Hanya Petrokimia Gresik yang Peduli Abang Becak, Daconi Khotob : Semoga Menjadi Berkah

GRESIK,1minute.id – Jono semringah. Pengayuh becak asal Lamongan berusia 70 tahun itu tersenyum bahagia karena mendapatkan bingkisan dari Petrokimia Gresik pada Kamis, 17 Juli 2025. Bagi Jono, yang sudah mbecak sejak 1971 atau selama 54 tahun ini bingkisan dari perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bagaikan rezeki nomplok.

Bingkisan itu, antara lain, berupa uang Rp 200 ribu. Bagi Jono, abang becak yang biasa mangkal di Alun-alun Gresik ini uang tersebut cukup besar. “Sehari bawa pulang Rp 10 ribu sudah bagus. Saya pernah tiga hari tidak narik, makan dikasih orang,” cerita Jono usai acara Petrokimia Gresik Berbagi Berkah Abang Becak di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 17 Juli 2025. Kegiatan sosial rangkaian HUT ke-53 Petrokimia Gresik yang dihadiri oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob ini membagikan sebanyak 530 bingkisan kepada abang becak.

“Hanya Petro (Petrokimia Gresik) yang perhatian kepada kami (abang becak),” katanya. Ia mengungkapkan mendapatkan  bingkisan setiap Petrokimia Gresik merayakan ulang tahun. Jupri, 72, warga Bandaran, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik sekali tiga uang dengan Jono, merasakan berkah setiap tahun. 

BERBAGI BERKAH : Jono, 70, abang becak yang biasa mangkal di Alun-alun Gresik (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, Petrokimia Gresik menyadari bahwa keberadaan abang becak seringkali mendatangkan manfaat bagi karyawan dan keluarga. Abang becak memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, menjaga keberlangsungan ekonomi lokal, serta menjadi transportasi ramah lingkungan yang dekat dengan keseharian warga Gresik.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat hubungan baik dengan abang becak dan masyarakat sekitar, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat, serta mendukung ekonomi kerakyatan di Gresik,” ujarnya.

Kegiatan berbagi bersama abang becak ini, tambah Daconi, rutin dijalankan Petrokimia Gresik dan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap ulang tahun perusahaan. Tahun ini, setiap abang becak yang hadir menerima santunan uang sebesar Rp 200 ribu dan juga memperoleh souvenir dengan total santunan mencapai Rp 106 juta.

Daconi menyadari bahwa bantuan tersebut tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan abang becak. Kendati demikian, ia berharap kegiatan berbagi berkah ini dapat memberikan manfaat dan digunakan dengan baik, apalagi saat ini bertepatan dengan momen tahun ajaran baru sekolah sehingga bisa menunjang pendidikan anak-anak para abang becak.

Sebagai tulang punggung keluarga, para bapak ini harus bekerja keras menarik becak untuk menafkahi keluarganya. Kami bangga bisa berbagi semangat dan motivasi dengan abang becak yang merupakan pahlawan bagi keluarganya,” tandas Daconi.

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap kelancaran operasional perusahaan. Sehingga, perusahaan dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Untuk itu, ia memastikan bahwa kegiatan ini akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

“Kelancaran perusahaan dalam menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia di usia lebih dari setengah abad ini juga tidak lepas dari doa dan dukungan abang becak. Ini sekaligus menjadi wujud terima kasih kami,” tandas Daconi. (yad) 

Hanya Petrokimia Gresik yang Peduli Abang Becak, Daconi Khotob : Semoga Menjadi Berkah Selengkapnya

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik  

GRESIK,1minute.id – Pengembalian dana hibah sebesar Rp 7,8 miliar dari total anggaran Pilkada Gresik 2024 sebesar Rp 64 miliar menjadi pintu masuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik untuk menyelisik dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. 

Sebab, Pengembalian sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) dilakukan tatkal korp Adhyaksa berkantor di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu melakukan penggumpulan bahan keterangan atau bisa disebut Pulbaket memanggil Ketua KPU, bendahara, dan sejumlah anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK).

“Dengan demikian, Kejaksaan telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp7 miliar,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri pada Rabu, 16 Juli 2025.

Nana yang didampingi oleh Kepala Seksi Pidana khusus (Pidsus) Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Gresik melanjutkan, pengembalian uang tidak bisa menghapus pidana. Kejaksaan Negeri akan terus menyelisik perkara dugaan korupsi di institusi penyelenggara coblosan itu. “Kami akan terus melakukan pendalaman. Saat ini, masih tahap pulbaket,” tegas Nana Riana. 

