Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya

Mengorkestrasi Mitigasi Banjir Kali Lamong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Magister Manajemen Bencana dari Unair Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Gelar Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik bertambah yakni Magister Manajemen Bencana atau M.MB. Gelar itu berasal Universitas Airlangga atau Unair Surabaya itu baru sematkan pada Sabtu, 14 Juni 2024.

Di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, belum banyak pascasarjana menyandang gelar M.MB ini. Namun, Fandi Akhmad Yani memilih program studi yang tergolong langka tersebut. Butuh waktu tiga tahun, orang pertama di Kantri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini meraih gelar Magister Manajemen Bencana itu. Fandi Akhmad Yani tercatat di Prodi Manajemen Bencana angkatan 2020/2021.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengajukan penelitian untuk tesis program magister ini dengan judul “Model Kebijakan Mitigasi Bencana Secara Berkelanjutan: Banjir Kali Lamong Kabupaten Gresik”.

Banjir Kali Lamong di Gresik Selatan meliputi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, hingga hilirnya di perbatasan Surabaya-Kebomas, Kabupaten Gresik menjadi objek penelitian karena sudah puluhan tahun selalu terjadi terutama musim hujan. Dalam kurun waktu 50 tahun lahirnya pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik dipimpin sebanyak sembilan Bupati dan tiga penjabat Bupati Gresik persoalan banjir Kali Lamong belum bisa teratasi.

Fandi Akhmad Yani sejak menjabat sebagai Bupati Gresik mulai 21 Februari 2021 memimpin langsung mitigasi bencana Kali Lamong itu. Ia membulatkan niat melakukan percepatan penanganan banjir Kali Lamong. Rencana dan aksi telah maktub dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Gresik 2021-2026.

Sungai Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi atau km² dengan panjang alur sungai lebih kurang 103 kilometer serta memiliki 7 anak sungai. Lebih kurang 58 kilometer dari 103 kilometer panjang alur

Sungai Kali Lamong itu melintas di Kabupaten Gresik. Panjang alur sungai Kali Lamong mengalir jauh mulai dari Kecamatan

Balongpanggang, Benjeng, Cerme, hingga Kecamatan Kebomas berbatasan dengan Kota Surabaya.

Selain itu letak geografis Gresik yang dataran rendah membuat air Kali Lamong sering meluap setiap tahun. Penyebab Kali Lamong meluap ditengarai curah hujan tinggi, ditambah kondisi badan sungai menyempit dan adanya pendangkalan. 

Dengan kata lain, penyebab yang utama adalah adanya kemerosotan kualitas lingkungan yang menyebabkan ancaman banjir. Hal tersebut terlihat dari permasalahan Daerah Pengaliran Sungai atau DPS Kali Lamong pada musim kemarau memiliki debit sebesar 250 meter kubik per detik, sedangkan debit di musim hujan sebesar 700 meter kubik per detik. 

Selain permasalahan DPS, luasan area penghijauan di DAS Kali Lamong berkurang akibat adanya pengembangan kawasan budidaya. Kali Lamong menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo yang kantor di Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah. 

Di era Fandi Akhmad Yani ini, BBWS Bengawan Solo mau berbagi peran dengan Pemkab Gresik. BBWS Bengawan Solo membangun tanggul dan parapet. Pemkab Gresik melakukan normalisasi dengan melebar dan memperdalam alur Kali Lamong.

“Kita tidak menghilangkan banjirnya. Tapi yang kita lakukan mengurangi dampak banjir bagi warga terdampak,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani pada suatu kesempatan. (yad)

Mengorkestrasi Mitigasi Banjir Kali Lamong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Magister Manajemen Bencana dari Unair Surabaya  Selengkapnya

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia  berlayar dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024.

Kapal yang memuat ribuan ton konsentrat tembaga itu diperkirakan akan sandar di Pelabuhan internasional Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu depan, 22 Juni 2024.

Pengiriman perdana konsentrat tembaga itu, menandai akan dimulai beroperasi smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE pada Juni 2024 ini.

“Smelter PTFI di Gresik sudah siap beroperasi sehingga kami memulai pengiriman perdana konsentrat tembaga. Ini adalah momen penting bagi PTFI dan Indonesia,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada Jumat, 14 Juni 2024.

