Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat

GRESIK1minute.id – Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Gresik, Jawa Timur aman dan kondusif. Tidak ada pesta kembang api, kesenian Barongsai dan Wayang Potehi dalam menyambut pergantian tahun menuju Shio Ular Kayu tersebut. 

Ratusan warga Tionghoa merayakan Imlek dengan sembayang bersama di Tempat Ibadat Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong berada di Kampung Pecinan, Desa Pulopancikan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu. Sembayang dan doa bersama berlangsung khidmat mulai Selasa hingga Rabu dini hari, 28-29 Januari 2025.

Aparat kepolisian Polres Gresik dan sejumlah organasasi kemasyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ikut melakukan penjagaan. Pengamanan imlek di kelenteng yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 872 tahun lalu itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

AKBP Rovan Richard Mahenu menyatakan, kehadiran aparat kepolisian dalam pengamanan Imlek 2576 Kongzili untuk memberikan perasaan aman dan nyaman kepada warga.

“Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang merayakan Imlek dapat melaksanakan kegiatan mereka dengan aman, nyaman,” ujar alumnus Akpol 2006 itu. Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya itu juga mengapresiasi warga masyarakat yang membantu pengamanan Imlek di Kelenteng, termasuk Banser demi menjaga toleransi dan kelancaran ibadah.

AKBP Rovan juga menyempatkan berdialog dengan pengurus kelenteng, Kapolres juga melaksanakan ngopi kamtibmas sebagai bentuk sinergi dengan komunitas Tionghoa di Gresik. 

Sementara ketua TITD Kim Hin Kiong Tan Sutanto  mengapresisi kehadiran kepolisian dalam mengamankan perayaan tahun ini. “Kehadiran Kepolisian membuat kami merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah,” ungkap Tan Sutanto. (yad)

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Gresik Aman dan Khidmat Selengkapnya

Suci Rupang, Bersihkan Kelenteng Kim Hin Kiong, Warga Tionghoa Gresik Siap Rayakan Imlek

GRESIK,1minute.id – Ratusan rupang di kelenteng Kim Hin Kiong di Gresik elah di sucikan pada Jumat, 24 Januari 2025. Warga Tionghoa di Gresik siap menyambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili. 

Untuk mensucikan ratusan rupang atau patung para dewa membutuhkan lebih dari 12 jam. Meski, lelah namun umat Tri Dharma yang biasa sembayang di Tempat Ibadat Tri Darma atau TITD alias kelenteng berada di kampung Pecinan Jalan Setia Budi, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur semringah. Sebab, mereka memiliki keyakinan bisa mensucikan rupang bakal mendapatkan keberkahan. 

“Lancar rezekinya,  kebahagian rumah tangga bahagia dan panjang umur,” kata Ketua TITD Kim Hin Kiong, Tan Sutanto. Di tempat ibadat yang masuk Cagar Budaya itu terdapat beberapa rupang yang paling dihormati. Diantaranya, Mak Co Thian Sang Sing Bo atau Dewi Laut dan Dewi Kwan in. Rupang Dewa Mak Co Thian Sang Sing Bo diletakkan di bagian tengah altar kelenteng yang dibangun pada 1 Agustus 1153 itu. 

Dalam pantauan wartawan 1minute.id pada Sabtu, 25 Januari 2025, prosesi mensucikan para dewa telah selesai. Namun, bersih-bersih tetap dilakukan olehnpengerus kelenteng. Antara lain, membersihkan wadah abu yang terbuat dari kuningan. Petugas membersihkan wadah kuningan ini dengan cairan semprot. “Nanti sembayang akan dilakukan pada 28 Januari 2025 malam,” katanya. (yad) 

Suci Rupang, Bersihkan Kelenteng Kim Hin Kiong, Warga Tionghoa Gresik Siap Rayakan Imlek Selengkapnya

Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Mulai Membersihkan dan Menyucikan Rupang Para Dewa

GRESIK,1minute.id – Umat Tri Dharma di TITD Kim Hin Kiong mulai melakukan bersih-bersih tempat ibadat untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili akan diperingati 1 Februari 2022. 

Selain membersihkan tempat ibadat, mereka juga menyucikan rupang para dewa mereka. Diantaranya, YM Makco Thian Sang Sing Boo atau Dewi Samudra, Dewa Kwan Im atau Dewi Welas Asih dan lainnya. Ada sepuluhan orang yang bersih-bersih di kelenteng berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik itu. Mereka membersihkan 8 altar plus satu altar utama tempat Yang Mulia (YM) Makco Thian Sang Sing Boo.

SUCIKAN RUPANG DEWA : Umat Tri Dharma di TITD Kim Hin Kiong menyucikan rupang para dewa untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili pada Kamis, 27 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Ketua TITD Kim Hin Kiong Budi Prasetyo Tedjo (The Ing Tiong), sembayang tahun baru Imlek 2573 Kongzili akan dilakukan secara bergelombang. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Umat yang melakukan sembayang berasal dari berbagai kota/Kabupaten di Indonesia. “Kami  akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan 5M,”ujarnya. Sembayang Imlek akan dilakukan pada Senin malam, 31 Januari 2022.

Ratusan umat Tionghoa itu melakukan sembayang ke Kelenteng yang berusia 869 tahun itu untuk melakukan doa bersama. Mereka akan berdoa untuk perdamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita berdoa semoga diberikan hidup sehat, rukun damai dan pandemi Covid-19 segera berakhir di NKRI,”tegas Budi Prasetyo Tedjo pada Kamis, 27 Januari 2022.

RUPANG DEWA UANG: Umat Tri Dharma di TITD Kim Hin Kiong menyucikan rupang para dewa untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili pada Kamis, 27 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bersih-bersih Kelenteng dilakukan mulai pagi hari, pukul 08.00. Ada ratusan rupang para dewa. Tidak semua umat Tionghoa bisa ikut membersihkan rupang para dewa itu. Mereka ada orang-orang pilihan yang dianggap memiliki jiwa bersih dan mendapatkan restu dari para dewa. Untuk membersihkan tempat ibadat dan menyucikan rupang para dewa butuh waktu 1 hari sampai 2 hari. (yad)

Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Mulai Membersihkan dan Menyucikan Rupang Para Dewa Selengkapnya