Ngobrol Bareng Warga Tebaloan, Kapolres Gresik Titip Pesan Waspada Curanmor dan Narkoba

GRESIK, 1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menggelar Safari Jumat dan Rembuk Desa di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Safari Jumat diawali di Masjid Baitussalam, Desa Tebaloan. Di hadapan jamaah, Kapolres menyampaikan pesan Kamtibmas, salah satunya kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak di Gresik.

Ia mengimbau warga untuk lebih berhati-hati menjaga kendaraan dan barang pribadi, serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah antisipasi.

Selain curanmor, Kapolres juga mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak untuk mencegah pergaulan negatif dan penyalahgunaan narkotika.

“Waspadai lingkungan sekitar dan awasi anak-anak. Kami mengimbau para orang tua agar memberikan perhatian serta pengawasan agar anak-anak tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Usai Salat Jumat, Kapolres memberikan santunan untuk Masjid Baitussalam yang diterima Ketua Takmir, Ustaz HM Ilham Shohib. Rombongan kemudian silaturahmi ke kediaman Ustaz Ilham sebelum menuju Balai Desa Tebaloan untuk Rembuk Desa.

Dalam forum Rembuk Desa bersama pemerintah desa, BPD, dan tokoh masyarakat, dibahas sejumlah persoalan warga termasuk pelayanan pemerintahan desa.

Kapolres meminta warga menyampaikan aspirasi melalui mekanisme yang berlaku dan tetap menjaga kondusivitas.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tetap menjaga situasi keamanan dan Kamtibmas. Sampaikanlah aspirasi, kritik, dan keluhan secara sejuk, tertib, dan tidak terprovokasi oleh aksi main hakim sendiri atau tindakan yang melanggar hukum,” tegasnya.

Ia menegaskan, kepolisian hadir untuk mengayomi, menjaga ketertiban, serta memastikan penyelesaian persoalan berlangsung aman dan kondusif. Ia juga mengajak warga Tebaloan menjaga kekompakan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik.

Untuk laporan cepat terkait tindak pidana, warga dapat menghubungi hotline 110 atau Lapor Cak Roma di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Ngobrol Bareng Warga Tebaloan, Kapolres Gresik Titip Pesan Waspada Curanmor dan Narkoba Selengkapnya

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba di Kecamatan Menganti, Sita Sabu-sabu 31,81 Gram 

GRESIK, 1minute.id –  Satresnarkoba Polres Gresik membongkar peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Sebanyak 12 orang diamankan dengan barang bukti yang disita seberat 31,81 gram. 

Sebanyak 5 dari 12 orang yang diamankan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan, 7 orang lainnya diajukan untuk menjalani asesmen rehabilitasi melalui BNNK Gresik.

Pengungkapan jaringan ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Cak Rama, layanan pengaduan yang disediakan Polres Gresik.

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami terima melalui Cak Rama terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Menganti. Informasi tersebut kemudian kami tindak lanjuti dengan penyelidikan hingga berhasil mengungkap jaringan ini,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat press release di Mapolres Gresik pada Senin, 19 Oktober 2026. 

Dari penyelidikan tersebut, petugas Satresnarkoba Polres Gresik kali pertama mengamankan terduga pengedar berinisial MAR. Pemuda 24 tahun ditangkap di rumahnya di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, pada Sabtu, 10 Oktober 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Polisi secara maraton hingga pukul 21.30 WIB atau selama 7 jam mengamankan terduga lainnya yakni berinisial AI, 23. Berikutnya, AFR, 29, seorang sopir truk ekspedisi, di tempat kosnya di Desa Setro. Lalu, MAG, 37, di Desa Sidojangkung dan RA, 39, di Desa Gempolkurung. 

Kelima tersangka ini, semuanya dari Kecamatan Menganti. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 30 plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat total netto sekitar 31,811 gram.

Selain sabu, barang bukti lain yang diamankan berupa enam timbangan elektrik, 10 potong sedotan plastik, tiga bungkus plastik klip kosong, empat unit handphone, dua alat hisap atau bong, uang tunai Rp 1,45 juta dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio.

