Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi

GRESIK,1minute.id – Puluhan aktivitas mahasiswa dari Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Atas Langit (AL) Daruttaqwa Gresik melakukan aksi bersih-bersih enceng gondok saluran irigasi di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Aksi peduli lingkungan ini diikuti oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Camat Manyar Hendriawan Susilo, perangkat desa dan masyarakat setempat. Serta, TNI dan peserta Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-5  PK PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik. Sejak pukul 06.00 WIB peserta bersih-bersih enceng gondok sudah berkumpul di lokasi. 

Saat itu permukaan air di saluran Irigasi hanya tampak enceng gondok. Menjelang Duhur saluran irigasi sudah bersih. Enceng gondok kemudian diangkut menggunakan truk milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. 

Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik M. Hadi Khoirur Roziqin mengatakan, aksi bersih-bersih saluran irigasi ini bukan sekadar agenda kerja bakti biasa. Tetapi juga manifestasi dari teologi lingkungan yang menuntut kader tidak hanya cakap berwacana di ruang diskusi, namun juga peka dan hadir memberikan solusi nyata atas problem ekologis di akar rumput.

‎”Memegang teguh salah satu pilar nilai dasar pergerakan yakni menjaga hubungan harmonis dengan alam (hablum minal ‘alam), kami bersama puluhan kader PMII Atas Langit Daruttaqwa mengajak peserta Pelatihan Kader Dasar Ke-5 turun langsung ke masyarakat menggelar aksi bersih-bersih saluran irigasi pertanian di Desa Tebalo,” kata Hadi pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Selain bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi air terutama saat musim penghujan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir.

“Harapan kami aksi bersih-bersih saluran irigasi ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan kebersihan. Agar kita semua bisa hidup sehat dan terhindar dari bencana alam,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menyampaikan apresiasi kepada kader-kader PMII Atas Langit Daruttaqwa yang telah menginisiasi gerakan peduli lingkungan khususnya aksi bersih-bersih eceng gondok di saluran irigasi Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

“Aksi bersih-bersih ini termasuk kritik yang membangun untuk pemerintahan di Kabupaten Gresik, saya berharap pandangan-pandangan terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan seperti ini tidak berhenti dan akan terus berlanjut,” ujar Syahrul.

Politisi muda itu menilai, kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama. Tanpa perhatian dan peran aktif semua pihak, kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem perairan sulit tercapai. “Kebersihan lingkungan bukan tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita sebagai makhluk produsen dan konsumen,” terangnya.

Sedangkan Camat Manyar Hendriawan Susilo menilai gerakan peduli lingkungan yang digagas kader-kader PMII Atas Langit ini merupakan solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi khususnya di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

‎”Ini sebuah gerakan positif yang mendorong kita untuk peduli pada lingkungan, aksi ini bukan hanya sekedar kritikan biasa akan tetapi memberikan sebuah solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi di wilayah Kecamatan Manyar. Saya mendukung untuk kegiatan yang dilakukan oleh PK PMII Atas Langit Daruttaqwa pada kegiatan Pelatihan Kader Dasar ke-5 ini,” jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Gresik M. Dafa Abie Almadhani berharap gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, Sehingga ekosistem lingkungan termasuk kebersihan saluran irigasi tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Kami gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, terutama di tengah meningkatnya persoalan ekologis di daerah industri seperti di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi Selengkapnya

Area Boiler Pabrik di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik Terbakar

GRESIK, 1minute.id – Boiler PT Batara Elok Semesta Terpadu dalam Kawasan Industri Maspion Barat, terbakar pada Rabu, 21 Januari 2026. Untungnya, kebakaran boiler pabrik yang berlokasi di Jalan Gamma Maspion, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik tidak menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik menerima laporan dari Juan, HRD perusahaan adanya Kebakaran itu pada pukul 10.23 WIB. Petugas tiba di tempat kejadian kebakaran pukul 10.50 WIB. 

langsung bergerak ke lokasi satu menit kemudian dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 10.50 WIB. Menurut Perwira Piket Damkar Gresik Nurul Haqqi mengatakan berdasarkan keterangan saksi Andryan, yang juga merupakan pihak HRD, kebakaran bermula dari jalur strainer yang mengalami kebocoran. 

