Hari Kesehatan Nasional, Kolaborasi IIDI-Dinkes Gresik Gelar Gelar Lomba Kader Kesehatan Remaja 

GRESIK,1minute.id – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik bersama Dinas Kesehatan Gresik menggelar Lomba Kader Kesehatan Remaja (KKR) di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 22 November 2025.

Lomba KKR diikuti pelajar dari jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas  sederajat se-Kabupaten Gresik untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025. HKN yang diperingati setiap 12 November, memasuki 61 tahun ini mengusung tema besar “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Kader KKR adalah peserta didik yang dipilih untuk membantu meningkatkan kesehatan di lingkungan sekolah dan sekitarnya, dengan menjadi promotor, motivator, dan pelaksana upaya kesehatan. 

Seperti di ketahui, KKR dilatih untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kesehatan, seperti penyuluhan, konseling sebaya, serta pemecahan masalah kesehatan pada teman sebayanya, keluarga, dan lingkungan sekolah. Program ini bertujuan untuk mengembangkan generasi muda yang peduli dan berperilaku hidup sehat. 

Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik dr. Titin Ekowati mengatakan bahwa peran IIDI dalam lomba Kader Kesehatan Remaja (KKR) ini untuk mendukung penuh giat dalam rangka memperingati hari kesehatan Nasional ke-61. Peran lainnya, dikarenakan anggota IIDI juga ada yang ahli dalam bidang nutrisi, sehingga masing-masing anggota berperan juga sebagai juri.

“Kebetulan anggota IIDI juga ada yang seorang dokter, ahli nutrisi, mereka sebagai juri UKS dan juri untuk presentasi anak-anak,” ucap Titin yang juga Ketua Biro Hukum, Pembinaan, dan Pembelaan Anggota (BHP2A) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik ini. 

Lomba KKR ini, ia melanjutkan IIDI berkolaborasi dengan Dinkes Gresik agar berjalan dengan baik, sehingga bisa menjadi kader kesehatan yang benar-benar kompeten di masa depan. Jadi KKR ini adalah mewujudkan generasi muda yang bisa menolong diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar dalam menanamkan hidup sehat. Mereka agen perubahan untuk generasi yang sehat dan lebih baik.

“Peran kami mensupport anak-anak yang sudah di tunjuk sebagai kader kesehatan remaja di daerahnya di 18 kecamatan yang mengikuti lomba. Namun, lomba kali ini yang datang 14 kecamatan, dikarenakan 2 kecamatan di wilayah Bawean tak bisa hadir terkendala cuaca,” terang Titin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menerangkan pada lomba ini, para kader kesehatan menjalani berbagai macam ujian pengetahuan tentang kesehatan, mulai dari tes tulis, wawancara dan presentasi yang semuanya berkaitan dengan kesehatan.

“Pada tahap awal lomba, dilakukan tes tulis pengetahuan kesehatan untuk semua peserta, yang kemudian naik ke tahap berikutnya yakni tes wawancara, setelah itu tahap terakhir yakni para kader mengikuti tahap presentasi. Hingga KKR mana yang di nilai layak menjadi juara oleh juri,” katanya. 

Selain itu, Khusnah menambahkan tugas dan peran utama KKR yakni menjadi promotor kesehatan, menjadi penggerak dan motivator dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan di kalangan teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekolah. “Kader KKR bisa memberi penyuluhan, memberikan informasi tentang kebersihan, gizi, bahaya narkoba, dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Juga bisa menjadi konseling sebaya, membantu teman-temannya untuk menghadapi masalah kesehatan, termasuk kesehatan jiwa, dan memberikan rujukan ke pelayanan kesehatan jika diperlukan,” ucapnya. 

Setelah melalui serangkaian kegiatan, panitia Lomba KKR hasil kolaborasi IIDI Gresik dan Dinkes Gresik ini menetapkan KKR Kecamatan Panceng menjadi juara 1 tingkat SD/MI dengan skor 154,6, tingkat SMP/MTs diraih Kecamatan Benjeng dengan skor 140,5 dan tingkat SMA/MA di raih Kecamatan Cerme yang mengumpulkan skor 142. (yad)

Hari Kesehatan Nasional, Kolaborasi IIDI-Dinkes Gresik Gelar Gelar Lomba Kader Kesehatan Remaja  Selengkapnya

Diduga Pelaku TPKS ABK, Kakek 75 Tahun Ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik kembali mengamankan pelaku dugaan kekerasan seksual pada perempuan. Kali ini, kakek berusia 75 tahun asal Kecamatan Ujungpangkah yang digiring ke rumah tahanan Polres Gresik.

