Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun

Kawasan Industri Petrokimia Gresik ( foto : Humas Petrokimia Gresik)

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menutup akhir tahun dengan capaian kinerja memuaskan. Kinerja penjualan,  berhasil mencatat penjualan pupuk bersubsidi, pupuk non-subsidi dan non-pupuk sebesar 7,1 juta ton atau 108 persen dari RKAP. 

Sedangkan untuk kinerja keuangan, total pendapatan mencapai Rp 27,35 triliun atau 103 persen dan membukukan laba Rp 1,2 triliun atau 100 persen dari RKAP (unaudited). Atau sesuai target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020. 

“Alhamdulillah, walaupun di tengah wabah Covid-19, secara umum Petrokimia Gresik masih mampu memberikan kinerja yang baik dan tetap berkontribusi positif bagi negara,”kata Direktur Utama Petrokimia Gresik  Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 4 Januari 2021.

Dwi Satriyo menambahkan capaian kinerja perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini juga tidak lepas dari pertumbuhan sektor pertanian nasional. 

Seperti diketahui, pertanian menjadi salah satu sektor yang berhasil tumbuh di tengah banyak sektor lain mengalami perlambatan akibat wabah Covid-19. Tahun 2021, jelas Dwi Satriyo, merupakan masa transisi karena dampak wabah Covid-19 masih akan terasa. 

Petrokimia Gresik tetap berkomitmen untuk mendukung pemenuhan alokasi pupuk bersubsidi nasional sesuai penugasan pemerintah, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. 

“Selain penugasan pemerintah melalui pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga memperkuat penetrasi pasar pupuk komersil,”tandas Dwi Satriyo. 

Kekuatan Petrokimia Gresik di sektor pupuk komersil adalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan spesifik konsumen, baik spesifik lokasi maupun komoditi. 
Dwi Satriyo pun mengaku optimistis, Petrokimia Gresik mampu memperluas pangsa pasar pupuk komersil, terutama untuk jenis pupuk NPK dimana perusahaan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu 2,7 juta ton per tahun. 

Hal ini terbukti sepanjang 2020 terjadi lonjakan ekspor untuk produk Urea, NPK, dan NPS bahkan menjadi capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir. 

Pada bulan Maret 2020, Petrokimia Gresik telah mencetak sejarah dengan melakukan ekspor Urea sebanyak 33.000 ton ke Meksiko.

“Tentu menjadi hal yang sangat membanggakan karena kita dapat melakukan ekspansi diluar pasar Asia,” ujar Dwi Satriyo.

Hingga akhir 2020, diperkirakan total volume ekspor meningkat 26 persen dari total volume ekspor sepanjang tahun 2019. 
Penjualan sektor retail juga tidak kalah membanggakan, penjualan Phonska Plus diperkirakan mencapai 114.559 ton.

Tidak hanya produk pupuk, Petrokimia Gresik juga memiliki rangkaian produk lainnya seperti benih, pembenah tanah, dekomposer, probiotik, serta didukung anak perusahaan (Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku) yang memiliki kompetensi dalam pengendalian hama. 

“Sehingga pengawalan Petrokimia Gresik sangat lengkap, sesuai dengan asanya untuk menjadi solusi bagi sektor agroindustri,”ujarnya. (*)

Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun Selengkapnya

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak


GRESIK,1minute.id – Hampir dua pekan terendam banjir luapan Kali Lamong. Sejumlah jalan desa hingga nasional mulai rusak. Pengendara harus ekstrawaspada.

Kondisi Jalan desa Raya Cerme, diantaranya. Puluhan lubang menganga dengan diameter 20 hingga 40  centimeter dengan kedalaman 10-30 centimeter mencapai panjang sekitar 300 meter. Jenglongan terparah terasa di dekat kantor Waskita Precast di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme. 

Sejumlah pemuda mengatur jalan dan memasang rambu untuk menghindari pengendara motor celaka. Terjatuh. Sebab,  jalan berlubang itu tidak terlihat karena masih tergenangi luapan Kali Lamong. 

