GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar setingkat sekolah menengah atas atau SMA sederajat berkumpul di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Selasa, 21 Mei 2024.
Mereka berasal dari sepuluh kota/kabupaten di Jawa Timur. Mereka datang ke kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk menghindari Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalagunaan Narkoba Di Lingkungan Sekolah dan Pesantren. Acara itu diselenggarakan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Jatim di bawah komando Kombes Pol Robert Da Costa itu.
Kegiatan itu bertujuan untuk mengajak pelajar dan masyarakat agar hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani wanti-wanti meminta kepada generasi (gen) Z untuk menjauhi narkoba agar tidak salah jalan.
“Jauhi narkoba itu wajib tidak ada negosiasi apa pun itu jenis narkobanya,” tegas Gus Yani. Orang nomor satu di Kota Santri ini juga menginginkan supaya diadakan tes urine berkala di lingkungan sekolah.
Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui apakah di sekeliling lingkungan sekolah terdapat penyalahgunaan narkoba, agar kemudian bisa diselematkan.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan program lawan narkoba. Baik pencegahan maupun penegakan hukum. Kapolres juga mendukung penuh melalui anggaran khusus sebagai wujud tanggung jawab dan kasih sayang bagi generasi emas muda Jawa Timur.
“Kegiatan ini semoga bisa menyelamatkan generasi muda kita generasi bangsa kita menuju generasi emas dengan generasi muda dan prestasi tanpa narkoba,” ujarnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Program Bunda Puspa memasuki tahun ke tiga. Selama tiga tahun itu Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha atau Bunda Puspa telah kelahiran emak-emak strong.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengharapkan Bunda Puspa menjadi salah satu strategi sekaligus program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah atau RPJPD Gresik dan Nawa Karsa, Gresik Seger dalam pemberdayaan perempuan.
“Bunda Puspa ini saya harap menjadi trigger dan percontohan nasional. Kalau di Dinas Sosial ada PKH Inklusif, kalau KBPPPA ada Bunda Puspa. Program ini sangat luar biasa, gendernya ada dan lebih spesifik dalam pemberdayaan perempuan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Pembekalan Tim Pelaksana Bunda Puspa 2024 Kabupaten Gresik di Ruanv Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin. 20 Mei 2024.
Pembekalan diikuti 60 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program Bunda Puspa di Kabupaten Gresik.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan substansi dari Program Bunda Puspa adalah peningkatan kemampuan terhadap kelompok rentan dan lemah. Tujuannya, adalah menumbuhkan kekuatan bagi kelompok rentan tersebut. Dengan begitu, kelompok rentan tersebut bisa memiliki kebebasan dari dari hal-hal yang merugikan.
“Kita ciptakan ibu-ibu atau emak-emak strong. Ini agar mereka memiliki kebebasan, dalam artian bebas dari kelaparan, kebodohan, ketidakberdayaan, dan kesenjangan. Maka jangan sampai Bunda Puspa ini dilewatkan begitu saja oleh Dinas KBPPPA,” katanya.
Seperti program lain, program Bunda Puspa harus bisa terus di monitor tanpa ada feedback tentang bagaimana hasil dari Program Bunda Puspa tersebut.
Program Bunda Puspa sudah berjalan tiga tahun. Tiap tahunnya, lokus atau daerah sasaran untuk desa maupun kecamatannya berbeda. Tahun ini, lokusnyq ada delapan desa di delapan kecamatan atau satu kecamatan, satu desa.
Delapan desa lokus tahun itu yakni Desa Campurejo, Kecamatan Panceng , Desa Wadeng (Sidayu), Desa Bungah (Bungah, dan Desa Duduksampeyan (Duduksampeyan). Berikutnya, Desa Dadapkuning,Kecamatan Cerme, Desa Randupadangan (Menganti), Desa Pongangan (Manyar) dan Kelurahan Karangturi (Gresik).
Khosiah, salsh satu peserta mengatakan, program Bunda Puspa saat ini sudah banyak mencetak alumni-alumni yang luar biasa. Akan tetapi, lanjut ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional atau Pattiro Gresik masih memerlukan kepastian sistem dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD untuk bisa memberdayakan alumni tersebut. (yad)
GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min meraih gelar doktor Program Studi atau Prodi Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya alias Unesa. Bu Min lulus dengan IPK 3.97 atau dengan predikat sangat memuaskan.
