Elang Jawa yang menjadi Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila Ditemukan Terluka di Gresik

GRESIK,1minute.id – Seekor burung Elang Jawa terkapar di area persawahan di Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 18 Mei 2026.

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang menjadi lambang negara Indonesia,  Garuda Pancasila pada bagian sayapnya mengalami luka-luka. Belum diketahui secara pasti penyebab, burung langka yang dilindungi itu terluka sehingga tidak kuat untuk terbang dan terjatuh dari angkasa.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik pun turun tangan untuk melakukan penyelamatan burung Elang yang menjadi lambang negara Republik Indonesia itu. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan seorang warga bernama Sucipto, warga Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti menemukan seekor burung Elang yang jatuh karena terluka pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 18.10 WIB. 

Melihat burung Elang itu terluka bagian sayap, pelapor kemudian membawa pulang selanjutnya melaporkan ke Pos Damkar di Kecamatan Menganti. Sebanyak empat petugas piket menuju rumah Cipto. Elang Jawa itu terlihat sangat kesulitan bergerak. Di bagian sayap masih terlihat ada bercak warna merah yang diduga darah. 

Meski, burung Elang tidak bisa terbang. Petugas rescue Damkar membutuhkan waktu lebih dari 20 menit untuk proses evakuasi. “Karena Elang Jawa, burung yang dilindungi kami sangat hati-hati,” kata Suyono. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Elang Jawa yang menjadi Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila Ditemukan Terluka di Gresik Selengkapnya

103 Kali Rescue Binatang Ular, Kera Hingga Tawon

GRESIK,1minute.id –  Damar kalang kabut. Pasalnya, rumah aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu kedatangan “tamu” tidak diundang. Tamu yang membuat Damar panik itu adalah seekor ular Piton. Ular berbisa itu panjangnya sekitar 2,5 meter. 

Ular piton masuk di sela-sela lubang angin-angin teras rumah Damar di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas sekitar pukul 12.10. Untuk menjinakkan ular berwarna putih dan hitam itu, Damar meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. Dinas anyar yang digawangi oleh Agustin Haloman Sinaga menerjunkan delapan anggota untuk melakukan evakuasi binatang buas melata itu. 

“Cuaca membuat binatang buas seperti ular muncul,”kata Sinaga pada Rabu, 6 April 2022. Dalam catatan Dinas Damkar Gresik kurun waktu Januari sampai dengan 6 April 2022 telah melakukan 103 penyelamatan.  Rincianya,  Januari 37 penyelamatan ; Februari (24) ; Maret (41) dan 1-6 April 1 penyelamatan. Jenis hewan Ular ( 73 kali) : Tawon (14) ; Biawak (7) ; Musang (1) ; Kucing (2) dan Kera (1). (yad)

103 Kali Rescue Binatang Ular, Kera Hingga Tawon Selengkapnya