Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Gresik menggelar Apel Pemantau Pemilu memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Apel yang mengusung tema “Kesaktian Perempuan sebagai Pemantau Pemilu di Akar Rumput Menuju Zero Money Politik dalam Mewujudkan Pemilu yang Bersih dan Berwibawa” ini pusatkan Hutan Mangrove, Pulau Cisiu, Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Peserta apel semua perempuan dan memakai kebaya. Ratusan anggota KPI Gresik yang berasal dari kelompok disabilitas, istri nelayan, lansia, petani, lansia hingga perempuan lintas profesi sangat antusias dalam apel Hari Kesaktian Pancasila ini.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perempuan dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam pencegahan praktik politik uang yang berpotensi merusak integritas pemilu. Rofaatul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Gresik menegaskan pentingnya peran perempuan di akar rumput sebagai garda terdepan pengawasan partisipatif.

“Perempuan memiliki kesaktian dalam menjaga nilai kejujuran dan integritas. Dengan keterlibatan aktif perempuan, kita berharap lahirnya pemilu yang lebih bersih, bermartabat, dan bebas dari praktik politik uang,” ujar Rofaatul.

Melalui apel ini, KPI Gresik bersama Bawaslu berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga cita-cita pemilu yang jujur, adil, dan berwibawa dapat terwujud. (yad)

Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu Selengkapnya

Masa Tenang Pilkada, Bawaslu dan Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada  Serentak 2024 berakhir. Pada Ahad, 24 November 2024 memasuki masa tenang. 

Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik melakukan bersih-bersih alat peraga kampanye. Poster dan banner. Penertiban alat peraga kampanya atau APK berisi gambar pasangan calon atau paslon yang bertebaran di tempat-tempat strategis ini melibatkan aparat gabungan. 

Tim gabungan yang terdiri dari Bawaslu, Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik, Dinas Perhubungan, Polres Gresik Kodim 0817/ Gresik, Panwascam, Panwaslu Kelurahan/Desa atau PKD, serta Panitia Tempat Pemungutan Suara atau PTPS menertibkan APK. 

Hari H Coblosan Pilkada Serentak yakni Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati Gresik akan digelar pada Rabu, 27 November 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Infomasi Bawaslu Grssik Rozikin menyampaikan memasuki masa tenang jelang pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024, seluruh APK harus ditertibkan. “APK ini langsung diturunkan dan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Bawaslu Gresik juga mengapresiasi sebagian pendukung calon yang tertib menurunkan atributnya secara mandiri. Masa tenang sebelum pencoblosan akan berlangsung selama tiga hari, dan selama itu, para peserta Pilkada dilarang melakukan aktivitas kampanye. 

“Kami berharap agar para peserta Pilkada bisa mencabut APK mereka secara mandiri. Pengawasan akan dilakukan terus selama masa tenang, dan APK yang masih terpasang akan ditertibkan,” tegasnya.

Terdapat APK 2.990 yang terpasang dipastikan harus tercopot pada hari ini, Ahad, 24 November 2024 agar tidak ada lagi APK di ruang publik. (yad)

Masa Tenang Pilkada, Bawaslu dan Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Gresik Selengkapnya
HASIL MK : (dua dari kanan) Moch Munif Ridhwan, ketua BBHAR DPC PDI-Perjuangan Gresik bersama pengurus lainnya menyerahkan hasil MK terkait TNI dan Polri Netral dalam Pilkada ke kantor Bawaslu Gresik pada Selasa, 19 November 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik Serahkan Putusan MK yakni TNI-Polri Wajib Netral ke Bawaslu 

GRESIK1minute.id – Sebanyak lima orang pengurus Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PDI-Perjuangan Gresik mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik pada Selasa, 19 November 2024. 

Kedatangan fungsionaris partai banteng moncong putih itu bukan untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. Akan tetapi, kedatangan mereka untuk menyampaikan putusan judicial review Mahkamah Konstitusi terkait netralitas  TNI dan Polri.

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak dihelat pada Rabu, 27 November 2024. Menjelang hari H coblosan Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan permohonan judicial review terkait netralitas TNI/Polri.

Nah, lima pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik mendatangi kantor Bawaslu di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Jawa Timur untuk menyampaikan hasil judicial review MK tersebut. Lima pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik hanya ditemui staf. Sebab, semua anggota komisioner Bawaslu sedang melakukan kegiatan di luar, cek kesehatan. 

