Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Antusiasme warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memiliki legalitas administrasi surat izin mengemudi patut mendapatkan apresiasi. Buktinya, puluhan warga menyerbu bus layanan perpanjangan SIM Keliling atau SIMLing yang ada halaman pendapa Alun-alun Kecamatan Sangkapura. 

Untuk kali pertama, warga berada di jarak 180 mil laut atau 3 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dan 9 jam KMP Gili Iyang dari pusat pemerintahan Gresik bisa menikmati pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM tanpa harus ke kantor Satlantas Polres Gresik.

Warga di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean cukup datang Pendapa Kecamatan Sangkapura. Pelayanan prima alias jemput bola kali pertama di era kepemimpinan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik. Untuk pelayanan ini, Satlantas Polres Gresik memboyong bus layanan SIM keliling alias SIMling.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Bawean dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus menyeberang ke daratan Gresik, yang tentunya memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

“Kami hadir di sini untuk memberikan kemudahan bagi mereka,” ujar alumnus Akpol 2006 ini. Layanan SIMling dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat, 30-31 Januari 2025. Kurun waktu itu, produksi SIM Keliling mencapai 55 SIM, dengan rincian SIM A sebanyak 22 lembar dan SIM C sebanyak 33 lembar. Sementara itu, penerbitan SIM baru tetap dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM atau Satpas Satlantas Polres Gresik.

Dalam pelaksanaan layanan ini, Polres Gresik mengirimkan tim yang terdiri dari personel Regident SIM, petugas psikologi, serta petugas dari Dokes Polri. Selain melayani perpanjangan SIM, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara perpanjangan SIM melalui layanan SIMling  dan aplikasi digital Korlantas, SINAR. Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme dan alur penerbitan SIM baru.

Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya ini juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memiliki SIM sebagai bentuk legalitas dan bukti kompetensi dalam berkendara di jalan raya. Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat Bawean, yang merasa terbantu dengan kemudahan layanan perpanjangan SIM tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Gresik.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menambahkan, langkah ini merupakan jemput bola lebih dekat membantu masyarakat. “Langkah Bus SIM keliling di Pulau Bawean untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Pulau Bawean, memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM,” kata Rizki. (yad)

Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean Selengkapnya

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk

GRESIK1minute.id –  Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik menggelar operasi gabungan untuk menertibkan jam operasional kendaraan angkutan barang dan truk galian C. 

Operasi ini dilaksanakan di tiga titik, yakni Jalan R.A. Kartini, Gresik ; Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, dan Exit Tol Cerme, Gresik pada Jumat, 31 Januari 2025.

Dalam ops gab yang pimpin oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Hasilnya, puluhaan sopir yang melakukan pelanggaran dilakukan penindakan dengan rincian, 25 tilang STNK, 15 tilang SIM, serta 84 teguran kepada pengemudi. 

“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi truk agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan melintas di sepanjang Jalan Raya Deandles (Pantura) pada jam operasional tertentu,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna. 

Dalam ops gabungan ini, semua perwira korp sabuk putih itu diterjunkan ke lapangan. Ada Kanit Turjawali , Kanit Gakum dan Kanit Kamsel. Selain sopir truk, polisi juga mengingatkan kepada para pengguna jalan lainnya untuk selalu menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

AKP Rizki Julianda Putera menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Gresik dan Dishub untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar, terutama terkait dengan regulasi jam operasional kendaraan angkutan barang di wilayah hukum Polres Gresik. 

“Diharapkan melalui operasi ini, kesadaran para pengemudi semakin meningkat dalam mematuhi peraturan yang berlaku,” kata AKP Rizki. (yad)

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk Selengkapnya

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya

GRESIK,1minute.id – Satu lagi, terduga pelaku pencurian keok di wilayah hukum Polres Gresik. Pencuri nahas itu berinisial CA. Ia berusia 25 tahun mengaku warga Sidotopo, Semampir, Surabaya itu nyaris tewas karena dihakimi massa di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 30 Januari 2025. 

