Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean

YAYASAN Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan Non-Governmental Organization (NGO) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah. 

Berikut oleh-oleh wartawan 1minute.id GUSLAN GUMILANG yang ikut dalam misi sosialisasi penyelamatan Rusa Bawean  (Axis kuhlii) dari ancaman kepunahan.


RUSA Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spesies ini dikategorikan dengan status terancam punah (Critically Endangered) oleh International Union for Conversation of Nature (IUCN) pada 2015 dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan Indonesia. 

Penelitian terbaru pada 2025 menggunakan kamera jebak menunjukan bahwa populasi Rusa Bawan yang tersisa diperkirakan kurang dari 250 individu dewasa, data tersebut diperbarui oleh peneliti Indonesia Agus Ariyanto yang merupakan bagian dari studi disertasi S3 di Kyungpook National Universtiy, Korea Selatan. 

Bahkan, tercatat spesies ini telah mengalami kepunahan lokal di bagian timur Pulau Bawean. Ancaman utama meliputi perburuan, gangguan anjing liar atau anjing peliharaan yang dilepasliarkan, serta tekanan dan degradasi habitat.

Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) Jerman ikut memberikan materi kepada ratusan siswa. (Foto : Guslan Gumilang/1minute.id)

Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan NGO (Non-Governmental Organization) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah.

Selama 20 hari berada di Pulau Putri, sebutan lain, Pulau Bawean, dua NGO itu melakukan beberapa kegiatan sosialisasi. Diantaranya, memasang reklame berukuran 2×3 meter di sejumlah titik vital keramaian tempat berkumpulnya masyarakat, seperti Alun-alun Sangkapura, Pelabuhan Sangkapura, jalan utama serta beberapa desa yang masuk pada area konfilk satwa dan manusiannya sering terjadi. 

Publikasi melalui media reklame tersebut berlangsung selama satu tahun dimulai pada 1 April 2026 s.d 1 April 2027. Reklame ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat serta mendukung upaya perlindungan Rusa Bawean sebagai satwa endemik yang dilindungi dan juga menjadi maskot kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain reklame berukuran besar kegiatan ABI, ANB mendapat dukungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, diwakili oleh Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Bawean yakni melakukan sosialisasi langsung ke pedalaman desa yang terlibat konflik satwa dengan manusianya tinggi. Diantaranya Desa Pudakit Barat, Pudakit Timur, Suwari, Kumalasa serta dusun-dusun kecilnya. Semuanya berada di Kecamatan Sangkapura. 

Pulau Bawean adalah pulau terluar di Kabupaten Gresik. Pulau seluas kurang lebih 200 kilometer persegi di Laut Jawa ini terbagi dua Kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Perjalanan menuju Pulau Bawean ini bisa ditempuh dengan moda transportasi laut dan pesawat terbang. Moda laut menggunakan kapal cepat membutuhkan waktu 3-4 jam. Menggunakan kapal Roll on-Roll off (Ro-Ro) selama 9-11 jam. Sedangkan, perjalanan pesawat terbang waktu tempuh 45 menit dari Bandara International Juanda, Sidoarjo- Bandara Harun Thohir, Bawean.

Kegiatan mambagikan brosur dengan materi informasi terhadap penyelamatan rusa serta berbincang langsung dengan masyarakat dinilai lebih efktif. Adapula kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan ke Sekolah Dasar. Antara lain, UPT SD Negeri 338 Gresik di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangakapura menjadi sekolah yang disinggahi untuk sosialisai ini. 

Ketua Pengawas Yayasan ABI Guslan Gumilang menjadi salah satu narasumber yang didampingi oleh Nurhayyan Jahansyah, anggota BBKSDA Jawa Timur menjelaskan tentang populasi Rusa dan beberapa satwa endemik lainnya, serta yang tak kalah menarik menjadi perhatian khusus para murid adalah dengan hadirnya WNA Jerman Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) ikut memberikan materi kepada ratusan siswa.

