Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ketika vaksinasi Covid-19 di kantor Bupati Gresik pada Rabu, 24 Februari 2021

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu

GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menggeber vaksinasi. Sehari setelah anggota Persatuan Wartaaan Indonesia (PWI) Gresik dan Polres Gresik. Hari ini, Rabu 24 Februari 2021 giliran abdi negara, pelayan masyarakat di lingkungan Pemkab Gresik yang mendapatkan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu. 

Sebanyak 1.600 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik mendapatkan vaksinasi dipusatkan di halaman kantor Bupati Gresik. Pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mendapatkan giliran kali pertama vaksinasi tahap dua itu setelah lolos skrening kesehatan.

Plh. Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan kuota 20 ribu dosis vaksinasi tahap kedua pada Minggu lalu, 21 Februari 2021. Sasaran vaksin tahap dua ini antara lain, anggota TNI, Polri, ASN, dan juga instansi vertikal di Kota Santri-sebutan-Pemkan Gresik ini.

“Tahap ini, pemerintah menargetkan 10 ribu penerima vaksin,”kata Abimanyu. Ia menyebutkan, pemberian vaksin kepada para ASN ini sebagai pelayan publik yang rentan terpapar Covid-19. “Oleh sebab itu, ASN merupakan salah satu yang menjadi prioritas utama penerima vaksin Covid-19,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekda Gresik ini.

Dirinya menargetkan, vaksinasi tahap II akan selesai dalam minggu ini. Sehingga Pemerintah Kabupaten Gresik secepatnya dapat mengajukan kembali persediaan vaksin Covid-19 untuk diberikan kepada masyarakat. 

“Kami bergerak cepat agar dalam minggu ini pelaksanaan vaksinasi kepada 10 ribu penerima segera selesai. Setelah itu akan kami ajukan kembali persediaan vaksin untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19. Mari Bersama-sama berikhtiar untuk memutus mata rantai Covid-19 ini dengan menjalani vaksinasi,” ujarnya.

SKRENING : Suasana ASN Pemkab Gresik menjalani skrening kesehatan sebelum vaksinasi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu. 24 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik A.M. Reza Pahlevi menambahkan vaksinasi yang dilakukan hari ini bagi para ASN dilaksanakan di sejumlah lokasi. Yakni di Kanto Bupati Gresik, fasilitas kesehatan (faskes), puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gresik. 

“Vaksinasi yang dilakukan serentak disejumlah lokasi tersebut diharapkan cepat selesai dalam minggu ini,”kata Reza Pahlevi. Nantinya, lanjut Reza, para ASN akan menjalani vaksinasi sebanyak 2 kali. “Hari ini adalah dosis pertama. 14 hari yang akan datang, akan dilakukan vaksinasi lagi untuk dosis kedua,” lanjutnya.

Ia mengingstkan setelah dilakukan vaksinasi tidak serta merta kekebalan tubuh terbentuk. Perlu waktu 14 hari setelah vaksinasi dosis kedua, barulah tercipta imun kekebalan tubuh seseorang penerima vaksin. “Oleh karena itu, walaupun sudah di vaksin dihimbau untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) sebagaimana yang telah ditetapkan,”katanya. (*)

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu Selengkapnya

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (Pelindo I) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka peningkatan sinergi BUMN. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Enjiniring dan Proyek SIG, Tri Abdisatrijo dan Direktur Operasional dan Komersial Pelindo I, Ridwan Sani Siregar di ​Menara Ravindo Lantai 10, Jakarta pada Senin, 22 Februari 2021.

Direktur Enjiniring dan Proyek SIG Tri Abdisatrijo mengatakan, SIG dan Pelindo I atau melalui anak perusahaan serta afiliasinya bermaksud untuk mengadakan kerja sama dalam rangka meningkatkan sinergi BUMN dengan pemanfaatan kemampuan, fasilitas dan jasa terkait kepelabuhanan, dan pemanfaatan produk semen dan produk non semen dari SIG atau anak perusahaan serta afiliasinya, serta kerja sama lainnya yang saling menguntungkan.