Beruntung, polisi dari Kepolisian Sektor atau Polsek Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian perkara. Pelaku menggasak gawai merek  OPPO A96 warna hitam milik korban Bernama CRD, 16 tahun, warga setempat. 

Pada waktu itu, korban sedang men-charger smartphone di warung sembako milik kakeknya, Sukar Jayus. Selanjutnya korban masuk ke dalam rumah yang ada di belakang warung untuk mandi. Kemudian selesai mandi korban persiapan mau berangkat ke sekolah ternyata handphone raib. 

Korban melihat ada laki-laki yang yang mencurigakan memegang handphone miliknya maka korban spontan teriak maling. Teriakan korban bagaikan suara komando sehingga menggerakkan orang yang mendengar melakukan pengejara. Pelaku yang berboncengan sepeda motor melihat massa mengejar lari tunggang langgang menuju ke arah timur atau arah Surabaya.

Satu dari dua pelaku tertangkap massa lalu “dikerjai” ramai-ramai. “Warga sekitar melaporkan kejadian. Saat ini pelaku di amankan ke Mapolsek Driyorejo,” tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram. Barang bukti yang diamankan adalah satu buah handphone merek OPPO A96 dan sepeda motor Yamaha Mio. Atas Kejadian tersebut Korban mengalami kerugian Rp 2 juta. “Saat ini masih dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Pelaku CA ditetapkan tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. “Satu orang DPO masih dalam pengembangan,” imbuhnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Polres Gresik

Gasak Smartphone Android, Pencuri Dimassa di Gresik, Polisi Kejar Pelaku Lainnya Selengkapnya

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik bersama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi Sinkronisasi Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas di Hotel Aston Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025.

Diskusi yang berlangsung gayeng bersama stakeholder, yakni BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Dinas Kesehatan, perwakilan Puskesmas, dan Rumah Sakit serta Asosiasi Kepala Desa atau AKD di Kabupaten Gresik berlangsung selama 2 jam.

Sebanyak empat narasumber yaitu, Ketua DPRD Gresik M Syshrul Munir, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna ; Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi atau PMU BPJS Kesehatan Cabang Gresik dr. Dodyk Sukra Goutama yang mewakil Kepala BPJS Kesehatan Gresik serta Kepala BPJS Watch Jatim Arief Supriyono. 

Diskusi rangkaian memperingati Hari Pers Nasional atau HPN yang diperingati setiap 9 Februari ini juga dihadiri oleh dua orang Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam dan Mujid Riduan serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan yakni M. Zaifuddin dan Pondra Priyo Utomo.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir yang menyampaikan, tujuan diskusi ini adalah menyinkronkan persepsi dari semua pihak dalam pelaksanaan alur layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyebut, masalah-masalah dalam pelayanan kesehatan di Gresik terutama menyangkut skema rujukan dari pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/ FKTP atau puskesmas ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut/FKTL rumah sakit.

“Sudah banyak keluhan, aduan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, ada yang langsung ke rumah sakit dengan biaya sendiri, walaupun memiliki atau tercover BPJS,” kata politisi muda dari Fraksi Kebangkitan Bangsa itu.

Beberapa waktu lalu, DPRD Gresik dan BPJS Kesehatan, dan Dinkes bersama Komisi IV telah membedah masalah ini. Terutama pelaksanaan layanan kesehatan di level puskesmas hingga rujukan ke rumah sakit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28/2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional ada 144 jenis penyakit memang harus diselesaikan di FKTP atau Puskesmas, adapun bila diperlukan rujukan ke rumah sakit harus berdasarkan pada pemenuhan kegawatdaruratan.

“Nah kemarin ada progres, Dinkes, Rumah Sakit dan Puskesmas sudah bertemu untuk menyelaraskan aspek ketentuan kegawatdaruratan ini, karena kapasitas dan kemampuan puskesmas juga berbeda-beda,” katanya.