“Tadi kata staf Bawaslu mengatakan komisioner lagi ada cek kesehatan atau suntik vitamin. Mungkin biar kinerja Bawaslu lebih giat lagi, dan kuat dalam menghadapi Pilkada ini,” ujar Moch Munif Ridhwan, Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat atau BBHAR DPC PDI Perjuangan Gresik kepada wartawan pada Selasa, 19 November 2024.

Anggota Bawaslu Gresik periode 2023-2028 yakni Ketua Achmad Nadhori, dan empat anggotanya yakni Robbah Khunaifih, Koordinator Divisi SDM, organisasi dan Diklat ; Rozikin, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi ; Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat serta Rofa’atul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa.

Munif mengatakan, kedatangannya ke Kantor Bawaslu Gresik untuk menyampaikan hasil judicial review MK terkait netralitas TNI/Polri. Dalam putusan MK nomor 136 frasa judicial review di Pasal 188 UU lama , frasa yang mendapatkan sanksi ASN, Lurah dan Kepala Desa. “Dalam judicial review ini, ada tambahan frasa dari MK yang lebih rinci terkait netralitas ada tambahan TNI/Polri wajib bersikap netral,” tegasnya. 

Dalam putusan MK itu, ia melanjutkan, juga ada sanksi pidana bagi ASN, TNI, Polri yang tidak netral alias cawe-cawe dalam pemilihan kepala daerah. Sanksi pidana minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan. Atau denda minimal Rp 600 ribu dan paling banyak Rp 6 juta.

“Jadi tujuan kita ke Bawaslu untuk menyampaikan putusan MK tersebut,” ujarnya. Ia berharap, dalam Pilkada serentak yang kurang hitungan jari ini, aparatur sipil negara hingga TNI dan Polri bersikap netral. 

Adakah indikasi TNI dan Polri di Pilkada Gresik tidak netral? Munif dengan tegas menyatakan, aparat masih berada on the track. “Alhamdulilah di Kabupaten Gresik masih belum ada,” tegasnya. (yad)

Pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik Serahkan Putusan MK yakni TNI-Polri Wajib Netral ke Bawaslu  Selengkapnya

Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak

GRESIK1minute.id – Ribuan warga Gresik mengikuti Jalan Sehat Bareng Bawaslu Gresik pada Ahad, 17 November 2024. Kegiatan sosialisasi pengawasan pilkada Serentak 2024 yang dikemas dengan jalan sehat ini start dan finish di Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik ini dibuka oleh Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, Parmas Badam Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik.

Tampak hadir di acara tersebut, Sekretatis Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir dan Kompol Sujiran, Kepala Bagian Perencanaan atau Kabag Ren Polres Gresik.

Kegiatan diawali dengan senam bersama lalu dilanjutkan dengan jalan sehat menempuh jarak 2,8 kilometer. Dalam kegiatan itu, ada tumpeng pudak yang diperebutkan oleh peserta. 

Habibur Rohman mengatakan, Mlaku Bareng Bawaslu Gresik ini, untuk mensosiakusasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak pada Rabu, 27 November 2024. Pilkada serentak 2024 untuk Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. “Kami ajak masyarakat untuk datang ke TPS pada Rabu, 27 November 2024,” kata Habibur Rohman. 

Selain mengajak, warga untuk menggunakan hak pilih, ia melanjutkan juga meminta masyarakat untuk melakukan pengawasan pilkada. “Pilkada serentak yang bermartabat, masyarakat harus ikut aktif mengawasi Pilkada,” kata Habibur Rohman usai acara jalan sehat. (yad)

Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak Selengkapnya

Politik Berbudaya, Pelantikan 54 Anggota Panwascam Pakai Baju Adat 

GRESIK,1minute.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik melantik sekaligus mengambil sumpah Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam)l se-Kabupaten Gresik pada Jumat, 24 Mei 2024.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua Bawaslu Provinsi Jatim Ahmad Warits dipusatkan di Hotel Aston Inn.

Pelantikan 54 pengawas yakni 12 perempuan dan 42 laki-laki yang bakal mengawal dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada terasa beda. Sebab, seluruh anggota panwascam itu memakai baju adat. 

Ketua Bawaslu Jatim Ahmad Warits menjelaskan bahwa, pelaksanaan tahapan-Pilkada 2024 juga harus ada sinergi kuat antara Bawaslu dengan jajaran Forkopimda di Kabupaten Gresik.

“Seluruh tahapan Pilkada juga harus ada kolaborasi yang baik anatara Bawaslu dan jajaran Forkopimda. Kemudian yang tidak boleh luput oleh Panwascam, seluruh tahapan proses pengawasan harus di administrasikan dalam form A,” tuturnya.

