Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya

Ops Yustisi Dulu, Bagi 1.500 Masker Kemudian


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Futrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail memimpin bagi-bagi masker pada Selasa,2 Februari 2021.Dua pucuk pimpinan di dua institusi dari TNI dan Polri di Kota Santri itu membagikan ribuan masker kepada pengendara kendaraan di simpang empat Sentolang, Kecamatan Kebomas. 

Pembagian masker itu, upaya petugas mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan, membudayakan masyarakat memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19 sebagai gaya hidup.
Sebelum pembagian ribuan masker petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP menggelar operasi yustisi penegakan prokes.

Operasi yustisi di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jilid II.
Operasi yustisi menyasar sejumlah warung kopi, kafe, rumah makan dan pasar tradisional. Petugas menyisir sasaran tersebut untuk memastikan masyarakat mematuhi 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan kegiatan yang dilakukan petugas gabungan itu menindaklanjuti edaran Mendagri 1/2021 dan Keputusan Gubernur Jatim 7/2021 terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “PPKM hingga 8 Februari mendatang,” ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Perwira dua melati di pundak itu mengimbau agar pelaku usaha selalu memperhatikan dan mematuhi ketentuan selama PPKM. Salah satunya memperhatikan kapasitas pengunjung. Juga, para pengunjung. Sebab dengan patuh protokol kesehatan, risiko tertular covid-19 akan semakin kecil. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat semakin ditekan.

“Kami juga bagikan sebanyak 1.500 masker gratis. Masker tersebut kami berikan kepada para pengguna jalan, ojol, pedagang dan masyarakat pada umumnya,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu.
Dengan pemberian masker gratis itu, Arief berharap kepatuhan masyarakat semakin meningkat. Tidak ada lagi masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker.

Sementara itu,  perkembangan data Covid-19 Gresik jumlah kasus terkonfirmasi bertambah 15 kasus terakumulasi 4.829 kasus pada 2 Februari 2021. Sedangkan kasus sembuh bertambah 16 menjadi 4.189 kasus. Jumlah meninggal disebabkan wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu bertambah satu menjadi 321 kasus. (*)

Ops Yustisi Dulu, Bagi 1.500 Masker Kemudian Selengkapnya

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosydi mengatakan musyawarah cabang (Muscab) PKB Gresik berbeda dengan sebelumnya. Muscab PKB diperkirakan dihelat Mei 2021. Serentak regional di Jawa Timur. Merujuk AD/ART terbaru hasil Muktamar PKB di Bali , kata Imron, ketua DPC PKB ditunjuk oleh DPP PKB. 

“Jadi tahun ini, muscab tidak memilih ketua. Tapi, DPP PKB yang menunjuk. Siapa yang diberikan mandat oleh DPP PKB ya itu yang menjadi ketua DPC PKB,”ujar Imron dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 2 Februari 2021.

Panitia Muscab, tambah Imron, nantinya hanya membacakan surat mandat dari DPP PKB. Lalu siapa yang mendapatkan mandat dari DPP PKB , Imron mengaku belum mengetahuinya. ” Sampai saat ini saya belum mengetahui siapa yang mendapatkan mandat dari DPP,”ujarnya. 

Seperti diberitakan, Nurul Haromaini meramaikan bursa calon ketua DPC PKB Gresik. Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromain adalah anak tokoh NU KH Agoes Ali Masyhuri, pemangku pondok pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan , Sidoarjo. Ia istri Fandi Akhmad Yani, bupati Gresik terpilih di Pilbup 2020.

Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Data dihimpun 1minute.id, Ning Nurul, lahir Juni 1992 atau 28 tahun. Ia anak nomor 7 dari 11 saudara dari tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri. Pemangku Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo. Ning Nurul, adik dari Ahmad Muhdlor Ali, bupati Sidoarjo terpilih.

Ning Nurul alumnus Fakultas Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Sejumlah kader partai berlambang bola dunia dikeliling sembilan bintang menganggap Ning Nurul memiliki potensi mengembalikan masa kejayaan PKB di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (*)

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik Selengkapnya

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik

Ning Nurul dan Fandi Akhmad Yani

GRESIK,1minute.id – Masyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik bakal dihelat Maret 2021. Muscab digelar serentak se-Indonesia.

