Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 tenaga pendidik dari dua lembaga pendidikan  melakukan studi tiru ke sekolah zero waste pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024.

Puluhan pendidik itu berasal Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Nahdlatul Ulama Assa’adah Bungah dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik Jl. Raya Bungah, Desa/ Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan tiba di sekolah berlokasi Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

Di gerbang sekolah rombongan disambut oleh Kepala UPT Spenda Gresik Mohammad Salim didampingi Koordinator Sekolah Zero Waste Sumiarsih, dan Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya. Penampilan kesenian tari menyambut tamu yang dimainkan oleh Kelompok Cinta Lingkungan sekolah menambah kemeriahan studi tiru tersebut. 

Rombongan studi tiru yang dipimpin oleh Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah itu kemudian diajak menuju tempat pertemuan. Tempat pertemuannya di ruang rapat kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik yang cukup luas dan nyaman itu. Nyaman karena atap gedung haritage peninggalan kolonial Belanda ini tingginya lebih dari 4 meteran. Para tamu pun antusias dan akan mengimplementasikan program zero waste di lembaga masing masing.

KERJASAMA : (ki-ka) MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah Hadi Sugianto dan Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim sepakat kerja sama sekolah zero waste untuk mewujudkan program Pemkab Gresik Gresik Kawasan Merdeka Sampah disaksikan oleh fungsional DLH Gresik Umaya di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

“Madrasah Aliyah Negeri 1 Bunga dan MI  Assa’adah Bungah sudah Adiwiyata Mandiri tetap ingin mengembangkan sekolah ke zero waste,” kata Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah.

Aminah Ulfah dalam sambutanya mengatakan, sekolah SMPN 2 Gresik ini luar biasa sangat keren banget dalam menerapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan. “Semoga sekolah ini menjadi idaman masyarakat Gresik untuk menyekolahkan anaknya di sini,” puji Aminah Ulfa yang juga guru MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah itu. 

Hadi Sugianto menambahkan akan menerapkan sekolah ramah lingkungan dan ramah anak di MI Ma’arif NU Assa’adah. “Alhamdulillah sekolah keren dan layak menjadi percontohan zero waste penuh inovasi lingkungan yang bisa kami terapkan di MINU Maarif Assaadah,” kata Hadi Sugianto. 

Usai pertemuan, rombongan kemudian diajak oleh Koordinator Sekolah Zero Waste Spenda Gresik Sumiarsih keliling dan belajar penerapan kantin halal. Sumiarsih menjlentrehkan secara detail. Bahkan, para tamu disuguhi produk terbaru yakni pupuk organik dari kertas bekas dan eco enzim.

Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya berharap banyak sekolah yang studi tiru ke SMP Negeri 2 Gresik guna mendukung program pemerintah Daerah yakni GKMS (Gresik Kawasan Merdeka Sampah).

GRISSEE KOTA BANDAR: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan suvenir buku Grissee Kota Bandar karya Chusnul Cahyadi kepada Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah saat studi tiru sekolah zero waste di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya sangat terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Gresik atas kepercayaan kepada sekolah untuk menjadi rujukan percontohan program sekolah zero waste. “Insya Allah kami akan terus berinovasi di bidang lingkungan dalam mendukung ekonomi hijau di tingkat sekolah.  Dan, menyukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakni Gresik Kawasan Merdeka Sampah,” tegas Salim.

Seperti diberitakan, sejak Oktober 2023,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sejak saat itu sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim menjadi jujugan studi tiru. Antara lain, 27 orang  pegiat lingkungan dari berbagai organisasi. Diantaranya, Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Gresik; Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Sebanyak 40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. (yad)

Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

Pembinaan Tradisi Bintara Remaja, Kapolres Gresik : Melindungi, Mengayomi dan  Melayani Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Polres Gresik selama dua hari resmi ditutup pada Senin, 22 Januari 2024. Penutupan yang ditandai dengan pembaretan kepada 35 anggota Bintara remaja itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom di halaman Mapolres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom berpesan kepada seluruh Bintara Remaja Polres Gresik agar menjadi polisi yang dapat melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat. 

“Jadilah Polisi yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakat, hal ini akan menjadi pembelajaran bagi anggota bintara remaja bahwa menjadi Polisi tidaklah mudah. Para peserta sekalian bahwa rekan-rekan sudah dibekali ilmu kepolisian silahkan praktekan di lapangan,” beber Adhitya Panji Anom. 

