Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi di UPT SMP Negeri 4 Gresik seakan tidak pernah padam. Tahun ini, sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik melaunching sembilan buku antologi karya siswa. Buku di sesi ketiga atau tahun ketiga ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Buku antologi sesi ketiga karya siswa ini terbit dalam tiga bahasa,” kata Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dalam sambutannya  di acara launching buku dan peresmian jembatan layang penghubung Musala, Perpustakaan Agama dengan ruang kelas pada Rabu, 18 Juni 2025.

FLASHMOB : Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik di acara launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian jembatan layang sekolah pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Acara tersebut dihadiri antara lain,  Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII. 

Arif, sapaan, Arif Abd Rohman melanjutkan buku antologi ini semua hasil karya siswa. Mulai penulisan, editing hingga pembuatan cover ini terbit dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan Inggris.  Sembilan judul buku tersebut antara lain, Gresik dalam Cerita karya siswa kelas VII A, B dan C ; Jejak Langkah di Bumi Wali karya siswa kelas 7i, E dan F ; Wisata Gresik. Kemudian buku bahasa Jawa berjudul Gurit Jiwa Jawa karya siswa kelas VIII A dan D ; Milang Kori Endahing Tembung karya siswa Kelas VIII E dan H dan Nuladha Urip Mring Tembang Macapat. Sedangkan, buku antologi bahasa Inggris ditulis oleh siswa kelas IX yang tahun ini mereka telah lulus. 

MINIATUR DAUR ULANG : Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub menyaksikan gelar karya siswa SMP Negeri 4 Gresik usai Launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian Jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah dan siswa yang telah membuat karya luar biasa. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki  banyak fasilitas yang luar biasa,” kata Herawan.

Selain launching buku antologi tiga bahasa, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran atau gelar karya siswa di sekolah Adiwiyata Mandiri itu. Gelar karya di sekolah yang memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” semuanya menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan. Gelar karya yang dipamerkan adalah rumah adat di Indonesia menggunakan kertas dan kardus bekas; Jembatan menggunakan stik es krim dan batik ecoenzim.

Herawan mendoakan UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan. “Ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani,Red). Jadi luar biasa SMP Negeri 4 Gresik ini,” tegas Herawan. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa Selengkapnya

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi

GRESIK,1minute.id – Perpustakaan Lokalisier resmi dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan. Launching perpustakaan kawasan heritage, destinasi wisata minat khusus berupa arsituktur rumah warga pribumi yang memadukan diantaranya unsur Tiongkok, Jawa, dan Eropa terasa istimewa.

Sebab, peresmian perpustakaan yang mengkoleksi 1.200 buku berbagai genre yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah ini jauh dari kesan seremonial. Ada beberapa kegiatan yang bisa diikuti oleh para undangan dari berbagai komunitas seperti Gresik Book Party, Gresik Movie, dan Ruang Sastra Gresik. Ada kegiatan bernama Nandur Mundur dan Nandur Tandur. Kegiatan berkolaborasi dengan Sualoka Hub.

Kegiatan Nandur Mundur kegiatan saling belajar bersama dilakukan di sudut-sudut ruangan, obrolan hangat berbaur dengan antusiasme para pecinta literasi. Mereka hadir dalam kegiatan bernama Nandur Mundur. Sebuah program yang dimaknai sebagai proses menanam, untuk di panen di masa depan. 

Sualoka Hub merupakan placemaking yang mengaktivasi bangunan tua berusia lebih dari 120 tahun, untuk ruang kreatif publik dan komunitas yang juga tersedia kafe bergaya vintage di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Sualoka Hub yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah, dirancang sebagai ruang multifungsi. “Menggabungkan kafe dan ruang bagi lintas komunitas,” kata Pembina Yayasan Gang Sebelah, Dewi Musdalifah pada Sabtu, 16 November 2024.