Nurhayyan menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini tidak hanya mengingatkan terancamnya satwa endemik jenis rusa saja, masih banyak jenis lain yang endemik dan dilindungi. Banyak tugas yang harus dilakukan agar populasi satwa khususnya di Bawean harus lebih diperhatikan agar tidak punah. “Penanaman sejak dini tentang kepedulian terhadap satwa khususnya Rusa Bawean adalah hal penting mengingat semakin sedikitnya satwa endemik yang terus berkurang jika tidak diawasi,” kata Nurhayyan.

SOSIALISASI penyelamatan Rusa Bawean di UPT SD Negeri 338 Gresik, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (FOTO : Guslan Gumilang/1minute.id)

Kepala UPT SD Negeri 338 Gresik Nur’ain mengaku senang dengan kegiatan terebut. “Keberadaan Rusa Bawean kita titipkan kepada generasi muda sebagai pertanggungjawaban bahwa satwa endemik kebanggan Pulau Bawean tidak boleh punah. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Bawean,” harap Nur’ain.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) masih merupakan langkah kecil yang bekelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kampanye ini, masih ada program lainnya kedepan nanti. 

“Tahun ini kami fokus di Pulau Bawean untuk satwa rusa. Kondisi rusa Bawean menjadi perhatian internasional. Kami juga dibantu tim dari Jerman untuk melakukan kegiatan ini. Kita harus bergerak bersama demi keberlangsungan satwa kebanggan Indonesia ini khususnya Kabupaten Gresik Pulau Bawean,’ ucap Guslan.

Perlu diketahui bahwa Rusa Bawean pernah menjadi maskot even internasional olahraga Asian Games 2018 bersama dua satwa endemik Indionesia lainya yakni Burung Cendrawasih dan Badak Bercula Satu dan baru-baru ini, Rusa Bawean menjadi logo HUT ke-539 Kota Gresik yang diperingati setiap 9 Maret itu. (gus/yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean Selengkapnya

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji 

GRESIK,1minute.id –  Uswatun Khasanah berulangkali mengucapkan rasa syukur. Keinginan puluhan tahun perempuan single parent berusia 51 tahun untuk ibadah haji akhirnya terkabul. Ibu tiga anak asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik ini menjadi jemaah calon haji (JCH) 2026 tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46, gelombang 1 , rombongan 6.

Ia bergabung dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam Gresik. Menjadi tamu Allah SWT seringkali lahir dari ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun, dan keajaiban rezeki bagi mereka yang memiliki tekad kuat. 

Seperti yang dilakukan Uswatun Khasanah. Ibu single parent ini berjuang ekstrakeras untuk menghidupi tiga anaknya dengan membuka toko klontong. Berjualan jajanan khas Bawean serta makanan kecil lainnya untuk menyambung hidup. “Saya daftar haji 2012. Waktu itu, ya anak-anak masih kecil,” kata Uswatun ketika dihubungi 1minute.id pada Rabu, 14 April 2026.

Tekad yang kuat, ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun. Ia menyisihkan hasil jualan antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu setiap hari. Uang recehan itu dimasukkan dalam galon air mineral. Selama hampir 17 tahun. “Kalau jualan ramai ya saya tabung. Kadang sepi ya tidak nabung,” ujarnya. 

Uswatun menaruh uang recehan itu ke dalam galon air mineral tujuan mudah untuk di tukar dengan uang kertas. “Kadang saya tukar untuk uang kembalian orang yang beli jajan,” katanya. Uang tabungan itu, kemudian digunakan untuk mendaftar haji hingga lunas. Bahkan masih ada sisa lebih. “Ini uang sisanya,” katanya sambil menunjukkan uang logam di dalam galon air mineral. “Mohon doanya ya. Semoga lancar,” ujarnya.

Kegigihan dan ketekunan ibu single dengan tiga anak layak dijadikan teladan. Setelah 17 tahun menabung akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Koordinator Perwakilan Pengurus Babussalam Bawean H. Subaidi,  pengusaha dan pemilik Hotel Miranda menerangkan bahwa jemaah asal Bawean akan berlayar ke Gresik dengan kapal cepat, Express Bahari pada 27 April 2026. “Nanti seremonial upacara keberangkatan di depan Hotel Miranda Bawean,” ujar Mohammad Salim, Plt Ketua KBIHU Babussalam Gresik menirukan ucapan Subaidi.