AKBP Ramadhan menegaskan, para tersangka diduga mengedarkan sabu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi sekaligus agar bisa mengonsumsi narkotika secara gratis.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Narkotika dan ketentuan pidana lainnya, di antaranya Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta pasal terkait lainnya.

Kapolres Gresik juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika, melalui Call Center Polri 110 maupun layanan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba di Kecamatan Menganti, Sita Sabu-sabu 31,81 Gram  Selengkapnya

Dari TPA Ngipik untuk Tuban: Gunungan 10 Tahun yang Menunggu Jadi Energi

GRESIK, 1minute.id — Di TPA Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, gunungan sampah setinggi bukit telah menumpuk lebih dari 10 tahun. Bila hujan baunya menyengat, kemarau debunya beterbangan, dan burung kuntul di atasnya. Di kejauhan cerobong pabrik Manyar dan Tuban menjulang menunggu bahan bakar.

Gunungan inilah yang kini diperebutkan menjadi energi.

Sejak 24 Februari 2026, Pemkab Gresik meresmikan Landfill Mining 25 ton per jam. Metode pertama di Kota Industri ini membongkar sampah lama, mencacah, dan mengolahnya menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) — bahan bakar alternatif pengganti batu bara untuk Pabrik Semen Indonesia di Tuban.

Jika tidak dikelola, sampah menjadi beban lingkungan, sosial, bahkan ekonomi. Pengadaan fasilitas melalui APBD Kabupaten Gresik 2025 sebesar Rp 6 miliar bukan sekadar belanja alat. Melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas lingkungan dan generasi mendatang.

Sebelumnya hanya 20 ton per hari yang bisa diolah sejak 2023. Kini targetnya menghabiskan warisan dekade lalu.

Gunungan itu kini tidak lagi dibiarkan. Di fasilitas TPST, dua pekerja tampak membawa keranjang biru berisi material sampah. Papan SOP Keselamatan Kerja terpampang di sisi mesin, menandai standar pengelolaan energi yang aman.

Prosesnya berlanjut. Dua petugas tampak mengwadahi RDF hasil cacahan ke dalam keranjang. Di belakangnya, gunungan RDF menggunung, siap kirim. Mesin trommel screen dan shredder berderak, mengubah sampah plastik dan residu menjadi cacahan bernilai kalor.

Transisi energi ini mengubah nasib manusia di dalamnya. Pak Mamik, 60, asal Banyuwangi, telah memulung di Ngipik sejak 1992 untuk 6 cucunya. Sejak 2024, saat mesin Landfill Mining beroperasi, pemulung dilarang naik ke gunungan. Kini ia beralih menjadi petugas kebersihan TPA.

“Dulu bebas mulung di atas, sekarang tidak boleh karena ada mesin. Sekarang jadi petugas kebersihan di sini,” ujar Pak Karim di bedeng tripleknya.

Truk-truk kuning tetap hilir mudik. Sampah baru terus datang, truk keluar TPA setelah bongkar muatan. Gunungan lama belum habis, gunungan baru terus tumbuh.

Di sinilah Swasembada Energi itu nyata: bukan di ruang rapat, tapi di atas gunungan sampah yang diolah menjadi energi. Dari TPA Ngipik, Gresik, sampah yang dulu jadi masalah, kini menjadi bahan bakar energi mandiri Indonesia. (yad)

