Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk membangun iklim investasi yang tidak hanya mengejar besarnya modal yang masuk, tetapi juga memastikan kehadirannya memberi manfaat bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam The 1st Gresik Business Forum bertema “Beyond Investment: Membangun Kemitraan Strategis untuk Masa Depan Gresik” yang digelar Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada Kamis, 30 Juli 2026.

Forum ini mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha, asosiasi dunia usaha, kawasan industri, perbankan, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, investasi yang masuk ke Gresik harus dilihat lebih luas dari sekadar angka realisasi. Investasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM lokal, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan,” ujar Fandi Akhmad Yani.

Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Gresik telah mencapai sekitar Rp 11,4 triliun. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mengejar target investasi sebesar Rp 30 triliun pada tahun ini.

Ia mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, menurutnya, Gresik harus mampu memberikan pelayanan dan kepastian terbaik agar tetap kompetitif sebagai tujuan investasi.

Gresik memiliki modal kuat untuk itu. Selain posisi geografis yang strategis, daerah ini ditopang kawasan industri, pelabuhan, ketersediaan energi, air dan gas, serta infrastruktur yang terus dikembangkan.

Namun, Bupati Yani menekankan bahwa kekuatan tersebut harus diikuti dengan kepastian tata ruang dan birokrasi yang responsif. Pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian tata ruang agar investor memiliki kepastian mengenai kawasan yang dapat dikembangkan.

“Kita berangkat dari tata ruang karena dari tata ruang itu ada kepastian hukum dalam berinvestasi. Jelas, tidak tumpang tindih, tidak abu-abu,” katanya.

Komitmen yang sama berlaku dalam pelayanan perizinan. Bupati meminta seluruh perangkat daerah memberikan pelayanan yang cepat, terbuka, dan solutif kepada pelaku usaha. “Tidak ada lagi bahasa sulit mengurus perizinan di Kabupaten Gresik. Kalau ada yang kurang, dilengkapi, cepat selesai, keluar. Kalau ada yang lama, silakan ngomong ke saya,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Bupati Yani juga menekankan bahwa investasi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemkab Gresik mendorong kemitraan antara industri dengan UMKM lokal, peningkatan kompetensi tenaga kerja, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, hingga kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan dan sampah.

Salah satu gagasan yang didorong adalah pengembangan platform marketplace UMKM yang dapat menghubungkan produk pelaku usaha dari berbagai desa dengan kebutuhan perusahaan dan tenant kawasan industri. Transaksi kemitraan tersebut nantinya dapat tercatat dan diukur sehingga kontribusi industri terhadap masyarakat dapat terlihat secara nyata.

“Ini yang bisa kita sampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran industri yang ada di Kabupaten Gresik sudah memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Bupati juga mendorong kawasan industri untuk terlibat dalam pengelolaan sampah bersama. Gresik diproyeksikan berkontribusi dalam program waste to energy kawasan aglomerasi Surabaya Raya dengan target sekitar 250 ton sampah per hari.

Selain itu, Pemkab Gresik membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan untuk mendukung kesempatan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD).

“Lihatlah Gresik sebagai mitra strategis. Tempat pemerintah hadir sebagai fasilitator, masyarakat siap menjadi bagian dari pertumbuhan, dan dunia usaha memperoleh kepastian untuk berkembang,” tutur Bupati Yani.

Menurut Bupati Yani, ukuran keberhasilan investasi pada akhirnya bukan hanya besarnya modal yang masuk, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. “Keberhasilan bukan hanya diukur dari besarnya investasi yang datang, tetapi dari besarnya manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, daya tarik investasi Gresik juga diperkuat dengan pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan konektivitas menuju kawasan industri, termasuk pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan kawasan industri dengan akses jalan nasional dan jalan tol.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusia. Investasi yang tumbuh di Gresik harus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat lokal untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraannya. “Investasi yang ada di Kabupaten Gresik harus bisa menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Gresik terus memperkuat pelatihan kerja, pendidikan vokasi, dan akses magang bagi masyarakat. Pemerintah juga mendorong agar kebutuhan kompetensi industri dapat disampaikan lebih awal sehingga pelatihan tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Wabup Alif juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, perusahaan yang ingin tumbuh dalam jangka panjang harus ikut menjaga lingkungan sosial dan lingkungan hidup di sekitar wilayah operasionalnya.

