Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bakal menggelar rapat pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih pada Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Kamis malam, 6 Februari 2025. Paslon terpilih itu adalah Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 

Penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu dilakukan pasca Mahkamah Konstitusi atau MK menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilkada 2024 yang diajukan kubu kotak kosong yang diwakili oleh M Ali Murtadho alias Ali Candi itu.

Atas putusan tersebut, pasangan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif atau Yani-Alif sah menjadi pemenang dalam pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik periode 2025-2030 yang diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 itu. 

Penetapan paslon bupati dan wakil bupati Gresik yang dilakukan karena KPU Gresik telah menerima rilis pemberitahuan putusan Mahkamah Konstitusi atau MK itu. 

Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan Pilkada Gresik 2024. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran KPU dan Bawaslu Gresik. Termasuk aparat TNI – Polri yang turut menjaga kondusifitas selama pilkada serentak,” ujar Gus Yani -sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani kepada wartawan.

Dia melanjutkan  kemenangan ini adalah milik semua pihak yang telah mendukung proses demokrasi yang adil dan transparan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim MK yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Gresik, pasangan calon atau Paslon nomor urut #1, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif meraih 366.944 suara atau 59,72 persen. Sedangkan. nomor urut #2, kolom kosong atau kotak kosong mendapatkan 247.479 suara atau 40,28 persen. (yad)

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom

GRESIK,1minute.id – Anak sapi ras limosin itu berontak seakan takut divaksinasi PMK. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para dokter hewan dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik untuk berhati-hati. “Hati-hati dokter. Sapi ada juga yang takut divaksin,” seloroh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Januari 2025.

Sapi yang berontak itu menunjukkan sehat. Gerakannya lincah dan bertenaga. Sebab,  vaksinasi PMK ini diberikan kepada sapi-sapi yang sehat dengan minimal usia 3 bulan dan dosisnya 2 ml per ekor sapi.

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

VAKSINASI SAPI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani memantau langsung pemberian vaksinasi dan obat-obatan untuk hewan sapi di Desa Wringinanom dan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertujuan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak. 

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian atau Kadistan Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik Agustine Halomoan Sinaga memberikan perhatian serius pencegahan wabah PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada puluhan hewan sapi yang mendapatkan vaksinasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah meminta Dispertan bersama jajarannya untuk mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan sapi yang masih sehat. “Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sapi-sapi tersebut tidak tertular wabah PMK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sapi di Kabupaten Gresik yang terpapar wabah PMK ada sebanyak 530 ekor. Dari jumlah tersebut 140 di antaranya ada di Kecamatan Wringinanom. “Kami mengimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya masing-masing untuk mencegah tertular PMK,” terang Magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peternak dan kepala desa untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh dan UPT Peternakan. Sehingga, sapi-sapi yang ada di wilayahnya bisa segera divaksin. “Kami pastikan vaksinnya sudah siap. Saat ini ada sekitar 3.525 vaksin yang sudah ready dan akan ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri ini.

Dalam kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak. Mulai desinfeksi kandang dan peralatannya, obat luka-luka, vitamin hingga obat cacing.

Pemberian vaksinasi PMK ini dilakukan di sejumlah kandang milik warga. Di antaranya, kandang sapi milik Iswandi di Desa Wringinanom. Di lokasi ini ada 30 ekor sapi dan kondisinya dipastikan sehat.

Sedangkan, di Desa Kesamben Kulon, vaksinasi PMK dilakukan di kandang milik Ny Rupiah. Ada 6 ekor sapi. Semuanya, kini sudah mendapatkan vaksinasi PMK. “Alhamdulillah disini semua sapinya telah divaksin dan kondisinya sehat,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

STERILISASI KANDANG : Petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektak kandang pasca vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasca vaksinasi PMK, petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektan ke kandang sapi tersebut. Tujuannya, membersihkan dan mensterilkan kandang sapi. 

Sementara itu, salah satu peternak Haji Iswandi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya berharap wabah PMK bisa segera teratasi dan usaha peternakannya bisa kembali normal. “Saya sangat bersyukur. Karena pak bupati telah memberikan perhatian dengan vaksinasi dan obat-obatan,” ujarnya. (yad)

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom Selengkapnya
(ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai main bola di Stadion G-JOS pada Jumat, 17 Januari 2025 ( Foto : Polres Gresik untuk 1minute.id)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng

GRESIK,1minute.id – Permainansepak bola dapat menjadi sarana untuk menjaga kesehatan fisik. Selain itu, permainan sepak bola juga dapat menjadi ajang mempererat sinergi dan silaturahmi. Seperti yang tampak di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat pagi, 17 Januari 2025. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terlihat riang.