Sebelumnya, ayah melakukan rudapaksa kepada anaknya selama 4 tahun, sejak anak masih di bangku sekolah menengah pertama pada 2021. Sedangkan, kejadian di Ujungpangkah ini, korbannya, anak berkebutuhan khusus berusia 20 tahun. Dugaan kekerasan seksual terjadi di rumah kakek berinisial S itu. Pelaku dan korban bertetanga. 

Kronologi Kejadian, pada Selasa, 28 Oktober 2025 sekitar pukul 10.00 WIB korban bermain ke rumah pelaku. Bukan kali pertama korban yang ABK bermain ke rumah pelaku berinisial S, 75 tahun itu. Sebab, korban dan pelaku adalah bertetanga. Saat kejadian yang memilukan itu terjadi, rumah kakek S dalam kondisi sepi. Entah setan apa yang merasuki pikiran lelaki lanjut usia itu. Pelaku memberi uang Rp 2.000 kepada korban agar korban menurutinya.

Orang tua korban melihat anak gadisnya keluar dari kamar pelaku pun curiga. Apalagi selama dua hari pascakejadian, kondisi anak juga berbeda. Pada 30 Oktober 2025, orang tua korban melaporkan kejadian ke Polres Gresik dengan Nomor LP/B/278/X/2025/SPKT/POLRES GRESIK/POLDA JATIM, terkait dugaan pelanggaran Pasal 6C Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Berdasarkan laporan itu, tim yang dipimpin oleh Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadiwoso melakukan serangkaian penyelidik dan penyidikan. Berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti kemudian melakukan penangkapan terhadap terduga pelakunya, berinisial S, 75 tahun pada Jumat, 14 November 2025 sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah warung kopi di Kecamatan Ujungpangkah.

“Pelaku memanfaatkan kerentanan korban sebagai ABK yang dianggap tidak mampu melawan,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz pada Selasa, 18 November 2025. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah kaos lengan pendek warna abu-abu, satu buah rok warna biru, satu pasang sandal warna merah.

Tersangka dijerat dengan Pasal 6C UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp300 juta. Polres Gresik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama ABK yang lebih rentan menjadi korban.

Mengajarkan batasan tubuh kepada anak, agar berani menolak sentuhan yang tidak pantas.Waspada terhadap perubahan perilaku anak, seperti ketakutan, menarik diri, atau perubahan emosi. “Segera melapor ke kepolisian “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006 apabila melihat atau mengalami tindak pidana apa pun,” tutupnya. (yad)

Diduga Pelaku TPKS ABK, Kakek 75 Tahun Ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Gresik  Selengkapnya

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan evaluasi penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Pada Senin, 17 November 2025,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin rapat koordinasi dan evaluasi BOSDA jenjang SMP Negeri dan Swasta di Aula UPT SMP Negeri 22 Gresik.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaporan serta memperbaiki skema penyaluran BOSDA agar lebih tepat sasaran. Dalam arahannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan, perlunya pembaruan skema pembagian BOSDA yang selama ini diberikan secara merata kepada seluruh sekolah.

“Skema BOSDA yang merata selama ini perlu kita evaluasi kembali, karena setiap sekolah memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang membutuhkan dukungan lebih besar, ada yang kebutuhannya sudah mencukupi. Kami ingin penyaluran dana ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dihadapan seluruh perwakilan SMP Negeri dan swasta se-Kabupaten Gresik, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Negeri dan Swasta, para komite sekolah, serta bendahara BOS dari seluruh SMP se-Kabupaten Gresik itu.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola BOSDA secara lebih efektif dan berkeadilan. Selain itu juga menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Gresik yang akan terpengaruh akibat pemangkasan dana dari pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026, dana pusat untuk Kabupaten Gresik dipangkas setengah triliun. Namun kami pastikan, belanja yang bersifat langsung untuk masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami pengurangan,” tegasnya. 

Gus Yani juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan di tengah besarnya alokasi dana BOSDA yang dikelola daerah. “Harapan kami mutu kualitas pendidikan yang terus berkembang. Mengingat anggaran BOSDA yang begitu tinggi,” ungkapnya.

