Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Pasar komoditi sarang burung walet (SBW) tujuan Tiongkok cukup menjanjikan. Persyaratan rigit membuat para pengusaha SBW kesulitan masuk pasar Tiongkok. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan  permasalahan kesulitan pasar ekspor itu telah dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet bersama Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut Presiden Jokowi, SBW adalah salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis besar dan dapat mensejaterahkan masyarakat.

“Oleh karena itu pemerintah mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong upaya agar permodalan bisa diberikan melalui berbagai hal,”kata Ma’ruf Amin ketika bertemu 29 UMKM di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik pada Jumat, 30 September 2022. Dalam dialog di salah perusahaan pengolahan SBW, PT Husein Alam Indah (HAI) di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu, Wapres Ma’ruf Amin didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kiai Ma’ruf mengaku  mendengar beberapa sebab yang membuat sulitnya SBW produksi Indonesia ke pasar Tiongkok. Diantaranya, perbedaan khasiat. Namun, pada dialog ini, dirinya menemukan bahwa bukan khasiatnya yang menjadi patokan. 

“Memang untuk harga SBW yang potensial itu di RRC (Republik Rakyat China/Tiongkok) saja. Namun memang persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar sulit. Sehingga yang bisa masuk itu hanya yang memiliki kualifikasi tertentu dan jumlahnya tidak terlalu banyak. Bahkan, banyak juga tidak bisa masuk saya tanya itu karena memang khasiatnya berbeda. Tetapi ternyata itu bukan soal khasiat, melainkan adanya perbedaan warna,”ujarnya menjelaskan.

Untuk diketahui, Indonesia adalah produsen SBW terbesar di dunia. Sekitar 80% SBW adalah hasil produksi Indonesia. Dimana 30-40% pengusaha walet di dalamnya berasal dari Jatim. Data Kementerian Perdagangan, produksi walet di Indonesia mencapai 1.500 ton/tahun. Sedangkan yang bisa masuk pasar Tiongkok secara direct hanya 360 ton. Sementara sisanya, bisa masuk pasar Tiongkok namun harus lewat negara lain.

Saat ini, “hanya” 30 perusahaan yang bisa menembus pasar Tiongkok. Negara tetangga Malaysia yang telah memiliki 60 perusahaan yang mampu menembus pasar Tiongkok.

“Inilah yang menjadi fokus perhatian pemerintah yakni untuk memajukan industri Walet di Indonesia. Baik dalam pengelolaan pengolahan maupun dalam arti pemasaran. Kita akan bantu dengan pemikiran strategis untuk cari jalan keluarnya,”kata Ma’ruf. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen mendorong UMKM naik kelas. Produk UMKM bisa ekspor. Pemkab Gresik telah memiliki klinik ekspor, serta kemudahan proses perizinan. Klinik ekspor ini memberikan pendampingan kepada UMKM untuk mengurus perizinan dan legalitas usaha. 

Mulai dari sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengajuan merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa diurus secara online.

“Bersama Bea Cukai kami saat ini melakukan pendampingan terhadap peternak SBW dan  UMKM lewat program Klinik Ekspor. Tujuannya agar peternak dan pengusaha SBW  Gresik mampu menembus pasar global,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2021, nilai ekspor Gresik hanya USD 6.920,51. Pada periode tahun ini, nilai ekspor UMKM menjadi USD 34.154,56.Ada 21 UMKM yang sudah melakukan ekspor, salah satunya adalah UMKM Birdnestjoy milik Uly Darojah yang bergerak di sektor minuman kesehatan dari sarang burung walet. Lewat Klinik Ekspor per Oktober 2021, Birdnestjoy telah ekspor ke Hongkong dengan total transaksi Rp 800 juta. (yad)

Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

Program Sekolah Makmur, Inisiasi Petrokimia Gresik Berangkatkan 30 Taruna Makmur, Menteri BUMN Mengapresiasi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik meresmikan program “Sekolah Makmur” pada Jumat, 30 September 2022. Menandai program yang diinisiasi oleh perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu memberangkatan 30 Taruna Makmur ke berbagai daerah, dari Gresik, Jawa Timur.

Program inisiasi Petrokimia Gresik ini merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang pertanian sekaligus menjadi komitmen peningkatan layanan bagi para petani di berbagai daerah.

