Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima tiga unit mobil operasional sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim. Tiga unit kendaraan tersebut masing-masing diserahkan kepada Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh, serta GP Ansor Bawean.

Kegiatan serah terima ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif di Pendapa Kabupaten Gresik pada Selasa, 3 Maret 2026.

Fandi Akhmad Yani  mengapresiasi upaya yang dilakukan Bank Jatim atas bantuan kendaraan operasional. Pihaknya berharap kendaraan tersebut mendukung kelancaran kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan di Pondok Pesantren. Serta untuk mempermudah mobilitas GP Ansor di wilayah Kepulauan Bawean yang berjarak 180 mil laut dari pusat Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Kendaraan ini akan menjadi bagian operasional pondok pesantren yang masih berkembang dan masih harus didukung oleh pemerintah daerah. Untuk GP Ansor selain mendukung pekerjaan organisasi mudah mudahan juga bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengatakan, sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Kabupaten Gresik, Bank Jatim memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM serta mendukung pembiayaan pembangunan. 

“Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan. Tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas komitmen dan kepeduliannya terhadap pembangunan Kabupaten Gresik. Menurutnya, program CSR yang diserahkan hari ini merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembagunan yang berkelanjutan, inklusif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong agar program CSR selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sosial dan keagamaan, serta olahraga dan seni budaya. 

“Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, ” ungkap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Bupati berharap bantuan CSR ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh dan GP Ansor Bawean untuk dikelola dengan baik. Serta mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kemaslahatan bersama. 

“Dua pondok pesantren ini sedang bertumbuh, dan mudah-mudahan kedepan santrinya tambah banyak. Saya yakin pondok pesantren ini mencetak generasi yang unggul dengan spiritual dan intelektual yang bagus. Untuk GP Ansor semoga dapat meningkatkan operasional dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat sama, Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam pembangunan daerah. Sebagai mitra kami berkomitmen mendukung program-program pemerintah daerah guna mewujudkan kesejahteraan dan membangun perekonomian yang lebih kuat. 

“Mudah-mudahan bantuan kendaraan operasional CSR Bank Jatim ini memberikan dampak, manfaat dan dapat meningkatkan operasional. Serta juga bisa untuk membantu masyarakat,” katanya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean Selengkapnya

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center

GRESIK,1minute.id – Ratusan anak berkebutuhan khusus atau ABK riang. Mereka bernyanyi, menari bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Wajah mereka terlihat semringah. Usai flas mob anak-anak istimewa itu kemudian naik mobil keliling kantor Bupati Gresik berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. Mobil kelir hitam dengan setrip warna merah itu bertuliskan BankJatim Peduli. 

Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid yang menyerahkan tiga unit mobil kinyis-kinyis itu secara simbolis kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gebyar Hari Disabilitas Internasional yang mengusung tema “Aku dan Keistimewaanku” itu.

Tiga unit mobil tanggung jawab sosial masyarakat atau Corporate Social Responsibility atau CSR Bank Jatim itu nantinya digunakan untuk antar jemput terapi anak ABK ke UPT Resource Center atau RC Dinas Pendidikan Gresik. “Mulai tahun depan, 3 unit mobil untuk antar jemput anak ABK. Nanti RC Dinas Pendidikan Gresik yang akan membuat jadwal,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia juga meminta kepada orang tua yang memiliki anak istimewa yang membutuhkan antar jemput untuk melapor call center Gresik, 112. “Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya Resource Center ini menjadi sebuah unggulan agar Kabupaten Gresik semakin inklusif tidak meninggalkan atau mengecualikan sekelompok orang khususnya ABK. Semuanya punya hak yang sama mendapatkan kebermanfaatan di Kabupaten Gresik,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

FLAS MOB : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menari bersama di Gebyar Hari Disabilitas Internasional 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid mengatakan, Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur tidak hanya fokus mengelola bisnis, tetapi juga selalu berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Timur melalui Corporate Social Responsibility (CSR) bankjatim peduli.

Bank Jatim, katanya, turut andil dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menciptakan Gresik yang Inklusif dan ramah disabilitas. “Tiga unit mobil bantuan Corporate Social Responsibility Bank Jatim ini adalah sebagai alat transportasi untuk memfasilitasi antar jemput bagi anak-anak disabilitas dalam memperoleh kesempatan yang lebih luas mengakses Pendidikan, perawatan dan pendampingan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Gresik memiliki tiga UPT Resource Center yakni UPT RC di Jalan Proklamasi, Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Pulau Bawean. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan anak berkebutuhan khusus di Gresik lebih dari 1.000 anak. Akan tetapi, baru 200 ABK yang intens melakukan terapi di dua UPT Resource Center. “Mobil CSR bantuan Bank Jatim ini nanti yang digunakan untuk antarjemput anak-anak kebutuhan khusus ini,” kata S.Hariyanto. 

Ditempat sama, Wulan, salah orang tua anak ABK tuna netra mengaku senang, Pemkab Gresik menyediakan mobil antar jemput. “Selama ini, Saya nge-grab untuk antar terapi ke UPT RC. Sekali terapi ongkos tranportasi Rp 60 ribu,” kata perempuan yang tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru itu. (yad)

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center Selengkapnya

Wabup Gresik dan Bank Jatim Cabang Gresik Berikan Penghargaan Kepada Sakha Ardiansyah atas Aksi Heroik Patriot Bangsa

GRESIK,1minute.id – Aksi heroik Sakha Ardiansyah memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus saat pengibaran bendera pada Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 menuai empati dan apresiasi.