“Bapak Ibu semua tentu tidak hanya ingin berusaha lima atau sepuluh tahun. Pasti ingin usaha itu berjalan 20 sampai 50 tahun ke depan. Karena itu kami berharap lingkungan sosial, udara, tanah, dan air juga dijaga,” ujarnya.

Wabup juga mendorong sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat akses pembiayaan, pengembangan SDM, serta penguatan infrastruktur pendukung kawasan industri. “Investasi yang ada di Kabupaten Gresik harus bisa menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Karena itu, investasi harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Setelah komitmen pemerintah daerah disampaikan, forum tersebut juga menawarkan sejumlah peluang investasi strategis kepada dunia usaha. Terdapat lima proyek yang telah disiapkan untuk dikembangkan bersama mitra strategis.

Peluang pertama adalah industri pengolahan logam tembaga dengan produk copper rod and wire serta copper tube. Proyek ini membutuhkan investasi sekitar Rp 17,19 triliun dan diarahkan untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik, elektronik, serta energi terbarukan.

Kedua, industri alat dan mesin pertanian dengan produk utama traktor roda empat dan combine harvester. Proyek ini membutuhkan investasi sekitar Rp 784,83 miliar untuk memperkuat modernisasi pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Ketiga, industri hilirisasi timah dengan produk tin solder, tin ribbon, dan tin chemical. Proyek bernilai sekitar Rp 1,17 triliun tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri elektronik, semikonduktor, dan kendaraan listrik.

Ketiga proyek tersebut direncanakan dikembangkan di kawasan ekonomi khusus Gresik yang didukung pelabuhan laut dalam, infrastruktur modern, dan ekosistem industri terintegrasi.

Peluang keempat adalah industri farmasi dengan nilai investasi sekitar Rp 707,95 miliar, yang akan memproduksi garam farmasi berkualitas tinggi sebagai bahan baku industri kesehatan.

Kelima, unit pengolahan ikan bernilai tambah dengan nilai investasi sekitar Rp514,75 miliar. Proyek ini akan mengolah hasil perikanan menjadi berbagai produk bernilai tambah untuk pasar domestik dan ekspor sekaligus memperkuat sektor perikanan dan UMKM Gresik.

Kepala DPMPTSP Gresik Reza Pahlevi mengatakan, The 1st Gresik Business Forum menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dan dunia usaha dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat. Menurut Reza, forum tersebut juga menjadi wadah untuk membahas berbagai isu yang berkaitan langsung dengan dunia usaha, mulai dari tata ruang, ketenagakerjaan, hingga penyesuaian kebijakan investasi.

“Kami ingin forum ini menjadi wadah strategis untuk menarik investasi sekaligus memperkuat brand image bahwa Gresik adalah salah satu daerah tujuan investasi yang menarik,” ujarnya. Reza mengatakan, forum tersebut diikuti sekitar 100 peserta, termasuk 50 pelaku usaha yang diundang, perwakilan perangkat daerah, asosiasi dunia usaha, kawasan industri, perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Selain membahas peluang investasi, forum juga menjadi momentum Pemkab Gresik memberikan apresiasi kepada perusahaan dan mitra usaha yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Penghargaan Investment Realization Contributor of Foreign Investment in 2025 diberikan kepada PT Freeport Indonesia dengan realisasi investasi sekitar Rp 2,5 triliun. The Largest Investment Realization Contributor of Domestic Investment in 2025 diberikan kepada PT Petrokimia Gresik dengan realisasi sekitar Rp 1,7 triliun.

Selanjutnya, The Largest Investment Realization Contributor of Industrial Estate in 2025 diberikan kepada PT Berkah Kawasan Sejahtera dengan realisasi sekitar Rp 81,1 miliar. The Largest Investment Realization Contributor SSMI in 2025 diberikan kepada PT Gajah Putera Antariaga dengan realisasi sekitar Rp 24,9 miliar.