Adapun Kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily mengangkut total 22.000 ton konsentrat tembaga, dengan rincian sekitar 12.000 ton akan dimurnikan di Smelter PTFI dan 10.000 ton akan dikirim ke PT Smelting Gresik.

“Pengiriman perdana konsentrat ini merupakan momen penting bagi PTFI dan juga bagi Indonesia dimana seluruh konsentrat tembaga ini akan dimurnikan di dalam negeri, mewujudkan hilirisasi sebagai pijakan menuju Indonesia maju,” kata Tony. 

Tony menjelaskan konsentrat tembaga tersebut sebagai pasokan smelter yang akan segera beroperasi. Diperkirakan tiba di Pelabuhan Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Gresik pada 22 Juni mendatang.

Setelah tiba di pelabuhan, konsentrat akan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya pada saat masuk tahapan produksi di Flash Smelting Furnace atau FSF.

Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di Furnace dan pemurnian di Electrorefinery. 

“Kami menjalankan smelter dengan standar operasional yang tinggi dan memenuhi semua regulasi pemerintah. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program hilirisasi  pertambangan yang ditetapkan pemerintah,” tegas Tony.

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan  Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad)

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi  Selengkapnya

Besok, 5 Komisioner baru KPU Gresik Dilantik.

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia atau KPU RI merilis hasil penetapan calon anggota KPU terpilih di 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, diantaranya, Kabupaten Gresik. 

Pengumuman penetapan anggota komisioner penyelenggara pemilu periode 2024-2029 diteken oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’Ari pada Rabu, 12 Juni 2024 itu bernomor 70/SDM.12-Pu/04/2024.

Siapa saja lima anggota komisioner KPU Gresik anyar itu, yakni Ahmad Bashiron, Akhmad Taufik, Andri Agus Susilo, Kholyatul Mudznibah dan Zuhri Firdaus. Artinya, empat anggota komisioner adalah wajah baru, dan satu wajah lama yakni Kholyatul Mudznibah.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia berencana akan melantik mereka pada Jumat besok, 14 Juni 2024. 

Tugas mereka terdekat adalah meneruskan tahapan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. Pilbup 2024 ini, diprediksi ada tiga calon yang bakal ikut kontestasi. Tiga kandidat itu adalah Fandi Akhmad Yani, inkumben Bupati Gresik ; dr Asluchul Alif, Ketua DPC Gerindra Gresik dan Syahrul Munir, ketua Fraksi PKB DPRD Gresik. (yad)

Besok, 5 Komisioner baru KPU Gresik Dilantik. Selengkapnya

DPP PKB Usung Cabup Gresik dari Internal Partai, Syahrul Munir

GRESIK,1minute.id –  Teka-teki siapa Calon Bupati Gresik dari Partai Kebangkitan Bangsa akhirnya terjawab. Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa atau DPP PKB memutuskan mengusung calon bupati dari internal partai dalam kontestasi Pilbup Gresik 2024.

Calon internal itu adalah Syahrul Munir, ketua Fraksi PKB DPRD Gresik. Surat Rekomendasi Calon Bupati Gresik diserahkan Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi kepada Bacabup Syahrul Munir di Kantor DPC PKB Gresik di Jalan R.A Kartini, Gresik pada Rabu, 12 Juni 2024.

Rekomendasi ini memupus harapan dua kandidat lainnya yang ikut penjaringan melalui PKB Gresik. Dua kandidat lainnya adalah Fandi Akhmad Yani, inkumben Bupati Gresik dan dr Asluchul Alif, Ketua DPC Gerindra Gresik. 

Rekomendasi untuk ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu, setelah sebelumnya menggelar Uji Kompetensi dan Kelayakan atau UKK dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang dilakukan oleh pengurus DPP PKB terhadap tiga bakal calon bupati atau Bacabup Gresik. 

“Berdasarkan SK nomor 30114/DPP/01/VI/2024, DPP PKB secara resmi menetapkan Syahrul Munir sebagai Calon Bupati Gresik periode 2024-2029,” ujar Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi pada Rabu, 12 Juni 2024.

Ia menjelaskan, keputusan ini diambil setelah DPP PKB menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap tiga bacabup yang mendaftar. Yakni, Fandi Akhmad Yani, dr Asluchul Alif dan Syahrul Munir.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan. Akhirnya DPP menetapkan Syahrul Munir sebagai Calom Bupati,” kata Fauzan Fuadi.