Rincian anggaran BOSDA disampaikan oleh Kabid Pengelolaan Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik M.Syifaul Qulub, sebagai berikut:

– SMP Swasta & MTs: Rp 20.661.400.000 (242 lembaga)

– SMP Negeri: Rp 14.597.490.000 (35 sekolah)

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, menuturkan bahwa masukan dari sekolah dan komite akan menjadi dasar peninjauan ulang skema penyaluran agar tidak lagi bersifat merata, tetapi berbasis kebutuhan riil satuan pendidikan. (yad)

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran  Selengkapnya

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti 

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan berinisial J menceburkan diri ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu malam, 16 November 2025. Perempuan berusia sekitar 30 tahunan diduga akan melakukan bunuh diri (bundir).

Namun, Sang khaliq berkehendak lain. Ia pun diselamatkan oleh para pemancing di sekitar lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 21.05 WIB, seorang pemancing bernama Irgi melihat ada seorang perempuan mencebur ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Melihat ada perempuan memakai jilbab warna merah yang belum diketahui identitas berada di tengah waduk, Irgi kemudian melaporkan call center 112 Pemkab Gresik. Sebelum, petugas rescue dari pos Damkar Menganti tiba di lokasi kejadian, sejumlah warga dan pemancing meminta kepada perempuan yang belakangan diketahui berinisial N, 30 tahun itu untuk menepi. 

Namun, para pemancing syok mengetahui jawabannya perempuan itu, “Aku wis kesel (Saya sudah capek),” kata petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menirukan ucapan Irgi, pelapor. 

Akan tetapi, para pemancing terus meneriaki agar perempuan itu segera menepi. Kepedulian para pemancing itu membuat hati perempuan itu luluh. Ia pun kemudian menepi. Saat menepi para pemancing menarik tubuh perempuan itu kemudian membawanya ke gazebo di dekat waduk itu. “Ketika tim rescue kami datang, wanita sudah diselamatkan oleh pemancing,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu malam, 16 November 2025. (yad)

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti  Selengkapnya

Gudang Penyimpanan Karet dan Minyak PT Ritek Energi Lestari Terbakar

GRESIK,1minute.id – Gudang pabrik PT Ritek Energi Lestari di Jalan Raya Metatu KM.07 Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad. 16 November 2025.

Asap hitam membumbung tinggi ke angkasa. Sebab, gudang pabrik itu menyimpan karet dan minyak. Tidak korban jiwa dalam kebakaran kali kelima di bulan November 2025 di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Menurut petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik kebakaran gudang penyimpanan karet dan minyak, PT Ritek Energi Lestari terjadi pada Ahad, 16 November 2025 sekitar pukul 08.09 WIB. Pagi itu, pengguna jalan melihat ada asap hitam membumbung ke angkasa dari dalam gudang berlokasi di Jalan Raya Metatu KM.07 , Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

“Gudang dalam kondisi tertutup. Karena tidak ada aktivitas pekerja. Libur hari Minggu,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Ahad, 16 November 2025. Petugas Pos Menganti yang lokasi terdekat peristiwa kejadian kebakaran meluncur ke lokasi. 

Sebanyak delapan personil dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB alias 30 menit pascamenerima laporan. “Kami juga mengerahkan dua mobil Damkar dari pos kota untuk mempercepat proses pemadaman,” imbuh mantan Asisten Pemerintah Sekretariat Daerah (Setda) Gresik itu. 

Butuh waktu lebih dari 3 jam petugas menjinakkan amuk si jago merah. Hampir seluruh isi gudang pabrik ludes terbakar. Dugaan awal kebakaran dipicu konsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran karena saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan,” tegas Suyono. (yad)

Gudang Penyimpanan Karet dan Minyak PT Ritek Energi Lestari Terbakar Selengkapnya

Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung

GRESIK,1minute.id –  Pagelaran Seniora di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 14 November 2025 berlangsung seru. Pagelaran yang memadukan seni, kebudayaan dan olahraga khas lokal kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik  untuk memperingati Hari Pahlawan ini menghadirkan bintang tamu, Denny Caknan.

Penyanyi dan pencipta lagu yang dikenal dengan lagu “Kartonyoni Medot Janji”, salah satu magnet dari pagelaran ini. Magnet lainnya, adalah apresiasi kepada maestro seni lukis Damarkurung almarhumah Mbah Masmundari. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, berkat lukisan Mbah Masmundari telah menaikkan citra Kabupaten Gresik dikancah nasional. Bahkan, Damarkurung telah masuk warisan budaya takbenda (WBTB) Indonesia. 

Sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan terhadap warisan budaya tersebut, Pemkab Gresik membagikan ribuan suvenir Damarkurung kepada pengunjung. Langkah ini menjadi simbol bahwa tradisi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dibawa pulang sebagai cahaya yang terus dijaga. Sebagai wujud penghormatan, panitia juga memberikan apresiasi kepada keluarga maestro Damarkurung. 