Berikut Foto Cerita Sampan jadi Energi, Lokasi TPA Ngipik, Gresik

FOTO 1 : Petugas menyapu di depan gerbang TPA Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik saat sebuah truk sampah merah melintas masuk pada Senin, 19 Oktober 2026.  Setelah membongkar sampah, truk keluar membawa residu. TPA ini menerima sampah baru setiap hari di tengah upaya pengolahan gunungan sampah lama yang menumpuk lebih dari 10 tahun menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai energi mandiri. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
FOTO 2 : Arsip Januari 2023 – Seorang pemulung memilah sampah di atas gunungan TPA Ngipik, Gresik. Fraksi plastik dan kain yang ia kumpulkan menjadi bahan baku Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bioenergi pengganti batu bara. Gunungan ini menumpuk lebih dari 10 tahun. Pemkab Gresik menargetkan gunungan warisan ini habis melalui fasilitas Landfill Mining 25 ton per jam senilai APBD Rp 6 miliar yang diresmikan 24 Februari 2026. ( Foto Dokumentasi : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
FOTO 3 :  Dua pekerja membawa material sampah di fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) TPA Kelurahan Ngipik, Gresik pada Senin, 19 Oktober 2026. Terlihat papan SOP keselamatan kerja di sisi fasilitas Landfill Mining 25 ton per jam senilai APBD Rp 6 miliar. Fasilitas ini mengolah sampah lama menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai energi mandiri pengganti batu bara untuk Pabrik Semen Indonesia di Tuban. (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
FOTO 4 : Dua petugas mengwadahi Refuse Derived Fuel (RDF) hasil cacahan sampah ke dalam keranjang biru di TPA Kelurahan Ngipik, Gresik pada Senin, 19 Oktober 2026. Tumpukan RDF di belakangnya merupakan hasil olahan sampah lama yang menumpuk lebih dari 10 tahun melalui fasilitas Landfill Mining 25 ton per jam senilai APBD Rp 6 miliar. RDF tersebut akan dikirim sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara ke Pabrik Semen Indonesia di Tuban, mengurangi ketergantungan energi fosil impor dan mendukung target zero emisi. ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id )
FOTO 5 : MESIN & GUNUNGAN RDF : Dua pekerja mengoperasikan fasilitas Landfill Mining 25 ton per jam di TPA Kelurahan Ngipik, Gresik pada Senin, 19 Oktober 2026. Terlihat gunungan material Refuse Derived Fuel (RDF) hasil cacahan sampah lama yang telah menumpuk lebih dari 10 tahun. Fasilitas APBD Rp 6 miliar ini memproses sampah menjadi bioenergi yang akan dikirim ke Pabrik Semen Indonesia di Tuban untuk mendukung swasembada energi mandiri. ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
FOTO 6 : Pak Mamik, 60, duduk di bedengnya di area TPA Kelurahan Ngipik, Gresik pada Senin, 19 Oktober 2026. Pria asal Banyuwangi dengan 6 cucu ini menjadi pemulung di Ngipik sejak 1992. Sejak 2023, saat fasilitas Landfill Mining beroperasi untuk mengolah sampah menjadi RDF, pemulung dilarang beraktivitas di gunungan. Kini ia beralih menjadi petugas kebersihan TPA, bagian dari rantai produksi bioenergi untuk Semen Indonesia Tuban. (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Editor : Chusnul Cahyadi

Dari TPA Ngipik untuk Tuban: Gunungan 10 Tahun yang Menunggu Jadi Energi Selengkapnya

Medsos Riuh Kelangkaan BBM, Polres Gresik Turun Tangan Pastikan Stok di Sejumlah SPBU. Ini Hasilnya !

GRESIK, 1minute.id – Polres Gresik mulai turun tangan menyikapi kabar kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan ramai diperbincangkan, termasuk di media sosial. Polisi pun meminta warga Gresik tidak panik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memimpin langsung pengecekan dan memastikan ketersediaan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih aman. 

“Masyarakat Gresik tidak perlu panic buying. Kami sudah melakukan pengecekan di sejumlah SPBU dan stok BBM masih tersedia serta kondisi secara umum normal,” ujar Kapolres Gresik, Minggu, 18 Oktober 2026.

Pengecekan dilakukan secara bertahap di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Suci, Manyar, Sukomulyo, serta dua di kawasan Roomo. Semuanya di Kecamatan Manyar. Berikutnya, SPBU Dahanrejo (Kebomas) dan Bungah (Bungah).

Dari hasil pengecekan tersebut, petugas menemukan stok BBM masih tersedia. Meski demikian, terdapat informasi bahwa distribusi BBM ke sejumlah SPBU di Gresik sempat mengalami keterlambatan.

Kondisi itu terjadi setelah pengambilan BBM untuk beberapa SPBU di Gresik beberapa kali dialihkan dari Depo Surabaya ke Depo Tuban sejak akhir September.

Peralihan tersebut berdampak pada waktu pengisian stok di sejumlah SPBU. Namun, berdasarkan pengecekan terbaru, pengambilan BBM sudah mulai kembali dilakukan dari Depo Surabaya sehingga distribusi ke SPBU dapat berjalan lebih tepat waktu.

