Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

GRESIK,1minute.id – Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan penjualan data pribadi debitur melalui aplikasi Go Matel R4. 

Aplikasi tersebut kerap kerap dimanfaatkan oleh debt collector ilegal. Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial FEP dan MJK. Keduanya ditetapkan tersangka setelah penyidik memeriksa empat orang saksi, yakni F selaku komisaris, D selaku direktur, serta R dan K dari tim IT.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat hasil penyidikan mendalam. “Dari hasil penyidikan, kami telah menetapkan dua orang tersangka atas nama FEP dan MJK,” ujar AKP Arya Widjaya di Mapolres Gresik pada Jumat, 19 Desember 2025.

AKP Arya menjelaskan, para tersangka terbukti mengungkap dan memperjualbelikan data pribadi debitur yang mengalami tunggakan atau overdue. “FEP dan MJK memperjualbelikan data debitur yang mengalami overdue melalui aplikasi Go Matel R4,” jelasnya.

Aplikasi Go Matel R4 merupakan aplikasi yang bisa diunduh di Play Store dan berbasis langganan yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Di dalam aplikasi tersebut, ditampilkan data nasabah atau debitur secara detail. Pengguna aplikasi diberikan akses gratis sebanyak tiga kali. Setelah itu, mereka harus berlangganan dengan biaya bervariasi, mulai dari Rp 15 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung durasi akses aplikasi.

“Variasi biaya langganan menentukan berapa lama pengguna dapat mengakses data debitur yang ditampilkan dalam aplikasi tersebut,” tambah AKP Arya. Ironisnya, data dalam aplikasi Go Matel R4 kerap digunakan oleh debt collector ilegal sebagai dasar untuk melakukan penarikan atau bahkan perampasan kendaraan di jalan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 65 ayat 1 jo Pasal 67 ayat 1 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Gresik mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi debt collector ilegal yang kerap beraksi di jalanan. “Jangan takut melawan begal berkedok debt collector. Jika ada oknum DC yang menghentikan di jalan, tanyakan legalitasnya,” tegas AKP Arya Widjaya.

Jika terjadi pemaksaan atau perampasan kendaraan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 110. Khusus warga Kabupaten Gresik, Polres Gresik juga membuka layanan pengaduan Lapor Cak Roma 0811-8800-2006 untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait praktik debt collector ilegal. (yad)

Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4 Selengkapnya

Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel-Data R4 Sebar 1,7 Juta Data Debitur

GRESIK,1minute.id – Satreskrim Polres Gresik mengamankan empat orang yang diduga menjual data pribadi tanpa izin. Ada 1,7 juta data debitur yang disebarluaskan tanpa izin. Pencurian data pribadi melalui aplikasi ilegal Gomatel – Data R4 Telat Bayar yang beroperasi di wilayah Gresik. 

Kejahatan siber ini masih terus didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Gresik. Pengungkapan ini berawal dari patroli siber yang rutin dilakukan jajaran Satreskrim Polres Gresik. Dari patroli tersebut, petugas mendapati informasi viral yang menjadi atensi publik terkait aplikasi yang digunakan oleh debt collector ilegal untuk mengakses data pribadi masyarakat. Data debitur tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Gresik. Termasuk data debitur yang berada di luar Kabupaten Gresik turut disebarkan.

Kanit Tindak Pidana Tertentu  (Tipidter) Satreskrim Polres Gresik Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan indikasi pelanggaran serius terhadap perlindungan data pribadi.

“Karena data pribadi seseorang disebarluaskan di sana, informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi,” ujar Iptu Komang di Mapolres Gresik pada Kamis, 18 Desember 2025.

Iptu Komang menjelaskan, aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar dapat diakses secara umum dan bahkan sempat tersedia di Play Store. Aplikasi tersebut menggunakan sistem berbasis langganan, dimana data debitur diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu. Dari hasil pemeriksaan, diketahui salah satu saksi berperan sebagai pembuat atau aplikator aplikasi ilegal tersebut.

“Salah satu saksi berperan sebagai aplikator. Selain itu, ada saksi lain yang berperan mencari data debitur dengan cara bekerja sama dengan sejumlah finance,” jelasnya. Hingga saat ini, data debitur yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar 1,7 juta orang, dan jumlah tersebut masih terus didalami oleh penyidik.

“Data debitur tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi bernama Gomatel R4 untuk kemudian diperjualbelikan secara berlangganan. Kami masih mendalami kemungkinan adanya penambahan data,” beber Iptu Komang.

Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polres Gresik juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tidak menjadi korban intimidasi debt collector ilegal. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak pernah takut bila ada oknum yang mengaku debt collector menghentikan kendaraan di tengah jalan,” tegasnya.

Masyarakat diminta untuk menanyakan legalitas petugas yang mengaku sebagai debt collector. Jika tidak dapat menunjukkan identitas dan surat resmi, segera melapor ke kepolisian. “Jika tidak bisa menunjukkan legalitasnya, segera lapor ke polisi. Karena tindakan tersebut bisa diidentifikasi sebagai begal berkedok debt collector,” pungkasnya.

Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Polres Gresik membuka layanan pengaduan cepat melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau masyarakat dapat langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (yad)

Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel-Data R4 Sebar 1,7 Juta Data Debitur Selengkapnya

Baznas Salurkan Beasiswa Mahasiswa Produktif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Investasi Sosial harus Dijawab dengan Prestasi, Integritas

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan beasiswa pendidikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bagi mahasiswa kurang mampu. Penyaluran beasiswa oleh Bupati dilakukan secara simbolis saat membuka kegiatan Pendistribusian dan Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif Baznas Gresik 2025 pada Rabu, 17 Desember 2025. 

Beasiswa yang disalurkan merupakan bagian dari program Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP), hasil sinergi Baznas Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Program Nawakarsa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Gresik yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Gresik berupa keringanan biaya pendidikan. 

Berdasarkan hasil seleksi penerimaan beasiswa 2025, Baznas Gresik menetapkan sebanyak 65 mahasiswa sebagai penerima baru, yang terdiri dari 29 mahasiswa internal dan 36 mahasiswa eksternal. Dengan penambahan tersebut, hingga saat ini total penerima beasiswa Baznas Gresik mencapai 161 mahasiswa aktif dengan nilai total bantuan sebesar Rp 283,5 juta.

Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan bahwa beasiswa yang diberikan bukan semata-mata bantuan finansial, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang. “Perlu saya tekankan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan investasi sosial dan amanah besar yang harus dijawab dengan prestasi, integritas, dan kontribusi nyata,” tegas Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung akses pendidikan yang berkeadilan serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

“Melalui program beasiswa ini, Baznas Gresik tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan kapasitas penerima agar siap menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.

Mujib menambahkan bahwa Baznas Gresik tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan dan pembinaan. Oleh karena itu, para penerima beasiswa akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan untuk mengasah keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Pada kesempatan yang sama, Baznas juga membuka ruang penyaluran donasi untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan melalui Baznas Gresik, antara lain Puskesmas Gending sebesar Rp 8,2 juta, HMI Cabang Gresik Rp 3,15 juta serta PGRI Gresik sebesar Rp 1.240.528.500. (yad)

Baznas Salurkan Beasiswa Mahasiswa Produktif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Investasi Sosial harus Dijawab dengan Prestasi, Integritas Selengkapnya

Kolaborasi Insan Sekolah, Alumni, dan Perusahaan Revitalisasi Lapangan dan Aula SMA Negeri 1 Gresik Semakin Ciamik

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi pembangunan lapangan out door dan Aula Sunan Giri SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik telah rampung dan diresmikan pada Rabu, 17 Desember 2025. Peresmian dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat.  Revitalisasi pembangunan lapangan dan aula ini tidak menggunakan anggaran dari pemerintah.

Ketua Komite Sekolah SMA Negeri 1 Gresik Rohmad mengatakan, anggaran revitalisasi hasil gotong royong, insan sekolah (guru dan wali murid), alumni serta danasi dari perusahaan sekitar.

“Butuh waktu selama tiga bulan, mulai perencanaan, penggalian dana hingga proses pembangunan yang dilakukan secara Swakelola,” kata Rohmad dalam sambutan pada Rabu, 17 Desember 2025. Pascarevitalisasi, lapangan serbaguna dan aula Ainul Yaqin pun semakin ciamik. Lapangan serbaguna karena bisa dimanfaatkan untuk kegiatan upacara bendera, futsal, bola voli, basket dan kegiatan siswa lainnya. Sedangkan, aula Sunan Giri ini bisa menampung seribu lebih peserta didik.

