Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dua perusahaan pelat merah, PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan 187 hewan senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan. Sementara itu, SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. 

Ratusan hewan kurban dari perusahaan Solusi Agroindustri berkantor pusat di Jalan A.Yani, Gresik itu disalurkan untuk masyarakat sekitar perusahaan yakni Gresik, Lamongan dan Surabaya.  Sedangkan, hewan kurban dari PT Semen Indonesia disalurkan untuk masyarakat di 19 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.

“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.

Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.

Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

GM of CSR, SIG Edy Saraya (ketiga kiri) bersama penerima hewan kurban dari Kelurahan Gending, Singosari, Sidomoro, Segoromadu, Sidorukun, dan Kramatinggil, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 26 Mei 2026 (Foto : SIG untuk 1minute.id)

Sementara itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Idul Adha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu). 

Kemudian,  DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi). Selanjutnya, Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.

”Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Selengkapnya

Diduga Stres, Sapi Kurban di Manyar, Gresik Terpaksa Ditembak Bius

GRESIK,1minute.id – Jemaah masjid Al Ihsan di Jalan Kayu, Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik heboh. Pasalnya, salah satu sapi kurban ngamuk. Tali pengikat lepas, sapi pun ucul

Sapi itu ngamuk ditengarai mengalami stres. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menembak bius sapi stres tersebut. 

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Selasa malam, 26 Mei 2026 alias malam Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menerima pengadaan melalui callcenter AKAS 112 Gresik. Pelapor adalah Sining, warga Kompleks PPI meminta bantuan menangkap seekor sapi yang lepas dari pengikat talinya. 

“Tali pengikat sapi lepas sejak Selasa siang. Sampai malam hari warga kesulitan menangkapnya,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Rabu, 27 Mei 2026. Sapi itu dibeli dari peternak asal Lamongan. Pemilik ternak juga sudah didatangkan tapi tetap tidak bisa menjinakkan sapi tersebut. 

Hingga badal Salat Isya, sapi berwarna coklat itu belum bisa dijinakkan oleh jemaah maupun warga setempat. Warga akhirnya angkat tangan. Pada Selasa malam, sekitar pukul 19.19 WIB sebanyak tujuh personel Damkar melakukan upaya penyelamatan. Namun, gagal. Sapi terus ngamuk. Melihat kondisi itu, petugas rescue Damkarmat Gresik melakukan koordinasi dengan BKSDA untuk membantu menembak bius sapi tersebut. Sekitar pukul 21.30 WIB, obat bius hewan datang dari Dinas Peternakan Lamongan datang personil dan pihak BKSDA standby dilokasi. 

Proses penembakkan bius sapi diawasi langsung oleh dr Rajendra dari Dinas Peternakan Lamongan. “Proses penembakkan obat bius sampai beberapa kali ke sapi yang lepas dan alhamdulillah akhirnya sapi pun lemas dan berhasil ditangkap personil dan warga,” terang Suyono. Proses rescue kelar pada Rabu dini hari, pukul 00.27 WIB. Pagi hari sapi kurban itu bangun dan bugar akhirnya disembelih. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Diduga Stres, Sapi Kurban di Manyar, Gresik Terpaksa Ditembak Bius Selengkapnya

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing

GRESIK,1minute.id –  Seekor sapi milik Presiden Prabowo Subianto bakal disembelih di Masjid Nusantara di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik. Sapi milik peternakan bernama Teguh Budi Slamet, warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu memiliki berat 1 ton,14 kilogram. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro, sapi kurban milik Presiden Prabowo masuk lima besar terberat di Indonesia. “Permintaan dari sekretariat Presiden, minimal berat sapi 800 kilogram, tapi sapi milik peternakan Wringinanom ini memiliki berat 1 ton, 140 kilogram. Kabar terberat nomor 3 di Indonesia,” kata Eko Anindhito Putro usai membuka Festival Qurban, Grissee 1K di kawasan Heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026.

Ditempat terpisah, Polres Gresik pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menyalurkan sebanyak 15 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Puluhan hewan kurban untuk didistribusikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga insan pers di Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan upaya mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan Polres Gresik menyalurkan hewan kurban kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, masjid, musholla, instansi, hingga kelompok masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat. Kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Momentum Idul Adha ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, namun juga sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas antara Polri dengan masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, Polres Gresik berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas serta semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap keberkahan Idul Adha ini bisa dirasakan bersama dan semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan apresiasi dan doa atas penyaluran hewan kurban yang dilakukan Polres Gresik. Ia mengungkapkan rasa syukur serta berharap ibadah kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan.