“Ada 30 orang jemaah asal Bawean tahun ini semua bergabung dengan KBIHU Babussalam Gresik,” imbuh Salim yang juga Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik ini. “Merasa bersyukur tahun 2026 ini seluruh jemaah sehat semoga diberikan kemudahan kelancaran dalam menjalankan seluruh ibadah haji. Berangkat pulang sehat lengkap kompak dan menjadi haji mabrur,” imbuhnya. 

Sementara itu, data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik per Februari 2026, jumlah calon jemaah haji (CJH) Gresik berjumlah 2.671 orang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji  Selengkapnya

Pertama, Wabup Asluchul Alif Resmikan Pompa Air Tenaga Surya untuk Jemaah Masjid As-Shalihin, Bawean 

GRESIK1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meresmikan pompa air tenaga surya (PATS) di Masjid As-Shalihin Dusun Pateken Timur, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Februari 2026. PATS tersebut merupakan hasil kerja sama Lazismu Jawa Timur dengan Kitabisa.org.

Wabup Asluchul Alif berharap, selain mendukung pengairan pertanian serta kebutuhan air Masjid As-Shalihin dan SD Muhammadiyah 1 Bawean, keberadaan sumur bor dan pemasangan pompa tenaga surya bisa mendukung ketahanan pangan. “Dengan adanya pompa air tenaga surya (PATS) ini bisa menjadi contoh bagi 30 desa yang ada di dua kecamatan, 17 desa di Kecamatan Sangkapura dan 13 desa di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,” harap dokter Alif, sapaan akrab,  Asluchul Alif.

Ia mengungkapkan, ke depan nantinya setiap desa bisa mewujudkan ketahanan air dan listrik. Jika keduanya dimiliki oleh seluruh desa di Pulau Bawean, insya Allah sangat bermanfaat dan berdampak pada masyarakat Bawean untuk keperluan persawahan, perkebunan, peternakan yang bisa dilakukan secara mandiri.

Wabup Gresik yang akrab disapa Dokter Alif mengucapkan selamat dan berterima kasih atas terlaksananya program intervensi antara Lazismu Jawa Timur dengan Kitabisa.org. “Mudah-mudahan keberadaan sumur bor bertenaga surya ini nantinya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar Masjid. Selain itu bisa digunakan untuk pengairan sawah yang ada,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah K.H. Muhammad Toha Mahsun dalam sambutannya menyampaikan syukur Alhamdulillah bahwa sumur bor yang dibuat telah mengeluarkan air tanpa menggunakan pompa. Ini bukti bahwa sumur tersebut banyak sumber air, dan nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengairan sawah yang ada di sekitar masjid.

Ia berharap dengan sumur bor ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sekitar masjid. Selain untuk kebutuhan Masjid As-Shalihin dan sekolah yang ada, nantinya bisa mendukung program ketahanan pangan. “Selamat dan sukses buat PCM Sangkapura atas terlaksananya program Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Pulau Bawean,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Lazismu Jawa Timur Zaenal Abidin mengatakan bahwa Lazismu bekerja sama dengan Kitabisa.org untuk pengadaan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) berupa pembuatan sumur bor bertenaga surya yang berada di samping Masjid As-Shalihin.

“Awalnya Muhammadiyah mengajukan kerja sama program kepada Kitabisa.org untuk penawaran tiga titik di Gresik termasuk Bawean. Setelah disurvei, lokasi yang disetujui dan dipilih untuk menjadi intervensi program bersama-sama di Pulau Bawean,” terangnya.

