Duel Klasik Persebaya vs Persib Bandung,  Aparat Sisir Suporter Di Luar Stadion G-JOS Temukan Dua Botol Miras 

GRESIK,1minute.id – Persebaya gagal meraih 3 poin saat menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Senin, 13 Maret 2023. Sempat unggul 2-0 di babak pertama. Namun, di babak kedua Persib Bandung bangkit dan menyamakan kedudukan hingga pertandingan pekan ke-30  Liga 1 2022/2023 ini. Skor akhir 2-2. Raihan 1 poin membuat Persebaya nangkring di posisi 8 klasemen sementara. Sedangkan, Persib Bandung berada di posisi kedua klasemen sementara. 

Duel klasik Persebaya vs Persib Bandung ini berlangsung kondusif. Pasalnya, aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat. Penjaga dilakukan di luar stadion berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Aparat tidak hanya mengamankan Bus pemain dari kedua kesebelasan tersebut. Aparat juga melakukan pemeriksaan barang bawaan suporter hingga melakukan penyisiran di luar stadion tempat laga klasik, Persebaya vs Persib Bandung. Ada puluhan bahkan ratusan suporter yang tidak masuk ke stadion G-JOS itu. Mereka berkumpul di luar stadion sambil menyeruput aneka minuman. 

Akan tetapi, anggota Dalmas dan Satuan Samapta Polres Gresik yang melakukan penyisiran melihat ada sesuatu yang janggal minuman yang di bawa oleh oknum suporter itu. Sebab, bau alkohol menyeruak ketika berada di dekat mereka. “Ketika anggota  melaksanakan penyisiran di sekitar stadion anggota melakukan pengecekan terhadap suporter yang tidak memiliki tiket dan ada membawa minuman keras,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono.  (yad)

Duel Klasik Persebaya vs Persib Bandung,  Aparat Sisir Suporter Di Luar Stadion G-JOS Temukan Dua Botol Miras  Selengkapnya

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan

GRESIK,1minute.id  – Sepak bola Indonesia berduka. Laga pekan kesebelas antara Arema F.C versus Persebaya Surabaya berakhir ricuh. Dikabarkan banyak korban jiwa dan luka dalam kerusuhan berawal yang diduga atas ketidakpuasan suporter, Arema F.C ditekuk  Persebaya dengan skor 2 : 3 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tiga gol Persebaya Surabaya diciptakan oleh Juninho pada menit kedelapan; Leo Lelis (33′) dan Sho Yamamoto (51′). Sedangkan, gol  Arema FC dilesakkan oleh Camara menit ke-42 den 45+2.

Kekalahan itu membuat suporter yang diduga pendukung Aremania “menyerbu” masuk lapangan. Tidak diketahui secara pasti siapa kali pertama oknum suporter yang memasuki lapangan hijau hingga memicu suporter lainnya turun gunung dari tribun menuju lapangan. Kericuhan terjadi di lapangan. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. 

Situasi kericuhan belum meredam. Bahkan, situasi semakin tidak terkendali. Suporter semburat berusaha menyelamatkan diri. Mereka berebut keluar stadion lebih dulu. Akibatnya, saling dorong, saling injak antarpenonton.  Korban berjatuhan. Belum ada data resmi dari pihak terkait tentang jumlah korban meninggal maupun luka-luka dalam tragedi bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober.

Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya menyampaikan duka mendalam tragedi Kanjuruan itu. “Saya atasnama Coach Persebaya Surabaya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggal sejumlah suporter di Stadion Kanjuruan,”kata Aji Santoso mengutip dari Elshinta News pada Minggu pagi, 2 Oktober 2022.

Aji Santoso berharap tragedi memilukan ini, tidak terulang lagi ke depannya. “Karena harga nyawa lebih murah dari sepakbola,”imbuhnya. Sementara itu, PT Liga Indonesia Baru, operator Liga 1 memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi selama sepekan. “Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut,”kata Akhmad Hadian Lukita, 2 Oktober 2022.

“Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,”imbuh Hadian. Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda sepekan Liga 1 itu telah mendapat rekomendasi dari petinggi PSSI. “Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,”ujar Hadian. (yad)

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan Selengkapnya