Fasilitas Nathabumi Milik SIG Sukses Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut ambil bagian dalam upaya pelestarian ozon dengan mengoptimalisasi fasilitas pemusnah Bahan Perusak Ozon stay BPO yang dioperasikan oleh anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Pabrik Narogong, Bogor, Jawa Barat.

Aksi global untuk melestarikan lapisan ozon dipicu oleh penemuan lubang pada lapisan ozon di Benua Antartika pada awal 1980-an. Sebagai pelindung bumi dari bahaya radiasi ultraviolet (UV) matahari, terutama UV-B, adanya lubang pada lapisan ozon menjadi ancaman bagi kehidupan di bumi. Sebab, radiasi UV dari matahari dapat menyebabkan kanker kulit, kerusakan mata, serta gangguan sistem imun manusia. Radiasi UV juga dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman dan ekosistem perairan, serta penyakit pada hewan.

Didasari kesadaran akan pentingnya peran lapisan ozon bagi kehidupan, masyarakat internasional bersepakat untuk melindungi dan memulihkan lapisan ozon dari kerusakan.

Kesepakatan tersebut dikenal dengan nama Protokol Montreal, sebuah perjanjian internasional yang ditandatangani pada 16 September 1987 oleh sejumlah negara, diantaranya, Indonesia yang berkomitmen untuk melindungi lapisan ozon dari zat-zat kimia berbahaya dan merusak, seperti CFC stay chlorofluorocarbon yang memiliki unsur klorin, florin, dan karbon, yang  ditemui pada alat pendingin ruangan atau AC atau air conditioner.

SIG melalui lini bisnis pengelolaan limbah dan sampah berkelanjutan yang bernama Nathabumi, terus mengoptimalkan fasilitas pemusnah BPO yang telah beroperasi sejak 2007 dan menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Nathabumi tercatat membantu 36 institusi pemerintahan dan perusahaan dari berbagai industri dalam pemusnahan BPO, antara lain industri makanan dan minuman, farmasi, kimia, petrokimia, manufaktur, energi, pertambangan, pengelolaan limbah, hingga minyak dan gas.

Per Agustus 2024, Nathabumi telah memusnahkan 103 ton BPO yang dapat merusak lapisan ozon, atau telah membantu mencegah pelepasan Gas Rumah Kaca ke atmosfer setara 220.914 ton CO2 equivalent. 

Jenis BPO yang dimusnahkan antara lain, senyawa halon yang banyak digunakan untuk bahan pemadam kebakaran, refrigerant-CFC/HCFC/HFC dari unit pendingin seperti AC dan lemari es, serta SF6 yang biasa digunakan dalam peralatan listrik tegangan tinggi.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kehadiran fasilitas pemusnah BPO semakin memperkuat langkah SIG dalam upaya pelestarian lingkungan untuk menjaga keberlangsungan hidup makhluk hidup di bumi, yang sejalan dengan sustainability roadmap 2030 SIG pilar Perlindungan Terhadap Lingkungan.

“Fasilitas pemusnah BPO tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian lapisan ozon, tetapi juga sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Karena BPO yang tidak terkelola dengan baik akan meningkatkan intensitas Gas Rumah Kaca penyebab perubahan iklim yang dampaknya telah kita rasakan saat ini, seperti peningkatan suhu bumi,” kata Vita Mahreyni.

Proses pemusnahan BPO oleh Nathabumi dilakukan dengan teknologi yang aman dan ramah lingkungan, di mana limbah BPO yang berbentuk cair maupun gas dimusnahkan dalam tanur semen dengan suhu mencapai 1.500 derajat celsius secara stabil. Fasilitas pemusnahan BPO ini telah memiliki izin pengolahan BPO dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Untuk berkontribusi lebih dalam upaya pelestarian lapizan ozon, SIG juga mendorong penggunaan alat pendingin (refrigerant) non CFC dan APAR atau Alat Pemadam Api Ringan non HALON di wilayah operasi. Seperti PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBl), anak usaha SIG yang telah menggunakan alat pendingin dan APAR yang ramah ozon di seluruh wilayah operasi.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG juga menerapkan operational excellence  dengan menggunakan hydrogen injection dalam kegiatan produksi. Penggunaan hydrogen injection  membantu proses pembakaran di kiln semen lebih sempurna, sehingga mendukung optimasi kegiatan produksi dan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar, sekaligus mencegah timbulnya zat N2O yang merupakan senyawa kimia yang juga dapat merusak ozon.