Lebih lanjut, Zaenal Abidin menambahkan, penyelenggaraan program ini kita berharap tidak hanya untuk keperluan Masjid As-Shalihin, tetapi pemanfaatannya juga untuk masyarakat sekitar masjid. “Ke depan untuk pengairan sawah dan lebih jauh lagi akan digunakan untuk kebutuhan air minum serta kebutuhan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Pertama, Wabup Asluchul Alif Resmikan Pompa Air Tenaga Surya untuk Jemaah Masjid As-Shalihin, Bawean  Selengkapnya

Polres Gresik Buka Satpas Layanan SIM di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas)Polres Gresik kini menghadirkan layanan jemput bola berupa penerbitan SIM C baru serta perpanjangan SIM A dan SIM C yang dapat diakses langsung di Satpas Percobaan Bawean.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor UPTD Bawean, Gresik pada Senin, 30 Juni 2025, adalah kado manis dari Polri yang akan merayakan HUT ke-79 Bhayangkara setiap 1 Juli kepada warga di pulau terluar di Kabupaten Gresik itu. Komitmen Polri sebagai bentuk nyata peningkatan kualitas layanan publik dan pemerataan akses pelayanan kepolisian.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna mengatakan, inisiatif tersebut merupakan upaya untuk memangkas jarak sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Bawean yang selama ini harus menempuh perjalanan laut ke daratan Gresik untuk mengurus SIM.

“Selama ini masyarakat Bawean harus mengeluarkan waktu, tenaga, dan biaya lebih untuk menyeberang ke Gresik hanya untuk mengurus SIM. Dengan layanan di Satpas Percobaan Bawean ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujar AKP Rizki.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan di Satpas Percobaan Bawean melibatkan tim gabungan dari petugas Satpas, petugas psikologi, dan petugas kesehatan dari Dokkes Polres Gresik. Proses pengurusan dilakukan secara terpadu, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan dan psikologi, hingga ujian dan pencetakan SIM.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi tentang perpanjangan SIM secara online melalui aplikasi SINAR serta edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas dalam rangka mendukung Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Antusiasme masyarakat Bawean terhadap layanan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 98 orang mendaftar sebagai pemohon SIM C baru. Dari jumlah tersebut, 21 SIM berhasil dicetak, serta 2 pemohon perpanjangan SIM C juga telah dilayani. “Kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya kami meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mempermudah akses layanan publik,” pungkas AKP Rizki.

Satlantas Polres Gresik menegaskan bahwa pelayanan ini bukan yang terakhir. Program serupa akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat, hingga ke pelosok negeri. (yad)

Polres Gresik Buka Satpas Layanan SIM di Pulau Bawean Selengkapnya

Satgas Wakaf Gresik Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf, Fokus Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id –  Komitmen Kantor Pertanahan Gresik dalam mendukung percepatan legalisasi aset umat kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Wakaf di Ruang Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Jumat, 23 Mei 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Satgas Yuridi Wasono Gigih Lanang Sejati, dan diikuti oleh seluruh tim teknis lapangan. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan sehari sebelumnya di Aula Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur. 

Dalam forum itu, Kantor Pertanahan Gresik memaparkan capaian progresif dan tantangan riil di lapangan dalam upaya percepatan sertipikasi tanah wakaf di wilayah Gresik, termasuk Bawean.

“Kita butuh kolaborasi yang adaptif dan strategi lapangan yang responsif terhadap kondisi sosial dan geografis masyarakat. Setiap masukan dari tim lapangan menjadi pondasi penting untuk penyempurnaan skema kerja kita,” ujar Wasono dalam arahannya.

Dalam rapat, sejumlah isu utama dibahas secara konstruktif, mulai dari minimnya dokumen dari nazhir, rendahnya literasi hukum masyarakat, hingga kendala geografis di sejumlah lokasi. Namun demikian, Satgas berhasil menyusun berbagai langkah taktis, di antaranya ; Meningkatkan sinergi dengan KUA dan tokoh masyarakat ; Pendekatan persuasif berbasis edukasi kepada nazhir dan ahli waris; dan Penjadwalan ulang kegiatan lapangan pada lokasi prioritas.

