Andhi Sulandra, Kades Randuboto dan Fatkhur Rokhman, Kades Sukorejo, Daftar Pilbup Gresik Jalur Independen 

GRESIK,1minute.id – Pemilih Bupati (Pilbup) Gresik 2024 bakal semakin seru. Pasalnya, kini muncul calon independen. Bahkan, mereka sudah mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Ahad, 12 Mei 2024.

Pasangan bakal calon bupati atau Bacabup Gresik dan Bakal Calon Wakil Bupati  atau Bacawabup Gresik itu adalah Andhi Sulandra dan Fatkhur Rokhman. Andhi adalah Kepala Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu. Sedangkan, Fatkhur adalah Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. Mereka adalah Kepala Desa dua periode di desanya masing-masing. Pasangan Bacabup dan Bacawabup Gresik itu tiba di kantor KPU Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas sekitar pukul 13.00 WIB. 

Bacabup Adhi Sulandra menaik mobil Toyota LGX warna krem bertuliskan “Mobile Umat”. Sedangkan, Fatkhur Rohman naik sepeda motor. Mereka diterima langsung oleh Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Alam Amrullah.

Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Gresik ini kali pertama di peta perpolitikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bahkan, mungkin di Indonesia. 

Bacabup Gresik Andhi Sulandra mengatakan bahwa pihaknya sengaja mendaftar ke KPU melalui jalur independen karena didorong dukungan masyarakat. “Semua orang pasti ingin berbakti kepada daerah. Bila Gresik sudah baik, kita ingin lebih baik lagi. Kami juga ingin menunjukan ke masyarakat semua bisa mendaftar tanpa melalui partai politik,” ujar Andhi melalui pesan Whatsapp pada Minggu malam, 12 Mei 2024.

Terpisah, Bacawabup Gresik Fatkhur Rokhman mengatakan, pascareformasi kondisi demokrasi saat ini sangat memprihatinkan. Semua diukur dengan materi.

“Kami ingin menunjukan untuk menjadi pemimpin tidak harus dari orang kaya dan banyak uang. Itu sudah kami lakukan saat maju menjadi kepala desa. Dan, tadi kami daftar di KPU juga gratis,” ungkapnya pada Minggu malam, 12 Mei 2024.

Lebih lanjut, dia menyebut apabila pemimpin yang terpilih hanya bermodalkan uang tentu jangan diharapkan Gresik akan maju. “Gerakan moral ini yang ingin kami gaungkan,” tegas Fatkhur yang mantan aktivis 1998 itu. Andhi dan Fatkhur, dikenal sosok yang sederhana. Sehingga, kedua tokoh itu begitu dielu-elukan oleh warganya. 

Bagaimana dengan persyaratan pendaftaran harus mengantongi sebanyak 72.150 KTP atau 7,5 persen dari jumlah daftar pilih tetap (DPT), Bacabup Andhi dan Bacawabup Fatkhur mengaku sudah mempersiapkannya. “Kami mendapatkan dukungan sekitar 75 ribuan,” ujar Fatkhur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik telah membuka pendaftaran Pasangan Cabup-Cawabup Gresik jalur independen mulai Rabu, 8 sampai Minggu, 12 Mei 2024 Pukul 23.59 WIB. Verifikasi administratif mulai 13-29 Mei 2024. Verifikasi faktual pertama, 3-16 Juni 2024 dan keduq, 24 Juli sampai 2 Agustus 2024. 

Bila semua persyaratan itu, terpenuhi Pilbup Gresik 2024 melahirkan sejarah baru, yakni tampilnya Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik dari unsur independen. (yad)

Andhi Sulandra, Kades Randuboto dan Fatkhur Rokhman, Kades Sukorejo, Daftar Pilbup Gresik Jalur Independen  Selengkapnya

Sosok Fatkhur Rohman, 12 Tahun Menjabat Kades, Belum Memiliki Rumah

GRESIK,1minute.id – Selama 12 tahun Fatkhur Rohman menjabat Kepala Desa (Kades) Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Namun, bapak dua anak berusia 44 tahun itu mengaku belum memiliki rumah untuk keluarga.

Sejak 2008 dilantik sebagai kepala desa, Fatkhur-panggilan akrabnya-memilih tinggal di rumah dinas kepala desa. Lokasi rumah dinas, kepala desa dua periode itu tidak jauh dari balai desa. “Jaraknya sekitar 50-an meter dari balai desa,”kata Fatkhur pada Kamis, 25 Maret 2021.

Kesederhaan gaya kepemimpinan, gelem  melayani dan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu menjadikan lelaki bertubuh ramping itu disukai warganya.

“Saya hanya ingin menjalankan amanah sesuai aturan. Konsekuensinya ya tidak punya apa-apa,”katanya. Meski, Fatkhur memiliki peluang bisa hidup lebih tercukupi. Namun, Fatkhur tidak mau mencederai amanah yang diembannya.

Selama 12 tahun atau dua periode mengabdi, banyak kemajuan terasa di desa, hasil bedhol  Desa Tepen, Kecamatan Gresik itu.  Apalagi, Fatkhur seorang pekerja keras dan ulet. 

Eduwisata Mangrove Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik menjadi salah satu destinasi masyarakat dan pelajar ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Dia bersama masyarakat mengubah kawasan hilir Kali Lamong yang berbatasan dengan Surabaya kumuh tumpukan sampah menjadi tempat rindang dengan tanaman mangrove.

Kawasan bau sampah itu kini berubah menjadi kawasan eduwisata. “Dulu abrasi luar biasa. Sampah berserakan. Sekarang sudah bisa teratasi karena adanya tanaman mangrove ini. Eduwisata ditangani BUMDes,”ujar Fatkhur suatu hari. 

Kepedulian lingkungan itu membuat Fatkhur  risih bila melihat sampah berserakan. Dia pun membersihkan sendiri sampah tercecer itu. 
Kastowo, petugas angkut sampah menceritakan setiap pagi dan sore, kades Fatkhur ikut menyapu halaman balai desa. “Nyapu dewe nek onok sampah keleleran,”kata Kastowo. (*)

Sosok Fatkhur Rohman, 12 Tahun Menjabat Kades, Belum Memiliki Rumah Selengkapnya