“Dengan fasilitas, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki, SIG siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lapisan ozon sehingga bumi tetap menjadi  tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali bagi semua makhluk hidup,” ujar Vita Mahreyni. (yad) 

Fasilitas Nathabumi Milik SIG Sukses Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Proklim  Lestari dari KLHK

GRESIK,1minute.id – “Gresik Kota Industri”. Julukan itu tidak menyurutkan tekad duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah wujudkan lingkungan dan iklim yang nyaman bagi warganya.

Buktinya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam Program Kampung Iklim atau Proklim kategori Lestari. Kategori Lestari ini, strata tertinggi di ProKlim ini. Penghargaan Proklim Lestari ini kali pertama di raih oleh Pemkab Gresik karena sebelumnya “hanya” mendapatkan penghargaan Kategori Utama.

Ada empat kategori dalam Proklim ini. Yakni, Proklim Pratama dengan nilai sampai dengan 50 persen ; Proklim Madya 50-80 persen dan Proklim Utama nilai 81persen keatas. Dan, Proklim Lestari adalah proklim utama yang melakukan pembinaan kepada minimal 10 lokasi lain yang selanjutnya didaftarkan sebagai kampung iklim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang menerima langsung penghargaan itu pada 

Festival LIKE (Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi) yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Aminatun Habibah atau Bu Min mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai wujud nyata upaya Pemkab dalam pengendalian perubahan iklim dan memberikan pembinaan dengan baik pada Proklim di Kabupaten Gresik

“Program Kampung Iklim ini merupakan salah satu upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Sehingga nantinya diharapkan masyarakat mampu dan tangguh menghadapi perubahan iklim secara ekonomi dan pelestarian hidup,” kata Bu Min yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah dan Lurah Sukorame Ni’mah. 

Selain Tropi Proklim Lestari, Bupati Gresik yang diwakili Wabup Aminatun Habibah juga dinobatkan sebagai penerima apresiasi Pembinaan Proklim Nasional. Pada September 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dinobatkan sebagai Pembina terbaik Proklim di Jawa Timur. Tidak hanya itu, perusahaan pendukung Proklim 2024 juga diberikan kepada PT Petrokimia Gresik dan Pertamina Lubricant. 

Bu Min mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, baik perusahaan, masyarakat, swasta dan pemangku kepentingan. Strategi ini supaya terus melakukan penguatan kapasitas adaptasi dalam upaya pengendalian dampak perubahan iklim.

“Dengan raihan yang sudah kita dapatkan hari ini semoga menjadi motivasi lebih banyak lagi desa maupun kelurahan yang melaksanakan program kampung iklim,” tutup Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah mengatakan, tahun lalu kita mendapatakan Proklim kategori utama saat masih mengusulkan 23 lokasi. Tahun ini kita naikkan menjadi 30 lokasi, dan alhamdulillah tujuh tambahan usulan tersebut diterima dan sudah bersertifikat. 

“Karena syarat untuk naik dari kategori Proklim Utama ke Lestari harus mengusulkan dan membina 10 lokasi. Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan kategori tertinggi yaitu Lestari,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Proklim  Lestari dari KLHK Selengkapnya

TPST Belahanrejo Beroperasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Penanganan Sampah Dari Hulu Ke Hilir

GRESIK,1minute.id – Beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik bakal berkurang. Pasalnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan TPST yang kali pertama milik Pemkab Gresik itu pada Kamis, 29 Februari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa TPST ini menjadi tonggak penting dalam penyelesaian masalah sampah sejak zaman kemerdekaan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dia mengungkapkan, sebelumnya sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik dikirim ke TPA Ngipik di tengah kota. Penanganan sampah semacam ini dirasa sangat tidak efektif. Selain memerlukan biaya pengiriman juga menyebabkan TPA Ngipik overload atau kelebihan kapasitas tampung.

