Kepala Kantor Pertanahan Gresik Miliki Nakhoda baru, Ini Harapan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif 

GRESIK,1minute.id – Kantor Pertanahan Gresik memiliki nakhoda baru. Ia bernama Rafif Setiawan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Blora, Jawa Tengah. 

Rafif menggantikan posisi Kamaruddin yang telah menduduki kursi Kepala Pertanahan Gresik selama 2 tahun, 23 hari. Pisah sambut Kepala Kantor Pertanahan Gresik yang dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dilakukan pada Selasa, 8 Juli 2025. Seremonial yang mengusung tema “Melangkah Bersama, Meninggalkan Jejak, Menyambut Harapan,” acara ini berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepala Kantor Pertanahan sebelumnya atas kerja sama dengan Pemkab Gresik. “Terima kasih kepada Bapak Kamaruddin atas kontribus kepada Kabupaten Gresik dan dedikasinya selama ini. Kabupaten Gresik menjadi kantor ke-4 di Pulau Jawa dan ke-12 secara nasional yang melaksanakan peralihan layanan pertanahan ke sistem elektronik” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif. 

Selain itu, Wabup Alif mengucapkan selamat datang dan menitipkan pesan kepada Rafif Setiawan sebagai Kepala Kantor Pertanahan Gresik. 

“Saya titip kepada Kantor Pertanahan Gresik agar terus menghadirkan pelayanan yang tidak mempersulit, terlebih bagi masyarakat kurang mampu. Semoga kita Pemerintah Daerah dapat terus melanjutkan kolaborasi dan kerja sama, dan semoga dapat melahirkan hasil yang gemilang bagi masyarakat  Gresik khususnya di bidang sertifikasi lahan,” harapnya. 

Sementara itu, Kamaruddin dalam ucapan perpisahannya menyampaikan terima kasih atas kerjasama dengan Pemkab Gresik selama ini. “Menjadi bagian dari Kabupaten Gresik adalah sebuah kebanggaan. Terima kasih atas kerja sama, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini. Saya mohon maaf apabila selama masa pengabdian saya terdapat kekurangan atau kekeliruan. Semoga silaturahmi dan hubungan baik ini tetap terjaga,” ucap Kamaruddin.

Kamaruddin menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Gresik selama 2 tahun 23 hari. Selama masa kepemimpinannya, berbagai terobosan strategis dan capaian signifikan berhasil diwujudkan, salah satunya menjadikan BPN Gresik sebagai salah satu kantor percontohan nasional dalam transformasi layanan pertanahan.

Salah satu prestasi menonjol adalah keberhasilan Kantah Gresik dalam implementasi tujuh layanan prioritas Kementerian ATR/BPN, yang meliputi sertifikasi tanah masyarakat, digitalisasi layanan, hingga penyelesaian konflik agraria.

Ditempat sama, Kepala Kantor Pertanahan Gresik baru, Rarif Setiawan menyampaikan tekad untuk melanjutkan program yang telah dijalankan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik sebelumnya.

“Dengan penuh rasa hormat, saya mohon izin untuk bergabung dan mengabdi di Kabupaten Gresik. Saya berkomitmen untuk meneruskan capaian-capaian yang telah dirintis oleh Bapak Kamaruddin, serta berupaya menghadirkan inovasi dan pelayanan pertanahan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar mantan Kepala Kantor Pertanahan Blora. (yad)

Kepala Kantor Pertanahan Gresik Miliki Nakhoda baru, Ini Harapan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif  Selengkapnya

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning 

GRESIK,1minute.id – Tahun Ajaran baru akan dimulai pekan depan, tepatnya mulai 14 Juli 2025 nanti. Namun, tenaga pendidik (tendik) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik sudah sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut siswa baru dan siswa kelas VIII & IX. 