Sumber 1minute.id menyebutkan sisa lebih anggaran sebesar Rp 7,8 juta itu awalnya tidak dilaporkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) 2024. Sisa lebih baru dikembalikan setelah Kejaksaan melakukan pulbaket. 

Pada Pilkada 2024, KPU Gresik mendapatkan alokasi hibah anggaran dari Pemkab Gresik sebesar Rp 64 miliar (bukan Rp 67 miliar yang diberikan sebelumnya). Anggaran tersebut dicairkan tiga termin. Meski, anggaran cukup besar, tapi, partisipasi pemilih di pesta demokrasi itu tergolong minim. 

Data KPU Gresik, tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Gubernur Jatim sebesar 66,90 persen dan pemilihan bupati lebih sedikit lagi yakni 66,85 persen. Ada tengara minimnya partisipasi pemilih itu dikarenakan komisi kurang all out dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan membenarkan KPU Gresik telah mengembalikan anggaran Pilkada Gresik sebesar Rp 7,8 miliar. “Pengembalian langsung ke rekening kas Umum Daerah,” kata Nanang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 17 Juli 2025. Komisi Pemilihan Umum, imbuhnya, mengembalikan sisa anggaran pada 30 April 2025. (yad)

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik   Selengkapnya

Respon Warga Positif, Pemkab Gresik Siapkan Notifikasi Progres Penanganan Layanan Lapor GUS ke Pelapor

GRESIK,1minute.id – Lapor GUS, layanan pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp yang diluncurkan Pemkab Gresik mendapatkan respon positif dari masyarakat. Ratusan warga mengadu melalui nomor  0812-3225-4001 itu. Program anyar itu dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad pada Senin, 14 Juli 2025.

Pengaduan warga, antara lain terkait infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga persoalan sosial di lingkungan sekitar. Operator Gresik Urus Segera (GUS) menindaklanjuti laporan itu kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Memang belum semua pengaduan masyarakat ditindaklanjuti. Sebab, operator harus melakukan verifikasi dan klasifikasi untuk validitas laporan.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik Johar Gunawan, membenarkan tingginya volume laporan sejak hari pertama peluncuran Lapor GUS. Ini menjadi indikator kuat bahwa kanal ini dibutuhkan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Laporan yang kami terima sangat beragam, mulai dari kondisi jalan rusak, pelayanan di puskesmas, hingga persoalan sosial di tingkat desa. Ini menunjukkan bahwa kehadiran Lapor GUS benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujar Johar. Menurutnya, peluncuran Lapor GUS bukanlah akhir dari proses, melainkan justru awal dari pekerjaan besar untuk memastikan sistem berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami sedang menyiapkan penguatan sistem back-end agar lebih adaptif dan andal. Termasuk rencana integrasi dengan sistem pengaduan nasional SP4N-LAPOR,” jelasnya. Tidak sampai hanya disitu, Pemkab akan menambahkan fitur pendukung, seperti respon otomatis berbasis kategori laporan dan notifikasi progres penanganan yang dikirim melalui WhatsApp ke pelapor.

Fitur ini dirancang untuk memastikan masyarakat tidak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga dapat memantau sejauh mana laporan tersebut ditindaklanjuti. “Kami ingin pelapor merasa didengar dan dilibatkan dalam setiap proses penanganan. Dengan adanya notifikasi, masyarakat bisa mengetahui progres laporan mereka secara langsung,” imbuh Johar.

Dengan semangat transparansi dan keterbukaan, Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan kanal Lapor GUS secara aktif, bertanggung jawab, dan beretika. Setiap aspirasi, kritik, dan saran yang masuk akan menjadi bahan penting bagi perbaikan kualitas layanan publik di Gresik. (yad)

Respon Warga Positif, Pemkab Gresik Siapkan Notifikasi Progres Penanganan Layanan Lapor GUS ke Pelapor Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,25 Miliar

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali menggelontorkan ribuan paket sembako kepada masyarakat. Paket sembako yang dibagikan untuk merayakan HUT ke-53 Petrokimia Gresik sebanyak 12.500 paket senilai Rp 1,25 miliar alias setiap paket senilai Rp 100 ribu.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik Johanes Barus melalui Lurah dan Kepala Desa sekitar perusahaan di Kantor Kelurahan Kroman, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 15 Juli 2025.