Rencana kerjasama, terang Tri Abdisatrijo, meliputi beberapa kegiatan. Sntara lain, pemanfaatan produk semen dan non semen dalam kegiatan pembangunan atau pengembangan pelabuhan. 

“Serta, kegiatan distribusi, logistik dan bongkar muat produk semen dan non semen. Pelayanan pemanduan dan penundaan kapal, jasa pengantongan semen, serta penggunaan bagian tanah hak pengelolaan di seluruh area kerja pelabuhan Pelindo I dalam rangka mendukung operasional SIG maupun anak usaha dan afiliasinya,”kata Tri Abdisatrijo.

Tri Abdisatrijo melanjutkan, kerjasama ini menjadi langkah awal sebuah komitmen bersama, semoga apa yang menjadi tujuan serta harapan dari kerjasama ini dapat berjalan lancar dan memberikan keuntungan kedua belah pihak.

“SIG memiliki fasilitas produksi dan distribusi yang tersebar di wilayah Sumatera yang berada di wilayah operasional Pelindo I. Melalui sinergi yang terjalin saat ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan dan juga dapat untuk saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik,”jelas Tri Abdisatrijo. (*)

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan Selengkapnya

Suropadi, Camat Duduksampeyan Ajukan Pengalihan Penahanan, Istri sebagai Penjamin


GRESIK,1minute.id – Tim kuasa hukum tersangka dugaan tindak pidana korupsi Camat Duduksampeyan Suropadi mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Selasa, 23 Februari 2021.

Kedatangan mereka untuk mengajukan permohonan pengalihan status tahanan Suropadi dari tahanan kejaksaan menjadi tahanan kota. Sekitar pukul 11.00, Fajar Yulianto, ketua tim kuasa hukum Suropadi tiba di kantor Adhyaksa di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kebomas, Gresik itu.

“Permohonan pengalihan status tahanan dari rumah tahanan ke tahanan kota ini dilakukan dengan alasan, klien kami Suropadi saat ini masih aktif sebagai Camat, ASN dan sebagai abdi negara untuk melayani masyarat, “terang Fajar Yulianto selaku ketua tim kuasa hukum tersangka Suropadi.

Fajar menambahkan permohonan ini merupakan permintaan dari Suropadi dan sebagai penjamin adalah istri beliau.  “Pemohonan pengalihan tahanan merupakan hak dari tersangka. Untuk itu kami selaku kuasa hukumnya memberikan surat resmi kepada kejaksaan. Harapan kami, Kejaksaan bisa mempertimbangkan permohonan kami, karena beliaunya saat ini Camat aktif dan tenaganya dibutuhkan masyarakat Duduksampeyan,” tegas Fajar didampingi anggota tim Mukhlison. 

DITAHAN : Petugas Kejari Gresik ketika membawa tersangka Suropadi, Camat Duduksampeyan ke mobil tahanan dalam perkara dugaan korupsi anggaran selama 3 tahun pada 15 Februari 2021. Kerugian negara berkisar Rp 1,04 miliar (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu,  Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo membenarkan bahwa tim kuasa hukum dari tersangka Camat Suropadi pengajukan permohonan pengalihan tahanan dari Tahanan Rutan ke tahanan kota. 

“Permohonan akan kami pelajari dan kami telaah. Disetujui atau tidak kami akan melakukan rapat bersama tim penyidik. Semua keputusan ada ditangan pimpinan,”tegas Dymas. 

Seperti diberitakan, tersangka Camat Duduksampeyan Suropadi ditahan oleh Kejari Gresik atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan selama tiga tahun sejak tahun 2017-2019. Suropadi ditahan sejak 15 Februari 2021.

Hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Gresik, selama kurun waktu  3 tahun, negara dirugikan sekitar 1,041 Miliar.  (*)

Suropadi, Camat Duduksampeyan Ajukan Pengalihan Penahanan, Istri sebagai Penjamin Selengkapnya

Pemkab Gresik Perpanjang PPKM Mikro

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro mulai Selasa hari ini, 23 Februari 2021 PPKM skala Mikro jilid II ini berlaku hingga 8 Maret 2021.