Seperti apa kesibukan 30 guru di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim mengatakan, selain pelayanan sistem penerimaan murid baru (SPMB), selama libur sekolah guru-guru justru banyak kegiatan di antaranya, pelatihan dan ujian Google Workpace level 2, persiapan visitasi penilaian SRA, dan worshop Deep Learning.

Pada Selasa, 8 Juli 2025 seluruh guru menjalani workshop Pembelajaran Mendalam alias Deep Learning. Pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kompetensi guru ini bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (FTK UINSA) Surabaya. “Ada lima dosen FTK yang menggembleng para guru selasa dua hari (Selasa dan Rabu,Red),” ujar Mohammad Salim pada Selasa, 8 Juli 2025.

Sebanyak delapan materi dalam pelatihan  pembelajaran mendalam bagi guru, yakni, Pengantar Pembelajaran Mendalam ; Desain Pembelajaran ; Strategi Pembelajaran Mendalam based learning, problem-based learning, dan inquiry-based learning dan Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam Bagaimana menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran mendalam, seperti menggunakan aplikasi, perangkat lunak, dan sumber daya online.

Kemudian, Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis ; Pengembangan Keterampilan Kolaborasi; Pengembangan Keterampilan mengajar ; serta Penilaian dan Evaluasi dalam Pembelajaran Mendalam. Pelatihan dilaksanakan lima sesi mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB.

“Saya selaku kepala sekolah berterima kasih atas kerjasama UINSA Surabaya yang mengerahkan 5 Dosen, tim terbaiknya untuk berbagi pengalaman praktik baik dalam implementasi kurikulum merdeka di Spenda semoga MoU pendampingan ini terus berkembang menjadi barometer bagi peningkatan kompetensi guru kami,” kata Salim. 

Setiap sesi pemateri berbeda. Lima pemateri itu, adalah Dr Siti Asmaiyah ; Dr Irma Soraya, Ana Nurul Laila , Rakhmawati dan Hilda Izzati Madjid. Seluruh guru sangat antusias mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini. “Saya sangat senang sekali. Materi pelatihan sangat bagus dan tepat sasaran untuk mengangkat spirit peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital yang interaktif,” kata Hanik, Guru IPA di Spenda Gresik. (yad)

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning  Selengkapnya

Ambulans Layanan Darurat Pemkab Gresik, Kini Dilengkapi GPS Tracker 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menerima hibah 35 perangkat Global Positioning System (GPS) Tracker untuk ambulans. Sistem navigasi berbasis satelit bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vastel Telematika Integrasi ini, bertujuan mendukung peningkatan layanan kedaruratan kesehatan di wilayah Kabupaten Gresik. 

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Operasional PT Vastel Telematika Integrasi Ferdy Tanujaya kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 7 Juli 2025. Kegiatan disaksikan antara lain,  Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan sejumlah mitra layanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Vastel. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam sistem layanan darurat. “GPS Tracker ini akan memperkuat sistem respons cepat dalam layanan ambulans. Kami berharap dengan pemasangan GPS Tracker pada 35 ambulans ini, penanganan gawat darurat yang membutuhkan fasilitas ambulans di kabupaten gresik ini dapat lebih cepat dan efektif,” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan  Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Vastel dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan. “Kami menerima GPS Tracker yang telah terpasang pada 35 unit ambulans dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Gresik, mulai dari Puskesmas, rumah sakit daerah, hingga layanan kedaruratan lintas sektor,” jelasnya.

Rincian hibah tersebut adalah 30 unit GPS untuk ambulans di puskesmas se-Kabupaten Gresik ; 2 unit GPS untuk ambulans RSUD Ibnu Sina dan RSUD Gresik Sehati ;  GPS untuk ambulans Dokkes Polres Gresik ; GPS untuk ambulans PMI Gresik  dan GPS untuk ambulans PSC 119 Dinas Kesehatan Gresik, masing-masing 1 unit.

“Dengan pemasangan GPS Tracker ini, penanganan kedaruratan dapat dilakukan lebih cepat dan terintegrasi melalui Command Center. Posisi ambulans yang dapat dilacak secara real-time akan membuat pelayanan darurat menjadi lebih tepat sasaran dan efisien,” imbuh dr. Khusnah.