“Kita ketahui bersama, jumlah penduduk di kawasan Gresik Selatan ini sangat besar. Karenanya, saat ini kita bangun TPST di wilayah Gresik Selatan dengan tujuan agar sampah-sampah dari wilayah selatan (Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo) bisa ditangani di sini tanpa perlu harus ke TPA Ngipik,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Disamping itu, saat ini penanganan sampah di Kabupaten Gresik memasuki babak baru dengan tersedianya mesin Refused Derived Fuel (RDF) yang dipasang di TPA Ngipik dan juga TPST Belahanrejo.

Dengan adanya mesin ini, sampah bisa diolah untuk kemudian menjadi komoditas yang bermanfaat. Di antaranya briket untuk bahan bakar, fluff anorganik, juga olahan organik yang bisa digunakan sebagai media budidaya maggot.

“Mesin RDF ini sudah diinstal di TPA Ngipik, dan hari ini bisa kita saksikan bersama sudah siap beroperasi juga di TPST Belahanrejo. Dengan mesin ini berkapasitas 2,5 ton/jam ini, sampah yang masuk bisa diolah dan menghasilkan 8 ton olahan RDF setiap harinya,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu.

Berdirinya TPST Belahanrejo ini mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta sejumlah perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Antara lain, PT Semen Indonesia Tbk (SIG). 

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya pada Kementerian KLHK Vir Katrin menyatakan, 

pengelolaan sampah saat ini sudah tidak bisa dilakukan secara konvensional. “Pemerintah pusat juga terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengolahan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Karenanya, adanya TPST Belahanrejo ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam menangani sampah di Kabupaten Gresik,” ungkapnya. 

Untuk diketahui penanganan sampah menjadi satu diantara sembilan program prioritas, Nawa Karsa, Gresik Lestari. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berkomitmen menjadi Gresik merdeka sampah. Selain membangun TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong desa membangun hangar sampah. Di Gresik Selatan, diantara Kecamatan Menganti dan Gresik Utara, pengolahan sampah antara lain di Desa Pangkah Wetan dan di Pulau Bawean. 

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan kerja sama antara Pemkab Gresik dengan PT Semen Indonesia. Bentuk kerja sama yakni olahan RDF yang dihasilkan oleh TPST akan ditampung oleh PT. Semen Indonesia sebagai bahan bakar pembuatan semen.

Hadir dalam peresmian ini di antaranya Direktur Operasi PT. Semen Indonesia Reni Wulandari ;  SVP of Production PT. Semen Indonesia Beni Ismanto dan General Manager of Energy Management PT. Semen Indonesia Otto Andri Priyono. Kemudian, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik. (yad)

TPST Belahanrejo Beroperasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Penanganan Sampah Dari Hulu Ke Hilir Selengkapnya

Hattrick, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Lingkungan, Petrokimia Gresik Terima Penghargaan PROPER EMAS Dari Wakil Presiden RI

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali mendapatkan penghargaan PROPER Emas. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dalam pengelolaan lingkungan. Penghargaan tahun ini, kali ketiga., hattrick.Secara simbolis penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin di Jakarta pada Rabu, 20 Desember 2023.

Usai menerima penghargaan, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang kembali diberikan Wapres dan KLHK kepada Petrokimia Gresik. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan atau PROPER dengan kategori EMAS ini merupakan yang ketiga diraih Petrokimia Gresik selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2021.

“PROPER EMAS ini memang yang tertinggi, tapi upaya pengelolaan lingkungan bukan berarti berhenti di titik ini. Komitmen ini harus terus ditingkatkan, karena semakin baik pengelolaan lingkungan hidup sebuah perusahaan, maka semakin banyak dampak positif yang bisa diberikan maupun didapatkan. Untuk itu, tiap tahunnya Petrokimia Gresik terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan diapresiasi melalui penghargaan PROPER EMAS hingga ketiga kalinya,” ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, PROPER mendorong setiap aktivitas bisnis tidak sekadar pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup, tapi juga menjadi platform bagi praktik bisnis berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau. Kriteria penilaian PROPER tiap tahun kian kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman.

“Petrokimia Gresik sebagai anggota holding, senantiasa mendukung Pupuk Indonesia untuk menjadi perusahaan go internasional dengan mengedepankan wawasan lingkungan. Pencapaian PROPER EMAS ini menjadi bukti jika pengembangan perusahaan selaras dengan kelestarian lingkungan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandas Dwi Satriyo.

