Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Lativa semringah lagi. Perempuan 28 tahun sempat nderedek. Wajah perempuan asal Jalan Pelangi Tujung, Desa Peganden, Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pucat. Sebab, dompet terjatuh masuk gorong-gorong di  simpang empat Pasar Kota Gresik, tepatnya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik pada Minggu, 21 Desember 2025.

Beruntung tim rescue alias penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi kejadian. Dompet dan isinya bisa diselamatkan. Itulah yang membuat perempuan berhijab yang sempat panik, nderedeg akhirnya bisa tersenyum. “Terima kasih pak bupati. Terima kasih Damkar Gresik,” kata Lativa dalam video pendek tesmoni yang di unggah Dinas Damkamat Gresik melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu, 21 Desember 2025.

Begini kronologinya?  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono, Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, pelapor Lativa bersama temannya belanja di Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik.

Usai belanja, perempuan 28 tahun berjalan ke arah Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Ketika berada di depan toko emas, Lativa hendak membeli barang. Ia pun mengambil dompet warna keemasan yang biasa untuk wadah perhiasan dari saku. Namun, dompet itu terjatuh dan masuk saluran air. Saluran air berbentuk huruf U alias U-Ditch dengan lebar 50 centimeter dengan tutup beton cor.

Sela lubang saluran drainase beton pracetak (precast) berbentuk huruf “U” sangat kecil. Tangan mungil Lativa pun tidak bisa masuk lubang saluran air itu. Ia pun akhirnya menelepon Command Center 112 dan Damkar Gresik. ” Laporan masuk pukul 11.23 WIB. Sekitar pukul 12.10 WIB, petugas kami berhasil menyelamatkan dompet itu,” kata Suyono.

Untuk menyelamatkan dompet itu, imbuhnya, anggota merangkak masuk  dalam saluran air yang lebarnya  seukuran badan manusia dewasa itu. “Untuk keluarnya harus merangkak mundur,” imbuh mantan Asisten di Sekretariat Kabupaten Gresik itu. Tindakan penyelamatan ini, katanya, untuk kali ke-75 di bulan Desember 2025. (yad)

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik Selengkapnya

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah Ny Liauw di Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Minggu, 14 Desember 2025. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu korsleting listrik itu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ibadah ke gereja. Kerugian ditaksir sebesar Rp 100 juta. 

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, sekitar pukul 08.40 WIB, pihaknya menerima laporan dari Ny. Meylan, warga Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik. Pelapor melihat ada asap dari dalam rumah Ny. Liauw, tetangganya. 

“Rumah dalam kondisi kosong. Karena pemilik rumah sedang ibadah ke gereja,” ujar Suyono pada Minggu, 14 Desember 2025. Warga yang khawatir, api merembet ke rumah tetangga lainnya kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.  Sebanyak empat personel Damkar Pos Menganti menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.51 WIB atau hanya 11 menit. 

“Kesigapan petugas, api bisa cepat kami padamkan. Sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya. Dinas Damkarmat Gresik mencatat hingga 14 Desember 2025 terdapat enam kejadian kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Rumah Soni Saputra di Jalan Harun Thohir 17, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad pagi, 28 September 2025. Kebakaran yang diduga dipicu oleh kompor itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Namun, kejadian pada 00.49 WIB itu membuat warga di perkampungan padat penduduk itu panik. Mereka bersyukur, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga karena petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Setelah api, padam sebagian warga pun melanjutkan tidur nyenyak. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan call center 112 sekitar pukul 00.50 WIB dari seorang warga bernama Ny Azka Melia. “Delapan personil dengan dua unit mobil damkar tiba di lokasi pukul 00.58 WIB. Karena kondisi lalu lintas sepi,” ujar Suyono.

Ketika tiba di lokasi kejadian, terang Suyono, warga setempat sudah memadati lokasi kebakaran. Mereka datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Ada bawa ember, panci dan lainnya. Tapi, upaya warga belum bisa memadamkan api,” terangnya. Delapan personil dengan dua unit mobil damkar kemudian melakukan penyemprotan. Melokalisir bara api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

“Kami meninggalkan lokasi kejadian sekitar setengah dua (pukul 01.28 WIB) karena api sudah padam,” ungkap mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. Suyono menyatakan, berdasarkan penuturan sejumlah warga kebakaran diduga dari kompor. “Korban mungkin lupa mematikan kompor sebelum keluar rumah,” katanya.  Ia bersyukur, kebakaran yang kali ke-60 di bulan September 2025 ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia pun mengimbau kepada semua warga untuk melakukan pengecekan alat elektronik, kompor dan barang yang mudah terbakar sebelum meninggal rumah. “Kondisi cuaca panas saat ini berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegas mantan Kepala Bagian Humas , kini Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik ini. (yad)

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar  Selengkapnya

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Gudang rongsokan milik Aziz di Jalan Kapt Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Jumat, 6 Juni 2025. Sejumlah warga di sekitar kejadian mendengar beberapa kali ada ledakan di lokasi gudang yang terbakar itu. Belum diketahui, penyebab bunyi ledakan yang menyebabkan warga sekitar gemetaran itu. 