Dalam pantauan 1minute.id sekitar pukul 09.00 ketinggian jalan raya nasional itu setinggi 40 centimeter. “Kemarin (Minggu,Red) ada pengendara terjatuh karena tidak mengetahui jalan berlubang,”kata Joni, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik ditemui Senin 4 Januari 2021.

Kondisi jalan berlubang membuat pengendara motor maupun mobil pribadi harus mengurangi kecepatan untuk mencari sela jalan mulus. Arus lalu lintas tersendat. Sebab, kendaraan yang lalu lalang di jalan nasional itu, tidak pengendara motor dan mobil pribadi. Akan tetapi, banyak kendaraan berat.

WASPADA : Pengendara motor ekstra hati-hati ketika melintas di Jalan Raya Cerme, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi melalui Kasubag Humas dan Dokumentasi Bagian Protokol dan Humas Pemkab Gresik Suudin mengatakan, Jalan Raya Cerme, menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN). “Pemkab tidak mempunyai kewenangan untuk memperbaiki,”kata Suudin ditemui Senin 4 Januari 2021.

Akan tetapi, tambahbya,  DPUTR Gresik telah bersurat kepada BBJN terkait kerusakan jalan itu. “Tim BBJN bahkan sudah survei dilokasi,”imbuh Suudin.  

Sementara itu, debit air Kali Lamong kembali tinggi. Genangan air meluas. Pada Minggu malam masih sembilan desa.  Senin 4 Januari 2020 bertambah satu desa menjadi sepuluh desa di Kecamatan Cerme yang terendam banjir Kali Lamong. 

“Desa Morowudi . Air menggenangi sawah seluas 50 ha, tambak 25 ha serta jln raya sepanjang 100 meter dengan ketingggian air 5 cm,”ujar Camat Cerme Suyono, Senin siang. (*)

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak Selengkapnya

Antisipasi Pemohon Membludak, Satpas Polres Gresik Buka Lebih Pagi, Terapkan Prokes Ketat


GRESIK,1minute.id – Libur natal dan tahun baru (nataru) berakhir. Pelayanan administrasi masyarakat kembali normal. 
Diantaranya, Kantor Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Polres Gresik.

Satpas berlokasi di Jalan Randuagung, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu telah mengantisipasi membludaknya pemohon SIM pasca libur nataru.

Antisipasi itu untuk menghindari  terjadinya penumpukan pemohon perpanjangan maupun SIM baru sesuai protokol kesehatan (prokes). Sebab, pagebluk Covid-19 belum reda. 

Satuan yang dipimpin AKP Yanto Mulyanto itu membuka jam pelayanan lebih pagi dan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

TERTIB PROKES : Pemohon antri untuk mengurus SIM di Satpas Polres Gresik, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Polisi memberikan sekat pembatas dan marka antrean pemohon. Ada tiga baris untuk pemohon SIM, perpanjangan dan campuran juga dibedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, pelayanan SIM biasa dimulai pukul 08.00 sampai pukul 13.00. 
“Untuk saat ini kita buka lebih awal. Mulai pukul 06.30 sampai pukul 15.00 atau sampai selesai,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, Senin 4 Januari 2021.

SIM yang habis waktu libur nataru, tambahnya, diperpanjang selama tiga hari ke depan yakni Senin, Selasa dan Rabu. “Untuk perpanjangan,”imbuh Yanto didampingi Kanit Reg Ident Satlantas Polres Gresik Ipda Budi.

Untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019, tambahnya, pemohon harus mematuhi prokes. Memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak. “Semuanya sudah kami antisipasi,”katanya. 

CUCI TANGAN : Petugas Satlantas Polres Gresik mengarahkan pemohon untuk cuci tangan sebelum masuk kantor Satpas Polres Gresik, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id, antrean pemohon SIM sudah terlihat sekitar pukul 06.00. Petugas kemudian mengarahkan pemohon untuk antre sesuai dengan batas jarak yang telah dibuat korp sabuk putih. Jarak antarpemohon sekitar 1,5 meter. 