Secara virtual, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo. Untuk itu, ia mengapresiasi inisiatif Sekolah Makmur yang dilaksanakan oleh Petrokimia Gresik sebagai komitmen peningkatan layanan dalam mendorong tingginya produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Kita harus bisa menjalankan program Makmur yang saat ini kita perluas pemahaman dan kontribusinya, hingga ada regenerasi pejuang pertanian melalui penempatan Taruna Makmur. Saya titipkan tanggung jawab dan tugas dari program Makmur di wilayah kerja seluruh Indonesia melalui sinergi dan kolaborasi yang kompak di lapangan, dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia berkelanjutan,” tandas Menteri BUMN.

Makmur sendiri berawal dari Project Agrosolution yang diinisiasi Pupuk Indonesia, yang kemudian diadopsi oleh Kementerian BUMN dan digulirkan menjadi program nasional sejak Agustus 2021. Baik Makmur maupun Agrosolution, merupakan program yang menciptakan ekosistem pertanian komprehensif. Mulai dari penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, jaminan asuransi, dan ketersediaan pupuk. Juga, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker sehingga memberikan jaminan produktivitas dan kesejahteraan bagi petani.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, Sekolah Makmur sejatinya memang digagas untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Makmur Kementerian BUMN dan Project Agrosolution Pupuk Indonesia Grup. Dimana melalui Sekolah Makmur, Petrokimia Gresik berupaya mencetak SDM unggul bidang pertanian yang disebut dengan Taruna Makmur untuk ditempatkan di berbagai daerah.

“Program ini, merupakan salah satu implementasi dari strategi customer intimacy Petrokimia Gresik dalam menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan yang selama ini dialami petani,”ujar Dwi Satriyo.

Dalam pelaksanaannya, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan sejumlah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) memberikan kesempatan bagi mahasiswa aktif Polbangtan untuk mengikuti program ini. Pada Batch I, sebanyak 30 peserta terpilih menjadi Taruna Makmur, yang berasal dari Polbangtan Malang, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, dan Polbangtan Bogor. 

Sebelum diberangkatkan, Taruna Makmur telah menjalani masa induksi atau pembekalan materi, serta pembinaan mental dan fisik selama 10 hari mulai 12 – 21 September 2022.

Adapun program induksi difokuskan pada pengetahuan tentang perusahaan, budidaya tanaman, pemasaran, communication skills, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta distribusi pupuk dan teknik sosialisasi. Sementara, pembinaan mental dan fisik dilakukan untuk meningkatkan daya juang Taruna Makmur dalam menghadapi berbagai kendala saat menjalankan tugasnya di lapangan.

“Saat ini, puluhan Taruna Makmur siap diberangkatkan ke berbagai wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Taruna Makmur, nantinya akan berperan dalam pendampingan administrasi dan operasional budidaya pertanian di daerah selama enam bulan, untuk mendukung peningkatkan produktivitas serta pendapatan petani yang menjadi mitra Program Makmur maupun Project Agrosolution,” tandasnya.

Selain mengoptimalkan pelaksanaan Program Makmur dan Project Agrosolutions, Sekolah Makmur juga menjadi salah satu upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong regenerasi petani di tanah air. Seperti diketahui, Petrokimia Gresik senantiasa aktif melibatkan generasi muda dalam upaya optimalisasi sektor pertanian, salah satunya melalui kegiatan Jambore Petani Muda yang diselenggarakan setiap tahun, dan kali ini melalui Sekolah Makmur.

“Melalui program ini, kami mengajak generasi muda untuk melihat langsung betapa besar potensi sektor pertanian jika dikelola dengan optimal. Hal ini diharapkan akan menjadi magnet bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” imbuh Dwi Satriyo.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertanian Idha Widi Arsanti mengungkapkan, Kementerian Pertanian telah menetapkan arah kebijakan pembaruan pertanian yaitu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Oleh karena itu, pihaknya terus konsisten melakukan upaya-upaya untuk mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian, serta berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk BUMN, dalam hal ini Petrokimia Gresik, untuk menghasilkan strategi dan langkah-langkah konkret dalam penguatan SDM pertanian.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Petrokimia Gresik kepada Polbangtan, dimana anak-anak kami sudah dipercaya untuk ikut serta dalam Sekolah Makmur dan menjadi taruna, ini luar biasa,” ujarnya.

