Jabret Asal Surabaya Keok Usai Beraksi di Benjeng 

GRESIK,1minute.id – Anugrah Angga sedang apes. Raja jambret berusia 25 tahun itu akhirnya bisa dibekuk aparat Polsek Benjeng setelah beraksi di wilayah Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Ahad pagi, 2 Juni 2024.

Pemuda asal Tambakasri, Surabaya itu dibekuk ketika di Jalan Raya Desa Dermo, Kecamatan Benjeng atau sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Sayangnya, satu pelaku lainnya bisa kabur.

Kini, Angga meringkuk di tahanan Polsek Benjeng. Dalam aksi penyergapan yang dipimpin oleh Kanitreskrim Polsek Benjeng Aiptu M. Arifin selain membekuk Angga juga mengamankan sepeda motor Suzuki FU nomor polisi L-5821-DC milik pelaku dan 1 Unit  iPhone milik korban.

Menurut keterangan polisi penangkapan pelaku penjambretan tersebut diawali adanya laporan dari warga yang melapor ke Polsek Benjeng. Korban melapor iPhone milik digasak pelaku di Jalan Raya Benjeng. Pelaku menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU mengarah ke Jalan Raya Desa Dermo, Kecamatan Benjeng. Massa juga melakukan pengejaran.

Iptu Alimin Tunggal, Kapolsek Benjeng kemudian melakukan penggal jalan keluar dari Benjeng. Di Jalan Raya Dermo. Kanit Reskrim Polsek Benjeng Aiptu M. Arifin menangkap satu dari dua penjahat jalan yang meresahkan warga tersebut. Namun, massa ikut mengepung akhirnya memberikan bogem mentah ke wajah Anugrah Angga hingga bengkak.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal membenarkan adanya kejadian tersebut, yang selanjutnya baik pelaku maupun barang bukti diserahkan kepada anggota Reskrim Polres Gresik guna pengambangan kasus.

“Saat ini baik pelaku dan Barang Bukti (BB) kami amankan di mako Polsek Benjeng yang selanjutnya kami serahkan ke Polres Gresik untuk dilakukan pengembangan guna menangkap pelaku lain yang melarikan diri,” tegasnya. (yad)

Jabret Asal Surabaya Keok Usai Beraksi di Benjeng  Selengkapnya

Polisi Tembak Kaki Jambret yang Tewaskan Ibu RT , Ternyata Jukir Alun-alun Gresik 

GRESIK,1minute.id – Waspada. Penjahat jalanan bergentayangan. Sasarannya adalah emak-emak. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menembak satu penjahat jalanan yang beraksi di Jalan Dr Soetomo, Gresik beberapa waktu lalu. 

Penjahat itu bernama Abdillah Faruq Shiddiq alias AFS, 30 tahun. Ia mengaku asal Kroman, Gresik ini dilumpuhkan oleh anak buah AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik dengan timah panas di kedua kakinya. Ia pun pincang ketika polisi merilis hasil ungkap kasus kepada wartawan di Mapolres Gresik pada Selasa, 7 November 2023.

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan bahwa tersangka berinisial AFS  bekerja sebagai tukang parkir di Alun – alun Gresik. Modus operandinya tersangka menjalankan aksinya dengan cara mengambil barang berharga milik korbanya yang sedang berkendara sendirian di Jalan Raya.

“Tersangka AFS mengaku hasil dari kejahatannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari,” ujar AKBP Aditya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan pada Selasa, 7 November 2023.

Ia melanjutkan, pada saat tersangka AFS menjalankan aksinya memepet kendaraan milik korban bernama Ratna Agustini ,49, warga Komplemks Perumahan Griya Sekar Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas. 

“Tersangka kami berikan tindakan tegas karena saat ditangkap melawan petugas. Tersangka kami jerat pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas mantan Kapolres Blitar itu. Selain menangkap tersangka, anak buah Aldhino juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Spin warna hitam dengan nomor polisi (nopol) W 2762 LM yang digunakan tersngka saat menjalankan aksinya, uang tunai sebesar Rp 303.000 dan pakaian dan celana yang digunakan oleh  tersangka.

Sementara itu tersangka AFS mengatakan dirinya saat menjalankan aksinya memilih pengendara motor seorang wanita yang berkendara sendirian.  “Saya memilih korban yang berkendara sendirian. Uang hasil menjambret untuk kebutuhan sehari – hari dan baru sekali melakukannya,” dalilnya. Untuk diketahui, seorang ibu rumah tangga bernama Ratna Agustini “dikerjai” penjahat di Jalan Dr Soetomo, Gresik pada Jumat, 3 November 2023.