Menurutnya, keputusan ini sifatnya final. Tidak boleh lagi seluruh kader merasa ragu. semuanya harus solid untuk memenangkan Syahrul Munir.

“Kami akan mengawasi seluruh prosesnya. Kalau ada kader yang tidak mendukung keputusan ini maka akan kami tindak tegas,” kata Fauzan Fuadi.

Ia menambahkan, DPP PKB berpesan kepada seluruh kader untuk kompak dan solid untuk memenangkan Syahrul Munir.

“Tidak ada yang tidak mungkin. Siapapun lawannya kalau PKB Gresik kompak. Insya Allah kita bisa memenangkan Pilkada 2024,” pungkasnya.

Usai menerima SK Rekomendasi tahap I, Bacabup Syahrul Munir mengaku sangat bersyukur. Pihaknya berharap dengan adanya rekomendasi ini, DPC PKB Gresik dan jajaran bisa kompak bareng-bareng memenangkan Pilkada.

“Setelah menerima SK Rekomendasi ini, kami akan langsung tancap gas untuk melakukan sosialisasi dan menjalin komunikasi dengan partai lain,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu. (yad)

DPP PKB Usung Cabup Gresik dari Internal Partai, Syahrul Munir Selengkapnya

Hanya Seorang Manusia Silver Terjaring Razia URC Pol PP Gresik 

GRESIK,1minute.id – Manusia silver itu lemas. Ia hanya bisa tertunduk ketika di giring ke mobil patroli milik Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik pada Senin malam, 10 Juni 2024. 

Petugas yang sudah mengantisipasi menghadang di dalam perkampungan di Jalan A.Yani atau Kelurahan Sukorame, Kecamatan / Kabupaten Gresik membuat manusia berlumur cat warna silver itu menyerah. Tidak ada perlawanan ketika diajak naik mobil patroli itu.

“Kami berhasil amankan seorang Silverstone, yang sedang minta minta di perlimaan Sukorame atau Proliman Petro beserta uang hasil minta minta miliknya,” kata Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Selasa, 11 Juni 2024

Razia yang dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat atau URC Pol PP Gresik dilakukan secara serentak di sejumlah tempat yang ditengarai tempat berkumpul para pengamen, pengemis dan lainnya. Diantaranya, simpang 5 Sukorame atau Perlimaan Petro ; Simpang Tiga GKB, Simpang Tiga Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas; Exit Tol Kebomas, Tugu Selamat Datang Gresik, dan Simpang Empat Sentolang.

Razia ini membuat para pengamen, pengemis di setiap lampu setopan atau traffic light ini kelabakan. Mereka kabur menyelamatkan diri. 

“Anggota kami juga memberikan teguran simpatik kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar,” terang Sinaga. (yad)

Hanya Seorang Manusia Silver Terjaring Razia URC Pol PP Gresik  Selengkapnya

Lulus 100 Persen, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Dapat Pembekalan Akhir untuk Membahagiakan Ortu. Begini Caranya!

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik itu semringah. Sebab, mereka telah dinyatakan lulus. Pengumuman kelulusan dilakukan secara online melalui website sekolah pada Senin, 10 Juni 2024 sekitar pukul 10.00 WIB.Mereka pun bersyukur. 

Sehari pascapengemumuman kelulusan, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, mengumpulkan mereka di halaman sekolah di Jalan KH Kholil Gresik itu pada Selasa, 11 Juni 2024.

Sebanyak 252 siswa kelas IX yang baru lulus  berkumpul untuk mendapatkan pembekalan akhir dari sekolah dengan menghadirkan Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Kota Gresik Iptu Suharto.

Pada kesempatan itu, Iptu Suharto, memberikan wejangan kepada siswa yang baru lulus itu. Suharto mengatakan siswa wajib bisa membahagiakan orang tuanya dengan cara fokus untuk mencapai cita-cita dan menjaga diri dari pergaulan yang negatif. “Perbanyak ibadah dan doa guna mendukung tercapainya sukses kelak,” kata polisi dengan dua balok di pundak itu.