Adapun salah satu program andalan Petrokimia Gresik yang juga mendukung perusahaan memperoleh PROPER EMAS adalah program Community Development (Comdev) Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi (Literasi) yang ada di Desa Sumbersari, Kec. Sambeng, Kab. Lamongan, Jawa Timur. Program yang bertransformasi menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) ini terbukti tidak hanya membawa kesejahteraan anggota dan berdampak positif bagi pelestarian lingkungan, tapi juga mampu memberikan manfaat dan menginspirasi stakeholder pertanian maupun peternakan.

Petrokimia Gresik sendiri telah melakukan pendampingan peternak sapi di Sumbersari ini sejak tahun 2018. Program ini sejak awal difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan ternak, penciptaan produk olahan limbah ternak, pengembangan usaha kelompok, serta penguatan manajemen kelompok. Kini terus berkembang menjadi pusat pembelajaran.

Selain itu, tambah Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik juga memiliki sejumlah program untuk mewujudkan industri hijau. Antara lain melakukan efisiensi energi dengan sejumlah inovasi di pabrik dan pengelolaan limbah sesuai dengan peraturan yang dipersyaratkan Pemerintah. Kemudian penghematan konsumsi air seperti pemanfaatan Neutralized Water Effluent Treatment I untuk Pabrik AlF3, Purified Gypsum I dan II.

PROPER EMAS : (ki-ka) Wakil Dirut Pupuk Indonesia Gusrizal dan Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo usai menerima penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta pada Rabu, 20 Desember 2023 ( Foto: Petrokimia Gresik for 1minute.id)

“Dalam menjalankan proses bisnis, kami selalu berupaya untuk mengurangi dampak ke lingkungan, melalui program-program eco inovasi berdasarkan siklus LCA (Life-Cycle Assessment) dengan scope cradle to grave yaitu Pemasangan Cone Strainer untuk efisiensi energi, Perubahan Sistem Drift Eliminator untuk penghematan air dan Program Recovery Emisi Ammonia untuk penurunan beban emisi. 

Program eco inovasi tersebut dapat mengurangi dampak water footprint, eutrofikasi, hujan asam dan cumulative energy demand. Melalui penerapan prinsip sirkular ekonomi, aktifitas inovasi tersebut menghasilkan penghematan hingga Rp314,6 miliar.” ujar Dwi Satriyo mencontohkan.

 Terakhir, ia pun memastikan, capaian PROPER EMAS ini akan memotivasi seluruh Insan Petrokimia Gresik untuk terus berinovasi menciptakan breakthrough di bidang pengelolaan lingkungan. Sehingga masyarakat semakin merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.

“Dengan capaian ini, standardisasi Petrokimia Gresik dalam pengelolaan lingkungan juga akan terus ditingkatkan. Hal ini tentunya akan didorong dengan inovasi-inovasi untuk masa depan bersama lebih baik lagi,” tutupnya. (yad)

Hattrick, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Lingkungan, Petrokimia Gresik Terima Penghargaan PROPER EMAS Dari Wakil Presiden RI Selengkapnya

Dirut SIG Donny Arsal Sabet Green Leadership Dari KLHK

GRESIK,1minute.id – Konsistensi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam menjalankan praktik bisnis berwawasan lingkungan dan sosial hingga di atas yang dipersyaratkan (beyond compliance) berbuah apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

SIG dan anak usahanya mendapatkan apresiasi penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2023 yaitu dua peringkat emas dan tujuh peringkat hijau.

Dua PROPER Emas diraih oleh Pabrik Tuban, Jawa Timur (SIG) dan Pabrik Indarung, Sumatera Barat (PT Semen Padang). Sedangkan PROPER Hijau diraih oleh tujuh pabrik SIG yakni Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), empat Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Narogong, Cilacap, Tuban dan Lhoknga, serta pabrik yang dijalankan PT Semen Baturaja Tbk.

Prestasi gemilang ini semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Green Leadership Utama yang diberikan kepada Direktur Utama SIG Donny Arsal atas visi kepemimpinan, komitmen dan gagasan dalam konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. KLHK menganugerahkan penghargaan Green Leadership sebagai pengakuan atas kemampuan pimpinan perusahaan dalam menentukan kebijakan yang pro lingkungan, mampu mempengaruhi serta memobilisasi individu lain dalam organisasinya untuk mendukung kebijakan pro lingkungan tersebut, dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik.