Revitalisasi lapangan dan aula ini bisa menjadi legasi bagi Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir. “Revitalisasi lapangan ini, 80 persen berasal dari wali siswa. Jadi anak-anakku semua salam hormat untuk bapak dan ibu kalian semua,” ujar Rohmad. Revitalisasi lapangan dan aula ini, ia melanjutkan, sebagai bukti nyata kolaborasi semua stakeholder sehingga menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat dan membanggakan. 

Smansa Gresik sudah lebih setengah abad berdiri pada 18 Oktober 1957 menjadi sekolah favorit di Kabupaten Gresik. Sekolah terbaik pertama hasil UTBK 2024 di Kabupaten Gresik dan menempati peringkat 334 nasional. Banyak alumni yang menduduki jabatan strategis baik pemerintahan, pimpinan perusahaan, pengusaha hingga politisi. Wakil Bupati Gresik 2024-2029 Asluchul Alif dan Anggota DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono, diantaranya alumninya. ” Semoga menjadi amal jariyah bagi semuanya,” ujarnya. 

Pembangunan sekolah swadaya ini, seakan mengingatkan kembali sejarah berdirinya sekolah yang berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik ini.

SEJARAH SMA NEGERI 1 GRESIK

Berdasarkan laman website sekolah, SMA Negeri 1 Gresik dulu bernama SMA 12 Juli, yang didirikan oleh Yayasan 12 Juli. Untuk mewujudkan sebuah bangunan gedung SMA yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Yayasan 12 Juli mencoba untuk merealisasi maksud tersebut dengan meminta bantuan partisipasi masyarakat, Pemda, perusahaan-perusahaan yang ada di Gresik dan dari pihak-pihak lain. Usaha ini mendapatkan sambutan yang cukup besar antara lain:

Dari masyarakat berupa tambahan dana pembangunan SMA yang di kaitkan pembayarannya dengan pembangunan langganan air dan listrik (utilitas) ; Dari Pemerintah Daerah berupa izin dari Gubernur Jawa Timur untuk tambahan retribusi kopra yang masuk lewat pelabuhan Gresik sebesar 2,00 perkilo ; dan Dari perusahaan berupa bantuan semen dari PT. Semen Gresik.

Atas kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari Panitia Yayasan 12 Juli dan semua lapisan masyarakat, maka terwujudlah bangunan permanen gedung SMA di atas tanah yang memenuhi syarat. Bangunan terdiri dari 6 ruang untuk belajar dan ditambah ; Ruang Kantor Kepala Sekolah ; Ruang Kantor Wakil Kepala Sekolah ; Ruang Tata Usaha dan Ruang Gudang. 

Kemudian, Ruang Kamar Mandi ; Ruang WC; Tempat Salat; Ruang Guru ; Ruang BK; Ruang AVA ; Ruang Lab IPA ; Ruang Lab Bahasa ; Ruang Perpustakaan dan Ruang TI

Di samping itu bangunan tersebut di lengkapi pula dengan mebel dan alat-alat kantor. Dengan selesainya bangunan tersebut, Yayasan 12 Juli berkeinginan mendirikan SMA 12 Juli. Tetapi hal ini tidak dapat dilaksanakan karena adanya pertimbangan-pertimbangan tertentu terhadap SMA 12 Juli. Akhirnya tepat tanggal 1 Agustus 1964 Pemerintah melalui Gubernur Jawa Timur Wiyono menyetujui berdirinya SMA Negeri dengan nama SMA Negeri Gresik. (yad)

Kolaborasi Insan Sekolah, Alumni, dan Perusahaan Revitalisasi Lapangan dan Aula SMA Negeri 1 Gresik Semakin Ciamik Selengkapnya

Polres Gresik dan Polsek Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis,  Liburan Panjang Nataru Aman dan Nyaman

GRESIK,1minute.id – Libur panjang Nataru di mulai Sabtu, 20 Desember 2025 hingga Minggu, 4 Januari 2026. Bila warga Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik sudah merencanakan liburan luar kota tak perlu risau.

Sebab, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menghadirkan inovasi pelayanan publik untuk menjamin keamanan harta benda masyarakat. Polres Gresik resmi membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang hendak bepergian atau mudik, sebagai langkah preventif menekan potensi tindak kriminalitas selama musim liburan.

Layanan penitipan kendaraan ini dipusatkan di Gedung Parkir Wicaksana Laghawa Mapolres Gresik, serta tersedia di seluruh area parkir Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Gresik. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dipungut biaya apa pun.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, program ini merupakan bentuk kehadiran Kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat banyak rumah ditinggal kosong karena pemiliknya mudik.