Polisi berpenampilan santun itu pun mengingatkan kembali terkait himbauan sekolah kepada siswa yang baru lulus tersebut bila menginginkan orang tua bahagia. “Menjaga kamtibmas.Bila siswa melanggar maka akan di proses sesuai peraturan dan tata tertib yang berlaku,” katanya meningkatkan. 

Lalu, apa himbauan dari sekolah kepada siswa yang baru lulus itu? Yaitu, siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret ;  Siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi konvoi ; Siswa dilarang merayakan kelulusan dengan aksi kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan serta mengganggu ketertiban umum.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kepolisian Sektor Kota Gresik. “Alhamdulillah terima kasih kepada pak Kapolsek Gresik kota Iptu Suharto atas kesediaanya hadir memberikan pengarahan kepada siswa ini wujud kerja sama yang baik terjalin antara sekolah dan kepolisian,” kata Salim.

Ia melanjutkan tahun ini seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 252 siswa lulus seratus persen. “Semoga mereka diterima dan berprestasi di sekolah SMA atau SMK yang diinginkan,” lanjut Salim dan disambut ucapan amin secara serentak oleh seluruh siswa. (yad)

Lulus 100 Persen, Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Dapat Pembekalan Akhir untuk Membahagiakan Ortu. Begini Caranya! Selengkapnya

Fajar Izzul dan Salsa Erikha, Duta GenRe Gresik 2024, Ning Nurul : Tugas Para Duta Genre Dimulai

GRESIK,1minute.id – Fajar Izzul dan Salsa Erikha, dinobatkan sebagai Duta GenRen Gresik 2024. Grand final ajang pencarian bakat Generasi Berencana atau GenRe dihelat di Gedung Nasional Indonesia atau GNI pada Sabtu malam, 8 Juni 2024.

Menurut Bunda GenRe Gresik Nurul Haromaini Ali atau Ning Nurul, acara ini bertujuan menjaring dan mencari anak-anak muda yang berbakat.

“Setelah acara apresiasi selesai, bukan berarti tugas kalian selesai. Justru setelah grand final ini tugas para Duta Genre dimulai. Nantinya, anda memberikan pengaruh yang baik untuk remaja di Kabupaten Gresik,” jelas istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Ia mengaku sangat prihatin terhadap para remaja yang identik dengan kegiatan konotasi negatif. Dia berharap, para remaja GenRe dapat merangkul, bukan menggurui.

“Ada pepatah yang mengatakan bahwa padi yang dipanen tidak ditanam kemarin sore. Tetapi padi yang ditanam ini telah melalui proses yang luar biasa, artinya untuk mencapai tujuan perlu berproses. Saya percaya finalis yang saat ini telah terpilih, merupakah buah dari proses yang telah dilalui,” tutur Ning Nurul yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik itu.

Pemilihan Duta GenRe 2024 diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik. Ada ratusan peserta mengikuti dalam ajang pencarian bakat. 

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati mengatakan, program GenRe yaitu mensosialisasikan tentang kesehatan reproduksi remaja, life skill, penyiapan program berkeluarga, serta kependudukan dan pembangunan keluarga. 

“Tidak hanya untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah, dan napza. Tetapi program GenRe saat ini ada tambahan yaitu stop pernikahan dini dan stop stunting,” jelasnya.

Dijelaskan, Grand Final diikuti 10 pasang finalis putra dan putri yang lolos seleksi. Mereka telah melalui beberapa tahapan sejak Maret lalu. Seleksi itu di antaranya, tes administrasi, wawancara, prakarantina, karantina, hingga grand final malam ini. (yad)

Duta GenRe Gresik 2024

1. Juara I  : Fajar Izzul dan Salsa Erikha

2. Juara II : Akbar Albaihaqi dan Azriela Alfasya

3. Juara III : Jabbir Danadyaksa dan Naura Khansa.

Duta GenRe Tervaforit : Muhammad Ramadhan (Kecamatan Gresik) dan Clarisaa Naila (Kebomas)

Duta Persahabatan : Fawwas Firdaus (Kebomas) dan Shinta Rahmah (Manyar)

Duta Berbakat GenRe :  Muhammad Dimas Amirullah (Gresik) dan Jocelyn Maurika (Gresik)

Fajar Izzul dan Salsa Erikha, Duta GenRe Gresik 2024, Ning Nurul : Tugas Para Duta Genre Dimulai Selengkapnya

Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati

GRESIK,1minute.id – Dialog nasional bertajuk Ekonomi Hijau Pembangunan Rendah Karbon dihelat di Pendapa Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Sabtu, 2024.

