Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua


GRESIK,1minute.id –  Siswa mulai masuk sekolah lagi hari ini, Senin, 12 Juli 2021. Awal masuk sekolah ini dulu masa yang paling ditunggu-tunggu bagi para pelajar. Kesekolah memakai baju seragam, sepatu serta tas baru. Mereka pun sudah stanby sejak matahari belum terbit. Orang tua pun bersiap mengantar anak ke sekolah.

Akan tetapi, suasana yang dirindukan siswa dan orang tua itu bagai sebuah mimpi dalam dua tahun terakhir ini. Siswa memakai seragam sekolah bersiap bertemu dengan teman-teman. Senang dan gembira bagi siswa. Sementara, para orang tua menyambut  tahun ajaran baru terasa lebih sibuk. Namun, mereka terasa senang.  Toko sepatu, baju seragam dan alat tulis pun kemriyek pembeli. 

Kini, memasuki tahun kedua, awal masuk sekolah di tahun ajaran seakan biasa saja. Lempeng. Tidak terlihat antrian orang tua belaja buku, seragam, tas dan sepatu sekolah. Sementara, siswa seakan seperti kurang gairah menyambut tahun ajaran baru sekolah. “Ngak asyik,”celetuk siswa.

Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) menerjang Indonesia, termasuk Gresik diantaranya memasuki tahun kedua. Belum adq yang bisa memastikan kapan wabah ini berakhir. Apalagi, kondisi saat ini terjadi lonjakan tajam.

BELAJAR DARING : Muhammad Rifky Putra Cahyadi, memakai baju seragam untuk mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 12 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jumlah kasus baru ( positif, isolasi hingga kematian) terjadi lonjakan tajam. Presiden Joko Widodo memutuskan melakukan PPKM Darurat Jaw-Bali mulai 3-20 Juli 2021. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sempat mereda. Namun, kembali mengganas. Tsunami corona gelombang kedua semakin dasyat. Sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit penuh. Pelayanan kegawatdaruratan seakan lumpuh.

Kamar pasien di rumah sakit semakin sulit didapatkan masyarakat. Meski, pemerintah terus menambah tempat tidur baru untuk pasien. “Dua ratus tempat tidur tambahan kami buka. Hanya empat hari sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pafa suatu kesempatan. 

Tempat tidur untuk pasien isolasi di Gelora Joko Samudro (G-Jos) nyaris penuh. Dinkes berencana menambah 50 tempat tidur sehingga total menjadi 190 tempat tidur. Ini belum termasuk pasien isolasi mandiri (isoman). Untuk para isoman ini, Jumat lalu, Bupati Fandi Akhmad Yani menggulirkan program bantuan paket obat dan multivitamin. Bantuan distribusikan melalui Satgas Covid-19 Desa dengan koordinator tiga pilar kecamatan dan puskesmas.

Vaksinasi juga dilakukan saban hari kepada masyarakat. Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) dijadikan Vaksin Center di Gresik. ” Sudah lebih 250 ribu telah divaksin,”kata Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Semua ikhtiar telah dilakukan. Semua upaya itu akan sia-sia bila tanpa kepedulian masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Saatnya bersatu, mencegah persebaran Covid-19. (chusnul cahyadi)

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC  Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.

Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima  1minute.id  pada Minggu, 11 Juli 2021.

Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa  PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik  Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,42 Triliun, Penjualan Ekspor Meningkat 25 Persen

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mencatat laba Rp1,42 triliun (audited) atau 118 persen dari target RKAP 2020. Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia. Salah satu upayanya melalui peningkatan kinerja serta akselerasi program hilirisasi produk melalui pembangunan pabrik baru.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo saat memperingati HUT ke-49 Petrokimia Gresik pada Sabtu,10 Juli 2021. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, menyatakan bahwa ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19 telah menjadi stimulus bagi industri pupuk dan pangan dalam negeri, khususnya Petrokimia Gresik untuk memperkuat sektor produksi pertanian domestik sebagai penopang ketahanan pangan nasional. Terbukti, pertanian menjadi salah satu sektor yang tumbuh positif selama pandemi Covid-19.

Pertumbuhan sektor pertanian juga sejalan dengan peningkatan kinerja perusahaan. Pada 2020, Petrokimia Gresik berhasil mencatat kinerja positif dengan perolehan laba sebesar Rp1,42 triliun (audited) atau 118 persen dari target RKAP 2020.

“Kinerja positif Petrokimia Gresik di tahun 2020 merupakan wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pemerintah memperkuat ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19,” ujar Dwi Satriyo dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Sabtu,10 Juli 2021.