Menurut keterangan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 12.12 WIB, call center Gresik 112 menerima laporan kejadian kebakaran di gudang rongsokan di Jalan Kapt. Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik   Pelapor bernama Ratna. Perempuan itu, mendengar ada ledakan di dalam gudang rongsokan. 

Bunyi ledakan itu, membuat warga panik sehingga mengecek sumber suara berasal dari dalam gudang. “Saat warga mendatangi gudang api sudah berkobar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono pada Jumat, 6 Juni 2025. 

Amuk si jago merah membesar dengan cepat. Lidah api menjilat tiga warung yang ada dekatnya. Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dari PT Sumber Mas Indah Plywood ; Semen Gresik ; PT Wilmar Nabati dan Damkar Pemkab Gresik melakukan penyemprotan. Sekitar pukul 14.45 WIB api bisa dipadamkan.  “Butuh waktu dua jam lebih kami memadamkan api,” imbuh Suyono. 

Terkait bunyi ledakan, mantan Asisten II Setkab Gresik itu, belum bisa memastikannya. “Penyebab ledakan atau sumber api dalam penyelidikan aparat kepolisian,” katanya. Saat kejadian kebakaran tidak aktivitas di dalam gudang barang rongsokan itu, karena libur Hari Idul Adha. “Tidak ada korban dalam kejadian ini. Kerugian masih di hitung,” katanya. (yad)

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar  Selengkapnya

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Gresik, Jawa Timur dalam dua hari terakhir, Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Kebakaran kali pertama 

terjadi di Jalan Kyai H.Syafii, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Satu unit rumah dan toko atau ruko milik Moh. Zunaedy. Selain ruko, api juga melahap satu unit sepeda motor MegaPro milik lelaki asal Sumenep, Madura itu.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 sekitar pukul 17.35 WIB itu, diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor MegaPro.

Sore itu, korban sedang ngetap bahan bakar sepeda motor dengan mesin motor hidup. Saat itu, terjadi korsleting di mesin motor dan menimbulkan percikan api. Percikan api menyambar bahan bakar motor sehingga menimbulkan bara api kemudian membakar rumah dan toko tersebut. 

“Ada satu korban luka karena pecahan kaca bernama Galih Adi Candra, 33 tahun. Toko sebelah yg jadi korban terdampak, terkena pecahan kaca faktor Hawa panas dari rumah dan toko yg terbakar telah ditangani oleh Tim medis,” kata Suyono.

Sedangkan kebakaran kali kedua terjadi Jalan Satelit I, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 8 Februari 2025 sekitar pukul 11.35 WIB. Sebanyak tiga warung (warung kopi, warung makan dan warung sembako) yang terbakar.

Menurut Kadis Damkarmat Gresik Suyono, penyebab kebakaran itu disinyalir dari korsleting listrik. “Belum diketahui, dari warung mana kali pertama yang terbakar kemudian merembet ke warung lainnya,” terang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Ia pun berpesan kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk mematikan peralatan yang menggunakan setrum ketika meninggalkan rumah. (yad)

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik Selengkapnya

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk

GRESIK,1minute.id – Pabrik kayu, PT Kayu Multiguna Indonesia atau KMGI ludes terbakar. Kebakaran yang menghanguskan isi dan meluluhlantakkan bangunan pabrik berlokasi di di Jalan Segoromadu, Kekurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi  pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WB.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik bersama sejumlah perusahaan membutuhkan waktu lebih dari 8 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah. Api baru bisa dipadamkan oleh pada Ahad, 27 Oktober 2024 pukul 04.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Galinggi Raha,  bergegas lari menuju pos satpam. Dengan nafas ngos-ngosan karyawan bagian Assembling Lab Lem Plywood PT KMGI melaporkan kepada Suktikno, satpam di perusahaan kayu. “Ruang Laboratorium Lem Plywood terbakar, pak!,” kata Galinggi Raha kepada Sutikno. 