Lukis Damarkurung juga menjadi backdrop di pementasan Seniora menambah khazanah budaya di pagelaran terbesar Pemkab Gresik menjelang tutup tahun 2025 ini. “Semoga tahun depan, bisa tampil lagi di Gresik,” kata Denny Caknan yang kali pertama menghibur penggemar di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Bagi penyanyi dan pencipta lagu berusia 31 tahun kelahiran Ngawi adalah penampilan kali perdana. Sejumlah lagu hits antara lain, Sigar, Wirang hingga Kertonyono Medot Janji dan Kalih Welasku melantun dengan apik. Penonton pun ikut bernyanyi.

Selain dua magnet itu, Seniora Gresik 2025 juga menghadirkan momen makan gratis sebanyak 3.000 porsi, yang menyajikan kuliner khas Gresik seperti nasi krawu, pudak, dan kupat keteg. Jamuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus promosi cita rasa lokal. Penonton yang beruntung bisa membawa pulang doorprize sepeda motor dan hadiah lainnya. (yad)

Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung Selengkapnya

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen 

GRESIK,1minute.id – Tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean jebol. Panjangnya, sekitar 3 meteran. Akibat jebolnya tanggul di anak Kali Lomong, sejumlah desa di daerah aliran Kali Lamong banjir. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung tanggul yang jebol itu pada Jumat, 14 November 2025. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif berjanji akan membangun tanggul tersebut secara permanen. 

Wabup Alif menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus bergerak cepat melakukan penanganan darurat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial. Ia juga memastikan bahwa perbaikan tanggul akan dilakukan secara permanen agar kejadian serupa tidak berulang.

“Sebelumnya sudah kita perbaiki, namun jebol lagi. Begitu air benar-benar surut, alat berat akan masuk dan tanggul ini akan kita permanenkan,” ujarnya. “Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) dan saya terus memantau bersama BPBD dan Dinsos. Kondisi saat ini sebagian besar sudah mulai surut, tinggal sekitar 10–20 sentimeter. Jika hari ini tidak hujan, Insya Allah bisa surut total dan perbaikan segera dimulai,” tambahnya

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD  Gresik, banjir terjadi sejak Rabu, 12 November 2025 pukul 04.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi, drainase yang tidak memadai, serta meluapnya Kali Cermen. Banjir melanda beberapa kecamatan, yaitu Benjeng, Menganti, dan Kedamean.

Di Desa Glindah, jebolnya tangkis aliran Kali Cermen dengan kedalaman sekitar dua meter mengakibatkan genangan di jalan lingkungan serta menenggelamkan kurang lebih 70 hektare persawahan. Meski terjadi di beberapa titik, tidak ada laporan korban jiwa.

Sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Menganti juga terdampak, seperti Perumahan Oma Indah, Maharaja, dan Graha 2. Genangan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter, dengan beberapa warga harus dievakuasi ke tempat aman dan satu tenda darurat didirikan di Dusun Bibis, Desa Beton.

BPBD bersama pemerintah desa dan kecamatan hingga kini masih melakukan pemantauan, penyedotan air, evakuasi terbatas, serta penyaluran bantuan logistik. Upaya pemompaan oleh warga dan instansi terkait juga terus berlangsung di lokasi yang genangannya masih tersisa.

Untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, Dinas Sosial Gresik telah mendirikan dapur umum di Balai Desa Domas sejak kemarin. Bantuan makanan siap saji disalurkan setiap hari untuk memastikan warga yang rumahnya belum bisa ditempati tetap mendapatkan dukungan.

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak dan melakukan langkah mitigasi struktural agar masyarakat lebih terlindungi pada musim penghujan.

“Prioritas kita sekarang adalah memastikan keselamatan warga dan memperbaiki tanggul secara permanen agar lebih kuat menghadapi debit air di masa depan,” tegasnya. (yad)

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik  menyalurkan tunjangan alias insentif kehormatan kepada 1.100 khuffadz di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 14 November 2025.

Insentif tahap kedua ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Tahap pertama pada Juni 2025. Setiap penghafal Alquran mendapatkan insentif Rp 550  ribu. 

Dalam sambutannya, Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap para penjaga Al-Qur’an. “Insentif ini mungkin nilainya tidak besar, namun ini adalah bentuk pemerintah mengapresiasi para huffadz. Semoga dukungan ini memberi manfaat dan semakin menguatkan peran para penghafal Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Insentif bagi khuffadz Sekretariat Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menjelaskan total dana yang disalurkan pada tahap kedua mencapai Rp 550 juta. Rinciannya, 1.100 huffadz masing-masing menerima Rp 500.000. Sehingga total insentif yang digelontorkan Pemkab Gresik melalui program ini mencapai Rp 1,1 miliar.

