Sehari Dua Laka Di Perlintasan KA Di Gresik, 3 Korban Selamat

GRESIK,1minute.id – Seorang paroh baya ditemukan tergeletak di perlintasan rel kereta api di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Ahad, 12 Mei 2024 sekitar pukul 16.15 WIB. Tubuh perempuan berinisial S.K, warga Sumberejo, Pakal, Surabaya itu penuh luka. Perempuan itu diduga tertabrak kereta api. Ada yang menduga, korban adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Korban yang mengalami luka di bagian kaki, dan kepala itu kemudian dibawah aparat Polsek Menganti ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan. “Korban meski luka-luka masih sadar. Dan, bisa ngomong,” ujar seorang warga. 

Sebelumnya, sekitar pukul 14.50 WIB di perlintasan kereta api di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik dua petani tersambar Kereta Api (KA) 506 Commuter Line Arjonegoro) 506. Dua korban ini bernama Srionoh, 52, dan Misdi, 52. Mereka berboncengan sepeda motor Supra 125 dengan nopol W 5889 DE.

Untungnya, dua petani desa setempat itu selamat. Sedangkan, sepeda motor Supra yang dikendarai Srionoh rusak berat. Perlintasan kereta api di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik itu dijaga oleh petugas dari Dinas Perhubungan Gresik. Penjagaan dibagi 3 sif. Setiap sif dijaga seorang petugas dari Dishub Gresik dan petugas swadaya. Saat kejadian dua petani di sambar kereta komuter itu, hanya ada petugas swadaya. 

Siang itu, sekitar pukul 14:50 WIB saat penjaga swadaya palang pintu perlintasan tidak ditutup dan tidak mendengar informasi bahwa ada kereta api sedang melintas. Korban yang mengendarai motor berboncengan hendak pulang ke rumahnya di Desa Sumari. Karena palang pintu tidak tertutup dan tidak tanpa lampu kereta lewat, Srionoh, pengemudi Honda Supra 125 langsung menerobos perlintasan jalur KA itu.

Saat bersama kereta komuter lewat, sehingga motor mereka terserempet bodi kereta api itu. Kedua petani itu terpental dan selamat. Sedangkan, motor rusak berat. “Korban sudah dievakuasi dan di larikan ke RSUD Ibnu Sina. Korban atas nama Srionoh mengalami luka patah tangan sebelah kanan dan Misdi mengalami luka patah tangan sebelah kiri,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita kepada wartawan. (yad)

Sehari Dua Laka Di Perlintasan KA Di Gresik, 3 Korban Selamat Selengkapnya

Mobil Box Muat Air Mineral Galon Ludes Terbakar di Lamongan, Damkarmat Gresik Turun Tangan 

GRESIK,1minute.id – Mobil box muat air mineral wadah gelas dan galon terbakar di Raya Karangbinangun,  Kabupaten Lamongan pada Jumat, 10 Mei 2024. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB itu. Akan tetapi, api menghanguskan mobil beserta ratusan galon air.

Informasi yang dihimpun, mobil box memuat air minum galon itu tiba-tiba mogok di Jalan Raya Karangbinangun tepatnya di Dusun Monolelo, Desa/Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. 

Azrul Muhsinin, sopir mobil itu mencoba menghidupkan mesin dengan menstarter berulang kali. Namun, bukan mesin mobil yang menyala melain bau asap yang keluar. Azrul lalu membuka pintu mobil box sudah penuh asap. Dalam hitungan detik, asap berubah menjadi bara api. 

Azrul panik. Afif, salah seorang warga yang melihat kejadian itu kemudian mendatangi pos pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Mendapatkan laporan adanya kebakaran di wilayah Lamongan, petugas Damkarmat Gresik sempat ragu. Sebab, lokasi kejadian kebakaran berada di luar wilayah Gresik. 

Karena tugas kemanusiaan melakukan penyelamatan mereka tetap berangkat menuju lokasi mobil box yang terbakar dan melakukan penyemprotan hingga api padam. “Kami izinkan melakukan pemadaman karena kemanusiaan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 10 Mei 2024. 

