Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil yang bertepatan libur akhir tahun berakhir. Hari ini, Kamis. 2 Januari 2024 seluruh siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai masuk sekolah.

Seluruh sekolah telah bersiap menyambut peserta didik. Mulai Sekolah Dasar hingga jenjang sekolah menengah atas atau SD hingga SMA sederajat. Di SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, diantaranya. Ada yang berbeda di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini.

Sebuah replika Piala Adiwiya Mandiri, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup terpajang di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Replika Piala Adiwiyata Mandiri setinggi 2 meter semakin mempercantik taman sekolah yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG itu. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengatakan, hari pertama kegiatan belajar mengajar atau KBM semester genap 2025 diawali Khotmil Quran bagi seluruh guru dab siswa muslim.

Khotmil Quran ini dilakukan serentak se Jawa Timur dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. 

“Khatmil quran diikuti seluruh guru, pengawas, staf dan peserta didik untuk memperingati Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama,” kata Salim pada Kamis, 2 Januari 2025. 

Sementara itu, Wakil Kepala bidang Kurikulum Spenda Gresik Rozak pada kesempatan apel pagi hari pertama KBM melakukan sosialisasi kegiatan terbaru dari Kementerian Pendidikan yakni 7 kebiasaan baru, antara lain, pertama bangun pagi, kedua, Ibadah, ketiga sarapan pagi dan keempat, senam pagi. Kebiasaan baru kelima adalah bermasyarakat, keenam tidur cepat dan terakhir, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Juga kebiasaan yang baik lainnya berdoa awal pelajaran selain 3S (senyum, salam dan sapa),” kata Rozak dihadapan ratusan siswa kelas VII hingga IX di halaman sekolah.

Sehari sebelum masuk sekolah telah melakukan persiapan bersama para petugas kebersihan didampingi koordinator lingkungan melakukan penyemprotan anti nyamuk ( fogging dan penyemprotan anti Rayap di tiap ruang kelas dan sudut sekolah untuk antisipasi nyamuk DB serangan rayap.

“Selain itu, juga menguras dan mbersihkan toilet, melengkapi fasilitas ibadah dan kantin dan mempercantik taman depan serta pengecatan sekolah,” terang Mohammad Salim yang hobi menulis itu. (yad)

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru Selengkapnya

Tembok Pembatas Kompleks Makam Bupati Gresik Pertama K.R.T Poesponegoro dengan Makam Pahlawan Ambruk

GRESIK,1minute.id – Tembok pembatas antara kompleks Makan K.R.T Poesponegoro dengan Makan Pahlawan roboh. Tembok yang ambruk itu berada di bagian barat makam Bupati Gresik pertama itu.

Panjang tembok yang roboh itu berada di sisi selatan dari gerbang masuk makam kompleks Bupati Gresik pertama dari Makam Pahlawan. Panjangnya sekitar 7-8 meter dan tinggi sekitar 2 meter.  Sedangkan, tembok pembatas di sisi utara masih berdiri kokoh. Tembok pembatas yang berada di Desa Gapurasukolilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu roboh pada Kamis malam, 26 Desember 2024. 

“Roboh malam Jumat lalu,” kata Ana, salah seorang petugas kebersihan di Makam Bupati Gresik pertama ditemui wartawan  1minute.id  pada Rabu, 1 Januari 2025.  Dalam pantauan di lapangan hampir sepekan roboh puing-puing tembok yang ambruk belum dibersihkan. “Pembangunannya tanpa pondasi tiang cor,” duga perempuan berusia 45 tahun itu. 

Dari luar  tidak terlihat tembok pembatas antara Kompleks Makam Bupati Gresik pertama dengan makam Pahlawan ambruk. Sebab, lokasi tidak terlihat dari Jalan Pahlawan, Gresik. Apalagi, gerbang masuk dari makam Pahlawan digembok pada Rabu, 1 Januari 2024. Untuk bisa masuk lokasi kejadian harus melalui kompleks Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.

