Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak

GRESIK1minute.id – Ribuan warga Gresik mengikuti Jalan Sehat Bareng Bawaslu Gresik pada Ahad, 17 November 2024. Kegiatan sosialisasi pengawasan pilkada Serentak 2024 yang dikemas dengan jalan sehat ini start dan finish di Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik ini dibuka oleh Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, Parmas Badam Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik.

Tampak hadir di acara tersebut, Sekretatis Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir dan Kompol Sujiran, Kepala Bagian Perencanaan atau Kabag Ren Polres Gresik.

Kegiatan diawali dengan senam bersama lalu dilanjutkan dengan jalan sehat menempuh jarak 2,8 kilometer. Dalam kegiatan itu, ada tumpeng pudak yang diperebutkan oleh peserta. 

Habibur Rohman mengatakan, Mlaku Bareng Bawaslu Gresik ini, untuk mensosiakusasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak pada Rabu, 27 November 2024. Pilkada serentak 2024 untuk Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. “Kami ajak masyarakat untuk datang ke TPS pada Rabu, 27 November 2024,” kata Habibur Rohman. 

Selain mengajak, warga untuk menggunakan hak pilih, ia melanjutkan juga meminta masyarakat untuk melakukan pengawasan pilkada. “Pilkada serentak yang bermartabat, masyarakat harus ikut aktif mengawasi Pilkada,” kata Habibur Rohman usai acara jalan sehat. (yad)

Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak Selengkapnya

Politik Berbudaya, Pelantikan 54 Anggota Panwascam Pakai Baju Adat 

GRESIK,1minute.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik melantik sekaligus mengambil sumpah Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam)l se-Kabupaten Gresik pada Jumat, 24 Mei 2024.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua Bawaslu Provinsi Jatim Ahmad Warits dipusatkan di Hotel Aston Inn.

Pelantikan 54 pengawas yakni 12 perempuan dan 42 laki-laki yang bakal mengawal dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada terasa beda. Sebab, seluruh anggota panwascam itu memakai baju adat. 

Ketua Bawaslu Jatim Ahmad Warits menjelaskan bahwa, pelaksanaan tahapan-Pilkada 2024 juga harus ada sinergi kuat antara Bawaslu dengan jajaran Forkopimda di Kabupaten Gresik.

“Seluruh tahapan Pilkada juga harus ada kolaborasi yang baik anatara Bawaslu dan jajaran Forkopimda. Kemudian yang tidak boleh luput oleh Panwascam, seluruh tahapan proses pengawasan harus di administrasikan dalam form A,” tuturnya.

Sementara Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyebutkan, pengawasan Pilkada harus dilakukan dengan baik. Sehingga upaya penindakan harus dilakukan ketika terjadi kecurangan dan memastikan tahapan sesuai dengan regulasi.

“Saudara-saudara pengawas di kecamatan yang baru saja dilantik, agar menjalankan tugasnya dengan baik,” harap Washil. “Setiap proses menuju Pilkada sudah menjadi tugas dan tanggung jawab di wilayah masing-masing. Konsep untuk terjadinya Pilkada yang adil dan jujur, saya berharap seluruh stakeholder bisa berkoordinasi dengan baik,” imbuhnya. 

Washil berpesan, untuk unsur media supaya ketika ada hal-hal yang tidak berkenan bisa langsung berkoordinasi dengan Bawaslu, dan jajaran lain yang turut mengawasi kelancaran Pilkada di Kabupaten Gresik.

Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori menyampaikan mengusung tema Politik Berbudaya, Bawaslu Gresik tampil dengan mengenakan berbagai pakaian adat kedaerahan sesuai semboyang Bhineka Tunggal Ika.

“Memang pelantikan hari ini sengaja kita pilih tema Pilkada yang berbudaya. Artinya harapan kami dalam Pilkada ke depan bisa mengutamakan etika untuk berpolitik yang baik. Berperilaku santun yang baik,” ungkapnya. (yad)

Politik Berbudaya, Pelantikan 54 Anggota Panwascam Pakai Baju Adat  Selengkapnya

Masa Tenang, Masa Krusial. Ketua Bawaslu Gresik : Pengawas Harus Netral, Pastikan Tidak Kampanye dan Politik Uang

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu Serentak di halaman Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 11 Februari 2024.

Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori mengatakan Apel ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat kesiapan para pengawas dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu di wilayah Kabupaten Gresik. Ia meminta para pengawas dalam menjalankan tugas berpegang pada payung hukum kepemiluan guna mencegah pelanggaran.

Masa tenang, ujarnya, waktu bagi pemilih untuk menentukan pilihannya setelah seluruh peserta pemilu menyampaikan visi dan misi mereka. Bagi penyelenggara pemilu, lanjutnya, masa ini merupakan titik kritis karena harus memastikan tidak ada kampanye, politik uang, dan distribusi logistik yang tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah.

Ia mewanti-wanti kepada para pengawas pemilu untuk bersama-sama menjaga konduktivitas agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan lancar. “Pengawasan harus dilakukan secara netral dan tidak boleh ada keberpihakan kepada siapapun,” ungkap Achmad Nadhori.

Dengan pengalaman dari pelaksanaan pemilu sebelumnya akan menjadi modal penting untuk menyukseskan pemilu pada 14 Februari 2024. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhita Kuncoro Putro menyatakan, Apel Siaga Pengawas Pemilu Serentak Tahun 2024 di Gresik menunjukkan komitmen, Bawaslu dan seluruh jajarannya dalam mengawal pelaksanaan pemilu yang berintegritas dan berkualitas. 

“Sinergitas semua pihak, diharapkan pemilu tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” harap Kompol Danu. (yad)

Masa Tenang, Masa Krusial. Ketua Bawaslu Gresik : Pengawas Harus Netral, Pastikan Tidak Kampanye dan Politik Uang Selengkapnya

12 Hari Masa Kampanye Temukan 732 Pelanggaran, Bawaslu dan Kominfo Gresik Patroli Siber 

GRESIK,1minute.id – Masa kampanye Pemilu 2024 memasuki hari ke-12. Kampanye dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Selama hampir dua pekan itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat ada 732 alat peraga kampanye (APK) yang dipajang para caleg maupun tim sukses melanggar ketentuan. Hal itu terungkap di acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif “Partisipasi Pers dan Pegiat Media Sosial Dalam Pengawasan Pemilu 2024” di Hotel Horison Gresik Kota Baru (GKB) pada Senin, 11 Desember 2023.

Acara yanhlg dibuka oleh Bawaslu Gresik Habibur Rohman, Anggota Bawaslu Gresik itu  menghadirkan tiga pembicara yakni Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Zurron Arifin, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik Deni Ali Setiono dan Perwakilan Komunitas Wartawan Gresik (KWG) Sutikhon.

Habibur Rohman mengatakan, masa kampanye Pemilu 2024 berbeda dengan hajatan lima tahun sebelumnya. Masa kampanye coblosan pad Hari Rabu, 14 Februari 2024 hanya berlangsung selama 75 hari. Kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Hari ini, masa kampanye memasuki hari ke-12. Selama dua pekan ini, kata Habib, begitu sapaan, belum banyak aktivitas kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu 2024. “Jumlah pemberitahuan aktifitas kampanye hanya sebanyak 21 Kali,” kata Habib.

Metode kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu, mulai calon legislatif (Caleg) DPRD Gresik, DPRD Jatim, DPR RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kampanye tatap muka masih bisa di hitung dengan jari. Sedangkan, kampanye pemasangan alat peraga kampanye (APK) lebih mendominasi. Khususnya Caleg DPRD Gresik yang pada pemilu 2024 diikuti sebanyak 566 calon legislatif (caleg). Yang membuat Habib prihatin, kampanye dengan pemasangan APK ditemukan banyak pelanggaran. “Data kami selama 12 hari masa kampanye ini, ad 732 alat peraga kampanye melanggar ketentuan. “Melanggar Perbup misalnya APK di paku di tanaman,” katanya.