Desertasinya berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Amlaba Dalam Meningkatkan Kemandirian Dan Hasil Belajar Membaca Alquran Bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu”.
Bu Min melakukan penelitian di UPT Resource Center Gresik. Lokasi ini diambil lantaran UPT Resource Center atau RC Gresik merupakan salah satu tempat pendidikan alquran atau TPA yang mengajarkan membaca Alquran pada penyandang tuna rungu di Kabupaten Gresik. RC dalam naungan Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik.
“Melalui penelitian ini, kita ingin agar anak-anak kita yang berkebutuhan khusus bisa membaca Alquran dengan baik dan lancar dengan menggunakan metode Amlaba,” kata Wabup Aminatun Habibah.
“Dengan metode ini, anak-anak kita bisa dengan mandiri belajar Alquran dan tujuan akhirnya adalah meningkatnya hasil pembelajaran Alquran bagi anak-anak. Ini penting karena pada dasarnya belajar adalah hak bagi semua orang,” imbuh Bu Min yang berlatak Pendidik itu.
Penelitian yang dimulai sejak Februari 2022 ini menghasilkan pengembangan model pembelajaran metode Amlaba yang berguna meningkatkan kemandirian membaca Alquran bagi penyandang tuna rungu.
“Hasil final dalam pengembangan model Amlaba dalam pembelajaran membaca Alquran anak tuna rungu yaitu dengan kategori ‘sangat efektif’ baik dari kualitas isi dan tujuan pembelajaran, kualitas instruksional, dan kualitas teknik model pembelajarannya. Mudah-mudahan ini bisa membantu para orang tua dan guru,” terangnya.
Keberhasilan Bu Min ini tentu saja mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Terlihat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, bersama jajaran kepala OPD dan camat hadir untuk memberikan dukungan.
“Selamat dan sukses untuk ibu wakil bupati. Beliau menjadi keteladanan bagi kita semua, meskipun beliau wakil bupati tetapi beliau mampu menuntaskan pendidikan S3,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani.
“Harapannya, hasil penelitian bu wabup ini bisa ditindaklanjuti bersama perbub terkait baca tulis Alquran sehingga dalam penerapannya bisa membantu pembelajaran bagi anak-anak kita,” tambah Gus Yani.
Lebih lanjut, ia juga mendorong jajarannya untuk mengikuti teladan Bu Min dalam mengupgrade ilmu. Ini lantaran dari persentase jumlah penduduk, persentase mereka yang meraih gelar pascasarjana atau S2 dan doktoral atau S3 jumlahnya sangat kecil. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kementerian Pertanian bersama Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) menggelar kick off pelaksanaan Horticulture Development in Dryland Areas Project atau HDDAP.
Kegiatan tersebut berupa pengelolaan kawasan hortikultura terpadu hulu hingga hilir di 10.000 hektare lahan kering dan petani hortikultura di 13 kabupaten di 7 Provinsi seluruh Indonesia pada Kamis, 16 Mei 2024.
Kabupaten Gresik, diantaranya yang mendapatkan program tersebut. HDDAP merupakan kegiatan pengembangan hortikultura untuk mengatasi kendala gangguan produksi dan produktivitas khususnya pada lahan kering yang bertujuan meningkatkan input, lahan, air dan konektivitas infrastruktur, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hortikultura.
Direktur Jenderal Hortikultura sekaligus Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan kehadiran HDDAP diproyeksikan mampu menjawab berbagai tantangan hortikultura nasional.
HDDAP di desain sedemikian rupa dengan pendekatan terpadu dan komprehensif dari hulu ke hilir, mencakup areal lahan seluas 10 ribu hektare di 13 Kabupaten pada 7 provinsi meliputi Kabupaten Pakpak Bharat (Sumatera Utara), Dairi, Karo, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Enrekang, Gowa dan Ende.
”Total luas lahan 10 ribu hektare ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan cabai, bawang merah, mangga, durian, manggis, jeruk, sayuran daun, tanaman obat dan aneka buah lainnya,” ujar Prihasto Setyanto
“Penentuan lokasi di 13 Kabupaten dari total 514 Kabupaten di Indonesia disebut telah melalui serangkaian proses perencanaan panjang melalui Feasibility Study (FS) serta SID,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan bahwa kegiatan HDDAP di Kabupaten Gresik nantinya akan difokuskan pada komoditas cabai dan kunyit.
