Kades Slempit Suyitno: Jalan Sehat Jadi Puncak Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia Wadah Mempererat Tali Silaturahmi, Semangat Kebersamaan 

GRESIK,1minute.id – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik telah berakhir. Keguyupan dan semangat kebersamaan warga dalam menyemarakan hari kemerdekaan masih terasa hingga saat ini.

Kebersamaan dan gotong royong menjadi modal utama bagi pemdes yang dipimpin oleh Suyitno dalam menjalankan program pembangunan Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Slempit Suyitno mengatakan, Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia berlangsung sukses, meriah dan kondusif. Dalam perayaan hari kemerdekaan itu, pemerintah desa menggelar banyak kegiatan, antara lain, tasyakuran malam 17 Agustus ; ada perlombaan Agustusan untuk anak-anak: bola voli antar Rukun Warga putra dan putri ; wayang kulit hingga jalan sehat sebagai puncak atau Gebyar HUT Ke-80 Republik Indonesia. 

Antusiasme warga begitu besar dalam mengikuti semua kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu. “Bentuk syukur atas kemerdekaan,” kata Suyitno pada Kamis, 11 September 2025.

Ia mencontohkan kegiatan jalan sehat sebagai puncak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Seluruh warga tumplek-blek mengikuti kegiatan yang digelar pada Ahad, 31 Agustus 2025. Sejak pagi, warga Desa Slempit berduyun-duyun menuju balai desa setempat. Tempat strat dan finish. Mulai dari anak- anak, pemuda, emak-emak, hingga orang tua. Laki-laki dan perempuan mengikuti jalan sehat kemerdekaan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB sampai siang tersebut.

MERIAH : Peserta memakai busana ala putri raja menjadikan jalan sehat yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik semakin meriah (Foto : Istimewa)

Masyarakat antusiasme mengikuti jalan sehat selain ada banyak door prize. Juga tertarik karena menarik. Sebab, peserta  juga berdandan rapi dengan mengenakan  busana adat nusantara. Busan kebaya Jawa, hingga busana adat Sumatera hingga yang berpenampilan bagai permaisuri. Ada juga memakai kostum pahlawan revolusi. Jalan Sehat bagai sebuah karnaval. Antusiasme dan keguyupan warga membuat suasana perayaan terasa meriah. 

Kepala Desa (Kades) Slempit Suyitno, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat dan para peserta yang telah hadir dan yang telah mengikuti kegiatan jalan sehat ini. Bahkan, warga di kompleks Perumahan Grand Kedamean Regency (GKR) dan Perumahan Diomond ikut menyemarakan kegiatan jalan sehat itu. Pemdes Slempit pun memberikan apresiasi kepada warga perumahan yang antusias menyemarakan hari kemerdekaan Indonesia itu.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan jalan sehat ini, Warga masyarakat desa Slempit dan para peserta jalan sehat sangat antusias sekali bahwa kegiatan jalan sehat pada tahun ini terasa lebih meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dengan dihadiri langsung oleh, ribuan para peserta yang turut mengikuti kegiatan jalan sehat ini, Untuk memeriahkan, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke–80 Tahun,” kata Suyitno.

Ia melanjutkan, kegiatan jalan sehat ini bukan hanya sekedar acara olahraga saja tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara warga masyarakat Desa Slempit ini. (yad)

Kades Slempit Suyitno: Jalan Sehat Jadi Puncak Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia Wadah Mempererat Tali Silaturahmi, Semangat Kebersamaan  Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Lomba Agustusan Khusus Tahanan, Hadiahnya, Nasi Kotak dan Roti

GRESIK,1minute.id – Kebebasan mereka terbatasi, tetapi, nasionalisme  tetap membara. Menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, puluhan penghuni rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik merayakan lomba 17 Agustusan.

Ada dua jenis lomba yang diadakan khusus untuk para tahanan itu, yakni, lomba meletuskan balon sambil berjoget berpasangan serta lomba makan kerupuk. Dua perlombaan itu membuat mereka bahagia.

Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polres Gresik Iptu Tasmani, perlombaan 17 Agustusan bertujuan membangkitkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kegembiraan bagi para tahanan meski ruang gerak mereka terbatas. 

“Meskipun mereka berada di dalam tahanan, jiwa juang dan nasionalisme harus tetap hidup. Kami ingin mereka juga merasakan euforia kemerdekaan,” ujar Iptu Tasmani mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Ia mengatakan ada dua jenis lomba digelar di area olahraga dan berjemur dengan pengamanan ketat, yakni lomba meletuskan balon sambil berjoget berpasangan serta lomba makan kerupuk. Sebanyak 41 tahanan ikut berpartisipasi, sementara 14 lainnya yang tengah menjalani isolasi tidak dilibatkan. Demi keamanan, seluruh peralatan lomba dipastikan bebas dari risiko.

Sebagai bentuk apresiasi, Satuan Tahti Polres Gresik memberikan hadiah berupa makanan, mulai dari nasi kotak hingga roti, kepada pemenang dan seluruh peserta. Bukan sekadar bingkisan, hadiah ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat positif di balik tembok rutan. (yad)

Polres Gresik Gelar Lomba Agustusan Khusus Tahanan, Hadiahnya, Nasi Kotak dan Roti Selengkapnya