Terakhir, ia berpesan kepada para mahasiswa Polbangtan yang terpilih menjadi Taruna Makmur agar kesempatan yang mereka peroleh ini dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas menjadi pengusaha pertanian milenial. (yad)

Program Sekolah Makmur, Inisiasi Petrokimia Gresik Berangkatkan 30 Taruna Makmur, Menteri BUMN Mengapresiasi  Selengkapnya

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat, angka kemiskinan Kabupaten Gresik saat ini mencapai kurang lebih 12,42% atau sekitar 153.600 orang dari 1,28 juta warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang miskin. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Dinas Sosial (Dinsos) Gresik bekerjasama dengan puluhan organisasi perempuan di Gresik untuk melakukan percepatan pendataan warga miskin.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan pemadanan Data Terpadu Kemiskinan Nasional (DTKS) di aula Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 30 September 2022. 

Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah menginginkan, organisasi perempuan ini dapat membantu mengawal pendataan di desanya masing-masing. Pasalnya di lapangan banyak terjadi penyelewengan data antara yang miskin dengan yang tidak.

“Nah bantuan tersebut kita mengacunya pada data BPS, maka saya dan Bu Ummi (dr Umi Khoiroh, Kadinsos Gresik,Red) ini butuh bantuan organisasi perempuan ini untuk bisa mengetahui mana yang benar-benar butuh dan tidak, sehingga nanti angka kemiskinan akan cepat turun,”ujar wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Pada awal Oktober 2022, lanjutnya, Bu Min akan ada pendataan terpadu untuk memperbarui data kemiskinan yang ada saat ini. “Data DTKS ini akan menjadi acuan dalam menerima bantuan, nah bulan Oktober nanti akan ada pendataan untuk mendapatkan bantuan selama 1 tahun kedepan,”ucapnya. Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, serta 40 peserta yang tergabung dalam 30 organisasi perempuan Gresik. Diantaranya, PKK, Fatayat NU, IWAPI, KOPRI, dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menyampaikan, agenda kali ini akan berfokus pada program sosialisasi dari Dinsos terkait pendataan kemiskinan dan langkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu sendiri.

“Jadi nanti kita akan fokus gencar sosialisasi pendataan kemiskinan di Gresik, program PKH inklusif, dan jika tidak ada halangan pada 1 Oktober nanti (besok) akan diluncurkan Universal Health Coverage (UHC), yang mana UHC ini untuk mencover warga miskin yang sama sekali belum terdaftar di BPJS,”ucapnya. (yad)

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan Selengkapnya

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56

GRESIK,1minute.id – Kementerian Keuangan menyebut sebanyak 21 produk UMKM Gresik naik kelas. Go internasional. Kinerja positif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi Bea Cukai dalam wadah klinik ekspor itu diganjar sebuah penghargaan oleh Kementerian Keuangan. Penghargaan itu diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dari Kepala Perwakilan Kementrian Keuangan Jawa Timur P.M John L. Hutagaol di Surabaya pada Rabu, 28 September 2022.

Dalam paparannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, Diskoperindag Gresik mencatat pertumbuhan ekspor yang signifikan setelah adanya pendampingan dari klinik ekspor. Pada  2021, nilai ekspor Gresik “hanya” USD 6.920,51. Periode yang sama tahun ini nilainya meningkat menjadi USD 34.154,56 atau sekitar Rp 519.149.312 ( kurs 1 USD sama dengan Rp 15.181,55 per 29 September 2022).

Lebih lanjut, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menambahkan, dalam pendampingan UMKM dengan Klinik Ekspor harus melalui beberapa prosedur. Namun demikian, bukan berarti hanya UMKM tertentu saja yang bisa dikembangkan. Namun semua UMKM kriteria yang cocok dan potensi yang valid maka tentu saja bisa dilakukan.

“Kami mengedukasi ke masyarakat ini harus cerdas memilih suatu usaha, peran Diskoperindag kita ini yang turun ke bawah. Bagaimana menciptakan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, potensinya ada peluangnya ada, baru kita dorong,”ungkap mantan Ketua k

“Kita turun ke pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perijinannya, Nomer Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga alhamdulillah bisa berjalan,”imbuh Ketua 

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. Dari produk yang dikembangkan tersebut, hampir semuanya adalah produk dari desa. Mulai dari sektor perikanan sampai perkebunan. Ini menarik perhatian Presiden Indonesia Joko Widodo untuk membuat food estate saat berkunjung di Gresik beberapa waktu yang lalu.

