Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 200 ribu. Ribuan pohon itu di tanam di sejumlah titik di pesisir Kabupaten Gresik. Seremonial aksi penanaman pohon dipusatkan di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Penanaman secara simbolis itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Amiati dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Penanaman ribu bibit mangrove rangkaian memperingati Hari Bakti Adyaksa alias HBA ke-67. Tema besar HBA tahun ini “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”.

Aksi peduli lingkungan yang diprakarsai oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dengan mengusung tema “We Are the Champion”, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penegakan hukum yang berkelanjutan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kolaborasi antara Kejaksaaan Tinggi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah, BUMD, dan juga perusahaan yang terlibat untuk mendukung kegiatan ini.

“Kami berkoordinasi dengan swasta dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensupport kegiatan ini. Kami juga punya SEZ (Special Economic Zone) atau Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Alhamdulillah, dipilih oleh Ibu Kajati sebagai lokus penanaman mangrove,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia juga menambahkan, kawasan mangrove ini memiliki peran penting sebagai penyeimbang ekosistem hayati di Kabupaten Gresik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam penanaman 200.500 bibit mangrove yang akan dilakukan di empat titik lokasi tersebut,” imbuh wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Penanaman bibit mangrove secara serentak itu dilakukan di empat titik kawasan pesisir, yakni 

pesisir di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean ; Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah ; Desa Tanjung Widoro,  Kecamatan Bungah dan Kawasan JIIPE. 

Bu Min melanjutkan, kawasan mangrove di Gresik sangat luas dan menjadi bagian penting dari ekosistem yang ada. “Kami juga punya kawasan esensial mangrove, semoga ini bisa menjadi penyeimbang untuk ekosistem hayati yang ada di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Kajati Jawa Timur Amiati memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang,” ujar Kajati Jatim. 

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Gresik optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan dan masyarakat setempat, sejalan dengan visi Nawa Karsa Gresik Lestari. (yad)

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik  Selengkapnya

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur 

ANGKA Kemiskinan di Kabupaten Gresik 2024 kini “hanya” 149.390 jiwa atau 10,32 persen. Jumlah dan prosentase garis kemiskinan itu terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berdasarkan hasil Sensus Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas dari Badan Pusat Statistik atau BPS Jawa Timur. 

Chusnul Cahyadi1minute.id

MASA kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah atau NIAT memasuki tahun ke-4. Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam pemilihan bupati atau Pilbup serentak kali pertama pada September 2020 itu dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021. 

Sejumlah capaian positif telah raih oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah memasuki 4 tahun kepemimpinan sebagai  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Capaian positif itu, antara lain, penurunan angka kemiskinan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Merujuk data yang dirilis oleh BPS Jawa Timur melalui Bappeda Gresik selama 4 tahun terakhir, 2021 hingga 2024, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 17 ribu tepatnya 16.950 jiwa. Data Sensusnas 2021 jumlah dan prosentase angka kemiskinan 166.340  jiwa atau 12,42 %. Kemudian, Maret 2024 menjadi 149.390  jiwa          10,32 %.

Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur selama empat tahun terakhir Kabupaten Gresik berhasil menunjukkan penurunan kemiskinan yang lebih signifikan sebesar 2,10% peride 2021 hingga 2024. Sementara itu, Provinsi Jawa Timur berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,61% dalam periode tahun yang sama.

“Alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir terhitung dari 2021, Gresik berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,1% pada 2024,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik Ninik Ernawati pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Upaya pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik untuk menurunkan angka kemiskinan ini tidak semudah membalikkan tangan. Apalagi saat awal mendapatkan amanah sedang ada wabah Covid-19.  Wabah virus berawal dari Tiongkok berlangsung selama 2 tahun. 

Pemerintah Kabupaten Gresik secara terintegrasi melakukan kolaborasi dengan lembaga non-pemerintah, serta sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Hasilnya Gresik tidak hanya berhasil mengurangi angka kemiskinan dengan lebih besar daripada provinsi, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.  

“Selama tiga tahun terakhir tren kemiskinan di wilayahnya terus mengalami penurunan,” kata Wabup yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan atau TKPK Kabupaten Gresik.

Capaian tersebut menjadi satu tren positif dan menambah motivasi Pemerintah Kabupaten Gresik. Terlebih standar garis kemiskinan Gresik (berdasarkan pengeluaran perbulan) pada Maret 2024 sebesar Rp 608.828/bulan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur yang di angka Rp 536.122/bulan.