Di tempat itu, sambung dia, pengunjung dapat berinteraksi dan berkreativitas. Termasuk juga memperluas jaringan atau berpartisipasi dalam berbagai acara. “Seperti diskusi, pameran seni, workshop, pertunjukan, atau bahkan program semacam residensi dan walking tour di kota tua Gresik,” ujarnya.

Nandur Tandur diselenggarahkan untuk rangkaian peresmian Lokalisier, sebuah perpustakaan dan toko. Perpustakaan itu mengoleksi lebih dari 1200 buku berbagai genre yang tertata rapi di lemari dan juga terdapat produk-produk toko lokal Gresik.

Kolaborasi dari banyak pihak menjadikan perpustakaan Lokalisier bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Bisa menjadi alternatif yang mampu menarik siapapun untuk datang ke sini,” ungkap Dewi yang juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu. Selain itu, perpustakaan Lokalisier dirancang sebagai ruang interaksi yang ramah dan nyaman bagi pengunjung di segala usia.

Adapun produk-produk UMKM lokal, seperti karya rajut dari Buffo Stuf. Ada pula aneka Damar Kurung, hingga berbagai kaos identitas Gresik, dan lainnya. Rangkaian acara itu diawali dengan tur keliling Kota Lama Gresik, pada sore harinya. Kemudian diikuti pembacaan cerpen dari buku Tinutur. Hingga diskusi publik bersama Achmad Zainuri.

Pria yang juga seniman teater itu berbagi kisah melalui bukunya, Panggung Senyap Bengkel Muda Surabaya. “Semua ini bertujuan menghidupkan kembali semangat literasi yang kerap berjarak di tengah era digital,” ungkap Dewi.

Program Nandur Mundur itu mendapat apresiasi dari Budayawan Gresik, Kris Adji AW. Ia bersyukur ada perpustakaan yang hadir di tengah kawasan herritage Gresik. “Di sini kita menemukan tempat, selain kafe juga diresmikan perpustakaan,” kata dia.

Ia juga berterima kasih kepada Yayasan Gang Sebelah yang aktif bergerak untuk peningkatan minat baca dan literasi. Termasuk juga bagian dari upaya kreatif untuk pelestarian cagar budaya. “Saya berterima kasih karena ini upaya untuk peningkatan minat baca dan pengembang literasi,” pungkasnya. (yad)

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi Selengkapnya

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas

GRESIK,1minute.id – SMA Negeri 1 Sidayu (Smansi) Gresik menggelar Semarak Si Pena pada Jumat, 5 April 2024. Pembukaan gerakan Semangat Menulis Sekolah Penggerak dalam puiSI, cerPen, Essay, Novel dan Artikel di Aula sekolah yang dipimpin Syafaul Anam itu dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik Kiswanto.

Ratusan siswa kelas X terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan budaya literasi kali pertama tersebut. Sebelum memulai gerakan literasi, dilakukan Deklarasi Kesepakatan dan Pembekalan Semarak Si Pena antara guru dan siswa. Sekolah menghadirkan beberapa pemateri untuk memberikan pembekalan penulisan dan bimbingan kepada siswa kelas X yang berjumlah 11 rombongan belajar (rombel) atau kelas itu. 

Untuk pemateri penulisan esai diberikan oleh Chusnul Cahyadi, wartawan media online, 1minute.id, kemudian penulisan artikel diisi oleh Galih Wicaksono, wartawan Jawa Pos. Sedangkan, beberapa pemateri lainnya untuk penulisan cerpen, puisi serta novel. 

SEMARAK SI PENA : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto memberikan sambutan Gerakan Semarak Si Pena SMA Negeri 1 Sidayu Gresik didampingi Kepala Smansi Gresik Syafaul Anam (kanan) pada Jumat, 5 April 2024 ( Foto : Smansi untuk 1minute.id)

“Kami kembangkan budaya literasi karena SDM disini sudah siap. Bahkan, banyak guru yang sudah menulis buku,” kata Syafaul Anam di temui di sekolah pada Jumat, 5 April 2024. 