“Percikan api kemudian menyambar panel listrik, memicu ledakan pada panel tersebut dan menimbulkan api disertai asap putih tebal,” ujar Nurul Haqqi pada Rabu, 21 Januari 2026. Ia menjelaskan mengetahui kejadian tersebut, dari pihak perusahaan segera menghubungi Damkar Gresik untuk melakukan penanganan.

Sebanyak 8 personel Damkar Gresik Pos Kota dengan APD lengkan diterjunkan ke lokasi dan Armada yang dikerahkan meliputi 1 unit mobil pemadam semprot Karba besar, 1 unit mobil suplai, serta 2 unit mobil pemadam Maspion. Penanganan kejadian turut melibatkan unsur Polsek Manyar, Kodim Manyar, dan Damkar Maspion.

“Proses pemadaman dan pembasahan berlangsung hingga pukul 12.15 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelasnya. Lebih lanjut Nurul Haqiqi menyampaikan situasi dinyatakan aman dan regu pemadam kembali ke pos untuk melanjutkan tugas siaga. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. 

“Sementara itu, kerugian material masih dalam proses penyelidikan dan tidak ditemukan kendala selama proses penanganan kebakaran,” pungkasnya. Data Damkarmat Gresik hingga pertengahan Januari 2026, tercatat 4 kejadian kebakaran dan 73 kejadian penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik.(yad)

Area Boiler Pabrik di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik Terbakar Selengkapnya

Wabup Gresik dan Ketua DPRD Gresik Nikmati Lezatnya Takjil Sanggring Kolak Ayam

500 Tahun Sanggring Kolak Ayam, Kuliner Langka, Dimasak Setahun Sekali di Maleman 23 Ramadan 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah menyemut di halaman. masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno,  Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Maret 2025. Mereka yang datang untuk ngalap berkah malam 23 Ramadan 1446 hijriah. Menu tradisi adalah Sanggring Kolak Ayam yang tahun ini memasuki genap 500 tahun alias 5 Abad. Sebanyak 3.500 bungkus sanggring Kolak Ayam yang disediakan oleh panitia untuk takjik buka puasa. 

Tampak hadir di Semarak 5 Abad Sanggring Kolak Ayam ini, antara lain,  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif,  Ketua DPRD gresik M. Syahrur Munir,  Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Kemudian, Asisten III Setda Gresik Misbahul Munir, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifuddin Ghozal. Mereka tampak menikmati menu langka yakni Sanggring Kolak Ayam, yang dimasak setahun sekali dengan koki semuanya adalah kaum Adam itu. 

Perayaan Semarak 5 Abad Sanggring Kolak Ayam semakin meriah dan khidmat karena dengan kegiatan pengajian akbar dengan qorik internasional, Sayyid Zulfikar Asy Syaibani, dengan KH Anwar Zahid dari Bojonegoro. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB. Wabup Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa Sanggring Kolak Ayam merupakan tradis yang harus terus dilestarikan. Selain sebagai kuliner warisan leluhur, hidangan ini juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

“Sanggring berarti raja yang sedang sakit. Dahulu, kolak ayam ini dibuat sebagai obat bagi Sunan Dalem saat menyebarkan syiar Islam di Desa Gumeno. Semoga dengan keberkahan beliau, kita semua senantiasa diberi kesehatan dan dijauhkan dari segala penyakit,” ujar dr. Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif saat menghadiri acara Semarak 5 Abad Sanggring di Desa Gumeno pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melestarikan Sanggring Kolak Ayam Gumeno yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Pemkab akan berupaya mengembangkan dan memperkenalkan tradisi ini kepada masyarakat luas. “Tahun depan, kami akan memberikan dukungan penuh, baik dari segi anggaran maupun fasilitasi lainnya, agar tradisi ini semakin berkembang dan dikenal lebih luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sanggring Kolak Ayam, Didik Wahyudi, mengungkapkan bahwa tahun ini panitia menyiapkan lebih dari 3.500 porsi kolak ayam yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah perayaan Sanggring. “Untuk memasaknya, kami menggunakan bahan dalam jumlah besar, termasuk 279 ekor ayam kampung, 740 kg gula merah, 600 butir kelapa, 250 kg bawang daun, 60 kg jinten bubuk, dan 1.400 liter air,” jelas Didik.

