Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melanjutkan road show ke sejumlah tokoh dan organisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Hari ini, Kamis, 25 Juli 2024 mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan silaturahmi ke  Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

AKBP Arief disambut hangat oleh Ketua MUI Gresik KH Moch Mansoer Shodiq beserta pengurus lainnya. Tujuannya untuk minta dukungan dan doa untuk menjaga kamtibmas khususnya di Kabupaten Gresik. 

“Kami seluruh jajaran MUI Gresik mendoakan sukses dalam tugas sebagai Kapolres Gresik dan tentunya kabupaten Gresik aman dan kondusif,” kata KH Mansoer Shodiq.

Pada kesempatan itu, Kiai Mansoer Shodiq menyatakan MUI merupakan organisasi keagamaan mendapat banyak wadulan dari masyarakat, sehingga kewajiban kami untuk menyampaikan ke Polres Gresik

Salah satunya, adalah judi online alias judol yang marak di masyarakat dan berdampak pada perceraian karena ekonomi hingga kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Selain itu, juga masalah narkoba yang beredar di masyarakat yang menurut data separuh kasus adalah terpidana narkoba.

“Mohon diperhatikan pihak kepolisian khususnya Polres Gresik,” imbuh Kiai Mansoer Shodiq. Pada kesempatan itu, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan sebagai Kapolres Gresik yang baru, berharap bisa diterima sebagai keluarga di Kabupaten Gresik.

“Apabila ada hal yang salah mohon kiranya di luruskan, dan berharap Sinergitas MUI dan Polres berlajalan baik untuk kepentingan masyarakat kabupaten Gresik,” kata alumnus Akpol 2004 itu. 

Merespon penyampaian Ketua MUI Mansoer Shodiq menegaskan akan menjaga Kabupaten Gresik sebagai kota wali. “Kalau ada hal yang berpotensi mengundang atau melakukan tidak pindana, kami akan melakukan tindakan sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas AKBP Arief Kurniawan. (yad)

Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online  Selengkapnya

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menggelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Silaturahmi untuk meneguhkan Gresik sebagai Kota Santri serta Merawat Tradisi Ukhuwah Islami dalam bingkai moderasi.

Silaturami ini dihadiri puluhan ulama, umara dan pengurus organisasi kepemudaan dan asosiasi kepala desa (AKD). Diantaranya, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf. Serta, pengurus PCNU Gresik, PD Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Gresik. 

Menurut Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk dari memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam lingkungan sekitar. Dalam kaitannya dengan Gresik Kota Santri, Ia katakan bahwa MUI Gresik merupakan pembimbing dan pelayan umat yang miliki tugas untuk menjaga agama dan umat yang sekaligus jadi mitra pemerintah.

“Tentu MUI Gresik sebagai pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama, menjaga umat yang sekaligus menjadi mitra pemerintah,”kata Kiai Mansoer. Ia juga singgung tentang peranan dari pemerintah yang sejatinya sudah ditunggu sejak lama dalam mempertahankan Gresik Kota Santri saat ini. Dimana banyak benturan dari mulai modernisasi dan industrialisasi.

“Tentu ditunggu peran dan fungsinya untuk bisa mempertahankan sekaligus memperkokoh Gresik Kota Santri di tengah-tengah gencarnya industri,”ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi langkah MUI Gresik yang turut serta dalam menjaga dan memberdayakan umat beragama di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Di kabupaten Gresik ini banyak wadah organisasi Islam, dan MUI yang sebagai jembatan ini bisa menyambungkan satu sama lain sehingga antara organisasi Islam di Kabupaten Gresik ini tidak pernah ada kesalahpahaman yang menyebabkan sesuatu yang tidak baik,”kata Bu Min sapaan Aminatun Habibah itu.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu ajak seluruh organisasi yang hadir untuk terus komunikasi dan jalin kerjasama satu sama lain demi terciptanya masyarakat Gresik yang aman dan tentram. Terutama organisasi kepemudaan yang mana menurutnya di zaman sekarang rasa memiliki terhadap agama dan negara mulai berkurang.

Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf dalam materinya bahwa pemerintah dan MUI harus sejalan, harus saling beriringan dalam hadapi persoalan apapun dan saling mengawal satu sama lain. Fungsinya agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga timbul gesekan-gesekan yang tidak perlu.

“Tidak bisa pemerintah berjalan sendiri harus tetap dikawal oleh para kiai para ulama yang ada di organisasi-organisasi baik NU, Muhammadiyah, LDII dan semua yang tergabung dalam majelis ulama Indonesia,” tandasnya. (yad)

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan  Selengkapnya