Johanes menyampaikan bahwa, bantuan ini menjadi bentuk terima kasih perusahaan atas dukungan yang diberikan masyarakat selama lebih dari setengah abad ini. Berkat dukungan ini, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh tanah air dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk maju dan sejahtera bersama masyarakat, dimana semakin maju perusahaan semakin besar pula kontribusi yang akan diberikan untuk masyarakat. Ini warisan nilai yang diberikan oleh founding father dari waktu ke waktu,” ujar Johanes.

Belasan ribu paket sembako tersebut dibagikan untuk masyarakat di delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan. Antara lain, Kelurahan Kroman (sebanyak 1.388 paket), Karangpoh (1.019 paket), Karangturi (1.449 paket), Ngipik (582 paket), Sukorame (1.887 paket), Lumpur (2.025 paket), Tlogopojok (2.200 paket), dan Desa Roomo (1.950 paket).

Setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter dengan nilai Rp100.000 setiap paketnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ada di sekitar perusahaan, mengingat saat ini setiap keluarga memiliki kebutuhan tambahan, dimana putra dan putrinya naik kelas maupun masuk sekolah.

“Nilainya memang tidak bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tapi kami berharap masyarakat melihat bantuan ini dari niat baik dan ketulusan perusahaan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat,” tandas Johanes.

Ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan terhadap Petrokimia Gresik sehingga dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi masyarakat maupun bagi kemajuan pertanian Indonesia. Tanpa dukungan masyarakat, Petrokimia Gresik akan susah untuk terus tumbuh. “Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat. Kami berharap hubungan harmonis selama ini bisa terus ditingkatkan, demi kebaikan bersama,” ujar Johanes.

Rokayah, seorang penerima paket sembako menyampaikan terima kasih atas kepedulian Petrokimia Gresik terhadap masyarakat sekitar perusahaan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap Petrokimia Gresik semakin maju. Kami yakin, semakin maju Petrokimia Gresik kontribusi untuk masyarakat semakin besar pula. Itu yang kami rasakan selama ini,” ujar warga Kelurahan Kroman itu. (yad)

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,25 Miliar Selengkapnya

Kejari Gresik Naik Status Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim untuk Pembangunan Asrama Santri ke Penyidikan

GRESIK,1minute.id – Dugaan korupsi dana hibah pembangunan asrama pondok pesantren di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik meningkatkan pengusutan dari penyelidikan ke penyidikan.  Namun, kejaksaan belum menetapkan para tersangka karena menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengungkapkan, dugaan korupsi dana hibah pembangunan asrama santri di pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu berasal anggaran Pemprov Jatim pada 2019. Saat itu, pengurus pondok mengajukan proposal pembangunan asrama santri sebesar Rp 400 juta. 

“Setelah anggaran cair, dana hibah digunakan oknum pengurus membeli aset tanah untuk pribadi,” terang Kajari Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kajari Nana Riana didampingi oleh Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda, Kasi Barang Bukti, dan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari. Nana melanjutkan, laporan pertanggungjawaban (LPJ) dilaporkan pembangunan telah selesai 100 persen. “Jadi pembangunan asrama itu fiktif,” tegasnya. Ia mengatakan, asrama santri yang telah ada itu dibangun sebelumnya. 

Dalam perkara ini, penyidikan seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik telah memeriksa puluhan saksi. Mulai pengurus Yayasan Ponpes, Pemprov Jatim, Kepala Desa, Santri dan tiga orang konsultan. “Saat ini, kami menunggu hasil audit kerugian negaranya. Setelah diketahui kerugian negaranya akan ditetapkan para tersangkanya,” katanya. (yad)

Kejari Gresik Naik Status Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim untuk Pembangunan Asrama Santri ke Penyidikan Selengkapnya

Kejari Gresik Selidiki 3 Dugaan Korupsi, Dana Hibah Jatim untuk Ponpes hingga KPU Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mulai memanasi “mesin” seksi pidana khusus (Pidsus). Sebanyak tiga perkara yang sedang dipelototi oleh seksi pidsus yang dikomandoi oleh Arifin Nurahmana Wanda itu.

Tiga perkara dugaan korupsi adalah dana hibah dari Provinsi Jawa Timur untuk pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Manyar pada 2019. Perkara ini memasuki tahapan penyidikan. “Belum ada tersangka karena kami masih menunggu hasil audit kerugian negaranya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda, Kasi Barang Bukti,  dan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari. Perkara kedua, adalah pemanfaatan lahan sepadan di Sungai Brantas dan Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Kabupaten Gresik. “Perkara ini, kami tingkatkan ketahapan penyelidikan karena ada dugaan kuat unsur pidananya,” tegasnya. 