Lebih lanjut, Didik menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga bentuk pelestarian budaya dan syiar Islam. Peringatan 500 tahun Kolak Ayam diharapkan menjadi momentum bersejarah yang penuh keberkahan, kebersamaan, dan nilai spiritual. “Tradisi ini terus dijalankan setiap malam ke-23 Ramadan sebagai wujud rasa syukur dan doa untuk kesehatan serta keberkahan. Karena memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat, kami ingin terus melestarikannya agar tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Menurut kisahnya, tradisi ini bermula ketika Sunan Dalem bernama lengkap Syekh Maulana Zaenal Abidin, berdakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama dari Sunan Giri (Sunan Maulana Ainul Yaqin) ini mendirikan sebuah masjid di desa tersebut. Tak lama usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit.

Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk terkejut sehingga mereka menandai peristiwa ini dengan sebutan Sanggring, berasal dari kata ‘Sang’ (raja, pemimpin) dan ‘Gering’ (sakit). Sakitnya Sang Wali selama beberapa waktu membuat para santri dan penduduk bingung mencari obat penyembuhnya. Hingga pada 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem. 

Dalam mimpi itu beliau mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan. Sunan Dalem lantas mengutus para lelaki untuk mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya, yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.

Gelaran masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00 WIB. Berkat tradisi ini pula warga Desa Gumeno dan warga dari kampung lainnya menjadi semakin erat silaturahminya. (chusnul cahyadi/*)

Wabup Gresik dan Ketua DPRD Gresik Nikmati Lezatnya Takjil Sanggring Kolak Ayam Selengkapnya

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur

GRESIK,1minute.id –  Komitmen Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam melaksanakan keterbukaan informasi berbuah penghargaan. Dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik atau KIP Award Jawa Timur 2024 yang diselenggarakan Komisi Informasi atau KI Jawa Timur itu, Pemdes Leran dinobatkan sebagai yang terbaik.

Skornya, nyaris sempurna yakni, skor 98,70 mengungguli pemdes lain di Jawa Timur sebagai nominator dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Jawa Timur. Pemdes Leran meraih penghargaan Badan Publik Desa Informatif terbaik dalam ajang “Anugerah Keterbukaan Informasi Publik”, sebagai landasan tata kelola Pemdes yang baik, transparan dan akuntabel.

Nilai yang dikumpulkan Pemdes Leran dalam ajang tersebut, jauh mengungguli nominator lain. Yakni, Pemdes Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang dengan skor 97,77. Kemudian Pemdes Tempel, Kecamatan Loceret, Nganjuk (96,93) ; Pemdes Kerkep, Kecamatan Gurah, Kediri (93,47) dan Pemdes Kertagena tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura (92,02).

Awarding digelar di Hotel Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024. Acara tersebut dihadiri Penjabat atau Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Penghargaan diserahkan oleh komisioner KI Jawa Timur M.Sholahuddin kepada Pj Kades Lerah Mahmudi dan disaksikan oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan ratusan pasang mata yang menghadiri acara tersebut secara hybrid dan dalam jaring atau daring. 

“Saya atas nama Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, karena terpilih menjadi Pemerintah Desa terbaik dalam ajang keterbukaan informasi publik award Provinsi Jawa Timur tahun 2024,” kata Mahmudi.

KOMISI IINFORMASI AWARD 2024 : Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur M.Sholahuddin menyerahkan penghargaan kepada Mahmudi, Pj Pemdes Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sebagai Badan Publik Desa Informatif terbaikJawa Timur di Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024 ( Foto ; ist)

“Atas nama Pemerintah Desa Leran berterima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Gresik, yang telah membantu menyediakan server sistem informasi Desa Leran,” sambungnya.

Mahmudi juga tidak lupa berterima kasih kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Desa (PPID) Leran, yang dinilai telah bekerja keras dan kompak secara tim, dalam memperbarui informasi publik Desa Leran. Sehingga membuat akses publik di Desa Leran semakin mudah, serta lebih transparan.

“Penghargaan dan prestasi ini kami persembahkan kepada masyarakat Desa Leran dan menjadi semangat bagi kami dalam peningkatan pelayanan informasi publik desa. Semoga Desa Leran semakin maju, terbuka dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Provinsi Jawa Timur,” beber Mahmudi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Leran itu.

Melalui penerapan Undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Pemdes Leran berkomitmen untuk melanjutkan praktik keterbukaan informasi secara konsisten, dalam penyelenggaraan desa yang baik dan transparan. (yad)

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur Selengkapnya

Puluhan Anggota GRRM Turun Gunung Bersih-bersih Musala di Manyar, Gresik

GRESIK,1minute.id – Puluhan anggota Komunitas Gerakan Resik-Resik Masjid (GRRM) memadati musala di Kalimireng, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Ahad, 27 Oktober 2024.