Laporan Gilingga Raha membuat Sutikno kaget. Ia pun bergegas menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. Namun, langkah Sutikno terhenti. Sebab, api sudah membesar. Tiup angin malam dan material yang ada di ruang Laboratorium Lem Plywood mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Sutikno kemudian meminta bantuan Dinas Damkarmat Gresik. Dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air menuju ke TKK yang berada di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kebakaran hebat pabrik kayu itu membuat langit di radius 1 kilometer dari lokasi kebakaran berwarna kemerahan. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan,  petugas kami masih melakukan pemadaman mulai tadi malam hingga pukul 04.00 WIB. “Saat ini juga masih dilakukan pembasahan di lokasi,” ujarnya. Ditambahkan Suyono menjelaskan dalam kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. (yad)

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk Selengkapnya

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran masih mewarnai di kabupaten Gresik. Pada Jumat, 11 Oktober 2024 sebuah kandang berisi 13 ekor kambing di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar. 

Besarnya lidah api membuat puluhan ekor kambing tidak bisa terselamatkan. Akibat kebakaran ini, korban Rukun, mngalami mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono kebakaran di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bermula pembakaran  pembakaran sampah yang tanpa pengawasan. Belum diketahui secara pasti identitas orang yang membakar sampah.

Setelah membakar sampah, orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi. Tiupan angin kobaran api semakin membesar dan merembet ke alang-alang yang kondisinya sudah mengering karena kemarau. “Dikarenakan angin yang cukup kencang kemudian juga merembet membakar Kadang Kambing , api dengan Cepat melahap tempat kandang kambing dan 13 ekor kambing terbakar,” terang Suyono pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Lidah api semakin besar dan membakar rumah mesin tempel milik Rukun. “Di rumah tempel itu ada tiga unit mesin tempel ikut terbakar,” ujar mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten atau Setkab Gresik itu. Asap membumbung tinggi ke angkasa. David, salah satu saksi mata melihat kobaran api kemudian menghubungi Dinas Damkarmat Gresik melalui Command Center 112. 

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.10 WIB,” ujarnya.  Sebanyak enam anggota Damkar Gresik dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. “Api bisa kami padamkan sekitar pukul 12.45 WIB,” tegasnya. Lamanya proses pemadaman karena area yang terbakar cukup luas.

Suyono menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembakaran sampah karena saat ini musim kemarau. “Kalau terpaksa harus membakar sampah tetap harus diawasi,” tegasnya. (yad)

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik Selengkapnya

20 Jam Api yang Menghanguskan pabrik Plastik, PT Langgeng Jaya Plastindo, Satu Petugas Alami Luka Bakar

GRESIK,1minute.id – Petugas pemadam kebakaran Gresik akhirnya bisa menjinakkan api yang menghanguskan pabrik daur ulang plastik,  PT Langgeng Jaya Plastindo pada Jumat, 13 September 2024. 

Petugas Damkar membutuhkan waktu hampir 24 jam. Perusahaan daur ulang plastik berlokasi di Jalan Raya Kedamean,  Kecamatan Kedamean,  Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu diketahui terbakar pada Kamis, 12 September 2024 pukul 11.00 WIB.  

Kejadian kebakaran mengakibatkan seorang petugas Damkar dari Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik dilarikan ke rumah sakit karena terbakar. Korban bernama Dalil. 

“Iya benar ada anggota kami yang terluka bakar di bagian kakinya. Kaki melepuh,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 13 September 2024. 

Kebakaran hebat pabrik daur ulang plastik diduga dari terbakarnya alang-alang yang berada di dekat pabrik.  Tiupan angin membuat lidah api membesar dan “menjilat” bangunan pabrik yang ada di bagian belakang. Api cepat membesar karena material yang tersulut api adalah tumpukan plastik. 

Asap hitam menyembul ke angkasa. Saking tingginya sehingga asap terlihat di Kota Surabaya. Untuk memadamkan api ini,  Damkarmat Gresik menggerahkan kekuatan penuh. Tiga dari empat posko damkar dikerahkan. Tiga posko damkar itu dari pos pusat di kota,  pos Menganti dan Driyorejo. “Kami juga dibantu damkar dan perusahaan Garuda Food,” terang mantan Asisten bidang pemerintahan Setkab Gresik itu. 

Butuh waktu 20 jam untuk memadamkan amuk si jago merah. Lamanya proses pemadaman karena media yang terbakar adalah plastik yang mencapai ribuan kubik. “Selain itu,  area yang terbakar sangat luas mencapai 1,1 hektar,” jelas Suyono yang mantan Camat Gresik itu. 