Pagi itu, korban yang tinggal di Komplemks Perumahan Griya Sekar Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas hendak pergi ke Pasar Gresik. Korban mampir ambil uang ke anjungan tunai mandiri (ATM) di salah satu bank. Setelah itu, korban Ratna Agustini belanja. 

Nah, ketika pulang dari Pasar Gresik itu, korban Ratna Agustini dibuntuti oleh pelaku belakangan diketahui bernama Abdillah Faruq Shiddiq. Memasuki Jalan Dr Soetomo, pelaku beraksi memepet motor korban dan menyambar dompet yang ditaruh di dasbord motor matik korban. Korban Ratna Agustini lalu mengejar pelaku hingga ke Jalan R.A Kartini, Gresik. 

Mengetahui korban mengejar, tersangka kemudian mengurangi kecepatan kemudian menyenggol bodi motor korban sampai oleng dan terjatuh. Tubuh korban Ratna Agustini terhempas membentur aspal jalan sehingga membuat korban Ratna Agustini akhirnya meninggal. (yad)

Polisi Tembak Kaki Jambret yang Tewaskan Ibu RT , Ternyata Jukir Alun-alun Gresik  Selengkapnya

Melawan, Polisi Hadiahi 2 Penjambret Timah Panas

GRESIK,1minute.id – Satreskrim Polres melumpuhkan dua penjahat jalanan berinisial MH, 28, warga Desa Bapuhbaru, Glagah,  Lamongan, OF , 28, warga Tambak Asri Desa Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Polisi menghadiahi timah panas kepada dua penjambret tas seorang ibu karena melawan ketika akan ditangkap. 

Timah panas yang bersarang di kaki itu membuat wajah bengis penjambret saat beraksi di jalanan itu berubah pucat. Tersangka MH dan OF itu hanya bisa tertunduk ketika di Mapolres Gresik pada Kamis, 24 Agustus 2023. 

Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan kedua tersangka pencurian dengan pemberatan alias jambret yang diamakan bertugas sebagai eksekutor dengan sasaran kaum hawa. Mereka ini tergolong sadis ketika menjambret tas korban mayoritas ibu-ibu yang diselempangkan di samping. 

“Tersangka MH dan OF kami lumpuhkan dibagian kedua kakinya, karena melawan saat ditangkap anggota kami,” ujarnya di Mapolres Gresik pada  Kamis, 24 Agustus 2023. Selain menangkap dua pelaku jambret, tim reserse kriminal Polres Gresik mengamankan seorang penadah hasil kejahatan berinisial BHK, 32, asal Jalan Simorejo Desa Simomulyo Kecamatan Sukomanungal, Surabaya. 

Kompol Erika menjelaskan para pelaku MH dan OF beraksi menggunakan sepeda motor Suzuki Satria warna putih pada Minggu, 30 Juli 2023. Sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pagi itu, korban Nur Habibah dibonceng oleh Arifianto mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol L 667 DAK. 

” Tas yang dipakai oleh korban ditarik secara paksa oleh para pelaku, adapun didalam tas milik korban tersebut terdapat barang berupa KTP, NPWP, ATM, dan uang tunai Rp 3 juta, dan satu buah handphone,” jelas mantan Waka Polres Jombang itu.

Atas kejadian tersebut, terang mantan Kasatlantas Polres Gresik itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta, lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolres Gresik.

Usai menerima laporan korban Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdan dan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Komang Andhika bersama anggota Resmob Polres Gresik melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi, menggali keterangan dari saksi dan melacak CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Pada Minggu, 20 Agustus 2023 sekitar  pukul 12.00 WIB anggota Resmob Polres Gresik bergerak menuju ke Surabaya untuk mencari keberadaan seseorang yang diduga terdapat hubungan dengan para pelaku jambret yang beraksi di Gresik. “Anggota kami berhasil mengamankan BHK seorang penadah barang curian diamankan terlebih dahulu,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan dari penadah BHK mengaku membeli Handphone tersebut dari kedua tersangka yaitu MH dan OF. Selain mengamankan para tersangka, anggota kami juga menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor suzuki satria yang dipergunakan para pelaku, 1 buah handphone merk Pocophone warna kuning, 1 potong baju lengan panjang, 1 helm merk Honda warna hitam dan 1 potong baju kemeja.

“Tersangka atas nama MH dan OF dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama- lamanya 7 tahun dan tersangka BHK (Penadah) dijerat pasal 480 ke 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 4 tahun,”pungkasnya.(yad)

Melawan, Polisi Hadiahi 2 Penjambret Timah Panas Selengkapnya

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan

GRESIK,1minute.id – Penjahat semakin nekat beraksi di wilayah hukum Polres Gresik. Belum terungkap perampokan rumah di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan BP Kulon, Gresik dan Pembobolan rumah warga di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Kini, penjahat jalan mengobok-obok Kota Gresik. Korban bernama Nurul Asikin dan Sunarti. Dua perempuan dijabret pelaku di Jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebonas dekat depan Kantor Dinas Informasi Komunikasi (Diskominfo) Gresik pada Jumat, 9 April 2021.