Penghargaan juga diberikan kepada PT Garuda Unggul Putra Putri Jaya sebagai The Most Compliant Company in Submitting Investment Activity Report in 2025, PT Dharma Graha Utama sebagai perusahaan pertama yang melaksanakan kewajiban kemitraan sesuai Peraturan Bupati Gresik Nomor 62 Tahun 2026, serta CV Tiga Peruang Lampur sebagai The Most Contributive MSME Partnership in 2026.

PT Multimanao Indonesia memperoleh penghargaan The Best Participation Commitment upon Investment Facility 2026 to the Realization of Partnership Obligation, setelah merealisasikan komitmen kemitraan dengan UMKM dengan nilai kontrak sekitar Rp1,56 miliar.

Sementara itu, penghargaan The Highest Foreign Investment of Local Workforce in 2025 diberikan kepada PT Freeport Indonesia atas penyerapan tenaga kerja lokal sekitar 71 persen.

Penghargaan lainnya diberikan kepada PT Marco Prisma sebagai The Highest Domestic Investment of Local Workforce, PT BHST sebagai The Most Contributive GPMPTSP Partnership in 2025, Bank BPD Jawa Timur Cabang Gresik sebagai The Most Contributive Banking GPMPTSP Partnership in 2025, serta PT Himalaya Mitra Sukses sebagai The Most Participative GPMPTSP Partnership in 2025.

Melalui The 1st Gresik Business Forum, Pemkab Gresik ingin memastikan investasi tidak berhenti pada masuknya modal dan pembangunan proyek. Lebih jauh, investasi diharapkan berkembang menjadi kemitraan yang menghadirkan lapangan kerja, memperkuat UMKM, meningkatkan kompetensi masyarakat, menjaga lingkungan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat Selengkapnya

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur menggelar Klinik Investasi Keliling (Klik) di Gresik pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan yang bertujuan menjaring dan memetakan permasalahan aktual yang dihadapi pelaku usaha, sekaligus memberikan solusi konkret melalui pelayanan aftercare ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah daerah dan pelaku industri untuk mendorong keberlanjutan serta realisasi investasi di lapangan.

Pada kesempatan itu, Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam dunia investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja. 

Ia menyampaikan, bahwa Kabupaten Gresik merupakan salah satu kontributor terbesar investasi di Jawa Timur. Hingga triwulan III/2025 realisasi investasi mencapai Rp 22,98 triliun.  Namun demikian, Ia juga mengingatkan bahwa dominasi Penanaman Modal Asing (PMA) perlu diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Penyumbang investasi terbesar di Gresik memang PMA. Tapi kita juga harus melihat sisi lain, mayoritas mereka menggunakan mesin, bukan tenaga kerja manusia. Ini berdampak pada lapangan kerja dan juga menimbulkan efek lingkungan serta kemacetan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia menambahkan bahwa dirinya telah menyampaikan isu tersebut kepada Gubernur Jawa Timur dan pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pengaturan hingga dukungan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

“Melalui Apindo, saya berharap perusahaan mempertahankan tenaga kerja yang ada dan menghindari PHK. Jika membutuhkan pegawai baru, saya minta utamakan warga Gresik agar pengangguran terbuka bisa terus kita tekan,” tegasnya.

Pemkab Gresik, katanya, terus berinovasi menghadirkan layanan investasi yang cepat, mudah, dan transparan. Melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dan integrasi sistem digital seperti OSS, Sicantik, dan GoPutar, seluruh proses perizinan kini dapat diakses secara daring tanpa hambatan birokrasi.

Hingga September 2025, Pemkab Gresik mencatat capaian impresif dalam penerapan layanan digital melalui Online Single Submission (OSS). Berdasarkan data DPMPTSP Gresik:

• 10.924 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah terbit seluruhnya, atau 100% dari total permohonan.

• Dari 2.428 permohonan persyaratan dasar, 2.366 telah terbit.

• Sertifikat Standar mencapai 1.810 terbit dari 1.821 permohonan.

• Sedangkan untuk PB-UMKU, sebanyak 14 izin telah terbit dari 295 pengajuan.

Secara total, lebih dari 15 ribu dokumen layanan perizinan digital telah diproses sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, dengan tingkat penyelesaian di atas 95 persen.