GPS Tracker tersebut akan terhubung dalam sistem digital melalui platform SigapDarurat.id, sebuah platform pemantauan armada secara real-time. Platform ini memungkinkan optimalisasi rute, pemetaan titik lokasi darurat, hingga pelaporan kondisi operasional armada ambulans secara langsung.

Ditempat sama, Direktur Operasional PT Vastel Ferdy Tanujaya, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan pelayanan publik. “Kami sangat mendukung upaya digitalisasi yang dilakukan Pemkab Gresik, khususnya di bidang layanan kesehatan. Semoga alat GPS ini bisa membantu ambulans bergerak lebih cepat, tepat, dan responsif saat dibutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferdy juga menyampaikan bahwa ke depannya PT Vastel akan menambahkan 15 unit GPS Tracker tambahan. Nantinya GPS tambahan tersebut akan dipasang pada ambulans rumah sakit swasta di Kabupaten Gresik. Dengan demikian, total hibah akan mencapai 50 unit, mencakup seluruh ekosistem layanan darurat, baik fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.

Melalui penggunaan teknologi ini, Pemkab Gresik menunjukkan komitmennya untuk memberikan layanan publik yang lebih terbuka, mudah dijangkau, dan berbasis digital, demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.  (yad)

Ambulans Layanan Darurat Pemkab Gresik, Kini Dilengkapi GPS Tracker  Selengkapnya

Pagi Lapor Polisi, Sore Pelaku Curanmor Dibekuk di Sleman, Jogjakarta 

GRESIK,1minute.id – Polsek Driyorejo meringkus pemuda berinisial MPW, 18, di wilayah Sleman, Jogjakarta. Pemuda asal Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik itu diburu polisi karena diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor alias Curanmor.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Maheni melalui Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan bahwa penangkapan dilakukan berkat hasil koordinasi dan kerja cepat tim Buser Polsek Driyorejo dengan bantuan Resmob Opsnal Polres Gresik dan Polsek Kalasan, Polresta Sleman.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami segera melakukan penyelidikan di lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman CCTV. Dari hasil tersebut, tim kami berhasil melacak keberadaan pelaku hingga ke wilayah Sleman, Jogyakarta,” jelas Kompol Musihram.

Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 1 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Perumahan Sumput Asri, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Korban memarkirkan motor Honda Scoopy miliknya di teras rumah usai pulang kerja pada Senin sore, 30 Juni 2025. Korban baru menyadari motornya hilang usai salat subuh. Setelah berkoordinasi dengan ketua RT dan memeriksa CCTV, korban segera melapor ke Polsek Driyorejo.

Dari hasil penyelidikan, petugas mencium keberadaan pelaku yang diketahui melarikan diri ke wilayah Jogyakarta. Pelaku berhasil diamankan pada Selasa sore, 1 Juli 2025. Pelaku sempat mengalami kecelakaan dua kali selama dalam pelarian, masing-masing di wilayah Druwo Parangtritis dan Solo dekat Bandara Adi Sumarmo, Colomadu, Karanganyar.

Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa,1 unit sepeda motor Honda Scoopy No. Pol S 2603 VN warna hitam, 1 buah STNK dan kunci remot, 1 buah sarung biru, 1 buah baju warna pink, 1 buah celana pendek hitam, 1 buah peci hitam, 1 buah sandal. Kini pelaku meringkuk di ruang tahanan Polsek Driyorejo dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolsek Driyorejo mengapresiasi kerja keras tim Buser serta peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut. “Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan di tempat yang mudah dijangkau,” tutupnya. (yad)

Pagi Lapor Polisi, Sore Pelaku Curanmor Dibekuk di Sleman, Jogjakarta  Selengkapnya

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali

GRESIK,1minute.id – Raihan medali emas kontingen Gresik di Pekan Olahraga Provinsi IX Jawa Timur di Malang Raya 2025 bertambah. Kali ini, sebanyak 5 medali (3 emas dan 2 perak) disumbang oleh para atlet di cabang olahraga (cabor) Ski Air.