MAKAM BUPATI GRESIK PERTAMA : Peziarah sedang berdoa di makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama (Foto dok : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Berdasarkan prasasti yang ditulis oleh Yayasan Keluarga Besar K.T.Poesponegoro yaitu Kanjeng Raden Temenggung atau KRT Poesponegoro lahir di Gresik (Tandes) pada 1651 M atau 1062 Hijriah dari pasangan Ki Kemis (Kyai Ageng Setra II) Lurah Gresik dengan Nyimas Ajoe (Kakak kandung Umbul Gresik, K.T. Naladika).

Beliau keturunan ke-10 dari Prabhoe Kertawidjaja Widjajaparakrama Wardhana (Bhre Toemapel- Prabhoe Brawidjaja V, Maharaja Madjapahit, 1448-1451).

Setelah dewasa diangkat menjadi Lurah Gresik menggantikan ayahnya, beliau menikah dengan Raden Rara Teleng Putri Umbul Gresik, K.T. Naladika (1660-1675). Selanjutnya diangkat menjadi Mantri Nayaka Gresik (1675- 1688).

Kemudian diangkat Sunan Amangkurat II Mataram menjadi Bupati Gresik (Tandhes) pertama dengan gelar Kyai Tumenggung Poesponegoro (1688-1696/1100-1108 Н.). Wilayah Gresik (Tandhes) yang rusak dan hancur akibat peperangan secara fisik dapat dibangun kembali, dipulihkan keamanan, ekonomi, sosial, budaya, dan keagamaan. 

Masjid Jamik Gresik didirikan kali pertama dan setiap desa di Gresik wajib didirikan masjid jamik. Selain umara beliau juga ulama dalam dakwah dan tercatat sebagai mursyid Thoriqoh Syattariyah ke-29 dari jalur Sunan Giri.

K.T. Posponegoro mengamalkan dan mengajarkan thoriqoh Syattariyah tentang hakikat Allah, Muhammad, Adam, Tauhid, Makrifat, Dzat, Sifat dan Asma’. Beliau menulis kitab Serat Jati Murni, Palintangan, Palalindon, Serat Jati Murti. 

Diamalkan dan diajarkan zikir Thawaf, Nafi Itsbat, Isbats Faqad, Ismu Dzat, Tarraqi, Tanazzul, Ism Ghoib, dan ajaran moral-spiritual Islam. Beliau wafat usia 70 tahun tepatnya Selasa Pon, 11 November 1721 (20 Muharram 1132 H./20 Suro 1644) dimakamkan di Pusoro Asmarantaka Gapuro Sukolilo Gresik atau Pusoro Katumenggungan Gresik. (yad)

Tembok Pembatas Kompleks Makam Bupati Gresik Pertama K.R.T Poesponegoro dengan Makam Pahlawan Ambruk Selengkapnya

49 Personel Polres Gresik Naik Pangkat

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 49 anggota Polres Gresik naik pangkat. Tahun baru, pangkat baru. Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan di halaman Mapolres Gresik pada Selasa, 31 Desember 2024. 

Upacara berlangsung khitmad. Personel yang mendapatkan kenaikkan pangkat per 1 Januari 2025 didampingi istri atau suami terlihat semringah. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan rahmat dan anugerah dari Allah SWT yang patut disyukuri. Menurutnya, momen ini adalah kebanggaan tidak hanya bagi anggota yang naik pangkat, tetapi juga bagi keluarga yang selalu memberikan dukungan.

“Kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik. Hendaknya disertai dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur,” ujar alumnus Akpol 2006 itu.

Arief Kurniawan juga mengingatkan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari bimbingan atasan, kerja sama tim, serta doa dan dukungan keluarga. Ia menekankan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diberikan secara otomatis, melainkan hasil dari dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cela.

“Ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras dan disiplin. Oleh karena itu, anggota yang naik pangkat diharapkan terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Mengakhiri amanatnya, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang naik pangkat. Ia berharap momentum ini menjadi pemacu semangat untuk bekerja lebih baik dan lebih profesional.

Tak lupa, ia juga mengapresiasi dukungan keluarga yang turut berperan dalam kesuksesan para anggota. “Saya ucapkan selamat kepada para istri dan suami yang telah mendukung anggota hingga mencapai pencapaian ini. Dukungan keluarga adalah kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas ke depan,” tutup AKBP Arief Kurniawan.

Upacara Korp Raport Kenaikkan Pangkat Personel Polres Gresik  yang dipimpin oleh AKBP Arief Kurniawan adalah kali pertama dan terakhir di Mapolres Gresik. Berdasarkan Surat Telegram bernomor ST/2776/XI/Kep/2024 tentang Mutasi Perwira Menengah atau Pamen yang diterbitkan pada 29 Desember 2024, AKBP Arief Kurniawan akan menempati jabatan baru sebagai Kasubbagmutjab Pamenti Bagmutjab Robinkar SSDM Polri.

Sedangkan, kursi Kapolres Gresik akan ditempati AKBP Rovan Richard Mahenu sebelumnya menjabat Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (yad)

49 Personel Polres Gresik Naik Pangkat Selengkapnya

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik

GRESIK,1minute.id – Bila sekolah dasar negeri di Gresik, Jawa Timur mulai kalah bersaing dengan sekolah madrasah atau sekolah swasta. Sebaliknya, Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri di Gresik masih menjadi pilihan utama bagi wali murid maupun calon siswa.

Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik masih belum miliki rencana menambah sekolah di jenjang SMP Negeri ini. Jenjang SMP Negeri saat berjumlah 35 sekolah ; SMP swasta berjumlah 87 lembaga pendidikan.

Merujuk data Penerimaan Peserta Didik Baru 2024 Dispendik Gresik, calon siswa tidak bisa tertampung di SMP Negeri jumlah 2.961 orang. Rinciannya, jalur afirmasi kuota 1.123, pendaftar 1.736 siswa dan diterima 1.053 siswa ; jalur perpindahan orang tua kuota 373, pendaftar 167 , diterima 166 ; jalur zonasi kuota 4.420, pendaftar 5.573, diterima 4.062 ; dan jalur prestasi kuota 2.281, pendaftar 2.583, diterima 1.837 anak.

“Pada PPBD tahun depan, jalur zonasi kemungkinan tetap ada. Tapi, prosentase kami masih menunggu permendiknasmen,” ujar Kepala Bidang atau Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan mendampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto dalam Refleksi akhir tahun di Ruang Ainul Yaqin lantai 2 Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024.

Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka sempat mewacanakan penghapusan jalur zonasi pada PPDB. Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen melakukan pengkajian. Banyak pihak yang menganggap jalur zonasi masih relevan untuk mendorong pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan, tidak ada lagi sekolah favorit di Gresik. Karena semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk sekolah negeri. Di Kota Gresik, terdapat empat SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto ; SMP Negeri 2 Gresik berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ; SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. “Saat ini, tidak ada istilah sekolah favorit,” kata S.Hariyanto. (yad)

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik Selengkapnya

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik menggelar refleksi kinerja akhir tahun 2024. Kadispendik Gresik S. Hariyanto yang memimpin paparan kinerja organisasi perangkat daerah atau OPD berkantor di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik di Ruang Ainul Yaqin pada Senin, 30 Desember 2024. 

S.Hariyanto mengklaim kinerja Dispendik Gresik sangat baik. Indikatornya adalah sejumlah penghargaan yang telah diraih sepanjang 2024. Penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Ombudsman hingga Bupati Gresik.

Dari ombudsman, penghargaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) dengan nilai 92,84. “Kualitas tertinggi di zona hijau,” kata S. Hariyanto didampingi Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik Syifaul Qulub.

“Tahun depan, kami berharap kualitas pelayanan publik meningkat minimal 96,” imbuhnya. Selain penilaian tingkat kepuasan pelayanan publik, S.Hariyanto juga menjlentrehkan sejumlah program yang telah direalisasikan tahun ini. 

Sejumlah program itu, di antaranya, penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Pusat dan Daerah. Pada 2024, Bosda telah disalurkan untuk SD/MI sebesar Rp 46.544.860.000. Rinciannya, 389 SD Negeri sebesar Rp 18,90 miliar dan 444 SD Swasta sebesar Rp 27,56 miliar. “Tidak semua daerah (kabupaten/kota,Red) memberikan Bosda,” katanya.

Pencarian Bosda, imbuhnya, sempat tersendat. Yakni, Bosda 2023 dicairkan akhir November 2024. “Pernah (pencairan bosda) terlambat, ramainya bagai kebakaran,” terang S.Hariyanto.