Kapolres menegaskan, jajaran Polres Gresik akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan kebutuhan BBM masyarakat tetap terlayani.

“Kami terus melakukan pengawasan di lapangan. Jika masyarakat menemukan adanya dugaan kelangkaan, antrean tidak wajar, atau persoalan lain terkait distribusi BBM, silakan segera dilaporkan agar bisa kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama informasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

Masyarakat yang menemukan persoalan atau membutuhkan bantuan kepolisian dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Polri 110 atau Lapor Cak Rama 081188002006.

Polres Gresik memastikan pemantauan terhadap SPBU akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Medsos Riuh Kelangkaan BBM, Polres Gresik Turun Tangan Pastikan Stok di Sejumlah SPBU. Ini Hasilnya ! Selengkapnya

Gresik Bersholawat: Cuaca Panas, Hati Sejuk, Gus Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan

GRESIK, 1minute.id – Ribuan jemaah memadati halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis malam, 15 Oktober 2026. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Gresik, Lamongan, Sidoarjo, hingga Surabaya.

Kedatangan mereka untuk ngalap berkah dalam acara Gresik Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Taklim dan Sholawat Az-Zahir dari Pekalongan dan KH. Ahmad Anwar Zahid, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro.

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif, bersama jajaran Forkopimda juga hadir berzikir dan bersholawat. Lantunan selawat membuat cuaca Gresik yang mencapai 37-40 derajat terasa sejuk di hati para jemaah.

Kegiatan religi ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, serta memanjatkan doa bagi keberkahan dan keselamatan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul, kemudian dilanjutkan dengan bacaan selawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Taklim dan Sholawat Az-Zahir. Jamaah terlihat khusyuk mengikuti setiap lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh jamaah dan elemen masyarakat yang telah hadir. Semoga majelis sholawat ini semakin mempererat kekompakan kita serta menambah kecintaan kita kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Gus Yani juga mengajak jemaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar daerah senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah, serta diberikan kemakmuran dan kesejahteraan.

“Mudah-mudahan Gresik senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta doa-doa kita dikabulkan. Semoga hujan segera turun dan menjadi pembawa keberkahan, serta seluruh jamaah yang hadir diberikan rezeki yang melimpah dan barokah,” tambahnya.

Selain mendoakan Kabupaten Gresik, Gus Yani mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian kepada daerah lain yang tengah menghadapi musibah.

“Mari kita selipkan doa agar musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana lain di daerah lain dapat segera teratasi,” ajaknya.

Setelah selawat dan doa, acara dilanjutkan tausiyah oleh KH. Ahmad Anwar Zahid. Dengan gaya khas yang diselingi humor, Gus Anzaq mengajak jamaah menjadikan kebaikan sebagai landasan hidup.

“Tugas utama kita adalah menjadi orang baik. Dalam menjalani seluruh aktivitas kehidupan ini, mari kita niatkan yang baik, ucapkan yang baik, pikirkan yang baik, dan kerjakan yang baik. Insyaallah, dunia dan akhirat akan membawa kebaikan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak menyombongkan harta, ilmu, maupun jabatan. Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan titipan Allah SWT.

“Manusia itu aslinya tidak punya apa-apa. Kita lahir tidak membawa apa-apa dan nanti akan kembali tidak membawa apa-apa. Semua milik Allah. Kalau ada orang yang merasa memiliki atau menyombongkan hartanya, itu aneh. Mari kita berlomba-lomba membuat cerita hidup yang baik melalui amal saleh,” tuturnya.

Selain menjadi sarana ibadah dan silaturahmi, Pemkab Gresik memberikan doorprize 2 unit sepeda motor matik kepada jemaah.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, Pemkab Gresik menyediakan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi Pemkab Gresik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman, damai, dan penuh keberkahan dapat terus terjaga. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Gresik Bersholawat: Cuaca Panas, Hati Sejuk, Gus Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan Selengkapnya

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026

GRESIK,1minute.id  – Program Rembuk Akur Warga kembali bergulir. Bertema “Gresik Lebih Baik”, kegiatan tahun 2026 digelar pada Selasa, 13 Oktober 2026 di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung menyapa warga. Dalam sambutannya, Pemkab Gresik mendorong pemerataan bantuan sosial melalui penguatan peran masyarakat dalam mengusulkan dan mengawal penerima manfaat.