Paparan tersebut disampaikan di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Wakil Menteri Keuangan Oza Olivia, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto, dan seluruh kepala daerah se-Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program percepatan ekonomi nasional. Menurutnya, lewat UMKM akan dapat menjadi gravitasi baru dalam peningkatan perekonomian masyarakat luas. Gubernur Khofifah juga mengungkapkan tantangan kedepan para pengusaha adalah digital marketing. Dimana menurutnya 99% UMKM dan sejenisnya akan bertransformasi menjadi via online.

“Nah, kalau 2030 UMKM dunia 99% akan bersifat online, maka literasi digital adalah sebuah kebutuhan. Tadi Gus Yani itu sudah sangat maju dengan proses yang dilakukan,”kata Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengatakan, dengan 227 juta penduduk Indonesia maka itu akan menjadi pasar yang luar biasa besar bagi masyarakat lokal. Tinggal sinergi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan hal tersebut pada UMKM.

Di tempat yang sama, Uli Darojah, pemilik UMKM Gresik Birdnestjoy mengatakan, usaha sarang burung walet yang digelutinya saat ini merupakan sebuah peluang saat pandemi Covid-19. Dalam perjalanannya, ia juga mengaku mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten Gresik. Di antaranya pengurusan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan NIB Ekspor.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Gus Yani melalui Dinas koperasi usaha mikro dan Bea Cukai Gresik. Kami banyak mensupport mulai dari kelengkapan izin legalitas, NIB, dan mencari market pasar,”ucapnya.

Ditambahkan, melalui klinik ekspor dirinya dapat mengikuti Bisnis Matching dengan beberapa negara dan kota di dunia, antara lain Hongkong, China, Singapura, dan Jepang. “Alhamdulillah bulan Oktober 2021 kemarin kami berhasil ekspor ke Hongkong dengan nilai total transaksi Rp 800 juta,”pungkasnya.(yad)

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56 Selengkapnya

Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng

GRESIK,1minute.id – Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menggelar rekonstruksi dugaan pembunuhan Elly Prasetya Ningsih, 42, pada Rabu, 28 September 2022.

Rekonstruksi dilakukan di dua tempat kejadian perkara (TKP) itu dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. Dua TKP itu adalah rumah korban di Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dan, TKP kedua adalah tempat pembuangan korban Elly ditemukan dalam tas di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

Ada sebelas adegan yang peragakan oleh tersangka Hendra Setiawan, 42, suami siri korban. Selama rekonstruksi mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB, tersangka Hendra Setiawan didampingi pengacaranya, Sulton Sulaiman. Sedangkan, korban pembunuhan penyidik menggunakan manekin. 

Menurut Sulton Sulaiman, dalam rekonstruksi itu terungkap tidak ada adegan tersangka Hendra Setiawan melakukan aksi kekerasan hingga mengakibatkan korban Elly, istri siri yang telah memberikan satu momongan berusia 3,5 tahun itu meninggal. Yang ada dalam rekonstruksi itu, adalah tersangka Hendra Setiawan membawa korban dalam kamar dalam kondisi sudah meninggal. Tersangka kemudian memasukkan dalam tas kemudian membuang korban di area persawahan yang sepi di Desa Gluranploso. 

Adegan kedelapan, tersangka meletakkan tas plastik berisi jenazah korban di bagian depan sepeda motor. “Adegan terakhir atau kesebelas tersangka membuang korban ke area persawahan di Benjeng,”ujar pengacara tersangka, Sulton Sulaiman pada Rabu, 28 September 2022. Menurut Sulton, selama rekonstruksi tersangka lancar dalam memperagakan adegan demi adegan. “Apa yang diperagakan klien dalam rekonstruksi tadi sama dengan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP),”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki mengatakan, rekontruksi ini dilakukan 11 adegan. Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi. Pertama di rumah tersangka yang tinggal bersama korban. Kemudian lokasi pembuangan korban. “Sejauh ini, motif pembunuhan masih dalami. Sebab tersangka belum buka apa motifnya membunuh istri sirinya itu,”katanya kepada wartawan.