Fokus Bawean: Akselerasi di Wilayah Terpencil

Salah satu agenda penting adalah persiapan pemberangkatan tim lapangan ke Pulau Bawean — kawasan dengan potensi tanah wakaf tinggi namun masih minim legalitas akibat keterbatasan akses. Dalam arahannya, Wasono menekankan pentingnya kesiapan logistik, dukungan perangkat kerja, serta koordinasi intensif dengan pemangku wilayah setempat.

“Penanganan di Bawean harus fleksibel namun terukur. Kita ingin menjamin bahwa tidak ada satu pun aset wakaf umat yang terlewat hanya karena tantangan geografis,” tegasnya.

Rapat juga menyepakati penguatan sistem monitoring berbasis data untuk memastikan transparansi dan keterpantauan progres di setiap titik lokasi. Ke depan, koordinasi serupa akan digelar secara periodik sebagai bentuk konsistensi dan komitmen dalam mengawal program strategis nasional ini.

Membangun Layanan Pertanahan yang Berkeadilan

Kegiatan ini ditutup dengan semangat kolaboratif seluruh tim untuk terus memperkuat pelayanan pertanahan yang inklusif, terutama bagi kepentingan sosial-keagamaan umat. Satgas Percepatan Wakaf Gresik optimistis, dengan sinergi dan strategi yang tepat, percepatan legalisasi tanah wakaf akan semakin optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat. (yad)

Satgas Wakaf Gresik Akselerasi Sertipikasi Tanah Wakaf, Fokus Pulau Bawean  Selengkapnya

3 Hari Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Lancar, Penumpang Kapal Meningkat 8,81 Persen

GRESIK,1minute.id – Arus balik lebaran melalui moda transportasi laut di Pelabuhan Gresik mengalami kenaikkan 8,81 persen dibanding periode sama tahun 2024. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik mencatat puncak arus balik dari Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean tujuan Pelabuhan Gresik terjadi selama 3 hari,  mulai Sabtu sampai Senin,  5 – 7 April 2025.

“Alhamdulillah, puncak arus balik Angkutan Laut Lebaran dari Pelabuhan Pulau Bawean menuju Pelabuhan Gresik terjadi selama 3 hari terakhir, yakni pada hari Sabtu, Minggu dan hari Senin lancar,” kata Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian pada Senin, 7 April 2025.

Ia mengatakan, pihak telah melakukan 

sejumlah langkan mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus balik Lebaran 2025. Antisipasi yang dilakukan antara lain, menambah jadwal pelayaran kapal cepat, KM Express Bahari dari Pulau Bawean menuju Pelabuhan Gresik. Sebanyak tiga armada kapal yang dioperasikan dan digunakan untuk melayani penumpang dengan trayek Pelabuhan Gresik – Pelabuhan Pulau Bawean (PP). Tiga armada kapal itu,  yakni ;  KMP Gili Iyang, KM. Express Bahari 6F dan KM.Express Bahari 3F. 

“Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses kepulangan para pemudik yang sebelumnya menyeberang dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Pulau Bawean untuk merayakan Idul fitri,” ujar Hotman. 

Hotman juga menyampaikan, bahwa sinergitas dan kolaborasi para petugas Posko dari Instansi terkait berjalan dengan hasil optimal dan baik serta pelaksanaan berjalan dengan lancar. Hotman seakan tidak pernah lelah mengingatkan para petugas posko agar selalu berupaya memberikan pelayanan prima dan berikan yang terbaik kepada saudara kita yang sedang melaksanakan mudik lebaran . 

Para petugas Posko berada di Posko, Terminal Penumpang dan Dermaga untuk memberikan pelayanan prima dengan maksimal kepada masyarakat yang melaksanakan mudik serta menghadiri rapat Zoom dengan Posko Tingkat Pusat dan Rapat Korwil Jatim.

Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Gresik 2025 Devry Andey, menyebut selama tiga hari puncak arus balik di mana kedua kapal cepat dengan membawa penumpang penuh sesuai kapasitas angkut.

“Dua kapal KM.Express Bahari mengangkut penumpang penuh dari Pelabuhan Bawean. Hari ini (Senin) juga masih ramai,” terang Devry, yang juga menjabat sebagai Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) KSOP Kelas II Gresik.