Program literasi penulisan buku yang digagas oleh Smansi  Gresik ini cukup komplit. Di sejumlah sekolah gerakan dalam penulisan buku antologi menulis puisi, sajak, artikel dan esai. “Di Smansi ada satu jenis penulisan yakni novel,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik ini.  

Syafaul Anam yang baru sebulan di Smansi Gresik ini mengatakan, Semarak Si Pena akan diupayakan bisa masuk dalam perpustakaan nasional (Perpusnas). Dalam perilisan hasil tulisan dari Semarak Si Pena pihaknya akan bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional. Tidak semua buku bisa menjadi koleksi bacaan di perpustakaan nasional itu. 

“Insya Allah di Gresik ini baru pertama yang kerja sama dengan Perpusnas,” ungkap Syafa-sapaan akrab-Syafaul Anam itu. Ia berharap semua siswa kelas X bisa.secara sungguh-sungguh belajar menulis. “Kalau karya bisa tercetak dalam buku akan legasi bagi siswa dan sekolah,” ujarnya. 

Sehingga dirinya berharap buku karya pelajar dari Gresik tersebut bisa beredar di kancah nasional. Syafaul Anam melanjutkan bahwa gerakan tersebut merupakan salah satu tanggung jawab sebagai sekolah penggerak. “Merilis buku ini termasuk program utama pada sekolah penggerak,” bebernya. SMAN 1 Sidayu sendiri sudah menjadi sekolah penggerak sejak 2021.

Tidak hanya menyasar para pelajar, Syafa juga mendorong para dewan guru untuk turut menyumbangkan pemikiran mereka ke dalam buku antologi. “Tidak harus melulu sastra puisi, cerpen, tapi guru-guru juga bisa menelurkan konsep inovasi pada buku,” paparnya.

SI PENA : Kepala SMA Negeri 1 Sidayu Syafaul Anam (tengah) bersama guru dan siswa kelas X dalam gerakan Semarak Si Pena di aula sekolah (Foto : Smansi Gresik untuk 1minute.id)

Sebelumnya Smansigres, telah berhasil merilis 4 buku hasil karya dari para pelajar. Buku-buku bergenre novel remaja tersebut berjudul The Exterminator, Jalan Hidup, Satria Bajigur, dan Devra. Karya terakhir merupakan hasil tulisan dari Annabah Najla Rofifah. 

Najla mengungkapkan bahwa bukunya sedikit banyak berangkat dari kisah asrama. Mengenai dua orang remaja yang saling menaruh rasa namun harus berpisah pada akhirna. “Saya ingin menyampaikan bahwa cinta itu tidak harus memiliki,” tutur Najla.

Penulis buku lain, Evlyna Ega Daniswar menuangkan ceritanya ke dalam buku yang berjudul The Exterminator. Bukunya berkisah tentang perlawanan seorang petarung melawan kekuatan jahat yang tak kasat mata. “Kekuatan jahat representasi dari hal buruk di dunia perlu dilawan untuk jadi lebih baik,” sambungnya.

Dalam perilisan gerakan literasi tersebut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto. Dirinya menyampaikan bahwa menulis adalah salah satu kemampuan yang tidak akan lekang oleh zaman. “Karena kemampuan menulislah yang mengantarkan saya bisa kuliah S-2,” tuturnya. (yad)

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas Selengkapnya

Buku Piknik Literasi Karya Siswa UPT SD Negeri 20 Gresik di Launching, Bupati Gresik : Dorong Anak Muda Adaptif dan Progresif

GRESIK,1minute.id – Gerakan literasi terus tumbuh di kalangan pelajar di Kabupaten Gresik. Antara lain, siswa di UPT SD Negeri 20 Gresik. Mereka meluncurkan Buku Piknik Literasi di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Selasa, 22 Agustus 2023.