Sejak memimpin SIG pada akhir 2021, Donny Arsal dinilai berhasil meningkatkan kinerja berbasis lingkungan dan sosial dan ini terbukti dari capaian 1 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau pada tahun 2022, menjadi 2 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau.

PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada badan usaha yang konsisten menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu,20 Desember 2023.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG bersyukur atas diraihnya penghargaan PROPER Emas dan Hijau untuk sembilan pabrik milik Perusahaan. Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif manajemen dan seluruh karyawan, serta dukungan dari Dewan Komisaris. Terlebih lagi, SIG menjadi satu-satunya perusahaan di industri semen dan bahan bangunan yang berhasil meraih Peringkat Emas.

“Prestasi membanggakan ini semakin memperkuat posisi SIG dalam memimpin transformasi industri bahan bangunan menuju ekonomi hijau yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Donny Arsal.

Menurut Donny Arsal, SIG memiliki fokus menciptakan program-program inovasi lingkungan dan sosial berdasarkan kebutuhan dan potensi-potensi dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, yang diperoleh dari interaksi, komunikasi, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional Perusahaan. Hal ini menjadi esensial untuk menjaga keselarasan antara aktivitas bisnis, kelestarian lingkungan, dan pengembangan komunitas, yang menjadi komitmen SIG dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

Misalnya, program konservasi ikan bilih yang dilakukan oleh PT Semen Padang bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak tahun 2018. Ikan bilih merupakan ikan endemik Danau Singkarak yang terancam punah. Padahal ikan bilih berperan penting sebagai sumber mata pencaharian masyarakat di sekitar Danau Singkarak.

Sejak program ini bergulir hingga Desember 2023, sekitar 13.000 ekor ikan bilih telah disebar kembali ke Danau Singkarak. Hal ini berdampak pada peningkatkan hasil tangkapan nelayan Nagari Sumpur dari rata-rata 3 kg/hari/nelayan menjadi 7 kg/hari/nelayan dan peningkatan pendapatan nelayan sebesar Rp4,5 juta/bulan/nelayan. Program ini telah memberikan manfaat bagi 149 nelayan dengan total nilai manfaat sebesar Rp5,39 miliar.

Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, SIG Pabrik Tuban berhasil menyulap lahan pascatambang tanah liat seluas 17,2 Ha di Desa Tlogowaru menjadi kawasan edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat bernama Ecopark Kambangsemi. Dirintis sejak tahun 2019, Ecopark Kambangsemi melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolannya, terdiri dari 87 pengelola, 527 petani green belt dan 73 pekerja reklamasi.

Ecopark Kambangsemi dibagi menjadi beberapa area pemanfaatan, antara lain perkebunan pisang cavendish, perkebunan dan penyulingan kayu putih, area green house, area peternakan (lele, ayam petelur dan kambing), keramba apung ikan nila, Bale Kriya (workshop paving stone, pot, bata interlock), hingga camping ground.

“Bagi SIG, operasi berbasis aspek keberlanjutan bukan semata terkait tuntutan pemenuhan aturan, melainkan menjadi bagian dari keunggulan kompetitif yang mendukung pertumbuhan bisnis dan ketahanan Perusahaan di masa mendatang. Kami optimis, akan terbangun kerja sama yang lebih baik antara pelaku industri dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya demi percepatan pencapaian target SDGs di Indonesia,” ujar Donny Arsal. (yad)

Dirut SIG Donny Arsal Sabet Green Leadership Dari KLHK Selengkapnya

PT Smelting Raih Sertifikat Proper Hijau dari KLHK

GRESIK,1minute.id – Perusahaan peleburan dan pemurnian tembaga PT Smelting (PTS) memperoleh sertifikat Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyerahan sertifikat Proper Hijau periode 2021-2022 dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jatim Jempin Marbun kepada Presiden Direktur PT Smelting Hideya Sato di Surabaya.

Proper adalah program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Penilaiannya dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Peringkat Hijau merupakan peringkat tertinggi kedua setelah Emas.