Sebelum masuk kantor Satpas, petugas mengarahkan untuk cuci tangan, kemudian pemeriksaan suhu badan. Di ruang tunggu loket, setiap kursi di pasangani tanda silang berwarna merah. “Semua ini untuk mencegah penyebaran virus corona,”tegas Yanto. (*)

Antisipasi Pemohon Membludak, Satpas Polres Gresik Buka Lebih Pagi, Terapkan Prokes Ketat Selengkapnya

Jalan Kampung Terendam, Warga Tambak Beras Jalan Kaki Pergi-Pulang ke Rumah

Search

No Images found.

SUASANA Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu 3 Januari 2021. Air bah Kali Lomong sudah ada sejak Selasa 29 Desember 2020. Belum ada tanda-tanda surut.

Jalan Kampung Terendam, Warga Tambak Beras Jalan Kaki Pergi-Pulang ke Rumah Selengkapnya

Sejak Selasa, Ratusan Rumah di Tambak Beras Terendam

RENANG : Anak-anak warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik menikmati banjir di kampungnya, Minggu 3 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Jalan Raya Cerme Cerme kembali tergenangi air luapan Kali Lamong, Minggu 3 Januari 2021. Arus lalu tersendat sebab badan jalan nasional itu banyak lubang mengangga.

Kerusakan terparah di depan kantor Waskita Percast di Jalan Raya Tambak Beras. Kondisi jalan nasional itu yang tergenang air membuat warga Desa Tambak Beras semakin merana. Genangan di perkampungan padat penduduk itu semakin tinggi. Ratusan rumah terendam. 

“Sejak Selasa sampai hari ini (Minggu,Red) belum pernah surut,”ujar Ahmadi, salah seorang warga setempat, Minggu 3 Januari 2021. 

Dalam pantauan 1minute.id air luapan Kali Lamong ini ketinggian air setinggi lutut orang dewasa di jalan poros desa (JPD) atawa jalan desa menjadi arena kolam renang bagi anak-anak.  

Gatur lalin : Anggota Satlantas Polres Gresik mengatur lalin di Jalan Raya Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu 3 Januari 2020 (Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Orang tua mereka mendampingi anaknya sambil bermain gadget. Berdasarkan Satgas Bencana Alam Kecamatan Cerme pukul 12.00 siang tadi JPD yang tergenangi banjir Kali Lomong mencapai 2,5 kilometer. Ketinggian airnya 20-55 centimeter. 

“Data satgas bencana alam hari ini masih melanda sembilan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Minggu 3 Januari 2021. Sembilan desa di Kecamatan Cerme itu adalah Sukoanyar, Iker-ikergeger , Guranganyar, Pandu dan Jono. Kemudian, Tambak Beras, Banjarsari,  Semampir dan Dungus. 

Kondis banjir yang menggenangi sembilan desa di Kecamatan Cerme ini diprediksi bakal awet. Sebab, prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  Surabaya hujan masih akan menggugur di bagian hulu Kali Lamong yakni Mojokerto maupun Lamongan kurun waktu sepekan ke depan. Hujan dengan intensitas rendah bahkan disertai petir. (*)

Sejak Selasa, Ratusan Rumah di Tambak Beras Terendam Selengkapnya

Tidak ada Gejala, Gubernur Jatim Terpapar Covid-19

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK, 1minute.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terpapar Covid-19. “Berdasarkan hasil swab reguler mingguan, saya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Tidak ada gejala yang saya rasakan,”kata Khofifah lewat akun Instagramnya, Sabtu, 2 Januari 2021.

Khofifah mengatakan sedang menjalani isolasi mandiri. “Segala tugas pemerintahan tetap bisa saya koordinasikan bersama Wagub, Sekda dan para OPD (organisasi perangkat daerah). Mohon doa, agar saya bisa segera sembuh dan beraktivitas seperti sedia kala,”imbuhnya.