Peluncuran buku karya siswa III sampai VI itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sejumlah tokoh juga hadir, diantaranya, penyair “Clurit Emas” KH. D. Zawawi Imron, KH. Thoyib Mubarok, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Haryanto. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi lahirnya buku karya siswa sekolah dasar itu. “Kita harus terus masif mendorong anak-anak kita dalam meningkatkan literasinya, karena sebentar lagi kita akan memasuki bonus demografi. Artinya, potensi anak-anak muda sekarang di uji apakah benar-benar mampu menjadi anak muda yang progresif dan adaptif,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 22 Agustus 2023.

Menurutnya, apabila literasi sukses diterapkan kepada masyarakat, maka bonus demografi berhasil dimanfaatkan. Sebaliknya, jika tidak berhasil maka yang diperoleh adalah bencana demografi. Saat ini, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, Gresik tengah mengalami krisis membaca. Masih banyak pemuda Gresik yang lebih memilih pergi ke warung kopi atau kafe ketimbang perpustakaan. Dampak negatif dari perkembangan media sosial yang terlalu cepat, sehingga menciptakan lingkungan sosial yang kurang produktif.

“Kenyataannya lebih banyak anak muda yang nongkrong di warung kopi ketimbang perpustakaan ataupun rumah ibadah. Maka kita harus kita bekali anak-anak kita agar mereka bisa terbiasa dalam melakukan hal positif seperti membaca dan menulis,” ujarnya nada lirih karena prihatin.

Data yang dirilis Diskominfo Gresik Mei 2023 lalu, diketahui Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Kabupaten Gresik berkategori sedang. Meskipun indikator frekuensi membaca dan frekuensi akses Internet tergolong tinggi, tetapi durasi membaca, jumlah buku yang dibaca, dan durasi akses internet masih tergolong sedang.

Untuk itu, Gus Yani menghimbau para guru dan orang tua, agar membiasakan literasi sejak dini kepada siswa dan anak mereka. Harapannya dapat menjadi sumber wawasan untuk mendongkrak masa depan mereka. “Maka tugas kita adalah bagaimana cara agar mereka bisa suka dan terbiasa. Kita dorong dan biasakan membaca, menulis, menggambar kepada anak didik kita di SD. Mumpung mereka masih fresh,” katanya. 

Buku Piknik Literasi karya siswa UPT SD Negeri 20 Gresik ditulis dalam kurun waktu 6 bulan. Mulai Februari sampai Juli 2023. “Mudah-mudahan ini menjadi sebuah karya dan prestasi yang akan menjadi modal kesuksesan untuk anak-anak kita. Semoga ini menjadi hal yang berkelanjutan, dan di contoh oleh UPT SD yang lain,” tutup Gus Yani. (yad)

Buku Piknik Literasi Karya Siswa UPT SD Negeri 20 Gresik di Launching, Bupati Gresik : Dorong Anak Muda Adaptif dan Progresif Selengkapnya

Hadirnya RBBA Dorong Minat Baca Warga Mengunjungi Perpustakaan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mendorong kegiatan literasi sekolah dan warga. Untuk mendorong meningkatkan minat baca ini, mulai anak-anak, Pemkab Gresik telah membangun ruang baca dan bermain anak (RBBA) di tiap kecamatan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik mencatat sebanyak 21 ribu lebih masyarakat menjadi pengunjung perpustakaan RBBA yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Gresik periode Januari sampai Desember 2022. 

“Ketika kita suka membaca dan berinteraksi dengan siapa pun pasti SDM kita akan berkualitas. Maka ini kita kenalkan mulai dari anak-anak agar mereka terbiasa untuk membaca. Dan tidak terbatas dalam bentuk fisik, tapi juga digital,” kata Wakil Bupati berlatar pendidik dalam.talk show Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik pada Kamis, 3 Agustus 2023. 