Sujumlah kandidat mulai muncul untuk meramaikan pemilihan pucuk pimpinan partai pemenang pemilihan legislatif (pileg) di Kota Santri ini. Selain Moh Qosim, ketua DPC PKB Gresik berasal dari internal partai.  Kini, muncul nama Nurul Haromaini. Ia adalah istri Fandi Akhmad Yani, bupati terpilih di Pilbup 2020.

Nurul Haromaini adalah putri ulama NU KH Agoes Ali Masyhuri, Tulangan, Sidoarjo. Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul- sapaan- Nurul Haromaini telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Munculnya bakal calon ketua DPC PKB Gresik dari kaum hawa ini sebuah angin segar untuk perkembangan demokrasi di Gresik. Sebab, selama ini pimpinan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu di dominasi kaum adam.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Meski, Syaikhu belum mengenal secara detail tentang profil Ning Nurul. Akan tetapi, Ning Nurul dibesarkan dalam lingkungan pondok pesantren pasti memiliki potensi sangat besar untuk bisa membawa gerbong menuju masa kejayaan PKB di masa 2009. 

“Ning punya potensi untuk itu (mengembalikan kejayaan PKB),”tegasnya. Karena Ning telah dibentuk oleh lingkungan untuk menjadi seorang pemimpin. Terpisah Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi ketika dihubungi belum diangkat. (*)

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik Selengkapnya

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker

 GRESIK,1minute.id – Wabah corona belum berakhir. Tidak ada yang bisa memastikan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu kapan berakhir. 
Memakai masker menjadi salah satu cara mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Asosiasi UMK Sidayu (Asumsi)  melihat masyarakat banyak tidak memakai masker. Mereka tergerak untuk membantu pemerintah dengan membagikan 500 masker pada Senin, 1 Februari 2021.

Pembina Asumsi M. Khoirudin mengatakan, pembagian masker ini karena melihat masyarakat tidak memakai masker di sekitar Pasar Sidayu. Pengendara, pengunjung dan pedagang.  Program Asumsi membagikan seribu masker dalam dua periode.

“Tahap pertama hari ini kami bagikan 500 masker. Urunan anggota Asumsi,”kata Khoirudin melalui Whatsapp pada Senin, 1 Februari 2021. 

Wabah corona sejak Maret 2020 itu menjadikan anggota asosiasi usaha kecil menengah (UKM) di Kecamatan Sidayu merasakan dampaknya. Omzet menurun. Untuk mengatasi wabah di era global ini, tidak bisa mengharapkan dari pemerintah. Masyarakat harus ikut berjuang mengenyahkan Covid-19. 

“Semua harus dimulai dari diri sendiri,  Dan mulai lah dari lingkungan terdekat. Jika semua dilakukan serentak, kita pasti bisa mengenyahkan Covid-19 dari bumi Indonesia tercinta,”katanya. 

Sementara itu, data Satgas Covid-19 hari ini mencatat ada penambahan jumlah 14 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 4.813 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh bertambah 18 kasus menjadi 4.174 kasus. Kasus meninggal dunia tetap terakumulasi  320 kasus. (*)

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker Selengkapnya

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya

GRESIK, 1minute.id – Kerja keras tim gabungan bersama masyarakat membuahkan hasil. Tim gabungan terdiri Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Driyorejo menemukan Hary Hermawan, 50 tahun.

Korban tenggelam di aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo itu ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian tempat penyeberangan perahu pada Minggu, 31 Januari 2021.

“Alhamdulillah,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi selulernya pada Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Kompol Wavek, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Sekitar pukul 11-an tadi,”kata mantan Kapolsek Menganti itu.

Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade menambahkan pencarian hari kedua dilakukan pagi hari menyusuri aliran sungai Kalimas Surabaya.

Penyisiran dilakukan hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Sebab,  arus sungai cukup deras. “(korban) Sudah kami temukan,”kata AKP Ade.

Seperti diberitakan, Hery Hermawan tercebur ke aliran sungai Kalimas Surabaya di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021 pukul 08.00.

