Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana Kali Tutup di Jalan KH Hasyim Asy’Ari, Gresik riuh pada Senin, 17 Juni 2024. Ratusan warga silih berganti memasuki kawasan samping timur Pasar Kota Gresik itu. 

Mereka sengaja datang pasar untuk membeli daging kurban kepada para “penjual” daging dadakan itu. Semakin sore, suasana Kali Tutup semakin riuh. Karena penjual daging kurban terus bertambah. Mereka berjualan secara berpencar di sepanjang Kali Tutup itu.

Harga daging kurban tentu lebih murah dibandingkan dengan harga daging di pedagang pasar. Pasalnya, penjual daging kurban yang dipasarkan di kawasan Kali Tutup itu didapatkan oleh para penjual dengan cara melakukan hunting di sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban yang di setiap Musala atau Langgar dan Masjid. 

Beberapa ada orang bisa mendapatkan lebih dari 2 kilogram daging, bahkan ada mendapatkan 5 kilogram karena campuran jerohan seperti babat atau usus. Ada juga mendapatkan balungan atau kaki kambing maupun kaki sapi. Idul Adha atau Idul Kurban menjadi berkah warga kurang beruntung secara ekonomi. 

“Kalau kami makan, seminggu belum tentu habis. Mending saya jual untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya,” ujar seorang ibu penjual daging kurban pada Senin sore, 17 Juni 2024.

Harga daging kurban tanpa lemak bisa laku seharga Rp 65 ribu sampai Rp 75 ribu per kilogram. Bahkan, ada menjual balungan sapi seharga Rp 10 ribu. “Balungan sepuluh ribuan,” kata penjual sambil menenteng tas kresek.

Penjual daging kurban di sepanjang Kali Tutup ini sudah menjadi fenomena tahunan. Sehingga, konsumen sangat menantikannya. Para konsumen ini diantaranya pedagang pentol dan warung makan. (yad)

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik Selengkapnya

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM

GRESIK,1minute.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terkerek  naik. Harga premium Rp 15.266 per kilogram dan medium seharga Rp 12.626 perkilogram. Harga itu mengalami kenaikkan berdasarkan data sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO.

Untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pasar murah dipusatkan di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengungkapkan, Kabupaten Gresik pada Mei 2024 mengalami deflasi sebesar 0,06% dan Year-on-Year di angka 2,86%. Harapanya, tidak terjadi lonjakan angka inflasi dan tidak menjadi perhatian nasional. 

“Kita juga akan menghadapi Hari Raya Idul Adha sehingga perlu ada intervensi-intervensi terkait dengan kegiatan yang kita lakukan untuk penanganan inflasi. Bagaimana koordinasi antarwilayahnya, sosialiasinya, penanaman tanaman-tanaman yang sifatnya support supaya inflasi di bahan pangan tidak terjadi kenaikan,” kata Washil saat membuka bazar GMP di Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Bazar juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro serta perwakilan dari Bulog Cabang Surabaya. 

Washil melanjutkan Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus melakukan pemantauan melalui aplikasi sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO serta dengan sinergitas antar OPD terkait. Kegiatan bazar GPM ini juga bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam penyediaan beras SPHP dan produsen binaan dalam penyediaan komoditas pokok lainnya (telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, bawang serta cabai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dydik Rudi Prasetya, menanggapi adanya isu kenaikan harga beras di Jawa Timur di saat panen raya terjadi karena adanya kenaikan struktur biaya produksi seperti adanya pengurangan pupuk subsidi. Sehingga petani harus memenuhi dengan harga yang tinggi. 

Oleh karena itu, GPM ini diselenggerakan guna menyeimbangkan antara kesejahteraan para petani dan konsumen. 

“Kita menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. GPM menghadirkan beras dengan harga Rp 11.300 perkilogram. Ini artinya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Apakah harga itu masih perlu dipertahankan atau nanti dikembalikan ke harga awal,” tuturnya. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM Selengkapnya

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Sebagian umat muslim akan melakukan Salat Idul Adha 1444 Hijriah pada Rabu besok, 18 Juni 2023. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban yang memenuhi syarat termasuk umur hewan kurban. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran yang dituju antara lain, di Pondok Permata Suci ( PPS). Ada sejumlah penjual hewan kurban di lokasi di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Petanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro, dan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Iswahyudi melihat langsung kondisi puluhan hewan kurban.