Asisten Pemerintahan dan Umum Pemkab Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan, PPKM Mikro adalah kebijakan pemerintah pusat untuk menekan penyebaran coronavirus disease 2019. 

“Pemerintah Provinsi Jatim akan memutuskan hari ini. Tapi, karena pemerintah pusat sudah memutuskan memperpanjang, biasanya pemerintah provinsi ngikuti kebijakan pusat,”kata Tursilowanto Hariogi dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 23 Februari 2021.

Disisi lain, update kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 10 kasus terakumulasi 5.079 kasus pada Senin, 22 Februari 2021. Sementara, kasus sembuh bertambah 19 kasus menjadi 4.628 kasus. Jumlah meninggal dunia menjadi 339 kasus. 

Tinggi jumlah kasus sembuh dibandingkan kasus konfirmasi membuat pasien konfirmasi yang dirawat atau isolasi mandiri terus berkurang. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Gresik, pasien konfirmasi di rawat dan isolasi tersisa 112 kasus. Jumlah pasien dirawat dan isolasi menurun drastis dibandingkan awal Februari berjumlah 339 kasus. 

Meski, penurunan kasus konfirmasi terus berkurang, masyarakat Kota Santri tetap waspada. Sebab, virus corona masih belum berakhir. Tetap mematuhi protokol kesehatan. Supaya, wabah asal Wuhan, Tiongkok ini bisa segera sirna di Gresik. (*)

Pemkab Gresik Perpanjang PPKM Mikro Selengkapnya

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mempersiapkan rencana pelantik Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Pelantikan bupati dan wakil bupati hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 itu direncanakan pada Jumat, 26 Februari 2021. Pelantiksn dilakukan secara virtual. Pemkab Gresik mempersiapkan acara itu di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI telah menetapkan jadwal gelombang I pelantikan bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota terpilih hasil Pilkada 2020 pada 26 Februari 2021 mendatang. Pelantikan itu akan digelar secara virtual.

Dalam pelantikan gelombang I tersebut, ada sekitar 170 pasangan kepala daerah terpilih yang dilantik. Salah satunya adalah Pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Hal ini setelah turunnya Surat dari Kemendagri No. 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021, yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik.

Asisten Pemerintahan dan Umum Pemkab Gresik Tursilowanto Heriogi dikonfirmasi mengatakan rapat zoom bersama Pemprov Jatim belum secara gamblang waktu dan tempat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Kemungkinan 26 Februari. Tapi, kepastiannya mungkin nanti siang,”kata Tursilowanto dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 23 Februari 2021.

Tursilowanto menambahkan, Pemkab Gresik secara prinsip pelantikan bupati dan wakil bupati siap dilaksanakan kapan pun. “Prinsipnya Pemkab siap pelantikan kapan pun,”tegasnya. (*)

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah Selengkapnya

Pemerintah Perpanjang PPKM Skala Mikro, Bagaimana dengan Jawa Timur?

GRESIK,1minute.id – Jumlah pasien konfirmasi Covid-19 menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit di Gresik terus berkurang. Bila awal Februari 2021 berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik mencapai 319 kasus. Hari ini, Minggu, 21 Februari 2021 tersisa 121 kasus. 

Artinya kurun waktu 21 hari, berkurang 198 kasus atau 9 – 10 kasus per harinya. Namun, masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tetap harus waspada dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. 

Masih merujuk data Satgas Covid-19 Gresik, Minggu hari ini, 21 Februari 2021 terjadi penambahan 9 kasus baru terakumulasi menjadi 5.069 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 19 menjadi 4.609 kasus. Jumlah meninggal terkonfirmasi Corona bertambah 1 menjadi 339 kasus. 