Menurut keluarga korban, Karis Singgih Yudi Purnomo mendapat kabar Nurul Asikin dan Sunarti dilarikan ke RS Semen Gresik. “Korban terjatuh dari motor setelah tasnya dijambret,”kata Karis dalam laporan kepada polisi pada Jumat, 9 April 2021. 

Masih menurut Karis, korban Nurul dan Sunarti hendak pergi ke Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 9 April 2021. Kedua perempuan ini naik motor Suzuki Spin dari rumahnya di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas sekitar pukul 04.00.

Diduga pelaku membuntuti korban sejak keluar dari rumah. Kondisi jalan sepi, korban memilih melewati jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo daripada Jalan Tridharma Gresik. Sebelum simpang empat Kebomas, pelaku memepet motor korban. Sejurus kemudian bandit jalanan itu menarik tas pinggang warna merah milik korban.

Tali tas terputus, korban gulung kuming di jalan nasional itu. Bagian bawa kelopak mata korban berdarah. Beruntung nyawa korban selamat. “Dalam korban ada uang tunai Rp 10 juta, perhiasan dan smartphone Samsung A20s,”jelas Karis. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto mengatakan korban tidak melapor ke Polsek. “Korban lapor ke Polres. Kasusnya ditangani Polres,”kata Kompol Yulianto. (yad)

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan Selengkapnya

Korban Tunjuk Hidung, Pelaku Jambret Sasaran Spesialis Emak-emak Lemas Digiring ke Tahanan


GRESIK,1minute.id -Imron Andi Prasetyo sedang sial. Penjahat jalanan berusia 39 tahun nyaris dihakimi massa. Beruntung anggota reserse kriminal (Reskrim) Polsek Bungah cepat meringkus dedengkot jabret asal Lamongan mengaku indekos Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu.

Meski, Imron sudah menyamar sebagai calon konsumen servis motor di bengkel motor di Kecamatan Bungah. “Korban mengenali wajah dan nomor polisi pelaku,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran pada Minggu, 21 Februari 2021.

Informasi yang dihimpun, korban Rohmawati hendak pulang kerumahnya di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik. Guru madrasah berusia 39 tahun mengendarai Honda Scoopy nomor polisi (nopol) W 4529 BM. Korban sendirian. Berangkat dari Kecamatan Bungah menuju Kecamatan Manyar. Kebiasaan pengendara perempuan menyimpan barang berharga seperti smartphone atau dompet di dasboard motor yang dikendarai. 

Siang itu, Imron Andi Prasetyo yang malang melintang sebagai jambret sasaran emak-emak beraksi. Imron mengendarai motor Yamaha Mio Soul  warna biru nopol W 5719 AW membuntuti targetnya. Memasuki Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, pelaku kemudian menyikat dompet korban.

Korban Rohmawati refleks teriak maling. Massa mendengar ikut membantu mengejar pelaku. Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto bersama anggota sedang patroli penggal jalan antisipasi 3C mendengar melakukan pengejaran. Imron memacu motor bagai seorang pembalap motor GP. 

Korban, massa dan polisi tertinggal di belakang. Namun, nasib Imron sedang apes. Motor Yamaha Mio rusak. Di dekat lokasi ada sebuah bengkel motor. Imron memasukkan motor ke bengkel tersebut. Dompet merek zahva warna coklat motif bintik putih beserta satu unit gawai merek Redmi 8 warna biru milik korban disembunyikan. 

Massa bersama korban Rohmawati dan polisi lewat. Korban Rohmawati melihat ada motor mirip pelaku di bengkel itu. Dugaan guru madrasah berusia 39 tahun tidak meleset. “Itu orangnya,”kata polisi menirukan ucapan korban.

Anggota Reskrim Polsek Bungah lalu mencokoknya. Imron sempat berakting. Tapi, polisi lebih lihai untuk membuktikan kelakuan bejat pelaku Imron. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran membenarkan anggota reskrim telah meringkus pelaku jabret bernama Imron itu. “Dalam pemeriksaan pelaku mengaku berungkali menjambret. Sasarannya mayoritas perempuan,”kata mantan Kapolsek Ujungpangkah dan Sangkapura, Pulau Bawean itu.

Sujiran menghimbau kepada pengendara motor untuk tidak menaruh barang berharga di dashboard karena memancing seseorang untuk melakukan kejahatan. (*)

Korban Tunjuk Hidung, Pelaku Jambret Sasaran Spesialis Emak-emak Lemas Digiring ke Tahanan Selengkapnya