Pagi itu,  Hery Hermawan hendak menyeberang menggunakan jasa perahu penyeberangan yang dioperatori Ari Santoso, 57, warga ke Dusun Banjar Anyar , Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan  Taman, Sidoarjo.

Nah, saat menaikki perahu penyeberangan itu, ditengarai korban Hery kehilangan keseimbangan sehingga tercebur ke sungai bersama motornya. (*)

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya Selengkapnya

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas

GRESIK,1minute.id – Seorang calon pengguna jasa perahu penyeberangan tercebut aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021. Korban diduga bernama Hary Hermawan, 50, warga Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tim SAR gabungan dari Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban. Hingga pukul 15.15, korban belum ditemukan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi mengatakan, pencarian masih terus dilakukan petugas gabungan. “Sampai saat ini belum ditemukan,”kata Kompol Wavek dikonfirmasi melalui Whatsapp pada Minggu, 31 Januari 2021.

Menurut Kapolsek Wavek berdasarkan keterangan sejumlah saksi menceritakan sekitar pukul 08.00 korban Hary Hermawan mengendarai sepeda hendak menyeberang ke desa sebelah, Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo. 

Hary lalu menggunakan jasa perahu penyeberangan yang ada di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik itu. Operator perahu tambang adalah Ari Santoso, 57, warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman,  Sidoarjo.

Korban Hery menaiki sepeda motor naik perahu penyebrangan. Bagi Hery naik perahu penyeberangan sudah kerap dilakukan. Sehingga, tidak rasa kekhawatiran. Akan tetapi, entah mengapa pagi itu Hery seperti grogi. Sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya. 

Akibatnya, Hery dan motornya kecebur ke aliran sungai Kali Mas itu.  Arus sungai yang kencang karena musim hujan ditengarai korban dan motornya hanyut. “Saat ini masih proses pencarian korban,”tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. (*)

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas Selengkapnya

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu

GRESIK,1minute.id – Abdul Mujib, pengedar sabu-sabu disergap aparat Polsek Driyorejo, Sabtu 30 Januari 2021. Pemuda 27 tahun dibekuk di gerbang masuk Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Anggota Polsek Driyorejo menghentikan laju pengendara motor Honda PCX warna putih itu.  Sebab,  polisi melihat gelagat pemuda  belakangan di ketahui asal Desa Banyuurip, Driyorejo mencurigakan. “Ngebut,”kata polisi. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin, Sabtu, 30 Januari 2021 sekitar pukul 19.00, sejumlah anggota melakukan penelisikan di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo. “Ada informasi adanya transaksi narkoba,”kata Kompol Wavek pada Minggu, 31 Januari 2021.

Saat melakukan penyelidikan itu, melihat ada seseorang pengendara motor ngebut. Seperti sedang buru-buru.  Pengendara motor itu masuk ke arah Desa Cangkir. Polisi lalu menghentikan pengendara motor Honda PCX warna putih itu.

Polisi semakin curiga ketika pemuda belakangan diketahui bernama Abdul Mujib itu mencla-mencle. Polisi menggeladah tubuh dan bakasi motor gede itu.  “Kami menentukan satu poket sabu-sabu di dalam kotak rokok,”ujar Wavek.

Kristal bening itu berat 0,30 gram. Polisi sedang melakukan pendalaman untuk mencari bandar gedenya. “Tersangka kami tahan di Mapolsek,”kata mantan Kapolsek Menganti itu. (*)

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu Selengkapnya

Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam


GRESIK,1minute.id – Kamar motor Cantika Persada mengangkut  1.600 pupuk karam di sekitar 11 mil perairan Gresik, Sabtu, 30 Januari 2021.
Beruntung, 16 anak buah kapal (ABK) selamat. Sementara, ribuan ton pupuk tidak bisa diselamatkan.

Seluruh awak kapal dinakhodai Mohammad Zamroni dievakuasi oleh kapal Patroli Polisi Air (Polair) Polres Gresik menuju kantor syahbandar di Pelabuhan Gresik.  Informasi yang dihimpun KM Cantika Persada berangkat dari Gresik dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Kapal itu memuat 1.600 ton pupuk SP-36 dan ZA. Sekitar pukul 10.30 kondisi angin dan arus dari selatan ke utara kencang. 