Selain bosda, S.Hariyanto juga memaparkan rehabilitasi sekolah. Ia menyebut, pada 2021 sekitar 70 persen kondisi sekolah di Gresik tergolong rusak (ringan, sedang dan berat). Berdasarkan pemetaan kebutuhan rehabilitasi infrastruktur sekolah membutuhkan anggaran Rp 400 miliar.

Pada 2022, katanya, pokok pikiran atau pokir anggota DPRD Gresik ada yang dialokasikan untuk pembangunan infrastrktur sekolah negeri. “Puncaknya tahun ini, sekolah negeri banyak bantuan (pokir dewan),” ujarnya. Pokir adalah pokok pikiran. Jadi pokir merupakan usulan pengadaan barang dan jasa dari anggota DPRD berdasarkan aspirasi masyarakat. Bentuknya, proyek pengadaan barang atau jasa. 

Selama Januari hingga Desember 2024, jenis pekerjaan adalah pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas; pembangunan sarana prasarana dan unitilitas sekolah serta pembangunan laboratorium. Penerima bantuan 1sanggar kegiatan belajar atau SKB ; 3 TK Negeri ; 50 SD dan 18 SMP Negeri. ” Total 134.paket. Tidak ada penunjukkan langsung. Jadi murni tender dan swakelola,” terangnya.

“Khususnya di Pulau Bawean. Sekarang cukup representatif. SD Negeri Bawean hampir sama dengan sekolah di daratan,” imbuhnya. S.Hariyanto mengakui, terkait kualitas sekolah dasar negeri masih kalah dengan sekolah swasta. Karena itulah, banyak sekolah dasar negeri yang kekurangan murid. Ia pun berjanji akan terus memperbaiki sumber daya manusia di sekolah negeri. “Mari kita kolaborasi untuk meningkatkan mutu sekolah negeri,” tegasnya. (yad)

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa  Selengkapnya

DPRD Gresik Bakal Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Langsung di Komisi

GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik bakal membuka pengaduan masyarakat atau dumas secara langsung di kantor DPRD Gresik. “Satu hari dalam seminggu buka dumas langsung di gedung DPRD Gresik,” kata Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir saat konfrensi Pers terkait Evaluasi Kinerja Pimpinan DPRD dan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) 2024 di kantor DPRD Gresik pada Jumat, 27 Desember 2024.

Syahrur Munir didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yaitu. Achmad Nurhamim, Luthfi Dhawam dan Mujid Riduan serta para Ketua Komisi dan Badan Kehormatan DPRD Gresik melanjutkan, mekanisme dumas secara langsung sedang digodok. 

Selama ini, pengaduan masyarakat melalui surat atau mekanisme lainnya. Nantinya, masyarakat bisa datang langsung di gedung parlemen yang berada di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik, Jawa Timur. “Mekanismenya (dumas) di semua komisi sedang kami matangkan,” tegas legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Gresik itu.

Ia melanjutkan, layanan pengaduan masyarakat ini, satu dari tiga fungsi DPRD yakni bidang pengawasan. Dua fungsi lainnya adalah legislasi dan anggaran. Berdasarkan pengaduan masyarakat itu, komisi akan melakukan tindaklanjut. Ia mencontohkan, protes warga di Pulau Bawean terkait proyek tambak udang di 

perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pembukaan tambak udang berpotensi mencemari pantai di Pulau Bawean yang masih “perawan”. Syahrur Munir menindaklanjuti laporan dan melakukan pemantau langsung. “Selama belum ada izin kegiatan harus dihentikan,” tegasnya. Eksekutif mengamininya. 

Selain dumas proyek tambang udang, DPRD Gresik menerima pengaduan infrastruktur jalan, pembangunan gedung sekolah, hingga layanan kesehatan di puskesmas. “Saat ini, teman-teman di komisi melakukan inspeksi ke puskesmas,” ujarnya.

Layanan tingkat pertama di puskesmas menjadi perhatian komisi karena banyak puskesmas tidak memiliki peralatan medis yang memadai. Permenkes 6/2024 tentang standar teknis pemenuhan standar minimal kesehatan, ada 180 jenis penyakit yang harus ditangani dilayanan tingkat pertama yakni puskesmas atau klinik. 