Ia juga berharap agar para Bintara Remaja Polres Gresik memiliki semangat dan tolak punggung Satsamapta Polres Gresik, serta memberikan yang terbaik dengan tetap semangat. “Kepada senior tetap menularkan ilmu dan sikap perilaku yang baik kepada juniornya. Tantangan didepan kita, lakukan tugas secara profesionalisme berdasarkan tribrata dan catur Prasetya,” tegas perwira dua melati di pundak itu. 

Di akhir kegiatan, Bintara Remaja Polres Gresik melakukan peragaan senam tongkat dan borgol yang bertujuan sebagai alat pertahanan dan alat untuk melumpuhkan musuh. (yad)

Pembinaan Tradisi Bintara Remaja, Kapolres Gresik : Melindungi, Mengayomi dan  Melayani Masyarakat Selengkapnya

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terasa beda. Sebab, tidak sekedar seremonial. Tapi, dikemas dengan temu wicara dengan warga. Acara pun gayeng. 

Fandi Akhmad Yani menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Alasannya karena pustu saat ini telah tersebar di hampir seluruh desa se Kabupaten Gresik. Ini berarti, akses kesehatan akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pembangunan bidang kesehatan, merupakan prioritas utama Kabupaten Gresik yang diwujudkan melalui Nawa Karsa Gresik Sehati. Selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, telah mendirikan berbagai macam fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan Pustu. Selanjutnya untuk tahun ini Gresik akan berproses dalam pembangunan labolatorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambakberas di Kecamatan Cerme, Desa Randuboto,  Kecamatan Sidayu, Desa Klumpang Gubug, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean. Dan hari ini pustu Desa Randuagung,” urainya. 

Seluruh Faskes tersebut semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 puskesmas dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna. Gus Yani juga menjlentrehkan kembali program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses masyarakat dalam berobat.

Faskes untuk mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani meminta untuk seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menurunkan angka stunting. “Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (yad)

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi dengan Masyarakat dan Keluarga Karyawan Tingkatkan Budaya K3

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melibatkan masyarakat dan keluarga dalam peringatan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional 2024. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan budaya K3 di semua elemen perusahaan. Demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional di Gresik, Jawa Timur pada Jumat,12 Januari 2024.

Ia menyampaikan bahwa, sebagai objek vital nasional Petrokimia Gresik harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.

“Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga yaitu istri karyawan yang tergabung dalam Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA-PG) pada kegiatan-kegiatan Bulan K3 Nasional. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga,” tandas Dwi Satriyo.

 Peringatan Bulan K3 Nasional Petrokimia Gresik tahun ini diisi dengan berbagai lomba, antara lain Emergency Response Competition (ERC), Kuis K3, Emergency Response Drill, serta Safety Moment. Selain itu, Petrokimia Gresik menggelar lomba S.A.F.E. MOMS untuk istri karyawan dan S.A.F.E. FAMILY yang diikuti perwakilan masyarakat sekitar perusahaan.

Menurutnya, tujuan lomba K3 ini bukan semata-mata untuk mencari kemenangan dan menjadi juara, namun dengan adanya kegiatan lomba ini, setidaknya warga dapat memahami akan arti penting dari kegiatan K3. Diharapkan tindakan K3 dapat menjadi budaya, serta dapat melakukan tindakan jika suatu saat dibutuhkan dalam keadaan darurat.

“Melalui lomba ini, setiap warga maupun istri karyawan dapat mengubah budaya dan perilaku yang mengutamakan aspek keselamatan dimana menumbuhkan K3 dimulai dari diri sendiri. Maka dengan terwujudnya budaya K3 pada seluruh warga dan keluarga diharapkan dapat mencegah dan mengurangi risiko pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tandasnya.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menerangkan, kegiatan lomba juga diikuti oleh seluruh karyawan, anak perusahaan/yayasan Petrokimia Gresik dan kontraktor. Kegiatan ini, lanjutnya, menjadi langkah manajemen Petrokimia Gresik untuk melihat kesiapan dan keterampilan karyawan, anak perusahaan dan kontraktor dalam rangka menghadapi kondisi darurat, guna mencegah terjadinya kerugian terhadap sumber daya dan properti di Petrokimia Gresik.