Hal ini berarti, walaupun dengan standar garis kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Gresik berhasil menjaga tren penurunan angka kemiskinannya tetap dibawah angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur.

Capaian ini, ia melanjutkan, bukan merupakan garis finish bagi dirinya dan Bupati Fandi Akhmad Yani. Karenanya, hingga saat ini upaya pengentasan kemiskinan tanpa henti dilakukan dengan sinergi baik antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik maupun dengan instansi/pihak lain.

Program bantuan langsung tunai secara rutin disalurkan kepada keluarga yang sangat membutuhkan, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan daya beli. Selain itu, pelatihan keterampilan kerja diberikan kepada masyarakat kurang mampu, membantu mereka memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur dasar di desa juga menjadi perhatian, dengan proyek-proyek seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang dirancang untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi lokal juga didorong, termasuk dukungan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bantuan modal bagi wirausaha lokal.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk pengembangan ekonomi lokal, dan lembaga pendidikan serta pelatihan memberikan kursus yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Pemkab Gresik juga aktif bekerja sama dengan lembaga non-pemerintah dan akademisi untuk merumuskan strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Seperti halnya lewat Baznas yang memberikan bantuan produktif bagi masyarakat, dan beasiswa pendidikan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat. (yad)

Grafis : 

Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Gresik 2021-2024

             Jumlah Penduduk  Persentase 

2021    166.340                    12,42 

2022    149.640                    11,06 

2023    149.750                     10,96 

2024    149.390                     10,32

(Data diolah 1minute.id dari Bappeda Gresik serta BPS JawaTimur)

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur  Selengkapnya

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek

GRESIK,1minute.id – Lomba perahu dayung kembali digelar oleh pemerintahan desa atau Pemdes Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Lomba dayung kali ketiga untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti 32 peserta. 

Peserta lomba dayung memperebutkan Piala Bupati Gresik ini tidak hanya dari Gresik. Tapi, ada yang berasal dari Lamongan dan Sidoarjo ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Hari pertama perlombaan ini, Fandi Akhmad Yani menyaksikan semua pertandingan perahu dayung. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberikan apresiasi kepada peserta yang sudah menyelesaikan perlombaan dengan mengajak ngopi bareng. 

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan lomba tahunan ini menjadi berkah bagi UMKM desa setempat. Desa memberikan fasilitas tempat dan tenda bagi masyarakat yang berjualan.

Gus Yani dalam sambutannya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta menjadi kompetisi yang menyenangkan bagi peserta dan masyarakat yang melihatnya. Ia juga berpesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.

Selain itu, ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu berharap dari lomba Agustusan ini bisa menjadi ajang prestasi bagi anak-anak muda di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan setelah lomba desa, nanti bisa meningkat ke ajang Porkab, Porprov dan PON.Semoga lahir atlet-atlet dari desa yang nantinya bisa mewakili Indonesia ke ajang Olimpiade,” kata Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Gredek M.Bahrul Ghofar mengatakan penyelenggaraan lomba perahu dayung di desanya sudah  diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini lomba diikuti oleh 32 tim dayung dari Gresik, Lamongan dan Sidoarjo.

Tujuan menyelenggarakan lomba ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan desa-desa di Kecamatan Duduksampeyan pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya. “Dan tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran peserta dari luar Gresik, yakni dari Lamongan dan Sidoarjo,” jelas Ghofar.

Selain silaturahmi, lomba perahu dayung ini sebagai upaya untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi generasi penerus. Salah satu cara tersebut melalui momentum dengan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan sangat meriah. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan bagi kegiatan ini diantaranya Pemkab Gresik, Nila Yani anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan.

Kemudian, Petrokimia Gresik, PT Sumber Payung Mas, Perumda Giri Tirta, Kadin, Apindo dan PT Asuka. “Dukungan tersebut sebagai apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam lomba perahu dayung di Desa Gredek,” kata Ghofar

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi, mengapresiasi terselenggaranya lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024. Menurutnya sukses penyelenggaraan lomba perahu dayung berkat kekompakan antara pemerintahan desa dengan karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Gredek. 

 “Selain sebagai ajang silaturahmi antar peserta dan untuk mencari bibit atlet dayung potensial, kegiatan ini juga sangat bagus untuk membangkitkan UMKM serta mempromosikan wisata petik melon green house di Desa Gredek,” ujar Dedy Hartadi.

Lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024 ini memperebutkan hadiah uang total Rp 30 juta. Rinciannya juara pertama Rp 15 juta ; juara kedua sebesar Rp 10 juta dan juara ketiga sebesar Rp 5 juta. (yad)

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek Selengkapnya

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Adat Nusantara atau DPD Matra Gresik dikukuhkan di Pendapa Bupati Gresik pada Ahad, 11 Agustus 2024.

Yang mrngukuhkan kepengurusan dibawah kepemimpinan M. Fatih Hamdie- yang biasa disapa-Andy Buchory ini adalah Ketua DPW MATRA Jawa Timur Kanjeng Pangeran Panji Sri Putro Jowo atau KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. DPD Matra Gresik adalah kepengurusan ke-12 terbentuk di Jawa Timur. 

Matra sendiri merupakan organisasi adat dan budaya tingkat regional, dimana para anggotanya terdiri dari kerajaan, kesultanan, lembaga adat, akademisi, budayawan, seniman masyarakat umum, dan sebagainya. 

Pengukuhan pengurus DPD MATRA Gresik dihadiri puluhan “darah biru” atau keturunan  raja atau sultan dari berbagai daerah di Jawa, Madura hingga Bali. Pemkab Gresik diwakili oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Achmad Washil Miftachul Rachman menuturkan, Gresik memiliki sejarah panjang yang patut dilestarikan. Di era kerajaan Hayam Wuruk, di salah satu prasasti yang tertulis di Gresik Utara adalah pusat ekonomi gerabah dan palawija. “Gresik juga pusat persebaran agama Islam dimulai prasasti Siti Fatimah binti Maimun, Sunan Maulana Malik kemudian Sunan Giri,” kata Washil dalam sambutannya. 

Lalu ada Kanjeng Raden Tumenggung Poesponegoro, Bupati Gresik dan di utara terdapat Kanjeng Sepuh. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik, kata Washil, memiliki spirit untuk mempertahankan peninggalan lama. Termasuk kawasan di Bandar Grissee yang berada di Gresik Kota Lama. “Spirit kita melestarikan kota lama,” ujarnya. 

Untuk mengetahui sejarah Gresik, imbuhnya, pihaknya telah mendapatkan salinan menuskrip dari museum yang ada Belanda, Museum Volkenkunde di Kota Leiden, Belanda. “Kita akan terjemahkan tentang posisi Gresik,” katanya. Ia pun berharap Matra bisa berkolaborasi dengan Pemkab Gresik. “Program (Matra) bisa menjadi yang terdepan di Jawa Timur,” harap Washil.

Sementara itu, Ketua DPW Matra Jatim KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro menyatakan, pihaknya mendorong kepada pengurus Matra Gresik untuk mengedepankan kolaborasi dengan semua pihak. Terutama kepada Pemkab Gresik. 

Mengapa? Karena Gresik memiliki budaya dan adat yang keren. Ia mencontohkan para wali, Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri dalam menyebarkan agama Islam yang berbaur dengan adat dan kebudayaan setempat. 

“Saya harapkan pengurus DPD Matra Gresik mengenalkan kebudayaan dan keadatan kepada anak muda,” katanya.  Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro mengaku dirinya sedang risau. Sebab, nasionalisme generasi(Gen) Z terus menurun karena mereka lebih mempelajari dan meniru gaya orang asing. 

“Nasionalisme generasi Z terus menurun yang semula hanya 5 persen sekarang turun menjadi 2,5 persen artinya mereka kurang bernasionalisme dengan bangsanya sendiri karena mereka mempelajari dan bergaya seperti orang asing,” tegasnya. 

Ia pun berharap untuk Gen-Z di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus bangga dengan adat dan kebudayaan. “Untuk Gresik ini, pemuda dan pemudinya harue bangga dan mencintai berperilaku dan budaya yang tidak melanggar agama kita sebagai orang muslim,” pesan Kanjeng Pangeran Panji Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. (yad)

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren Selengkapnya

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025

GRESIK,1minute.id – Event olah raga terbesar di Kabupaten Gresik kembali bergulir. Namanya Pekan Olahraga Kabupaten atau Porkab Gresik 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka ajang pencarian bakat di bidang olahraga itu di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro atau WEP pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Porkab Gresik diikuti 3.599 atlet dan ofisial dari seluruh kecamatan, 18 kecamatan termasuk dua kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean yang berjarak 180 mil laut dari Kabupaten Gresik. Kompetisi ini memperebut 756 medali pada 16 cabang olahraga atau cabor dengan 221 nomor yang dipertandingkan. 