Kecepatan petugas Damkarmat Gresik di pos Kecamatan Dukun itu berhasil memadamkan api sehingga meminimalisir besar kerugian. (yad)

Mobil Box Muat Air Mineral Galon Ludes Terbakar di Lamongan, Damkarmat Gresik Turun Tangan  Selengkapnya

Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus 

GRESIK,1minute.id – Musibah rumah terbakar kembali terjadi Kabupaten Gresik. Tadi siang, Senin, 15 April 2024, rumah milik Solon Harsono di Jalan Panglima Sudirman, Gresik ludes menjadi arang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pukul 14.10 WIB itu. Namun, kebakaran itu menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu sepeda onthel.

Sehari sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon (BPK) yang mengakibatkan sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Informasi yang dihimpun Senin, 15 April 2024 sekitar pukul 13.30 WIB Solon Harsono kedatangan tamu. Unjung-ujung di hari lebaran Idul Fitri. Setelah berbincang santai Harsono bersama tamunya tersebut keluar rumah. Rumah semipermanen alias berdinding kayu itu kosong. Selang 30 menit kemudian muncul asap dan berubah menjadi bara api dari dalam rumah milik kakek 70 tahun berada di Jalan Panglima Sudirman III, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Diduga korsleting.

Rumah dengan tembok terbuat dari kayu alias gebyok itu membuat si jago merah cepat membesar. Warga pun panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dengan wadah ember, bak mandi dan lainnya. Akan tetapi api tidak bisa padam dan semakin membesar. Ny. Erma, salah satu tetangga Solon Harsono meminta bantuan pemadaman kebakaran Pemkab Gresik. 

Kebakaran di kawasan padat penduduk itu membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengerahkan dua tim untuk menjinakkan api. Petugas damkar membutuhkan waktu tidak lebih 60 menit untuk memadamkan api. “Kami kerahkan dua grup untuk mencegah api merambat. Dan, Alhamdulillah api cepat kami padamkan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. (yad)

Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus  Selengkapnya

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur kembali memberangkatkan relawan untuk membantu pemulihan masyarakat pascabencana gempa bumi di Pulau Bawean. Sebanyak sepuluh relawan diberangkatkan dari Petrokimia Gresik, di Gresik, yang merupakan Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur pada Selasa, 2 April 2024.  

Sejak lindu terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, total relawan yang telah dikirimkan Satgas ke Bawean dan bertugas selama 15 hari sebanyak 41 orang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, sekaligus sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama dengan anggota Satgas lainnya terus memantau perkembangan masyarakat Bawean pascabencana. “Kami akan terus berkontribusi mendukung Pemerintah agar proses pemulihan berjalan cepat dan lancar,” harap Dwi Satriyo Annurogo. 

Relawan ini menjadi kontribusi nyata Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas lainnya melengkapi bantuan-bantuan yang telah dikirimkan sebelumnya untuk membantu kebutuhan masyarakat Bawean pascagempa yang beberapa kali terjadi di laut Jawa dan berada di sekitar pulau Bawean beberapa saat yang lalu.

Bantuan yang telah dikirimkan pada tahap pertama tanggal 23 Maret 2024 antara lain mi instan 50 dus, sarden 250 kaleng, selimut 100 pcs, air mineral 50 dus (kemasan 600 ml), pampers 300 pcs dengan berbagai ukuran bayi atau balita, obat-obatan. Selain itu, juga mengirimkan terpal untuk kebutuhan pengungsi sebanyak 30 pcs.

Gelombang kedua, pada 28 Maret 2024, Petrokimia Gresik dan anak usaha bersama anggota Satgas lainnya mengirimkan beras 800 kilogram (kg), minyak goreng 200 liter, mi instan 50 karton, mi cup 25 karton, sarden 100 pcs, kornet 100 pcs, susu UHT 20 karton, dan air mineral cup 50 karton. Selain bahan pangan, Petrokimia Gresik dalam bantuan kali ini juga mengirimkan 100 selimut dan 500 pcs pampers.

Sementara anggota Satgas lainnya yang juga mengirimkan bantuan ke Pulau Bawean yaitu PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III), Perum Pegadaian, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Telkom (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Cabang Gresik, dan PT WIKA (Persero). Bantuan yang diberikan berupa sembako dan bahan pangan lainnya, obat-obatan, tikar, selimut, terpal, pampers, pembalut dan lainnya.