Berikutnya, perkara dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terkait hibah dari Pemkab Gresik sebesar Rp 67 miliar untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 2024 lalu. “Perkara ini masih tahapan pengumpulan data dan keterangan,” ujar Nana Riana. Saat puldata dan pulbaket ini, imbuhnya, telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 7 miliar. “KPU telah mengembalikan uang ke Kas Daerah melalui Kesbangpol,” jelas Nana Riana. 

Akan tetapi, pengusutan perkara di Komisi penyelenggara coblosan Presiden, Gubernur dan Bupati Gresik itu akan terus dilanjutkan. “Kami akan terus lakukan penyelidikan,” tegas Nana. (yad)

Kejari Gresik Selidiki 3 Dugaan Korupsi, Dana Hibah Jatim untuk Ponpes hingga KPU Gresik  Selengkapnya

SIG Bantu Sekolah Perempuan  Kembangkan Budidaya Jamur Tiram di Sumatera Barat

PADANG,1minute.id – Tingginya konsumsi jamur tiram di Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi prospek bisnis yang menjanjikan dan sukses dimanfaatkan oleh Sekolah Perempuan bersama Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Forum Nagari Baringin dengan merintis usaha budi daya jamur tiram di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Dengan pendampingan dan bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang, usaha ini pun terus berkembang dan mampu memproduksi 3-7 kilogram (kg) jamur tiram per hari.

Pengelola UEP Jamur Tiram Sekolah Perempuan Tin Suarni mengatakan, tingginya permintaan jamur tiram di Kelurahan Baringin dan daerah lainnya di Kota Padang melatarbelakangi upaya merintis budidaya jamur tiram. ”Bak gayung bersambut, ide ini mendapat dukungan dari PT Semen Padang berupa fasilitas pendukung dan pendampingan, yang menjadi fondasi awal kesuksesan program ini,” ungkap Tin Suarni.

Budi daya jamur tiram dimulai pada September 2024 bermodalkan bantuan dari PT Semen Padang mulai dari bibit, media tanam, oven, pondok budidaya dan perlengkapan pendukung lainnya. Tin Suarni dengan bangga menceritakan bahwa berawal dari 1.000 media tanam, kini budidaya jamur tiramnya sudah berkembang menjadi 3.000 media tanam dan bisa memanen 3 kg hingga 5 kg jamur tiram per hari, bahkan pernah mencapai panen tertinggi sebanyak 7 kg per hari.

Selain memanen jamur mentah untuk bahan baku olahan, kelompok usaha ini juga melayani pesanan berupa makanan jadi, seperti keripik dan rendang jamur tiram. Ke depan, Tin Suarni berharap Baringin dapat menjadi pusat budi daya jamur tiram di Padang. Selain kondisi cuacanya yang cocok, budidaya jamur tiram juga memiliki potensi ekonomi yang bagus, apalagi saat ini harga jualnya mencapai Rp25 ribu per kg. Peluang ini menjadi kesempatan yang baik bagi ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

“Terima kasih SIG dan Semen Padang atas dukungan dan bantuannya, sehingga usaha kami dapat berkembang dan hasilnya sangat membantu ekonomi rumah tangga. Semoga sukses selalu agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi lebih banyak masyarakat,” ujar Tin Suarni.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh PT Semen Padang tidak hanya membantu rintisan usaha baru, namun secara khusus mendukung pemberdayaan perempuan untuk membantu ekonomi keluarga.

“Salah satu fokus SIG dalam keberlanjutan adalah menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif dan tepat sasaran, sehingga memberikan dampak positif yang optimal dan berkelanjutan. Perkembangan budi daya jamur tiram ini menjadi kontribusi nyata SIG Group dalam memberikan solusi ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Bantu Sekolah Perempuan  Kembangkan Budidaya Jamur Tiram di Sumatera Barat Selengkapnya

14 Tahun Gresik Movie Berkarya, Gelar Layar Berkembang di Kampung Heritage, Kemasan 

GRESIK,1minute.id – Gresik Movie menggelar pameran Layar Berkembang di Loteng Galeri, Sualoka.Hub, Kampung Kemasan, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Pameran berlangsung selama sebulan, 14 Juli sampai 14 Agustus 2025.