Ia pun meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk tetap mematuhi mematuhi protokol kesehatan. “Jangan pernah menyepelekan virus ini. Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan bangsa Indonesia . Aamin,” katanya (*)

Tidak ada Gejala, Gubernur Jatim Terpapar Covid-19 Selengkapnya

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau


GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cerme masih terendam banjir Kali Lamong, Sabtu 2 Januari 2021.

Ratusan rumah yang terendam air bah itu di Desa Tambak Beras ada 300 unit rumah ; Jono 170 rumah dan Guranganyar 150 rumah dan Cerme Kidul 5 unit rumah. Total 625 rumah yang masih terendam air setinggi antara 10 – 55 centimeter.  Sudah hampir seminggu rumah ratusan warga itu tergenangi air banjir. 

Selain rumah, banjir Kali Lomong ini juga membuat jalan poros desa (JPD) bagai telaga dadakan. Di Desa Tambak Beras, panjangnya mencapai 2,5 kilometer. 

Evakausi warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme yang sakit menggunakan kendaraan bermotor Kamis 31 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Jalan kampung pun ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Roda dua maupun roda empat. “Kasih warga kalau tidak ditutup,”ujar Sudarsomo, Sabtu 2 Januari 2021.

Dibandingkan sehari sebelumnya, ketinggian air menyusut. Desa yang terganangi semakin berkurang. Berdasarkan data di Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme sekitar pukul 12.00 masih sembilan desa yang terdampak luapan Kali Lamong.

Sembilan desa itu adalah Sukoanyar,  Iker-ikergeger, Guranganyar dan Morowudi. Kemudian, Desa Pandu,  Jono,  Tambak Beras, Cerme Kidul dan Banjarsari.  (*)

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau Selengkapnya

Sediakan Mihol, Warung Digerebek Polisi, Sita 245 Botol


GRESIK,1minute.id – Salah satu warung di Kecamatan Duduksampeyan digerebek polisi. Pasalnya, warung milik Malik, 51, warga Desa Ambeng-ambengwatangrejo itu menjual minuman berakohol (mihol). 

Dalam penggrebekan dipimpin Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng Ari Putra itu,  diamankan ratusan mihol berbagai merek. Malik, penjual mihol harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duduksampeyan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng Ari Putra mengatakan sebelum malam tahun baru hingga awal pergantian tahun, petugas melalukan operasi cipta kondisi (cipkon). 

Dari patroli yang dilakukan petugas, ada satu warung di Desa Ambeng-ambengwatang Rejo, Kecamatan Duduk yang kedapatan menjual mihol. Ratusan botol mihol itu disimpan di rak dan kardus. 

“Total ada 245 botol miras (minuman keras) disita petugas,”kata Sugeng, Sabtu 2 Januari 2021. Dari 245 botol yang disita itu, ada 57 mihol jenis arak dan oplosan. 

Penjual dijerat Perda no 15/2002 jo nomor 19 / 2004 Pasal 9 dan 10 tentang larangan peredaran minuman keras. “Penjual mihol akan di sidang tipiring pada hari Kamis besok,”tambah mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu. (*)

Sediakan Mihol, Warung Digerebek Polisi, Sita 245 Botol Selengkapnya

Masyarakat Patuhi Himbauan, Polisi Berikan Apresiasi, Kini Fokus OLS


GRESIK, 1minute.id  – Perayaan pergantian tahun masehi berjalan aman dan kondusif. Tidak terdengar suara knalpot memekakkan telinga.

Tidak ada pesta tahun baru yang menyedot kerumunan massa. Kondisi kamtibmas kondusif itu mendapatkan apresiasi dari aparat keamanan. TNI, Polri dan Pol PP Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kerjasama dan sinergitasnya. Forkopimda dan jajaran Polres Gresik memastikan pelaksanaan malam pergantian tahun berjalan aman dan kondusif. Tidak ada temuan atau aktifitias menonjol dalam detik-detik pergantian tahun itu. 