“Tidak hanya bantuan, kami dari Petrokimia Gresik bersama dengan teman-teman Satgas lain di Jawa Timur juga mengirimkan relawan. Mulai dari relawan untuk operasional bantuan di lokasi, tim medis hingga psikolog. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan di Bawean hasil koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Adapun sepuluh relawan yang diberangkatkan gelombang empat ini berasal dari PT Pelindo Husada Citra dan PT Nusantara Sebelas Medika. Masing-masing mengirimkan lima relawan. Dari sepuluh relawan tersebut empat orang dokter, dua perawat, dua apoteker dan dua psikolog. Mereka bertugas di Bawean hingga 6 April 2024.

“Para relawan yang berangkat hari ini menggantikan tugas teman-teman relawan yang sebelumnya diberangkatkan pada tanggal 31 Maret kemarin atau gelombang tiga. Delapan relawan yang akan pulang ini berasal dari PT Cipta Nirmala dan PT Nusantara Medika Utama,” kata Dwi Satriyo.

Dengan demikian, tambahnya, sudah ada 41 relawan dari Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur yang menjalankan tugas sejak sehari setelah terjadi bencana. Pada gelombang pertama dan kedua ada sebanyak 23 relawan dari PT Petro Graha Medika menjadi tim awal yang ada di lokasi bencana.

“Para relawan ini menjalankan tugas untuk berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga dapat membantu kebutuhan kesehatan masyarakat Bawean, khususnya pascabencana,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean Selengkapnya

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gempa magnitudo 5,6 kembali mengguncang wilayah Tuban hingga Pulau Bawean sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu, 3 April 2024.

Dilansir akun X Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada di 134 kilometer timur laut Tuban, Jawa Timur, kedalaman 10 kilometer.

“Gempa Mag:5.6, 03-Apr-2024 16:02:16 WIB, Lokasi: 5.73LS, 112.37BT (134 km Timur Laut TUBAN-JATIM), Kedalaman: 10 Km. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dikutip 1minute.id

Wahyu, warga Gresik Kota Baru mengaku merasa getaran itu lumayan kuat. “Kebetulan tadi saya di lantai dua, tiba-tiba bergoyang-goyang,” katanya. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa kali kesekian itu. Sejak Jumat, 22 Maret 2024, kali pertama gempa terdasyat berkekuatan magnitodo 6,5, BMKG mencatat ada ratusan kali gempa susulan. Bahkan, sampai ini, masyarakat berada di kepulauan berjarak 180 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu masih hidup di tenda-tenda pengungsian. (yad)

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik  Selengkapnya

Boneka Zebra Polres Gresik Bikin Anak Korban Gempa Bawean Bisa Kembali Tersenyum

GRESIK,1minute.id – Anak-anak korban gempa bumi di Pulau Bawean mulai ceria. Mereka bisa kembali tersenyum saat tim trauma healing Polres Gresik mengunjungi tempat mereka mengungsi di SDN 380 Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Selasa, 26 Maret 2024.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama boneka Zebra datang menghibur para anak-anak. Adhitya menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban bencana alam gempa bumi dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengalami trauma.

“Trauma healing penting untuk membantu anak-anak mengatasi rasa cemas dan ketakutan akibat bencana,” ujar Adhitya. Tim Trauma Healing Polres Gresik menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas kreatif untuk menghibur anak-anak. Mengenakan kostum bonek zebra, tawa dan keceriaan kembali menghiasi wajah mereka.

Kegiatan bakti sosial dan kesehatan serta trauma healing yang dilakukan Polres Gresik di SDN 380 Gresik ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

“Semoga masyarakat korban gempa bumi di kecamatan Tambak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal,” pungkas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Sebelumnya rombongan Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom telah mengunjungi Kecamatan Sangkapura untuk memberikan bantuan bakti sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.(yad)

Boneka Zebra Polres Gresik Bikin Anak Korban Gempa Bawean Bisa Kembali Tersenyum Selengkapnya

Tim Trauma Healing Dari TNI Dan Polri Diberangkatkan ke Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama Kodim 0817/Gresik mengirim ribuan paket sembako bantuan dan tim trauma healing. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar memimpin pemberangkatan bantuan sosial (Bansos) dan tim Trauma Healing Polres Gresik ke Pulau Bawean.