PABRIK 1B PT Petrokimia Gresik ( Foto : Humas Petrokimia Gresik for 1minute.id)

Tidak hanya di pasar domestik, adanya  global supply shock juga memberikan peluang Petrokimia Gresik untuk melakukan ekspansi pasar dan menggenjot ekspor. Selama 2020, penjualan ekspor Petrokimia Gresik mencapai 494 ribu ton, meningkat 25 persen dari penjualan ekspor pada 2019. Bahkan Petrokimia Gresik mampu menguasai market share pupuk NPS di India sebesar 35 persen.

“Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik mampu mengubah tantangan menjadi peluang,”kata Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa selama 49 tahun berdiri, Petrokimia Gresik telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi pemupukan di Indonesia. Diantaranya, menjadi pioneer pupuk berbasis fosfat pada 1980-an, pioneer pupuk NPK berbasis chemical reaction pada 2000, dan pioneer pupuk organik pada 2005.

“Tahun ini juga menjadi tonggak sejarah baru bagi Petrokimia Gresik, dimana kami telah melakukan sederet langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus kontribusi dalam memperkuat ekonomi nasional,”ujarnya.

Salah satu yang telah terealisasi di tahun ini adalah pembangunan pabrik Green Surfactant berkapasitas 600 kiloliter (kL) yang memanfaatkan gas SO3 dari pabrik asam sulfat sebagai bahan baku. Green Surfactant merupakan produk surfaktan lokal pertama di Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi lapangan minyak tua melalui teknologi EOR (Enhanced Oil Recovery).

“Ini menjadi terobosan penting bagi industri minyak dan gas (migas) di Indonesia,”tandasnya.

Selanjutnya, Petrokimia Gresik akan membangun pabrik Soda Ash berkapasitas 300 ribu ton. Soda Ash merupakan bahan baku produk-produk yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari seperti deterjen, kaca dan produk turunannya, hingga pasta gigi. Namun, kebutuhan Soda Ash dalam negeri saat ini masih dipenuhi melalui impor.

Soda Ash merupakan strategi meningkatkan nilai tambah dari produk samping. Pabrik ini nantinya akan memanfaatkan CO2 yang merupakan hasil samping (by product) dari Pabrik Amoniak.

Sedangkan, produk samping Soda Ash berupa Amonium Klorida (NH4Cl) dapat digunakan sebagai bahan baku NPK, sehingga dapat mengurangi kebutuhan impor ZA sebagai bahan baku NPK.

Tidak hanya itu, tahun ini Petrokimia Gresik juga berhasil mendapatkan izin pengecualian gipsum dari kategori Limbah B3 oleh Kementerian KLHK, sehingga pemanfaatannya dapat dilakukan secara masif, tidak hanya di lingkup internal perusahaan, tetapi juga dapat mendukung industri lainnya yang membutuhkan gipsum.

“Ke depan, pengembangan bisnis dengan optimalisasi potensi yang ada akan difokuskan pada hilirisasi produk untuk memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai perusahaan berbasis related diversified industry agar terus tumbuh dan sustainable,” jelas Dwi Satriyo.

Menurutnya, hal ini selaras dengan tema “GREAT For Indonesia : Growth, Excellence, And Worthwhile” yang diusung dalam ulang tahun ke-49 ini. Juga menjadi komitmen dan tekad perusahaan untuk terus tumbuh, unggul dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Dengan demikian, kontribusi Petrokimia Gresik untuk Indonesia tidak hanya dalam hal menopang ketahanan pangan nasional dan mewujudkan pertanian berkelanjutan. Tetapi juga memperkuat industri lainnya yang bermuara pada penguatan ekonomi nasional” tandas Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,42 Triliun, Penjualan Ekspor Meningkat 25 Persen Selengkapnya

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman


GRESIK,1minute.id – Ratusan terpapar corona virus disease 2019 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) tidak ribet lagi mencari obat dan multivitamin. Pasalnya, Satgas Covid-19 di Desa akan menyuplai paket suplemen meningkatkan imun tubuh para isoman.

Program bantuan obat dan multivitamin diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021 itu langsung direspon cepat oleh musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) se-Gresik.

Diantaranya, Satgas Covid-19 Kecamatan Cerme. Satgas dari tiga pilar yakni Camat, Kapolsek dan Danramil menyerahkan paket bantuan dari Pemkab Gresik kepada sejumlah desa di Kecamatan Cerme. Paket yang diantaranya berisi  tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain diserahkan kepada Kepala Desa (Kades) untuk disalurkan kepada warga Isoman di desanya masing-masing. 