Syahrul berharap, antara pihak Dinas Kesehatan dan Faskes ada kesepakatan yang sama terkait pemahaman skema layanan kesehatan. Karena pemerintah Kabupaten Gresik telah menganggarkan lebih dari Rp100 miliar untuk Universal Health Coverage atau UHC

“Jadi semangat pemerintah, khususnya kami yang di DPRD Gresik berharap tidak sampai terjadi penolakan saat berobat. Sehingga penting dan perlu untuk duduk bersama menyamakan persepsi terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan, pihaknya memahami tentang aturan 144 penyakit yang harus selesai di puskesmas tersebut.

Namun ada beberapa penyakit yang memang belum mampu ditangani Puskesmas, seperti tetanus, bell’s palsy, refraksi. Khusnah juga mencontohkan, kasus demam berdarah, juga menjadi problem, karena tidak bisa serta merta dirujuk jika tidak memiliki komplikasi.

“Kalau tetanus kan harus ada ruang isolasi, nah itu meski masuk dalam 144 penyakit tersebut, di puskesmas belum bisa menangani maka harus dirujuk. Hasil kesepakatan dengan BPJS tentang penatalaksanaan kegawatdaruratan dan diagnostik non spesialistik, sudah kami share ke FKTP. Tapi di FKTP ada batasan rujukan. Kalau rujukan gawat darurat 24 jam di IGD, kalau rujukan poli harus di hari kerja,” beber Khusnah. Hari kerja FKTP mulai Senin hingga Sabtu. Hari Minggu libur. 

Sementara, dr. Dodyk Sukra Goutama menyampaikan, ketentuan aturan 144 penyakit yang harus dilakukan pelayanan di Puskesmas terlebih dahulu sebenarnya sudah berlangsung lama, bahkan sejak jaminan kesehatan BPJS mulai jalan.

Pun ketentuan rujukan dari FKTP ke Rumah Sakit juga sama seperti sebelumnya, yakni harus memenuhi aspek kegawatdaruratan yang ditentukan oleh dokter puskesmas atau FKTP. Namun, menurut Dodyk, ada penajaman proses verifikasi pengajuan klaim dari Rumah Sakit. (yad/gus)

foto : Guslan Gumilang/1minute.id

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat Selengkapnya

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku

GRESIK.1minute.id – Gerakan Literasi Sekolah atau GLS di SMA Negeri 1 Gresik berlanjut. Tahun ini, program satu kelas, satu buku antologi memasuki tahun ke sembilan. GLS ke-9 dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir di Aula Sunan Giri di lantai 2 SMA Negeri 1 Gresk pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS tahun ini, mengusung tema Tumbuhkan Mental Generasi Muda Berani menjadi “Artis Kreatif” ini diikuti seluruh siswa kelas X yang sebanyak 12 kelas di sekolah berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim No 1 Gresik, Jawa Timur ini. 

Artis Kreatif kependekan dari BerkARya, Berfikir kriTIS, KREatif , inovATif , ProduktIF. Untuk membimbing ratusan siswa membuat karya tulis, sekolah menghadirkan empat orang narasumber.

Empat pembimbing itu, yang dihadirkan oleh sekolah untuk membimbing peserta didik di sekolah unggulan yang memilki tagline ” We Have Pride” (Personal Responsibility in Delivering Excellence)” yakni, Chusnul Cahyadi untuk penulisan Artikel ; Aris Wahyudianto untuk penulisan Esai ; Kris Adji A.W, penulisan penulisan Cerpen, dan Jaenuri untuk Puisi dan Pantun. 

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir mengatakan, siswa yang baik literasinya, tutur katanya santun. Tidak pernah misuh. Kalau pun marah, kata Thohir, siswa yang sering membaca atau gemar membaca menggunakan kosa kata yang baik. “Marah dengan gurindam. Tidak menggunakan kata kasar,” ujar Tohir saat memberikan sambutan dihadapan ratusan siswa kelas X pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS SMANSA Gresik : Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir ketika memberikan sambutan pembekalan Gerakan Literasi Sekolah ke-9 SMA Negeri 1 Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025 ( Foto : SMAN 1 Gresik untuk 1minute.id)

Gurindam adalah puisi lama yang terdiri dari dua baris kalimat dalam setiap baitnya. Gurindam berisi nasihat, petuah atau ajaran moral. Untuk bisa mencapai itu, kata Thohir, siswa harus banyak membaca. 

