapan agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi semua

Data yang dihimpun dari Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Gresik, tahun ini jumlah CJH asal Kabupaten Gresik berjumlah 2.077 orang. Rinciannya, 2.105 CJH lunas, 106 mutasi masuk, 151 jamaah mutasi keluar serta 14 petugas kesehatan, dan 3 orang pembimbing jemaah haji.

Sedangkan, dari segi usia 18-20 tahun sebanyak 16 orang ; 21-30 tahun (74 orang) ; usia 31-40 tahun (174 orang) dan usia 41-50 tahun (504 orang). Kemudian, usia 51-64 tahun (932 orang) ; dan usia 65-91 tahun sebanyak (353 orang). (yad)

2024 : 2.077 Orang Asal Gresik Berangkat Haji, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Jaga Kesehatan, Keselamatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur Selengkapnya

Cegah dan Tangkal Narkoba Di Lingkungan Sekolah, Bupati Gresik: Wajib Jauhi Narkoba, Tidak Ada Negosiasi

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar setingkat sekolah menengah atas atau SMA sederajat berkumpul di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Selasa, 21 Mei 2024.

Mereka berasal dari sepuluh kota/kabupaten di Jawa Timur. Mereka datang ke kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk menghindari Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalagunaan Narkoba Di Lingkungan Sekolah dan Pesantren. Acara itu diselenggarakan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Jatim di bawah komando Kombes Pol Robert Da Costa itu.

Kegiatan itu bertujuan untuk mengajak pelajar dan masyarakat agar hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani wanti-wanti meminta kepada generasi (gen) Z untuk menjauhi narkoba agar tidak salah jalan.

“Jauhi narkoba itu wajib tidak ada negosiasi apa pun itu jenis narkobanya,” tegas Gus Yani. Orang nomor satu di Kota Santri ini  juga menginginkan supaya diadakan tes urine berkala di lingkungan sekolah. 

Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui apakah di sekeliling lingkungan sekolah terdapat penyalahgunaan narkoba, agar kemudian bisa diselematkan.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan program lawan narkoba. Baik pencegahan maupun penegakan hukum. Kapolres juga mendukung penuh melalui anggaran khusus sebagai wujud tanggung jawab dan kasih sayang bagi generasi emas muda Jawa Timur.

“Kegiatan ini semoga bisa menyelamatkan generasi muda kita generasi bangsa kita menuju generasi emas dengan generasi muda dan prestasi tanpa narkoba,” ujarnya. (yad)

Cegah dan Tangkal Narkoba Di Lingkungan Sekolah, Bupati Gresik: Wajib Jauhi Narkoba, Tidak Ada Negosiasi Selengkapnya

Bupati Gresik Harapkan Bunda Puspa Jadi Percontohan Nasional Pemberdayaan Perempuan 

GRESIK,1minute.id – Program Bunda Puspa memasuki tahun ke tiga. Selama tiga tahun itu Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha atau Bunda Puspa telah kelahiran emak-emak strong.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengharapkan Bunda Puspa menjadi salah satu strategi sekaligus program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah atau RPJPD Gresik dan Nawa Karsa, Gresik Seger dalam pemberdayaan perempuan. 

“Bunda Puspa ini saya harap menjadi trigger dan percontohan nasional. Kalau di Dinas Sosial ada PKH Inklusif, kalau KBPPPA ada Bunda Puspa. Program ini sangat luar biasa, gendernya ada dan lebih spesifik dalam pemberdayaan perempuan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  saat membuka Pembekalan Tim Pelaksana Bunda Puspa 2024 Kabupaten Gresik di Ruanv Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin. 20 Mei 2024.

Pembekalan diikuti 60 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program Bunda Puspa di Kabupaten Gresik.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan substansi dari Program Bunda Puspa adalah peningkatan kemampuan terhadap kelompok rentan dan lemah. Tujuannya, adalah menumbuhkan kekuatan bagi kelompok rentan tersebut. Dengan begitu, kelompok rentan tersebut bisa memiliki kebebasan dari dari hal-hal yang merugikan.

“Kita ciptakan ibu-ibu atau emak-emak strong. Ini agar mereka memiliki kebebasan, dalam artian bebas dari kelaparan, kebodohan, ketidakberdayaan, dan kesenjangan. Maka jangan sampai Bunda Puspa ini dilewatkan begitu saja oleh Dinas KBPPPA,” katanya.

Seperti program lain, program Bunda Puspa  harus bisa terus di monitor tanpa ada feedback tentang bagaimana hasil dari Program Bunda Puspa tersebut. 