Tim trauma healing sebanyak 31 personil TNI dan Polri berangkat dengan naik kapal cepat, Express Bahari dari Pelabuhan Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. AKBP Adhitya Panji Anom berharap kehadiran polisi dapat membantu meringankan beban korban gempa di Pulau Bawean. “Banyak warga yang trauma sehingga kami menurunkan tim trauma healing untuk korban gempa di Pulau Bawean,” ungkap Adhitya Panji Anom. 

Untuk diketahui, memasuki hari keempat ribuan warga terdampak gempa Bawean masih memilih mengungsi di tempat terbuka. Mereka masih trauma. Sebab, gempa susulan masih terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Gresik mencatat ada 251 gempa susulan meski kekuatan sangat kecil. Selain gempa susulan itu, banyak seliweran kabar hoaks tentang ancaman tsunami. (yad)

Tim Trauma Healing Dari TNI Dan Polri Diberangkatkan ke Pulau Bawean  Selengkapnya

Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya!

GRESIK,1minute.id – Memasuki hari keempat, gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean pada Senin, 25 Maret 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 251 gempa susulan. Akibatnya, trauma masih menyelimuti ribuan warga di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean yang terdampak lindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu.

Warga masih memilih untuk mendirikan tenda-tenda di tempat terbuka. Sebagian lainnya ada yang memilih pulang dan mendirikan tenda dari terpal di halaman rumah masing-masing sambil menjaga asetnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Di Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa mengalami dampak paling parah. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, trauma yang dialami masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik belum hilang karena masih merasakan ada getaran atau gempa susulan meski kekuatan kecil. “Tapi, sudah banyak juga pulang, namun mendirikan tenda terpal di halaman rumahnya,” kata Suharyanto dalam Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. 

Rakor dipimpin oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ini diikuti semua stakeholder terkait dalam Penanggulangan bencana gempa di Pulau Bawean. Stakeholder diantaranya, Korem V Bhaskara Jaya, Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik, Basarnas, BDPD Jatim dan BPBD Gresik serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik, Lamongan dan Pemkot Surabaya. 

Terkait rumah rusak warga, imbuhnya, pemerintah akan memberikan ganti rugi kepada warga terdampak bencana gempa ini. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang mendapatkan ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. “Untuk kerusakan berat, nantinya yang membangun adalah dari BNPB agar rumah tahan gempa,” ujarnya. Sedangkan, kerusakan ringan dan sedang, bisa dilakukan oleh warga  terdampak sendiri. 

Suharyanto meminta kepada kepala daerah alias Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menentukan kriteria kerusakannya dengan menggandeng dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUPR). “Untuk kreteria kerusakan ringan dan sedang bisa menimbulkan polemik karena ada nominal ganti ruginya,” ungkapnya. 

Meski yang dibahas dalam rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik tergolong berat. Akan tetapi, pembahasan terasa gayeng. Sesekali diselingi guyonan. Suharyanto misalnya, untuk kebutuhan makan warga terdampak sekali-kali nasi krawu. “Senyaman-nyaman hidup d tenda, akan lebih nyaman berada di dalam rumah,” katanya bertamsil. (yad)

Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya! Selengkapnya

Masa Tanggap Darurat, Kebutuhan Dasar Prioritas, Kepala BNPB : Warga Berangsur Pulang

GRESIK,1minute.id – Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. Rakor dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono. Tanggap darurat selama 21 hari mulai 22 Maret hingga 11 April 2024.

Dalam rakor itu, disepakati bahwa penanganan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kebutuhan dasar itu, makan, dan minum, sanitasi serta kesehatan. “Status darurat kita sepakat, kebutuhan dasar warga terdampak seperti mamin, sanitasi , kesehatan dan sebagainya harus terpenuhi. Setelah Kebutuhan dasar terpenuhi, kita melangkah berikutnya yakni transisi Tanggap Darurat,” kata Letjen TNI Suharyanto usai acara di kantor Bupati Gresik pada Senin. 25 Maret 2024.

Ada tiga kabupaten/kota yang menetapkan status tanggap darurat gempa ini. Yakni, Kota Surabaya, Lamongan dan Gresik. Mantan Dandim 0817/Gresik itu didampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Satgas Bencana BUMN Wilayah Jawa Timur juga Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan Tanggap darurat dan transisi tanggap darurat harus paraler. Bersama-sama,

melakukan pendataan infrastruktur yang rusak dan mulai dibangun.