“Penitipan kendaraan gratis ini kami sediakan agar masyarakat bisa menjalani libur Nataru dengan tenang. Kendaraan yang dititipkan akan berada di lingkungan kantor polisi dengan pengawasan petugas selama 24 jam,” ujar AKBP Rovan di Mapolres Gresik pada Rabu, 17 Desember 2025.

Ia menambahkan, layanan tersebut juga menjadi upaya konkret Polres Gresik dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap meningkat saat momen libur panjang.

Untuk memanfaatkan layanan ini, masyarakat hanya perlu datang ke Mapolres Gresik atau Polsek terdekat, melapor kepada petugas jaga, serta menunjukkan STNK asli sebagai bukti kepemilikan kendaraan yang sah. Prosedur yang sederhana ini diharapkan memudahkan masyarakat tanpa mengurangi aspek keamanan.

Kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis ini mendapat apresiasi sebagai wujud pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Selain memberikan kenyamanan bagi para pemudik, program ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Gresik selama perayaan Nataru. (yad)

Polres Gresik dan Polsek Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis,  Liburan Panjang Nataru Aman dan Nyaman Selengkapnya

Ini 5 Peserta Terbaik PKA Angkatan X, Wabup Gresik : Pejabat Administrator Harus Adaptif, Solutif Menghadapi Dinamika Birokrasi

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan X Pola Kemitraan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur di Hotel Khas Gresik.

Pada kesempatan itu, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengingatkan kembali tugas utama yang harus dimiliki setiap Administrator yaitu bertanggung jawab mengurus, mengelola dan mengawasi pelaksanaan kebijakan atau sistem agar berjalan lancar dan efisien. 

“Pelayanan publik yang semakin kompleks menuntut setiap pejabat administrator untuk adaptif dan solutif menghadapi dinamika birokrasi. Hasil pelatihan ini harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya dihadapan peserta pelatihan yang diikuti oleh 27 peserta pada Senin, 15 Desember 2025.

Selama pelatihan kepemimpinan administrator peserta telah mendapatkan pembelajaran tentang Diagnostic Reading yang merupakan kemampuan untuk membaca kondisi yang sedang terjadi untuk menemukan suatu area yang perlu mendapatkan perubahan. 

“Hal ini sangat penting, selain untuk menyelesaikan masalah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Juga untuk meningkatkan kemajuan atau peningkatan kinerja di tempat kerja atau organisasi masing-masing,” harapnya.

Sebagai pejabat administrator yang merupakan ujung tombak organisasi harus terus berupaya untuk membangun kepercayaan masyarakat. Dengan menciptakan berbagai terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Terutama terobosan yang mampu menjawab kebutuhan maupun persoalan yang saat ini menjadi keresahan di tengah masyarakat.

“Berbagai inovasi yang sudah saudara ciptakan di unit kerja masing-masing saya harap dapat berakumulasi untuk menghasilkan kemajuan yang signifikan bagi pemerintah Kabupaten Gresik. Serta berdampak positif terhadap peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Gresik,” tuturnya.

Wabup menambahkan, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan aksi perubahan secara konsisten. Mempertahankan dan merawat hal hal yang baik yang sudah diupayakan kadang lebih sulit daripada memulainya. Sebab diperlukan komitmen pribadi, komitmen kolektif, dan dukungan iklim organisasi. 

“Oleh karena itu, perlu adanya upaya berkelanjutan yang dinamis dan konstruktif sebagai sarana motivasi untuk mencapai target,” tandasnya.

Di tempat sama, mewakili Kepala BPSDM Jawa Timur Jonathan Judianto menambahkan, kegiatan ini dalam rangka membangun aspek aspek kinerja. Selain membangun knowledge, membangun skill pelatihan ini membentuk pejabat administrator yang kompeten, transformasional, dan mampu menciptakan inovasi dalam pelayanan publik. 

Pihaknya mengapresiasi kepada peserta pelatihan, ia menilai hasil dari pelatihan PKA Angkatan X tersebut diatas ekspektasi dari target yang ditentukan oleh BPSDM. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya tentang jabatan tetapi keteladanan baik dalam organisasi maupun masyarakat. 

“BPSDM Jatim secara konsisten menyelenggarakan berbagai angkatan PKA setiap tahunnya. Sering kali dalam metode blended learning, untuk memastikan pembentukan SDM aparatur yang berkelanjutan,” pungkasnya. (yad)

Berikut lima terbaik dengan kualifikasi sangat memuaskan  di PKA Angkatan X tahun ini. 