Nakhoda Mohammad Zamroni berusaha mengendalikan laju kapalnya itu. Namun, kapal dengan 16 awak termasuk nakhoda Zamroni ditabrak kapal lainnya. Lambung kapal bolong. Air laut masuk ke dalam kapal. Kapal tidak bisa terselamatkan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatpolair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan KM Cantika Persada karam karena arus kencang dari arah selatan ke utara. Kemudian ditabrak kapal lainnya di bagian lambung sisi kiri depan.bLokasinya sekitar 11 mil dari pelabuhan Petrokimia. 

Kapal mengalami kebocoran, air masuk ke dalam kapal kemudian miring, ABK langsung kita evakuasi menggunakan kapal Sat Polair Polres Gresik. “Ada 16 ABK, Alhamdulilah kondisinya semua selamat,”kata Ade.

Kondisi kapal yang miring perlahan tenggelam di bagian depan itu, mengangkut pupuk dari PT. Petrokimia Gresik sebanyak 1.600 ton pupuk terdiri dari pupuk SP-36 dan ZA. 

Sebanyak 16 kru kapal bersama barang-barang yang masih bisa diselamatkan seperti surat-surat, pakaian dan barang lainnya langsung dievakuasi menuju kantor Sat Polair Polres Gresik di Jalan R.E Martadinata, Kecamatan Gresik. 

“Setelah ini, para kru langsung dibawa ke Syahbandar, untuk pupuk sudah tenggelam di air. Kerugian masih belum bisa ditafsirkan,”kata alumnus Akpol 2007 itu.

Kecelakaan ini menambah panjang jumlah kecelakaan di perairan Gresik Sebelumnya, kapal tugboat menarik kapal tongkang pengakut minyak kelapa sawit tenggelam. Tiga dari delapan awak TB selamat. (*)

Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam Selengkapnya

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator

 GRESIK,1minute.id – Percepatan pemberian vaksin coronavirus disease 2019 dipercepat. Caranya, menambah jumlah fasilitas kesehatan (faskes) dan vaksinator.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat persiapan percepatan pemberian vaksin Sinovac untuk masyarakat itu.  Ada dua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dikunjungi Gubernur Khofifah yakni RS Semen Gresik dan Puskesmas Alun-alun Gresik. 

Gubernur Khofifah didampingi Wabup Gresik Moh Qosim, Pj Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarnodan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.   Sekitar pukul 13.00 tiba di Puskesmas Alun-alun Gresik. Puskesmas berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik ini akan menjadi tempat penyimpanan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu.

Ruang penyimpanan (cold storage) atau cold room, vaccine rafrigerator luasnya 3×4 meter persegi. 
“Cold storege ukuran 3×4 meter persegi sangat besar,”ujar Gubernur Khofifah yang baru sembuh dari corona itu.  Gubernur Khofifah mengatakan, presiden Joko Widodo menghendaki percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat kelar kurun waktu 12 bulan. “Awalnya direncanakan 15 bulan,”kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini. 

Pemprov Jatim kemudian menginiasiasi percepatan vaksinasi itu dengan cara menambah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyanked) dan vaksinator. Untuk Gresik, katanya, jumlah faskes 56 unit akan menaikkan dua kali lipat. “Gresik akan menambah fasyankes hingga 100 tempat,”ujarnya. “Vaksinator akan diantara 500 sampai 1.000 vaksinator,”imbuhnya. 

Dengan menambah jumlah fasyankes dan vaksinator bisa menjadi role model percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat. “Keberadaan Gresik, Surabaya dan Sidoarjo, tiga daerah mendapatkan vaksin ini menjadi penting untuk menjadi referensi kabupaten atau kota lainnya,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyatakan, penambahan fasyankes di. mulai awal Februari 2021. SK penambahan100  fasyankes telah diteken,”ujar Ghozali.  Sedangkan, untuk penambahan vaksinator sudah ditambah 30 pada 28 Januari 2021. “Akan kita tingkatkan terus hingga 1000 vaksinator,”tegasnya. (*)

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator Selengkapnya