“Jadi kita memastikan kesehatannya, apakah sudah vaksin dan terbebas dari Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). Sehingga nanti diharapkan bisa terjual semua biar pedagang senang,” ujar Bu Min. 

Pada Idul Adha 1444/ 2023 M ini, stok hewan kurban di Gresik mencapai 7.372 sapi jantan, 7.150 ekor kambing, dan 2.148 domba. Pedagang hewan kurban berjumlah 189 pedagang lapak yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua yang lain belum dilakukan pemantauan adalah Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean sekitar 80.mil laut dari pusat Kota Gresik. 

Di Pulau berjuluk Pulau Putri itu, rata-rata warganya langsung membeli ke peternak setempat. Sedangkan untuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang telah terbit mencapai kurang lebih 516 surat.

Dari inspeksi yang dilakukan wabup bersama jajaran, didapatkan kepastian bahwa hewan kurban yang ada di Kabupaten Gresik relatif aman. Distan Gresik belum menerima adanya laporan terkait hewan kurban yang terserang penyakit.

“Semuanya sudah kita vaksin, dan Insya Allah dengan penanganan dan pengawasan yang tepat dari kita dan dokter hewan, dapat meminimalisir terjadinya serangan penyakit terhadap hewan kurban.” ujar Eko Anindito Putro. (yad)

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK 

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada Minggu, 10 Juli 2022. Hari Raya Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Meski begitu antusiasme masyarakat tetap tinggi. 

Mereka salat berjamaah. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik sebanyak seribu lebih jemaah. Di masjid Baitul Islah di Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) di Kecamatan Kebomas dan Masjid Jamik  Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim bagai lautan manusia untuk salat Idul Adha.

HEWAN KURBAN: Suasana penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Jamik Alun-alun Gresik pada Minggu, 10 Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, imam dan khatib adalah Prof Abd  Rahman Assegaf, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.  Sementara itu, suasana penyembelihan hewan kurban di tengah wabah penyakit PMK berlangsung lancar.  Sebab, sebagian besar, panitia penyembelih hewan kurban memanfaatkan jasa jagal sapi.  Di masjid Jamik Alun-alun Gresik, misalnya. Ada empat jagal yang ikut melakukan penyembelihan hewan kurban. Sehingga, kebersihan tempat dan tata cara dijamin Halal. (yad)

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK  Selengkapnya

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua 

GRESIK,1minute.id – Merayakan Idul Adha 1443 H, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 423 hewan kurban yang terdiri dari 160 sapi dan 263 kambing senilai Rp4,32 miliar. Penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 138 lokasi, meliputi masjid, yayasan, pondok pesantren, instansi serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar operasional perusahaan SIG. 

Penyaluran hewan kurban dari SIG dilakukan secara bertahap mulai pada Jumat, 1 Juli 2022 hingga hari ini, Sabtu, 9 Juli 2022. Wilayah penyaluran antara lain Gresik dan Tuban (Jatim), Rembang dan Cilacap (Jateng), Narogong (Jabar), Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Gading Cempaka (Bengkulu), Padang (Sumbar), Karo (Sumut), Katibung (Lampung Selatan), Dumai (Riau), Pangkep (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Balikpapan dan Samarinda (Kalimantan Timur), Banjarmasin Barat (Kalimantan Selatan), Nusaniwe (Ambon), Aceh Besar (Aceh) dan Sorong (Papua Barat).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan. Penyaluran hewan kurban ini juga sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Bantuan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan selama ini, serta apresiasi kepada masyarakat yang mendukung dan tumbuh bersama SIG. Semoga melalui penyaluran bantuan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat atas perusahaan serta senantiasa mendoakan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Edy Saraya.