Menurut Wahyu, rekontruksi ini dilakukan untuk meyakinkan apa yang telah disampaikan oleh tersangka. Jika misalnya ada kebohongan atau alibi yang disampaikan oleh tersangka, maka akan terlihat dalam rekonstruksi ini. “Korban dibunuh di ruang tamu. Kemudian dibawa ke kamar masih dalam keadaan bernyawa. Namun saat dimasukan kedalam tas, korban sudah tak bernyawa,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan, korban didalam tas dengan keadaan posisi kaki ke atas kepala dibawah. Kemudian pantat diatas. Penyebab kematian korban ada luka memar dibagian belakang kepala. “Niat membuang mayat ini, tujuannya agar korban diketahui oleh keluarganya,”pungkasnya.

Seperti diberitakan, warga Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng gaduh pada Rabu, 7 September 2022 sekitar pukul 08.00 WIB. Warga gaduh karena menemukan mayat tanpa identitas  dalam tas. Kondisi mayat bau. Diduga lebih dari sehari. Polisi berhasil mengungkap 

identitas mayat itu.  Ia bernama Elly Prasetya Ningsih, 42 tahun. Korban kelahiran Yosowilangon, Lumajang. Hasil otopsi Elly diduga korban pembunuhan. Pelakunya diduga adalah suami siri korban Hendra Setiawan (HS), 43 tahun.

Tersangka dibekuk anak buah Iptu Wahyu Rizki Saputro di Surabaya pada Minggu malam, 11 September 2022. “Hasil penyelidikan dilakukan oleh Satreskrim Polres Gresik, mayat ditemukan di Desa Gluranploso itu korban pembunuhan,”ujar AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro di Mapolres Gresik pada Senin, 12 September 2022. (yad)

Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng Selengkapnya

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pudak, salah satu makanan khas Gresik. Mayoritas warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pernah mencicipi pudak. Kini, pudak memiliki kaya rasa. Puduk putih berbahan beras Ketan ; pudak coklat-biasa disebut-Pudak Sagu dan Pudak Hijau atau pudak rasa pandan. 

Namun, tidak semua orang mengetahui bagaimana cara membuat, kemudian memasarkannya. Nah, UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan pengetahuan sejak dini kewirausahaan kepada peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim  menggelar projek profil Pelajar Pancasila. Acara bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudaj Sari Kelapa Pudak yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu.

Pesertanya adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 255 siswa. Pembelajaran kewirausahaan dipusatkan di halaman sekolah. Suasana pun riuh. Karena peserta antusias mengikuti pembelajaran itu. 

Menurut Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, pembelajaran kewirausahaan ini bertujuan membekali siswa menjadi wirausahawan milenial yang Tangguh. Di UPT SMPN 2 Gresik terdapat program tema Ajar, salah  satu tema utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka adalah kewirausahaan. 

“Kegiatan ini mencakup yang dibutuhkan untuk menciptakan peluang kegiatan  kewirausahaan adalah suatu sikap pemberani untuk mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud,”kata Salim pada Rabu, 28 September 2022.

Dengan kegiatan tema kewirausahaan, imbuhnya, dilakukan oleh siswa mengambil risiko dengan penuh perhitungan, mampu memanfaatkan peluang, komunikatif, mampu memasarkan, mampu bernegosiasi. Seseorang berjiwa diharapkan dengan  kegiatan P5 ini kewirausahaan diharapkan memiliki kualitas dasar untuk siswa SMPN 2 Gresik yakni :

PAPARAN : Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim (kanan) ketika mendampingi fasilitator memberikan pelatihan kewirausahaan membuat Pudak, makanan khas Gresik kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 28 September 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Daya Pikir

Dengan kualitas dasar “daya pikir kewirausaan” dimiliki karakteristik yakni  berpikir: kreatif, inovatif, orisinil, divergen, mengembangkan. Pionir berpikir: menciptakan produk dan layanan baru, memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, menganalisis sebab akibat, menemukan sistem, sebagai agen perubahan, memikirkan masa depan, berintuisi tinggi, terampil mengambil keputusan, berpikir maksimal, positif dan versaitas berpikir sangat tinggi.

Daya Hati

Kualitas dasar daya hati kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut, memiliki prakarsa (inisiatif) tinggi: ada keberanian moral untuk mengenalkan hal-hal baru, proaktif, selalu ingin mencari perubahan yang lebih baik, tidak pernah merasa puas, terus menerus melakukan inovasi dan improvisasi demi perbaikan selanjutnya, dan keinginan menciptakan sesauatu yang baru.