Cabor yang dipertandingkan antara lain Atletik, Taekwondo, Pencak Silat, dan Karate. Kemudian, Futsal, Sepak Bola, Bola Voli Indoor, Tenis Meja, dan Bola Basket. Selanjutnya, e-Sport, Catur, Panjat Tebing, Renang, Panahan, Bulutangkis, dan Dancesport. Porkab digelar selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 Agustus 2024 ini mengusung tema “Menggali Potensi Daerah Untuk Meraih Prestasi”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Porkab 2024. Ia juga menekankan bahwa Porkab menjadi suatu pintu awal bagi para atlet untuk meraih kesuksesan.

“Mudah-mudahan lewat Porkab 2024 ini akan muncul insan-insan atlet berprestasi yang bisa berlaga di ajang provinsi maupun nasional atau bahkan internasional. Selain itu apresiasi khusus kepada para camat yang telah mendukung dalam proses tersebut di masing-masing wilayahnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Fandi Akhmad Yani  juga mengingatkan pentingnya jiwa sportivitas dan fair play dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan. Hal ini karena pada prinsipnya Porkab Gresik dihelat bukan hanya sebagai ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan dan persatuan sesama.

Ketua Komite Olah Nasional Indonesia atau KONI Gresik Anis Ambiyo Putri setali tiga uang dengan harapan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Anis mengharapkan gelaran Porkab Gresik 2024 ini akan memunculkan bibit-bibit atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama Gresik di Porprov ke-9 Provinsi Jawa Timur 2025.

“Porkab Gresik 2024 ini juga sebagai bentuk persiapan Tim Kabupaten Gresik dalam berlaga di berbagai kompetisi, seperti Porprov Jatim tahun 2025 yang nanti akan di gelar di Malang Raya,” jelasnya. Anis menegaskan semua atlet yang berlaga di Porkab Gresik 2024 ini juga akan dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, para atlet bisa berlaga dan mempertunjukkan prestasi terbaiknya tanpa ada rasa khawatir.  (yad)

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025 Selengkapnya

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Kebakaran itu mengakibatkan seorang korban luka bakar. 

Kebakaran kali pertama terjadi di Jalan Kaot Darmo Sugondo, Desa Indro, Kecamatan Kebomas. Ada tiga warung yakni warung kopi milik Ny Seh ; warkop plus jualan bensin eceran miliki Rosid dan warung mi ayam milik Sugiono yang hangus menjadi abu.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 10 Agustus 2024 sekitar pukul 00.30 WIB diduga dipicu konsleting listrik. Percikan api itu kemudian membakar tiga warung dengan bangunan semi permanen yang berjajar itu. Api cepat membesar karena diantara warung kopi dan penjual mi ayam itu juga melayani penjualan bensin eceran. 

Tidak ada korban dalam kejadian kebakaran itu karena saat musibah itu terjadi sedang tidak ada pembeli. Kebakaran kali kedua selang 1 jam dari kebakaran kali pertama ini terjadi di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Kebakaran gudang kayu mebel milik Lubis Aziz, 40 tahun. 

Penyebab kebakaran diduga pembakaran sampah yang tidak ditunggu. Kondisi kemarau membuat daerah sekitar kering sehingga mudah terbakar. Dalam kebakaran ini, diduga ada seorang warga yang menjadi korban yang terbakar. Belum diketahui identitas korban tersebut. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan kejadian dua kebakaran bisa ditangani anggota. “Untuk kebakaran di Kebomas diduga dipicu konsleting kami koordinasi dengan PLN. Untuk yang di Desa Doude karena orang membakar sampah lalu merembet ke gudang mebel,” kata Suyono. (yad)

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes Selengkapnya

Hutan Bambu di Kampung Sawo, Gresik Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Hutan bambu di kampung Sawo di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik terbakar pada Jumat, 9 Agustus 2024. Kebakaran yang diduga berawal pembakaran sampah itu sempat menimbulkan kepanikan warga setempat. 

Beruntung, petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik cepat tiba di tempat kejadian kebakaran atau TKK. Menurut cerita warga kebakaran hutan bambu terjadi pada Jumat, 9 Agustus 2024 sekitar pukul 10.05 WIB. 