“Ternyata ada puskesmas yang tidak bisa melayani 180 jenis penyakit karena peralatan medis belum memadai. Padahal,  kita sudah mengeluarkan ratusan miliar untuk cover kesehatan melalui UHC (Universal Health Coverage),” terangnya. (yad)

DPRD Gresik Bakal Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Langsung di Komisi Selengkapnya

Libur Nataru Tiba, Tidak Ingin Ada Cerita Sedih di Jalan Raya, Satlantas Polres Gresik Tes Urine Sopir Bus

GRESIK,1minute.id – Musim liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru telah tiba. Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar operasi gabungan di terminal Bunder, Gresik pada Selasa, 24 Desember 2024.

Dalam operasi tersebut, setiap bus yang akan berangkat diperiksa secara ketat. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kendaraan dan kesehatan para sopir. Petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 21 sopir bus. Hasilnya, para pengemudi bebas dari pengaruh narkoba dan siap bertugas dengan tanggung jawab penuh.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyatakan, bahwa operasi ini melibatkan sinergi lintas instansi, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). “Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan lalu lintas di Gresik,” tutur AKBP Arief.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca menegaskan pentingnya keselamatan di jalan raya. “Kami tidak ingin ada lagi cerita sedih di jalan raya. Setiap penumpang berhak sampai di tujuan dengan selamat,” ujar AKP Derie.

Selain tes urine, pemeriksaan fisik juga dilakukan untuk memastikan para sopir dalam kondisi prima. Sosialisasi mengenai keselamatan berkendara turut disampaikan. “Jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Istirahat yang cukup sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” pesan AKP Derie kepada para pengemudi. (yad)

Libur Nataru Tiba, Tidak Ingin Ada Cerita Sedih di Jalan Raya, Satlantas Polres Gresik Tes Urine Sopir Bus Selengkapnya

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun

GRESIK,1minute.id – Kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat Gresik semakin baik. Indikatornya, usia harapan hidup atau UHH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin panjang.

Data Dinas Kesehatan Gresik menyebutkan usia harapan hidup 73,5 tahun dari yang ditargetkan 72,9 tahun 2024. Untuk kematian ibu atau AKI menurun menjadu 16 kasus dari tahun sebelumnya yakni 20 kasus. Angka kematian bayi atau AKB menjadi 74 kasus menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 97 kasus. Sedangkan angka prevalensi stunting 8,14%, dan pelayanan UHC sudah mencapai 100%. 

Capaian positif bidang kesehatan itu  menjadi kado istimewa bagi Pemkab Gresik ketika menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Senin, 23 Desember 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan kepada insan kesehatan untuk semakin masif melakukan sosialisasi Universal Health Coverage atau UHC hingga pelosok desa. 

“UHC adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat tanpa kendala finansial. Namun, saya masih menemukan masyarakat yang belum mengetahui program ini. Saya minta tenaga kesehatan untuk terus bergerak aktif mensosialisasikan UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua kalangan,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama, Sehat Bersama” ini antara lain,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Ketua Tim Penggerak atau TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali. 

Gus Yani melanjutkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini lantaran kesehatan merupakan kebutuhan primer bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan juga menjadi tolok ukur kualitas sumber daya manusia pada suatu daerah.

“Biaya layanan kesehatan memang sudah ditanggung pemerintah, tetapi tugas kita belum selesai. Petugas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan, memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik saat mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian khusus pada pelayanan kesehatan di Pulau Bawean berupa program beasiswa dokter spesialis, yang kini dimanfaatkan oleh tujuh dokter di pulau tersebut, sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan antara wilayah daratan dan pulau.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Gresik berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di kota maupun yang berada di wilayah pelosok. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan kesehatan yang merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gresik secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, menegaskan peran penting PKK dalam mendukung penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu, dan Angka Kematian Bayi.