Kegiatan untuk merayakan 14 tahun, komunitas film, Gresik Movie ini berbeda dengan pameran yang ada selama ini. Menurut Ananda Shandy, salah satu pendiri Gresik Movie, Layar Berkembang, sebuah upaya untuk menelusuri kembali perjalanan kolektif Gresik Movie dari perkampungan, alat terbatas, dan layar seadanya. 

“Layar Berkembang bukan sekadar menghadirkan dokumentasi masa lalu. Ia menawarkan pengalaman membaca arsip sebagai sesuatu yang aktif, dalam menghidupkan ingatan, membuka ruang tafsir, dan menumbuhkan rasa memiliki,” kata Ananda Shandy dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Selasa, 15 Juli 2025.

Ia melanjutkan, pameran ini tak hanya terbatas pada kebendaan, namun juga peristiwa, keterhubungan, proses berkarya, membangun jejaring dan membentuk ekosistem kultural. Di dalamnya terdapat poster film, foto-foto produksi, kumpulan skenario, kaos komunitas, catatan rapat, serta atribut-atribut lain yang pernah mengisi ruang kolektif. “Semuanya merekam semangat yang sama, yakni bagaimana film dipilih sebagai cara untuk mencintai kota ini,” katanya. 

Kurator dalam pameran ini adalah Raja Iqbal Islamy. “Ini juga menunjukkan bahwa kerja komunitas tak pernah selesai. Terus berlangsung, berpindah bentuk, dan menyesuaikan diri dengan ruang yang tersedia. Dari satu layar ke layar yang lain, dari satu pemutaran ke diskusi warga, Gresik Movie telah menyadari bahwa komunitas lebih dari sekadar pembuat film,” imbuhnya.

Dalam arsip Gresik Movie sejak dibentuk hingga sekarang, ditemukan setidaknya 150 kolaborator, 120 kegiatan terselenggara, 117 liputan media cetak maupun daring, jurnal, 48 Film yang diproduksi, didukung, maupun berkolaborasi, kemudian 135 video dokumentasi, 80 iklan layanan masyarakat.

Selama satu bulan penuh, pengunjung pameran Layar Berkembang tidak hanya diajak melihat, tapi juga terlibat. Akan ada beragam program yang membuka kemungkinan temu dan pertukaran gagasan, di antaranya adalah Workshop kuratorial, Pemutaran film di rooftop Sualoka, Lokakarya Memasak Ide Cerita, Tur dan talkshow bersama kurator, Pertunjukan monolog, Diskusi buku dan Layar tancap bersama warga Kampung Kemasan.

Semua program dirancang untuk mengajak publik, terutama warga Gresik, terlibat aktif dalam mengimajinasikan masa depan sebuah kota sebagai ruang tumbuh melalui arsip, film, dan komunitas. (yad)

14 Tahun Gresik Movie Berkarya, Gelar Layar Berkembang di Kampung Heritage, Kemasan  Selengkapnya

414 ASN Gresik Naik Pangkat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Semua ASN Punya Kesempatan Sama, Asal Kompeten & Berintegritas 

GRESIK,1minute.id – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Gresik berkumpul di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 15 Juli 2025. Wajah mereka terlihat semringah. Senyum terukir menghiasi bibir mereka. 

Ya, mereka patut bahagia. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik tentang Kenaikan Pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) periode 2025. Jumlahnya 414 ASN.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan ASN dengan didampingi Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menegaskan, bahwa kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan disiplin kerja ASN. Seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk naik jabatan, asalkan mampu menunjukkan kompetensi dan integritas.

“Meng-‘upgrade’ diri adalah kewajiban bagi ASN. Saya tegaskan kepada Kepala BKPSDM, dalam kenaikan jabatan ASN yang kita lihat adalah manajemen talentanya. Jadi yang naik ini adalah mereka yang punya kemampuan, bukan yang kenal siapa,” tegas Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemkab Gresik mendorong sistem meritokrasi dalam pengembangan karier ASN. Fandi Akhmad Yani pun menepis praktik-praktik non-profesional dalam promosi jabatan dan menekankan pentingnya kinerja sebagai tolok ukur.

“Semua ASN punya kesempatan untuk menempati jabatan. Tidak perlu kenal Pak Bupati, tidak perlu cari tahu rumahnya Pak Bupati. Tapi panjenengan juga jangan terpengaruh dengan orang-orang yang menjanjikan ini-itu. Itu jelas bohong. Panjenengan harus bekerja, kemampuan di-upgrade, dan fokus.” tambah magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.