Program Bunda Puspa sudah berjalan tiga tahun. Tiap tahunnya, lokus atau daerah sasaran untuk desa maupun kecamatannya berbeda. Tahun ini, lokusnyq ada delapan desa di delapan kecamatan atau satu kecamatan, satu desa. 

Delapan desa lokus tahun itu yakni Desa Campurejo, Kecamatan Panceng , Desa Wadeng (Sidayu),  Desa Bungah (Bungah, dan Desa Duduksampeyan (Duduksampeyan). Berikutnya, Desa Dadapkuning,Kecamatan Cerme, Desa Randupadangan (Menganti), Desa Pongangan (Manyar) dan Kelurahan Karangturi (Gresik).

Khosiah, salsh satu peserta mengatakan, program Bunda Puspa saat ini sudah banyak mencetak alumni-alumni yang luar biasa. Akan tetapi, lanjut ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional atau Pattiro Gresik masih memerlukan kepastian sistem dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD untuk bisa memberdayakan alumni tersebut. (yad)

Bupati Gresik Harapkan Bunda Puspa Jadi Percontohan Nasional Pemberdayaan Perempuan  Selengkapnya

Disertasi Teliti Pengembangan Model Pembelajaran Amlaba, Baca Alquran Bagi Tuna Rungu, Wabup Gresik Aminatun Habibah Raih Cumlaude  

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min meraih gelar doktor Program Studi  atau Prodi Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya alias  Unesa. Bu Min lulus dengan IPK 3.97 atau  dengan predikat sangat memuaskan.

Desertasinya berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Amlaba Dalam Meningkatkan Kemandirian Dan Hasil Belajar Membaca Alquran Bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu”. 

Bu Min melakukan penelitian di UPT Resource Center Gresik. Lokasi ini diambil lantaran UPT Resource Center atau RC Gresik merupakan salah satu tempat pendidikan alquran atau TPA yang mengajarkan membaca Alquran pada penyandang tuna rungu di Kabupaten Gresik. RC dalam naungan Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik.  

“Melalui penelitian ini, kita ingin agar anak-anak kita yang berkebutuhan khusus bisa membaca Alquran dengan baik dan lancar dengan menggunakan metode Amlaba,” kata Wabup Aminatun Habibah. 

“Dengan metode ini, anak-anak kita bisa dengan mandiri belajar Alquran dan tujuan akhirnya adalah meningkatnya hasil pembelajaran Alquran bagi anak-anak. Ini penting karena pada dasarnya belajar adalah hak bagi semua orang,” imbuh Bu Min yang berlatak Pendidik itu.

Penelitian yang dimulai sejak Februari 2022 ini menghasilkan pengembangan model pembelajaran metode Amlaba yang berguna meningkatkan kemandirian membaca Alquran bagi penyandang tuna rungu.

“Hasil final dalam pengembangan model Amlaba dalam pembelajaran membaca Alquran anak tuna rungu yaitu dengan kategori ‘sangat efektif’ baik dari kualitas isi dan tujuan pembelajaran, kualitas instruksional, dan kualitas teknik model pembelajarannya. Mudah-mudahan ini bisa membantu para orang tua dan guru,” terangnya.

Keberhasilan Bu Min ini tentu saja mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Terlihat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Daerah atau Sekda  Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, bersama jajaran kepala OPD dan camat hadir untuk memberikan dukungan.

“Selamat dan sukses untuk ibu wakil bupati. Beliau menjadi keteladanan bagi kita semua, meskipun beliau wakil bupati tetapi beliau mampu menuntaskan pendidikan S3,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Harapannya, hasil penelitian bu wabup ini bisa ditindaklanjuti bersama perbub terkait baca tulis Alquran sehingga dalam penerapannya bisa membantu pembelajaran bagi anak-anak kita,” tambah Gus Yani. 

Lebih lanjut, ia juga mendorong jajarannya untuk mengikuti teladan Bu Min dalam mengupgrade ilmu. Ini lantaran dari persentase jumlah penduduk, persentase mereka yang meraih gelar pascasarjana atau S2 dan doktoral atau S3 jumlahnya sangat kecil. (yad)

Disertasi Teliti Pengembangan Model Pembelajaran Amlaba, Baca Alquran Bagi Tuna Rungu, Wabup Gresik Aminatun Habibah Raih Cumlaude   Selengkapnya

Jalankan Proyek HDDAP Kementan, Distan Gresik Fokus Komoditas Cabai dan Kunyit 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pertanian bersama Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) menggelar kick off pelaksanaan Horticulture Development in Dryland Areas Project  atau HDDAP. 