“Keterampilan ini sangat penting, mengingat Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik dengan kapasitas produksi jutaan ton per tahun dan menempati areal lahan seluas lebih dari 550 hektar. Oleh karena itu, aspek K3 menjadi sangat penting dalam menjalankan bisnis atau industri dengan kompleksitas tinggi seperti di Petrokimia Gresik,” jelas Dwi Satriyo.

 Sementara itu, pada peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini, Petrokimia Gresik mengusung tema “Integrating Safety for A Safer Company”. Melalui tema ini, diharapkan seluruh elemen Perusahaan saling terintegrasi dalam mengimplementasikan “safety value” di setiap langkah untuk menstimulasi perbaikan dan mendorong kinerja Perusahaan yang berkelanjutan menuju bisnis excellent.

“Guna meningkatkan pemahaman dan implementasi K3 di lingkungan perusahaan, harus dilakukan kolaborasi untuk keselamatan berkelanjutan. Sebab keselamatan dan kesehatan kerja bukanlah tanggung jawab satu departemen, melainkan tanggung jawab semua. Dengan demikian keberlangsungan Petrokimia Gresik semakin terjamin,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi dengan Masyarakat dan Keluarga Karyawan Tingkatkan Budaya K3 Selengkapnya

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024 dipusatkan di smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) Gresik, Jawa Timur.  Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah yang membuka Peringatan Bulan K3 pada Jumat, 12 Januari 2024.

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan kembali akan pentingnya menanamkan budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja untuk meningkatkan produktifitas, sehingga dapat meningkatkan daya saing. 

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja,” kata Menaker Ida Fauziyah. 

Kehadiran Menaker di smelter terbesar di Indonesia berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik disambut oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi serta Kepala Teknik Tambang PTFI Carl Tauran. 

Menaker melanjutkan keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing nasional di era global. “Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan K3 di setiap kesempatan,” katanya. 

BK3N 2024 mengangkat tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga  Keberlangsungan Usaha”. Bulan K3.berlangsung selama satu bulan, mulai  12 Januari-12 Februari 2024. Pembukaan BK3N 2024 di kawasan Smelter PTFI diawali senam pekerja sehat, pemeriksaan kesehatan, peragaan alat berat yang dilakukan oleh operator alat berat proyek Smelter PTFI, dilanjutkan dengan apel peringatan BK3N, serta atraksi pekerjaan dalam ruang terbatas (confined space).

Tinjau Smelter PTFI

Usai membuka BK3N 2024, Menaker meninjau proyek pembangunan smelter yang telah mencapai 90,5 persen, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah. Ida mengapresiasi PT Freeport Indonesia atas capaian lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. “Itu semua bisa terlaksana karena PT Freeport Indonesia telah melaksanakan syarat-syarat K3 sesuai ketentuan perundang-undangan, maka pelaksanaan Bulan K3 Nasional kami tempatkan di PT Freeport Indonesia,” kata Ida.

Pembangunan Smelter PTFI merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam hilirisasi tambang. Smelter akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024 dan secara bertahap akan meningkatkan produksi hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) konsentrat tembaga ini, akan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan aspek keselamatan adalah yang utama dalam seluruh kegiatan operasi PTFI. Setiap karyawan menjalankan nilai-nilai SINCERE dalam bekerja, dan menempatkan Safety sebagai prioritas utama. “Perusahaan memastikan karyawan menjunjung tinggi keselamatan dalam menjalankan setiap aktivitas perusahaan,” katanya.

SINCERE merupakan singkatan dari nilai-nilai inti perusahaan, yang terdiri dari Safety/Keselamatan, Integrity/Integritas, Commitment/Komitmen, Respect/Rasa Hormat, dan Excellence/ Keunggulan. Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku yang diinternalisasi dalam bisnis dan budaya perusahaan, serta terintegrasi pada semua level unit bisnis.

Sementara itu peringatan BK3N 2024 juga berlangsung di area kerja PT Freeport Indonesia, di Kabupaten Mimika, Papua. Upacara BK3N 2024 dilaksanakan di area pabrik pengolahan bijih (SAG #3 Mile Post 74) dan dihadiri oleh perwakilan karyawan, kontraktor, dan perusahaan mitra PTFI.

Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran menyampaikan pesan serupa, menekankan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. “Kerja sama yang erat antar karyawan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan budaya kerja yang sehat dan selamat. Masing-masing kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan diri kita, rekan kerja, dan seluruh entitas perusahaan kita bekerja dengan selamat,” kata Carl. (yad)

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik Selengkapnya

Aksi Nyata Petrokimia Gresik Pada Lingkungan, Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pantai Mengare

GRESIK1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menanam 10.000 bibit mangrove bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Agrie Conservation di Pusat Restorasi dan Penanaman Mangrove (PRPM) Mengare di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Aksi nyata itu dilakukan pada momen Hari Gerakan Satu Juta Pohon pada Rabu, 10 Januari 2024. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Petrokimia Gresik terhadap pengelolaan lingkungan, sekaligus bentuk dukungan perusahaan terhadap program rehabilitasi hutan mangrove yang dijalankan Pemerintah.

“Petrokimia Gresik tiga kali berturut-turut mendapatkan Proper Emas, yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pengelolaan lingkungan. Artinya, standarisasi pengelolaan lingkungan yang dijalankan Petrokimia Gresik harus terus ditingkatkan, salah satunya melalui program penanaman mangrove di pantai Gresik utara ini,” ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, yang menarik dari kegiatan penanaman mangrove kali ini yaitu terdapat kontribusi aktif dari karyawan Petrokimia Gresik melalui program Charitree 2.0. Karyawan yang terlibat aktif mengumpulkan sampah anorganik dari rumah maupun lingkungan, untuk kemudian dikumpulkan di Eco-Dropbox. Atas keterlibatan tersebut, setiap karyawan telah berkontribusi dalam pengumpulan bibit mangrove.

“Petrokimia Gresik memandang sampah anorganik yang selama ini menjadi problem lingkungan sebagai peluang untuk menciptakan perubahan positif,” tandasnya.

Karyawan mengumpulkan sampah anorganik dari berbagai sumber seperti plastik, kertas, kaca, e-waste, metal, dan minyak jelantah yang seringkali menjadi beban bagi lingkungan. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan di Eco-Dropbox yang sudah ada di lingkungan perusahaan. Sampah-sampah tersebut dikonversikan dalam rupiah, dan semua partisipan yang turut serta dalam acara ini juga akan mendapatkan sertifikat donasi bibit mangrove.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan proses bisnisnya tidak hanya berorientasi pada profit, tapi juga ingin menumbuhkan kepedulian dan keterlibatan karyawan dalam pelestarian lingkungan,” jelas Dwi Satriyo.

Sementara itu, pelestarian mangrove menjadi kegiatan yang telah rutin Petrokimia Gresik selenggarakan. Pada 2023 mulai dari Charitree 1.0, Petrokimia Gresik telah menanam sebanyak 3.750 bibit mangrove; kemudian di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 perusahaan, Petrokimia Gresik juga menanam 5.100 bibit; dan pada program Envirocamp 2023 sebanyak 2.000 bibit.

“Selanjutnya Petrokimia Gresik mengawali tahun 2024 dengan menanam 10.000 bibit mangrove. Petrokimia Gresik terus berkomitmen lebih untuk berkontribusi agar lingkungan lebih hijau dan berkelanjutan, serta dapat menjadi teladan dalam upaya menjaga keberlanjutan bumi milik bersama ini,” pungkas Dwi Satriyo. (yad) 

Aksi Nyata Petrokimia Gresik Pada Lingkungan, Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pantai Mengare Selengkapnya

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat 

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan SPBU Nelayan (SPBUN) di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024. Keberadaan SPBUN ini, merupakan bentuk nyata program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Agropolitan untuk mewujudkan nelayan berdaulat.

“Alhamdulillah, satu persatu kami menuntaskan program Nawa Karsa yang salah satunya adalah Gresik Agropolitan lewat pembangunan SPBUN. Tujuannya tidak lain adalah agar nelayan berdaulat. Berdirinya SPBUN ini bisa terwujud berkat sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Migas dengan PT. Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga tidak lepas dari peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Untuk diketahui bagi nelayan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan penangkapan ikan. Komponen biaya BBM yang mereka gunakan berkisar 50-70% dari seluruh biaya operasional aktivitas penangkapan ikan.