Ia juga menekankan bahwa jabatan yang diperoleh bukan karena kedekatan dengan siapa pun, tetapi hasil dari kerja keras yang terukur dalam sistem yang objektif dan transparan. Bupati berharap kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi bagi ASN untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kenaikan pangkat ini bukan sekadar administrasi rutin. Ini adalah momen refleksi dan motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Disiplin adalah kunci, dan hasil kerja panjenengan pasti akan terlihat dalam sistem yang telah kita bangun,” tuturnya. Ia pun mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gresik untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan bekerja dengan hati demi kemajuan Gresik dan kepuasan masyarakat.

Sebanyak 414 PNS menerima SK kenaikan pangkat pada periode ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi èqperangkat daerah dan telah melalui proses penilaian kinerja, kepatuhan terhadap administrasi, serta disiplin kerja sesuai ketentuan yang berlaku. (yad)

414 ASN Gresik Naik Pangkat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Semua ASN Punya Kesempatan Sama, Asal Kompeten & Berintegritas  Selengkapnya

53 Tahun Petrokimia Gresik Rise Forward : Bertumbuh, Berinovasi untuk Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia genap berusia 53  itu terus bertumbuh dengan komitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kinerja unggul dan inovasi berkelanjutan.

Demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob dalam acara “Tasyakuran HUT Ke-53 Petrokimia Gresik” di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 Juli 2025. 

Daconi menjelaskan bahwa, pertumbuhan maupun kinerja unggul Petrokimia Gresik dapat dilihat dari tingkat kesehatan perusahaan yang memperoleh skor AAA dengan predikat Sangat Sehat. Berikutnya, realisasi Key Performance Indicator yang berhasil dicapai sebesar 101,1%. “Kinerja unggul ini diraih Petrokimia Gresik dari sisi produksi, efisiensi, inovasi, maupun kontribusi terhadap keberlanjutan. Tentu capaian ini tidak lepas dari inovasi insan Petrokimia Gresik yang mampu memberikan nilai tambah, serta dukungan dari Pupuk Indonesia selaku holding,” ujar Daconi.

Komitmen terus tumbuh juga dapat dilihat dari capaian perusahaan hingga paruh waktu tahun 2025. Dimana kinerja Semester I/2025, Petrokimia Gresik mampu melampaui target produksi sebesar 3,77 juta ton atau 118 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 3,18 juta ton. “Tentu semangat ini harus kita tingkatkan untuk dapat terus melampaui target RKAP di akhir tahun 2025 mendatang. Selaras dengan tema HUT Rise Forward, sebagai simbol semangat bertumbuh, bertransformasi, dan memimpin,” kata Daconi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk mencapai target-target perusahaan, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus berinovasi melalui penguatan teknologi, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan produk bernilai tambah tinggi. Dengan demikian, kontribusi Petrokimia Gresik dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dicita-citakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta Cita bisa semakin besar lagi.

Petrokimia Gresik juga berkomitmen pada inovasi ramah lingkungan. Adapun teknologi ramah lingkungan yang dijalankan Petrokimia Gresik, diantaranya, pengembangan blue ammonia, green ammonia, efisiensi energi, serta dekarbonisasi yang saat ini menjadi instrumen penting dalam operasional bisnis perusahaan.

“Momentum ulang tahun ke-53 ini sekaligus menjadi refleksi, bahwa Petrokimia Gresik tidak sedang memulai dari nol, tetapi melanjutkan tongkat estafet dari perjuangan panjang para pendahulu kita. Petrokimia Gresik harus terus bertumbuh dengan semangat untuk mencapai prestasi-prestasi baru yang lebih tinggi,” jelasnya.

Terakhir, Daconi mengungkapkan bahwa capaian maupun prestasi perusahaan selama ini tidak bisa lepas dari dukungan masyarakat. Untuk itu ia berharap support tersebut bisa terus diberikan masyarakat untuk kinerja perusahaan semakin baik lagi. “Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Semangat ini merupakan warisan dari para founding fathers kepada Insan Petrokimia Gresik dari generasi ke generasi hingga di usia lebih dari setengah abad ini,” tutup Daconi. (yad)

53 Tahun Petrokimia Gresik Rise Forward : Bertumbuh, Berinovasi untuk Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Selengkapnya