Pagi itu, mayoritas penghuni laki-laki di kampung Sawo Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas sedang bekerja. Tiba-tiba api muncul dari tumpukan daun kering bambu. Tidak diketahui siapa yang membakar sampah daun itu. Tiupan angin membuat lidah api cepat membesar dan mengarah ke rumah warga setempat. 

Farah, salah satu warga Kampung Sawo pun panik. Ia pun berteriak kebakaran…kebakaran…kebakaran.  Teriak itu bagaikan suara kentongan tanda bahaya membuat warga semburat keluar rumah. Sejumlah warga memcoba memadamkan amuk api dengan menyiram air menggunakan ember. Sebagain lagi, meminta bantuan Damkar Gresik melalui sambungan telepon call center 112.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan, pihaknya mengerahkan 7 personel dengan mengendarai satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil sumpai air. “Kami butuh waktu hampir 1 jam untuk memadamkan api,” kata Suyono pada Jumat, 9 Agustus 2024. 

Ia melanjutkan tidak korban dalam kebakaran itu. “Api bisa kami padamkan bersama  warga sebelum merembet ke rumah warga,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Suyono menghimbau kepada semua warga di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi, saat ini musim kemarau sehingga rawan menimbulkan kebakaran. (yad)

Hutan Bambu di Kampung Sawo, Gresik Terbakar  Selengkapnya

Di Gresik Layanan Kesehatan Cukup Gunakan KTP,   Wapres Ma’ruf Amin Anugerahi Bupati Gresik UHC Award 2024 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi, Wakil Bupati Aminatun Habibah mendapat penghargaan Universal Health Coverage atau UHC Awards 2024 tingkat utama dari Wakil Presiden Indonesia KH Ma’ruf Amin. Penghargaan diberikan atas prestasi dan komitmen dalam mendaftarkan penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Per 1 Agustus 2024, capaian kepesertaan JKN  Gresik yakni 101.9% atau 1.325.036 jiwa. Rinciannya 264.893 jiwa segmen APBD ;  534.981 jiwa segmen APBN ; 22.348 segmen bukan pekerja atau BP ;  146.718 jiwa segmen Pekerja Bukan Penerima Upah/PBPU atau Mandiri ; 302.979 segmen Pekerja Penerima Upah selain Penyelenggara Negara atau PPU BU dan 57.328 jiwa segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara atau PPU PN.

“Alhamdulillah hari ini kita hadir di TMII dalam rangka menerima penghargaan UHC Award. Pelayanan UHC ini mudah karena hanya menggunakan KTP atau NIK Kabupaten Gresik,” ucap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Penghargaan ini, lanjut Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, diberikan kepada kabupaten/kota sebagai apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat. Sedangkan Kabupaten Gresik per Agustus 2024 capaian UHC sudah 100 persen dan melampaui target dari pemerintah yaitu minimal 95 persen dari jumlah total penduduk. 

“Pelayanan dan kualitas kesehatan ini harus terus ditingkatkan. Mulai dari tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas maupun kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Baik yang ada di daratan maupun di kepulauan,” tandasnya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo.

Sementara, Wapres Ma’ruf Amin dalam arahannya, meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas. Berikut, kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayahnya. 

Menurut Wapres, UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif dan optimal. 

“Saya mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi kepala daerah dalam mewujudkan UHC, dengan cakupan perlindungan kepesertaan JKN, minimal 95 persen dari total penduduk. Saya harap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi semua pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Wapres Ma’ruf Amin juga berpesan kepada seluruh kepala daerah agar terus memperluas jangkauan kepesertaan UHC hingga 100 persen. Selain itu dirinya juga meminta kepala daerah untuk memastikan adanya monitoring dan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melakukan sosialisasi pentingnya kepesertaan JKN.

“Terima kasih kepada seluruh kementrian dan lembaga serta seluruh pemerintah daerah yang telah bekerja keras dalam rangka mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (yad)

Di Gresik Layanan Kesehatan Cukup Gunakan KTP,   Wapres Ma’ruf Amin Anugerahi Bupati Gresik UHC Award 2024  Selengkapnya

Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan penindakkan pengemudi truk pengangkut limestone yang kedapatan tidak menggunakan penutup muatan di sepanjang jalur utama menuju pelabuhan.

Kurun waktu sepekan terakhir sebanyak 50 truk di tilang oleh anggota korp sabuk putih itu. Tindakan tegas dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik itu, setelah mendapat banyak keluhan dari masyarakat karena debu dan material batu yang beterbangan, mengancam kesehatan dan keselamatan pengendara lainnya. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi serupa secara rutin. 