Kegiatan yang mengusung tema “Semangat untuk Sehat, Menuju Gresik Sehati dengan Literasi” ini diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik ini dihadiri sekitar 150 peserta. Tampak hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, dan Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan serta Forkopimda Gresik. 

Berdirinya RBBA ini, telah menumbuhkan minat baca serta mendukung dukungan pelajar dan warga gemar membaca. Dengan ada RBBA itu dapat menumbuhkan literasi dan memberikan pengetahuan serta wawasan bagi anak-anak tentang informasi yang belum di ketahui.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, dengan meningkatnya minat baca menambahkan pengetahuan masyarakat akan terus meningkat. Antara lain, pengetahuan tentang pola hidup sehat sehingga meningkatkan  kualitas kesehatan masyarakat Peningkatan kualitas kesehatan, salah satu program prioritas di Nawa Karsa. 

“Ada banyak kebijakan positif terkait kesehatan di Kabupaten Gresik. Ini tentu saja karena kami ingin seluruh masyarakat Gresik sehat semua,” imbuhnya. (yad)

Hadirnya RBBA Dorong Minat Baca Warga Mengunjungi Perpustakaan di Gresik  Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

Pemkab Gresik dan OJK Kukuhkan TPAKD untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Dan Literasi Keuangan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur, membentuk sekaligus mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). 

Pengukuhan TPAKD dilakukan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 2 Desember 2022. Pembentukan TPAKD sebagai ikhtiar dalam percepatan pemulihan ekonomi paskapandemi. Sekaligus juga, untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Peningkatan pengetahuan literasi keuangan dan inklusi keuangan sangat diperlukan di era saat ini. Oleh karenanya, kita membuka selebar-lebarnya akses keuangan bagi masyarakat dengan harapan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif, dan inklusif,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Bu Min, sapaan akrab Wabup Aminatun Habibah, juga berpesan kepada TPAKD yang telah dikukuhkan hari ini untuk segera menyusun program dalam mencapai tujuan percepatan akses keuangan di Kabupaten Gresik. Lewat TPAKD ini, Bu Min berharap sektor UMKM di Kabupaten Gresik bisa semakin berkembang dan meningkat.

“Kita juga mendorong teman-teman perbankan untuk memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses keuangan. Sehingga keberadaan bank titil atau rentenir di Kabupaten Gresik bisa kita berantas,” tegas Bu Min.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Jawa Timur Dedy Patria mengatakan bahwa selain bertujuan mendorong kemudahan akses keuangan kepada masyarakat luas termasuk UMKM, juga berfungsi sebagai forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita melihat bahwa akses keuangan untuk masyarakat terutama untuk UMKM itu masih sangat terbatas. Padahal potensi UMKM ini sangat besar, yakni mencapai kisaran 61% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% dari total tenaga kerja,” ungkap Dedy Patria.

Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pemberian secara simbolis kredit mikro binaan Perumda Bank Gresik. Bantuan permodalan ini, diberikan sebagai support untuk perkembangan UMKM di Kabupaten Gresik.

Hingga bulan Oktober 2022, Bank Gresik telah mengucurkan kredit sebesar Rp 57 miliar  kepada 2.577 nasabah. Jenis kredit yang diberikan di antaranya kredit modal kerja, investasi, konsumtif, dan ultra mikro. (yad)

Pemkab Gresik dan OJK Kukuhkan TPAKD untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Dan Literasi Keuangan Selengkapnya

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 finalis lomba menulis surat cinta kepada Bupati dan Wakil bupati Gresik ajang sana ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022. Puluhan pelajar dari berbagai sekolah jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Kantor Bupati Gresik.

Penulis cilik ini bertemu Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di ruang kerjanya. Sedangkan, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menemuinya di Ruang Graita Eka Praja. 