Para penerima merupakan huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an. Pemkab Gresik berharap program ini dapat memperkuat syiar Al-Qur’an, meningkatkan semangat para huffadz dalam mengabdi, serta membina generasi Qur’ani di Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK

GRESIK,1minute.id – Hari Pahlawan 2025 menjadi momen yang bakal sulit dilupakan oleh 3.022 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Sebab, di Peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema : “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu, mereka secara resmi menerima Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pengangkatan  Penyerahan ribuan SK itu usai upacara Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 10 November 2025.

Dalam upacara itu, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menjadi inspektur upacara yang mayoritas peserta memakai kostum pejuang yang mengusung tema  “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu.

Inspektur Upacara yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membacakan sambutan dari Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, para Pahlawan mengajarkan kepada kita, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan, lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan. 

Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari Pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran para Pahlawan, mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan, dan jalan perjuangan. 

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa. Tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan, “ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa diatas segalanya, yaitu setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Namun mereka justru kembali ke rakyat, untuk mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

Ketiga, Gus Yani melanjutkan, pandangan jauh kedepan, dimana para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk memakmurkan bangsa yang mereka cintai. Serta menjadikan perjuangan tersebut sebagai bagian dari ibadah, darah, dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan, ini adalah modal besar bagi generasi saat ini, semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” ujar Saifullah Yusuf dalam sambutannya.

‎Lebih lanjut, Saifullah Yusuf mengatakan saat ini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian dengan semangat yang tetap sama. Yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.” tegasnya.

‎Diakhir sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengajak untuk bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan tidak akan sia-sia, dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. “Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak.” pungkasnya. (yad)

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK Selengkapnya

Polres Gresik Tangani Laporan Dugaan Bayi Dibuang, Datangi TKP, Happy Ending!

GRESIK,1minute.id – Kawasan Jalan Betoyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik heboh pada Ahad siang, 9 November 2025.Warga panik setelah beredar kabar adanya dugaan pembuangan bayi yang dilaporkan melalui hotline 110.

Benarkah ? “Setelah kami lakukan pengecekan di TKP, tidak ditemukan adanya kasus pembuangan bayi. Insiden ini murni pertengkaran rumah tangga,” ujar petugas di lapangan.

Begini ceritanya ! Berdasarkan hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat pasangan suami-istri, Suhariadi dan Eka Amalia Putri, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen jalanan. Siang itu, Suhariadi selesai ngamen di wilayah Sidayu dan Bungah. Di lokasi tersebut, sang suami diketahui menenggak minuman keras bersama teman-temannya.

Melihat hal itu, Eka Amalia menegur suaminya dan mengajak pulang. “Sudah punya anak kok masih mabuk, apa tidak kasihan anakmu,” ujar polisi menirukan ucapan Eka Amalia. Pertengkaran berlanjut di perjalanan menuju rumah. Sesampainya di Jalan Raya Banyuwangi, Kecamatan Manyar, keduanya berhenti dan kembali adu mulut. Dalam emosi, sang istri menyerahkan bayi perempuan mereka yang baru berusia empat bulan kepada sang suami sambil berkata: “Iki lo anakmu, gowoen (Ini lho anakmu, bawa).”

Suhariadi bukannya menggendong buah hatinya itu. Ia malah meletakkan bayi berinisial SNV di tepi jalan dan pergi begitu saja ke arah utara. Aksi tersebut sontak membuat warga panik dan melaporkannya ke polisi sebagai dugaan pembuangan bayi.

Beruntung, bayi dalam kondisi sehat dan segera diamankan warga serta petugas yang datang ke lokasi. Setelah situasi dipastikan aman, kedua orang tua bayi tersebut langsung diberikan pembinaan dan bimbingan oleh pihak kepolisian agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa respon cepat petugas merupakan bagian dari komitmen Polres Gresik dalam melindungi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan anak.

“Setiap laporan yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa harus segera ditindaklanjuti. Respons cepat ini penting agar tidak ada ancaman nyata yang luput, sekaligus mencegah penyebaran informasi keliru,” tegas AKBP Rovan. Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan kejadian mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui hotline 110, layanan “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau dengan datang langsung ke kantor polisi terdekat. (yad)

Polres Gresik Tangani Laporan Dugaan Bayi Dibuang, Datangi TKP, Happy Ending! Selengkapnya