Warga diperkenalkan dengan Portal Perlinsos Digital, layanan resmi Kementerian Sosial yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui portal ini, masyarakat bisa mendaftar, memantau, hingga mengajukan sanggahan terkait bansos secara mandiri.

Gus Yani – sapaan akrab Bupati Gresik menegaskan, warga akan dilibatkan sebagai agen Perlinsos. Mereka bisa mengusulkan tetangga atau warga sekitar yang dinilai layak menerima bantuan, termasuk bantuan presiden.

“Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini

Menurut Gus Yani, kesempatan mengusulkan terbuka untuk semua warga. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pendataan diharapkan lebih menjangkau kelompok rentan sehingga bansos lebih merata dan tepat sasaran.

Ia menegaskan peran agen Perlinsos bersifat sukarela tanpa honorarium. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian sosial.

“Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegas Mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Melalui Rembuk Akur Warga 2026, Pemkab Gresik berharap sinergi pemerintah dan masyarakat semakin kuat mewujudkan perlindungan sosial yang transparan, inklusif, dan merata. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026 Selengkapnya

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

GRESIK, 1minute.id  – PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 443.436 ton untuk mengamankan musim tanam Oktober–Maret.

Stok tersebut berada di atas ketentuan “safety stock” yang ditetapkan pemerintah. Langkah ini untuk menjaga kesiapan pasokan demi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Rinciannya, Urea 95.645 ton, NPK Phonska 261.858 ton, Petroganik 70.054 ton, ZA 4.116 ton, dan SP-36 11.763 ton.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik, Senin (12/10/2026), mengatakan ketersediaan pupuk menjadi kunci kelancaran musim tanam. “Paling utama kebutuhan petani itu tercukupi, tidak ada kendala apalagi pada saat musim tanam. Ini bentuk dukungan kami untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Dorong Pemupukan Berimbang

Selain stok, Petrokimia Gresik mendorong pemupukan berimbang untuk menjaga produktivitas berkelanjutan. Hal ini penting, karena hasil uji terhadap 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016 menunjukkan 91,9 persen sampel memiliki karbon organik rendah. Padahal, bahan organik berperan menjaga struktur tanah dan ketersediaan hara.

“Pupuk harus dimanfaatkan secara tepat. Selain memenuhi hara tanaman, kita perlu menjaga kesehatan tanah agar tetap produktif. Penggunaan organik dan anorganik secara berimbang penting untuk keberlanjutan,” jelas Daconi.

Ia menambahkan, Petroganik memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sementara pupuk anorganik memenuhi kebutuhan hara. Kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi pemupukan.

Untuk tanaman padi, Petrokimia Gresik memperkenalkan pola 5:3:2, yakni 500 kg pupuk organik, 300 kg NPK, dan 200 kg Urea per hektare. Penerapannya tetap menyesuaikan kondisi tanah dan rekomendasi teknis setempat.

Optimalkan Teknologi Digital

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Petrokimia Gresik mengoptimalkan teknologi digital melalui Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO), dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Sistem tersebut mendukung kelancaran pasokan bahan baku, produksi, serta pengelolaan gudang melalui penguatan koordinasi transportasi dan kepelabuhanan.

Sebagai produsen pupuk, tanggung jawab kami memastikan kesiapan produksi dan ketersediaan pasokan agar kebutuhan petani terus terpenuhi,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi Selengkapnya

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Majelis Alya Gresik, Habib Abdullah Rifky Ingatkan Bahaya AI dan Pentingnya Jaga Anak dari Gawai

GRESIK,1minute.id – Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Jumat malam, 9 Oktober 2026. Mereka menghadiri Tabligh Akbar ke-2 Majelis Alya Gresik dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Habib Abdullah Rifky bin Hasan Alaydrus dari Kuningan, Imam masjid Jamik Gresik KH Umar Thoha, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib, Pengasuh Majelis SIJI Bersholawat (Majelis Silaturahmi Jumat Isuk) Gresik KH Mohammad Zainul Amin Ismail.

Serta, shohibul bait, Ketua Majelis Alya sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin dan para habaib, jajaran Forkopimcam Kebomas, serta masyarakat. 