Kedua pucuk pimpinan di Kabupaten Gresik itu memberikan motivasi kepada para penulis cilik itu terus berkarya sehingga literasi menjadi gaya hidup. “Mengapa menulis itu penting, karena dengan menulis kita dapat dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dipikiran kita menjadi tulisan. Dan ternyata anak-anak sekalian ini berhasil dalam menuangkannya.” ujarnya.

FINALIS PENULIS SURAT CINTA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto foto bersama penulis cilik di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bu Min melanjutkan  para finalis tetap semangat dan tidak berkecil hati ketika tidak menjadi juara utama. “Meskipun nanti akan dipilih enam juara utama dari masing-masing jenjang yakni SD dan SMP. Ayo kita tetap semangat berliterasi. Karena saya yakin anak-anak yang sampai disini punya pikiran yang luar biasa. Dan meskipun nanti tidak menjadi juara utama, saya harapkan untuk tetap menulis,”ujar Bu Min.

Untuk itu, mantan kepala SMK Assa’adah Bungah itu  juga mengenalkan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Gresik yang dapat dijadikan sebagai objek tulisan. Diantaranya, Bandar Grissee, Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. “Dengan ini, anak-anak juga diharapkan untuk bisa mengenal dan menyebarluaskan berbagai macam hal menarik yang ada di Gresik,”harapnya. 

Setelah bertemu Wabup Aminatun Habibah, finalis diajak melihat ruang kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang bersebelahan dengan Ruang Graita Eka Praja itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan kepada finalis dan pelajar di Kota Santri agar terus semangat latihan menulis dengan gembira karena di masa depan profesi apapun membutuhkan skill menulis yang hebat.

“Anak-anak tetap semangat untuk menulis dengan gembira, terus berlatih untuk menjadi yang terbaik. Di masa depan skill menulis kalian yang hebat itu pasti dibutuhkan dalam profesi apapun,”tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengungkapkan yang melatar belakangi lomba menulis surat cinta ini adalah hasil assessment nasional dalam indikator literasi yang masih di bawah standar.

“Maka salah satu upaya dalam meningkatkan hal tersebut adalah dengan lomba menulis yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik kali ini,”katanya. Ia  tidak menyangka, lomba ini dapat menjangkau sebanyak hampir seribu peserta dari seluruh SD dan SMP sederajat di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Kami tidak menyangka kalau animo para pelajar tinggi dalam mengikuti lomba ini, karena estimasi awal target peserta hanya 300 orang saja dari total kategori SD dan SMP Sederajat,”imbuhnya. (yad)

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Surat Kecil untuk Gus Yani, Buku Karya Siswa Berisi Harapan dan Doa Siswa Sekolah Dasar Dimasa Pandemi

 

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi masih terjaga di SD Iradah Full Day Education di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum berujung saat ini. Sebanyak seratus siswa di sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Graha Bunder Asri (GBA) di Kecamatan Kebomas, Gresik itu  berkirim surat kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Seratus surat itu sebuah buku yang berjudul “Surat Kecil Untuk Gus Yani”. Isinya sebuah harapan dan doa siswa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Penasaran seperti apa isi buku “Surat Kecil untuk Gus Yani ” itu. Simak ya…, karya Nasywa Khailila Nauthaputri, kelas IV SD Irada.

PENULIS CILIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Nasywa Khailila Nauthaputri, sisw kelas IV SD Irada, salah satu penulis buku Surat Kecil untuk Gus Yani (Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)