Berintegritas tinggi: gigih, tekun, sabar, bekerja keras, pantang menyerah, dan berkomitmen tinggi, selalu menginginkan tantangan baru, selalu membangun keindahan cita rasa melalui seni, bersikap mandiri, selalu berusaha menciptakan dan meningkatkan nilai tambah sumberdaya.

Berani mengambil risiko: Berani berbeda, pro kepada perubahan dan tidak menyukai kemapanan, memiliki motivasi dan spirit untuk maju sangat kuat dilandasi oleh hubungan interpersonal bagus, pandai bergaul dan supel atau luwes dalam pergaulan, terarah pada tujuan akhir bukan tujuan sesaat.

Memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang lain: melakukan apa saja yang terbaik, tidak suka mencari kambing hitam, membangun teamwork yang kompak, cerdas, dinamis, harmonis, dan lincah.

Melakukan  perbaikan secara terus menerus: mau memetik pelajaran dari kesalahan, dari kesuksesan, dan praktik-praktik yang baik, percaya diri dalam menciptakan peluang, memiliki daya saing tinggi tetapi mendasarkan pada nilai solidaritas, agresif/ofensif, humanis, terbuka terhadap umpan balik.

Daya Fisik

Kualitas dasar daya fisik kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut: menjaga kesehatan secara teratur, memelihara stamina tubuh dengan baik, memiliki energi yang tinggi, dan memiliki kebahagiaan hidup.

“Untuk menjadi wirausahawan harus memiliki disiplin, komitmen tinggi, jujur,  kreatif/Inovatif, mandiri dan realistis ,”kata Salim. (yad)

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik  Selengkapnya

Cegah Persoalan Hukum dan Gangguan Distribusi Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Kolaborasi dengan Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id – Setelah menggandeng Polda Jawa Tengah untuk pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kini, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. MoU dengan korp Adhyaksa ini, tentang koordinasi dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, untuk pengamanan penyaluran pupuk bersubsidi, serta bantuan hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dengan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Muhammad Hamdan S.,, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan perpanjangan kerja sama ini sebagai langkah optimalisasi perusahaan dalam melaksanakan tugas penyaluran pupuk bersubsidi. Perusahaan senantiasa memastikan ketersediaan stok pupuk sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendag) dan menjamin kualitas pupuk di gudang-gudang penyangga dan kios-kios pertanian agar pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, Tepat Waktu).

“Untuk itu dalam kerja sama ini juga menjadi upaya PT Petrokimia Gresik dalam rangka memperkuat pengawasan dan pengamanan kegiatan pendistribusian dan penyaluran pupuk di wilayah Gresik,”tandas Dwi Satriyo.

Ia menyadari, dalam melaksanakan amanat pemerintah penyaluran pupuk bersubsidi dan menjalankan bisnis perusahaan, tentu tidak lepas dari risiko dan persoalan hukum yang mungkin timbul sebagai akibat dari operasional perusahaan.Dengan penandatanganan ini, Dwi Satriyo berharap permasalahan hukum perusahaan yang muncul dapat kita atasi bersama sehingga tidak mengganggu operasional perusahaan. 

PT Petrokimia Gresik merupakan Objek Vital Nasional yang operasional produksinya tidak boleh berhenti dalam rangka menjaga katahanan pangan nasional.

Sementara itu, kerja sama ini merupakan kerja sama perpanjangan dari nota kesepahaman sebelumnya. PT Petrokimia Gresik bersama Kejari Gresik telah berkolaborasi seperti yang tertuang dalam Nota Kesepahaman ini sejak 2016. Sedangkan untuk penguatan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Petrokimia Gresik sebelumnya juga menjalin kerja sama dengan Polda Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, dan Kejati Jawa Timur.

“Kami akan banyak menggandeng banyak pihak untuk meningkatkan pengawasan pupuk bersubsidi. Semakin banyak pihak yang proaktif maka pengawasannya akan semakin ketat,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Cegah Persoalan Hukum dan Gangguan Distribusi Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Kolaborasi dengan Kejari Gresik  Selengkapnya

Warga Was-was Proyek Revitalisasi Kawasan Heritage, Jalan Malik Ibrahim Belum Kelar, Menjelang Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi kawasan heritage, Gresik Kota Lama (GKL) terus di kebut. Ada enam ruas jalan yang sedang dalam perbaikan itu. Yakni, Jalan Basuki Rahmat ; AKS Tubun ; Agus Salim ; KH Zubair, Setiabudi dan Jalan Malik Ibrahim. 