Acara berlangsung khidmat, diawali kirab dari halaman depan Ponpes Darul Ilmi Wassuluk menuju lokasi acara Tabligh Akbar ke-2 di halaman masjid Baitul Ishlah ABR. Kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Maulid Diba’, dan lantunan selawat. 

KIRAB : (tiga dari kanan) Ketua Majelis Alya Gresik sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin bersama para habaib jalan kaki menuju acara Tabligh Akbar-2 Majelis Alya di halaman Masjid Baitul Ishlah ABR pada Jumat malam. 9 Oktober 2026 ( Foto : Chusnul Cahyadi / 1minute.id)

Ketua Majelis Alya Gresik sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin, dalam sambutannya mengajak jamaah menanamkan rasa mahabbah atau cinta kepada Allah SWT dan sesama manusia.

“Semoga orang yang memiliki rasa mahabbah akan berkumpul dengan orang yang dicintai,” tuturnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ribuan jamaah tumplek-blek mengikuti Tabligh Akbar ke-2 Majelis Alya. Panitia memperkirakan jamaah yang ngalab berkah mencapai 2.250 jamaah. Atau 2 kali lipat dibandingkan Tabligh Akbar pertama tahun lalu.  Dalam kegiatan ini, juga dilakukan launching air minum dalam kemasan.

Ingatkan Bijak Bermedsos di Zaman AI

Dalam tausiyahnya, Habib Abdullah Rifky bin Hasan Alaydrus menekankan pentingnya mengenang perjuangan Rasulullah SAW yang senantiasa mengutamakan umatnya.

Selain mengajak jamaah meneladani kesederhanaan Rasulullah, ia menyoroti tantangan orang tua dalam mendidik anak di era digital. Ia mengingatkan kebiasaan memberikan gawai kepada anak saat makan perlu mendapat perhatian serius.

“Penggunaan gawai tanpa pengawasan berpotensi memengaruhi perilaku anak dan mengurangi interaksi dengan orang tua,” ucapnya.

Habib Abdullah Rifky juga mengingatkan jamaah agar tidak mudah percaya informasi di media sosial, terlebih di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang rawan disalahgunakan untuk menyebarkan informasi menyesatkan.

“Zaman AI harus cerdas bermedsos karena banyak fitnah,” pesannya. Ia mengajak orang tua mengawasi penggunaan gawai anak serta menanamkan pendidikan agama sejak dini, terutama pembiasaan salat dan sikap hormat kepada orang tua.

Ajak Doakan Orang Tua

Menjelang akhir tausiyah, Habib Abdullah Rifky mengajak jamaah mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Suasana haru menyelimuti lokasi saat doa dipanjatkan. Sejumlah jamaah tampak meneteskan air mata.

“Semoga orang tua kita dihapus dosa-dosanya. Amin,” pungkasnya.

Melalui Tabligh Akbar ke-2 ini, Majelis Alya Gresik berharap peringatan Maulid Nabi dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, menjaga bakti kepada orang tua, serta membekali anak dengan nilai agama di tengah perkembangan zaman. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Majelis Alya Gresik, Habib Abdullah Rifky Ingatkan Bahaya AI dan Pentingnya Jaga Anak dari Gawai Selengkapnya

Bupati Yani Buka Pelatihan Bunda Puspa, Tekankan Alumni Jangan Ditinggal Usai Pelatihan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Pelatihan Usaha untuk Pemberdayaan Ekonomi Program Bunda Puspa di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Oktober 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Kegiatan diikuti kader Bunda Puspa dengan melibatkan perangkat daerah, perguruan tinggi, organisasi perempuan, hingga pemerintah kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan Bunda Puspa tidak boleh berhenti hanya pada pelatihan. Program harus berlanjut dengan pendampingan hingga memberikan dampak nyata bagi perekonomian.

“Yang saya inginkan, kesejahteraan kader-kader Bunda Puspa semakin naik. Ketika pelatihan ini berdampak pada ekonomi masyarakat, peran Dinas KBPPPA sangat penting untuk mengoordinasikan seluruh elemen, baik internal maupun eksternal,” ujar Bupati Yani.

Ia menekankan, keberhasilan program tidak diukur dari jumlah peserta, melainkan sejauh mana keterampilan yang diperoleh bisa tumbuh menjadi kegiatan ekonomi.