“... Pak Bupati yang terhormat. Media sosial selalu mengabarkan bahwa kasus Covid ini semakin meningkat dari waktu ke waktu. Itu sebab, kegiatan belajar di sekolah dan momen bertemu guru juga teman-teman kembali tertunda. Seragam yang memulai kekecilan tanpa pernah terpakai lagi. Bahkan tahun ini saya naik kelas tampa masuk kelas. Dampak pandemi memang luar biasa. Pak Bupati yang baik, rasanya baru kemarin Bunda saya bilang, “jangan main HP terus, nak.  Ayo berangkat sekolah”. Dulu anak-anak tidak boleh main HP, tapi disuruh belajar dan pergi sekolah. Akan tetapi sekarang berbanding terbalik. Anak-anak tidak boleh pergi sekolah, tetapi belajar dirumah menggunakan HP. Bertemu teman atau  guru juga melalui HP.Bahkan, saya diajak silaturrahmi dengan nenek di Jakarta juga dengan HP. Dampak pandemi menang luar biasa ya, Pak! Tapi ini semua adalah hikmah Allah SWT dalam bentuk yang berbeda. Kita semua merasakan dampaknya, tidak terkecuali. Pak Bupati yang baik, semoga bapak selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT, dan semoga bapak bisa menjadi pemimpin yang amanah dan selalu di hati rakyat. Dan, sebagai pelajar, tugas saya adalah belajar sungguh-sungguh, baik belajar dunia dan akhirat. Dan, hikmah yang saya dapat dari pandemi adalah hidup ini bukan soal panjang dan pendeknya usia, tapi seberapa besar kita dapat membantu dan bermanfaat bagi orang lain. Semoga pandemi segera berakhir dan semoga kota Gresik menjadi lebih baik. Tetap semangat bapak Bupati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Membantu mereka yang membutuhkan, teruslah menjadi orang baik dan dikagumi masyarakat. Semoga Bapak sehat selalu. Amin ya robbal alami…”

Sementara itu,  penyerahan Buku ini disampaikan melalui Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto.

Mereka diundang dalam rangka rangkaian Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan  Republik Indonesia yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut pada Kamis, 19 Agustus 2021. 

Didampingi oleh Kepala Sekolah SD Iradah Shobirin, salah satu siswanya bernama Nasywa Khalilah Nauthaputri. Ia siswa kelas IV yang merupakan salah satu penulis surat kecil untuk Gus Yani  menyerahkan buku tersebut kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu. 

“Insya Allah nanti akan kami sampaikan kepada Bapak Bupati. Salam Bapak Bupati untuk semua masyarakat sekolah SD Iradah dan mohon maaf Bapak Bupati tidak bisa hadir kali ini karena ada undangan Presiden di Madiun,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Bu Min Wabup smengapresiasi upaya para guru SD Iradah yang dapat mendidik dan memotivasi anak didiknya sehingga bisa membuat karya literasi. “Saya berharap prestasi ini bisa menular kepada sekolah yang lain sehingga nantinya seluruh sekolah yang ada di Gresik ini bisa berprestasi juga,”kata Bu Min. 

“Kepada Kepala Sekolah dan para guru yang masih tampak sangat muda-muda dan enerjik ini saya sampaikan banyak terima kasih. Saya bangga kepada anda sebagai pendidik yang kreatif bisa mengantarkan anak didik menuju masa depan,”imbuhnya.

Selain Launching buku, SD Iradah Gresik juga memberikan santunan yatim piatu yang dikumpulkan dari para orang tua murid dan guru. Panitia berhasil mengumpulan dana sebesar Rp 91,56 juta.

Menurut Kepala SD Iradah Shobirin, kegiatan santuanan yatim piatu ini rutin dilangsungkan setiap tahun baru Islam, Muharram. Tahun ini, ada 225 yatim piatu yang bisa kami santuni termasuk kepada yatim piatu anak didik SD Iradah Sendiri. “Selama berlangsunya pandemi ini saja, ada 5 anak yatim dan piatu baru yang orang tuanya meninggal dunia terpapar Covid-19,”kata Shobirin. Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan Gresik telah mengalokasikan anggaran untuk beasiswa bagi anak yatim piatu akibat Covid-19. (yad)

Surat Kecil untuk Gus Yani, Buku Karya Siswa Berisi Harapan dan Doa Siswa Sekolah Dasar Dimasa Pandemi Selengkapnya