Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai akhir pekan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Kali pertama terjadi gudang pabrik kayu di Jalan Raya Ambeng-Ambeng, Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan terjadi pukul 13.45 WIB. Baru ngeluk geger petugas Damkar mendapatkan pengaduan warga kebakaran di lahan kosong 

PT.Bukit Graha Indah di Jalan Sunan Prapen, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas. Untung dua kebakaran yang berawal dari membakar sampah itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, kebakaran gudang bermula dari pembakaran sampah dari toko buah sebelah gudang kayu. Tiupan angin membuat lidah api membesar dan menjilat gudang kayu. 

Sebanyak 12 petugas dibagi menjadi dua regu memadamkan amuk si jago merah. “Api baru bisa dipadamkan kurang dari tiga jam. Tidak ada korban jiwa dan korban luka. Untuk kerugian belum diketahui,”kata mantan Kadishub Gresik itu. (yad)

Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar  Selengkapnya

Hari Kedua, Asap Masih Menyembul Ditumpukan Kayu Gelondongan. Damkar Pemkab Terus Melakukan Penyemprotan

GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kedua, kebakaran gudang kayu di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kebomas, Gresik masih belum sepenuhnya di kuasai petugas pemadam kebakaran. 

Dalam pantauan 1minute.id, Rabu 14 Oktober 2020, sejumlah petugas damkar dari Pemkab Gresik masih terus melakukan penyemprotan ditumpukan kayu gelondongan yang diketahui mulai terbakar sejak Selasa 13 Oktober 2020 pukul 13.00 itu.

Sebab, asap masih terlihat mengepul di tumpukan kayu dengan diameter satu meteran itu. Dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar satu per satu tumpukan kayu jenis meranti yang masih berasap karena terbakar. Petugas menyemprot dengan air. Setelah tidak ada asap kayu senilai jutaan dipindahkan ke lokasi aman. Meski dalam kondisi gosong. 

Search

Ratusan batang kayu itu terongok di gudang yang luasnya hampir satu lapangan bola itu. Kondisi gosong. Seakan menjadi kayu bakar. Di area gudang itu terlihat indentitas perusahaan. “Ini lahan milik bos saya. Mereka sewa lahan,”kata seorang lelaki berlogat Madura ditemui lokasi kebakaran, Rabu 14 Oktober 2020.

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto dikonfirmasi terkait penyebab terbakarnya gudang kayu gelondongan itu mengaku belum mengetahuinya. “Dugaan awal kobong sendiri karena cuaca panas,”kata Yulianto dikonfirmasi selulernya, Rabu 14 Oktober 2020. (*)

Hari Kedua, Asap Masih Menyembul Ditumpukan Kayu Gelondongan. Damkar Pemkab Terus Melakukan Penyemprotan Selengkapnya