Revitalisasi enam ruas jalan bernilai historis itu bagian dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Penataan ini di gadang-gadang bisa merubah wajah kawasan heritage di GKL. GKL lebih ciamik. Enak di pandang mata. Namun, pelaksanaan pekerjaan tidak kunjung kelar membuat sejumlah warga mulai was-was. Ngecemes karena khawatir. Terutama warga Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Sebab, dalam waktu dekat warga setempat memiliki gawe besar. Yakni, Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim. Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Indonesia. Acara tahunan setiap 12 Rabiul Awal atau bertepatan 8 Oktober 2022 nanti itu diprediksi akan menyedot ribuan warga. Mereka tidak hanya dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Namun, umat muslim di nusantara. Sebab, mereka rindu karena tahun lalu, haul ke-621 Syekh Maulana Malik Ibrahim digelar sederhana karena wabah pandemi Covid-19. 

“Kalau kondisi jalan seperti ini akan mengganggu kekhusyukan jemaah,”ujar seorang warga Jalan Malik Ibrahim ditemui 1minute.id pada Selasa, 27 September 2022. Kekhawatiran warga setempat itu berasal. Sebab, revitalisasi Jalan Malik Ibrahim, Gresik sempat molor dari rencana. Merujuk pada papan pengumuman yang dipasang di jalan itu, revitalisasi jalan itu seharusnya kelar 19 Agustus 2022. 

KONDISI TERKINI : Revitalisasi kawasan heritage di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Selasa, 27 September 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bunyi lengkapnya begini : 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Jawa Timur. Satker: Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur. Nama Pekerjaan: Peningkatan Kualitas Utilitas Permukiman Kumuh Pesisir Timur Sekmen Heritage Gresik. 

Waktu Pelaksanaan: 240 hari kalender ( 23 Desember 2021 – 19 Agustus 2022). Penyedia Jasa  : PT Widya Satria. Sedangkan, Konsultan pengawasan :  PT Prospera Consulting Enggineers 

Berdasarkan penguman itu, pekerjaan telah molor lebih dari sebulan. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id pada Selasa, 27 September 2022, pekerjaan keramik trotoar jalan telah rampung. Pemasangan lampu penerangan belum seluruhnya kelar.  Sedangkan, pekerjaan paving jalan masih sebagian kecil dikerjakan. Tumpukan batu paving tersebar sejumlah titik. Jalan pun berdebu bila kendaraan berlalu-lalang. 

Kondisi jalan berdebu dan tumpukan batu paving di sisi barat jalan itu berpotensi mengganggu jemaah mengikuti Haul ke-622 Malik Ibrahim pada 8 Oktober 2022 nanti. 

Kepala Dinas Cipta Karya ,  Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan pihak terkait. “Akan dikondisikan,”kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa, 27 September 2022. (yad)

Warga Was-was Proyek Revitalisasi Kawasan Heritage, Jalan Malik Ibrahim Belum Kelar, Menjelang Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Selengkapnya

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM

GRESIK,1minute.id – Pasar Rakyat dan Festival Santri 2022 di Alun-alun Sidayu berakhir Minggu malam, 25 September 2022. Ribuan warga tumplek-blek di Alun-alun yang legendaris peninggalan Kanjeng Sepuh itu. 

Ribuan warga itu memenuhi Alun-alun Sidayu untuk mengikuti rangkaian menyambut Hari Santri Nasional dan Satu Abad Nahdlatul Ulama itu yang dihelat oleh Gerakan Pemuda (Ansor) Gresik itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta sejumlah tokoh agama lainnya. 