“Kami tidak hanya memberikan sanksi tilang, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada para pengemudi dan pemilik armada. Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, masalah ini dapat teratasi secara tuntas,” tegasnya.

Setiap hari, ratusan truk melintas di jalanan Gresik. Sayangnya, tidak semua pengemudi mematuhi aturan. Truk-truk yang mengangkut batu kapur sering kali tidak menggunakan terpal, sehingga batu-batu kecil beterbangan dan membahayakan pengendara lain. Akibatnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi, bahkan ada yang menyebabkan korban jiwa.

Satlantas Polres Gresik tidak tinggal diam. Mereka telah menindak tegas puluhan truk yang melanggar aturan. Selain membahayakan pengendara lain, batu kapur yang berjatuhan juga mencemari lingkungan.

Kasat lantas Polres Gresik mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan di jalan raya. “Laporkan jika anda melihat ada truk yang tidak menggunakan terpal. Bersama-sama kita bisa menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman,” tegasnya. (yad)

Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal Selengkapnya

Pertama di Indonesia, 50 Perusahaan di Gresik Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian 

GRESIK,1minute.id – Tekad Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menjadikan Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak mendapatkan sokongan dari dunia usaha.

Sebanyak 50 perusahaan yang diinisiasi oleh Pengadilan Agama Gresik dan Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Gresik menggelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian. 

Puluhan perusahaan yang berkomitmen untuk melindungi hak perempuan dan anak pascaperceraian itu berasal  Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah dan perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang berada di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan deklarasi ini, sangat berarti bagi masyarakat Gresik. “Kabupaten Gresik adalah Kabupaten yang ramah untuk anak. Dan pertama di Indonesia Keputusan Pengadilan Agama tersebut  untuk menjamin kesejahteraan korban perceraian, perempuan dan anak. Agar ekonomi mereka terjamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani usai acara di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Data yang dihimpun menyebutkan sepanjang Januari hingga Desember 2023, Pengadilan Agama atau PA Gresik memutus perkara perceraian sebanyak 1.927 perkara. Jumlah tersebut di dominasi perkara istri menggugat cerai sebanyak 1.465 perkara. Sedangkan, 462 perkara lainnya cerai talak. 

Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani, menyatakan bahwa deklarasi dan penandatanganan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Upaya ini menjadi komitmen sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi dan mendukung kesejahteraan anak dan perempuan yang terdampak perceraian.

“Deklarasi ini adalah yang pertama dilakukan di Indonesia. Dimana ada 50 perusahaan yang berkolaborasi bersama Pengadilan Agama dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Ini merupakan langkah konkret kami dalam memastikan hak-hak anak dan perempuan terlindungi, terutama pasca perceraian. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan, untuk memastikan bahwa hak-hak mereka dipenuhi dengan baik,” ujarnya.

Komitmen 50 perusahaan sangat fonomenal dan pertama di Indonesia. Perusahaan swasta, BUMD dan BUMN yang komitmen menjadi bagian pemenuhan hak perempuan dan anak pascaperceraian “Bila ada karyawan perusahaan yang bercerai , PA akan menyampaikan salinan putusan Sehingga perusahaan melakukan pengawasan terkait pemenuhan dalam amar putusan oleh PA secara bertanggung jawab dalam pemenuhan hak perempuan dan anak,” katanya.

Komitmen bersama perusahaan untuk  melindungi hak perempuan dan anak pascaperceraian bisa menjadi role model di Indonesia.  Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Rokhanah mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Gresik dengan Kadin Gresik ini. 

“Ibu-ibu jangan khawatir, tapi kami tidak mengimbau untuk bercerai. Apalagi yang tadi baru di istbatkan nikahnya mudah-mudahan sampai akhir hayat sakina mawadah warohmah. Komitmen ketua PA Gresik ini memberikan perlindungan apabila terjadi perceraian,” kata Rokhanah dalam sambutannya. Perlindungan itu, imbuhnya, agar mantan istri dan anak-anak tidak terlantar. “Jadi bukan mengimbau untuk bercerai. Akan memberikan perlindungan kepada mantan istri dan anak-anak,” ujarnya. 

Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian ini digelar bersamaan dengan kegiatan Bupati Ngunduh Mantu Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024. SidangItsbat Nikah Terpadu diikuti 77 pasangan suami-istri. (yad)

Pertama di Indonesia, 50 Perusahaan di Gresik Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian  Selengkapnya