Untuk itu, ia mendorong sinergi dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan. Alumni Bunda Puspa didorong menjadi pelaku usaha melalui fasilitasi legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), akses permodalan, hingga pengembangan usaha.

“Bunda Puspa ini didampingi, dilatih, kemudian dilepas ke masyarakat. Jangan sampai setelah pelatihan selesai, selesai juga programnya. Harus ada pendampingan sampai mereka benar-benar bisa menjadi pelaku usaha,” tegasnya.

Bupati Yani juga berharap alumni Bunda Puspa menjadi penggerak pemberdayaan di lingkungannya masing-masing. Mereka diharapkan bisa berbagi pengalaman kepada perempuan lain di tingkat dusun, desa, hingga RT/RW.

“Minimal alumni Bunda Puspa bisa menjadi alumni yang hebat. Bisa mengajar di lingkungan terkecil. Punya pengalaman dan mampu mendampingi perempuan-perempuan lain agar semakin hebat,” katanya.

Menurut Bupati Yani, Program Bunda Puspa yang berjalan sejak 2022 ini juga selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Ia mendorong kolaborasi program tersebut dengan program pemberdayaan lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sejak 2022 kita pertama kali menjalankan Bunda Puspa. Sekarang kita harus melihat, apakah lulusan atau alumni Bunda Puspa sudah memberikan dampak di tengah masyarakat. Itu yang harus kita kawal bersama,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, tim pelaksana Bunda Puspa, Universitas Airlangga, para camat dan kader Bunda Puspa, serta organisasi perempuan seperti Fatayat, Aisyiyah, GOW dan Puspa Pinatih. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Bupati Yani Buka Pelatihan Bunda Puspa, Tekankan Alumni Jangan Ditinggal Usai Pelatihan Selengkapnya

Cemburu, Perempuan Muda Diduga Habisi Bos Toko Bangunan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Satreskrim Polres Gresik menetapkan perempuan berinisial IR sebagai tersangka dugaan pembunuhan. Perempuan muda berusia 22 tahun diamankan polisi di lokasi kejadian di sebuah toko bangunan di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Tersangka IR pun telah dijebloskan di rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik. Kini, penyidik Satreskrim Polres Gresik sedang motif pembunuhan bos toko bangunan berinisial MF, 23 tahun adalah cemburu.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, penyidik hingga kini masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan penyidikan. Untuk sementara, pelaku kami duga masih satu orang,” kata AKP Mohammad Prasetyo di Mapolres Gresik pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Selain itu, petugas telah memeriksa enam saksi, penyidik juga telah menerima hasil visum terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut ditemukan sejumlah luka akibat kekerasan menggunakan benda tajam.

“Hasil visum terhadap korban yaitu beberapa luka kekerasan benda tajam, di antaranya tiga buah luka iris di kepala dan satu luka bacok,” jelasnya.

Terkait motif, penyidik menduga perkara tersebut dipicu persoalan kecemburuan. Dugaan tersebut masih terus didalami dengan mencocokkan keterangan para saksi, hasil visum, barang bukti, serta fakta-fakta yang ditemukan selama proses penyidikan.

Sebelumnya, kasus tersebut terungkap setelah terduga pelaku menghubungi layanan darurat kepolisian 110 dan melaporkan kejadian yang dialaminya. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama Tim Inafis serta Satreskrim Polres Gresik.

Dari informasi yang dihimpun sebelumnya, hubungan korban dan terduga pelaku menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik. Polisi juga menduga persoalan kecemburuan berkaitan dengan hubungan keduanya.

AKP Mohammad Prasetyo menegaskan, proses penyidikan masih berjalan. Polisi akan terus mengembangkan keterangan yang diperoleh untuk mengungkap perkara tersebut secara utuh.

“Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan penyidikan,” tegasnya.

Polres Gresik mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan tindak pidana untuk segera melaporkannya kepada kepolisian melalui layanan Call Center 110.

Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan Lapor Cak Rama Polres Gresik melalui WhatsApp di nomor 0811-8800-2006. Layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Cemburu, Perempuan Muda Diduga Habisi Bos Toko Bangunan di Gresik Selengkapnya