Menurutnya bantuan hewan kurban yang disalurkan oleh SIG melibatkan UMKM peternak lokal dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi UMKM. “Kami memastikan seluruh hewan kurban telah melalui serangkaian tes kesehatan sehingga aman untuk di konsumsi. SIG juga memastikan hewan kurban tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga tepat sasaran,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorukun, Kabupaten Gresik Djuli Aspug, berterima kasih dengan adanya bantuan hewan kurban berupa sapi untuk masyarakat desanya. Menurutnya, SIG rutin memberikan bantunan hewan kurban setiap Iduladha di desanya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, dan akan melakukan penyembelihan di Balai Desa Sidorukun Gresik untuk dibagikan kepada 60 kepala keluarga,”ujarnya. 

Selain pemberian hewan kurban, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan di desa Sidorukun Gresik. “Semoga SIG terus berkembang, dan memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat seperti selama ini,” kata Djuli Aspug. (yad)

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua  Selengkapnya

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan

GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan ibadah haji 1443 hijriah atau 2022 Masehi memasuki fase puncak, wukuf di Arafah. Sebanyak 1 juta lebih jemaah berkumpul di Padang Arafah. Menteri Agama (Menang) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tahun ini ada 51 jemaah yang dibadalhajikan dan 136 jemaah yang disafariwukufkan.

“Sesuai komitmen pemerintah, semua jemaah haji yang berhalangan, harus dibadalhajikan atau disafariwukufkan,”terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Arafah dilansir dari kemenag.go.id padaJumat, 8 Juli 2022.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Haji Alam Agoga Hasibuan menambahkan 51 jemaah yang dibadalhajikan terdiri atas 29 badal haji karena wafat, 22 jemaah dibadalhajikan karena sakit berat. Mereka yang sakit berat ini 10 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 12 dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

“Untuk jemaah safari wukuf, sebanyak 31 jemaah disafariwukufkan dengan berbaring di bus, 104 jemaah dengan posisi duduk di bus, dan ada 1 jemaah yang disafariwukufkan oleh pihak Rumah Sakit Arab Saudi,”terangnya.

Alam menjelaskan, proses safariwukuf menggunakan 10 bus dan satu bus cadangan. Selain tim kesehatan, setiap bus ditugaskan seorang khatib dan dua pembimbing ibadah. “Nantinya di bus akan dilakukan proses safari wukuf, mulai dari khutbah wukuf hingga salat jamak qashar Zuhur dan Asar, serta talbiyah, zikir, dan doa,” jelas Alam.

Kasi Bimbingan Ibadah Haji, Daker Makkah Anshor menambahkan, ada 30 tim safari wukuf dan sejumlah tim medis dari KKHI Daker Makkah yang diterjunkan. Mereka antara lain bertugas mulai dari membimbing niat thaharah/bersuci jemaah, termasuk tayammum. Tim Kesehatan KKHI juga membantu wudlu jemaah uzur. Bagi jemaah yang tidak bisa berwudlu, mereka dibantu bisa bertayamum.

“Tim KKHI juga membantu jemaah mengenakan pakaian ihram, baik untuk laki laki atau perempuan,” jelas Anshor. Sementara tim bimbingan ibadah, mereka membantu melafalkan doa berihram, membimbing melafalkan niat salat sunnah ihram, membimbing niat haji, serta membimbing talbiyah sampai memasuki Arafah.

“Di setiap bus, ada petugas yang membacakan khutbah wuquf dan imam salat jamak qashar Zuhur dan Asar,”ujar Anshor. “Mereka juga membimbing jemaah uzur untuk memperbanyak talbiyah, zikir, dan doa selama berada di Arafah,”tambahnya. Anshor menambahkan, proses safari wukuf, sejak keberangkatan dari KKHI menuju Arafah, lalu kembali ke KKHI ditargetkan berlangsung maksimal tiga jam. (yad)