Kedatangan mereka itu gotong-royong membersihkan tempat ibadah umat muslim itu. Kegiatan ini untuk menjaga kenyamanan dalam beribadah dan meningkatkan kebersihan lingkungan Musala dan Masjid.

Koordinator GRRM Gresik Slamet Achmad Sulaiman mengatakan, gerakan resik-resik masjid dan musala ini sudah dilakukan setahun terakhir ini. Peserta aksi peduli kebersihan tempat ibadah umat muslim ini berasal dari Surabaya, Gresik, Mojokerto, Jombang, Malang, Sidoarjo. 

Pada Ahad, 27 Oktober 2024 ini, kegiatan bersih-bersih dipusatkan di musala di Kalimireng, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Mereka mengepel lantai, membersihkan pernak pernik yang bera di dalam musala. “Ada dua musala. Semoga gerakan resik-resik Masjid tetap Istiqomah di jalur ini,” kata Slamet Achmad Sulaiman. 

Kepala Desa Manyar Sidomukti Chasin mengatakan semoga kegiatan masjid ini menjadi ladang pahala bagi kita bersama. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada GRRM atas kegiatan resik – resik. “Semoga gerakan – gerakan masjid ini bisa menjadi ladang pahala bagi rekan – rekan. Dan, bisa memberikan nilai positif untuk semuanya atas kontribusi kepada masyarakat khusunya warga Manyar,” jelasnya. (yad)

Puluhan Anggota GRRM Turun Gunung Bersih-bersih Musala di Manyar, Gresik Selengkapnya

Rekom Desa Gratis, Calon Naker Proyek Smelter Diduga Dipungut Biaya, Warga Protes

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ngeluruk balai desa setempat pada Senin, 20 Februari 2023. Mayoritas pemuda dan emak-emak. 

Mereka berbondong-bondong ke balai desa untuk menuntut transparasi rekrutmen satpam  dan pengelolaan limbah konstruksi proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan ekonomi khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar. 

Menurut Robi Binur, perwakilan pemuda setempat mengungkapkan, sistem rekrutmen tenaga satpam untuk proyek smelter tidak transparan. Warga pun resah. Pasalnya, ulah oknum yang diduga melakukan penarikan biaya kepada setiap warga yang melamar kerja. Oknum tersebut melakukan penarikan biaya kepada setiap calon tenaga kerja dengan dalih untuk pelatihan. Biaya pun variatif. Ada yang sampai Rp 21 juta per orang. 

“Kami ingin meminta kejelasan terkait adanya biaya dalam perekrutan tenaga kerja, khususnya lowongan kerja satpam. Ada yang dikenakan biaya Rp 8 juta sampai Rp 21 juta dengan dalih pelatihan satpam,” ujar Robi Binur perwakilan pemuda setempat pada Senin, 20 Februari 2023.

“Kalau memang ada biaya untuk pelatihan atau sertifikasi satpam gak apa-apa. Tapi kenapa kok sampai beda-beda dan nilainya sangat besar. Ini namanya pungli. Bahkan ada yang sudah bayar tapi tidak kunjung dipekerjakan,” imbuhnya. Binur tidak menyebutkan identitas oknum warga yang melakukan penarikan biaya rekrutmen itu. 

Mengenai tuntutan warga tersebut, Kepala Desa Karangrejo Muhammad Miftahul Ilmi mengaku tidak tahu perihal adanya dugaan penarikan biaya yang dilakukan oleh oknum warganya dalam rekrutmen tenaga kerja proyek smelter Freeport. 

“Kalau pemerintah desa tidak tahu menahu soal itu (penarikan biaya, red), kami hanya memberikan ACC tanda tangan bagi setiap warga yang mau melamar kerja ke Freeport,” jelasnya. 

Namun, dirinya tidak menampik jika terdapat potensi adanya pungli. Meski mekanisme perekrutan tenaga kerja proyek smelter Freeport saat ini sudah melalui aplikasi MS Pedia sejak Januari 2023. 

“Sekarang ini pendaftaran sudah lewat MS Pedia sejak Februari. Tapi yah namanya manusia pasti ada kayak-kayak gitu, yang pasti surat rekom yang kami tandatangani untuk setiap warga yang melamar itu free tanpa biaya,” pungkasnya. (yad)

Rekom Desa Gratis, Calon Naker Proyek Smelter Diduga Dipungut Biaya, Warga Protes Selengkapnya

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu hamil terkurung di dalam kamar lantai 2 rumahnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023. Bumil belakang diketahui bernama Yuliana, 40 tahun, itu tidak berani turun. Sebab, tangga spiral  rumah terbuat dari besi korotif. Rawan ambruk.

