Tabung Gas Ngowos Nyaris Bakar Warung Bebek di Gresik

GRESIK,1minute.id – Tabung gas elpiji di warung bebek Atlantik ngowos pada Minggu, 12 Januari 2025. Api menyeruak membakar regulator yang berada dalam warung berlokasi di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu.

Ny Alifah, yang sedang memasak berusaha memadamkan api yang membakar regulator itu. Ia menyiramkan pasir ke tabung melon berukuran 3 kilogram itu. Tetapi, ikhtiar Alifah tidak berhasil memadamkan api tersebut. Sekitar pukul 16.10 WIB, ia dengan suara nderedek karena panik meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik.

Menurut Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono, sekitar pukul 16.10 WIB, pihaknya mendapatkan laporan terjadi kebakaran. Pelapor adalah Ny Alifah. “Ia melaporkan kejadian kebakaran karena upaya memadamkan api dengan menyiramkan pasir tidak bisa memadamkan api,” terang Suyono.

Petugas darmkarmat berjumlah tujuh personil meluncur dengan satu unit truk, kendaraan armada pemadam kecil Isuzu Grace 135 PS Renovasi. Petugas menggunakan alat pelindung diri atau APD berupa jaket anti api merangsek ke bangunan rumah tersebut. Petugas lalu menyemprotkan air dan mengevakuasi tabung elpiji melon berukuran 3 kilogram ke luar rumah. “Tabung elpiji yang ngowos itu lalu kami rendam dalam bak air,” katanya.

Penanganan cepat petugas Damkarmat Gresik membuat Ny Alifah lega. Ia pun berulangkali mengucapkan terima kasih. (yad)

Tabung Gas Ngowos Nyaris Bakar Warung Bebek di Gresik Selengkapnya

Polisi Menduga Gas Elpiji Ngowos,Rumah Produksi Roti, Papa Cookies Bakery Terbakar Disertai Ledakan Melukai 10 Pekerja

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menengarai kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery akibat gas elpiji ngowos. Musibah yang terjadi pada Minggu, 14 April 2024 pukul 09.20 WIB mengakibatkan beberapa orang pekerja mengalami luka bakar. 

Korban kebakaran di home industri berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu versi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengakibatkan 10 orang mengalami luka bakar. Sedangkan, versi kepolisian Resor Gresik sebanyak delapan orang yang mengalami luka. 

“Penyebab kebakaran diduga tabung gas elpiji yang bocor,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Minggu, 14 April 2024. Kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti itu selain mengakibatkan pekerja mengalami luka bakar. Juga, menimbulkan kepanikan warga di kompleks perumahan tersebut. 

Wakil Direktur RS Muhammadiyah Gresik Amang Rachman mengatakan, membenarkan adanya korban kebakaran yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSMG. Namun, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 22 tahun mengalami luka bakar ringan. “Pasien rawat jalan, tidak perlu opname,” kata Amang dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 14 April 2024.

Sementara itu, polisi telah melakukan police line rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery. Rumah produksi roti itu adalah bangunan rumah dua lantai yang berada di pojok jalan yakni Jalan Ikan Gurami dan Ikan Lodan. Rumah itu dikontrak oleh seseorang yang  belum diketahui identitas. Saat musibah kebakaran disertai ledakan itu, hanya ada pekerja. Bos rumah roti tidak ada di rumah tersebut. “Kami masih konsentrasi untuk melakukan penyelamatan korban,” kata Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad pada 1minute.id pada Minggu sore. (yad)

Polisi Menduga Gas Elpiji Ngowos,Rumah Produksi Roti, Papa Cookies Bakery Terbakar Disertai Ledakan Melukai 10 Pekerja Selengkapnya

10 Pekerja Rumah Produksi Papa Cookies Bakery Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery terbakar pada Minggu, 14 April 2024. Sebanyak sepuluh orang pekerja di toko roti berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Desa Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu dilarikan ke rumah sakit.

Mereka menjalani perawatan karena terbakar bagian tubuhnya terbakar. Korban yang terbakar mayoritas bagian tangan, dan kaki Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Dugaan awal gas elpiji ngowos.

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 09.25 WIB sejumlah pekerja home industri pembuatan roti sedang melakukan aktivitas di dalam dapur. Mereka beraktivitas seperti biasa. Mereka membuat roti untuk di jual maupun pesanan. Lebaran Idul Fitri dikabarkan home industri roti ramai pesanan. Sehingga, seluruh pekerja tetap beraktivitas. Sedangkan, bos Papa Cookies Bakery dikabarkan sedang berlibur.