“Alhamdulillah, semoga hewan kurban ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjadi wasilah bagi Kapolres Gresik untuk mendapatkan tambahan keberkahan serta kemudahan dalam mengemban amanah. Kami juga berharap Kabupaten Gresik semakin kondusif, aman, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun,” ujar KH Ainur Rofiq Thoyyib. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing Selengkapnya

Meriah Festival Qurban, Grissee 1K di Kawasan Heritage, Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Festival Qurban, Grissee 1K berlangsung semarak pada Selasa, 26 Mei 2026. Sebanyak 200 ekor hewan kurban (kambing dan domba), dan 50 ekor yang dipamerkan ikut memeriahkan event kali pertama dipusatkan Bandar Grissee, Kawasan heritage kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik ini.

Festival Qurban, Grissee 1K “Peternak Gresik Baru, Lebih Maju” ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro ini. Ribuan pasang mata tumplek-blek di kawasan Heritage, Bandar Grissee sejak badal Dhuhur. Arak-arakan ratusan ekor kambing dan domba di mulai badal Asar. 

Para pemilik kambing dan domba yang akan disembelih pada hari raya Idul Adha di dandani dengan apik. Bahkan, ada domba yang di rias memakai seragam anak sekolah dasar yakni baju putih, celana pendek warna merah plus topi berwarna merah dan putih. Anak-anak terlihat senang merayakan Festival Qurban, Grissee 1K ini.

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro mengatakan, Festival Qurban, Grissee 1K berkolaborasi dengan  Pecinta peternakan kambing dan domba Kabupaten Gresik. “Apresiasi (Festival Qurban) teman-teman kepada para pengorbanan. Sebelum di kurban hewan diarak supaya ada syiar secara agama juga ada promosi,” kata Eko usai acara kepada wartawan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Hewan kurban diarak mengelilingi kawasan Heritage, Bandar Grissee dengan start Jalan Basuki Rahmat, Raden Santri, Setiabudi, AKS Tubun dan finish Tugu Suling Bandar Grissee yang jarak sekitar 1 kilometer. “Kita gabungkan kota santri, Kota Wali hewan korban kita bawa lari-lari kecil menggelilingi Bandar Grissee. Bentuk meneladani ibu Siti Hajar mencari sumber air untuk anaknya Ismail,” ujar Eko.

Saat hewan kurban diarak, masyarakat bisa menikmati puluhan ekor kambing yang dipamerkan. Kambing-kambing pilihan berada dalam kandang yang terbuat dari kayu jati. Jenis kambing aneka macam. Ada juga kambing dari Australia. “Yang dipamerkan ini hewan yang terbaik sehingga menggugah para peternakan untuk menghasilkan domba-domba terbaik,” tegas Eko. 

Ia berharap Festival Qurban, Grissee 1K ini bisa menjadi agenda rutinan setiap tahun sehingga bisa menarik wisatawan. “Harapan Greskk menjadi sentral Domba dan Kambing terbaik di Indonesia. Kalau mencari hewan kurban kambing silakan ke Gresik. Itu Harapan kami,” harap Eko.

Ketua IGB Kabupaten Gresik H. Yazid, menjelaskan bahwa meski baru pertama kali digelar di Gresik, festival ini mendapat sambutan positif dari peternak maupun masyarakat. “Untuk rangkaian kegiatannya ada pameran kambing, lelang kambing, hingga runner 1K,” ujar Yazid.

Menurutnya, kontes kambing runner menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival tersebut. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 150 peserta. “Yang sudah daftar kambing runner sekitar 150 peserta, tapi yang ikut kemungkinan lebih dari itu,” tambahnya.

Melalui festival berskala regional ini, pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi perkembangan dunia peternakan di Kabupaten Gresik. Ia juga berharap akan muncul peternak yang handal dan berkualitas, sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan sekaligus menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Meriah Festival Qurban, Grissee 1K di Kawasan Heritage, Bandar Grissee  Selengkapnya

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana Kali Tutup di Jalan KH Hasyim Asy’Ari, Gresik riuh pada Senin, 17 Juni 2024. Ratusan warga silih berganti memasuki kawasan samping timur Pasar Kota Gresik itu. 