Kondisi itu, membuat pemerintah belum mengendurkan kebijakan pencegahan penularan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dilansir dari detikcom resmi memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

PPKM Mikro pertama berakhir Senin besok, 22 Februari 2021. Apakah Jawa Timur setali tiga uang dengan kebijakan pemerintah pusat memperpanjang PPKM Mikro jilid II akan diputuskan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Sementara itu, anggota Satlantas Polres Gresik semakin masif mengajak pengguna jalan untuk mematuhi prokes. Kegiatan kampanye dan sosialisasi tersebut digelar di 5 titik lokasi. Antara lain,  Pos Lantas Tangguh Semeru Polres Gresik, Simpang 4 Segoromadu, Simpang 4 Kebomas, Simpang 4 Sidomoro, dan Simpang 5 Sukorame.

Kegiatan itu dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto pada Minggu. 21 Februari 2021. Sasaran kegiatan adalah masyarakat atau pengguna jalan yang melintasi di 5 titik lokasi tersebut.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya, pembagian nasi bungkus diberikan kepada ojek online, sopir angkutan umum dan masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Serta pembagian jeruk nipis sebagai salah satu vitamin C secara alami untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan Pos Lantas diubah tampilan dan ditambah fungsinya selain untuk memantau arus lalu lintas juga untuk memantau kepatuhan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan. “Sekaligus sebagi media Polri dalam edukasi masyarakat untuk menerapkan 5M mendukung PPKM skala Mikro yang berlaku diwilayah Kabupaten Gresik,”kata AKP Yanto Mulyanto. (*)

Pemerintah Perpanjang PPKM Skala Mikro, Bagaimana dengan Jawa Timur? Selengkapnya

Peringati HPSN, Bhayangkari Polres Gresik Bagikan Sembako dan Alat Kebersihan di TPA Ngipik


GRESIK,1minute.id – Pagebluk  Covid-19 masih belum berakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Kondisi itu membuat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dilakukan secara berbeda oleh Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik pada 21 Februari 2021. Ibu-ibu anggota Polres Gresik itu menggelar bakti sosial (Baksos) dengan membagikan masing-masing seratus paket sembako dan alat kebersihan kepada petugas kebersihan di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik.

Baksos dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto. Baksos diawali penyerahan paket sembako dari ketua Bhayangkari Polres Gresik Ny Inanda kepada salah satu polisi wanita (Polwan) kemudian diteruskan kepada petugas kebersihan di TPA Ngipik.

BAKSOS HPSN : Anggota Polwan Polres Gresik menyerahkan bantuan alat kebersihan dari Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik kepada pemulung di TPA Ngipik Gresik. Baksos ini memperingati HPSN diperingati setiap 21 Februari.

Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto mengatakan bakti sosial sebagai wujud kepedulian para istri Polri di Polres Gresik untuk membantu masyarakat terhadap kesulitan yang dihadapi di masa  Pandemi Covid-19 ini.

“Bhayangkari Cabang Gresik, mencoba meringankan beban mereka dalam bentuk baksos dengan membagikan paket sembako dan paket alat kebersihan,”kata istri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ini.

Pada kesempatan itu, Inanda Arief Fitrianto  mengajak kepada seluruh masyarakat melakukan berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Mari kita peduli dengan menjaga kebersihan lingkungan, sehingga dapat menciptakan bangsa yang sehat dan berprestasi,”pungkasnya. (*)

Peringati HPSN, Bhayangkari Polres Gresik Bagikan Sembako dan Alat Kebersihan di TPA Ngipik Selengkapnya

Polisi Bekuk Pria Bertubuh Kekar yang Acungkan Paving ke Pengendara Mobil, Pelaku Mengaku Emosi

GRESIK,1minute.id – “Siap salah. Saya menyesal komandan,”kata Beni Kurniawan kepada polisi di Mapolsek Manyar pada Minggu, 21 Februari 2021. Beni adalah lelaki yang viral di media sosial mulai Jumat lalu, 19 Februari 2021.

Lelaki bertubuh kekar, pengendara motor Honda Scoopy tanpa helm sambil mengacung-acunhkan batu paving  kepada pengendara mobil di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik itu. 

Beni yang berprofesi sebagai Satpam itu berusaha menghentikan paksa mobil yang dikendarai Afra Putri Zairah, 20 tahun. Mahasiswa asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik saat itu bersama lima orang lainnya. Tiga orang dewasa dan tiga lagi anak-anak berusia antara 7 tahun hingga 12 tahun.