Pagi itu, sepuluh orang pekerja sedang melakukan pembuatan roti. Ada yang membuat adonan menggunakan mixer. Sebagian lagi mengoven roti. Oven roti ini menggunakan gas elpiji. Salah seorang pekerja mencium bau gas bocor. Namun, karena hawa di dalam dapur cukup panas sehingga menimbulkan suara ledakan. Bummm !!!. “Sebelum terbakar, warga mendengar bunyi seperti ledakan,” kata Sri Hartini, warga setempat kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Minggu, 14 April 2024.

Ledakan disertai bara api membuat warga di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan BP Kulon panik. Johan, salah satu warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. Sekitar pukul 09.40 WIB tiba di lokasi kejadian kebakaran. Petugas Damkarmat melihat sejumlah pekerja terkapar dengan kondisi luka bakar di luar toko. Petugas Damkarmat menghubungi pihak rumah sakit dan memadamkan amuk si jago merah.

“Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh petugas kepolisian. Tapi, berdasarkan keterangan tetangga di lokasi kejadian sebelum kebakaran mendengar ada suara ledakan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. Sebanyak sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit. ” Delapan korban dirawat di RS Petrokimia Gresik. Dua korban lainnya dirawat RSI Nyai Ageng Pinatih,” imbuh Suyono.

Sementara itu, Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad mengatakan, dugaan sementara kebakaran tersebut karena ada gas elpiji ngowos. “Saat itu seluruh karyawan sedang membuat roti,” katanya. Namun, Rachman belum bisa meminta keterangan dari korban. “Semua orang yang ada dalam rumah itu sedang di rawat di rumah sakit. Jumlah delapan orang,” imbuh mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean itu.

Sedangkan, pemilik home industri tidak berada di lokasi kejadian. “Itu rumah kontrakan yang dijadikan home industri. Saya masih mencari identitas pemiliknya,” ujarnya. (yad)

10 Pekerja Rumah Produksi Papa Cookies Bakery Gresik Terbakar Selengkapnya

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong

GRESIK,1minute.id – Rumaqh Sumiati di Jalan Malang, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) ludes dilahap si jago merah pada Senin, 19 Desember 2022. Tidak korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji itu. Namun, dua unit sepeda motor dan 8 tabung elpiji melon gosong terbakar. 

Informasi yang dihimpun Senin, 19 Desember 2022 sekitar pukul 15.20 WIB sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur berada di Jalan Malang, Kompleks Perumahan GKB di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Rumah tiga lantai itu milik Sumiati. Selain sebagai tempat tinggal juga difungsikan sebagai dapur untuk bisnis katering pemilik rumah tersebut. 

Nah, siang itu sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur untuk katering. Proses masak menggunakan gas elpiji dan sambungan pipa gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN). Salah seorang juru masak mengganti tabung elpiji yang habis. Saat mengganti tabung gas elpiji ditengarai ada gas yang ngowos. Kondisi di bagian dapur yang panas ditambah paparan gas ngowos ditengarai menjadi pemicu terjadinya kebakaran hebat rumah tiga lantai di kawasan perumahan tersebut. 

Blub….! Api menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar di dalam dapur tersebut. Api pun cepat membesar. Juru masak dan pemilik rumah panik. Tetangga Sumiati ikut panik. Sebab, lidah api cepat membesar. Mereka khawatir, api menjilat rumah yang lain. “Alhamdulilah, petugas Damkar cepat datang sehingga tidak sampai merembet ke rumah tetangga,” ujar Setijadi, pensiunan PNS Gresik yang juga tetangga korban Sumiati. 

Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) mengerahkan tiga unit mobil suplai air. Jumlah mobil suplai air lebih banyak untuk memperlancar proses pemadaman. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  di sejumlah kejadian kebakaran, kerap direpotkan keterlambatan suplai air. Akibat keterlambatan suplai air, api yang mulai meredup kembali membara karena keterlambatan suplai air.

“Dalam proses pemadaman ini , kami membutuhkan waktu hampir 3 jam,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 19 Desember 2022. Meski respon time kedatangan petugas di tempat kejadian kebakaran (TKK) kurang dari 10 menit. Dalam kebakaran kali ketiga di bulan Desember 2022 ini, tidak ada korban jiwa. “Tapi, 2 unit sepeda motor, 8 tabung elpiji dan sebagainya besar rumah hangus terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong Selengkapnya