Sementara itu, ketua GLS ke-9 SMA Negeri 1 Gresik Jaenuri memberikan semangat kepada peserta didik untuk terus berproses menjadi yang terbaik. Caranya, sering membaca dan menulis. “Saya optimistis siswa kelas X bisa lebih baik. Ayo kita berproses,” katanya.

Sebelum acara pembekalan penulisan karya antologi, para ketua kelas menandatangi pakta integritas untuk menulis sesuai dengan deadline yakni pada Mei 2025. Setelah tanda tangan pakta integritas, ada pelepasan puluhan balon beraneka warna. Balon itu terbang dan menempel di atap aula Sunan Giri. Pelepasan balon itu menganologikan bahwa kemampuan sangat dangkal sehingga harus terus belajar dengan ekstra keras lagi. (yad)

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku Selengkapnya

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam 

GRESIK, 1minute.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik memasuki hari ketiga pada Rabu, 29 Januari 2025. 

Tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Gresik, TNI AL, Polsek Sangkapura, serta masyarakat nelayan setempat terus melakukan penyisiran. Namun, korban yang bernama Sukandi, 63, warga Dusun Bangsal, Desa Dekat Agung, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih belum ditemukan.

Musibah kecelakaan laut terjadi pada Senin, 27 Januari 2025. Perahu nelayan yang membawa empat orang terbalik setelah diterjang ombak besar dan angin kencang. Kejadian itu, mengakibatkan Sudariono, 57, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, Nurul Mujahata, 57, dan Nur Fali, 65, berhasil selamat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Polairud Polres Gresik Iptu Arifin, mengungkapkan bahwa tim pencari terus berupaya menyisir area perairan dan memeriksa titik-titik lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam.

“Kami bersama TNI AL dan masyarakat nelayan terus melakukan pencarian, baik di perairan maupun di sekitar bibir pantai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar Iptu Arifin pada Rabu, 29 Januari 2025.

Tim pencari menggunakan perahu patroli untuk memperluas area pencarian. Cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu tantangan dalam operasi ini, tetapi upaya pencarian tetap dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.

“Masyarakat, terutama para nelayan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut dan selalu memperhatikan kondisi cuaca guna menghindari kejadian serupa. Kami akan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah lanjutan dalam pencarian korban yang masih hilang,” imbuhnya. (yad)

Disapu Ombak di Perairan Bawean, Perahu Nelayan Terbalik, 1 MD, 2 Selamat, 1 Tenggelam  Selengkapnya

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat

GRESIK1minute.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Gresik, Jawa Timur aman dan kondusif. Tidak ada pesta kembang api, kesenian Barongsai dan Wayang Potehi dalam menyambut pergantian tahun menuju Shio Ular Kayu tersebut. 

Ratusan warga Tionghoa merayakan Imlek dengan sembayang bersama di Tempat Ibadat Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong berada di Kampung Pecinan, Desa Pulopancikan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu. Sembayang dan doa bersama berlangsung khidmat mulai Selasa hingga Rabu dini hari, 28-29 Januari 2025.

Aparat kepolisian Polres Gresik dan sejumlah organasasi kemasyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ikut melakukan penjagaan. Pengamanan imlek di kelenteng yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 872 tahun lalu itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

AKBP Rovan Richard Mahenu menyatakan, kehadiran aparat kepolisian dalam pengamanan Imlek 2576 Kongzili untuk memberikan perasaan aman dan nyaman kepada warga.

“Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang merayakan Imlek dapat melaksanakan kegiatan mereka dengan aman, nyaman,” ujar alumnus Akpol 2006 itu. Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya itu juga mengapresiasi warga masyarakat yang membantu pengamanan Imlek di Kelenteng, termasuk Banser demi menjaga toleransi dan kelancaran ibadah.