“Kita bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelaku usaha. Semua proses sudah digital dan transparan. Ini bukti nyata bahwa Pemkab Gresik terus bergerak menuju tata kelola investasi yang modern dan terbuka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, menjelaskan bahwa kegiatan Gresik Klik merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat kepercayaan dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Salah satu kunci promosi investasi Jawa Timur adalah word of mouth. Ketika pelaku usaha merasa terbantu, mereka akan menjadi duta yang menyebarkan kabar baik tentang kemudahan berusaha di Jatim,” ungkapnya. Dyah menegaskan bahwa pelayanan aftercare merupakan bagian penting dari strategi pemerintah provinsi untuk mempertahankan dan mengembangkan investasi yang sudah ada. (yad)

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Selengkapnya

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali meraih Investment Award 2025 kategori Terbaik 1 tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di Surabaya pada Rabu, 1 Oktober 2025. 

“Penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran DPMPTSP Gresik dan tentunya dukungan seluruh masyarakat Gresik. Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk memberikan layanan terbaik bagi investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Gresik,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik sepanjang tahun 2024, Kabupaten Gresik mencatatkan nilai realisasi investasi sebesar Rp 37,9 triliun, dengan kontribusi 69,13% Penanaman Modal Asing (PMA) dan 30,87% Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Realisasi investasi ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 24.092 orang. Bahkan, tren investasi yang terus meningkat diproyeksikan akan menjadi peluang baru untuk meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja di tahun-tahun mendatang, seiring bertambahnya proyek dan diversifikasi sektor investasi di Gresik. 

Kontribusi terbesar investasi datang dari pertambangan dengan realisasi Rp 15,5 triliun, disusul industri mineral non-logam sebesar Rp 3,55 triliun, industri kimia dan farmasi Rp3,32 triliun, serta perumahan & kawasan industri Rp2,23 triliun.

Kepala DPMPTSP Gresik A.M.Reza Pahlevi, melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Imam Basuki menegaskan, komitmen Pemkab Gresik dalam menarik investasi baru. “Sebagai wujud keseriusan menarik investasi, Pemkab Gresik memberikan stimulus fiskal melalui Peraturan Bupati No 80 Tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal,” jelasnya.

Selain DPMPTSP Gresik, penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha. PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik – JIIPE berhasil meraih Investment Award 2024 kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terbaik 2.

Prestasi Investment Award 2024 ini sekaligus melengkapi capaian Gresik yang pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih Juara 1 Investment Award 2023 Jawa Timur. Konsistensi ini menegaskan posisi Gresik sebagai salah satu daerah tujuan investasi paling kompetitif di Jawa Timur. (yad)

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun  Selengkapnya

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024

GRESIK,1minute.id –  Kabupaten Gresik menggondol dua penghargaan diajang East Java Investment Forum (EJIF) 2024 di Surabaya pada Kamis, 24 Oktober 2024. Dua penghargaan itu yaitu Investment Opportunity dari Kementerian Investasi BKPM dan Unit Pengolahan Ikan Bandeng Bernilai tambah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan Investment Opportunity ini merupakan komitmen dalam mendorong investasi berkelanjutan di Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, di Hotel Westin Surabaya pada 

East Java Investment Forum 2024 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur. 

Usai menerima penghargaan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala DPM PTSP Reza Pahlevi, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dengan berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sehingga membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada juga indikator-indikator lain seperti penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kunjungan wisata. Juga turut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Kabupaten Gresik,” katanya.

Selain itu, lanjut Bu Min, mempromosikan produk produk unggulan daerah juga membuka peluang bagi masa depan ekonomi yang lebih inklusif. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi, juga akan mempercepat memutuskan para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Gresik. 

“Pencapaian ini merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gresik dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor,” ungkapnya. 

Menurutnya, EJIF merupakan ajang investasi komprehensif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Ini merupakan upaya untuk mendorong perekonomian melalui investasi, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor baik dari dalam maupun luar negeri. 

“Harapannya, dengan adanya investasi ini akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Disamping mengejar pertumbuhan ekonomi lewat multiplier effect-nya,” tutup Bu Min. 

Pada ajang EJIF 2024, Kabupaten Gresik mendapatkan dua penghargaan masing-masing dari Kementerian Investasi BKPM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas unit pengolahan ikan bandeng bernilai tambah. Sebagai peluang investasi daerah terpilih. 

Selain Kabupaten Gresik penghargaan juga diberikan kepada empat kab/kota di Jawa Timur. Di antaranya, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang serta Kota Probolinggo. (yad)

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024 Selengkapnya

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Pesona “kecantikan” Kabupaten Gresik semakin membuat investor terpesona. Pelayanan dan fasilitas infrastruktur yang semakin lengkap membuat para pemilik modal merealisasikan bisnisnya.

Data di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mencatatkan realisasi investasi pada triwulan II / 2023 mencapai Rp 12,09 triliun. Capaian ini, tumbuh 62% dibandingkan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/YoY) sebesar Rp 7,5 triliun. Bila di total capaian semester I/2023 sebesar Rp 22,8 triliun. Capaian semester I  ini juga telah berhasil menyerap 8.175 tenaga kerja.

Realisasi investasi menjadikan Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjadi daerah penyumbang nomor wahid di Jawa Timur. 

Capaian mencapai 38,8% dari total investasi di Jawa Timur. Angka ini jauh mengungguli wilayah lain di Jatim seperti Kota Surabaya (18,8%), Sidoarjo (8,4%), Kabupaten Pasuruan (11,9%), dan Tuban (1,8%).

Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo, dalam keterangannya menjelaskan bahwa capaian ini sejalan dengan arahan Bupati Fandi Akhmad Yani dalam menjadikan Kabupaten Gresik sebagai daerah tujuan utama investasi.

“Untuk triwulan III dan berikutnya, DPMPTSP Kabupaten Gresik akan terus memaksimalkan kinerja. Dengan berbagai upaya dan kerja keras kolektif bersama, kita optimis bisa menjadi nomor 1 di Jatim lagi,” ujar Agung Endro pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Secara rinci, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang April — Juni 2023 mencapai sekitar Rp 10,39 triliun atau 86% dari total realisasi investasi triwulan II. Capaian ini tumbuh 59% dibandingkan capaian tahun 2022 pada periode yang sama.

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sekitar Rp 1,69 triliun atau setara 14% dari total investasi, tumbuh 8,3 % pada periode yang sama.

Berdasarkan sektor usaha, pada triwulan II/2023, tiga besar realisasi investasi berasal dari sektor pertambangan; sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralalatan; serta industri kimia dan farmasi.

Realisasi investasi pada semester I / 2023  sebesar Rp22,8 triliun telah mencapai 76,7 % dari target realisasi investasi Kabupaten Gresik  2023 sebesar Rp 29,7 triliun. (yad)

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur Selengkapnya

Loket Ketaspenan Hadir di Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Gresik, ASN Tak Lagi Harus Keluar Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Loket Layanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP Gresik bertambah satu. Semakin komplit. Loket layanan teranyar itu adalah layanan Ketaspenan, Taspen Mandiri yang mulai beroperasi pada Jumat, 16 Juni 2023.

Hadirnya Taspen Mandiri yang membuka loket layanan pengajuan program Tabungan Hari Tua (THT), Program pensiun, Program JKK dan Program JKM di MPP Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik untuk memudahkan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Gresik. 

Apa sih program THT, JKK dan JKM itu? Program THT adalah Program asuransi yang terdiri dari Asuransi Dwiguna yang dikaitkan dengan usia pensiun ditambah dengan Asuransi Kematian. Sedangkan, JKK atau jaminan kecelakaan kerja adalah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan, dan tunjangan cacat. Sementara itu, JKM atau jaminan kematian adalah perlindungan atas risiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja berupa santunan kematian.

LOKET TASPEN MANDIRI: Layanan Ketaspenan telah hadir di Mpp DPMPTSP Gresik mulai Junat, 16 Juni 2023 ( Foto : DPMPTSP Gresik for 1minute.id)

“Hadir layanan Taspen Mandiri di MPP ini, ASN tidak perlu keluar kantor Pemkab untuk mengurus Ketaspenan. Sehingga lebih efisiensi waktu,” kata Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo dikonfirmasi melalui WhatApps pada Jumat, 16 Juni 2023. Layanan Ketaspenan ini hadir setiap Senin, Rabu dan Jumat mulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB.

Agung melanjutkan loket layanan Ketaspenan semakin menambah komplit layanan publik di MPP DPMPTSP Gresik yang berada di Kompleks Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. Saat ini, di MPP DPMPTSP telah membuka pelayanan perizinan usaha sebanyak 59 izin. “Sedangkan loket layanan MPP ada 26 loket ditambah klinik bisnis,” ujar mantan Camat Gresik itu.

Dalam.pengamatan wartawan 1minute.id, sarana dan prasarana di MPP DPMPTSP Gresik komplit dan nyaman. Ruang ber-AC. Masyarakat yang sedang mengurus berbagai layanan tetap bisa ngemong anaknya. Sebab, di MPP ada arena bermain anak, pojok baca atau literasi. Pojok laktasi/ibu menyusui dan kafetaria.

“Kalau mau nikah juga bisa di MPP karena kami memiliki Balai Nikah,” terangnya. Selain itu, MPP ini juga ramah untuk penyandang disabilitas. “Loket perbantuan untuk orang tua rentan usia/bumil/loket khusus difabel,” pungkasnya. (yad)

Loket Ketaspenan Hadir di Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Gresik, ASN Tak Lagi Harus Keluar Kantor Bupati  Selengkapnya

Kinerja DPMPTSP Kinclong, Realisasi Investasi Triwulan I/2023 Mencapai Rp 10,80 Triliun Melebihi Target 

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik kinclong. Data yang didapat  1minute.id  realisasi investasi triwulan pertama, 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. Target investasi triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun. Artinya capaian itu melebihi target Rp 3,3 triliun.

Berbagai kemudahan pelayanan perizinan menjadikan Kabupaten Gresik bagai gadis cantik yang banyak dilirik para investor asing dan dalam negeri untuk berinvestasi. Tahun ini, DPMPTSP Gresik mematok target investasi sebesar Rp 29,8 triliun. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Agung Endro Dwi Setyo mengungkapkan, realisasi investasi triwulan pertama ini terdiri penanaman modal dalam negeri (PMDM) sebesar Rp 1,95 triliun. Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) mencapai sebesar Rp 8,85 triliun. Sehingga, realisasi investasi triwulan pertama tahun 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. “Target triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun,” kata Agung dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 9 Mei 2023.

Investasi di bidang pertambangan masih terbesar. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Investasi Freeport mencapai Rp 4 triliunan,” jelas mantan Camat Gresik itu. Ia melanjutkan, pihaknya optimistis target investasi tahun 2023 sebesar Rp 29,8 triliun bisa tercapai. Capaian kinerja yang membanggakan tersebut berkat berbagai inovasi yang dilakukan oleh DPMPTSP Gresik untuk menarik investor menanamkan investasi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Salah satunya melalui kemudahan dan percepatan perizinan didukung online single submission risk based approach (OSS RBA) atau perizinan berusaha berbasis risiko yang dilaunching Presiden Joko Widodo pada Agustus 2021. Semua pengurusan izin memakai OSS RBA pun sudah bisa dilakukan secara online. Mulai persetujuan bangunan gedung (PBG), sistem informasi manajemen pembangunan gedung (SIMBG), hingga sertifikat layak fungsi (SLF).

PROYEK SMELTER: PT Freeport Indonesia membangun pabrik Smelter di KEK (Foto: Freeport Indonesia for 1minute.id)

Upayanya lainnya, pembentukan tiga kawasan industri besar yang sukses menarik perhatian investor. Yakni, kawasan industri Petrokimia, kawasan industri Maspion, dan kawasan industri Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE). Di dalam JIIPE ini, ada kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ditetapkan presiden. Di dalamnya juga sudah dibangun Smelter Freeport terbesar di dunia. “Itulah yang menjadi daya tarik Gresik bagi investor,’’ tegas Agung. 

Pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi tahun 2022. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam Anugerah Layanan Investasi yang berlangsung di Fairmont Hotel Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022. (yad)

Kinerja DPMPTSP Kinclong, Realisasi Investasi Triwulan I/2023 Mencapai Rp 10,80 Triliun Melebihi Target  Selengkapnya