Total nelayan Kelurahan Lumpur dan Kelurahan Kroman berdasarakan usulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik sebanyak 528 Nelayan. Untuk total surat rekomendasi pembelian solar subsidi yang masuk sampai dengan tanggal 09 januari 2024 sebanyak 430 orang. Sedangkan, total penjualan solar subsidi khusus nelayan selama 2023 sebanyak 16.590,95 liter/16 kilo liter ( 24 November s/d 31 Desember 2023) dan secara grafik terus meningkat

Disinilah SPBUN yang merupakan unit usaha Gresik Migas mitra PT. Pertamina Patra Niaga mengambil peran. Dengan tugas utama menjual bahan bakar minyak solar bersubsidi kepada masyarakat nelayan khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, ongkos produksi dari komponen BBM bisa dipangkas.

Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani juga telah menyiapkan anggaran untuk berdirinya dua SPBUN lagi di tahun ini.

“Komitmen kami, memberikan kemudahan nelayan untuk mengakses bahan bakar subsidi. Karenanya di tahun ini kita rencanakan dua pembangunan SPBUN lagi di Gresik Utara. Dan tahun depan, kita sudah sampaikan ke Kementerian KKP untuk dibantu pembangunan di wilayah Bawean,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Mayjend TNI Edi Juardi. Disampaikan bahwa BBM mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktifitas usaha perikanan khususnya perikanan tangkap.

“Penyediaan BBM yang memadai dari sisi kualitas, harga, dan kemudahan akses sangat dibutuhkan agar nelayan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya,” terang Edi Juardi. (yad)

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat  Selengkapnya

Waka Polres Gresik Riksa Rutan Polres, Pastikan Kesehatan dan Kebersihan Tahanan

GRESIK,1minute.id – Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindito Kuncoro melakukan pemeriksaan tahanan dan ruang barang bukti (Tahti) Polres Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tahanan dan fasilitas ruang tahanan dalam keadaan aman dan layak. Pemeriksaan dimulai dengan pengecekan jumlah tahanan yang berada di ruang tahanan.

Kompol Danu kemudian memeriksa kondisi ruang tahanan satu per satu. Ia memastikan bahwa ruang tahanan dalam keadaan bersih dan nyaman, serta tidak ada barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam ruang tahanan. Bahkan, kesehatan tahanan juga dilakukan oleh pemeriksaan oleh petugas Dokkes. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Paji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindito Kuncoro menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di ruang tahanan. “Tahanan merupakan titipan masyarakat, oleh karena itu kita harus menjaga keamanan dan keselamatan mereka. Selain itu, kita juga harus bersikap ramah dan humanis kepada mereka,” tegas Kompol Danu Anindito Kuncoro.

Ia juga mengingatkan petugas jaga tahanan untuk selalu mencatat setiap kegiatan yang berkaitan dengan tugas jaga tahanan. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Pastikan setiap kegiatan yang berkaitan dengan tugas jaga tahanan dicatat dengan baik. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata tegasnya. 

Pemeriksaan tahanan dan ruang tahti ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Polres Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tahanan dan fasilitas ruang tahanan dalam keadaan aman dan layak. (yad

Waka Polres Gresik Riksa Rutan Polres, Pastikan Kesehatan dan Kebersihan Tahanan Selengkapnya

Harga Cabai Semakin Pedas, TP PKK Gresik Gaungkan Gerakan Menanam Cabai di Pekarangan 

GRESIK,1minute.id – Harga semakin pedas. Di pasar tradisional harga cabai menembus Rp 100 ribu per kilogram. Emak-emak harus pandai memanajemen uang belanja. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani turun tangan. 

Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali melakukan  penguatan ketahanan pangan dengan cara menanam ratusan bibit pohon cabai di Desa Kisik, Kecamatan Bungah pada Rabu, 10 Januari 2024. Masyarakat pun antusias menyambut gerakan menanam cabai tersebut. 

Menurut Ning Nurul, menanam cabai dipilih karena telah menjadi salah satu bahan pangan utama di Indonesia. Sehingga harga cabai sangat mudah mengalami inflasi karena kurang dapat memenuhi permintaan. “Kenapa kita menanam cabe? Karena hari ini kita tahu cabe sedang mahal-mahalnya. Bahkan 1 kg cabai bisa mencapai Rp. 100.000. Dan ini dipicu oleh kenaikan inflasi, maka kita harus bisa berinovasi dan mengoptimalkan apa yang kita punya untuk menanam sayuran seperti pekarangan rumah,” ujar istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Saat penanaman, Ning Nurul didampingi oleh beberapa Kepala Bappeda Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro, Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah, Kepala Dinas Perikanan Moh. Nadlelah, Kepala Diskominfo Ninik Asrukin, Forkopimcam Bungah, dan seluruh Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Bungah.