AKBP Rovan juga menyempatkan berdialog dengan pengurus kelenteng, Kapolres juga melaksanakan ngopi kamtibmas sebagai bentuk sinergi dengan komunitas Tionghoa di Gresik. 

Sementara ketua TITD Kim Hin Kiong Tan Sutanto  mengapresisi kehadiran kepolisian dalam mengamankan perayaan tahun ini. “Kehadiran Kepolisian membuat kami merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah,” ungkap Tan Sutanto. (yad)

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat Selengkapnya

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2

GRESIK,1minute.id – Pemain Gresik United menetapi janji meraih 3 poin saat menjamu Persibo, Bojonegoro pada laga Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Selasa, 28 Januari 2025.

Sempat tertinggal dua gol, Gresik United bisa membalikkan kendaan menjadi 4-2 karena semangat pantang menyerah. Sebanyak 2.679 penonton memberikan aplaus kepada Renan da Silva dkk. 

“Kita akui kalau permain tim, kita kalah setengah strip dari Persibo. Pemain mereka berpengalaman. Tapi, kita bisa imbangi dengan semangat tinggi, itulah sepak bola. Siapa yang memiliki keinginan menang,” kata Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman usai pertandingan pada Selasa, 28 Januari 2025.

Djanur, begitu sapaan, memberikan apresiasi kepada pemain yang telah bekerja keras luar biasa untuk bisa meraih 3 poin. ” Sempat tertinggal 2 gol. Dan, akhirnya mengubah menjadi 4-2. Ini luar biasa,” tegasnya.

Laga lanjutan, play off degradasi liga 2 Indonesia antara Gresik United menjamu Persibo, Bojonegoro di helat di stadion G-JOS. Laga kali ketiga di grup J ini disaksikan 2.679 penonton. Suporter fanatik Gresik United, Ultras Gresik.

Di awal.pertandingan, Gresik United langsung menyerang untuk mencetak gol cepat. Sehingga mendominasi permainan. Sayangnya, sejumlah peluang yang diperoleh Renan da Silva dkk tidak berbuah gol. Gresik United malah kebobolan di menit ke-40 lewat tendangan kaki kanan Ardi Maulana.

Babak kedua, Coach Djanur mengubah strategi dengan mengganti Renan da Silva dengan Akbar Maulana. Pada menit 49 tendangan Otavio Dutra di menit ke-49, membuat skor menjadi 2-0.

Pemain pengganti Akbar Firmansyah tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-51 dan 66, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gresik United memastikan kemenangan melalui dua gol  Jose Wilkson pada menit ke-91 dan 95. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan tuan rumah. 

“Ini pertandingan luar biasa. Semoga kemenangan ini terus membangkitkan semangat teman. Pantang menyerah,” kata Akbar Firmansyah. (yad)

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2 Selengkapnya

Terharu Motor Digasak Pencuri Bisa Kembali, Ny Eva : Terima Kasih Pak Kapolres

GRESIK, 1minute.id – Nyonya Eva berulangkali mengucapkan rasa syukur. Sebab, sepeda motor Honda Scoopy yang digasak residivis spesialis pencuri sepeda motor bisa ditemukan dan dikembalikan oleh polisi. Ibu rumah tangga berusia 35 tahun yang tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu memberikan apresiasi kepada Polres Gresik.

“Terima kasih pak kapolres,” kata Ny Evan sambil mencium tangan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik di Mapolres Gresik pada Senin, 27 Januari 2025. Kelopak mata Eva terlihat berkaca-kaca karena senang motor Honda Scoopy.

Pasalnya, selama 1,5 tahun ini, Eva menggunakan motor matik itu sebagai alat transportasi satu-satunya. Wira-wiri mengantar anak sekolah, berbelanja dan keperluan lainnya. Selain itu, juga digunakan suaminya untuk bekerja. “Motor ini, bagai kaki saya,” ujarnya.