Data kegiatan angkutan lebaran H+7 pada Senin, 7 April 2025  sebagai berikut:

> Kedatangan 3.569 orang (penurunan 5,21% dibandingkan tahun 2024)

> Keberangkatan 6.245 orang (kenaikan 18,86% dibandingkan tahun 2024)

> Total: 9.814 orang (kenaikan 8,81% dibandingkan tahun 2024)

Kedatangan dan Keberangkatan Kapal:

– Kedatangan: 22 kapal (kenaikan 15,79% dibandingkan tahun 2024)

– Keberangkatan: 24 kapal (kenaikan 20% dibandingkan tahun 2024)

– Total: 46 kapal (kenaikan 17,95% dibandingkan tahun 2024)

“Secara keseluruhan hingga saat ini untuk pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik berjalan dengan baik dan lancar serta penumpang terlayani.” kata Devry Andey (yad) 

3 Hari Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Lancar, Penumpang Kapal Meningkat 8,81 Persen Selengkapnya

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati memberikan bantuan sosial dan meninjau kondisi rumah yang hancur dan hunian sementara atau huntara korban bencana alam gempa bumi di Bawean pada Selasa, 28 Mei 2024.

Mia Amiati  bersama rombongan tampak berkeliling melihat kondisi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa dan trauma healing oleh Dinas Sosial, dan pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kajati Jatim Mia Amiati menyampaikan, pihaknya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tentunya ikut merasakan prihatin yang mendalam atas kejadian bencana gempa bumi yang terjadi. Sehingga mengakibatkan beberapa kerusakan yang menimpa warga Bawean antara lain : kerusakan rumah/tempat tinggal warga mulai dari yang rusak berat, sedang dan ringan, kerusakan infrastruktur/jalan dan fasilitas umum/sekolah.

“Pemberian bantuan untuk masyarakat korban bencana gempa bumi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persaja Ke-73 Tahun 2024,” ujarnya.

Dikatakan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa hadir dalam menjaga marwah institusi Kejaksaan RI akan penegakan hukum. Di mata hukum masyarakat sama untuk mendapatkan hak akan keadilan.

“Maka sebagai bagian dari pemerintah, Persaja Jatim juga mengumpulkan tali asih untuk korban gempa Bawean senilai Rp154.300.000. Sedangkan dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur senilai 136.600.000 untuk pembangunan Huntara,” ungkapnya.

Kajati Jatim Mia Amiati juga memuji akan keindahan alam pulau Bawean. Menurut dirinya sejak dalam perjalanan menggunakan pesawat melihat dari atas sejauh mata memandang keindahan alam Bawean sangat menakjubkan.

“Bawean sangat luar biasa, meskipun ini kunjungan pertama kalinya. Ini harus di promosikan agar wisatawan beramai ramai berkunjung ke Bawean,” harapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik sangat luar biasa, bagaimana cara mengedukasi warganya pasca bencana gempa bumi. “Mudah-mudahan bantuan ini menjadi dukungan moril agar Bawean segera pulih,” tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja atas kepedulian dan empati musibah gempa bumi di Bawean.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.

Dikatakan, sampai saat ini tercacat 600 lebih gempa yang dirasakan masyarakat Bawean. Masyarakat Bawean harus kuat, jangan sampai anak anak kita masih trauma dengan gempa dan berpengaruh kepada sekolahnya. 

“Maka trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana ini terus kami berikan kepada guru dan anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut bupati, pertanian di Bawean harus tetap produktif. Maka bantuan pompa yang diberikan melalui dinas pertanian harus benar benar dimanfaatkan, agar hasil pertanian dapat menopang ekonomi keluarga.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Dan juga semoga Allah senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan. Serta memberikan perindungan  bagi kita semua,” pungkasnya.