Diantaranya, Ketua PC GP Ansor Gresik, Abdul Rokhim, Rois Syuriah MWC NU Sidayu KH. Muhammad Farhan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Sidayu KH. Solikhul Hadi, Ketua LBM PCNU Gresik H. Fatoni, Ketua Rijalul Ansor Gresik Agus Atta Nugraha, Bendahara GP Ansor Gresik M. Syahrul Munir, Kasatkorcab Banser Ansor Gresik Hasbi Wakafa dan undangan lainnya.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pasar rakyat selama sepuluh hari ini perputaran ekonominya luar biasa. Masyarakat Sidayu dan sekitarnya setiap hari memenuhi Alun-alun Sidayu untuk belanja kebutuhan pokok dan kuliner. “Beberapa pedagang saya tanya tadi mengaku dagangannya laris manis, semoga ini menjadi awal yang baik untuk menata ekonomi masyarakat Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Wabup berharap, acara seperti ini lebih sering diadakan karena sangat baik terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama GP Ansor selaku panitia penyelenggara yang telah ikut membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi,”katanya. 

“Melalui kegiatan pasar rakyat ini diharapkan dapat menggairahkan kembali perekonomian para pelaku UKM. Kegiatan pasar rakyat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membina pelaku UKM yang ada di Kabupaten Gresik,”imbuhnya.

Wabup menambahkan, jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), akan punya gawe besar. Sidayu, sebagai pusat kegiatan akan kedatangan tamu setidaknya 50 ribu orang ulama dan habaib se- Jawa Timur. Satu Abad Nahdlatul Ulama digelar di Alun-alun Sidayu. 

Dalam penutupan pasar rakyat, dan Ansor Gresik bersholawat, sambut Hari Santri Nasional (HSN) dan satu abad NU, dimeriahkan oleh kehadiran Habib Hanif Al Haddad, diiringi oleh Hadrah asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Ulum Dukun. (yad)

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM Selengkapnya

Kejar Capaian UHC 98 Persen, Komisi IV DPRD Gresik Desak 3 OPD Segera Selesaikan Tumpang Tindih NIK

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi warga Gresik berobat cukup membawa e-KTP bisa terealisasi. Program Universal Health Coverage (UHC) sudah mencapai 80,7 persen. Target Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik UHC mencapai 98 persen tahun ini. Artinya, masih kurang 17,3 persen. 

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Gresik Jumanto, realisasi capaian UHC 98 persen akan bisa tercapai bila organisasi perangkat (OPD) Pemkab Gresik bekerja ekstra keras. Pasalnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang belum terselesaikan. Padahal, sisa waktu kurang 4 bulan lagi. Persoalan itu, kata politisi dari PDI-P adalah adanya anomali data kependudukan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ia mencontohkan anomali data itu adalah masih adanya nomor induk kependudukan (NIK) yang tumpang-tindih.”Kondisi ini (anomali data NIK,Red) harus segera diselesaikan,”kata Jumanto ditemui disela pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Gresik di kantor DPC PD-P Gresik pada Minggu, 25 September 2022.

Bagaimana cara menyelesaikan? Kandidat Doktoral dari Universal Instute of Professional Manajement (UIPM) Selangor, Malaysia ini meminta percepatan koordinasi tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gresik , Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

“Karena ini (UHC,Red) adalah visi-misi Bupati yang harus diselesaikan tahun ini,”kata Jumanto. Terkait anggaran, kata Jumanto, DPRD Gresik telah menyetujui penambahan anggaran dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2022 sebesar Rp 25 miliar. 

Anggaran murni APBD 2022 sebesar Rp 42 miliar. Anggaran yang terserap sebesar Rp 41 miliar dengan capaian program UHC sebesar 80,7 persen. “Kekurangan anggaran itu sudah dialokasikan melalui P-ABPD 2022,”tegasnya. 

Komisi IV DPRD Gresik, tambah Jumanto, dalam waktu dekat akan menggundang tiga kepala OPD untuk rapat koordinasi. “Ini kami lakukan agar bisa melaksanakan percepatan program UHC ini,”katanya. Mengapa Komisi IV DPRD Gresik mendorong program capaian program UHC ini? “Program ini bisa terealisasi warga yang berobat cukup bawa KTP. Karena kita sudah kerjasama dengan BPJS Kesehatan,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali menegaskan pihaknya bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah berkomitmen untuk terus memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Nawa Karsa. Salah satunya adalah dengan program Universal Health Coverage (UHC) yang bisa dilaksanakan tahun ini.

“UHC merupakan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik yang dengan mudah bisa di akses hanya dengan menunjukkan KTP Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Gresik pada Senin, 5 September 2022. (yad)

Kejar Capaian UHC 98 Persen, Komisi IV DPRD Gresik Desak 3 OPD Segera Selesaikan Tumpang Tindih NIK Selengkapnya