Jari Keserimpet Cincin, Ibu Rumah Tangga Datangi Kantor Damkarmat Gresik

GRESIK,1minute.id – Hampir setengah hari Fani menahan rasa sakit karena keserimpet cincin. Cincin emas  yang melingkar di jari Ibu rumah tangga itu tiba-tiba ogah dilepas. Perempuan yang tinggal di Jalan Sportivo, Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Kecamatan Manyar, Gresik itu akhirnya meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Senin, 29 Januari 2024.

Informasi yang dihimpun, Minggu, 28 Januari 2024 sekitar pukul 15.00 WIB, Fani mencoba cincin yang lama tidak dipakainya. Cincin masih bisa masuk ke jari manis ibu rumah tangga itu. Fani pun senang. Namun, menjelang tengah malam, Fani merasa kesakitan. Sebab, salah satu jarinya seperti terbelit cincin. 

Fani mencoba melepas cincin. Akan tetapi upaya sia-sia. Semalaman ia tidak bisa tidur karena nyeri. Keesokan harinya, Senin, 29 Januari 2024 sekitar pukul 11.29 WIB memutuskan mendatangi kantor Damkarmat Gresik yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo No 102, Desa Putat, Kecamatan Kebomas itu. 

Sebanyak delapan personel yang dilibatkan untuk membantu mengeluarkan cincin di jari Fani tersebut. Petugas menggunakan gerinda rescue cincin untuk memotong perhiasan emas itu. Menurut Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono, Fani memiliki riwayat penyakit asam urat. “Saat kejadian diduga penyakit asam urat kambuh. Sehingga jari membengkak,” kata Suyono. (yad)

Jari Keserimpet Cincin, Ibu Rumah Tangga Datangi Kantor Damkarmat Gresik Selengkapnya

Jari Nenek Sumiati “Dimakan” Cincin, Damkarmat Turun Tangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik kembali melakukan penyelamatan jari manusia pada Senin, 23 Januari 2023. Bila sebelumnya, jari anak masuk lubang kunci. 

Kali ini, penyelamatan jari manis nenek Sumiati. Perempuan 70 tahun tinggal di Jalan Siwalan, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu harus menahan sakit karena cincin “memakan” jari manisnya. Akibatnya, jari nenek itu bengkak. Andry, anak Sumiati kelabakan. Sebab, nenek Sumiati terus menangis menahan rasa sakit. 

Andry membawa nenek Sumiati ke puskesmas terdekat. Namun, petugas puskesmas angkat tangan. Karena keterbatasan alat. “Petugas puskesmas menghubungi kami meminta bantuan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 23 Januari 2023.

Sekitar pukul 14.05 WIB, Andry bersama nenek Sumiati tiba di posko damkar kota di Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Selama 30 menit petugas melakukan upaya penyelamatan dengan cara memotong cincin emas dengan menggunakan gerinda. Cincin akhirnya terlepas. Nenek Sumiati kembali bisa tersenyum.

Ia pun berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada petugas Damkarmat. “Matur nuwun nak. Mugi-mugi pinaringan lancar nyambut gawe,” doa nenek Sumiati dan diamini oleh delapan orang petugas yang melakukan operasi penyelamatan. 

Data Damkarmat Gresik Periode 1 – 23 Januari 2023 telah melakukan rescue sebanyak 40 kejadian. Mayoritas penyelamatan hewan ular. (yad)

Jari Nenek Sumiati “Dimakan” Cincin, Damkarmat Turun Tangan  Selengkapnya