Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low

GRESIK,1minute.id – Sinyal ekonomi tumbuh tahun ini mendapatkan respon positif dari pengusaha. Diantaranya, pengusaha perhotelan.  Front One Budget Gresik, telah selesai pembangunan. Hotel ke-52 di Indonesia melirik Kota Santri-sebutan-Gresik untuk pengembangan sayap bisnisnya.

Berdiri di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik menunggu waktu secara resmi di launching.
Manajer hotel FrontOne Budget Gresik Ady Wijanarko mengatakan, pihaknya optimistis ekonomi Indonesia akan tubuh tahun ini.

“Sinyal dari pemerintah itu kami anggap sebagai peluang sehingga harus gerak cepat,”ujar adi Wijanarko dalam media gathering pada Jumat, 29 Januari 2021.

Hotel FrontOne Budget memiliki 60 kamar. Terbagi dalam tiga sekmen yakni superior, duluxe dan eksekutif. Ady mengatakan, segmen pasar yang dibidik adalah middle-low. “Pontensi masih sangat tinggi di Gresik,”tegasnya. 

Meski, middle-low dengan harga terjangkau. Hotel FrontOne Budget bukan kategori hotel murahan. “Privasi dan kenyamanan konsumen tetap menjadi prioritasnya,”katanya. 

FrontOne Budget menjamin hotel yang dikelola akan memenuhi persyaratan dari pemerintah terkait tamu yang bakal menginap. Setiap tamu yang akan menginap akan menjalani validasi indentitas.

Untuk tamu berpasangan, tambahnya, pihaknya akan validasi kesamaan identitasnya.  “Image Gresik sebagai Kota Wali, tidak sampai mencederai kota Gresik,”tegasnya. Kapan hotel secara resmi beroperasi? Ady Wijanarko mengaku belum bisa memastikannya. “Kami masih harus menunggu restu,”katanya. (*)

Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low Selengkapnya

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes

GRESIK,1minute.id – Gamma, chief enginering AstonInn Hotel terlihat sibuk, Senin malam, 11 Januari 2021. Handy talky yang dibawa terdengar suara panggilan berulang-ulang. “Gamma monitor,”panggil seorang rekannya. Sekitar pukul 20.00.

Gamma, terus naik lift menuju lobi hotel. Pasalnya, bagian lobi sudah ada forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufiq Ismail dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim.

Selain, Forkopimda juga ada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil,  Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono, dan Satpol PP Abu Hasan.

Kedatangan mereka ini, untuk memastikan pengelola perhotelan telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk karyawan maupun tamu hotel di hari pertama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik ini.

Selain perhotelan, tim gabungan terdiri dari TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN) mengecek jam berapa operasional mal.  “Setiap tamu menginap wajib menunjukkan surat keterangan kesehatan negatif corona,”kata Gamma.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, surat edaran PPKM di Gresik sudah mulai dilakukan oleh beberapa pengusaha di sektor pembelanjaan.

“Untuk mal dan pusat pembelanjaan jam malam sampai pukul 19.00. Sedangkan untuk warkop dan cafe serta pedagang kaki lima (PKL) sampai pukul 21.00,”kata Qosim didampingi didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kasat Pol PP Abu Hassan, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Senin malam, 11 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi tempat kerumunan sesuai Perbup nomor 22/2020. “Terkait sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar PPKM tetap mengikuti Perbup. Sanksi sosial, denda, serta pencabutan usaha,”terang alumnus Akpol 2001 itu.

Selain pusat perbelanjaan dan perhotelan, tim gabungan juga melakukan penyisiran di kawasan Bukit Putri Cempo, kini menjadi tempat usaha kafe itu.  (*)

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes Selengkapnya