Cabor Ski Air, kali pertama kali pertama diikuti oleh kontingen Gresik. Pengurus Ski Air Gresik Yunita Budi Priyanti mengaku bangga dengan daya juang atletnya. Dirinya, mengaku sudah mengetahui penuh kemampuan atletnya, karena sebelumnya mereka latihan dengan porsi maksimal untuk mempersiapkan Porprov kali ini.

“Alhamdulillah berkat motivasi dan semangat juang tersebut, anak anak mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 4 Juli 2025. Menurut Yunita, ini merupakan kali pertama pengkab Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) Gresik ikut serta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi, namun sudah membuahkan hasil maksimal. “Meski baru pertama kali ikut Porprov, kita bisa tunjukkan kita mampu tembus di peringkat dua dibawah kota Surabaya,” pungkasnya. 

Prestasi ini, tidak membuat cabor Ski Air berpuas diri. Yunita berharap terus mendapatkan support dari KONI Gresik, agar bisa memberikan prestasi lebih baik lagi untuk kontingen Gresik dalam Porprov selanjutnya. “Kami butuh support, untuk pembinaan agar atlet kami bisa lebih semangat meraih prestasi untuk Gresik,” pungkasnya.

Sementara itu, Masruron, koordinator kontingen Gresik wilayah Kabupaten Malang memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terus berjuang keras di medan laga, mengharumkan nama Kabupaten Gresik di ajang olahraga. “Terima kasih para atlet, termasuk cabor baru yang sudah kerja keras hingga menyumbangkan medali untuk Gresik,” ujar Ruron, sapaan akrabnya.

Masruron mengapresiasi kerja keras cabor Ski Air, meski hanya berbekal 4 atlet yang diberangkatkan, namun mampu menyumbang 16 poin. “Ini kontribusi yang luar biasa, sehingga patut mendapat apresiasi dan diusulkan peningkatan bantuan uang pembinaan, sehingga ke depan bisa menjadi cabor andalan kabupaten Gresik,” katanya.

Berikut nama atlet Ski Air yang berhasil menyumbang 3 emas dan 2 perak ketika berlaga di Bendungan Karangkates,  Kabupaten Malang ; 

1 Emas Open Men Overall atas nama : Muhammad Aldo Syahputra

1 Emas Overall Team atas Nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Emas Wakeboard team atas nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Perak Open Men Overall atas nama : M. Fajar Tarzacky R.

1 Perak Open Woman Overall atas Nama : Salsabila Widya Agas P. (yad)

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali Selengkapnya

Tekuk Surabaya, Voli Putri Gresik Raih Emas Porprov IX Jatim 

MALANG,1minute.id – Tim voli putri Gresik menambah raihan medali emas bagi kontingen Gresik di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Laga final voli putri Gresik versus Kota Surabaya digelar di GOR Ken Arok, Malang pada Kamis, 3 Juli 2025. 

Laga final voli disaksikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta Sekretaris PBVSI Gresik Aiptu Andrian Susanto, 

Pertandingan berjalan dramatis dan penuh ketegangan sejak set pertama. Surabaya berhasil mengamankan set pertama dengan skor 25-21. Namun, Gresik bangkit di set kedua dan ketiga, merebut kemenangan dengan skor 25-22 dan 25-19. Surabaya sempat memperpanjang napas dengan merebut set keempat 25-18, memaksa pertandingan dilanjutkan ke set penentu. 

Di set kelima yang penuh tekanan, tim voli putri  Gresik menunjukkan mental juara dan berhasil menutup pertandingan dengan skor 15-8, sekaligus memastikan medali emas untuk kontingen Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, yang juga menjabat sebagai PBVSI Gresik, menyampaikan kebanggaannya atas raihan ini. “Alhamdulillah dengan bangga kami beserta Forkopimda baru saja menonton final voli putri dan kita mendapat emas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sebelumnya, cabor drumband , binaan dari Polres Gresik di juga berhasil memperoleh emas. 