“Dalam kegiatan HDDAP ini, Kabupaten Gresik akan memfokuskan pada komoditas cabai dan kunyit seperti di Gresik Selatan yaitu Driyorejo dan Wringinanom”, pungkasnya.
Pria yang akrab disapa Eko itu juga berharap sinergitas dan kolaborasi semua pihak di bawah HDDAP menjadi gerbang terbuka dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena penanganan yang holistik dari hulu sampai hilir. (yad)
GRESIK,1minute.id – Komisi III DPRD Gresik mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik untuk menolak penyerahan pekerjaan proyek jalan alternatif penghubung Kebomas-Cerme di Jalan Banjarsari.
Sebab, kondisi jalan penghubung itu rusak. Komisi yang membidangi pembangunan itu meminta perbaikan menyeluruh, mulai tembok penahan tanah atau TPT dan peningkatan jalan.
Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, bahwa proses perbaikan harus dilakukan secara total dan menyeluruh.
“Bisa kami lihat kerusakannya sangat parah, sehingga tidak akan efektif jika hanya ditambal saja, karena pasti akan kembali rusak. Harus menyeluruh diperbaikinya,” ujar Abdullah Hamdi kepada wartawan pada Kamis, 16 Mei 2024.
Kondisi jalan terlihat ambles. Bahkan, banyak terdapat cekungan dengan kedalaman bervariasi muulai dari 10-20 centimeter.
“Padahal sebelum dibangun sudah ada TPT-nya. Namun, TPT tidak ikut ditingkatkan sehingga saat ambrol akan berdampak pada kerusakan jalan seperti sekarang ini,” imbuh Abdullah Hamdi.
LONGSOR : Tembok penahan tanah di ruas Jalan Cerme-Kebomas di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme yang ambrol dan belum ada perbaikan psda Jumat, 17 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sementara, anggota Komisi III DPRD Gresik Luthfi Dawam meminta DPUTR Gresik jangan menerima dulu penyerahan jalan tersebut. Dikarenakan masa pemeliharaan akan berakhir pada Juni 2024 mendatang.
“Jangan diterima dulu penyerahan jalan tersebut. Harus ada solusi dulu terkait kerusakan yang terjadi,” katanya.
Rencananya, DPRD Gresik akan memanggil DPUTR Gresik, kontraktor, konsultan perencana dan konsultan pengawas untuk meminta solusi konkret sebelum masa pemeliharaan selesai.
“Rencananya pada Senin (20/5/2024) pekan depan kami jadwalkan pemanggilan,” tegas Luthfi Dawam. Dalam pengamatan 1minute.id kondisi jalan penghubung Cerme-Kebomas lewat Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik sepintas terlihat mulus. Akan tetapi, ketika melewati jalan itu, jalan bergelombang, tambal sulam membuat pengendara motor kurang nyaman.
KAYU PENANDA : Alas penutup saluran air atau uditch di ruas Jalan Cerme-Kebomas di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang patah sehingga warga memberikan tanda sebuah kayu agar pengendara tidak terperosk pada Jumat, 17 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Di sejumlah ruas jalan terdapat TPT yang ambrol juga belum ada perbaikan. Selain itu, banyak penutup saluran air atau uditch patah dan dipasang balok kayu penanda jalan berlubang.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik Edi Pancoro mengatakan, ruas jalan yang rusak masih dilakukan perbaikan oleh kontraktor. “Karena ruas jalan masih belum diserahkan. Masa perbaikan selama 6 bulan atau Juni nanti,” ujar Edi Pancoro ditemui di acara Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Rabu, 15 Mei 2024.
Ia mengatakan, kontraktor dinilai korporatif dan bertanggung jawab atas pekerjaan. “Perbaikan selesai minggu ini,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelontorkan ratusan paket sembako untuk nelayan di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Bantuan diberikan untuk meringankan beban nelayan yang kesulitan melaut dikarenakan musim angin barat.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani di Pendapa Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 16 Mei 2024.
Bantuan sebagai bentuk bakti peduli nelayan berdaulat, sesuai yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yakni Gresik Agropolitan. Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.
Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN.
Dikatakan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan, artinya ada masa jeda dimana saat musim angin barat maka tidak bisa melaut. Maka program bhakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.
“Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi,” imbuh Gus Yani.
Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan. Menurut dirinya pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” kata Johar yang juga Staf Ahli Bupati Gresik bidang Sarana dan Prasarana itu.
Sementara, Ali Santoso, 43, nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik kedatangan tamu istimewa pada Rabu, 15 Mei 2024. Tamu istimewa itu adalah Komandan Pangkalan TNI AL Batuporon atau Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch Anton Maualana.
Kunjungan kerja Dan Lanal Batuporon itu disambut langsung oleh Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian beserta pejabat struktural lainnya. Pada kesempatan itu, Hotman Siagian menyampaikan tentang Tugas Pokok dan Fungsi KSOP dalam menjamin keamananan dan keselamatan pelayaran di wilayah kerja, perairan Gresik.
Hotman menerangkan, selama ini untuk pelaksanaan tugas, sinergitas dan kolaborasi dengan TNI, Polri, Instansi terkait optimis telah berjalan dengan baik.
“Kunjungan Danlanal Batuporon, akan semakin mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan sinergitas untuk pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan prima,” harapnya.
Sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder itu, Hotman mengibaratkan sebuah pepatah “Sebatang lidi akan mudah dipatahkan, tetapi segenggam lidi akan sulit diruntuhkan”.
“Dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat, maka menjadikan kita memiliki potensi yang kuat untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan pelayaran,” katanya.
Pada kesempatan itu, Dan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch. Anton Maulana menyampaikan ucapan terimakasih atas penerimaan kunjungan kerja, sinergitas dan kolaborasi yang selama ini telah terwujud dan terjalin dengan erat serta sangat baik.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada jajaran KSOP Kelas II Gresik atas tugas bersama untuk mewujudkan keaman dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Gresik dan sekitarnya,” kata Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch Anton Maualana itu.
Anton berharap agar sinergitas yang telah berjalan selama ini, agar terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mewujudkan pelayanan prima. Hotman dan Anton sepakat dalam pelaksanaan tugas akan terus berkolaborasi dalam memberikan pelayanan prima kepada insan maritim di wilayah kerja pelabuhan Gresik. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ribuan industri beropeasi di Kabupaten Gresik. Namun, hanya segilitir perusahaan yang memberikan kesempatan bekerja kepada para penyandang disabilitas. Amanat Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan wajib menyediakan satu persen dari jumlah pekerja, khusus untuk disabilitas.
Pemerintah Kabupaten mulai menggagas pemberian Reward and punishment kepada perusahaan yang patut dan mokong tidak mematuhi Undang-undang.
“Pak sekda (Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Red) sepertinya harus memberikan stimulan bagi perusahaan yang sudah memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani aaat membuka Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 15 Mei 2024.
Job Fair 2024, ini terbesar di tahun ini. Sebanyak 43 perusahaan terlibat. Lapangan pekerjaan yang dibutuhkan sebanyak 3.748 orang. Kamis hari ini, 16 Mei 2024 adalah hari terakhir bursa tenaga kerja diselenggarakan oleh Pemkab Gresik melalui Disnaker Gresik ini. Job Fair dibuka pukul 08.00 WIB, dan tutup pukul 15.00 WIB.
Di acara job fair ini, Pemkab Gresik memberikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan dan kepala organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah merekrut penyandang disabilitas. Ada tiga OPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP Gresik.
Gus Yani melanjutkan, pihaknya tidak hanya mendorong perusahaan untuk mematuhi Undang-undang dengan melibatkan satu persen penyandang disabilitas. “Kami tidak hanya mendorong perusahaan. Kami di lingkungan OPD dan BUMD telah memberikan contoh untuk kesempatan pada anak-anak disabilitas,” ujarnya dengan nada serius.
Orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, warga disabilitas ini memiliki keistimewaan. Anak-anak yang memiliki keistimewaan. Tadi sudah disaksikan hiburan luar biasa. Mereka punya keterampilan, kompetensi “Disini Saya mengajak perusahaan swasta, BUMN, BUMD untuk melaksanakan 1 persen Undang-undang tersebut terkait pelayanan disabilitas,” katanya.
MEMUKAU : Penampilan anak-anak disabilitas ketika membawakan lagu Mother, How are You Today di pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Pada pembukaan Job fair 2024, sejumlah anak disabilitas tampil menyanyi diiringi musik angklung. Mereka ada tuna rungu dan tuna netra. Tapi, musik yang mereka mainan membuat ribuan pasang mata seperti terhipnotis. Mereka membawa dua lagu, diantaranya berjudul “Mother, How are You Today” yang diciptakan oleh Alice Mey itu.