Selain bupati, dalam kunjungannya ke Bawean Kajati Jatim beserta rombongan juga di dampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik Sukardi, Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean. (yad)

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean Selengkapnya

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, potensi Kabupaten Gresik sebagai kawasan industri didukung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate atau 

JIIPE tidak menutup kemungkinan sebagai jalur keluar masuknya perdagangan melalui transportasi laut. Ini merupakan karunia ditengah gempa yang melanda Bawean. Terima kasih kepada Poltekpel Surabaya yang sudah menginisiasi kegiatan ini. 

“Sesuai RPJP Kabupaten Gresik 20 tahun kedepan adalah Gresik emas mendunia dari Asia timur yang masuk Indonesia melalui JIIPE. Mari jadi tuan rumah di negeri sendiri jangan menjadi penonton di negeri sendiri,” harap Washil ketika membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat di Pulau Bawean pada Senin, 27 Mei 2024.

Diklat di Aula Pondok Pesantren Hasan Jufri Sangkapura ini kerjasama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau KUPP kelas III Bawean, Kabupaten Gresik bersama Politeknik Pelayaran atau Poltekpel Surabaya dan Dinas Perhubungan Gresik.

Sekda Washil mengapresiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digelar KUPP Bawean ini. Ia menyakini kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Selain itu juga dapat menjadi media komunikasi yang efektif antara Ditjen Perhubungan Laut, Pemkab Gresik, dan masyarakat Bawean.

“Kegiatan ini sebagai salah satu pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan SDM pada transportasi laut. Sehingga dapat menambah kompetensi dan pengetahuan yang berguna, pada saat bekerja di kapal untuk dapat meningkatkan keselamatan pelayaran menuju terwujudnya zero accident,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini menjadi- Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik itu.

Di tempat sama, Wakil Direktur I Poltekpel Surabaya Renta Novaliana mengatakan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang dilakukan oleh Poltekpel Surabaya merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan keahlian masyarakat. 

Sehingga dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi di bidang kelautan khususnya awak kapal dengan memberikan pendidikan dan pelatihan secara gratis kepada masyarakat luas.

Materi yang diberikan dalam Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Semua bidang transportasi laut.

BST bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan di kapal, sementara AFF difokuskan pada penanganan kebakaran yang lebih lanjut dan teknik pencegahan. Selain itu, SAT membekali peserta dengan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi keamanan di atas kapal.

Ia menambahkan, DPM ini merupakan instruksi Presiden no 9 tahun 2016. Menurut dirinya antusias peserta di Bawean sangat luar biasa. Dampak postif lainnya yaitu, warga Bawean yang bekerja di kapal baik dalam negeri maupun luar negeri mudah menyesuaikan diri. “Salah satu kelebihan warga Bawean yang bekerja di kapal banyak yang mampu menguasai bahasa asing,” tandasnya.

Sementara, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Bawean Zainal Abdul Rahman menambahkan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan mulai 27 Mei hingga 6 Juni 2024. Kegiatan ini sebelumnya diikuti sebanyak 441 peserta melalui seleksi dan lulus sebanyak 334 peserta.

Dengan adanya Diklat ini akan mendapatkan sertifikat dan skill sehingga bisa mengikuti rekan-rekan sebelumnya.  “Saya berharap kesempatan ini dapat digunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan SDM di bidang transportasi laut untuk warga Bawean,” singkatnya. (yad)

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut Selengkapnya

Dua Tersangka Cabul dan Perkosaan Di Pulau Putri yang Dibekuk Unit PPA Satreskrim Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Gresik menangkap dua seorang pemuda terduga pelaku  pencabulan dan perkosaan di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kali pertama tetrduga berinisial AA, 21, yang dibekuk di rumahnya. 

Penangkapan terhadap kedua pemuda cabul itu di pimpin oleh Kanit PPA Satreskrim Gresik Ipda Hepi. Penangkapan terduga pelaku pencabulan dilakukan di rumah tersangka berinisial AA, 21. Ia diduga telah melakukan pencabulan kepada korban sebut saja bernama Delima (samaran), 19. Perkosaan dilakukan di sebuah rumah kosong milik orang tua tersangka AA di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

Informasi yang dihimpun perbuatan bejat pemuda berinisial AA dilakukan akhir April 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Malam itu, pelaku AA sedang diamuk rasa cemburu setelah melihat story korban Delima sedang makan bakso bersama sejumlah temannya. Tersangka AA kemudian mendatangi tempat korban Delima sedang makan bakso. 