“Drumband dengan total saat ini kita mendapat 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Jadi pesan buat pemuda-pemuda Gresik, jangan lupa berusaha dan bekerja keras. Kejarlah impian kalian dan buktikan kita bisa merebut emas. Sukses selalu pemuda-pemudi Gresik,” alumnus Akpol 2006 itu. 

Senada dengan Kapolres, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah pada hari ini sore hari kami bersama Forkopimda berada di Malang menyaksikan final voli putri. Pada saat ini Gresik sudah urutan ke-6 dari Porprov IX di Jawa Timur, semoga terus naik dan kita lebih berprestasi dari tahun yang lalu,” kata Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 3 Juli 2025. Ia berharap perolehan ini akan menambah jumlah poin dan medali emas Gresik di ajang Porprov IX Jatim. 

Sementara itu, mengutip laman konijawatimur.co, Kota Surabaya berada diposisi pertama dengan perolehan 150 medali emas ; 90 medali perak dan 100 medali perunggu dengan total poin 892. Kontingen Kabupaten Gresik nangkring di posisi keenam dengan raihan 29 emas ; 23 perak ; dan 40 perunggu. Poin total 202. (yad)

Tekuk Surabaya, Voli Putri Gresik Raih Emas Porprov IX Jatim  Selengkapnya

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025

GRESIK,1minute.id – Panggung PetroNite Fest 2025 terasa lebih meriah pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Sebab, malam itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersinergi dengan Petrokimia Gresik menggelar puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Nawa Karsa Award Pesona Gresik.

Hadir di dua event yang menjadi simbol kuat komitmen Kabupaten Gresik terhadap pelestarian lingkungan dan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid itu antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob. 

Mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik”, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi menjadi representasi aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor dalam satu gerakan bersama menyelamatkan lingkungan.

Pada awarding itu, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendapatkan tiga apresiasi sekaligus dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atas konsistensinya dalam pengelolaan lingkungan.

Tiga apresiasi yaitu, Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai salah satu perusahaan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung Program Kampung Iklim (Proklim) dan berhasil mendapatkan penghargaan Gold pada Kompetisi Bina Industri Ramah Lingkungan (Brilian). Selain itu, Petrokimia Gresik juga mendapatkan apresiasi sebagai Pengelola Ekosistem Mangrove Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa lingkungan hidup menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah. “Gresik memiliki Nawa Karsa, sebuah road map arah pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi nafas utama adalah Pesona Gresik. Program yang menyentuh langsung kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan bahwa penghargaan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam prioritas pembangunan lingkungan. “Kami ingin mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyelamatkan lingkungan. Petrokimia Gresik Grup adalah mitra strategis kami dalam misi ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan secara simbolis 3.000 bibit mangrove kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai bentuk kontribusi dalam rehabilitasi kawasan pesisir.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati Gresik dalam program “Nawa Karsa Award Pesona Gresik Tahun 2025”. Menurutnya, apresiasi ini akan memperkuat komitmen Petrokimia Gresik dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Petrokimia Gresik berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan, yang telah dibuktikan dengan perolehan PROPER Emas selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2021. Penghargaan dan apresiasi Bupati Gresik ini mencerminkan standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan,” tandasnya.

Daconi menambahkan, Petrokimia Gresik memiliki program rutin pengelolaan lingkungan. Selain itu, perusahaan juga melakukan berbagai aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Aksi-aksi ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam mendukung pencapaian Zero Waste and Zero Emission yang dicanangkan pemerintah.