Proper merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. Proper juga merupakan perwujudan transparansi dan demokratisasi dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

Dengan perolehan Proper Hijau ini, PT Smelting dapat membuktikan komitmennya sebagai perusahaan peleburan yang sangat peduli pada lingkungan. Tidak hanya itu, PT Smelting pun dapat melakukan efisiensi biaya akibat program-program Proper yang dilakukan seperti efisiensi energi dan air, pemanfaatan dan pengolahan Limbah Non B3 dan B3, pengurangan pencemaran kelingkungan, program CSR, dan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan.

Penghargaan ini merupakan pengakuan dan apresiasi yang diberikan KLHK pada PT Smelting. “Kembalinya PIS mendapatkan predikat Hijau merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan besar. Saya berharap agar kita semua mempertahankan peringkat seperti ini di tahun-tahun mendatang,” kata Presiden Direktur PT Smelting Hideya Sato dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Selasa, 18 April  2023.

Bersama capaian Proper Hijau ini, PT Smelting mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan upaya efisiensi energi dan air, pengurangan emisi dan effluent water, pengolahan dan pemanfaatan 1.B3 dan non LB3, pembuatan program-program CSR yang berkelanjutan. Sehingga dapat mengangkat kehidupan masyarakat yang mendapatkan CSR, serta terus melakukan usaha peningkatan keanekaragaman hayati baik untuk flora maupun fauna.

Kepala DLH Jatim Jempin Marbun menyampaikan, Proper merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan-undangan.

Proper juga merupakan perwujudan transparansi dan demokratisasi dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. “Penerapan instrumen ini merupakan upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip good governance (transparansi, berkeadilan, akuntabel, dan pelibatan masyarakat) dalam pengelolaan lingkungan,” kata Jempin. (yad)

PT Smelting Raih Sertifikat Proper Hijau dari KLHK Selengkapnya

SIG Raih Satu Penghargaan PROPER Emas dan Tujuh Hijau dari KLHK

GRESIK,1minute.id – Delapan pabrik milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih penghargaan PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan) Tahun 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Delapan pabrik SIG meliputi satu peringkat Emas dan tujuh Peringkat Hijau. Satu pabrik SIG yang berhasil meraih penghargaan PROPER  Emas yakni Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah. Penghargaan PROPER Emas diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin kepada Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo di Istana Wakil Presiden di Jakarta, pada Kamis, 29 Desember 2022.

Selain kategori emas, tujuh pabrik SIG lainnya yang menerima penghargaan PROPER Hijau adalah Pabrik Tuban (SIG), Pabrik Indarung (PT Semen Padang), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), Pabrik SBI yang berada di Narogong dan Tuban, serta Pabrik Lhoknga yang dioperasikan oleh PT Solusi Bangun Andalas.

Penghargaan PROPER Peringkat Emas diberikan kepada perusahaan yang secara konsisten telah menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses inovasi dan jasa, keunggulan inovasi sosial serta melakukan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat. 

Sementara PROPER Peringkat Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggungjawab sosial dengan baik.   

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, prestasi ini melengkapi capaian SIG sepanjang tahun 2022 yang menjadi pengakuan atas bukti komitmen dan konsistensi Perusahaan dalam penerapan prinsip green industry sejalan dengan visi dan sustainability strategy yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.

“SIG bangga menjadi satu-satunya perusahaan di industri semen yang meraih penghargaan PROPER Peringkat Emas yang menjadi bukti keseriusan Perusahaan dalam menciptakan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Pencapaian ini semakin memacu SIG untuk terus meningkatkan operasional yang berwawasan lingkungan untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) guna menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk generasi saat ini dan yang akan datang,” kata Vita Mahreyni.

Bagi SIG, pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan adalah pertumbuhan yang bertanggung jawab bagi semua pemangku kepentingan yang dicapai dengan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam startegi bisnis usaha. Strategi ini menjadi komitmen dan diberlakukan bagi seluruh unit bisnis SIG.