Pemkab Gresik telah memberikan teladan dengan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui unit layanan daerah atau ULD. Sudah hampir 50 persen OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk anak disabilitas.
“Kalau perlu diberikan stimulan bagi perusahaan yang telah memberikan perhatian seperti itu (disabilitas). Yang belum, ya akan kita cari, kita dorong rasa kemanusiaan dan akan memberikan punishment. Kita ajak memberikan kesempatan bagi anak-anak disabilitas,” katanya. (yad)
GRESIK,,1minute.id – Investasi ke Kabupaten Gresik tren positif. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bergerak cepat dengan memberikan pelatihan kepada para pencari kerja. Pelatihan keahlian bersertifikat dilakukan ke sejumlah balai latihan kerja atau BLK di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelatihan bersertifikasi yang diadakan oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja Gresik untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi bagi anak yang baru lulus sekolah atau sarjana.
“Kita kolaborasi dan sinergi dengan sejumlah BKL dan jasa pelatihan keahlian di Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur,” katanya. Pelatihan keterampilan sumber daya manusia ini telah dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai tahun 2022. Pelatihan keahlian, menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. Padahal penggunaan dana dari DBHCHT itu tidak bisa leluasa.
“Saya ngaturnya sampai susah. Awalnya Rp 500 juta, sekarang saya dorong sampai Rp 2,5 miliar lebih,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainal Arifin usai pembukaan Job Fair Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 2024.
Job Fair 2024 digelar selama dua hari, 15-16 Mei 2024 diikuti 43 perusahaan dengan lowongan kerja sebanyak 3.748 orang. Hari pertama pembukaan sebanyak 4.789 Jobseekers yang datang ke lokasi Job Fair di WEP. Diperkirakan hari terakhir, Kamis besok, akan lebih banyak Jobseekers yang bakal memadati WEP berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. Job fair dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.
Gus Yani melanjutkan tahun ini berharap kepada DPRD Gresik untuk mengalokasikan anggaran peningkatan sumber daya manusia untuk pelatihan keahlian bersertifikat bisa dianggarkan melalui APBD Gresik.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menceritakan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Gresik 2023, ada 9 rekomendasi DPRD Gresik, khususnya nomor 8 yang ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja terkait strategi dan upaya apa untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Gresik
DPRD Gresik mendorong Disnaker menaikkan keterampilan atau kompetensi sumber daya manusia di Gresik. “Kami sebagai eksekutif sangat setuju dan terima kasih ada rekomendasi dan kritik yang sangat membangun itu,” katanya.
Tapi, lanjutnya, eksekutif telah melaksanakan peningkatan keterampilan atau kompetensi lebih dulu itu sebelum ada rekomendasi itu. Tetapi, kami melakukan hanya sebatas anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. “Dan ini sudah kita mulai sejak tahun 2022”
“Bila tahun ini, DPRD Gresik mengalokasikan Rp 5 miliar untuk peningkatan keterampilan anak kami sangat bersyukur karena kami telah memiliki historis melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Terkait pembangunan Balai Latihan Kerja atau BLK, ia mengatakan, pembangunan BLK dalam jangka pendek belum urgent. “Untuk jangka pendek, Gresik tidak perlu membangun BLK. Tapi kita harus mampu berkolaborasi dan sinergi dengan penyedia jasa peningkatan kompetensi di Jawa Timur,” katanya.
Lembaga pelatihan keahlian bersertifikat saat ini telah ada di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. “Pasuruan ada, Sidoarjo ada, BNSP (badan Nasional Sertifikasi Profesi) ada.Yang paling penting penganggarannya,” katanya.
Pelatihan tidak harus seluruh angka kelulusan SMK. “Kita hitung kelulusan SMK. Berapa angka kelulusan SMK. Oke tidak 100 persen, tapi kita coba mulai, 10 persen, 20 persen lalu kita siapkan anggaran untuk peningkatan keterampilan mereka. By name, kirim ke sekolah bersertifikasi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada ribuan pencari kerja untuk tetap semangat. “Jangan takut pada bayangan kita sendiri. Anak-anak muda memiliki kekuatan luar biasa yaitu keberanian. Mudah-mudahan keberanian terukur apa yang menjadi kemampuan, kompetensi sehingga bisa menunjang,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Job Fair, Gresik Kerja 2024 resmi di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 15 Mei 2024. Job fair terbesar di semester pertama tahun ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik diikuti 43 perusahaan dan membuka lowongan kerja 3.748 Jobseekers atan tenaga kerja berbagai kualifikasi.