Pada Gebyar Hari Anak Nasional di GKB Convex, siswa Kelas X Madrasah Aliyah Ibrohimi Manyar, Gresik itu mendapatkan penghargaan atas aksi heroik dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid.

Penghargaan atas Aksi Heroik Patriot Bangsa itu berupa satu unit Laptop dan uang pembinaan yang diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Seperti diketahui Sakha Ardiansyah memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus ini sempat viral di jagat maya dan banyak menuai pujian dari berbagai kalangan netizen karena dianggap sebagai sebuah aksi heroik yang mencerminkan seorang Patriot Bangsa yang mencintai Tanah Air Indonesia.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid menyampaikan bahwa penghargaan khusus yang diberikan tersebut merupakan andil dalam mendukung Dunia Pendidikan di Kabupaten Gresik serta dalam rangka merayakan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2023. 

AKSI HEROIK: Sakha Ardiansyah ketika memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus saat pengibaran bendera pada Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di MA Al Ibrohimi Manyar Gresik (Foto : Tangkap layar)

Penghargaan itu, lanjutnya, bertujuan untuk menunjang serta mendukung kegiatan belajar siswa agar dapat lebih berkembang dan siap menyesuaikan diri di tengah Revolusi Industri 5.0.  Peningkatan efisiensi dan produktifitas dalam hal pembelajaran dengan otomatisasi proses dan penggunaan teknologi, serta sebagai stimulus dan simbol keteladanan siswa yang ditunjukkan dengan jiwa patriotisme. Harapannya, kelak tercipta generasi muda yang memiliki daya saing dan rasa nasionalisme yang tinggi demi kemajuan bangsa Indonesia.

Bank Jatim Cabang Gresik juga telah memberikan kontribusi di wilayah Kabupaten Gresik, yaitu dengan pemerataan pembukaan Rekening Tabungan Simpel sebanyak 28.168, mulai dari PAUD sampai jenjang SMA.

Dikarenakan Tabungan Simpel ini sangatlah mudah persyaratannya, hanya dengan setoran awal sebesar Rp 5.000 tanpa biaya administrasi, yang akan mendorong pelajar sejak dini untuk membiasakan kegiatan menabung dalam memenuhi kebutuhan kelak di masa depan. (yad)

Wabup Gresik dan Bank Jatim Cabang Gresik Berikan Penghargaan Kepada Sakha Ardiansyah atas Aksi Heroik Patriot Bangsa Selengkapnya

10 Ekskavator, 1 Unit Bantuan Bank Jatim, 2022 DPUTR Gresik Targetkan Normalisasi Kali Lamong Sepanjang 17 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tahun ini pekerjaan normalisasi sepanjang 17 kilometer. Target normalisasi Kali Lamong di Gresik Selatan itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi pada Rabu, 15 Juni 2022. Pemkab Gresik menerima bantuan satu unit ekskavator dari Bank Jatim. 

Bantuan program Corporate Social Responbility (CSR) itu diserahkan oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman didampingi oleh corporate secretary Budi Sumarsono kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Tambahan satu unit ekskavator untuk percepatan normalisasi mengurangi risiko banjir di musim hujan. Kami Pemerintah Kabupaten Gresik sangat berterima kasih atas kepedulian dari Bank Jatim. Mudah-mudahan alat ini membawa berkah dan manfaat untuk masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kadis PUTR Gresik Achmad Hadi menambahkan, tambahan satu unit ekskavator ini merupakan alat berat kesepuluh sesuai spek. “Ada yang kecil ada yang long dan standar. Secara garis besar kebutuhannya untuk 2 aspek yaitu jalan dan kali lamong. Untuk sementara ini kita fokuskan di kali lamong,”kata Achmad Hadi. 

Kali Lamong dengan panjang 60 km tersebut sudah ada 3 titik alat berat yang diterjunkan yaitu di Desa Jono dan Pandu, Kecamatan Cerme dan Bangkelo lor, kecamatan Benjeng.

“Alat berat CSR dari Bank Jatim ini akan ditempatkan di Desa Bengkelo Lor. Salah satu tempat yang masih rawan potensi banjir ditambah dengan adanya waduk dan tanggul di daerah tersebut,”ungkapnya.

Hadi lalu menjlentrehkan perkembangan penanganan Kali Lamong setahun terakhir ini. Pada 2021, pihaknya telah mengerjakan normalisasi sepanjang 10 kilometer. Pada 2022, ditargetkan 17 kilometer. “Harapannya,  2023 sudah 80 persen normalisasi kita tuntaskan sehingga untuk 2024 hanya tinggal pembenahan spot potensi agak ringan,”terangnya. 

Hadi menambahkan 10 unit alat berat itu akan dioptimalkan hingga ruas Balongpanggang. Tepatnya, Desa Dapet. “Jadi perhatian kami dengan mengoptimalkan 10 alat berat termasuk CSR dari Bank Jatim ini kita harapkan akan mempercepat penanganan normalisasi banjir kali Lamong,”tandasnya. (yad)

10 Ekskavator, 1 Unit Bantuan Bank Jatim, 2022 DPUTR Gresik Targetkan Normalisasi Kali Lamong Sepanjang 17 Kilometer  Selengkapnya