Agenda menanam tersebut merupakan salah satu program unggulan PKK Pokja 3 Gerakan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Program ini merupakan gerakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan kegiatan produktif yang bisa mengupayakan ketersediaan pangan dan menambah nilai ekonomi dalam keluarga.

Pada kesempatan itu, ibu dua anak itu, menyerahkan secara simbolis benih cabai dari Dinas Pertanian kepada Desa Kisik. Total benih yang diberikan adalah 600 polibag diameter 30cm benih tumbuh, 5 nampan benih tumbuh dengan masing-masing nampan berisi 100 benih cabai, 150 tanaman cabai besar dan kecil dengan rincian 75 batang berukuran tinggi dan 75 batang berukuran tanggung.

Selain itu, Desa Kisik juga merupakan salah satu desa pilot project program Gerakan Bank Sampah Menjadi Berkah (Gerbank Sajadah) yang digagas PKK Gresik. Gagasan ini muncul karena sampah sekarang bisa menghasilkan nilai ekonomi. Sampak organik bisa diolah sebagai pupuk atau kompos, juga bisa diolah menjadi eco enzim yang kaya manfaat. Sedangkan sampah anorganik dapat dijual untuk didaur ulang.

“Panjenengan semua sudah melihat bahwa Desa Kisik ini sebagai salah satu pilot project Gerbang Sajadah. Ini luar biasa karena desanya bersih, rapi, dan ditunjang komitmen masyarakat yang menunjang kegiatan PKK. Semoga ini bisa diadopsi di desa yang lain,” katanya.

Menurut Ning Nurul, program pilot project Gerbank Sajadah ini tidak bisa terlaksana tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak. Dia menyebut program ini sebagai program kroyokan karena banyak yang terlibat, tidak hanya PKK dan OPD, tapi juga seluruh elemen masyarakat. (yad)

Harga Cabai Semakin Pedas, TP PKK Gresik Gaungkan Gerakan Menanam Cabai di Pekarangan  Selengkapnya

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 910 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN – BBK) di Kabupaten Gresik. Ratusan mahasiswa itu akan disebar di Kecamatan Kebomas, Cerme, Benjeng dan Menganti.

Kedatangan ratusan mahasiswa itu disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 9 Januari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Fandi Akhmad Yani mengucapakan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Unair Surabaya yang telah memilih Kabupaten Gresik sebagai tempat KKN-BBK ke-3 tahun 2024 yang mengusung empat isu, yaitu ;  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. “Tema itu selaras dengan program sembilan prioritas pembangunan atau Nawa Karsa Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

Menurutnya empat isu tersebut perlu didorong kembali oleh anak-anak muda mahasiswa Universitas Airlangga. Sambil belajar, memberikan bimbingan, dan pendampingan kepada masyarakat. Sekecil apapun permasalahan kesehatan, pendidikan, lingkungan dan ekonomi akan bermanfaat baik bagi masyarakat atau pun mahasiswa.

“Kalian akan langsung berinteraksi dengan masyarakat, bimbing mereka berikan karya terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.  Ia pun berharap, kedepannya sinergitas program, serta visi misi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Universitas Airlangga Surabaya selaras agar tercipta keharmonisan dan kerjasama yang berkelanjutan. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Prof Gadis Meinar Sari mengatakan, BBK ke-3 merupakan kegiatan konversi dari KKN menjadi BBK. Prinsipnya sama, kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar studi.

“KKN-BBK ini dimulai dari tanggal 9 Januari hingga 3 Februari 2024. Sebanyak 1.800 mahasiswa diterjunkan dan disebar di 3 kabupaten dan kota. Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya,” terangnya.

Dikatakan, mahasiswa yang melaksanakan KKN-BBK ini adalah sebagai pembelajaran di masyarakat. Bukan untuk semata-mata menggurui atau mengajar kepada masyarakat. Tetapi lebih kepada belajar dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk di pahami dan di kaji bersama.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah menerima 910 mahasiswa Unair yang akan menjalani KKN di 4 kecamatan dan disebar di 91 desa. Kami mohon bimbingan dan arahan saat bersama masyarakat,” tandasnya. (yad)

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa  Selengkapnya