“Di sini (Kecamatan Cerme) ada 66 warga melakukan isoman,”ujar Camat Cerme Suyono kepada 1minute.id pada Jumat, 9 Juli 2021. Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu menjamin bantuan obat, vitamin dan masker akan tersalur kepada masyarakat. “Saya pastikan program bantuan bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) tersalur secara tepat,”tegas Suyono. (yad)

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman Selengkapnya

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Vaksinasi untuk masyarakat itu bakal dimulai Sabtu besok, 10 Juli 2021.

Pendaftaran melalui daring atawa online. Bagaimana caranya? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, warga harus mengunduh aplikasi Gresikpedia. Selanjutnya, pilih menu layanan masyarakat. Kemudian scrool ke bawah pilih kelompok Info Covid. Berikut, pilih daftar vaksin.

“Isi formulir dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat dan nomor telepon. Setelah terisi semua tekan tanda kirim,”terang Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Untuk mengetahui Anda sudah berhasil terdaftar, geser aplikasi ke atas pilih menu bukti pendaftaran, jika data Anda ada, screenshoot bukti pendaftaran tersebut. “Operator kemudian menentukan tanggal vaksinasinya. Pada hari yang dijadwalkan bawa foto copy KTP dan tunjukkan screenshot bukti pendaftaran di meja petugas,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Vaksin hanya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.Jam buka 08.30 sampai selesai. Pembatasan 800 pendaftaran vaksinasi perhari. (yad)

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online Selengkapnya

Dokumen Impor Tidak Sesuai, Pengusaha Kapal Dituntut 4 Tahun Penjara


GRESIK, 1minute.id  – Johan Aditya Kuncoro, terdakea dugaan memasulkan dokumen pembelian kapal dari Jepang dituntut 4 tahun penjara. Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik juga membebani lelaki 36 tahun itu membayar denda Rp 100 juta.

Bila terdakwa asal Keputran, Tegalsari, Surabaya itu tidak bisa membayar denda masa hukumannya ditambah 2 bulan. Kini, nasib Johan Aditya Kuncoro ada ditangan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik. 

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik Indah Rahmawati mengatakan terdakwa dituntut hukuman penjara selama empat tahun. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 103 huruf a, Undang-undang Nomor 17 tahun 2006, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

“Memohon majelis hakim untuk menghukum  penjara terdakwa Johan Aditya Kuncoro selama empat tahun,”kata JPU Indah pada Jumat,9 Juli 2021.  Lebih lanjut, Jaksa Indah, mengatakan, terdakwa selaku Direktur PT Trimitra Samudra, pada awal 2019 mendatangkan kapal jenis Kapal Roro Car Ship Revo 3, ex. MV Kokusai Maru 01 tahun pembuatan 1989 dari Hiroshima, Jepang. 

Kapal tersebut masuk ke Indonesia bersandar di Pelabuhan Pontianak pada 26 Januari 2019. Setalah diperiksa dokumen, ternyata tidak sesuai dengan fisik. Akhirnya, diperintahkan untuk ekspor kembali ke Jepang.  Ternyata, kapal tersebut tidak di ekspor, melainkan dibawa ke PT Indonesia Marina Shipyard di Gresik dengan alasan untuk diperbaiki.

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 76 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru. 

Dimana, impor barang modal tidak baru berupa Kapal Revo 3 Ex Ferry Aso yang dibuat pada 1989, tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis kapal untuk dapat diimpor. Sebab, melebihi batas usia kapal yang disyaratkan yakni usia kapal tersebut sudah lebih dari 30 tahun. Apabila tetap diopersionalkan akan membahayakan keselamatan penumpang. 

Rencananya, kapal tersebut akan dipergunakan untuk mendukung kegiatan penyebrangan dari Pelabuhan Padangbay Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali menuju Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun sebaliknya. 

Sementara, Penasihat Hukum terdakwa Johan Aditya Kuncoro, yaitu Aisyah, mengatakan, atas tuntutan hukum oleh jaksa penuntut umum memohon kepada majelis hakim yang mengadili agar membebaskan terdakwa. “Kami sebagai penasihat hukum terdakwa, memohon kepada majelis hakim agar terdakwa dibebaskan, sebab beliau tidak bersalah,”katanya. (yad)

Dokumen Impor Tidak Sesuai, Pengusaha Kapal Dituntut 4 Tahun Penjara Selengkapnya