Lowongan kerja di PT Freeport Indonesia, Petrosea dan Indospring Tbk paling banyak diserbu oleh pemcari kerja yang semuanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Job fair bukan sekadar rutinitas tahunan. Akan tetapi, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja terus melakukan motoring data, mulai pendaftaran sampai diterima di perusahaan. “Kita harus memastikan penerima tenaga kerja melalui job fair bekerja atau tidak,” katanya.
Mengapa dilakukan monitoring? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani tidak menginginkan adanya oknum personalia atau human resource development perusahaan melakukan rekrutmen melalui orang dalam atau ordal. “Job fair dibuka, tapi yang diterima tidak melalui proses job fair,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.
SEREMONIAL: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) foto bersama Forkopimda dala.m pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Selain monitor proses rekrutmen melalui job fair yang diadakan oleh Disnaker, imbuhnya, Job Fair yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik ini juga melakukan pengamatan peran aktif para camat. “Kita amati, data statistik. Kecamatan mana yang paling kecil pendaftaran di job fairnya,” katanya.
Ia mencontohkan job fair 2023, Kecamatan Wringinanom pendaftar calon tenaga kerja tergolong kecil. “Pendaftaran sangat kecil? Kenapa, bisa jadi informasi job fair tidak tersampaikan dengan baik. Seharusnya, Kecamatan punya tanggung jawab menyampaikan kepada desa. Tujuannya, kita filter, kita batasi. Mohon maaf untuk yang di luar Gresik,” ujarnya.
Dalam pengamatan 1minute.id , hari pertama Job Fair, Gresik Kerja 2024 ini ribuan pencari kerja mulai memadati gedung WEP sejak pagi. Bahkan, ada pencari kerja yang datang sebelum gedung atapnya berbentuk mirip rumah Keong di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, tempat pendaftaran itu dibuka. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 15.00 WIB.
Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Gresik Zainal Arifin mengatakan, Job fair Gresik Kerja 2024 diikuti 43 perusahaan, membutuhkan 3.748 tenaga kerja. Rinciannya, perusahaan yang membutuhkan pekerja campuran yakni laki-laki dan perempuan sebanyak 2.782 orang, pekerjaan laki-laki sebanyak 855 orang dan pekerja perempuan 110 orang. “Untuk pekerjaan perempuan ini yang membutuhkan sebagian besar di perhotelan,” katanya.
JOB FAIR GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di stan PT Freeport Indonesia dalam Job fair di WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Berdasarkan data pencari kerja yang terdaftar di AK-1 atau data pencari kerja yang memiliki kartu kuning sebanyak 9.659 pencari kerja per awal Mei 2024. “Sedangkan sampai pukul 12.00 WIB hari ini yang masuk WEP sebanyak 4.789 orang,” terang mantan Camat Manyar ini.
Zainul memprediksi pada hari kedua atau penutupan Job Fair Gresik Kerja 2024 pada Kamis, 16 Mei 2024, jumlah pendaftar akan semakin banyak. “Hari kedua mulai jam 8 ditutup pukul 15.00 WIB,” tegasnya.
Zainul menyampaikan, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan Job fair 2024 ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, memfasilitasi para pencari kerja memperoleh informasi dan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidangnya . Kedua, memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan talenta bagus dan kualitas yang berasal dari Kabupaten Gresik. “Dan ketiga menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik,” katanya.
Meski tingkat pengangguran terbuka di Gresik menunjukkan tren menurun. Pada 2022, sebut Zainul, angka pengangguran terbuka 7,84 persen, kemudian menurun menjadi 6,82 persen. ” Diharapkan menjadi 5,49 persen sama atau kalau bisa lebih kecil dari Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, Safitri, salah satu pencari kerja mengatakan ada sejumlah perusahaan yang menjadi incarannya. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Kabarnya gajinya diatas UMk Gresik,” katanya. (yad/adv)