Mereka sengaja datang pasar untuk membeli daging kurban kepada para “penjual” daging dadakan itu. Semakin sore, suasana Kali Tutup semakin riuh. Karena penjual daging kurban terus bertambah. Mereka berjualan secara berpencar di sepanjang Kali Tutup itu.

Harga daging kurban tentu lebih murah dibandingkan dengan harga daging di pedagang pasar. Pasalnya, penjual daging kurban yang dipasarkan di kawasan Kali Tutup itu didapatkan oleh para penjual dengan cara melakukan hunting di sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban yang di setiap Musala atau Langgar dan Masjid. 

Beberapa ada orang bisa mendapatkan lebih dari 2 kilogram daging, bahkan ada mendapatkan 5 kilogram karena campuran jerohan seperti babat atau usus. Ada juga mendapatkan balungan atau kaki kambing maupun kaki sapi. Idul Adha atau Idul Kurban menjadi berkah warga kurang beruntung secara ekonomi. 

“Kalau kami makan, seminggu belum tentu habis. Mending saya jual untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya,” ujar seorang ibu penjual daging kurban pada Senin sore, 17 Juni 2024.

Harga daging kurban tanpa lemak bisa laku seharga Rp 65 ribu sampai Rp 75 ribu per kilogram. Bahkan, ada menjual balungan sapi seharga Rp 10 ribu. “Balungan sepuluh ribuan,” kata penjual sambil menenteng tas kresek.

Penjual daging kurban di sepanjang Kali Tutup ini sudah menjadi fenomena tahunan. Sehingga, konsumen sangat menantikannya. Para konsumen ini diantaranya pedagang pentol dan warung makan. (yad)

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik Selengkapnya

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM

GRESIK,1minute.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terkerek  naik. Harga premium Rp 15.266 per kilogram dan medium seharga Rp 12.626 perkilogram. Harga itu mengalami kenaikkan berdasarkan data sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO.

Untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pasar murah dipusatkan di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengungkapkan, Kabupaten Gresik pada Mei 2024 mengalami deflasi sebesar 0,06% dan Year-on-Year di angka 2,86%. Harapanya, tidak terjadi lonjakan angka inflasi dan tidak menjadi perhatian nasional. 

“Kita juga akan menghadapi Hari Raya Idul Adha sehingga perlu ada intervensi-intervensi terkait dengan kegiatan yang kita lakukan untuk penanganan inflasi. Bagaimana koordinasi antarwilayahnya, sosialiasinya, penanaman tanaman-tanaman yang sifatnya support supaya inflasi di bahan pangan tidak terjadi kenaikan,” kata Washil saat membuka bazar GMP di Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Bazar juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro serta perwakilan dari Bulog Cabang Surabaya. 

Washil melanjutkan Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus melakukan pemantauan melalui aplikasi sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO serta dengan sinergitas antar OPD terkait. Kegiatan bazar GPM ini juga bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam penyediaan beras SPHP dan produsen binaan dalam penyediaan komoditas pokok lainnya (telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, bawang serta cabai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dydik Rudi Prasetya, menanggapi adanya isu kenaikan harga beras di Jawa Timur di saat panen raya terjadi karena adanya kenaikan struktur biaya produksi seperti adanya pengurangan pupuk subsidi. Sehingga petani harus memenuhi dengan harga yang tinggi. 

Oleh karena itu, GPM ini diselenggerakan guna menyeimbangkan antara kesejahteraan para petani dan konsumen. 

“Kita menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. GPM menghadirkan beras dengan harga Rp 11.300 perkilogram. Ini artinya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Apakah harga itu masih perlu dipertahankan atau nanti dikembalikan ke harga awal,” tuturnya. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM Selengkapnya

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Sebagian umat muslim akan melakukan Salat Idul Adha 1444 Hijriah pada Rabu besok, 18 Juni 2023. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban yang memenuhi syarat termasuk umur hewan kurban. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran yang dituju antara lain, di Pondok Permata Suci ( PPS). Ada sejumlah penjual hewan kurban di lokasi di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Petanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro, dan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Iswahyudi melihat langsung kondisi puluhan hewan kurban.

“Jadi kita memastikan kesehatannya, apakah sudah vaksin dan terbebas dari Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). Sehingga nanti diharapkan bisa terjual semua biar pedagang senang,” ujar Bu Min. 