Tim reserse kriminal (Reskrim) Polsek Manyar dipimpin langsung Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana bisa mengungkap dan menangkap pelaku dalam kurun waktu tidak lebih 1×24 jam, pascakorban Afra melapor ke Polsek Manyar pada Jumat, 19 Februari 2021 pukul 16.30. 

“Terduga pelaku dan barang buktinya sudah kami amankan Pelaku tidak melakukan perlawanan,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana di Mapolsek Manyar.

Barang bukti yang diamankan polisi berupa satu unit sepeda motor Honda Scoppy nopol W 6820 AV, satu buah batu paving dan kaus yang dipakai tersangka ketika melakukann pengancaman kepada korban Afra.

Berdasarkan pengakuan tersangka Beni Kurniawan, tambah Bima,  aksi mirip premanisme itu dipicu emosional. Saat itu, tersangka asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik berdalih nyaris tertabrak mobil yang dikemudikan oleh korban Afra . Kejadian awalnya di depan swalayan modern di Kecamatan Manyar.

Korban Afra, lanjutnya, telah meminta maaf kepada tersangka. Akan tetapi, tersangka yang masih emosional. Mengancam korban dengan mencoba menghentikan laju kendaraan dan mengacung-acungkan batu paving. “Tersangka sadar, tidak dalam gangguan psikologis. Hanya emosional saja,”tegasnya.

Akibat tindakan yang dilakukan tersangka itu, ketiga anak usia antara 7 tahun hingga 12 tahun mengalami trauma. “Tidak tempat bagi siapa pun yang berprilaku premanisme , main hakim sendiri di wilayah hukum Polsek Manyar. Tersangka kami tahan,”ujar perwira dua balok di pundak itu. 

Seperti diberitakan, sebuah video berdurasi 1 menit 11 detik beredar melalui pesan berantai Whatsapp (WA). Video itu direkam pada Jumat, 19 Februari 2021. Dalam video tersebut, lelaki bertubuh kekar mengendarai motor Honda Scoopy warna Matte Brown tanpa helm dan tangan kirinya menenteng batu paving itu terlihat berulangkali meminta pengendara mobil untuk segera minggir.

Pengemudi mobil yang seorang perempuan itu merasa ketakutan dengan ulah lelaki berlagak jagoan itu untuk diselesaikan di kantor polisi. “Pak ke kantor polisi saja,”teriak orang dalam mobil dengan sedikit membuka kaca depan mobilnya. (*)

Polisi Bekuk Pria Bertubuh Kekar yang Acungkan Paving ke Pengendara Mobil, Pelaku Mengaku Emosi Selengkapnya

Korban Tunjuk Hidung, Pelaku Jambret Sasaran Spesialis Emak-emak Lemas Digiring ke Tahanan


GRESIK,1minute.id -Imron Andi Prasetyo sedang sial. Penjahat jalanan berusia 39 tahun nyaris dihakimi massa. Beruntung anggota reserse kriminal (Reskrim) Polsek Bungah cepat meringkus dedengkot jabret asal Lamongan mengaku indekos Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu.

Meski, Imron sudah menyamar sebagai calon konsumen servis motor di bengkel motor di Kecamatan Bungah. “Korban mengenali wajah dan nomor polisi pelaku,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran pada Minggu, 21 Februari 2021.

Informasi yang dihimpun, korban Rohmawati hendak pulang kerumahnya di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik. Guru madrasah berusia 39 tahun mengendarai Honda Scoopy nomor polisi (nopol) W 4529 BM. Korban sendirian. Berangkat dari Kecamatan Bungah menuju Kecamatan Manyar. Kebiasaan pengendara perempuan menyimpan barang berharga seperti smartphone atau dompet di dasboard motor yang dikendarai. 

Siang itu, Imron Andi Prasetyo yang malang melintang sebagai jambret sasaran emak-emak beraksi. Imron mengendarai motor Yamaha Mio Soul  warna biru nopol W 5719 AW membuntuti targetnya. Memasuki Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, pelaku kemudian menyikat dompet korban.