Fandi Akhmad Yani dan AKBP Rovan, menjadi striker bagi timnya masing-masing. Meski mereka saling berhadapan akan tetapi jangan membayangkan kedua tim saling tackling. Yang terlihat di lapangan mereka saling senda gurau dan tertawa. Apalagi, setelah melihat para pemain ngos-ngosan sambil memegangi pinggang karena kelelahan.

AKBP Rovan, alumnus Akpol 2006 yang bermain sebagai striker beberapa kali melepaskan tendangan ke gawang tim Gresik Baru yang diperkuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.  “Bermain sepak bola bagian dari silaturahmi kita, mempererat sinergitas dan ini harus terus kita jaga,” ucap perwira dua melati kelahiran 20 Juli 1985 itu. 

Disamping itu, ia melanjutkan, bermain sepak bola juga untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu bugar dan sehat. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. “Tentu olahraga juga bagian penting menjaga kebugaran tubuh, terimakasih semoga silaturrahmi terus terjaga,” ujar mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini. Melalui silaturahmi bisa mempererat sinergitas yang baik bersama dalam menjaga Kamtibmas. Usai pertandingan sambil istirahat di tepi lapangan, terpantau Kapolres berbincang ringan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran Polres Gresik membuat suasana semakin akrab. 

Keakraban mereka tidak hanya di dalam lapangan. Di luar lapangan juga sama, akrab. Mereka tertawa renyah sambil duduk di tepi lapangan beralas rumput. Rovan yang memakai kaus warna putih, celana pendek warna hitam. Sedangkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga presiden klub Gresik United memakai jersey warna merah dengan logo Gresik United di dada kirinya. (yad)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

LSD di Kota Industri Gresik Bertambah 4 Ribu Hektar. Kok Bisa?

GRESIK,1minute.id – Lahan Sawah yang Dilindungi atau LSD di Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertambah 4 ribu hektar menjadi 39 ribu hektar. Kok bisa? Di kabupaten/kota lainnya, LSD terus berkurang karena alih fungsi untuk permukiman atau industri.

Kabupaten Gresik yang mendapat julukan Kota Industri dan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK ini berbeda dengan kabupaten/kota lainnya karena lahan pertanian bisa bertambah ribuan hektar.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penambahan LSD seluas 4 ribu hektar terjadi di Pulau Bawean. Di pulau terluar yang jaraknya 180 mil laut dari pusat pemerintahan Kabupaten Gresik terdapat dua kecamatan yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak. 

“Tambahan LSD 4 ribu hektar di dua kecamatan di Pulau Bawean itu berkat program pipanasasi pengairan yang dilakukan TNI Angkatan Darat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Fandi-Akhmad Yani dalam sambutan kegiatan Jaksa Sahabat Petani di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Rabu, 8 Januari 2025.

Kegiatan menanam padi bertajuk Jaksa Sahabat Tani mendukung program Asta Cita Presiden ke-8 Indonesia Prabowo Subianto ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Mia Amiati bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini diikuti seluruh Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim, srrta puluhan petani di desa setempat. Program nandur padi bareng ini berkolaborasi dengan  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agro Industri anggota Holding Pupuk Indonesia.

Gus Yani melanjutkan, program pipanisasi air untuk sawah itu diresmikan oleh Kepala Kesatuan Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak akhir tahun lalu. “Pak KSAD (Jenderal Maruli Simanjuntak,Red) terbang ke Pulau Bawean,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Program pengairan pertanian itu, lanjut Gus Yani, bisa mengubah sawah tadah hujan menjadi sawah produktif. Bila sebelum petani di Pulau Bawean hanya panen sekali setahun. Program pipanisasi yang airnya diambilkan dari bukit yang di Pulau Bawean kemudian dialirkan ke lahan persawahan. 

Mudahan nanti di tahun 2025 ketika masuk Paskahmusim penghujan atau musim kemarau tiba yang diprediksi cukup  panjang karena ada perubahan iklim intervensi yang dilakukan TNI AD ini bisa menghasilkan sawah yang tidak produktif ini bisa tanam sepanjang tahun jadwal sampai 3 kali tanam.