Pada Idul Adha 1444/ 2023 M ini, stok hewan kurban di Gresik mencapai 7.372 sapi jantan, 7.150 ekor kambing, dan 2.148 domba. Pedagang hewan kurban berjumlah 189 pedagang lapak yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua yang lain belum dilakukan pemantauan adalah Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean sekitar 80.mil laut dari pusat Kota Gresik. 

Di Pulau berjuluk Pulau Putri itu, rata-rata warganya langsung membeli ke peternak setempat. Sedangkan untuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang telah terbit mencapai kurang lebih 516 surat.

Dari inspeksi yang dilakukan wabup bersama jajaran, didapatkan kepastian bahwa hewan kurban yang ada di Kabupaten Gresik relatif aman. Distan Gresik belum menerima adanya laporan terkait hewan kurban yang terserang penyakit.

“Semuanya sudah kita vaksin, dan Insya Allah dengan penanganan dan pengawasan yang tepat dari kita dan dokter hewan, dapat meminimalisir terjadinya serangan penyakit terhadap hewan kurban.” ujar Eko Anindito Putro. (yad)

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK 

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada Minggu, 10 Juli 2022. Hari Raya Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Meski begitu antusiasme masyarakat tetap tinggi. 

Mereka salat berjamaah. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik sebanyak seribu lebih jemaah. Di masjid Baitul Islah di Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) di Kecamatan Kebomas dan Masjid Jamik  Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim bagai lautan manusia untuk salat Idul Adha.

HEWAN KURBAN: Suasana penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Jamik Alun-alun Gresik pada Minggu, 10 Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, imam dan khatib adalah Prof Abd  Rahman Assegaf, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.  Sementara itu, suasana penyembelihan hewan kurban di tengah wabah penyakit PMK berlangsung lancar.  Sebab, sebagian besar, panitia penyembelih hewan kurban memanfaatkan jasa jagal sapi.  Di masjid Jamik Alun-alun Gresik, misalnya. Ada empat jagal yang ikut melakukan penyembelihan hewan kurban. Sehingga, kebersihan tempat dan tata cara dijamin Halal. (yad)

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK  Selengkapnya

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua 

GRESIK,1minute.id – Merayakan Idul Adha 1443 H, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 423 hewan kurban yang terdiri dari 160 sapi dan 263 kambing senilai Rp4,32 miliar. Penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 138 lokasi, meliputi masjid, yayasan, pondok pesantren, instansi serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar operasional perusahaan SIG. 

Penyaluran hewan kurban dari SIG dilakukan secara bertahap mulai pada Jumat, 1 Juli 2022 hingga hari ini, Sabtu, 9 Juli 2022. Wilayah penyaluran antara lain Gresik dan Tuban (Jatim), Rembang dan Cilacap (Jateng), Narogong (Jabar), Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Gading Cempaka (Bengkulu), Padang (Sumbar), Karo (Sumut), Katibung (Lampung Selatan), Dumai (Riau), Pangkep (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Balikpapan dan Samarinda (Kalimantan Timur), Banjarmasin Barat (Kalimantan Selatan), Nusaniwe (Ambon), Aceh Besar (Aceh) dan Sorong (Papua Barat).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan. Penyaluran hewan kurban ini juga sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Bantuan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan selama ini, serta apresiasi kepada masyarakat yang mendukung dan tumbuh bersama SIG. Semoga melalui penyaluran bantuan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat atas perusahaan serta senantiasa mendoakan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Edy Saraya.

Menurutnya bantuan hewan kurban yang disalurkan oleh SIG melibatkan UMKM peternak lokal dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi UMKM. “Kami memastikan seluruh hewan kurban telah melalui serangkaian tes kesehatan sehingga aman untuk di konsumsi. SIG juga memastikan hewan kurban tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga tepat sasaran,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorukun, Kabupaten Gresik Djuli Aspug, berterima kasih dengan adanya bantuan hewan kurban berupa sapi untuk masyarakat desanya. Menurutnya, SIG rutin memberikan bantunan hewan kurban setiap Iduladha di desanya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, dan akan melakukan penyembelihan di Balai Desa Sidorukun Gresik untuk dibagikan kepada 60 kepala keluarga,”ujarnya. 

Selain pemberian hewan kurban, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan di desa Sidorukun Gresik. “Semoga SIG terus berkembang, dan memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat seperti selama ini,” kata Djuli Aspug. (yad)

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua  Selengkapnya