Yuliana yang hendak melahirkan itu khawatir terjatuh. Pihak keluarga bumil menghubungi puskesmas Sukomulyo. Tenaga medis dan paramedis mendatangi lokasi bumil Yuliana. Nah, bagai sebuah drama cukup menegangkan  lebih kurang 2 jam. Kondisi tangga rapuh membuat petugas medis dan paramedis dari Puskesmas Sukomulyo harus “merayap” naik tangga spiral itu.

“Tangga menuju lantai dua sudah rapuh,” terang dr Titik Ernawati, Kepala Puskesmas Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu dalam video testimoni kepada petugas Damkarmat Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023.

Petugas medis dan paramedis akhirnya sampai ke lantai 2 rumah Yuliana itu. Baru sekali menghela nafas lega. Petugas medis dan paramedis puskesmas melihat kondisi pasien sudah akan melahirkan. Mengevakuasi bumil Yuliana tidak memungkinkan. Sebab, kondisi tangga yang keropos bisa mengacam keselamatan bumil maupun petugas medis. Bila sampai tangga patah. “Kami akhirnya meminta bantuan petugas pemadaman kebakaran untuk evakuasi,” terang dr Titik Ernawati. 

Saat itu, sekitar pukul 14.15 WIB. Sembilan petugas Damkarmat, termasuk perwira piket Rony Soebiyantoro tiba rumah Yuliana sekitar pukul 14.29 WIB. Sementara, Yuliana terus mengerang kesakitan. Berjuang hidup atau mati untuk melahirkan jabang bayi yang di dalam kandungan itu. Petugas medis dan paramedis puskesmas memutuskan melakukan proses persalinan Yuliana di kamar rumahnya. “Karena kondisi pasien sudah inpartu atau pasien yang mau melahirkan. Alhamdulillah, proses melahirkan lancar. Ibu dan bayi selamat,” terang dr Titik Ernawati lega. 

Jabang bayi kemudian dibawa petugas ke puskesmas. Sedangkan, ibu bayi yang perlu perawatan pascamelahirkan harus di tandu oleh petugas Damkarmat Gresik dengan menggunakan skywalk milik Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, proses evakuasi Ibu pascamelahirkan di lantai 2 membutuhkan beberapa menit. “Evakuasi tersebut melibatkan pihak Dishub dengan membawa mobil skywalker untuk proses penurunan korban, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sehat,” terang Sinaga. 

Proses evakuasi Ibu pascamelahirkan ini kali pertama dilakukan oleh Damkarmat Gresik berdasarkan Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Damkarmat Gresik itu. ” Kami empat terkendala

minimnya sarpras yang diperlukan untuk melakukan evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pukul 16.05 WIB ” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik itu. (yad)

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker  Selengkapnya

Kawanan Pencuri Bermobil, Gasak Dua Motor Penghuni Kos di Leran 

GRESIK,1minute.id – Waspada. Kawanan pencuri sepeda motor kembali beraksi. Ada dua motor sekaligus yang raib digasak pencuri. Salah satu adalah Muhammad Miftakhul, 25 tahun. Sepeda motor milik pemuda asal Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo raib di parkir teras tempat rumah kosnya di Jalan Poros Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. 

Aksi segerombolan pencuri sepeda itu terekam closed circuit television (CCTV) salah rumah dekat tempat kos Miftakhul. Dalam rekaman CCTV itu, diawali satu unit mobil MPV berhenti di depan tempat kos di Jalan Poros Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Sebanyak empat orang turun dari mobil. Satu pelaku masuk tempat kos. Dua pelaku lain berjaga di jalan raya. Samping mobil yang mereka tumpangi. Sejurus kemudian pelaku keluar sambil membawa motor. Dua rekannya masuk mobil. Mereka kemudian berpencar.

Korban baru mengetahui motornya raib keesokan harinya, Jumat, 14 Oktober 2022. “Saat itu, Saya hendak berangkat kerja pukul 06.00 WIB. Tapi, motor tidak ada,”kata Miftakhul. Motor milik Miftakhul adalah Honda Vario nopol W 4759 DK. Sedangkan, korban lainnya bernama Gunarto kehilangan motor Honda Vario nopol N 6769 YAW. Gunarto adalah tetangga kos Miftakhul.