Kobaran api membuat separoh bangunan pabrik ambruk karena tidak menahan bara api. “Untungnya bangunan pabrik tidak satu bangunan. Sehingga kami bisa menyelamatkan bangunan yang ada di depan,” jelasnya. Pada Jumat sekitar pukul 09.10 WIB api bisa padam. “Saat ini masih proses pembahasan yang dilakukan oleh petugas damkar pos Menganti,” tegasnya. (yad) 

20 Jam Api yang Menghanguskan pabrik Plastik, PT Langgeng Jaya Plastindo, Satu Petugas Alami Luka Bakar Selengkapnya

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Kebakaran itu mengakibatkan seorang korban luka bakar. 

Kebakaran kali pertama terjadi di Jalan Kaot Darmo Sugondo, Desa Indro, Kecamatan Kebomas. Ada tiga warung yakni warung kopi milik Ny Seh ; warkop plus jualan bensin eceran miliki Rosid dan warung mi ayam milik Sugiono yang hangus menjadi abu.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 10 Agustus 2024 sekitar pukul 00.30 WIB diduga dipicu konsleting listrik. Percikan api itu kemudian membakar tiga warung dengan bangunan semi permanen yang berjajar itu. Api cepat membesar karena diantara warung kopi dan penjual mi ayam itu juga melayani penjualan bensin eceran. 

Tidak ada korban dalam kejadian kebakaran itu karena saat musibah itu terjadi sedang tidak ada pembeli. Kebakaran kali kedua selang 1 jam dari kebakaran kali pertama ini terjadi di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Kebakaran gudang kayu mebel milik Lubis Aziz, 40 tahun. 

Penyebab kebakaran diduga pembakaran sampah yang tidak ditunggu. Kondisi kemarau membuat daerah sekitar kering sehingga mudah terbakar. Dalam kebakaran ini, diduga ada seorang warga yang menjadi korban yang terbakar. Belum diketahui identitas korban tersebut. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan kejadian dua kebakaran bisa ditangani anggota. “Untuk kebakaran di Kebomas diduga dipicu konsleting kami koordinasi dengan PLN. Untuk yang di Desa Doude karena orang membakar sampah lalu merembet ke gudang mebel,” kata Suyono. (yad)

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes Selengkapnya

Pabrik Produksi Kasur Busa di Gresik Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Radius 5 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Pabrik produksi kasur busa di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Kamis, 11 Juli 2024. 

Asap hitam membumbung tinggi hingga terlihat hibgga radius 5 kilometer. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang penyebabnya masih dalam penyelidikan oleh kepolisian itu. Kerugian ditaksir sekitar Rp 4 miliar.

Kebakaran hebat UD Victory itu terjadi di tengah ratusan pekerja sedang beraktivitas. Sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah pekerja di ruang produksi kasur busa sedang aibuk. 

Tiba-tiba suhu udara dalam ruangan itu menghangat. Dalam hitung detik menjadi panas. Hawa panas yang berupa bara api itu muncul dari sebuah ventilasi di ruang produksi. Spontan, para pekerja berteriak histeris. “Kebakaran…kebakaran…kebakaran”. 

Para pekerja semburat keluar dari ruang produksi. Sebagai lainnya mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadaman ringan atau APAR. Api tidak padam. Bahkan, semakin membesar.  Karena dalam ruang itu banyak bahan untuk membuat kasur busa yang mudah terbakar sehingga pekerja kewalahan. 

“Kami mendapatkan laporan kebakaran itu sekitar pukul 09.30 WIB,” kata Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Kamis, 11 Juli 2024. Bahan untuk membuat kasur busa yang mudah terbakar membuat amuk si jago merah cepat membesar. 

Warga sekitar pabrik pembuatan kasur busa di Dusun Randu Pukah, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo panik. Apalagi asap hitam sangat tebal. Tim Damkar Pemkab Gresik pos Krikilan, Driyorejo dengan mengendarai dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK).

Langkah pertama petugas Damkar Gresik lakukan adalah melokalisir api tidak merembet ke tempat lain. “Size up (lokasir) api agar tidak merembet dan masyarakat tidak panik,” ujar mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. 

Meskipun petugas dari Damkar Gresik, Damkar Kota Surabaya, Damkar sejumlah perusahaan sekitar lokasi kejadian telah melokalisir api tidak merembet ke tempat lainnya, namun tetap kesulitan memadamkan amuk si jago merah itu. Karena bahan busa dan lainnya yang mudah terbakar. Sekitar pukul 14.50 WIB, api bisa dipadamkan. “Kami butuh waktu 5 jam lebih memadamkan kebakaran pabrik produksi kasur busa ini,” katanya. (yad)

Pabrik Produksi Kasur Busa di Gresik Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Radius 5 Kilometer  Selengkapnya