“PKK sebagai mitra pemerintah, melalui 10 program pokok PKK terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan, mendorong peningkatan gizi keluarga, serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Semua ini dilakukan untuk memastikan keluarga di Kabupaten Gresik dapat hidup lebih sehat,” ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali itu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target kesehatan nasional. PKK, kata dia, akan terus berkontribusi maksimal di tingkat desa dan kelurahan dengan pendekatan berbasis komunitas. (yad)

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun Selengkapnya

Cek 76 Senpi Anggota Polres Gresik Gunakan e-Senpi. Ini Kata Kasiwas

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 76 pucuk senjata api atau berbagai jenis diperiksa secara detail, mulai dari kebersihan senjata, kelengkapan amunisi, hingga kelengkapan administrasi. Pengecekan ini dilakukan secara berkala untuk memastikan semua senjata dalam kondisi siap operasional dan terawat dengan baik.

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro yang memimpin langsung apel pengecekan senpi dan amunisi anggotanya di Mapolres Gresik pada Senin, 23 Desember 2024.

Kompol Danu menekankan pentingnya pengelolaan emosi bagi setiap personel pemegang senpi. “Gunakan senjata api hanya dalam kondisi yang sangat diperlukan dan sesuai prosedur,” tegasnya.

Senada, Kabag Logistik atau Kabaglog Kompol Nur Amin juga mengingatkan pentingnya perawatan senjata. “Jika ada kerusakan, segera laporkan ke bagian logistik agar segera diperbaiki,” ujarnya.

Pengecekan senpi kali ini juga memanfaatkan aplikasi e-Senpi untuk mempermudah pendataan dan monitoring. Selain itu, personel juga diingatkan akan bahaya penggunaan senjata api jenis revolver yang tidak memiliki kunci pengaman.

Kepala Seksi Pengawasan atau Kasiwas Polres Gresik Iptu Heriyanyo menambahkan bahwa penggunaan senjata api yang tidak sesuai prosedur dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, setiap personel harus memastikan bahwa semua administrasi terkait senjata api lengkap dan kondisi senjata selalu terjaga.

Dengan adanya pengecekan rutin ini, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan senjata api dan meningkatkan profesionalisme personel Polri dalam menjalankan tugas. (yad)

Cek 76 Senpi Anggota Polres Gresik Gunakan e-Senpi. Ini Kata Kasiwas Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan pengendalian operasional kendaraan barang di terminal Bunder, Gresik pada Minggu, 22 Desember 2024.

Pengendalian operasional kendaraan upaya menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama Operasi Lilin Semeru 2024. Satlantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca yang menimpin operasi pengendalian tersebut.

Pengendalian operasional kendaraan dilakukan bersama Dishub Gresik ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang bertujuan membatasi operasional angkutan barang di ruas jalan tol Surabaya-Gresik.

Pembatasan kendaraan angkutan barang selama Nataru 2024/2025 berlaku mulai Jumat, 20 Desember 2024 pukul 00.00 hingga Minggu, 22 Desember 2024 pukul 24.00 waktu setempat. Pemerintah kemudian kembali memberlakukan pembatasan pada Selasa, 24 Desember 2024 pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB dan Kamis, 26 Desember 2024 pukul 06.00 WIB hingga Minggu, 29 Desember 2024 pukul 24.00 WIB.

Selanjutnya, akan dilakukan pembatasan pada Rabu, 1 Januari 2025 pukul 06.00 WIB sampai 24.00 waktu setempat. Pembarasan ini berlaku untuk mobil barang dengan sumbur tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galiab, hasil tambang, dan hasil bangunan. 

Kendaraan angkut barang yang dikecualikan dari pembatasab dan bisa tetap beroperasi yaitu mobil pengangkut bahan bakar minyak atau gas, hantaran uang, hewan, pakan ternak, dan pupuk, penanganan bencana alam serta barang pokok. 

Akan tetapi, kendaraan jenis inj harus dilengkapi surat muatan yang diterbitkan pemilik barang yang diangkut, berisi keterangan jenis barang , tujuan serta nama dan alamat pemilik barang. Surat muatan tersebut harus ditempel pada kaca depan sebelah kiri angkutan yang digunakan untuk mengangkut barang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasatlantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pribadi selama libur Natal dan Tahun Baru. 

“Dengan membatasi truk, kami berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya.

Dalam operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan barang yang melintas. Kendaraan yang tidak memenuhi syarat atau tidak termasuk dalam kategori pengecualian akan diminta untuk putar balik.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi truk, untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambah AKP Derie. (yad)

Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik Selengkapnya