“Untuk mempercepat itu, BNPB dan Korem dan Polres sepakat mengirimkan tim. Salah satu perwira menjadi Satgas di Pulau Bawean,” kata jenderal bintang tiga itu. Gempa di laut Jawa, Tuban-Bawean terjadi psda Jumat, 22 Maret 2024. Memasuki hari keempat pascalindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo itu ribuan warga di Pulau Bawean masih memilih mengungsi di tempat yang dianggap aman. Di lapangan, halaman rumah hingga distas bukit. Mereka mendirikan tenda. 

Letjen Suharyanto, mengatakan memasuki hari keempat gempa masih terjadi gempa susulan meski guncangan sangat lemah. “Kami mencatat ada 251 gempa susulan. Sehingga masyarakat masih trauma,” ujarnya.  Selain trauma, imbuhnya, banyak berita hoaks adanya ancaman tsunami. “Kami bersama semua stakeholder telah memberikan sosialisasi. Sekarang warga terdampak berangsur pulang meski mereka tidak tidur dalam rumah tapi mendirikan tenda di halaman rumahnya,” ujarnya. 

Selain kebutuhan dasar, Suharyanto melanjutkan kebutuhan normatif, mungkin ada kebutuhan spesifik seperti pakaian wanita dan makanan bayi. “Karena sifatnya pendahuluan, kalau kurang bisa diajukan,” katanya. 

Ia berpesan, koordinasi harus terus dilakukan dan terkait kebutuhan bisa di data secara berkelanjutan sampai status tanggap darurat selesai dan tidak ada gempa susulan.

Sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga mengajak para Kades se-Bawean untuk membuat Tim Kedaruratan di Desa, agar komunikasi terkait koordinasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat bisa jelas.

“Hari ini ada kapal yang mengangkut bantuan berangkat dari Pelabuhan Perak. Sampai saat ini juga semua terpantau aman dan terkendali baik terkait koordinasi, logistik, personel, rescue, dan sistem tanggap darurat juga teraktivasi dengan baik dan mudah sehingga tidak ada masalah,” tambahnya.

Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberangkatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa bahan pokok, kebutuhan dasar sehari-hari dan dapur lapangan TNI AD beserta tim tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa terlaksana dengan baik, kita doakan masyarakat Bawean terus dijaga dan terselamatkan, yang paling penting trauma healing tidak ada rasa kekhawatiran lagi bagi warga Bawean,” tuturnya. (yad)

Masa Tanggap Darurat, Kebutuhan Dasar Prioritas, Kepala BNPB : Warga Berangsur Pulang Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi mulai 22 Maret hingga 11 April 2024. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang akan memimpin langsung penanganan kedaruratan pascagempa yang memporak-porandakan infrastruktur dan bangunan yang berada di kepulauan berjarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai Sabtu malam pihaknya terus mengidentifikasi. Hal ini dilakukan supaya penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi maupun berita hoaks terkait tsunami dan lain lain.

“Saya minta kepada warga untuk tetap tenang, jangan terpancing berita hoaks terkait tsunami atau gempa lain yang membuat warga tidak nyaman. Mudah mudahan ini segera pulih agar warga dapat melakukan aktifitas seperti semula,” tutur Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai mendampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto di Pulau Bawean pada Minggu  24 Maret 2024. 

Perlu diketahui dampak bencana gempa mengakibatkan 2.972 rumah rusak ringan, 1.286 rumah rusak sedang dan 820 rumah rusak berat.

Selain itu, gempa berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Laut Jawa, Tuban-Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama tiga hari, sejak Jumat, 22 Maret sampai Minggu, 24 Maret 2024 terjadi gempa susulan sebanyak 229 kali dan memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Akibat gempa tersebut, sebanyak 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 rusak sedang dan 11 rusak berat. Selanjutnya 59 sekolah rusak ringan, 11 rusak sedang, 5 rusak berat, juga terdapat 1 pondok pesantren rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat, dan 1 rumah sakit mengalami rusak ringan. 

Gempa juga mengakibatkan 7 orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean Selengkapnya