Kegiatan tersebut berupa pengelolaan kawasan hortikultura terpadu hulu hingga hilir di 10.000 hektare lahan kering dan petani hortikultura di 13 kabupaten di 7 Provinsi seluruh Indonesia pada Kamis, 16 Mei 2024.

Kabupaten Gresik, diantaranya yang mendapatkan program tersebut. HDDAP merupakan kegiatan pengembangan hortikultura untuk mengatasi kendala gangguan produksi dan produktivitas khususnya pada lahan kering yang bertujuan meningkatkan input, lahan, air dan konektivitas infrastruktur, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hortikultura.

Direktur Jenderal Hortikultura sekaligus Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan kehadiran HDDAP diproyeksikan mampu menjawab berbagai tantangan hortikultura nasional.

HDDAP di desain sedemikian rupa dengan pendekatan terpadu dan komprehensif  dari hulu ke hilir, mencakup areal lahan seluas 10 ribu hektare di 13 Kabupaten pada 7 provinsi meliputi Kabupaten Pakpak Bharat (Sumatera Utara), Dairi, Karo, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Enrekang, Gowa dan Ende. 

”Total luas lahan 10 ribu hektare ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan cabai, bawang merah, mangga, durian, manggis, jeruk, sayuran daun, tanaman obat dan aneka buah lainnya,” ujar Prihasto Setyanto 

“Penentuan lokasi di 13 Kabupaten dari total 514 Kabupaten di Indonesia disebut telah melalui serangkaian proses perencanaan panjang melalui Feasibility Study (FS) serta SID,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito  Putro mengatakan bahwa kegiatan HDDAP di Kabupaten Gresik nantinya akan difokuskan pada komoditas cabai dan kunyit.

“Dalam kegiatan HDDAP ini, Kabupaten Gresik akan memfokuskan pada komoditas cabai dan kunyit seperti di Gresik Selatan yaitu Driyorejo dan Wringinanom”, pungkasnya.

Pria yang akrab disapa Eko itu juga berharap sinergitas dan kolaborasi semua pihak di bawah  HDDAP menjadi gerbang terbuka dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena penanganan yang holistik dari hulu sampai hilir. (yad)

Jalankan Proyek HDDAP Kementan, Distan Gresik Fokus Komoditas Cabai dan Kunyit  Selengkapnya

Jalan Cerme-Kebomas Rusak, DPRD Gresik Desak DPUTR Gresik Tolak Penyerahan Pekerjaan 

GRESIK,1minute.id – Komisi III DPRD Gresik mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik untuk menolak penyerahan pekerjaan proyek jalan alternatif penghubung Kebomas-Cerme di Jalan Banjarsari.

Sebab, kondisi jalan penghubung itu rusak. Komisi yang membidangi pembangunan itu meminta perbaikan menyeluruh, mulai tembok penahan tanah atau TPT dan peningkatan jalan. 

Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, bahwa proses perbaikan harus dilakukan secara total dan menyeluruh.

“Bisa kami lihat kerusakannya sangat parah, sehingga tidak akan efektif jika hanya ditambal saja, karena pasti akan kembali rusak. Harus menyeluruh diperbaikinya,” ujar Abdullah Hamdi kepada wartawan pada Kamis, 16 Mei 2024.

Kondisi jalan terlihat ambles. Bahkan, banyak terdapat cekungan dengan kedalaman bervariasi muulai dari 10-20 centimeter.

“Padahal sebelum dibangun sudah ada TPT-nya. Namun, TPT tidak ikut ditingkatkan sehingga saat ambrol akan berdampak pada kerusakan jalan seperti sekarang ini,” imbuh Abdullah Hamdi.

LONGSOR : Tembok penahan tanah di ruas Jalan Cerme-Kebomas di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme yang ambrol dan belum ada perbaikan psda Jumat, 17 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara, anggota Komisi III DPRD Gresik Luthfi Dawam meminta DPUTR Gresik jangan menerima dulu penyerahan jalan tersebut. Dikarenakan masa pemeliharaan akan berakhir pada Juni 2024 mendatang.

“Jangan diterima dulu penyerahan jalan tersebut. Harus ada solusi dulu terkait kerusakan yang terjadi,” katanya.

Rencananya, DPRD Gresik akan memanggil DPUTR Gresik, kontraktor, konsultan perencana dan konsultan pengawas untuk meminta solusi konkret sebelum masa pemeliharaan selesai.

