Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Perang melawan pandemi Covid-19 dihelat Kadin Indonesia bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik merambah Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021. Ada sepuluh ribu vaksin merek Sinopharm yang disuntikkan kepada masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Perang Melawan Pandemi dengan serbuan vaksinasi di pulau terluar Gresik itu diantaranya dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Ma’arif di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura. Vaksinasi ini diperuntukkan anak usia diatas 12 tahun hingga lanjut usia (lansia). 

Mustamin, diantaranya. Kakek 78 tahun mendatangi tempat vaksin dengan dijemput naik motor. Pasalnya, lansia asal Desa Suwari tersebut untuk berjalan kaki harus memakai tongkat dari batang kayu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksinasi terus digeber di sejumlah tempat. Di Gresik daratan hingga kepulauan. Meski, saat ini pembentukan herd immunity telah mencapai 73 persen secara umum.

Sedangkan, untuk lansia lebih dari 40 persen. 
“Semoga assesment dari Inmendagri nanti Gresik bisa turun ke level 2. Saat ini level 3,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Gresik Choirul Rizal usai memantau Perang Melawan Pandemi di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021.

GOTONG ROYONG: Petugas vaksin dan anggota Koramil Sangkapura, Pulau Bawean membantu Mbah Mustamin setelah mengikuti vaksinasi yang diinisiasi Kadin Indonesia dan Gresik bersama Dinkes Gresik di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain vaksinasi terpusat, imbuhnya, Pemkab Gresik mengubah strategi perang melawan pandemi dengan cara menggerahkan vaksinasi mobile atau jemput bola. Sebanyak 18 unit mobil dikerahkan untuk melakukan vaksinasi door to door. Sasaran mobile vaksinasi ini adalah ibu hamil (Bumil), lansia, penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Mobile vaksinasi door to door akan tiba di Pulau Bawean besok (Selasa, 19 Oktober 2021),”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal mengatakan, sudah kali keempat perang melawan pandemi yang dilakukan oleh Kadin Indonesia dan Gresik. Yakni, serbuan vaksinasi gotong royong bersama 13 perusahaan, lalu membuka vsksin corner di pusat perbelanjaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, vaksinasi massal di Kecamatan Menganti dan vaksinasi mobile. Total sekitar 13 ribu sampai 15 ribu vaksin.

“Khusus mobile vaksinasi bersama Kadin Indonesia dan Dinkes Gresik kami pusatkan di Pulau Bawean,”tegas Rizal. Dalam pengamatan 1minute.id di lokasi vaksinasi di MTs Ma’arif di Desa Suwari tersebut masyarakat menyambut antusias serbuan vaksin tersebut.  Kadin Gresik menyiapkan sembako bagi masyarakat yang mau vaksinasi. ( yad)

Bupati Gresik Apresiasi Antusiasme Masyarakat Pulau Putri untuk Vaksinasi Selengkapnya

Pemkab Ubah Strategi Perang Melawan Pandemi, Vaksinasi Jemput Bola Sasaran Kelompok Rentan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mengubah strategi perang melawan pandemi Covid-19. Sebelumnya, Pemkab menggeber serbuan vaksinasi massal sejumlah tempat. Mulai Sabtu, 16 Oktober 2021, strategi percepatan membentuk herd Immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dengan cara jemput bola. 

Pemkab meluncurkan 18 mobil vaksinasi untuk perang melawan pandemi yang memasuki tahun kedua itu. Sasarannya, adalah lanjut usia (lansia), ibu hamil (bumil), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas. Mereka adalah kelompok rentan yang memiliki hak sama untuk tetap sehat. 

“Satu kecamatan, satu mobil vaksinasi. Termasuk di PulauBawean,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam launching Perang Melawan Pandemi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu,16 Oktober 2021. 
Program Perang Melawan Pandemi ini berkolaborasi dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia.

Hadir dalam launching itu perwakilan Kadin Indonesia Joseph Pangalila, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Jawa Timur Drajat Irawan, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna, pengurus Kadin Jawa Timur dan Gresik. 

VAKSINASI KADIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyapa ibu peserta vaksinasi Perang Melawan Pandemi bersama Kadin di Kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 16 Oktober 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bila satu mobil bisa memvaksinasi seribu orang, tambah Bupati Fandi Akhmad Yani, dalam sehari 18 ribu orang tervaksin.  “Sebelum tanggal 18 Oktober 2021, herd immunity untuk lansia sebesar 40 persen bisa teralisasi,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.  Saat ini, tambahnya, vaksinasi untuk masyarakat umum telah mencapai 70 persen. Sedangkan, lansia sudah mencapai 39 persen. Untuk lansia ini kurang 1 persen.

Dengan vaksinasi jemput bola, dari pintu ke pintu, Gus Yani, optimistis bisa vaksinasi untuk lansia bisa mencapai target 40 persen. “Vaksinasi door to door akan semakin masif setiap harinya. Bahkan, Sabtu dan minggu terus melakukan vaksinasi,”tegasnya. Program Perang Melawan Pandemi yang digagas oleh Kadin Nasional ini, Pemkab Gresik mendapatkan tambahan 10 ribu dosis. “Terima kasih support, dan dukungannya,”kata suami Nurul Haromaini Ali itu. 

Gus Yani juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada para relawan tenaga kesehatan (nakes), relawan Gresik Tangguh dan lainnya. “Mereka (relawan) tidak pernah lelah melakukan vaksinasi membantu  untuk  ikhtiar Pemkab mewujudkan Gresik Kabupaten sehat,”katanya. 

Sebelumnya, perwakilan Kadin Indonesia Yoseph Pangalila mengucapkan program Perang Melawan Pandemi ini untuk membantu pemerintah percepatan pembentukan herd immunity. Sedangkan, Kadisperindag Jawa Timur Drajat Irawan mengingatkan untuk tetap mematuhi prokes dan masif melakukan testing, tracing, dan treatment (yad)

Pemkab Ubah Strategi Perang Melawan Pandemi, Vaksinasi Jemput Bola Sasaran Kelompok Rentan Selengkapnya