Karena itulah, Eva merawat motor itu dengan sangat hati-hati. Ketika memarkir di rumah atau tempat parkir di luar rumah Ia selalu mengunci ganda. Kunci stir dan kunci gembok di bagian cakram sepeda motor seharga Rp 18 juta itu. “Motor ini masih belum lunas,” katanya. 

Diakui Eva, sebelum kejadian motornya dicuri. Dirinya sudah mewanti-wanti kepada anaknya saat memarkir kendaraan menggunakan kunci ganda. Namun, karena teledor motor yang diparkir tidak dikunci ganda sehingga memudahkan pencuri menjalankan aksinya. “Kalau kunci ganda sudah ada mungkin anak saya teledor sehingga lupa menggunakan kunci ganda,” ungkapnya.

Pencurian sepeda motor Honda Scoopy milik Ny Eva, 35, warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025 sekitar pukul 21.30 WIB. Malam itu, honda Scoopy nomor polisi AE 3102 QM dipakai anaknya ke rumah temannya di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Korban menginap dan memarkir motor di parkir di pinggir jalan tersebut. Pada Sabtu, 25 Januari 2025 sekitar pukul 03.30 WIB, korban bangun mendapati motor telah raib digasak pencuri. Ia pun melapor kejadian nahas kepada polisi. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, berdasarkan laporan korban tersebut menerjunkan tim khusus atau timsus Macan Giri untuk melakukan penyelidikan. Hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP yang dilakukan oleh timsus dipimpin oleh Ipda Andi Muh Syarif Gunawan, Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik mengindentifikasi terduga para pelakunya. 

Tidak lebih dari 1×24 jam, tiga terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor bisa ditangkap. “Pelaku pertama yang diamankan berinisial MRP alias Kecoak ditangkap di Jalan Pangsud (Panglima Sudirman, Gresik),” terang alumnus Akpol 2006 di Mapolres Gresik pada Senin, 27 Januari 2025.

AKBP Rovan didampingi Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais al-Qarni dan Kasi Humas Polres Gresik AKP Wiwit melanjutkan, dari tersangka MRP, 26, asal Simokerto, Surabaya muncul identitas lainnya, berinisial ADW alias Idiot. 26, asal Kenjeran, Surabaya. Kemudian, penadah hasil curian berinisial AU, 38.

“Pelaku curanmor ini adalah residivis. Mereka telah beraksi 5 TKP di Gresik,” tegas mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro ini.  Penyidik Satreskrim Polres Gresik menjerat dua residivis spesial curanmor dengan pasal 363 KHUP ancaman pidana 7 tahun. “Sementara pelaku penadah barang curian dijerat pasal 480 KHUP ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Kapolres AKBP Rovan mengingatkan jangan coba-coba melakukan kejahatan di wilayah hukum Polres  Gresik. Ia akan melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menjaga kamtibmas. You can run but you can’t hide ( kamu bisa lari, tapi tidak bisa bersembunyi).

Salah seorang tersangka curanmor berinisial MRP mengungkapkan, telah beraksi 5 kali di wilayah hukum Polres Gresik. Lima TKP itu, yakni, sekali di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme ; 2 kali di Desa Kedanyang, Sekali di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dan satu kali di Kecamatan Gresik. Motor Honda Scoopy milik Eva kali terakhir yang digasak dan dijual seharga Rp 5,9 juta. Seperti, pepatah sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga.

MRP mengaku untuk mencuri satu sepeda motor membutuhkan waktu tidak lebih 1 menit, tepatnya antara 5 detik sampai 20 detik. Ia menggunakan kunci letter T. “Hasil kejahatan digunakan untuk keperluan sehari-hari,” kata MRP yang diamini koleganya, ADW. (yad)

Himbauan Kapolres Gresik AKBP Rovan : 

1. Gunakan kunci ganda untuk mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor

2. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas mencegah terjadinya curanmor di kabupaten tercinta

Terharu Motor Digasak Pencuri Bisa Kembali, Ny Eva : Terima Kasih Pak Kapolres Selengkapnya