Sebagai contoh, SBI Pabrik Cilacap, mendukung sustainability strategy SIG melalui berbagai inisiatif, antara lain penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT), Inisiatif Pengurangan Konsumsi Air, Pengelolaan Limbah dan Sampah, Pengurangan Emisi Konvensional & CO2, Konservasi Sumber Daya Alam, serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Inisiatif pengurangan emisi CO2 salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF), sebagai upaya pengelolaan sampah berkelanjutan yang mampu mengubah sampah menjadi energi alternatif terbarukan dan menjadi fasilitas mengelola RDF yang pertama di Indonesia. (yad)

SIG Raih Satu Penghargaan PROPER Emas dan Tujuh Hijau dari KLHK Selengkapnya

Program Pengelolaan Sampah PT Smelting Jadi Magnet Pengunjung di Ajang Festival Peduli Sampah Nasional Di Kementerian LHK Di Jakarta

GRESIK,1minute.id – Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022, PT Smelting turut berpartisipasi dalam kegiatan Festival Peduli Sampah Nasional, Expo dan Forum. Kegiatan yang digelar di Auditorium Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini mengusung tema “Satu Bumi untuk Masa Depan” diselenggarakan mulai 14 hingga 17 Juni 2022.

Sejumlah inovasi dan program pengelolaan sampah yang dilaksanakan PT Smelting yang dipamerkan dan dipadukan dengan forum talk show. PT Smelting menampilkan upaya pengurangan sampah di internal pabrik melalui program 3R. Ini menjadi komitmen perusahaan untuk pendukung program proper.

Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Smelting Irjuniawan P. Radjamin didampingi  Senior Manager General Affairs PT Smelting Saptohadi Prayetno menyebutkan, pihaknya mendukung upaya dan program pemerintah dalam mengurangi sampah di pabrik termasuk mendorong komunitas masyarakat mengurangi sampah domestik. Pengurangan sampah tidak hanya sekedar mengurangi secara fisik, namun juga menjadikannya bernilai ekonomis bagi warga sekitar pabrik. Salahsatunya dengan mengolah sampah menjadi Eco Enzim di Gresik, Jawa Timur dan pengolahan sampah menjadi energi di Sukabumi, Jawa Barat. 

“Kami juga melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan program pemberdayaan seperti membantu melatih UKM memproduksi makanan kecil dan produk kopi, batik ecoprint, kerajinan bambu baik di Kabupaten Gresik Jawa Timur maupun di Kabupaten Kadudampit Sukabumi, Jawa Barat,”jelas Irjuniawan.

Pola pembinaan UMKM memang tidak hanya dilakukan di ring-1 hingga  ring-3, namun secara nasional di Indonesia. Ini sesuai filosofi perusahaan untuk setiap orang, masyarakat dan bumi. Dijelaskan, selama 2 hari pameran antusias masyarakat mengunjung stan PT Smelting ini cukup menggembirakan. Pengunjung tertarik dengan program pengelolaan sampah serta inovasi pembuatan eco enzim yang dikelola oleh komunitas masyarakat di Gresik ternyata memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan baik.

“Inovasi ini juga yang kami angkat dalam Forum Talk Show. Kami mengangkat tema pengolahan sampah berbasis komunitas masyarakat di Sukabumi dan pengolahan sampah menjadi Eco Enzim di komunitas masyarakat sekitar Kabupaten Gresik. Ini merupakan upaya PT Smelting untuk mendorong masyarakat mengolah dan memanfaatkan sampah yang memiliki manfaat ekonomi dan manfaat sosial lainnya,”jelas Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Smelting ini. (*)

Program Pengelolaan Sampah PT Smelting Jadi Magnet Pengunjung di Ajang Festival Peduli Sampah Nasional Di Kementerian LHK Di Jakarta Selengkapnya

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Tiga Batching Plant milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Tiga Batching Plantyaitu Batching Plant Serpong Tangerang Selatan ; Batching Plant Pulo Gadung Jakarta Timur, dan Batching Plant Tuban Jawa Timur.

Program sertifikasi Ekolabel Swadeklarasi ini merupakan inisiatif dari strategi pilar SIG Industry Greenification dan menjadi yang pertama di Indonesia diterima pada Kamis, 8 Juli 2021.

Ekolabel Swadeklarasi merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merujuk pada model Ekolabel Tipe II sebagai sarana penyampaian informasi kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk yang dibuat oleh produsen, importir, distributor, pengecer atau pihak lain yang  memperoleh manfaat.

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, dengan diraihnya sertifikat Ekolabel Swadeklarasi ini menunjukkan komitmen dan kepedulian SIG terhadap kelestarian lingkungan. Perseroan memiliki program green concrete dengan melakukan pengembangan beton ramah lingkungan oleh research center SIG yang melakukan kolaborasi dengan institusi untuk melakukan riset serta membuat prototyping, mock up dengan anak usaha beton dalam pengembangannya. 