“Program pipanisasi ini diharapkan petani bisa panen dua sampai tiga kali setahun,” ucap Gus Yani. Pada kesempatan itu, Gus Yani juga mengharapkan kepada Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agro Industri untuk bisa menyediakan pupuk bersubidi untuk pertanian di Pulau Bawean itu. 

“Pak Dirut (Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo,Red) titip pupuknya bisa ditambah alokasi pupuk bersubsidi yang Insya Allah kita akan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Timur,” ujar Gus Yani. (yad)

LSD di Kota Industri Gresik Bertambah 4 Ribu Hektar. Kok Bisa? Selengkapnya

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Jaksa Sahabat Petani dipusatkan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 8 Januari 2025.

Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Mia Amiati yang memimpin langsung para Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim bercocok tanam bersama puluhan petani setempat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo juga ikut nyamplung menanam padi. 

Setelah menanam padi secara konvensional, Kajati Mia Amiati dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjajal menanam padi menggunakan mesin penanam padi, tradplanter rice. Karena dua pejabat itu, kali pertama menggunakan alat tanam bibit padi itu sehingga belum bisa rapi seperti layaknya para petani.

Kajati Jawa Timur Mia Amiati mengatakan, Korp Adhyaksa tidak hanya melakukan penuntutan sesuai dengan kewenangan di Undang-Undang. Jaksa berusaha menjadi bagian dari masyarakat untuk melakukan kegiatan bersama-sama.  Menanam padi, diantaranya. Dalam program Peningkatan Ketahanan Pangan ini, Kajati Mia Amiati mengajak semua Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim untuk nyebur bareng, berbasah-basahan adalah aksi nyata bersama para petani di desa setempat. 

“Aksi nyata ini sebagai upaya mendukung swasembada pangan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan,” katanya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Jaksa Sahabat Petani menjadi spirit awal tahun ini Kabupaten Gresik terus mempertahankan sebagai lumbung pangan di Jawa Timur. “Ini spirit awal tahun, Kabupaten Gresik menjadi salah satu Kabupaten atau Kota menjadu lumbung pangan di Jatim,” katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, pihak siap mensupport penuh kegiatan untuk menjadi Indonesia swasembada pangan. Support sosialisasi pemupukan hingga uji lab tanah. “Lahan sawah di cek ph tanah dan unsur hara tanah,” katanya. Dalam kegiatan Jaksa Sahabat Petani, juga dilakukan pasar murah. (yad)

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik Selengkapnya

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel pagi perdana awal tahun pada Senin, 6 Januari 2025. Apel pagi kali pertama pascalibur natal dan tahun baru diikuti seluruh aparatur negeri sipil atau ASN dan non ASN di pemerintahan kabupaten atau Pemkab Gresik

Peserta mulai staf, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah atau OPD dan sekretaris daerah. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada ASN dan non ASN untuk meningkatkan kinerja secara maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Ia juga mendorong semangat baru dalam pelayanan publik yang lebih kreatif, produktif, dan optimis. “Setiap program yang dilaksanakan perlu dievaluasi secara berkala. Untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. 

Gus Yani juga mengingatkan kepada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik segera melakukan pendataan secara tepat untuk mensukseskan program Presiden ke-8 Prabowo Subianto terkait makan bergizi gratis bagi anak anak sekolah. 

“Sasaran kita tentunya anak-anak sekolah, Pemkab Gresik siap menjadi pilot project untuk mendukung program tersebut. Mudah mudahan program ini bisa menjangkau seluruh anak sekolah yang ada di Kabupaten Gresik,” harapnya. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Yani juga menekankan pentingnya kepekaan dan responsivitas terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Sebagai aparatur, kita harus tanggap terhadap setiap permasalahan, khususnya yang dialami oleh masyarakat. 

Apel pagi ini mari kita jadikan momentum awal bagi ASN di Pemkab Gresik, untuk meneguhkan kembali semangat kerja dan komitmen dalam pelayanan publik. Mudah-mudahan seluruh program dan kegiatan di tahun 2025 dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto mengatakan, pihak sudah melakukan pemetaan untuk program makan bergizi gratis. “Kita akan terus mematangkan,” kata S.Hariyanto dalam konferensi pera refleksi akhir tahun di ruang Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024 lalu. (yad)

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis Selengkapnya

Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat kristiani mengikuti Misa Natal di Gresik dengan damai dan aman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan dan Pgs Kasdim 0817/Gresik Kapt Inf Siari memantau langsung Misa Natal di sejumlah gereja pada Selasa malam, 24 Desember 2024.