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan Selengkapnya

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha

GRESIK,1minute.id – Idul Adha semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi belum teratasi. Seribu dosis vaksin PMK telah habis. Hari ini, dikabarkan Pemprov Jatim telah menerima 360 ribu dosis vaksin untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Ribuan dosis itu adalah vaksin darurat yang didatangkan pemerintah pusat dari luar negeri sambil menunggu hasil vaksin yang sedang dikembangkan oleh  Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kebutuhan vaksin PMK di Jawa Timur sekitar 1,3 juta dosis. Pemprov Jatim baru mendapatkan droping 1.000 vaksin. “Jadi kawan-kawan bisa membayangkan karena yang sudah turun 1000 pasti sudah habis. Nah, kemarin tim dari Kementerian Pertanian mengundang tim dari dinas peternakan Jawa Timur Insya Allah hari ini kita diminta mengambil sejumlah tertentu vaksin dari Jakarta. Mudah-mudahan segera turun,”kata Khofifah disela acara peresmian Rumah Vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vaksin tambahan itu, kata Khofifah, akan diprioritaskan untuk sapi perah. “Untuk sapi potong kita membutuhkan banyak support. Support baik vitamin maupun obat-obatan lainnya,”katanya. Untuk kebutuhan Idul Adha, Khofifah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, ada sejumlah tempat sapi potong yang sudah memenuhi syarat fikir dan sehat yang bisa di akses oleh masyarakat yang membutuhkan hewan kurban. 

“Insya Allah sudah cukup bila sesuai hasil rakor (rapat koordinasi),”katanya tanpa menyebut jumlah kebutuhan hewan kurban di Jawa Timur. Saat ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim sedang fokus menyiapkan Juleha. Siapa Juleha itu? “Juleha adalah juru sembelih halal,”katanya. Dimana saja Juleha akan ditempatkan akan dikoordinasikan dengan Bupati/Walikota. “RPH (rumah potong hewan) ini menjadi penting. Nanti akan ditentukan oleh Bupati/Walikota,”katanya. 

Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor sapi terjangkit PMK. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK. Dinas Pertanian Gresik telah melakukan pendataan hewan yang siap untuk kurban. Untuk sapi sebanyak 9.530 ekor Kambing 14.651 ekor dan Domba 702 ekor. Hewan siap kurban itu tersebar di 23 titik. (yad)

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha Selengkapnya

Harga Cabai Semakin Pedas, Rp 95 Ribu Per Kilogram Nyaris Sama Harga Daging Sapi

GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Adha 1443 Hijriah harga cabai semakin pedas. Bahkan, harga cabai nyaris sama dengan harga daging sapi. Rp 95 ribu per kilogram. Sementara, harga minyak goreng curah mulai normal. Akan tetapi, pembelian dibatasi maksimal 2 liter atau 2 kilogram. Selain itu, pembelian migor membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Ketua Paguyuban Pasar Baru Gresik (PBG) M. Chumaidi mengungakap kenaikan cabai mulai terjadi seminggu terakhir. Awal pekan lali, harga cabai masih berkisar Rp 65 ribu per kilogram. “Hari ini harga cabai seharga Rp 95 ribu per kilogram,”kata Edi-sapaan M Chunaidi-ditemui pada Rabu, 8 Juni 2022. 

“Harga cabai ini nyaris sama dengan harga daging sapi,”imbuhnya. Sementara, persediaan minyak goreng curah di pasaran cukup. Akan tetapi, pembelian dibatasi. Maksimal 2 liter atau 2 kilogram setiap orang. “Pembeli harus membawa KTP,”ujarnya. 

Seorang pedagang menambahkan, persyaratan menyerahkan foto kopi KTP banyak dikeluhkan oleh pembeli. “Karena persyaratan itu wajib kami tidak bisa berbuat apa,”kata pedagang yang enggan disebutkan identitasnya itu pada Rabu, 8 Juni 2022. Jadi, kalau ada pembelian satu jerigen berukuran 16 liter. “Pembeli harus memiliki 8 KTP dengan nama berbeda,”katanya sambil tersenyum. 

Dalam pantauan wartawan 1minute.id di Pasar Baru Gresik (PBG) di Jalan Gubernur Suryo, Gresik kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha Ini membuat pembeli harus berhitung cermat.  Bila sebelumnya membawa uang Rp 100 ribu bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan. Saat ini hanya bisa mendapatkan satu item bahan pokok. 