Beberapa aksi yang telah dilakukan Petrokimia Gresik pada momen Hari Lingkungan Hidup tahun ini, antara lain aksi dekarbonisasi dan forestasi mangrove di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare dengan menanam sebanyak 5.300 bibit mangrove.  Kemudian kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di pasar, serta kegiatan uji emisi gratis untuk kendaraan masyarakat sekitar perusahaan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. (yad)

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025 Selengkapnya

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Job Fair selama 2 hari, mulai 2 Juli hingga 3 Juli 2025. Job Fair kali kedua dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Driyorejo itu diikuti 43 perusahaan dengan menyediakan 2.723 lowongan kerja (Loker). Selain itu juga ada Walk In Interview antara pencari kerja dengan perusahaan yang siap merekrut talenta lokal.  Wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Gresik Job Fair 2025. Menurutnya,  Gresik Job Fair merupakan salah satu agenda dalam dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik. “Masalah pengangguran bukan hanya menjadi masalah daerah, tetapi juga masalah regional dan nasional. Oleh karena itu, penanganannya pun perlu dilaksanakan secara bersama sama antara pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat,” ungkap Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menegaskan, bahwa pelaksanaan Job Fair bukan hanya formalitas. Sebab, pihaknya mulai dari pendaftaran, verifikasi di aplikasi AK1, sehingga proses rekrutmen terus dikawal agar benar-benar memberi manfaat. Ia juga meminta kepada Camat dan kepala desa juga bisa memantau lowongan kerja melalui sistem online.  “Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair kali ini. Keberhasilan pelaksanaan Job Fair merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagai sarana pendukung untuk memperluas akses informasi lowongan kerja secara real time. Pemkab Gresik kini mengandalkan platform Gresik Kerja, menurutnya, kehadiran platform ini sangat penting dalam memastikan warga agar tidak ketinggalan peluang.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses informasi pekerjaan. Kami apresiasi semua perusahaan yang peduli membuka peluang, termasuk bagi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, minimal satu persen dari total kebutuhan,” tegas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

Pemkab Gresik, setiap tahun mendorong dan mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan kerja. Baik yang berbasis industri maupun pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat Gresik pencari kerja agar terserap dan dapat bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik. 

“Untuk pemerataan kesempatan kerja, kita harapkan Job Fair bisa digelar 3-4 kali dalam setahun. Di samping itu, program sertifikasi tenaga kerja juga terus kita dorong agar kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik semakin siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin dalam laporannya menjelaskan, pemilihan lokasi Job Fair kali ini bukan tanpa alasan, melainkan upaya untuk menghadirkan pemerataan kesempatan kerja bagi warga Gresik. “Keputusan ini didasarkan pada evaluasi pelaksanaan Job Fair 2024 yang pernah diadakan di tengah kota. Dari total 5.828 pencari kerja yang hadir saat itu, hanya sebagian kecil berasal dari wilayah selatan,” ucap mantan Camat Manyar itu. 

Dalam pelaksanaan Job Fai 2024, sebanyak 1.313 pencari kerja berhasil diterima bekerja melalui proses seleksi langsung oleh perusahaan peserta. Zainul menegaskan bahwa angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Angka ini menunjukkan bahwa program Job Fair Gresik bukan hanya sebatas agenda formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Pada penyelenggaraan tahun lalu, tercatat ada 1.495 kebutuhan tenaga kerja yang ditawarkan. Dengan rincian 337 posisi untuk tenaga kerja yang mampu berbahasa asing, 528 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 347 posisi untuk freshgraduate, serta 264 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi.

Sementara itu, pada Job Fair Gresik 2025 yang digelar di Driyorejo saat ini, total kebutuhan tenaga kerja melonjak menjadi 2.949 posisi. Terdiri dari 495 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 42 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi, 635 untuk tenaga kerja yang menguasai bahasa asing, dan 603 posisi untuk freshgraduate. “Jika dirinci berdasarkan bidang pekerjaan, terdapat 413 posisi di bidang administrasi, 816 di sektor industri, serta 546 posisi di sektor hospitality,” tutupnya. 