Kali pertama forkopimda mengunjungi Gereja Kristen Indonesia atau GKI di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Kunjungan kedua ke Gereja St Maria Perawan. Sekitar pukul 20.10 WIB, mereka tiba di gereja katolik berada Jalan Aried Rahman Hakim, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Misa memasuki gelombang kedua. Gelombang pertama diikuti seribuan jemaat. Gelombang kedua sekitar 500-an jemaat. 

Kedatangan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yank, AKBP Arief Kurniawan dan Mayor Inf Siari disambut langsung oleh Pastor Kepala Paroki Santa Perawan Maria, Gresik Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD. Mereka kemudian berjalan menuju altar.

Ratusan jemaat sudah duduk di bangku tempat ibadat. Begitu Gus Yani, Arief Kurniawan dan Siara masuk umat kristiani menyambut dengan hangat. Oang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menyapa dengan ramah dan menyalami satu per satu.

Fandi Akhmad Yani menyatakan  kedatangannya untuk memantau Misa Natal 2024 berjalan aman, nyaman , khidmat di malam Natal ini. Ia mengatakan, umat beragama di Gresik beragam, yakni ada Islam, Kristen, Hindu, Buddha. “Gresik bisa menjadi rumah yang aman bagi semua umat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Karena toleransi antarumat beragama sangat baik. Mereka saling menghormati, saling menjaga sehingga Gresik aman, rukun dan nyaman. “Selamat Natal,” ujarnya. 

Sementara itu, Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD menyatakan umat katolik senantiasi mendukung program pemerintah kabupaten Gresik. “Semoga Gresik kedepan lebih maju dan makmur,” kata Romo Gregorius. (yad)

Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat Selengkapnya

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun

GRESIK,1minute.id – Kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat Gresik semakin baik. Indikatornya, usia harapan hidup atau UHH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin panjang.

Data Dinas Kesehatan Gresik menyebutkan usia harapan hidup 73,5 tahun dari yang ditargetkan 72,9 tahun 2024. Untuk kematian ibu atau AKI menurun menjadu 16 kasus dari tahun sebelumnya yakni 20 kasus. Angka kematian bayi atau AKB menjadi 74 kasus menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 97 kasus. Sedangkan angka prevalensi stunting 8,14%, dan pelayanan UHC sudah mencapai 100%. 

Capaian positif bidang kesehatan itu  menjadi kado istimewa bagi Pemkab Gresik ketika menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Senin, 23 Desember 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan kepada insan kesehatan untuk semakin masif melakukan sosialisasi Universal Health Coverage atau UHC hingga pelosok desa. 

“UHC adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat tanpa kendala finansial. Namun, saya masih menemukan masyarakat yang belum mengetahui program ini. Saya minta tenaga kesehatan untuk terus bergerak aktif mensosialisasikan UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua kalangan,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama, Sehat Bersama” ini antara lain,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Ketua Tim Penggerak atau TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali. 

Gus Yani melanjutkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini lantaran kesehatan merupakan kebutuhan primer bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan juga menjadi tolok ukur kualitas sumber daya manusia pada suatu daerah.

“Biaya layanan kesehatan memang sudah ditanggung pemerintah, tetapi tugas kita belum selesai. Petugas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan, memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik saat mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian khusus pada pelayanan kesehatan di Pulau Bawean berupa program beasiswa dokter spesialis, yang kini dimanfaatkan oleh tujuh dokter di pulau tersebut, sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan antara wilayah daratan dan pulau.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Gresik berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di kota maupun yang berada di wilayah pelosok. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan kesehatan yang merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gresik secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, menegaskan peran penting PKK dalam mendukung penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu, dan Angka Kematian Bayi.

“PKK sebagai mitra pemerintah, melalui 10 program pokok PKK terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan, mendorong peningkatan gizi keluarga, serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Semua ini dilakukan untuk memastikan keluarga di Kabupaten Gresik dapat hidup lebih sehat,” ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali itu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target kesehatan nasional. PKK, kata dia, akan terus berkontribusi maksimal di tingkat desa dan kelurahan dengan pendekatan berbasis komunitas. (yad)

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun Selengkapnya