Tersangka yang sudah emosi menarik korban keluar dari kerumunan kemudian dibawa ke sebuah rumah kosong milik keluarga tersangka. Dalam rumah kosong itu, tersangka memaksa Delima untuk berhubungan intim. Akan tetapi, Delima menolak membuat tersangka AA murka dan melakukan kekerasan hingga akhirnya korban tidak bisa mempertahankan kegadisannya. 

Korban dengan tangis pilu kemudian melaporkan ke Polsek Sangkapura. Berdasarkan laporan polisi itu, Ipda Hepi bersama anggota dari unit PPA Satreskrim Polres Gresik melakukan Penangkapan terhadap tersangka AA pada Selasa, 30 April 2024. 

Satu pelaku lainnya yang ditangkap oleh Unit PPA Satreskrim Polres Gresik berinisial MR. Ia berusia 22 tahun asal Kecamatan Sangkapura. 

MR mengajak korban sebut saja Mawar yang masih di bawah umur menjauh dari lokasi pesta miras, kemudian ia menyetubuhi korban di balik semak semak yang berjarak kurang lebih 10 meter dari lokasi pesta miras. 

Setelah disetubuhi anak korban tak kunjung sadar sehingga pada pukul 23.00 WIB. Tersangka panik menghubung saksi dan disarankan untuk mengantarkan korban pulang. Sesampainya di rumah korban, tersangka diintrogasi warga dan mengakui bahwa ia telah menyetubuhi anak korban setelah itu keluarga korban melaporkan ke polsek sangkapura untuk dilakukan Visum.

“Terduga pelaku ada di rumahnya bersama kedua orang tuanya kemudian saat di tanyai pelaku mengakui telah melakukan P

pemerkosaan / persetubuhan kepada korban. Kemudian penyidik membawa ke Polsek Sangkapura untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi pada Jumat, 3 Mei 2024. 

Barang bukti yang diamankan, Hasil Visum et Repertum, ⁠baju korban, dan ⁠baju tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Satreskrim Polres Gresik tersangka AA langsung dijebloskan ke tahanan rutan Polres Gresik. (yad)

Dua Tersangka Cabul dan Perkosaan Di Pulau Putri yang Dibekuk Unit PPA Satreskrim Polres Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi mulai 22 Maret hingga 11 April 2024. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang akan memimpin langsung penanganan kedaruratan pascagempa yang memporak-porandakan infrastruktur dan bangunan yang berada di kepulauan berjarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai Sabtu malam pihaknya terus mengidentifikasi. Hal ini dilakukan supaya penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi maupun berita hoaks terkait tsunami dan lain lain.

“Saya minta kepada warga untuk tetap tenang, jangan terpancing berita hoaks terkait tsunami atau gempa lain yang membuat warga tidak nyaman. Mudah mudahan ini segera pulih agar warga dapat melakukan aktifitas seperti semula,” tutur Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai mendampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto di Pulau Bawean pada Minggu  24 Maret 2024. 

Perlu diketahui dampak bencana gempa mengakibatkan 2.972 rumah rusak ringan, 1.286 rumah rusak sedang dan 820 rumah rusak berat.

Selain itu, gempa berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Laut Jawa, Tuban-Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama tiga hari, sejak Jumat, 22 Maret sampai Minggu, 24 Maret 2024 terjadi gempa susulan sebanyak 229 kali dan memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Akibat gempa tersebut, sebanyak 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 rusak sedang dan 11 rusak berat. Selanjutnya 59 sekolah rusak ringan, 11 rusak sedang, 5 rusak berat, juga terdapat 1 pondok pesantren rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat, dan 1 rumah sakit mengalami rusak ringan. 

Gempa juga mengakibatkan 7 orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean Selengkapnya