Permenkop : KSP Wajib Mendaftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, meminta para pengurus koperasi memetakan kebutuhan para anggota, sehingga dapat meningkatkan produktivitasnya.

“Kalau kita dalam koperasi, maka kita harus bekerja sama, untuk kepentingan bersama, dan digunakan bersama-sama, tidak boleh sendiri-sendiri. Maka koperasi harus disesuaikan dengan kebutuhan anggota,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) Koperasi dan UKM nomor 8 Tahun 2023 dan Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 17 November 2023. 

Sosialisasi diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Gresik ini diikuti anggota Koperasi Wanita (Kopwan) , Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS), dan Koperasi Karyawan (Kopkar). 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan sosialisasi ini penting agar para anggota koperasi dapat selalu update informasi terbaru yang bermanfaat dan juga harus terus berinovasi untuk masa depan yang lebih baik.

Agenda utama sosialisasi ini terkait peraturan terbaru bagi koperasi yang memiliki unit simpan pinjam. Serta memberikan pemahaman kepada koperasi  untuk kewajibannya mendaftarkan jaminan ketenagakerjaan bagi karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan Gresik.

“Nanti panjengen semua akan mendapatkan informasi yang lengkap terkait aturan yang baru. Saya harap dengan ini akan menumbuhkan rasa berinovasi, sehingga masyarakat Gresik mendapatkan jaminan masa depan yang baik.” tuturnya di depan 200 peserta dari koperasi di Gresik.

Dalam kesempatan itu, Kepala Diskoperindag Malahatul Fardah dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik Bunyamin Najmi, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKm), serta Jaminan Hari Tua (JHT) kepada 2 orang asal Kecamatan Dukun. Mereka adalah ahli waris Alm Ahmad Misbahudin dari Pemdes Imaan yang menerima bantuan senilai Rp 50.567.900, dan ahli waris Alm Mahbub Junaidi dari Pemdes Bangeran senilai Rp. 52.949.990. (yad)

Permenkop : KSP Wajib Mendaftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan  Selengkapnya

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor 

GRESIK,1minute.id – Kelangkaan minyak goreng masih belum berujung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan dengan menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) sesuai ketentuan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter pada Rabu, 23 Februari 2022.

Gelontoran ribuan liter migor dipusatkan di dua kecamatan yakni Ujungpangkah dan Panceng. Sebanyak 8.400 liter yang  digelontorkan Pemkab untuk menstabilkan harga migor tersebut. Masing-masing kecamatan mendapatkan pasokan 4.200 liter. Setiap warga maksimal membeli 2 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung pasar murah migor di dua kecamatan di Pantai Utara Gresik itu. Fandi Akhmad Yani mengatakan, operasi pasar migor ini membantu masyarakat mendapatkan migor sesuai ketentuan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter. 

“Untuk (pasar murah, Red) menjawab persoalan yang menjadi problem masyarakat akan kelangkaan minyak goreng, Ini merupakan bagian dari Nawa Karsa rembug akur warga. Kita lakukan operasi pasar murah hingga di tingkat desa untuk mengatasi langkanya minyak goreng dipasaran,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat untuk mengantisipasi ketergantungan di saat kelangkaan minyak goreng untuk berbudaya baru dengan mengurangi  gorengan dan makan makanan yang serba direbus. “Mudah mudahan menjelang puasa nanti melalui Diskoperindag kita mendapat tambahan 1 Juta liter minyak goreng. Semoga dapat bermanfaat untuk warga masyarakat di Kabupaten Gresik,”katanya. 

Sementara itu, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan operasi pasar dilakukan di sejumlah desa se-Kabupaten Gresik. Jumlahnya sebanyak 33.600 liter minyak goreng dengan harga sesuai HET Rp 14 ribu per liter. Pasar murah di Kecamatan Panceng dan  Ujungpangkah masing masing sebanyak 4.200 liter minyak. 