Kegiatan Job Fair 2025 ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak pencari kerja mengaku terbantu karena dapat langsung mengakses berbagai peluang kerja, seperti yang disampaikan M. Ridho, 26, pencari kerja asal Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.  “Dengan adanya Job Fair kami merasa terbantu, karena di kegiatan yang digelar oleh Disnaker ini saya bisa memilih lowongan kerja. Sesuai dengan kriteria jurusan ijazah saya lulusan dari sekolah SMK,” kata Ridho. (yad)

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran  Selengkapnya

Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen 

GRESIK,1minute.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik menggelar capacity building di Hotel Aston Gresik pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Pendapatan Daerah Bersama Desa Hebat” ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor-sektor produktif di perdesaan. Antara lain, pajak restoran hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pedesaan menjadi salah satu fokus yang ingin digarap lebih optimal.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan penguatan kapasitas aparatur desa dalam upaya pemungutan pajak yang adil dan merata. “Pemerataan pembangunan perlu ditopang oleh pemerataan kontribusi. Desa bukan sekadar objek pembangunan, tapi juga subjek penting dalam menopang PAD. Maka sinergi antara kabupaten dan desa harus diperkuat, terutama dalam membangun kesadaran dan kapasitas aparatur desa,” ujar dokter Alif, sapaan Asluchul Alif. 

Namun demikian, pemungutan PBB di tingkat desa tidak lepas dari tantangan. Mulai dari proses pembaruan data objek pajak, pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), hingga pencatatan pembayaran secara akurat masih menjadi pekerjaan rumah. “Kendala utama yang sering dijumpai di lapangan adalah terbatasnya sumber daya manusia, minimnya infrastruktur teknologi, serta belum meratanya pemahaman teknis terkait administrasi perpajakan,” katanya. 

Kepala BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya, mengungkapkan bahwa hingga akhir semester pertama tahun ini, realisasi penerimaan PBB sudah mencapai hampir 62 persen dari target tahunan. “PBB masih menjadi tulang punggung PAD Gresik. Tapi capaian ini tidak bisa membuat kita berpuas diri. Butuh kerja keras bersama, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi pajak,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan peran desa serta peningkatan kualitas dan akurasi data menjadi kunci. Upaya digitalisasi juga terus digenjot, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi Laku Pandai yang memungkinkan pencatatan dan pelaporan pajak dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

“Dengan Laku Pandai, masyarakat tidak perlu lagi antre di loket. Pajak bisa dibayar dan dilaporkan secara digital, termasuk pajak kendaraan bermotor. Ini bentuk nyata kemudahan layanan perpajakan,” tambahnya. (yad)

Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 Bupati/Walikota se-Jatim telah merampungkan program seratus hari kerja pertama. Siapa kepala daerah yang paling inovatif ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif dalam Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Malam Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri yang diselenggarakan oleh JTV Surabaya pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya delapan daerah yang terpilih menerima penghargaan bergengsi ini, masing-masing dengan klasifikasi penilaian yang berbeda. 

Kabupaten Gresik dinilai unggul berkat capaian nyata dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik selama 100 hari kerja pertama. Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari pelaksanaan program kerja berbasis Sembilan Navigasi Nawa Karsa, yaitu sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Salah satu program unggulannya adalah “Gresik Mapan”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi di setiap wilayah, baik di Gresik utara maupun selatan,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan bahwa setiap kecamatan di Gresik memiliki karakteristik dan potensi unggulan masing-masing. Tantangan seperti banjir di wilayah Kali Lamong, menurutnya, diubah menjadi peluang melalui pembangunan kolam retensi yang mendukung sektor pertanian di wilayah selatan. “Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” jelas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir Kali Lamong, serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 9,86 km. Di sisi lain, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, perbaikan jalan sepanjang 18,6 km telah diselesaikan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut memberikan apresiasi atas capaian Gresik. Menurutnya, sinergi antarwilayah sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di kawasan ekonomi khusus Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus berinovasi dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif Selengkapnya