Habib memprediksi menjelang akhir masa kampanye para caleg, calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) maupun tim sukses akan semakin masif. Bahkan, sangat kemungkinan banyak akun-akun di media sosial (medsos) yang tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang semakin gencar masif “menggoreng” calonnya dengan kampanye hitam.  Untuk mengantisipasi kampanye hitam dan berita hoax itu, Bawaslu Gresik melakukan kerjasama dengan Diskominfo Gresik untuk melakukan patroli siber.  

“Selain patroli siber, kami juga berharap kepada masyarakat dan media untuk mengawasi dan melaporkan bila mengetahui adanya pelanggaran,” harap Habib. Ia mengaku, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan pemilu. Sebab, personel Bawaslu Gresik “hanya” 550 orang termasuk sekretariat. Sedangkan, jumlah caleg DPRD Gresik saja berjumlah 566 caleg. Belum termasuk tim sukses. Belum termasuk Caleg DPRD Jatim, DPR RI, DPD dan Capres. Akun yg terdaftar di Capres 16 Akun,” katanya. 

Sementara itu, Zurron Arifin menambahkan, pihaknya siap bekerjasama dengan Bawaslu Gresik untuk menciptakan Pemilu 2024 aman dan kondusif. “Pemilu berita tanpa hoaks,” tegas Zurron. Ia menghimbau kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cerdas bermedsos. “Sebelum share cek dulu kebenaran informasinya,” ujarnya. (yad)

12 Hari Masa Kampanye Temukan 732 Pelanggaran, Bawaslu dan Kominfo Gresik Patroli Siber  Selengkapnya

Laporan Siwaslu Cepat dan Akurat, Bawaslu Gresik Dinobatkan Terbaik oleh Bawaslu RI


GRESIK, 1minute.id – Kerjakeras pengawas dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik berbuah penghargaan dari Bawaslu Republik Indonesia.

Penghargaan diberikan oleh Divisi Pengawasan Bawaslu RI kepada Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Bawaslu Gresik sebagai pengguna Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) terbaik pertama dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.

Piagam penghargaan diserahkan Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu RI Mochammad Afifuddin  di sela kegiatan evaluasi pelaksaan Pilkada Serentak 2020 Nasional di Malang, Senin 21 Desember 2020. 

Ketua Bawaslu Gresik Imron Rosyadi, mengungkapkan  apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas mulai Pengawas TPS, Kelurahan/Desa, sampai Kecamatan atas kerja kerasnya dalam mengawasi pelaksaan Pilbup Gresik 2020.

“Semoga penghargaan ini bisa membayar kerja keras mereka. Tanpa PTPS, pengawas desa dan kecamatan, Bawaslu Gresik tidak akan bisa mendapat penghargaan ini,”kata Imron, Selasa 22 Desember 2020. 

Sementara itu, Koordinator Divisi PHL Bawaslu Gresik Muhammad  Syafi’ Jamhari menambahkan salah satu kriteria penilaian Bawaslu RI adalah kecepatan dan akurasi dalam laporan Siwaslu.

“Alhamdulillah, kerja keras pengawas akhirnya berbuah manis. Laporan Pengawas TPS pada 9 Desember pukul 20.00 masuk 2.017 dari 2.267 TPS . Pada 10 Desember data sudah 100 persen. Artinya, Bawaslu Gresik sudah bisa melihat hasil perolehan Pilkada Gresik 2020 secara menyeluruh,”ujarnya.

Seperti diketahui, dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara dalam Pilkada Serentak 2020, Bawaslu menggunakan alat bantu teknologi informasi Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu).

Selain itu, Siwaslu juga sebagai pedoman fokus pengawasan sekaligus alat bantu pelaporan dan rekapitulasi hasil pengawasan Pilkada Serentak 2020. (*)

Laporan Siwaslu Cepat dan Akurat, Bawaslu Gresik Dinobatkan Terbaik oleh Bawaslu RI Selengkapnya