SIG Distribusikan Hazmat Karya Emak-emak ke Nakes dan Satgas Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski, tren kasus wabah coronavirus disease 2019 menurun. Namun, kebutuhan alat Pelindung Diri (APD) masih sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan (nakes). PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui SIG Peduli terus berupaya untuk meningkatkan ekonomi keluarga disekitar operasional Perusahaan terutama dimasa pandemi Covid-19 saat ini. 

SIG memberdayakan 30 emak-emak penjahit sekitar perusahaan untuk membuat 1.400 baju Hazmat. Baju Hazmat hasil produksi Ibu-ibu rumah tangga ini secara bertahap mulai disalurkan oleh SIG pada Kamis, 5 Agustus 2021. Selain Hazmat juga bantuan APD lainnya yaitu 3.000 masker medis ;  1.500 sarung tangan serta 200 face shield bagi para tenaga kesehatan (nakes) di Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat sekitar. 

Pemberian bantuan senilai Rp 120 juta tersebut diserahkan oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya kepada Lurah Sidomoro Christina Triandajani di Kantor Kelurahan Sidomoro Gresik. 

General Manager of CSR SIG Edy Saraya, mengatakan pembuatan 1.400 baju hazmat ini di produksi oleh 30 penjahit dan merupakan ibu rumah tangga yang berasal dari Kelurahan Sidomoro, Gending, dan Singosari, Gresik. Sebelumnya, imbuhnya, ibu-ibu tersebut telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan oleh SIG termasuk bantuan mesin jahit. 

Pelatihan dan pendampingan yang diberikan diantaranya metode teori, demonstrasi dan praktik menjahit. “Ini merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga dalam rangka mendukung peningkatan ekonomi keluarga serta pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat,”kata Edy Saraya.

Sementara itu, Lurah Sidomoro Christina Triandajani, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh SIG, terutama bagi warganya. Keikutsertaan ibu rumah tangga dalam memproduksi baju hazmat ini dapat memberikan pemasukan tambahan bagi warga. “Ibu-ibu sangat senang bisa terlibat dan menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,”ujarnya.

“Bantuan baju hazmat ini sangat penting bagi para nakes dan Satgas Covid-19 di desa. Selama ini kami cukup kesulitan mencari baju hazmat untuk menunjang kerja para anggota nakes dan satgas di desa terutama untuk pemulasaran jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, bantuan dari SIG ini sangat membantu,”imbuh Christina Triandajani. (yad)

SIG Distribusikan Hazmat Karya Emak-emak ke Nakes dan Satgas Covid-19 Selengkapnya

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC  Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.

Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima  1minute.id  pada Minggu, 11 Juli 2021.

Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa  PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik  Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat Selengkapnya

Pemkab Gresik Berencana Memberlakukan PPKM Berskala Mikro

GRESIK,1minute.id- Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Untuk meningkatkan efektivitas pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melanjutkan PPKM. Tapi berskala lebih kecil, yakni PPKM Mikro.

Penegasan ini disampaikan oleh Plt. Bupati Gresik Moh Qosim saat memberi sambutan pada apel pemberian bantuan perlengkapan protokol kesehatan (prokes) dari PT Smelting Gresik pada Senin, 8 Februari 2021. Apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik.

“Kita yang berada di wilayah Surabaya Raya masuk bagian dari pemberlakukan PPKM berskala mikro yang telah diputuskan oleh Presiden,”katanya di hadapan para peserta apel serta para Kepala OPD Pemkab Gresik.

Menurut Qosim, PPKM berskala mikro ini akan menyasar pada wilayah yang selama ini terindikasi masuk pada zona merah sebaran yang terkonfirmasi Covid-19.

Beberapa wilayah yang masuk dalam zona merah itu diantaranya, Kecamatan Manyar, Kebomas, Gresik dan Menganti. Wilayah kecamatan yang terindikasi masuk pada zona merah akan dipersempit pada tingkat Desa, Rukun Warga (RW) sampai ketingkat Rukun Tetangga (RT). “Tracing akan dilakukan secara masif pada tingkatan tersebut,”tegas Qosim.

Pada kesempatan itu, PT Smelting memberikan bantuan berupa sarana prasarana prokes dan alkes kepada Pemkab Gresik. Wawan mewakili pihak PT Smelting secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Plt Bupati Gresik Moh Qosim.

Bantuan itu berupa masker medis, sarung tangan, face shield, hand sanitizer masing masing berjumlah 2500 dus. Dan, juga memberikan 2500 unit Hazmat.  Bantuan sarana prasarana prokes dari perusahaan peleberan tembaga itu oleh Pemkab Gresik  akan dialokasikan ke puskesmas di Gresik.

“Kami sampaikan terima kasih. Dimasa pandemi yang berkepanjangan ini, kami mohon semuanya bahu membahu untuk mencegah penyebaran Covid dan meringankan beban masyarakat,”ujar Qosim. (*)

Pemkab Gresik Berencana Memberlakukan PPKM Berskala Mikro Selengkapnya