Korban Rohmawati refleks teriak maling. Massa mendengar ikut membantu mengejar pelaku. Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto bersama anggota sedang patroli penggal jalan antisipasi 3C mendengar melakukan pengejaran. Imron memacu motor bagai seorang pembalap motor GP. 

Korban, massa dan polisi tertinggal di belakang. Namun, nasib Imron sedang apes. Motor Yamaha Mio rusak. Di dekat lokasi ada sebuah bengkel motor. Imron memasukkan motor ke bengkel tersebut. Dompet merek zahva warna coklat motif bintik putih beserta satu unit gawai merek Redmi 8 warna biru milik korban disembunyikan. 

Massa bersama korban Rohmawati dan polisi lewat. Korban Rohmawati melihat ada motor mirip pelaku di bengkel itu. Dugaan guru madrasah berusia 39 tahun tidak meleset. “Itu orangnya,”kata polisi menirukan ucapan korban.

Anggota Reskrim Polsek Bungah lalu mencokoknya. Imron sempat berakting. Tapi, polisi lebih lihai untuk membuktikan kelakuan bejat pelaku Imron. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran membenarkan anggota reskrim telah meringkus pelaku jabret bernama Imron itu. “Dalam pemeriksaan pelaku mengaku berungkali menjambret. Sasarannya mayoritas perempuan,”kata mantan Kapolsek Ujungpangkah dan Sangkapura, Pulau Bawean itu.

Sujiran menghimbau kepada pengendara motor untuk tidak menaruh barang berharga di dashboard karena memancing seseorang untuk melakukan kejahatan. (*)

Korban Tunjuk Hidung, Pelaku Jambret Sasaran Spesialis Emak-emak Lemas Digiring ke Tahanan Selengkapnya
Pangdam

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan

GRESIK,1minute.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto mengunjungi posko PPKM skala Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kunjungan itu untuk melihat dari dekat penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa yang dipimpin Fatkhur Rokhman itu. Posko PPKM ini salah satu upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jenderal dua bintang itu tiba di desa hasil bedhol desa itu sekitar pukul 09.00.

Sekitar 60 menit Jenderal Suhariyanto di desa mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan. Desa Sukorejo, satu diantara ratusan desa/kelurahan di Kota Santri yang mendirikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kota Santri ini. 

Posko berdiri di depan pos satpam. Pangdam Mayjend TNI Suhariyanto terkesan dengan penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa itu. Pangdam Suhariyanto disambut Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali serta Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman.

Pangdam Jenderal TNI Suhariyanto dalam sambutannya mengatakan persebaran Covid-19 di Jawa Timur menduduki peringkat empat di Indonesia. Program Pemerintah terkait PPKM skala Mikro sudah memasuki hari kesepuluh. ” Hasil Program PPKM Berskala Mikro tersebut sangat baik, terbukti semula berada pada zona oranye menurun drastis menjadi zona kuning,”katanya.

Disisi lain, program vaksinasi terus digeber pemerintah. Saat ini, tambanya, sudah memasuki tahap kedua. “Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal bagi masyarakat, program ini merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk memerangi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menambahkan, jumlah posko PPKM skala Mikro di Kabupaten Gresik sebanyak 306 desa/kelurahan. Untuk anggaran, tambahnya, tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program pemerintah. 

“Sehingga Kabupaten Gresik dapat membantu dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini. Kodim juga bersinergi bersama 3 pilar untuk selalu melaksanakan patroli prokes dan PPKM di masing -masing wilayah binaan,” jelas Dandim Gresik.

Terpisah, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman mengatakan Posko PPKM skala Mikro ini di jaga masyarakat 24 jam nonstop. “Selama ada posko ini, motor milik warga keleleran di kampung tetap aman. Cegah persebaran sekaligus siskamling,”kata Fatkhur usai acara pada Jumat, 19 Februari 2021. Fatkhur juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada masyarakat. (*)

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan Selengkapnya