1. dr. Kartiko Husodo Odi, Sp. THT dari Dinas Kesehatan memperoleh nilai 95,07. 

2. drh. Viki Mustofa, dari Dinas Pertanian memperoleh nilai 94,32

3.Nur Hamidah, S. Pd., M.Pd dari Dinas Pendidikan memperoleh nilai 94,26

4.Muhammad Masyhur Arif dari Dinas Perhubungan memperoleh nilai 94,12. 

5.dr.Riyan Charlie Milyantono, Sp.T.H.T.K.L dari Rumah Sakit Gresik Sehati memperoleh nilai 94,05

Ini 5 Peserta Terbaik PKA Angkatan X, Wabup Gresik : Pejabat Administrator Harus Adaptif, Solutif Menghadapi Dinamika Birokrasi Selengkapnya

Jelang Nataru, Satlantas Polres Gresik Lembur Nyemprot Jalan Bopeng di Ruas Jalan Deandles 

GRESIK,1minute.id –  Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) volume kendaraan semakin padat. Pun di ruas jalan Deandles, di Gresik bagian Utara atau pantura.

Sayangnya kondisi jalan nasional itu banyak bopeng. Rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Wabil khusus pengendara sepeda motor. Kondisi itu yang membuat Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik harus ngelembur melakukan survei sekaligus penandaan jalan rusak. Jalan yang berlubang kemudian disemprot cat warna putih agar pengguna jalan terhindar dari kecelakaan. 

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang diprediksi meningkat selama arus libur akhir tahun tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan 

dengan menyasar sepanjang Jalan Raya Deandles, Kecamatan Manyar ini dipimpin langsung oleh Ipda Andreas Dwi A, selaku Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik, bersama personel Unit Kamsel.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas menemukan sejumlah titik jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Untuk meminimalkan risiko, Satlantas Polres Gresik segera melakukan tindakan cepat dengan memberi tanda berupa lingkaran menggunakan cat semprot (pylox) pada lubang-lubang jalan tersebut. Penandaan ini berfungsi sebagai peringatan visual agar pengendara lebih waspada saat melintas.

Selain penanganan awal di lapangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari koordinasi aktif antara Polres Gresik dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai pihak berwenang, guna percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, selaku penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. “Kami telah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan BBPJN agar perbaikan segera dilakukan. Penandaan jalan berlubang ini adalah langkah cepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang arus mudik dan balik Nataru yang diperkirakan meningkat,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan, terutama saat melintasi jalur rawan dan kondisi jalan yang belum sepenuhnya diperbaiki. Dengan sinergi semua pihak, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (yad)

Jelang Nataru, Satlantas Polres Gresik Lembur Nyemprot Jalan Bopeng di Ruas Jalan Deandles  Selengkapnya

Muchamad Toha, Sejarawan Gresik bersama FPK Gresik,  Berikan Sosialisasi Kebangsaan dan Persatuan kepada Siswa Spenda Gresik 

GRESIK,1minute.id – FPK Goes To School bertandang ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Senin, 15 Desember 2025. Ratusan siswa kelas VII dan VIII tumplek blek di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik. 

Sejumlah pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Gresik yang hadir dalam Sosialisasi ini, antara lain, Antonius Sihotang dari Suku Batak ; Susi Ida Wardani dan Safara Akmaliah (Suku Jawa) ; Indah Sari Dewi (Etnis Arab) ; serta Helena L. Shandy (Etnis Tionghoa). Dr Muchammad Toha, sejarawan dan budayawan Gresik juga menjabat sebagai Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Pada kesempatan itu, Toha menjlentrehkan pengertian dan tujuan FPK Goes to School. FPK adalah wadah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan semangat kebangsaan, serta mempromosikan Persatuan dan Kesatuan bangsa. Ia pun mengulas tentang sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia dan pentingnya mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Tentang Kebhinekaan dan Toleransi, juga disinggung untuk meningkatkan kesadaran akan keberagaman budaya, agama, dan suku, serta pentingnya toleransi dan hidup berdampingan. Toha yang seorang budayawan dan sejarawan Gresik ini menyampaikan dengan celotehan khas anak-anak. Sehingga acara yang berlangsung lebih dari 60 menit terasa sangat singkat. 