Dialog mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah” itu untuk memperingati HUT ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau Apkasi. 

Hampir semua bupati se-Indonesia hadir, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ada empat narasumber yakni, Bupati Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo sekaligus berbagi pengalaman sebagai best practice, Prof Juniati Gunawan, Heru Gunawan, dan Bupati Trenggalek yang juga Wakil Ketua Apkasi Mochamad Nur Arifin. Serta, peneliti terkait emisi karbon dari Taiwan  He Haoze.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengungkapkan banyak insight yang didapatkan dari narasumber dalam forum tersebut. Salah satunya adalah tentang bagaimana pentingnya pembangunan yang ramah lingkungan, di tengah ancaman krisis global.

“Kita ketahui, Kabupaten Gresik menjadi tujuan investasi dimana banyak industri skala besar yang masuk di Kabupaten Gresik. Namun, komitmen kami terus menjaga kelestarian lingkungan seperti yang kita programkan dalam Nawa Karsa yakni Gresik Lestari,” ungkap Gus Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah usai acara kepada wartawan pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Ia memaparkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan pemantauan kadar emisi karbon serta kualitas udara di Kabupaten Gresik dan mendorong untuk memperbanyak ruang terbuka hijau atau RTH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kita terus dorong Dinas Lingkungan Hidup untuk membuka ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membangun hutan kota di area G-JOS (Gelora Joko Samudro. Ini bentuk komitmen kita bersama dalan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Kita juga terus gaungkan motto ‘Gresik Lestari, menanam sampai mati’,” pungkasnya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik sudah memiliki alat pemantau kualitas udara secara realtime. Selain itu, sudah dilakukan juga pemantauan terkait perkembangan emisi karbon.

“Karenanya, dalam berbagai kesempatan saya tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon melalui program Satu Jiwa Satu Pohon (Sajisapo). Kami berharap dengan penambahan pohon akan mengurangi efek gas rumah kaca,” harapnya. 

Terkait kondisi Kabupaten Gresik saat ini, berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan Sri Subaidah mengungkapkan bahwa kondisi karbon di Kabupaten Gresik masih di bawah baku mutu, yang artinya kualitas udaranya masih baik. (yad)

Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati Selengkapnya

Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai Kabupaten Gresik. Di Desa Domas, Kecamatan Menganti  rumah milik M.Syafii terbakar. Kebakaran yang terjadi Jumat, 7 Juni 2024 pukul 21.00 WIB ini diduga dipicu pemilik rumah mematikan kompor gas.

Kebakaran berikutnya terjadi di rumah Suparlan, 60, di Desa Ketapang Lor, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu dini hari, 8 Juni 2024. Rumah korban terbakar ditengarai pembakaran kotoran hewan yang tidak diawasi sehingga melahap rumah.

Dua kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian ditaksir jutaan rupiah. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. 

Sebab, kondisi cuaca sedang kemarau. Sehingga rawan menimbulkan kebakaran. “Jangan bakar sampah sembarangan. Apalagi tidak diawasi karena rawan terjadinya kebakaran,” tegas Suyono pada Ahad, 8 Juni 2024.

Peringatan mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik karena sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi belakangan ini di Kabupaten Gresik itu diduga karens human error alias kelalaian. Ia mencontohkan kebakaran di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Kejadian yang mengakibatkan 10 ekor kambing terpanggang dan tempat jemur ikan ludes diduga berawal pembakaran sampah untuk mengusir nyamuk. Karena lokasi di dekat pesisir pantai, hembusan angin merembet ke kandang kambing dan tempat menjemur ikan. 

“Dan, tadi pagi di Ujungpangkah, rumah warga terbakar karena ada membakar kotoran hewan tidak diawasi merembet rumah warga,” ujarnya. Kejadian kebakaran itu menambah panjang jumlah kebakaran di Kabupaten Gresik. “Sampai hari ini (Sabtu) ada 8 kejadian kebakaran,” ujarnya. (yad)

Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar Selengkapnya