Siswa SD Kebingungan Pulang, Satlantas Polres Gresik Antar Anak  ke Rumah, Ortu pun Lega

GRESIK,1minute.id – Azraqi Raffan celingukan. Siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik seperti kebingungan ketika mau pulang ke rumahnya di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Azraqi yang masih memakai seragam baju berwarna putih, celana dan topi warna merah terus berjalan kaki sambil “menggendong” tas rangselnya. Sekitar pukul 10.30 WIB. Berulang kali, ia mengusap tahinya karena terkena sengatan sinar matahari. Saat ia melintas di depan Pos Polisi GKB, ada seorang polisi yang baik. 

Petugas segera menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif. Dari hasil komunikasi, diketahui anak itu bernama Azraqi Raffan, siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kepada petugas, Azraqi mengaku hendak berjalan kaki pulang ke rumah. Namun karena tidak mengetahui arah, ia akhirnya tersesat dan kebingungan di jalan. Personel kemudian berupaya menenangkan Azraqi sekaligus menggali informasi mengenai alamat rumahnya. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, diketahui rumahnya berada di belakang gang masuk  RS Denisa, Kebomas atau Dusun Singorejo, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Tanpa menunda waktu, petugas langsung mengantarkan Azraqi menggunakan kendaraan dinas menuju kediamannya demi memastikan keselamatannya.

Sesampainya di rumah, petugas mendapati rumah hanya ada saudaranya. Belakangan diketahui orang tuanya sedang panik mencari Azraqi ke sekolah karena saat dijemput, sang anak sudah tidak berada di lokasi.

Rasa cemas keluarga pun akhirnya berubah menjadi lega setelah mengetahui Azraqi telah diantarkan pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, mengatakan tindakan cepat anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak.

“Respons cepat kepolisian untuk langsung mengantarkan Adik Azraqi ke rumahnya merupakan bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas kami,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan dengan baik. “Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu berhati-hati dan memastikan anak-anak dijemput tepat waktu. Komunikasi dengan pihak sekolah juga harus terus dijaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Siswa SD Kebingungan Pulang, Satlantas Polres Gresik Antar Anak  ke Rumah, Ortu pun Lega Selengkapnya

Ditinggal Antar Sekolah Rumah Hangus Dilahap Api

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Gresik pada Jumat, 3 Juni 2022. Musibah kebakaran kali kedua di bulan Juni ini dialami keluarga Moh Yusuf. Sekitar pukul 07.20 Rumah Yusuf di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo XXXVI , Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dilahap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 07.00 Moh Yusuf mengantarkan anak ke sekolah. Rumah dalam kondisi kosong. Beberapa menit setelah Yusuf meninggalkan rumah asap menyembul dari dalam rumah. Asap berubah menjadi bara api. 

Melihat api membesar, warga berteriak kebakaran. Kampung padat penduduk itu gaduh. Seorang warga bernama Nur kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar.  Karena jarak lokasi dengan markas petugas Damkar hanya selemparan batu, satu unit mobil damkar dan satu mobil suplai air cepat datang di lokasi kejadian. Enam orang petugas yakni Dadang Sugiri ; Hendri Cahyono

Nanang Sujianto ; Aditya Rezka P. ; Diky Ardiansyah dan Indra Agus Tantomi melakukan upaya pemadaman api.

Selama 60 menitan amuk api bisa dikuasai. “Laporan masuk ke kami pukul 07.20. Pukul 07.24 enam anggota datang ke lokasi,”kata Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Gresik A.H.Sinaga pada Jumat, 3 Juni 2022.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, lanjutnya, penyebab kebakaran diduga konsleting . “Kami menghimbau kepada masyarakat, sebelum keluar untuk memastikan semua peralatan elektronik dimatikan. Untuk menghindari Konsleting,”imbuh mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Gresik itu. (yad)

Ditinggal Antar Sekolah Rumah Hangus Dilahap Api Selengkapnya