“Saya sebagai peserta sangat senang karena salah satu pemateri asli Gresik (Dr. Muchamad Toha) sangat memukau dan lucu membikin kita semua tidak tertidur dan paham bahwa persatuan penting untuk negara kita agar maju,” kata Nabila Ketua OSIS UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku sangat senang menjadi tempat sosialisasi FPK. “Siswa semakin bertambah wawasan Kebangsaan dan Kebhinekaan. Pembauran dapat membawa banyak manfaat. Meningkatkan persatuan, kerukunan yang kita kenal dengan istilah NKRI harga mati,” kata Salim. (yad)

Muchamad Toha, Sejarawan Gresik bersama FPK Gresik,  Berikan Sosialisasi Kebangsaan dan Persatuan kepada Siswa Spenda Gresik  Selengkapnya

Arsya & Nadia, Terpilih sebagai Duta Cak & Yuk Gresik 2025, Gus Yani : Generasi Muda, Percaya Diri dan Berprestasi 

GRESIK,1minute.id – Arsya Fahriza dan Nadia Tiara Farradilla akhirnya terpilih sebagai Duta Wisata, Cak & Yuk Gresik 2025. Grand final Pemilihan Cak & Yuk Gresik dihelat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu malam, 14 Desember 2025.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Yanuar Utomo menjadi saksi mata Pemilihan Cak & Yuk 2025 yang mengusung tema “Symphony of Dhurung, Breathing Legacy Living Harmony” yang merepresentasikan kearifan lokal sebagai simbol harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat pesisir dan pedesaan Kabupaten Gresik. 

“Pemilihan Duta Cak & Yuk merupakan bagian penting dari proses kaderisasi generasi muda Kabupaten Gresik yang harus terus berjalan secara berkelanjutan dan terarah,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Ajang bergengsi dua tahunan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik. Sebanyak 15 pasangan yang tampil dalam Grand Final. Para finalis ini telah menyisihkan ratusan peserta lainnya. 

Cak Arsya Fahriza adalah Duta Hukum Universitas Trunojoyo Madura 2024. Sedangkan, Yuk Arsya Fahriza, siswi SMAN 1 Cerme serta anggota Paskibraka Kabupaten Gresik 2024.

Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan agar seluruh finalis menjadikan ajang ini sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas diri. “Kalah dan menang merupakan bagian dari proses. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Orang nomor satu Kabupaten Gresik ini berharap ajang Pemilihan Duta Cak & Yuk Gresik dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berdaya saing serta mampu berkontribusi nyata dalam promosi pariwisata dan citra positif Kabupaten Gresik. “Kami ingin kaderisasi ini terus berjalan dan mampu mengantarkan generasi muda Gresik tampil percaya diri serta berprestasi hingga tingkat nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali menegaskan bahwa seluruh rangkaian Pemilihan Duta Cak Yuk Gresik 2025 dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan objektivitas.

“Kami memastikan proses seleksi berjalan transparan dan adil. Penilaian dilakukan secara murni berdasarkan kemampuan, sikap, wawasan, dan potensi para finalis, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun,” tegas Ghozali. Proses penilaian pada Grand Final dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Yanuar Utomo, Putri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Melati Tedja, serta Kepala Program Studi Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya I Dewa Gde Satrya Widya Dutha. (yad)

Arsya & Nadia, Terpilih sebagai Duta Cak & Yuk Gresik 2025, Gus Yani : Generasi Muda, Percaya Diri dan Berprestasi  Selengkapnya

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah Ny Liauw di Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Minggu, 14 Desember 2025. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu korsleting listrik itu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ibadah ke gereja. Kerugian ditaksir sebesar Rp 100 juta. 

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, sekitar pukul 08.40 WIB, pihaknya menerima laporan dari Ny. Meylan, warga Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik. Pelapor melihat ada asap dari dalam rumah Ny. Liauw, tetangganya. 

“Rumah dalam kondisi kosong. Karena pemilik rumah sedang ibadah ke gereja,” ujar Suyono pada Minggu, 14 Desember 2025. Warga yang khawatir, api merembet ke rumah tetangga lainnya kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.  Sebanyak empat personel Damkar Pos Menganti menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.51 WIB atau hanya 11 menit. 

“Kesigapan petugas, api bisa cepat kami padamkan. Sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya. Dinas Damkarmat Gresik mencatat hingga 14 Desember 2025 terdapat enam kejadian kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar Selengkapnya