Di Kecamatan Ujungpangkah, pasar murah diperuntukkan warga Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip. Sedangkan di Kecamatan Panceng tahap awal diperuntukkan warga Desa Prupuh. “Besok (Kamis) operasi dilakukan di Kecamatan Manyar dan Kedamean,”kata Agus Budiono. (yad)

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor  Selengkapnya

Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal

NGEMAL : Pengunjung di Iconmall antre vaksinasi pada Kamis, 16 September 2021 (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Percepatan pemulihan ekonomi digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Memasuki level 1 atawa zona hijau, serbuan vaksinasi semakin masif dilakukan. Antara lain, menggelar vaksinasi tempat perbelanjaan modern, mal. 

Ada dua mal yang menggelar vaksinasi kepada masyarakat yakni Icon Mall dan Gressmall. Diskoperindag mengalokasikan 500 dosis dua mal itu. Dalam pantauan pelaksanaan vaksinasi Icon Mall hari kedua pada Kamis, 16 September 2021 berjalan lancar. Sebab, masyarakat yang hendak vaksin membawa pulpen. Vaksinasi diperuntukkan pelajar dan masyarakat umum.

Masyarakat yang sudah kebelet belanja atau nge-mal yang belum menerima dosis vaksin bisa bernafas lega. Mereka tidak perlu gigit jari karena aturan masuk mal harus vaksin.

Kepala Dinas Koperasi, Perindag dan usaha mikro (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono menyatakan vaksinasi di mal ini sebagai ikhtiar untuk percepatan pembentukan herd immunity.  Diskoperindag berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan ini melakukan pemulihan ekonomi.

“Kami jemput bola agar kelompok kekebalan tubuh di masyarakat atau herd immunity segera terbentuk, minimal 70 persen di akhir tahun ini,” kata Agus pada wartawan pada Kamis, 16 September 2021. (yad)

Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal Selengkapnya

PPAG Siap Patuhi Prokes dan Jadwal Ngelapak untuk Dukung Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Komitmen pedagang kaki lima di Alun-alun Gresik membantu mencegah persebaran Covid-19 patut diapresiasi. PKL yang tergabung dalam Paraniaga Pedagang Alun-alun Gresik (PPAG) sepakat memenuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan membuka lapak sesuai surat edaran dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Gresik.

Pendamping PPAG Bagas Hariyanto menyatakan, pedagang sudah berkomitmen untuk ikut mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) dengan menerapkan protokol kesehatan. “Komitmen anggota PPAG sudah kita sampaikan ke Diskoperindag,”kata Bagas ketika menghubungi 1minute.id pada Senin, 21 Juni 2021.

Selain penerapan prokes, tambahnya, anggota PPAG juga mematuhi anjuran dari Diskoperindag untuk berjualan mulai Jumat hingga Senin. Aturan berjualan itu sudah kami sosialisasikan kepada anggota. “Dan kita sudah ada jadwal untuk buka tutupnya,”tegas aktivis salah satu lembaga swadaya masyarakat di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

SURAT EDARAN : Diskoperindag mengeluarkan surat edaran untuk PKL Alun-alun Gresik wajib mematuhi Prokes ( foto : ist )

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan mengatakan, penertiban PKL di Alun-alun Gresik berdasarkan kesepakatan pedagang dengan pemerintah. Mereka, kata Abu Hasan, bersurat ke Pemkab Gresik meminta kelonggaran berjualan selama empat hari dalam sepekan. Yakni, Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Permohonan berjualan selama empat hari diajukan oleh PKL.

“Penertiban dilakukan sesuai dengan pengajuan mereka hanya boleh berjualan 4 hari dalam seminggu,”ujar Abu Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 20 Juni 2021. Pihaknya, tambah mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB), telah mensosialisasikan pembatasan berjualan di Alun-alun hanya empat hari yakni Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. “Hari Selasa hingga Kamis  di Alun-alun harus bersih dari PKL,”tegasnya.

Dalam surat dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro periode kesepuluh karena adanya peningkatan kasus corona virus disease 2019 di Gresik, untuk menekan persebarannya kegiatan perdagangan tidak terjadi kerumunan  sehingga harus dilakukan pembatasan. Pada Jumat, Sabtu dan Senin, buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00. Sedangkan, Minggu mulai pukul 06.00 – 21.00. (yad)

PPAG Siap Patuhi Prokes dan Jadwal Ngelapak untuk Dukung Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya