Ini Wajah baru Kapolsek Dukun dan Kedamean

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin upacara serah terima jabatan atau sertijab Kepala Polisi Sektor atau Kapolsek Dukun dan Kedamean pada Jumat, 21 Maret 2025.

Sertijab dilakukan di ruang Ruang Rapat Utama (Rupatama) SAR Polres Gresik ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/273/III/KEP./2025 tanggal 10 Maret 2025 tentang pengukuhan, pemberhentian, dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Jatim serta Surat Perintah Kapolres Gresik Nomor: SPRIN/357/III/KEP./2025 tanggal 18 Maret 2025 tentang penyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Kapolsek Dukun dan Kapolsek Kedamean.

Dalam surat telegram itu, AKP Inggit Prassetiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Dukun Polres Gresik kini dipromosikan sebagai Kapolsek Taman Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Kursi yang ditinggalkan diisi oleh AKP Slamet Priyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurmintu Subbagrenmin Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kemudian, Iptu Suhari, yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kapolsek Kedamean Polres Gresik, kini dimutasi sebagai Pama Polres Gresik digantikan oleh Iptu Ekwan Hudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Panit Opsnal 1 Unit Reskrim Polsek Driyorejo Polres Gresik.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk pengembangan karier personel serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi serta bagian dari dinamika di lingkungan Polri. Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kepada pejabat baru, segera menyesuaikan diri, laksanakan tugas dengan ikhlas, penuh dedikasi, dan kreativitas. Tetaplah bersyukur dalam menjalankan amanah ini,” ujar AKBP Rovan. 

Acara ini dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro, Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Miranda Rovan, serta pengurus Bhayangkari. (yad)

Ini Wajah baru Kapolsek Dukun dan Kedamean Selengkapnya

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar

GRESIK,1minute.id – Bencana kebakaran itu kembali terjadi di kabupaten Gresik. Tadi pagi, Ahad, 17 September 2023 musibah menimpa Aswan. Rumah lelaki di Desa Petung, Kecamatan Dukun itu hangus menjadi arang. Tidak korban jiwa dalam kejadian kebakaran kali ke-61 di bulan September 2023 ini. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik kebakaran terjadi pukul 04.45 WIB. Pagi pemilik rumah Aswan sedang pergi ke musala untuk menjalankan Salat Subuh berjamaah. Aswan melakukan aktivitas memasak masih menggunakan bahan bakar kayu menggunakan tungku pembakaran. Aswan ditengarai lupa memadamkan tungku api untuk memasak nasi tersebut. 

“Informasi dari tetangga awal mula titik api muncul dari bagian dapur rumah korban,” kata Kepala Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Ahad, 17 September 2023. Dalam dapur rumah semi permanen itu terdapat peralatan memasak dan bahan yang mudah terbakar. “Api sangat cepat membesar karena bangunan rumah korban mayoritas dari Kayu,” imbuh Sinaga. Korban Aswan melaporkan kejadian yang dialami kepada Dinas Damkarmat Gresik pada Pos Damkar Kecamatan Dukun. Upaya warga memadamkan api secara bergotong royong belum bisa menjinakkan amuk si jago merah. Tatkala, 

tim Damkar Pos Dukun tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 05.10 WIB. Tim Damkar berjumlah enam orang yakni Maskur ; Awaludin Jamil ; M. NAfis Nabawi ; Rudi Cahyono ;  Erik dan Zainut api sudah hampir membakar seluruh bangunan rumah. Mereka mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. (yad)

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar Selengkapnya

Identitas Mrs X Mengapung di BGS itu Terungkap, Korban asal Babaksari, Dukun, Gresik

GRESIK, 1minute.id – Tidak lebih 4 jam pasca ditemukan mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS). Polisi akhirnya bisa mengindentifikasi identitas korban. Korban bernama Lilin Lina Hartatik, 29, warga Desa Babaksari, Kecamatan Dukun,  Gresik. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran melalui Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto membenarkan korban warga Desa Babaksari,  Kecamatan Dukun, Gresik. “Suami korban yang mengidentifikasinya,”kata Dwi dikonfirmasi telepon genggamnya,  Senin 9 November 2020.

Seperti diberitakan sosok mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di BGS. Mayat berjenis kelamin perempuan. Kondisi mayat sudah membusuk. Bau menyengat hidung hingga radius 3 meteran.  Masyarakat kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada satpam BGS.

Kurun waktu tiga bulan terakhir ini,  sudah tiga mayat ditemukan di bendungan air yang belum diresmikan itu.  Sebelum, dua pelajar asal Lamongan ditemukan kondisi telungkup. Mrs X mengenakan daster corak warna biru, dan  babydoll celana pendek abu-abu.  

Dwi Rahmanto menambahkan dugaan sementara tidak ada tanda kekerasan dalam diri korban. “Diduga saat ke bengawan terpeset lalu hanyut,”ujarnya. (*)

Identitas Mrs X Mengapung di BGS itu Terungkap, Korban asal Babaksari, Dukun, Gresik Selengkapnya