Penerapan jam malam dan pelaksanaan protokol kesehatan ketat berjalan sesuai harapan. “Karena sudah menjalan aturan dan regulasi sesuai himbauan pemerintah. Termasuk tertib mematuhi pembatasan aktifitas jam malam sejak pukul 20.00 hingga 4.00 pada momen pergantian tahun,”kata AKBP Arief Fitrianto, Jumat 1 Januari 2021.

Pembatasan jam malam maupun penyekatan arus lalu lintas antarkabupaten tidak diberlakukan lagi.  “Sejauh ini belum ada intruksi atau kebijakan yang mengarah kesana,”imbuh alumnus Akpol 2001 ini.
Kini, kepolisian Resor Gresik kembali fokus pada pelaksanaan Operasi Lilin Semeru (OLS) 2020 yang akan berakhir pada 4 Januari 2021.

OLS untuk antisipasi gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas. “Dan yang terpenting pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Gresik,”tegasnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, usai apel gelar pasukan di halaman Mapolres Gresik baru di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, tim pengamanan langsung menyebar tempatpenjagaan di titik rawan kerumunan dan melakukan penyekatan wilayah perbatasan. 

Sebanyak 250 personel gabungan TNI, Polri,  Pol PP,  Dishub dan ormas langsung menyebar ke sejumlah titik penyekatan. (*)

Masyarakat Patuhi Himbauan, Polisi Berikan Apresiasi, Kini Fokus OLS Selengkapnya

Kolam Banyu Gentong, Wahana Baru untuk Anak di Destinasi Wisata Setigi


GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata  Selo Tirto Giri ( Setigi) punya wahana baru. Yakni, Kolam Banyu Gentong. Wahana kolam renang untuk anak-anak resmi dilaunching pagi tadi, Jumat 1 Januari 2020.

Wahana baru di tahun anyar itu langsung diserbu wisatawan. Masa pagebluk corona, pengelola membatasi 50 persen. Maksimal 30 pengunjung, dan dibatasi 2 jam wahana dilengkapi air mancur dari bawah gentong raksasa sehingga menjadi spot foto yang apik. 

Protokol kesehatan diterapkan ketat oleh pengelola untuk mencegah penyebaran corona virus disease 2019. Pengunjung wisata bekas tambang kapur ini dibatasi hanya 50 persen. Biasanya, Weekend pengunjung maksimal 6 ribu, kini hanya dibatasi 3 ribu pengunjung saja.

Pengelola Wisata Setigi Abdul Halim mengatakan, pihaknya menambah satu wahana untuk menyambut tahun baru. Diharapkan bakal bisa menarik pengunjung, khususnya anak-anak.

“Pada Jumat Pahing, 1 Januari 2021, di wisata Setigi, dengan mengucapkan Bismillah, resmi dibuka Kolam Banyu Gentong,”kata Abdul Halim dalam rilisnya di terima 1minute.id.

Wahana baru ini, tambah Halim yang juga Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu,  kado dari desa untuk Indonesia. “Semoga kolam ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan dan bermanfaat, bisa menambahkan imun tubuh kita makin kuat, sebab bahagia,”ujarnya.  

Ditanya terkait nama Kolam Banyu Gentong, Halim menjlentrehkan filosofi gentong  adalah tempat air minum yang berbentuk seperti tempayan besar. Biasanya terbuat dari tanah liat.

“Dan air inilah merupakan sumber kehidupan. Semoga dengan sumber kehidupan ini, seluruh warganya sejahtera dan bahagia,”katanya. 

Kehadiran wahana baru ini, diharapkan Wisata Setigi semakin berkembang dan dapat terus menerus memberikan manfaat serta membangun ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa. (*)

Kolam Banyu Gentong, Wahana Baru untuk Anak di Destinasi Wisata Setigi Selengkapnya