Lebih lanjut, Adi Munandir menyampaikan bahwa batching plant SIG memiliki skema produksi dengan standar beton ramah lingkungan yang mampu mengurangi penggunaan sumber daya alam, serta mengurangi jumlah limbah produksi dengan menggunakan material substitusi sebanyak 30 persen dan air daur ulang sebanyak 25 persen.

“Semua produk beton yang keluar dari batching plant SIG memiliki standardisasi kualitas yang terjaga,”kata Adi Munandir pada Kamis, 15 Juli 2021.

SIG turut mendukung program pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26 persen pada 2020 dan 29 persen pada 2030. Selain itu, juga turut andil dalam mengembangkan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 02/PRT/M/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau untuk pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang bersumber dari bangunan gedung.

SIG , lanjut Adi Munandir, akan terus berinovasi dan memberikan solusi untuk semua kebutuhan pembangunan negeri, tentunya secara bersamaan juga turut menjaga lingkungan, sesuai dengan komitmen perusahaan. “Dengan penciptaan standar ini, harapannya kedepan akan ada banyak perusahaan yang mengikuti langkah kami dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia,”ungkap Adi Munandir. (yad)

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan Selengkapnya

KEE Ujungpangkah Potensi Lahan Basah bertaraf Internasional

GRESIK, 1minute.id –  Tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial (KEE). KEE itu ditetapkan melalui surat keputusan (SK) Gubernur Jatim No.188/233/KPTS/013/2020 tertanggal 13 Mei 2020 dengan luas 1554,27 hektare.

EKSPLORASI KEE UJUNGPANGKAH : Suaka burung MBS yang menjadi tempat suaka burung pada Rabu, 3 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Rimcianya, Desa Pangkah Kulon 347,03 ha ; Pangkah Wetan 763,99 ha dan Banyuurip 32,69 ha. Pada Rabu, 2 Juni 2021 wartawan 1minute.id  bersam jurnalis lainnya melakukan penyusuran kawasan suaka burung dengan naik perahu motor. Penyusuran muara menuju lokasi suaka burung itu ditempuh selama 45 menit. Berangkat sekitar pukul 15.00 dari Muara Bengawan Solo (MBS) Desa Pangkah Wetan.

KUNTUL PERAK : Burung bernama latin ardea Intermedia cukup mudah ditemui di KEE Ujungpangkah, Gresik, Jatim ketika melakukan ekspolarasi di kawasan satwa pada Rabu, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sore itu, kondisi muara sedang pasang. Dalam perjalanan itu, beberapa burung. Antara lain, Kuntul Perak/intermediate Egret (ardea Intermedia) ;  Kuntul Kecil/Little Egret (Egretta Garzetta)  dan Kowak Malam.Kelabu /Black Crowned Night Heron (Nycticorax nycticorax).

Dara Laut Sayap Putih/hite-Winget Tern (childonias leucopterus) . Susur muara kawasan suaka burung untuk memperingati World Wetlands Day 2021 atau Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap 2 Juni itu. Susur MBS ini  diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jatim dan Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah. 

RIMBUN : KEE Ujungpangkah menjadi kawasan suaka burung antara lain burung migran dari Benua Australia pada Rabu, 2 Juni 2021 (foto : chusnul canhyadi/1minute.id)

Kepala Bidang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur Wilayah II Gresik, Wiwied Widodo mengatakan, KEE Ujungpangkah ini berpotensi menjadi lahan basah internasional. “Ada 72 jenis burung laut. Sebanyak 52 diantaranya burung migran dari Australia,”kata Widodo.

TERBANG RENDAH : Dua ekor burung sedang mencari mangsa ikan di KEE Ujungpangkah, Gresik, Jatim pada Rabu, 2 Juni 2021. ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam eksplorasi KEE pada Rabu, 2 Juni 2021 kondisi MBS sedang pasang. “Sudah hampir seminggu ini air pasang. Biasanya burung sembunyi di balik rimbun mangrove,”kata Kades Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi. (yad)

KEE Ujungpangkah Potensi Lahan Basah bertaraf Internasional Selengkapnya