Sementara itu, Kapolsek Manyar Akp Windu Priyo Prayitno ketika dikonfirmasi belum mengetahui adanya kejadian tersebut. “Saya seharian dinas di luar. Belum sempat mampir kantor. Nanti, Saya cek dulu ya,”kata Windu dikonfirmasi selulernya. (yad)

Kawanan Pencuri Bermobil, Gasak Dua Motor Penghuni Kos di Leran  Selengkapnya

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar 

GRESIK,1minute.id – Proyek Pelebaran Jembatan Tenger, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sudah mulai dikerjakan. Arus lalu di Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik terlihat  lancar pada Senin, 4 Juli 2022. 

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali ini membutuhkan waktu selama 4 bulan. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id meski bagian samping Selatan dan Utara Jembatan Tenger sudah dibongkar. Akan tetapi belum terlihat material berada di lokasi proyek. Jalan nasional jalur Deandles di Pantai utara Gresik itu masih tetap lancar. 

Karena badan jembatan tidak terimbas dari proyek pelebaran jembatan itu. Sehingga, kendaraan bisa berlalu lalang diatas jembatan. “Sejak awal bulan pekerjaan (pelebaran jembatan) sudah dimulai. Tapi, pekerjaan dilakukan malam hari,”ujar Rahmad, warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada Selasa, 5 Juli 2022.

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan estimasi pekerjaan pelebaran jembatan Tenger sekitar 4 bulan. “Paling lama butuh waktu 4 bulan,”katanya. (yad)

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar  Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik salah satu penghasil bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai  87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya.

Potensi besar di sektor perikanan, antara lain di Wilayah Kecamatan Manyar yakni Desa Betoyo Guci, BetoyoKauman, Sumberejo, Tanggulrejo, Gumeno, dan sekitarnya. Selain sektor perikanan, petumbuhan sektor industri juga sangat pesat. Kondisi tersebut tentu akan sangat berpengaruh pada sektor perikanan, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap para petani tambak.

Faktanya, kalangan petani tambak di Kabupaten Gresik saat ini justru dibuat waswas dengan adanya kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan RI) mencabut alokasi pupuk subsidi di bidang perikanan. Padahal, petani tambak juga membutuhkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas perikanan. Jika petani tambak hanya memakai pupuk non subsidi, hasil keuntungan tidak begitu memuaskan akibat selisih harga yang terlampau tinggi.

Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, jika kondisi itu tidak segera diatasi oleh pemerintah, maka pihaknya khawatir lambat laun para petani tambak akan putus asa. Akibatnya, petani tambak  pada akhirnya menjual lahannya, karena biaya operasional tidak berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan.

”Saya juga turut prihatin jika fasilitas dan sarana prasana perikanan di Gresik, khususnya di kawasan perikanan budidaya seperti Betoyo Guci ini . Saya khawatir petani tambak lelah menjadi petani dan lebih senang menjual tambaknya untuk dijadikan pabrik atau gudang,” ujar Syahrul saat menanggapi beberapa keluhan petani tambak dalam Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Sabtu malam, 29 Januari 2022.

SOSIALISASI : Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir ketika sosialisasi kepada masyarakat di Desa Betoyo, Guci, Kecamatan Manyar (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Politisi muda asal PKB ini, mengajak masyarakat untuk sama-sama berfikir kemudian bersikap bahwa wilayah perikanan di Kabupaten Gresik harus dipertahankan agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan industri.
”Tentu masyarakat harus bersiap diri,”tegasnya.

Syahrul,produksi perikanan di Kabupaten Gresik mencapai sekitar ribuan bahkan jutaan pertahun. Namun, hasil produksi itu dinilai murni dari kreativitas para petambak, sebab hingga saat ini pemerintah belum punya support sistem yang baik bagi keberlangsungan para petambak.

”Perencanaan pembangunan berkelanjutan belum terlihat keberpihakannya kepada sektor perikanan,”tuturnya. Pemerintah, lanjutnya, juga belum memiliki pusat penelitian perikanan untuk menjaga kualitas air dan kualitas ikan di Kabupaten Gresik. Maka tak heran bila jaringan irigasi dan drainase bertabrakan sehingga kualitas air semakin lama semakin tercemar oleh limbah. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan Selengkapnya