Ilustrasinya, penjual Sego Sambelan. Harga cabai Rp 95 ribu per kilogram, harga tomat Rp 15 ribu per kilogram. Harga jeruk nipis Rp 5.500 per kilogram. Total kebutuhan Rp 120 ribu. Dengan Ilustrasi tersebut, banyak bakul modal cekak akhirnya mengurangi kebutuhan. “Ada yang mengakali membeli cabai kering,”kata seorang pedagang. (yad)

Harga Cabai Semakin Pedas, Rp 95 Ribu Per Kilogram Nyaris Sama Harga Daging Sapi Selengkapnya

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat


GRESIK,1minute.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Kawasan Industri JIIPE menyerahkan bantuan hewan kurban 3 ekor sapi dan 18 ekor kambing kepada masyarakat sekitar pada Selasa, 20 Juli 2021.

Bantuan Corporate Social Resposibility (CSR) itu diserahkan melalui Pemerintahan Desa masing-masing. Yakni, masyarakat di wilayah Desa Manyarejo ;  Manyarsidomukti; Manyarsidorukun; Banyuwangi dan Karangrejo. Berikutnya, Desa Bedanten ;  Kramat ; Tanjung Widoro serta Watuagung.

Sebagian juga ada yang diberikan langsung ke Masjid, Musala serta lembaga sosila sekitar Kawasan JIIPE yang masuk dalam Ring 1 dan Ring 2.  Sedangkan untuk masyarakat Ring 3 CSR JIIPE bantuan dberikan melalui Masjid Inabah Kantor Pemda Gresik. 

Kegiatan bakti sosial program  CSR Java Integrated Industrial and Port Estate ( JIIPE)  ini dilaksanakan bersama antara Pengelola Kawasan dengan perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE. 

Untuk tahun ini Sharing Program antara PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Pengembang dan Pengelola JIIPE, PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) selaku Pengelola Pelabuhan JIIPE dan PT. Clariant Adsorbents Indonesia (CAI), salah satu perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE.

Direktur HR & GA PT BKMS Henri Handoko mengatakan, kegiatan membagi hewan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial perusahaan dan karyawan yang ingin berbagai kepada masyarakat disekitar kawasan JIIPE. “Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami, selama kondisi pandemi Covid ini perusahan dapat bertahan dan semoga dapat melawati masa sulit ini,”kata Henri Handoko dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 20 Juli 2021.

Detiap tahunnya proposal yang masuk ke perusahaan cukup banyak menjelang pelaksanaan ibadah kurban baik dari panitia masjid, musala, pemerintahan desa serta lembaga sosial lainnya. “Namun kami belum dapat memberikan sesuai proposal yang masuk sehingga kami lebih memprioritaskan masyarakat dilingkungan sekitar kawasan dulu,”ujarnya.

Humas PT BMS Hasbi As Siddqi menyatakan melalui kegiatan CSR JIIPE, dimana salah satunya adalah pemberian bantuan hewan kurban untuk masyarakat sekitar kawasan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya dan mempererat jalinan komunikasi antara masyarakat Industri dengan masyarakat sekitar kawasan. 

“Sehingga kami berharap dengan dukungan semua pihak pembangunan Kawasan Industri JIIPE dapat cepat berkembang dan secepatnya dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional dan Gresik khususnya masyarakat sekitar Kawasan JIIPE,”kata Hasbi.

Manager ComDev/CSR PT BKMS Mifti Haris berharap kegiatan CSR JIIPE Peduli dan Berbagi selanjutnya dapat mengajak lebih banyak perusahaan Industri untuk bersama sama dalam program CSR JIIPE Peduli sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar Kawasan. 

“Terlebih saat ini banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Kami  mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar pandemi Covid ini segara berlalu,  sehingga pembangunan Kawasan JIIPE lancar dan segera banyak investor untuk berinvestasi di JIIPE yang pada akhirnya dapat berperan lebih banyak dalam kegiatan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,”harap Mifti. (yad)

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Selengkapnya