“Rencananya pada Senin (20/5/2024) pekan depan kami jadwalkan pemanggilan,” tegas Luthfi Dawam. Dalam pengamatan 1minute.id kondisi jalan penghubung Cerme-Kebomas lewat Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik sepintas terlihat mulus. Akan tetapi, ketika melewati jalan itu, jalan bergelombang, tambal sulam membuat pengendara motor kurang nyaman. 

KAYU PENANDA : Alas penutup saluran air atau uditch di ruas Jalan Cerme-Kebomas di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang patah sehingga warga memberikan tanda sebuah kayu agar pengendara tidak terperosk pada Jumat, 17 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di sejumlah ruas jalan terdapat TPT yang ambrol juga belum ada perbaikan. Selain itu, banyak penutup saluran air atau uditch patah dan dipasang balok kayu penanda jalan berlubang. 

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik Edi Pancoro mengatakan, ruas jalan yang rusak masih dilakukan perbaikan oleh kontraktor. “Karena ruas jalan masih belum diserahkan. Masa perbaikan selama 6 bulan atau Juni nanti,” ujar Edi Pancoro ditemui di acara Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Rabu, 15 Mei 2024.

Ia mengatakan, kontraktor dinilai korporatif dan bertanggung jawab atas pekerjaan. “Perbaikan selesai minggu ini,” katanya. (yad)

Jalan Cerme-Kebomas Rusak, DPRD Gresik Desak DPUTR Gresik Tolak Penyerahan Pekerjaan  Selengkapnya

Tidak Bisa Melaut, Bupati Gresik Gelontorkan Ratusan Paket Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelontorkan ratusan paket sembako untuk nelayan di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Bantuan diberikan untuk meringankan beban nelayan yang kesulitan melaut dikarenakan musim angin barat.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani di Pendapa Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 16 Mei 2024.

Bantuan sebagai bentuk bakti peduli nelayan berdaulat, sesuai yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yakni Gresik Agropolitan. Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN.

Dikatakan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan, artinya ada masa jeda dimana saat musim angin barat maka tidak bisa melaut. Maka program bhakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.

“Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi,” imbuh Gus Yani. 

Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan. Menurut dirinya pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” kata Johar yang juga Staf Ahli Bupati Gresik bidang Sarana dan Prasarana itu.

Sementara, Ali Santoso, 43, nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Tidak Bisa Melaut, Bupati Gresik Gelontorkan Ratusan Paket Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Dan Lanal Batuporon Kunjungi KSOP Gresik Perkuat Kolaborasi dan Sinergi, Menjamin Keamananan, Keselamatan Pelayaran

GRESIK,1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik kedatangan tamu istimewa pada Rabu, 15 Mei 2024. Tamu istimewa itu adalah Komandan Pangkalan TNI AL Batuporon atau Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch Anton Maualana.

Kunjungan kerja Dan Lanal Batuporon itu disambut langsung oleh Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian beserta pejabat struktural lainnya. Pada kesempatan itu, Hotman Siagian menyampaikan tentang Tugas Pokok dan Fungsi KSOP dalam menjamin keamananan dan keselamatan pelayaran di wilayah kerja, perairan Gresik. 

Hotman menerangkan, selama ini untuk pelaksanaan tugas, sinergitas dan kolaborasi dengan TNI, Polri, Instansi terkait optimis telah berjalan dengan baik.

“Kunjungan Danlanal Batuporon, akan semakin mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan sinergitas untuk pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan prima,” harapnya. 

Sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder itu, Hotman mengibaratkan sebuah pepatah “Sebatang lidi akan mudah dipatahkan, tetapi segenggam lidi akan sulit diruntuhkan”.

“Dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat, maka menjadikan kita memiliki potensi yang kuat untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan pelayaran,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Dan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch. Anton Maulana menyampaikan ucapan terimakasih atas penerimaan kunjungan kerja, sinergitas dan kolaborasi yang selama ini telah terwujud dan terjalin dengan erat serta sangat baik. 

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada jajaran KSOP Kelas II Gresik atas tugas bersama untuk mewujudkan keaman dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Gresik dan sekitarnya,” kata Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch Anton Maualana itu.

Anton berharap agar sinergitas yang telah berjalan selama ini, agar terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mewujudkan pelayanan prima. Hotman dan Anton sepakat dalam pelaksanaan tugas akan terus berkolaborasi dalam memberikan pelayanan prima kepada insan maritim di wilayah kerja pelabuhan Gresik. (yad)

Dan Lanal Batuporon Kunjungi KSOP Gresik Perkuat Kolaborasi dan Sinergi, Menjamin Keamananan, Keselamatan Pelayaran Selengkapnya