Sementara Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyebutkan, pengawasan Pilkada harus dilakukan dengan baik. Sehingga upaya penindakan harus dilakukan ketika terjadi kecurangan dan memastikan tahapan sesuai dengan regulasi.

“Saudara-saudara pengawas di kecamatan yang baru saja dilantik, agar menjalankan tugasnya dengan baik,” harap Washil. “Setiap proses menuju Pilkada sudah menjadi tugas dan tanggung jawab di wilayah masing-masing. Konsep untuk terjadinya Pilkada yang adil dan jujur, saya berharap seluruh stakeholder bisa berkoordinasi dengan baik,” imbuhnya. 

Washil berpesan, untuk unsur media supaya ketika ada hal-hal yang tidak berkenan bisa langsung berkoordinasi dengan Bawaslu, dan jajaran lain yang turut mengawasi kelancaran Pilkada di Kabupaten Gresik.

Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori menyampaikan mengusung tema Politik Berbudaya, Bawaslu Gresik tampil dengan mengenakan berbagai pakaian adat kedaerahan sesuai semboyang Bhineka Tunggal Ika.

“Memang pelantikan hari ini sengaja kita pilih tema Pilkada yang berbudaya. Artinya harapan kami dalam Pilkada ke depan bisa mengutamakan etika untuk berpolitik yang baik. Berperilaku santun yang baik,” ungkapnya. (yad)

Politik Berbudaya, Pelantikan 54 Anggota Panwascam Pakai Baju Adat  Selengkapnya

Masa Tenang, Masa Krusial. Ketua Bawaslu Gresik : Pengawas Harus Netral, Pastikan Tidak Kampanye dan Politik Uang

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu Serentak di halaman Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 11 Februari 2024.

Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori mengatakan Apel ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat kesiapan para pengawas dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu di wilayah Kabupaten Gresik. Ia meminta para pengawas dalam menjalankan tugas berpegang pada payung hukum kepemiluan guna mencegah pelanggaran.

Masa tenang, ujarnya, waktu bagi pemilih untuk menentukan pilihannya setelah seluruh peserta pemilu menyampaikan visi dan misi mereka. Bagi penyelenggara pemilu, lanjutnya, masa ini merupakan titik kritis karena harus memastikan tidak ada kampanye, politik uang, dan distribusi logistik yang tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah.

Ia mewanti-wanti kepada para pengawas pemilu untuk bersama-sama menjaga konduktivitas agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan lancar. “Pengawasan harus dilakukan secara netral dan tidak boleh ada keberpihakan kepada siapapun,” ungkap Achmad Nadhori.

Dengan pengalaman dari pelaksanaan pemilu sebelumnya akan menjadi modal penting untuk menyukseskan pemilu pada 14 Februari 2024. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhita Kuncoro Putro menyatakan, Apel Siaga Pengawas Pemilu Serentak Tahun 2024 di Gresik menunjukkan komitmen, Bawaslu dan seluruh jajarannya dalam mengawal pelaksanaan pemilu yang berintegritas dan berkualitas. 

“Sinergitas semua pihak, diharapkan pemilu tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” harap Kompol Danu. (yad)

Masa Tenang, Masa Krusial. Ketua Bawaslu Gresik : Pengawas Harus Netral, Pastikan Tidak Kampanye dan Politik Uang Selengkapnya

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar deklarasi damai Pemilu serentak 2024 di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB) pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, serta 18 perwakikan partai politik.

“Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Mari kita jaga pemilu dengan jujur dan adil sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, dirinya bersama seluruh jajaran Forkopimda selalu berkoordinasi dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan lancar dengan tidak saling menghujat namun tetap menjaga kerukunan, kesatuan dan persatuan.

“Silahkan berkompetisi dengan baik dan sehat. Untuk mewujudkan kondusifitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, untuk mewujudkan Pemilu yang yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan baik menjelang dan sesudah Pemilu,” tandasnya.

Sebelumnya, koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menyampaikan, saat ini tahapan krusial pemilu yakni tahapan kampanye sudah dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

“Kepada seluruh peserta ikuti tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi kelompok yang dilarang untuk mengikuti kampanye harap menahan diri agar kampanye pemilu di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan damai,” katanya. 

Selanjutnya, pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai dipimpin oleh Rozikin selaku Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi Bawaslu Gresik diikuti perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024. Dilanjutkan penandatanganan Deklarasi damai pemilu serentak 2024. (yad)

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat  Selengkapnya